Anda di halaman 1dari 4

465

DAFTAR ISTILAH-ISTILAH
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. : Anti Lock Brake System : Tipe yang bisa disetel : Angel of Approach : Angel of Departure : American Petroleum Institute (standar kualitas oli) : Automatic Transmisi Fluid (minyak transmisi otomatis) : Transmisi Otomatis : Poros : Rumah poros : Bandul pengimbang : Sambungan peluru : Bantalan : Ruangan pada pegas udara : Saluran pembuang udara : Ban bias : Pengguat rem : Pad/kanvas rem : Sepatu rem : Pipa Rem : Plat Dudukan Rem : Getaran naik turunnya keseluruhan bodi kendaraan secara Bersamaan Camshaft : Poros nok Carcass : Jalinan benang di dalam ban Cast Light Alloy : Campuran baja tuang CBU : Completely Built Up CDI : Capasitor Discharge Ignation Centre Bolt : Baut inti Cetane Number : Nilai bakar solar Chassis Frame : Rangka sasis CKD : Completely Knock Down Clutch : Kopling Clutch Tube : Pipa kopling Coeficien of Drag : Besar hambatan udara Coil Spring : Pegas koil Coil Spring : Pegas spiral Compressor : Pensuplai cairan Compression Spring: Pegas kompresi Condenser : Pendingin cairan yang sudah disirkulasi Connecting Rod : Batang piston Crank Pin : Pena engkol Crank Shaft : Poros engkol Cushion Plate : Plat tempat terpasangnya kanvas kopling CW : Curb Weight Cylinder Block : Blok silinder Cylinder Bore : Lubang silinder Cylinder Head : Kepala silinder Defleksi : Perubahan bentuk ABS Adjustable Type AOA AOD API ATF A/T Axle Axle Housing Balance Weight Ball Joint Bearing Bellows Bleeder Plug Bias Ply Tire Brake Bosster Brake Pad Brake Shoe Brake Pipe Braking Plate Bounching

Hal

466
48. 49. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61. 62. 63. 64. 65. 66. 67. 68. 69. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80. 81. 82. 83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93. 94. 95. 96. 97. 98. Diaphragm Spring : Pegas diapragma Diesel Knock : Getaran atau suara akibat tekanan yang terlalu tinggi DOHC : Double Over Head Chamshaft DOT : Departement of Transportation Direct Injection : Injeksi langsung dalam silinder mesin diesel Drive Shaft : Sumbu penggerak DIS : Diagnostic Station Disc Wheel : Pelek roda Discharge : Saluran keluar Discharge Valve : Katup Pengisian Drive Gear : Roda gigi penggerak Driven Gear : Roda gigi yang digerakkan Drum Brake : Tromol Rem EFI : Electronic fuel injection Engine Brake : Rem mesin Evaporator : Alat penguap referigerant Exhaust Manifold : Saluran buang Expantion Valve : Katup Tekanan External Combustion Chamber : Motor pembakaran luar Facing : Kanvas kopling FB : Firing Bench FF : Jenis kendaraan, mesin di depan penggerak depan Fluid : Zat cair FO : Firing Order Frame : Rangka Four valve techonology : mekanisme katup menggunakan multi valve FT : Front Tread Gas Nitrogen : Gas yang digunakan pada shock absorber Glow Plug : Busi pijar Grease : Gemuk / pelumas GVW : Gross Vehicle Weigth HC : Hidro Karbon HP : Horse Power (tenaga kuda / satuan Inggris) Hidrolastik : Suspensi hidrolik IC : Integral Circuit Injection Pump : Pompa injeksi Independent : Bebas Intake Manifold : Saluran masuk Inlet : Saluran masuk In-Line : Segaris ISO : Organisasi Standar Internasional Internal Combustion Chamber : Motor pembakaran dalam Knoking : Waktu pembakaran tertunda, temperatur sangat tinggi akibatnya putaran mesin menjadi kasar LHD : Left Hand Drive Load Indeks : Kapasitas daya angkut beban Long Stroke Engine : Langkah torak lebih panjang dari diameter silinder LSD : Limited Slip Differential Lower Control Arm : Lengan kontrol bawah Main Leaf : Pegas utama Master Cylinder : Silinder Utama MGC : Minimum Ground Clearance

467
99. Motor 2 Tak 100. 101. 102. 103. 104. 105. 106. 107. 108. 109. 110. 111. 112. 113. 114. 115. 116. 117. 118. 119. 120. 121. 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128. 129. 130. 131. 132. 133. 134. 135. 136. : Dua kali gerakan piston turun naik, atau satu kali putaran poros engkol, menghasilkan satu langkah Motor 4 Tak : Empat kali gerakan piston naik turun, atau dua kali putaran poros engkol, menghasilkan satu langkah usaha MPI : Multi Point Injection Misfiring : Gas yang tidak terbakar akibat gagal pengapian Multiple Action : Kerja ganda NOx : Nitrogen Oksida Octane Number : Nilai bakar bensin OH : Overall Height OHV : Over Head Valve Oil Cooler : Pendingin oli Oil Film : Lapisan oli OL : Overall Length Oktane Number : Nilai titik bakar untuk bensin Orifice : Lubang kecil yang terdapat pada piston suspensi hidrolik OW : Overall Weight O2 : Udara (Oksigen) Pounding : Getaran naik turunnya basian belakang kendaraan dengan titik tumpu dibagian depan Parking Brake : Rem parkir PCV : Positive Crankcase Ventilation Pedal Return Spring : Pegas pembalik pedal Pembilasan : Proses campuran udara dan bahan bakar baru mendorong gas sisa hasil pembakaran PK : Parden Kraft (tenaga kuda / satuan Belanda) Pitching : Getaran naik turunnya bagian depan dan belakang kendaraan secara berlawanan Ply Rating : Kecepatan maksimum yang diizinkan Pounding : Getaran naik turunnya bagian belakang kendaraan dengan titik tumpu dibagian depan Porpotional Valve : Katup pembagi Pressure Plate : Plat penekan PS : Pferde Strake (tenaga kuda / satuan Jerman) Push Rod : Batang penekan Radial Ply Tire : Ban radial Refrigerant : Cairan pendingin Rigid : Kaku Release Cable : Kabel pembebas Release Fork : Garpu pembebas Reservoir : Tangki penampung Road Holding : Kemampuan singgungan dengan permukaan jalan Rolling : Getaran ke samping kanan / ke samping kiri Roll Rigidity : Penambahan momen pada suspensi depan dan belakang yang diperoleh pada saat kendaraan rolling dari sisi ke sisi, yang diteruskan dari suspensi depan dan belakang ke bodi RO : Rear Overhang RON : Research Octane Number (cara mengetahui angka oktan) RT : Rear Tread SAE : Society of Automotive Engineering (indeks kekentalan oli) Self Adjustable : Tipe menyetel sendiri Semi-Floating : Setengah memikul beban Shackle : Ayunan

137. 138. 139. 140. 141. 142. 143.

468
144. 145. 146. 147. 148. 149. 150. 151. 152. 153. 154. RHD Shift Lever Side Wall SOHC Spring Brake Spring Eyes Spring Hanger Spring Pad Spring Rate Spring Seat Sprung Weight : Righ Hand Drive (kemudi terletak disebelah kanan) : Tuas pemindah : Bagian sisi-sisi ban : Single Over Head Chamshaft : Pegas rem : Mata pegas : Gantungan pegas : Lapisan karet : Konstanta pegas : Dudukan pegas : Berat bodi mobil, penumpang dan berat semua benda yang berada di atas bodi mobil yang tertumpu oleh pegas sistem suspensi, sehingga bila terjadi getaran pada sprung weight maka pegas bersama dengan elastisitas yang dimiliki ban akan bereaksi menyerap getaran tersebut. Square Engine : Langkah torak sama dengan diameter silinder Stroke : Langkah Suction Valve : Katup hisap Suspension : Sistem penggantungan roda mobil TCI : Transistor Control Ignition TMA : Titik Mati Atas TMB : Titik Mati Bawah Torque : Torsi Torque Arm : Lengan torsi Torsion Bar Spring: Pegas batang torsi Torsion Rubber : Peredam getaran pada kopling Transverse : Melintang Tread : Bagian kembang ban Type Tube : Tipe ban dengan ban dalam Type Tubeless : Tipe ban tanpa ban dalam U Bolt : Baut berbentuk U Undirect injection : Injeksi tak langsung Upper Control Arm: Lengan kontrol atas Valve : Katup Valve Face Angle : Permukaan sudut katup Valve lifter : Pengangkat katup VTEC : Variable Valve Timing Electronic Control V tipe engine : Silnder disusun dalam dua garis yang membentuk sudut V Vanos : Variabel Nokkenwelle Steurung Wet Sump System: Sistem pelumasan basah Wheel Balancing : Alat untuk membalans ban Working Chamber : Silinder dalam Yawing : Gerakan berputar ke kiri/ke kanan pada yang berpusat pada titik berat kendaraan 1.8L : 1,8 liter (1800 cc) Floating : memikul beban 4WD : Four Wheel Drive (jenis kendaraan penggerak empat roda) 4WS : Four Wheel Steering (sistem kemudi empat roda)

155. 156. 157. 158. 159. 160. 161. 162. 163. 164. 165. 166. 167. 168. 169. 170. 171. 172. 173. 174. 175. 176. 177. 178. 179. 180. 181. 182. 183. 184. 185. 186.