Anda di halaman 1dari 12

DAFTAR ISI

COVER . DAFTAR ISI BAB I : PENDAHULUAN .. A. Latar Belakang ....... B. Rumusan Masalah .. BAB II : KAJIAN TEORI / PUSTAKA A. Pengertian Pendidikan Islam B. Hakikat Tujuan Pendidikan Islam C. Fungsi Pendidikan Pendidikan Islam Dengan Pengembangan Potensi Manusia .. BAB III : PENUTUP .. A. Kesimpulan . 6 8 8 i ii 1 1 1 2 2 4

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Manusia diciptakan di muka bumi yaitu sebagai hamba Allah dan kholifah di muka bumi ini, dari dua hal diatas perlu adanya usaha dari manusia itu sendiri, usaha yang harus dilakukan yaitu dengan cara melaksanakan pendidikan. Pendidikan merupakan suatu jalan untuk mendapatkan tujuan hidup yang baik, pada dasarnya manusia diharuskan memiliki tujuan hidup yang pasti, pada hakikatnya manusia diciptakan yaitu untuk mengabdi kepada Allah SWT. Tak lepas dari pada itu tujuan manusia yaitu menjadi hamba Allah yang sholeh di dunia maupun di akhirat. Untuk mencapai keduanya manusia tidak akan lepas dari peran sebuah pendidikan. Sebagaimana pendidikan diibaratkan pakaian yang harus diukur dan dijahit sesuai dengan bentuk dan ukuran pakaian, berdasarkan identitas pandangan hidup , serta nilai nilai yang terdapat dalam masyarakat atau Negara.

B. 1. 2.

RUMUSAN MASALAH Bagaimana hakikat tujuan dan fungsi pendidikan islam? Bagaimana fungsi pendidikan islam bagi perkembangan potensi manusia?

BAB II
A. Pengertian Pendidikan Islam Berbicara pendidikan islam sampai dewasa ini sangat asyik dipertimbangkan, secara tidak langsungmempertanyakan tentang pendidikan berarti juga

mempertanyakan apa hakikat, tujuan, dan fungsi pendidikan islam. Uraian pertama tentang hakikat pendidikan islam menjangkau 4 (empat) hal diantaranya : 1. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses pembinaan akal manusia yang merupakan potensi utama dari manusia sebagai makhluk berfikir, dengan pembinaan olah piker manusia diushakan semakin meningkat kecerdasannya dan meningkat pula kedewasaan berfikirnya, terutama memiliki kecerdasan dalam memecahkan permasalahan dalam kehidupan. 2. Pendidikan pada hakikatnya adalah pelatihan keterampilan setelah manusia memperoleh ilmu pengetahuan yang memadai dari olah pikirnya. Keterampilan yang dimaksud adalah subjek tertentu yang memabtu kehidupan manusia karena dengan keterampilan tersebut, manusia mencari rizki dan mempertahankan kehidupannya. 3. Pendidikan dilakkan di lembaga formal dan non formal, sebagai mana dilaksanakan disekolah, lingkungan, keluarga, dan lingkungan masyarakat. 4. Pendidikan mewujudkan masyarakat yang memiliki kebudayaan dan peradaban yaitu dengan indikator utama adanya peningkatan kecerdasan intelektual masyarakat, etika dan moral masyarakat yang baik dan

berwibawa, serta terbentuknya kepribadian yang luhur.


1. Hasan Basri. Filsafat pendidikan Islam, bandung: pustaka setia, 2009 hlm, 56 2. ibid

Hakikat pendidikan dalam islam adalah kewajiabn mutlak yang dibebankan kepada semua umat islam, bahkan kewajian pendidikan atau mencari ilmu dimulai semenjak dalam kandungan dan masuk ke liang lahat. Pendidikan agama menjadi bagian utama dalam pendidikan islam oleh sebab itu, hakikat pendidikan islam dapat diartikan secara praktis hakikat pengajaran al - quran dan As sunnah. Berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Asy Syara ayat 52 : Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hambahamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. 3 Ayat di atas menjelaskan bahwa Al Quran adalah cahaya yang memberi petunjuk bagi kehidupan. Dengan demikian yang terkandung dalam Al-Quran hidayah yang dimaksud adalah hidayah iman, ilmu, dan hidayah amal 4 . Pendidikan menurut plato adalah tugas yang dilakukan suatu bangsa untuk kepentingan Negara dan perorangan, pendidikan itu kepadanya untuk menampilkan memberi kesempatan

kesanggupan dari pribadinya. Bagi Negara dia

beratnggung jawab untuk memberikan perkembangan kepada warga negaranya, dapat berlatih, terdidik dan merasakan bhagia dalam menjalankan perannya buat melaksanakan kehidupan kemasyarakatannya 5 .
3. Baca Qs.As-sura ayat 52. terjemah 4 .Hasan Basri, ibid, hal. 57 5. Ali H. filsafat pendidikan, 1986 hlm. 60

Dalam buku strategi pembelajaran bernasis PIKEM; hakikat pendidikan islam itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan apabila membicarakan tentang pembelajaran agama islam, karena pada dasarnya PBM agama islam yang terjadi pada lembaga pendidikan itu merupakan sebagian kecil dari makna pendidikan islam yang luas. Pendidikan islam secara luas dapat dibentuk formal, non formal maupun informal. B. HAKIKAT TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM Pendidikan islam juga memiliki kejelasan tujuan yang ingin di capai. Kita sulit membayangkan apabila ada suatu kegiatan tanpa memiliki kejelasan tujuan. Demikian pentingnya tujuan tersebut dan tidak mengherankan jika kita dijumpai kajian dikalangan para ahli pendidikan mengenai tujuan pendidikan islam. Dalam konteks pendidikan islam, menurut Hasan Langgung bahwa tujuan pendidikan islam harus mampu mengakonodasi tiga fungsi utama dari agama : 1. 2. Fungsi spiritual yaitu yang berkaitan dengan Aqiqah dan iman. Fungsi Psikologis yaitu berkaitan dengan tingkah laku individual

termasuk nilainilai ahlak yang mengangkat derajat manusia ke derajat yang lebih sempurna. 3. Fungsi sosial yaitu berkaitan dengan aturan. Aturan yang dimana

menghubungkan

manusia dengan manusia lain. Atau masyarakat

masing masing mempunyai hak untuk menyusun masyarakat yang hamonis dan seimbang. 6

islam menjadi tiga bagian, diantaranya : 1.

Muhammad Al Toumy Al- pendidikan. PT. Al- Maarif, 1980 HLM, 178 6. Hasan Langgulung, Beberapa pemikir tentangSyaibang menjabarkan tujuan pendidikan 7.Abuddin Nata. Filsafat Pendidikan. Gaya Media Pratama (2005) Hlm. 107 Tujuan yang berkaitan dengan individu yang mencakup perubahan berupa

pengetahuan, tingkah laku, jasmani, rohani, dan kemampuan. Kemampuan yang harus dimiliki di dunia dan di akhirat. 2. 3. Tujuan bermasyarakat, serta memperkaya pengalaman masyarakat. Tujuan professional yang berkaitan dengan pengajaran sebagai ilmu seni,

profesi, dan kegiatan masyarakat 7 . Rincian tujuan pendidikan tersebut selanjutnya di kemukakan oleh Atthujah Al Abrasy namun tokoh yang disebutkan terrakhir ini tidak menggunakan istilah tujuan umum, tetapi tujuan akhir, tujuan akhir inilah yang kemudian di rincikan menjadi tujuan pendidikan islam. 1. Pembinaan ahlak 2. Menyiapkan anak didik untuk hidup di dunia dan akhiratual 3. Penguasaan Ilmu 4. Keterampilan bekerja dalam masyarakat. Begitu juga seorang ullama M. Yusuf Al Qardawi merumuskan tujuan pendidikan islam adalah pendidikan umum seutuhnya, akal dan hatinya rohani dan jasmaniah, ahlak dan keterampilannya. 8 Selanjutnya Ali Ashraf mengatakan bahwa penidikan seharusnya bertujuan menimbulkan pertumbuhan yang seimbang dari kepribadian total manusia melalui latihan spiritual, intelek, rasional diri, perasaan dan kepekaan tubuh manusia. Karena itu pendidikan harus menyediakan jalan bagi pertumbuhan manusia dalam

segalaaspek spiritual, intelektual imaginative, fisikal, ilmiah, lingusitik, baik secara individual maupun kolektif dan motivasi. Semua aspek untuk mencapai kebaikan dan kesempurnaan. Tujuan pendidikan muslim adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah, pada

tingkat individual, masyarakat, dan kemanusiaan pada umumnya 9 . Dari uraian diatas terdapat kesan , bahwa sebenarnya cakupan tujuan pendidikan sangat luas. Didalam tujuan tercakup berbagai masalah yaitu mencakup keinginan proses ramalan dan maksud. Hal ini menggambarkan dengan jelas bahwa suatu tujuan dalam prakteknya menghendaki pilihan pilihan yang dilakukan secara sesame terhadap berbagai alternative yang ditawarkan, kesalahan dalam memilih alternatif dalam perumusan suatu tujuan akan membawa hasil yang tidak maksimal, itulah sebabnya suatu rumusan tujuan pendidikan tidak dapat dibuat tanpa

mempertimbngkan berbagai kemungkinan yang akan dihasilkan dalam kegiatan pendidikan. Setelah membahas hakikat dan tujuan pendidikan islam marilah di pembahasan kali ini membahas tentang fungsi pendidikan islam sebagai acuan untuk menjadi seorang praktisi pendidikan yang perfect dan profesional C. Fungsi Pendidikan Pendidikan Islam Dengan Pengembangan Potensi Manusia Adapun fungsi pendidikan yng di gagas dalam bukunya Jalaluddin dan Abdullah Idi bahwa fungsi pendidikan adalah menyediakan fasilitas yang dapat memungkinkan tugas tugas pembelajaran dapat berjalan lancar. 10
8. M. Yusuf Al Qordawi. Pendidikan Islam dan Madrasah Hasanah Banna . Terj. Bustani A. Ghani dan Zainal Abidin Ahmad (Jakarta: bulan bintang, 1980) Hlm. 157. 9.Abuddin Nata. Filsafat Pendidikan. Gaya Media Pratama (2005) Hlm. 103

Sedangkan fungsi pendidikan dalam arti mikro (sempit ialah membantu ) perkembangan jasmani dan rohani peserta didik. Sedangkan fungsi secara makro (luas) ialah sebagai berikut : a. Pengembangan Pribadi. b. Pengembangan Warga Negara c. Pengembangan Kebudayaan d. Pengembangan bangsa. Pada prinsipnya mendidik ialah memberi tuntunan, bantuan, pertolongan kepada peserta didik. Di dalam pengertian memberi tuntunan telah berkumpul suatu dasar pengakuan bahwa anak (pihak yang di beri tuntunan) memiliki daya daya untuk berkembang, potensi ini akan berangsur angsur tumbuh dan berkembang dalam diri anak 11 Begitu juga diterangkan dalam undang undang Sisdiknas 2003 No. 20 Bab II pasal 3 bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis dan bertanggung jawab. 12 pendidikan

10. Jalaluddin dan. Abdullah Idi. Filsafat pendidikan jogjakarta. Ar-Ruzz media 2007 Hlm. 160 11. Fuad Ihsan. Dasar dasar pendidikan komponen MKDU. PT Rineka Cipta 1989. 12. undang undang Sisdiknas 2003 (UU RI No. 20 Th. 2003)

BAB III PENUTUP


A. KESIMPULAN Hakikat tujuan dan fungsi pendidikan islam bagi manusia yaitu : 1. Pendidikan merupakan sebuah proses pembinaan akal manusia yang merupakan potensi utama manusia 2. Pendidikan sebagai pelatihan keterampilan setelah manusia memperoleh ilmu. 3. 4. Pendidikan di lakukan dimanapun baik non formal maupun formal. pendidikan bertujuan mewujudkan masyarakat yang memiliki kebudayaan dan beradab yang tinggi. Dari hakikat tujuan diatas pendidikan sangatlah penting untuk dipenuhi dalam kehidupan manusia, pendidikan dapat dijadikan suatu penunjang untuk memperoleh suatu kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat.

DAFTAR PUSTAKA
Basri Hasan, Filsafat pendidikan islam. Bandung : Pustaka Setia, 2009 Al-Quran Nul Karim, Terjemah, QS. As Syuro. Ali. Filsafat Pendidikan. Yogyakarta, 1986. Ismail, strategi pembelajaran agama islam berbasis PAIKEM. Semarang Media Group 2008. Langgulung Hasan. Beberapa pemikir tentang pendidikan islam. Bandung : PT Al Maarif, 1980. Nata Abuddin. Filsafat pendidikan islam. Gaya Media Pratama, 2005. Al Qordawi M. Yusuf. Pendidikan Islam dan madrasah al banna. Terjemah. Bustani.A. Ghani dan Zaini Abidin Ahmad. (Jakarta, Bulan bintang, 1980). Jalaluddin dan Idi Abdullah. Filsafat pendidikan islam. Yogyakarta : dr Ruzz Media, 2007. Ihsan Fuad. Dasar dasarpendidikan komponen MKDU. PT Rineka cipta. 1989. Undang undang Sisdiknas 2003 (UU RI. No.20 Th. 2003)

MAKALAH
HAKEKAT TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN ISLAM Dosen Pembimbing : Salamah Eka Susanti, M.S.I

Di susun Oleh : Fatimah Erva Nur Jannah Dina Agustina Aris Darmanto

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM

ZAINUL HASAN
GENGGONG KRAKSAAN PROBOLINGGO 2011

Beri Nilai