Home

Masalah Lansia Harus Ditanggulangi Bersama-sama
03 May 2010
• •

Nasional Pelita

Jakarta. Pelita Individu, keluarga dan masyarakat harus bergerak bersama-sama dalam mengatasi permasalahan lanjut usia. Hal itu disampaikan Menteri Sosial Salim Segar Al-Jufrl usai mengukuhkan panitia perayaan Hari Lanjut Usia Nasional IHLUN) 2010 yang diperingati Uap tangga] 29 Mei. di kantor Kementerian Sosial, beberapa waktu lalu. Salim menyatakan, saat ini permasalahan Lansia semakin banyak seiring dengan bertambahnya jumlah Lansia di Indonesia. Dari sekitar 200 Juta penduduk Indonesia. 10 persennya atau sekitar 20 juta orang adalah penduduk berusia lanjut. Dari jumlah tersebut sekitar dua juta orang merupakan Lansia terlantar. Lansia adalah orang tua kita. Kami ingin tidak ada lagi cerita semakin tua usia maka semakin susah. Sewaktu masih-muda seseorang boleh saja sengsara hidupnya tetapi ketika sudah tua harus happy ending. Karena itulah Lansia, terutama yang terlantar, harus mendapat perhatian." ujar Mensos. Permasalahan Lansia, tambah Salim, jika hanya diserahkan kepada pemerintah maka pemerintah tidak akan sanggupmenanganinya. Dia mencontohkan, dari sekitar 1,7 Juta orang Lansia terlantar baru 10 ribu yang mendapatkan Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU). "Karena itulah kami ingin mengajak Individu, keluarga dan masyarakat untuk bergerak bersama-sama mengatasi permasalahan Lansia. Lansia yang ada di masyarakat harus dibantu karena tidak semua Lansia memperoleh Jaminan sosial, terutama Lansia yang sudah susah untuk bergerak." kala Salim. Sementara Agum Gumelar yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia HLUN 2010 menambahkan. Lansia Jangan dikonotasikan sebagai orang yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Agum memperkirakan dari sekitar 20 juta Lansia di lndo-nesia, hanya 10 persennya yang sudah tidak berdaya. "Selebihnya masih dalam kondisi yang potensial. Karena itulah tema peringatan HLUN tahun ini yang kami angkat bagaimana meningkatkan kelembagaan Lansia. Supaya

dari sekitar 1. bisa diteruskan kepada generasi yang lebih muda. Jumlah kata di Artikel : 310 Jumlah kata di Summary : 73 Ratio : 0." terang Agum.potensi terbaik mereka yang berupa pengalaman dan tekad kuat. saat ini permasalahan Lansia semakin banyak seiring dengan bertambahnya jumlah Lansia di Indonesia.235 *Ringkasan berita ini dibuat otomatis dengan bantuan mesin. hanya 10 persennya yang sudah tidak berdaya. Dia mencontohkan.(cr-5) Entitas terkaitAgum | HLUN | Jaminan | Jufrl | Kementerian | Lansia | Pelita | Permasalahan | Salim | Selebihnya | Sewaktu | Supaya | Uap | Lansia Jangan | Ketua Panitia HLUN | Sementara Agum Gumelar | Hari Lanjut Usia Nasional | Jaminan Sosial Lanjut Usia | Masalah Lansia Harus Ditanggulangi | Menteri Sosial Salim Segar | Ringkasan Artikel Ini Salim menyatakan.7 Juta orang Lansia terlantar baru 10 ribu yang mendapatkan Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU). terutama Lansia yang sudah susah untuk bergerak." Agum memperkirakan dari sekitar 20 juta Lansia di lndo-nesia. . Lansia yang ada di masyarakat harus dibantu karena tidak semua Lansia memperoleh Jaminan sosial. Saran atau masukan dibutuhkan untuk keperluan pengembangan perangkat ini dan dapat dialamatkan ke tech at mediatrac net.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful