BIO 101 BAHASA INGGRIS 3 sks Mata kuliah ini ini membahas tentang struktur-struktur pembentukan kalimat

bahasa Inggris dengan menyesuaikan antara tenses dan aspek dengan menggunakan kalimatkalimat yang komunikatif dan sesuai dengan konteks berbahasa. Latihan TOEFL diberikan sebagai tambahan pengetahuan bahasa. Reading sebagai acuan pemahaman bahasa dan writing sebagai penerapan atas grammar yang dipelajari. Rujukan: 1. Azar BS. 1992. Understanding and Using English Grammar. New Jersey: Prentice Hall Regents. 2. Mikulecky BS. 1986. Reading Power. Boston: Addison-Wesley Publishing. 3. Grygel JA. (ed). 1995. The World Book of Word Power: Language. Chicago:World Book. 4. Sumber lain berupa salinan yang berasal dari buku ESP Agriculture, English Biological Science, Ensiklopedi, dan lainnya. BIO 103 KIMIA DASAR 4 sks Pertemuan dibagi menjadi teori (2 jam/minggu) dan praktek di laboratorium (3 jam/minggu). Perkuliahan ini membahas mengenai teori-teori dasar dari kimia anorganik maupun organik berikut praktek dasarnya. Dalam teori disajikan dalam bentuk peragaan maupun contoh-contoh kongkrit peristiwa-peristiwa kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Rujukan: 1. Brady JE, Humiston GE. 1990. General Chemistry Principles and Structures. 5th Ed. New York: John Wiley and Sons. 2. Clark D, Spring JC. 1963. Foundations of Chemistry. London: Macmillan & Co. 3. Keenan WK, Klienfelter DC, Wood JH. 1989. Kimia untuk Universitas. Jakarta: Penerbit Erlangga. 4. Oxtoby, Gilis, Nachtrieb. 2001. Prinsip-prinsip Kimia Modern. Edisi 4, Jilid 4. Jakarta: Penerbit Erlangga. 5. Rosenberg JL. 1980. College Chemistry. Mac Graw Hill Book. 6. Sienho, Plane. 1979. Basic College Chemistry in the laboratory. 7. Syukri S. 1999. Kimia Dasar 1,2, dan 3. Bandung: Penerbit ITB. 8. Zumdahl SS, Zumdahl SA. 2000. Chemistry. Houghton Mifflin. BIO 104 GENETIKA 3 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Mata kuliah ini memaparkan metodologi dalam genetika, konsep dasar pola–pola hereditas, materi genetik dan proses informasi genetik, penyebab variasi genetik (mutasi gen, mutasi kromosom, transposisi, rekombinasi), genetika mikroba, prinsip pemulian tanaman dan hewan, genetika populasi. RUJUKAN: 1. Griffiths AJF et al. 2000. An Introduction to Genetics Analysis. 7th Ed. New York: WH Freeman. 2. Brown TA. 1998. A Genetics: A Molecular Approach. 3rd Ed. New York: Chapman & Hall BIO 105 MATEMATIKA 3 sks Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa dapat mamahami sistem bilangan riil, menentukan domain dan range grafik fungsi, memahamu limit barisan dan limit fungsi, memahami konsep dasar matriks dan operasi aljabar matriks, dapat menentukan rank matriks, determinan matriks, dan invers matriks. Mahasiswa juga dapat menganalisa kontinuitas suatu fungsi serta dapat mengaplikasikannya. BIO 106 KIMIA BIOANALITIS 3 sks Prasyarat: Kimia Dasar (BIO 103)

FAKULTAS TEKNOBIOLOGI

Introduction to Biotechnology.. Taylor MR. Addison Wesley Longman. Thieman WJ. References: 1. Rujukan: Campbell NA. 2004. 3. “Fudamental of Analytical Chemistry”. 2000. Reece JB. Rujukan: 1. BIO 109 BIOLOGI 3 sks Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup: termasuk mempelajari sel. New York. “Kimia Farmasi Analisis”. Bueche. BIO 107 PENGANTAR BIOTEKNOLOGI 3 sks Mata kuliah ini menjelaskan sejarah perkembangan bioteknologi. and Freedman. maupun tujuan lain yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Materi ini diberikan dalam perkuliahan teori dan praktikum. 2006. Winarno FG. D. 10th ed. FTb V . Biology: Concepts & Connections (Internatl Ed... Resnick. San Fransisco: Pearson Education. West. John Wiley and Sons.A. obat-obatan. US. yang merupakan penerapan berbagai teknik dan metode analisis senyawa kimia. Jurnal-jurnal terkait. Inc. 2008. mulai dari kalimat efektif. The Benjamin Cummings Publishing Co. Holler and Crouch. struktur dan fungsinya. Pengantar Bioteknologi. 2002. Di dalam mata ajaran ini juga disajikan Undang-Undang atau Peraturan yang berkaitan dengan bioteknologi serta etika pemanfaatan organisme yang telah termodifikasi secara genetik. R. 2002. 3. mahasiswa diberikan tugas mandiri secara berkelompok sebagai upaya pengembangan diri mahasiswa tersebut dalam memahami materi ajar melalui penelusuran artikel populer yang menyangkut keseluruhan topik perkuliahan kimia bioanalitis. Pada 3 sesi terakhir perkuliahan. Koswara S. Edisi Keenam. Erlangga. F.A. baik untuk memproduksi bahan pangan. The McGraw-Hill. BIO 108 PHYSICS 3 sks To gain a wide knowledge of Physics as it applies both to the every day world and to understanding nature’s secrets related with the field of study in Biotechnology..). BIO 110 BAHASA INDONESIA 2 sks Pengajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi ditekankan pada penerapan dan ketaatasasan penulisan ilmiah. 2008. mahasiswa perlu dibekali kemampuan berbahasa Indonesia tulis dengan baik dan benar.L. Agustinah W.D. mulai dari teknologi fermentasi cair maupun padat sampai perkembangan manipulasi materi genetika yang diterapkan dalam memproduksi varietas organisme baru. Rujukan: 1. Pustaka Pelajar. . and Walker. Bogor: Mbrio Press. Bogor: MBrio Press. Skoog. Palladino MA. Inc. R. Schaum’s Outlines of Theory and Problems of College Physics. Ed revisi. Jakarta. H. J. keragaman mahluk hidup dan hubungannya dengan lingkungan. 2007. Co. Brooks/Cole.. University Physics... khususnya senyawa organik maupun senyawa bahan alam dengan menggunakan instrumen konvensional dan modern.. 8th ed. evolusi.. 2004.. 10th ed. A. Yong. Abdul Rahman. Yogyakarta. 2.435 2.. 3. R. “Analisis Kimia Kuantitatif”. Secara singkat akan diajarkan prinsip teknologi kloning dan kultur jaringan. 2007. Untuk itu. and Day.J.. 2. Underwood. 4. Food Science Glossary Biotechnology. Winarno FG. Inc. Fundamentals of Physics.Kimia bioanalitis adalah mata kuliah wajib. Simon EJ. Halliday..

cara kerja komputer. mempelajari bagian-bagian sel serta struktur. Asih dkk.Flowchart dan Program Sederhana BIO 112 BIOLOGI SEL 3 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Perkuliahan Biologi Sel membahas mengenai konsep sel sebagai satuan kehidupan yang terkecil. simbolsimbol dasar rangkaian logika. Pengenalan Komputer. 3. Pada bagian akhir dari kuliah ini. Jakarta: Graha Ilmu. K. 5. Pemahaman diagram alir sebagai dasar pembuatan program komputer. 2001. Selain itu. 1996. Yogyakarta. Gordon DB. Jakarta. A Manual for Writer of Term Papers. Rujukan: 1. unit-unit perangkat keras komputer.paragraf dan pengembangannya dan wacana ilmiah. Widyamartaya. Gorys. simbol-simbol dasar rangkaian logika. Rujukan: 1. perangkat lunak komputer. BIO 113 PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI 3 sks Mata kuliah ini memaparkan sejarah perkembangan komputer. Depdikbud. Publication Manual of the American Psychological Association (5th ed). Flores: Nusa Indah. jenis-jenis komputer. Ende. 1999. AL dan Veronica Sudarti. Introduction to Computers. BIO 111 PENGENALAN KOMPUTER 3 sks Memahami sejarah perkembangan komputer. prinsip kerjanya. 4. dasar rangkaian logika komponen hardware komputer. 7. software. jenis-jenis komputer. Mukayat. Jogiyanto HM. Longkutoy JJ. Keraf. D. 1993. perkuliahan ini juga menekankan pentingnya peranan dan keterkaitan antar masing-masing bagian sel untuk kelangsungan hidup sel tersebut. Jakarta: Grasindo. praktikum dan aplikasi sederhana dari materi perkuliahan ini juga akan diketengahkan. sistem bilangan pendukung kerja komputer. Mengasah Keterampilan Menulis Ilmiah di Perguruan Tinggi. arsitektur komputer. Penerbit Mutiara Sumber Widya. fungsi dan mekanisme proses yang terjadi pada masing-masing bagian tersebut. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. APA Manual. data dan komunikasi data antar komputer. Dasar-dasar Menulis Karya Ilmiah. Penulisan Karangan Ilmiah (Ed. 2004. 6. 2. Pemahaman diagram alir sebagai dasar pembuatan program komputer. 1997. cara kerja komputer. 1985. sistem bilangan. Chicago: University of Chicago. MsOffice: MsWord. perangkat lunak komputer. data dan komunikasi data antar komputer. hardware. diagram alir untuk perancangan program. Ke-2). Dasar-dasar Programming. Theses and Dissertation (6th Ed). unit-unit perangkat keras komputer. Brotowidjojo. 2001. Penerbit Andi Offset. 2. MsExcel . sistem bilangan. International Student Edition. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. L. Mc Graw Hill Kogakusha Ltd. Turabian. brainware. Praktikum dengan materi: . Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mempunyai pemahaman yang memadai mengenai konsep sel sebabagi dasar untuk pemahaman mata kuliah lanjutan yang lebih kompleks dan aplikatif. Washington DC: American Psychological Association. 2006. 2002. Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa memahami pengertian komputer. arsitektur komputer.Pengenalan Windows. 3. Jakarta. Anggarani. Jakarta: Akademika Pressindo. .

International Edition. 1984 BIO 116 FISIOLOGI 2 sks Mata kuliah ini membahas tentang fisiolog tumbuhan (fotosintesis. Flowcharting. Rujukan: 1. Jakarta Ghalia Indonesia. West Publishing Co. Hood LE. McGraw-Hill Co. 1991. Review of Medical Physiology. West Publishing Co. Ganong WF. Moscow. Harrini Machmudi. The Benjamin Cummings Publishing Co. Bentbow RM. memahami limit barisan dan limit fungsi. BIO 115 KALKULUS 3 sks Mata kuliah ini mengajarkan sistem bilangan riil. 5th ed. 3. Biochemistry Laboratory: Modern Theory and Techniques. ekstraksi dan analisis. Biochemistry. Belmont. Prentice Hall. 2. Calculus. 2005. Suryadi H. Sherwood L. 2007. Stern NB. karakteristik dan kinetika enzim.Vol I & II. 2005 3. John Wiley & Sons FTb V .J..N. Contoh protein fungsional lain yang dibahas adalah hemoglobin. Cambridge Press. New York. Rujukan: 1. Boyer R. Belmont. Diskusi enzim mencakup karakteristik dan kinetika. Inc. dan ekstraksi asam nukleat. Wood WB. Ed ke-6. 2004 2.E. serta biomolekul. 2009. Wilson JH. pencernaan dan sistem Kardiovaskular) Rujukan: 1.4.437 BIO 114 LABORATORIUM BIOKIMIA 3 sks Prasyarat: Kimia Dasar (BIO 103) Perkuliahan ini memberikan pemahaman dasar dan keterampilan laboratorium dalam berbagai topik biokimia. a Problems Approach. Mahasiswa juga dapat menganalisa kontiniunitas suatu fungsi. Pembahasan asam amino dan protein meliputi karakteristik. FTb V . aktin dan miosin. sistem respirasi. 2004. mioglobin. reproduksi. Plant Physiology. 3. menentukan turunan dari suatu fungsi dan menerapkannya serta dapat menentukan Integral dari suatu fungsi serta dapat mengaplikasikannya. 1995. Differential and Integral Calculus. di antaranya metode ekstraksi dan analisa protein. respirasi dan metabolit sekunder) dan fisiologi manusia (dasar-dasar metabolisme. ekstraksi karbohidrat dan reaksi enzimatis menguraikan karbohidrat. Human Physiology: from Cells to Systems. Lincoln Taiz and Eduardo Zeiger. Human Physiology: from Cells to Systems. Mir Publiser. Principles and Techniques of Biochemistry and Molecular Biology. 2. dapat menentukan rank matriks. dan memahami konsep dasar Matriks dan operasi aljabar matriks. Piskunov. menentukan domain dan range grafik fungsi.1981. California: W. 1974.438 BIO 118 BIOKIMIA 3 sks Prasyarat: Kimia Dasar (BIO 103) Mata kuliah ini mengajarkan tentang prinsip reaksi biokimia. determinan matriks dan invers matriks. reaksi biokimia lipida.S. Reaksi bioenergetika dimulai dengan gambaran prinsip . San Fransisco: Pearson Education. 5th ed. Walker JM. 22nd ed. A tool for understanding computer logic. biokimia sel dan membran. Wilson K. Teori dan sosal-soal aljabar Linier. fotosintesis. Purcell. Sherwood L. Benyamin.A.

Pratt CW. Metoda Statistika. Sudjana. 2000. dan reaksi lain yang menghasilkan ATP (oksidasi-®) serta biosintesis karbohidrat. Jakarta. Saunders College Publishing. Terjemahan ke dalam bahasa Indonesia oleh Maggy Thenawidjaja. Rujukan: 1.metabolisme. Biochemistry. prinsip pengembangan berkelanjutan. 3. . 2. Rujukan: 1. Statistics. Erlangga. Hayon 3. Sugiyono. Statistika untuk Penelitian. Mahasiswa juga akan diperkenalkan pada dua macam metode yang umum digunakan dalam penalran dan penarikan kesimpulan. Goris Keraf BIO 202 EKOLOGI DASAR 3 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Mata kuliah ini memaparkan tentang dasar-dasar keterkaitan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. hipotesis komparatif dan hipotesis assosiatif) baik parametrik maupun non parametrik. “Berpikir Kritis” ( Bahan Ajar Logika UAj 160). 2002. Grasindo. 2002. statistika deskriptif. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Fundamentals of Biochemistry. Working with the Earth. Cara penalaran yang akan dibahas dalam mata kuliah ini tidak hanya dalam bentuk bahasa verbal tetapi juga akan digunakan simbol-simbol matematis yang sederhana. YP. D. dasar statistika inferensial (peluang dan sebaran peluang. dan translasi. 2009. Principles of Biochemistry. 3rd edition. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Supranto J. klasifikasi data. 1999. Enviromental Science. 2. 2002. W. Voet D. Grishman CM. pengolahan data dalam penarikan kesimpulan dan pengambilan keputusan berdasarkan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jakarta 4. Tarsito. fotosintesis. BIO 160 LOGIKA 2 sks Dalam Mata kuliah ini mahasiswa akan belajar tentang prinsip-prinsip berfikir logis. 5. Garrelt RH. E. Jakarta: Penerbit Erlangga. siklus TCA. R. Jilid 1. Budiarto. Rujukan: 1. USA: Brooks/Cole Publishers. 2002. Rujukan Tyler MG. penyajian data. Pisani and R Purves. Bagian akhir kuliah membahas biokimiawi asam nukleat (DNA dan RNA): replikasi. Unika Atma Jaya. Pada matakuliah ini akan dibahas tentang data dan ciri-ciri data. penaksiran parameter. glikolisis. dan sampling dan sebaran sampel. W. FTb V . Voet JG. Statistik Terapan untuk Penelitian. siklus Krebs. 2004. Inc. dan pengujian hipotesis (hipotesis deskriptif. Cetakan kedelapan. 2. Tim penyusun. 3. Argumentasi. Lehninger A. 2005. Bandung. transkripsi. baik lingkungan biotik maupun abiotik. Norton & Company. 1992. Siregar S. Bandung 6. peranan keanekaragaman hayati dalam lingkungan dan upaya konservasinya serta konservasi dan penggunaan sumber daya secara efisien. John Wiley and Sons. USA. 1997. Jakarta 2. Statistik: Teori dan Aplikasi. C V Alfabeta. 2000. 3. Freedman.439 BIO 203 BIOSTATISTIKA 3 sks Prasyarat: Kalkulus (BIO 115) Statistika adalah pengetahuan mengenai pengumpulan data. Logika . uji persyaratan analisis dan penggunaan software statistik untuk pengolahan data.

New York: McGraw-Hill. 2nd ed. Molecular Genetics of Bacteria. 3rd Ed. strategi kloning. Wakelin D. Menjelaskan mengapa cendawan penting dalam kehidupan. Rujukan: Glick BR. fisiologi dan genetika. antibiotik. metabolisme. Medical Microbiology 3rd Ed. Kusuma S. di antaranya Jurnal Mikrobiologi Indonesia. Ivan R. Washington DC: ASM Press. chromista. reparasi. E. Gunawan AW. 2009. San Francisco. Aruan DA. translasi. Tortora GJ. Ed ke-2. pertumbuhan dan pengendalian pertumbuhan. dan protoctista. eukariota serta virus. transkripsi. Snyder L. pemanfaatan cendawan oleh manusia dalam bioteknologi dan bioteknologi modern. 2003. BIO 210 Teknologi DNA 3 sks Prasyarat: Biologi Molekuler (BIO 207) Memberikan pengajaran tentang dinamika genom. Diao AL. Goering. BIO 209 MIKROBIOLOGI 3 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Perkuliahan ini memberikan dasar tentang kehidupan mikroba dan peranannya. 2008. Hayati. Jurnal Industri dan Teknologi Pangan BIO 207 BIOLOGI MOLEKULER 3 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Mata kuliah ini memberikan pengertian tentang sifat fisikokimia DNA. Brock Biology of Microorganism 12th Ed. 2009. Pedoman Penyajian Karya Ilmiah. Dockrell RV. genetika mikroba. Molecular Biology. USA. Uraian mencakup perkembangan mikrobiologi. Case CL. Rujukan: 1. Achmadi SS. Jakarta 8. R. dan perkembangan di taraf molekuler. transposisi. 1997. BIO 208 BIOTEKNOLOGI CENDAWAN 3 sks Prasyarat: Mikrobiologi (BIO 209). Moleculer Biotechnology: Principles and Application of Recombinant DNA. Literasi Informasi. Menguraikan kedudukan cendawan dalam klasifikasi dunia makhluk hidup. 2. BIO 211 LABORATORIUM MIKROBIOLOGI 3 sks . serta penyajian karya ilmiah secara lisan. Rujukan 1. mutasi. replikasi. 3. pengaturan dan kontrol ekspresi gen. Tujuan Instruksional: 1. Elsevier. Microbiology. London. rekombinasi. Mims HM. Funke BR. Pengantar Statistika. Dunlap PV.7. 2002. Madigan MT. 2004. Beberapa jurnal ilmiah. 2. Gunawan AW. Weaver RF. Jakarta: Universitas Atma Jaya Pr. Zuckerman M. 2007. B. An Introduction. prokariota. 3. Martinko JM. Washington DC: ASM Pr. Bogor: IPB Pr. California 3. California 2. regulasi. Rujukan: 1. Walpole. Clark DP. San Francisco. Pearson Benyamin Cummings. Arianti L. Menjelaskan spesies cendawan yang mempunyai nilai ekonomi dalam bioteknologi dan bioteknologi modern. Champness W. Pasternak JJ. Lab. Enzimologi dalam kloning molekuler. genom dan struktur genom. pemetaan plasmid. Chapman & Hall. biologi plasmid serta transfer pada prokariot dan eukariot. BIO 205 METODE PENULISAN DAN PENYAJIAN ILMIAH 3 sks Mata kuliah ini membahas prinsip dan etika dalam dalam penulisan karya tulis ilmiah. genomic rearrangement. struktur dasar dan fungsi. Pearson Benyamin Cummings. 1982. Biostatistics: Concepts and Application for Biologist. Gramedia Pustaka Utama. William. Mikrobiologi (BIO 211) Perkuliahan ini membahas biodiversitas cendawan yang meliputi dunia fungi. 1993. Philadelphia. 2.

N. imunoterapi yang dapat diunduh melalui situs langganan jurnal yang dimiliki oleh perpustakaan Atma Jaya dan diberikan kepada semua mahasiswa dalam bentuk softfile. Artikel-artikel terbaru mengenai vaksin. biodegradasi.441 Mata kuliah ini membahas teknik-teknik dasar mikrobiologi. imunodiagnostik. Pepper IL. Martinko JM.. Lab Ref. serta uji daya antimikrob. BIO 214 MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN 3 sks Prasyarat: Mikrobiologi (BIO 209) Perkuliahan ini memberikan pengetahuan dasar tentang peranan mikroorganisme di lingkungan. metoda imunokimia.442 bioremediasi dan transformasi. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Pr. 2000.Prasyarat: Biologi (BIO 109) FTb V . Environmental Microbiology. Elsevier Saunders. Jakarta: PT RajaGrafindo Perkasa 2. Lay. 1994. serta produk-produk sistim imun ini yang dapat diproduksi secara bioteknologi. Praktikum diberikan untuk menunjang pemahaman yang lebih baik tentang peran mikroorganisme di lingkungan. produk-produk sistim imun yang dapat diproduksi secara in vitro dan bioteknologi. Microbiology: A Laboratory Manual. BIO 212 LABORATORIUM TEKNOLOGI DNA 3 sks Prasyarat: Biologi Molekuler (BIO 207) Perkuliahan ini membahas teknik-teknik dasar dan yang akan diterapkan dalam mempelajari biologi molekular dan genetika DNA. serta kegunaannya dalam kedokteran. New York: McGraw-Hill 3. RUJUKAN: 1. Analisa Mikroba di Laboratorium. Abbas AK. serta pemanfaatan mikroorganisme dalam pengelolaan lingkungan. Madigan MT. 2. Brock Biology of Microorganism 12th Ed.. Rujukan: 1. 2005. Sambrook. Fritsch. Pearson Benyamin Cummings. 2009.J. Lab. Maier RM. Clark DP. Dunlap PV. Microbiological Applications: Laboratory Manual in General Microbiology. Sherman. Rujukan: 1. teknik sterilisasi dan inokulasi mikrob. Maniatis. Rodgers L [Editor]. Molecular Cloning a Laboratory Manual Second Edition. 7th Edition. Uraian mencakup habitat. Gerba CP. mekanisme dasar respons imun. Biokimia (BIO 114) Materi dalam mata kuliah ini meliputi: hubungan antara sistim imun dan bioteknologi. seperti pengamatan mikrob secara makroskopi dan mikroskopi. Lichtman AH. California. Cellular and Molecular Immunology 2005(5th ed or more recent). 8th Edition. teknik identifikasi mikrob melalui uji biokimia dan pewarnaan. San Fransisco: Pearson Benyamin Cummings. 2002. Academic . Benson. J. Rujukan: 1. Roskams J.G. 2002. 2. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Pr. reaksi antigen dan antibodi. kanker dan infeksi. Disamping itu akan dipilih topik-topik aplikatif sesuai dengan kebutuhan dan waktu seperti: imunitas terhadap virus. H. Bibiana W. San Francisco. siklus biogeokimia. Biokimia (BIO 118). Philadelphia 2. 2002. Cappucino. BIO 213 IMUNOLOGI 3 sks Prasyarat: Biologi Sel (BIO 112). FTb V .

Teknobiologi Pangan. 2004. mikrobiologi pangan. Dengan demikian mereka dapat mempraktikkan teori yang telah diperoleh di kelas sebagai bahan praktikumnya untuk paket tersebut. pengawetan. Winarno FG. Winarno FG. Jakarta: Penerbit Universitas Atma Jaya BIO 301 MANAJEMEN INDUSTRI 3 sks Proses konversi bahan baku menjadi produk yang lebih benilai adalah proses inti dari suatu manufaktur. New Jersey BIO 222 TEKNOLOGI PANGAN 3 sks Prasyarat: Kimia Dasar (BIO 103) Mata kuliah Teknologi Pangan ini akan memberikan bekal pengetahuan yang komprehensif kepada mahasiswa didik tentang landasan pokok ilmu teknologi pangan. penilaian mutu pangan. Paket tersebut mewajibkan mahasiswa dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang agar mampu belajar mandiri untuk memperoleh data-data yang diperlukan. Mata kuliah Manajemen Industri melengkapi mahasiswa berlatar belakang teknologi dengan pengetahuan manajemen sehingga lebih siap untuk bekerja dalam tim suatu manufaktur yang menghasilkan produkproduk bioteknologi. Dalam pelaksanaannya. Bogor: MBRIO Press. 2004. Winarno FG. yang meliputi pengenalan sifat fisika. baik secara lisan maupun tertulis (dalam bentuk poster ilmiah). Agustinah W. Tugas mandiri tersebut akan dipresentasikan. teknologi pengolahan. Herba dan Rempah: Aplikasinya dalam Hidangan. Winarno FG. FTb V . Mata kuliah ini juga akan membekali mahasiswa dengan kepemimpinan dan kemampuan kerjasama tim yang merupakan kunci sukses dalam suatu tim . John Wiley & Sons. Agustinah W. Rujukan: 1. 2007. Ed rev. 2005. Barus T. dan melabel serta memasarkannya. 2009. Penuntun Praktis Usaha Mandiri Teknobiologi Pangan. Ltd. Winarno FG. Fernandez IE. yang mewajibkan para mahasiswa menjalankan self-learning melalui suatu paket tugas pengembangan industri kecil pangan yang telah ditentukan oleh dosen. 2005. 3. seperti bagaimana cara memproduksi. manajemen produksi. termasuk fungsi penelitian dan pengembangan produk. kimia. hingga pengemasan produk pangan. 5. San Diego. Akan diadakan pula kunjungan lapangan ke industri pangan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai aplikasi teknologi pangan secara nyata di industri. Bogor: MBRIO Press. California. Microbial Biotechology. Mata kuliah ini akan memaparkan ruang lingkup industri bioteknologi. 2007. 4. Pengetahuan untuk memgelola proses manufaktur mulai dari desain produk hingga pengendalian mutu produk akhir sangat dibutuhkan untuk bekerja di manufaktur. manajemen pengendalian mutu serta manajemen teknologi dan inovasi. Bogor: M-BRIO Press.Press. Agustinah W. Singapore: World Scientific Publishing Co. yaitu melalui kuliah dan praktikum. 6. 2. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Lee YK. dosen akan membimbing seluruh kelompok mahasiswa dengan dibantu oleh asisten mahasiswa. Selanjutnya akan dibahas manajemen pengembangan produk. Bogor: M-BRIO Press. USA. Winarno FG.443 7. 3. Bitton G. Pengantar Bioteknologi. 2007. Susu dan Produk Fermentasinya. Kimia Pangan dan Gizi. Pte. mengemas. pada akhir praktikum dan akan diadakan pameran produk-produk yang telah dibuat oleh mahasiswa dalam sebuah festival pangan. Pendekatan mata kuliah ini dilakukan dua arah. Waste Water Microbiology 3rd Ed. kapasitas dan persediaan.

Rujukan: Krajewski LJ. USA: Springer 2. teknik dasar mengkultur sel dan jaringan tumbuhan hingga proses aklimatisasi serta desain laboratorium kultur jaringan tanaman. RLM. Acquaah. Chrispeels. teknik ekstraksi. 2002. hama. Aplikasi kultur jaringan tanaman yang diberikan antara lain untuk regenerasi dan mikropropagasi melalui microcutting dan multiplikasi pucuk. BIO 302 BIOTEKNOLOGI TANAMAN 3 sks Prasyarat: Teknologi DNA (BIO 210). 1999. mulai dari sumber. Sadava. organogenesis. 2nd Edition. Prinsip dasar kultur jaringan meliputi dasardasar biologi tumbuhan.. Loyola-Vargas. John and Bartlett Publishers. mahasiswa akan diperkenalkan kepada aplikasi prinsip-prinsip biologi molekuler. BIO 305 BIOTEKNOLOGI ENZIM 3 sks Prasyarat: Biokimia (BIO 118) dan Lab Biokimia (BIO 114) Perkuliahan ini memberikan pemahaman berbagai aspek enzim dan aplikasinya. Rujukan: 1. Simmons.J.P and M. Principles of Plant Genetics and Breeding. New Jersey: Prentice-Hall. isolasi dan pemurnian enzim. Hingga abad ke dua puluh satu sekarang ini telah dipublikasikan berbagai teknik dan metode untuk mengkultur sel tanaman di dalam tabung ini. USA: Blackwell Publishing. Plant Propagation by Tissue Culture: Volume 1. 2003. prinsip dasar untuk semua teknik dan metode tersebut tetap sama. Selain itu. agronomi. diperkenalkan pula aplikasi kultur jaringan tanaman untuk produksi dan peningkatan produksi senyawa metabolit serta pemuliaan tanaman secara konvensional maupun modern melalui teknologi DNA. 2003. 2. VM and F Vázquez-Flota. Snustad. 4th Edition. Selain itu. Prospek industri dan tantangan masa depan untuk teknik kultur jaringan dibahas di akhir perkuliahan. karakteristik. Pierik. Materi perkuliahan meliputi prinsip dasar kultur jaringan tanaman yang dilengkapi dengan aplikasinya. The Background. Prinsip-prinsip dasar serta aplikasi kultur jaringan tanaman akan diperkenalkan melalui mata kuliah ini. 2007. embriogenesis.444 BIO 303 TEKNIK KULTUR SEL DAN JARINGAN 4 sks Prasyarat: Biokimia (BIO 118). George. Biologi (BIO 209) Teknik kultur sel dan jaringan telah dikembangkan sejak awal abad ke dua puluh. MA Hall. 2006. 4. Walaupun demikian. EF. G.J. Ritzman LP. 2007. teknologi yang digunakan dalam produksi tanaman pertanian dan perkebunan serta perkembangan GMO dalam bidang pertanian di dunia saat ini. USA: Kluwer Academic Publishers. penggunaan marka molekuler pada tanaman dan pembuatan tanaman transgenik. and GJ de Klerk. 2002. USA: John Wiley & Sons. aklimatisasi. Teknik Kultur Sel & Jaringan (BIO 303) Dalam perkuliahan bioteknologi tanaman. Plant Cell Culture Protocols.Inc. Plant Physiology 3rd edition.manufaktur. D. . 3. and Crop Biotechnology 2nd Edition. M. Plant. Totowa: Humana Press 3. Operations Management. gulma dan penyakit tanaman. L and E.Zeiger. Principles of Genetics. Sunderland: Sinauer Association FTb V . mahasiswa juga akan diperlengkapi dengan wawasan mengenai dasar-dasar fisiologi tumbuhan. In vitro culture of higher plants. D.E. Genes. teknologi DNA dan kultur jaringan tanaman yang telah dipelajari pada semester terdahulu dalam pemuliaan tanaman secara molekuler yang meliputi pemetaan gen tanaman. Rujukan 1. Taiz.

Second Edition. 1992. jenis fermentasi. Ed ke-11. J. Whitaker A. proses hulu dan hilir. Bioprocess Engineering Basic Concepts. New York: Ellen Horwood Limited. Rujukan: 1. Glick BR. kesehatan. 2003. Madison: Science Tech. 2. 5. Mata kuliah ini diharapkan dapat membekali mahasiswa berlatar belakang teknologi dengan kemampuan untuk bekerjasama dalam tim pemasaran dalam proses penyusunan strategi pemasaran serta kemampuan untuk menyusun arah pengembangan teknologi yang dibutuhkan pasar. 1991. Fermentation of Technology. Blue Ocean Strategy. Understanding Enzymes. Germany: VCH Weinheim. Scragg A. Mauborgne R. 1986. Demain AL. Moore G. Minnesotta: Capstone Publishing Ltd. 4. 3rd ed. Topik inhibitor enzim merupakan bagian yang akan dibahas berkaitan dengan aplikasinya dalam bidang kesehatan Rujukan: 1. Enzyme Technology in Biotechnology Volume 7a. Shuler ML. Bailey. 1988. Seringkali kekurangpahaman peneliti pengembangan produk akan proses pemasaran menjadi titik lemah dalam usaha komersialisasi teknologi baru. Kotler P. New Jersey: PrenticeHall. and Reed G eds). 2000. Biochemical Engineering Fundamentals. Rujukan: 1. Biotechnology for Engineers: Biological Systems in Technological Processes. Manual of Industrial Microbiology and Biotechnology. Chan KW. New Jersey: Prentice-Hall. 1982.F.E dan Ollis. Crueger W. Biotechnology: A Textbook of Industrial Microbiology. Washington DC: American Society for Microbiology. Solomon NA. dan contoh aplikasi proses fermentasi baik produk fermentasi substrat padat (peningkatan kelarutan protein dan karbohidrat kedelai) atau kultur terendam (seperti produksi alcohol dari tepung singkong). perhitungan kinetik. 1994. Inside the Tornado. Kennedy JF. 2. Dalam industri teknologi tinggi. BIO 307 TEKNOLOGI FERMENTASI 4 sks Prasyarat: Mikrobiologi (BIO 309) Mata kuliah ini memaparkan tentang sejarah dan perkembangan fermentasi. 3. Mata kuliah Pemasaran Produk Berteknologi Tinggi dirancang untuk memberikan pengetahuan mengenai aspek-aspek manajemen pemasaran. Pasternak JR. D. terutama strategi-strategi khusus dalam pemasaran produk berteknologi tinggi. BIO 308 REKAYASA BIOREAKTOR 3 sks Prasyarat: Teknologi Fermentasi (BIO 307) Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip dasar cara kerja bioreaktor dan faktorfaktor yang mempengaruhi kinerja bioreaktor. New York: Pergamon Press. New York: Ellis Horwood. Singapore. Kargi F. (Rehm HJ. Crueger A. Stanbury PF.serta aplikasi enzim dalam bidang industri. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik yang menunjang kuliah. 1984. Marketing Management. . 1986. McGraw-Hill International Edition. Molecular Biotechnology. isolasi dan peningkatan mikroba. 2005. American Society for Microbiology. Palmer T. pangan dan riset molecular. BIO 306 Pemasaran Produk Teknologi Tinggi 3 sks Pemasaran merupakan salah satu kunci sukses dalam mata rantai aktivitas bisnis. Cambridge: Harvard Business School Pr. 2. Rujukan 1. 1987. 3. 3. usaha mengkomersialisasikan ide-ide kreatif dari laboratorium menjadi produk yang bisa dipasarkan akan menjadi sumber keunggulan kompetitif dalam menghadapi kompetisi.

J. S. Edisi ke-3. lingkungan dan kimia. 2004. Marcel Dekker. A. Fundamental Concepts of Bioinformatics. Mc Graw Hill 4. Inc. plastic microbial. kebisingan dan limbah berbahaya. dan topik terkini bioinformatika.E. 3. Analisis mengenai dampak lingkungan. 1995. YAPPMI. 1995. A. Air pollution. minuman beralkohol serta flavor microbial. serta fungi sebagai agen remediasi. probiotik. . Mc Graw Hill. etanol. malat. Principles of Fermentation Technology. BIO 309 BIOINFORMATIKA 3 sks Prasyarat: Biostatistik (BIO 203). Bioinformatics for Dummies. Hazardous waste management. baker’s yeast. Stanbury.-M. Rujukan: 1. vaksin. dan Hall. Lactic Acid Bacteria. vitamin dan hormon yang berbasis pada protein rekombinan. San Francisco. Salminen. cair domestik dan industri. Dibahas pula bahan tambahan pangan dan industri kimia seperti enzim mikrobial. 1981.. Wark K. Ouwehand. perbandingan sekuens biologis. industri yang dibahas meliputi produk-produk susu fermentasi. & Notredame. 2003.. Rujukan: 1. Surono. Wiley Publishing. Tscobanoglous G. New York. Butterworth Heinemann. Krane. New York. Rujukan: 1. 2004. New York Harper & Row 3.. kapang dan khamir pada industri berbasis mikrobiologi dalam bidang pangan. dan sitrat).. yang FTb V . Microbiological and Functional Aspects. & Raymer. (Eds). Pearson Education. udara. (Penyunting). Baxevanis. C. 2. D. Claverie. antibiotik.S. dan biosurfactan. von Wright. Dalam bidang pangan. Warner CF. A. Wentz CA. 1993. 2003. 3. analisis sekuens biologis dan perancangan primer PCR.D. Prentice Hall. New Jersey. 2005. Dalam bidang lingkungan dan kimia pembahasannya meliputi biotransformasi senyawa organik menjadi value-added products. Vigil SA.F. & Ouellette. asam amino dan asam-asam organik (asam laktat.1995.FTb V . Thiesen H. Inc. kemudian dipaparkan pula proses bioremediasi pencemaran hidrokarbon. S. John Wiley & Sons. kesehatan. mikoprotein. M.L dan Kargi. Second Edition. BIO 310 PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN & BIOREMEDIASI 3 sks Prasyarat: Ekologi Dasar (BIO 202) Pemaparan pokok mengenai pengendalian pencemaran lingkungan baik pencemaran padat. B. Second Edition.446 2. P. New Jersey. Probiotik. 2. Atte. 2. Inc.J. senyawa phenol dan xenobiotik (insektisida dan pestisida). Teknologi DNA (BIO 210) Perkuliahan ini membahas definisi dan penerapan bioinformatika.L. Gajah Mada University press BIO 311 MIKROBIOLOGI INDUSTRI 3 sks Prasyarat: Mikrobiologi (BIO 209) Mata kuliah ini membahas proses biotransformasi mikrobial yang melibatkan bakteri. prediksi struktur protein... basis data biologis. Integrated solid waste management.F. USA. Bioinformatics: a practical guide to the analysis of genes and proteins.. Whitaker. F. Suratmo FG. asetat. pohon filogenetika. 2002 Bioprocess Engineering Basic Concepts.447 dibahas meliputi obat. Bidang kesehatan. M. Inc. I.F. Shuler. Susu Fermentasi dan Kesehatan. Oxford.

2004 3.R. kuliah akan dilanjutkan dengan pembahasan etika tentang persoalan-persoalan bioetika. 5. 2001. 10th Ed. Program prasyarat (PRP) dan prinsip sistem .. 4. 2001. Ethics. London: Verso. Environmental Molecular Microbiology: Protocols and Application.J. Madigan et al.P. Debbie Strickland.K. L. New York. Heinrich Klefenz. Etika. rekayasa genetika. (Eds). Humans and Other Animals. Habermas. Inc. L. 2002. P. Animal Liberation. 7. Peter. 2005 6. bakteri pembentuk kristal es. 2003 4. Montville.. 2.D. Wiley-VCH Verlag Germany 8. Washington DC. Oxford: Oxford University Press. The Biotechnology Industry Organization (BIO). etika binatang. RUJUKAN: 1. Ben. definisi dan manfaat sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Bertens. New York: Ecco.448 konsep-konsep etika dasar. Washington DC. ASM Press. Guide to Biotechnology. BIO 400 PRAKTIK LAPANGAN 4 sks Prasyarat: Mahasiswa telah menyelesaikan beban studi minimum 100 sks dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2. USA. Doble. 2006. Ted. Setelah pembahasan konsep-konsep etika dasar. Verlag. Wackett and C. Industrial Catalysis A Practical Approach. 2007. Rujukan: 1. Wymondham: Horizon Scientific Press. A. Hershberger. Aktivitas mahasiswa dapat berupa kegiatan untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja dalam profesi yang diminati. 2004.. bioteknologi. atau industri. Beuchat. Marcel Dekker.G. etika makanan. Fundamentals and Frontiers.3. Industrial Pharmaceutical Biotechnology. 2000 5. Animal Rights and Social Justice. Hagen.. 1997. Teknologi DNA (BIO 210) Mata kuliah ini membahas keragaman prokariot di tingkat molekuler baik bakteri maupun archaea yang memiliki cara hidup yang ekstrem ataupun mikrob yang memiliki metabolisme yang unik seperti metanogen. Gaikar. Natural Relations. Willey-VCH. A. Prentice Hall. Jakarta: PT Gramedia. refleksi tentang tanggung jawab ilmuwan dalam terang etika dan agama. Food Microbiology. Benton. Karena itu kuliah ini akan diawali dengan FTb V . M. Rosalind. seperti masalah etika penelitian. T. Cambridge: Polity Press. ataupun bioluminescence. BIO 401 BIOETIKA 2 sks Mata kuliah ini akan menelusuri proses pemecahan masalah bioetika dilihat dari sudut pandang prinsip-prinsip dasar etika. Hursthouse. Biotransformations and bioprocess.Kruthiventi and V. Pearson Education. 6. Biocatalysis and Biodegradation: Microbial Transformation of Organic Compounds ASM Press. M. 1993 2. P. BIO 312 BIOLOGI MOLEKULER KERAGAMAN PROKARIOT 3 sks Prasyarat: Biologi Molekuler (BIO 207). Doyle. Juergen. The Future of Human Nature. Ecology. J. 2002 BIO 403 PENGENDALIAN KEAMANAN PRODUK DALAM INDUSTRI 3 sks Prasyarat: Mikrobiologi Industri (BIO 311) Membahas masalah keamanan produk pangan. Praktik lapangan dilaksanakan pada institusi baik lembaga swasta maupun pemerintahan yang berkaitan dengan biologi. Germany. K. (Eds). 2003. Mepham.00. Biologi of Microorganism. An Introduction for the Bioscience. etika lingkungan. Singer. Rochelle. Bioethics. London: Routledge.

http://seafood. dan schizotyping. Mutu Dan Gizi Pangan 4. Imunologi (BIO 213) Mata kuliah ini menjelaskan semua aspek virus mulai dari sejarah penemuan virus.. 1996. RFLP. Virology: Principles and Applications. Molecular Systematics. http://www.ucdavis. 2nd Ed.europa. the primal force of life and creation. 2005. hibridisasi asam nukleat. Ansorge W. Achmadi. 2007. Hewlett MJ. 2. W. 2006.00. dapat mulai melakukan studi literatur dan membuat proposal sebagai persiapan pelaksanaan tugas akhir (Skripsi). 2006. dan Pulsed Filed Gel Electrophoresis) yang dikaitkan dengan berbagai teknik analisis profil DNA seperti RAPD. L. dietary exposure and health effects. S. BIP 457 MIND TECHNOLOGY 3 sks Theory about Creative Intelligence (CI). Saunders V. Malden: Blackwell . ice nucleation gene.pom. 2004. A. Diberikan pula contoh-contoh aplikasi sistem HACCP di beberapa industri pangan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Keamanan.eu/ food/fs/sc/scf/out154_en. struktur. Sinauer BIO 450 TOPIK KHUSUS PRA PENELITIAN BIOTEKNOLOGI 3 sks Prasyarat: Mahasiswa telah menyelesaikan beban studi minimum 100 sks dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2. 2.go. 2. Bahaya keamanan pangan. Fardiaz D. Polycyclic Aromatic Hydrocarbons – Occurrence in foods. Hillis DM et al. England: John Wiley. FTb V . Rujukan: Gunawan.pdf 3. Sources of Information on Preparing HACCP Plans.ppt BIO 405 DAGNOSTIK MOLEKULER 3 sks Prasyarat: Teknologi DNA (BIO 210) Mata kuliah ini memberikan pengetahuan mengenai sifat-sifat fenotip dan genotip yang dapat dijadikan dasar diagnostik molekuler berdasarkan keragaman sekuen DNA (endonuklease restriksi. MFLP. Molecular Diagnostic. Pedoman Penyajian Karya Ilimiah. Mata kuliah ini merupakan topik khusus pada fakultas Bioteknologi dimana mahasiswa dengan bimbingan pembimbing skripsinya masing-masing. European Commission Health And Consumer Protection Directorate-General: Scientific Committee on Food. Rujukan: 1. Basic Virology. Polymerase Chain Reaction. Mikrobiologi (BIO 209).pdf 2. 2004. Rujukan: 1.S. klasifikasi sampai dengan uji diagnostik maupun aplikasinya dalam ilmu sains. Carter J.edu/haccp/ch13. Wagner EK..id/surv/events/Bahaya_KP. Tom P.HACCP juga dijabarkan dalam kuliah ini. Its form. serta bioluminescence) dalam diagnostik molekuler serta aplikasi diagnostik molekuler dalam berbagai bidang. Rujukan: 1.Its manifestation in daily life. The Science of Creative Intelligence BIP 462 VIROLOGI 3 sks Prasyarat: Biokimia (BIO 118). qualities. range and function within human consciousness. Elsevier. AFLP. Bogor: IPB Pr. University of California. Patrinos G. Scientific researches on the results of TM meditation. ribotyping. http://ec. Arianti.449 Rujukan: 1. Juga akan dibahas perkembangan penggunaan reporter gene (Green Fluorescent Protein. 2002.

pengawetan sperma. Microbiology An Introduction. Howley PM. (iv) pengolahan limbah peternakan. Dominique. Kaufmann SHE. Goldsby RA. What is a Mind? Cambridge: Hackett Publishing Company. Kuby Immunology. Claude 1990. 2002. 2002. Vanves. (ii) bioteknologi reproduksi yaitu pengaturan hormon dalam produksi ternak. New York: WH Freeman & Co. 2nd Ed. Knipe DM. 2001. FTb V . nomina dan kata tunjuk. kemampuan berekspresi secara oral (expression orale). Skalka AM. 2002. Kusumadewi S. Suatu Pendekatan Sistematik dan Holistik. RUJUKAN: 1. Inseminasi buatan. Immunology of Infectious Diseases. Flint SJ. CLE International. E. Stanley J. kata kerja pronominal. Tortora. Strauss JH. Grammaire Francaise. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. enzim. M. 3. Fields Virology. Grammaire Avec 450 Nouveaux Exercisies. dan penerapan marker genetic assistance. (iii) bioteknologi pemuliaan ternak yaitu teknik pemuliaan ternak konvensional. Sirejol. CLE Int. P. Enquist LW. pembuatan silase. 2001. Capelle. Gramedia Pustaka Utama. 2. dan penerapan bioproses untuk peningkatan mutu pakan dari limbah perkebunan. Kindt TJ. Osborne BA. Australia: Delmar Thomson Learning. 4th Ed. Sher A. Ahmed R. 6. Yogyakarta: Graha Ilmu. Prentice Hall. Dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang konjugasi. dan teknologi transfer embryo. Principles of Virology. 2004. pemetaan gen bermanfaat. San Fransisco: An imprint of Addison Wesley Longman.E. A. 2000. Artificial Intelligence: A Modern Approach. Paris. 5. mimicking intelligence in nature. 1997. 4th ed. Edisi ke-2. BIP 472 BAHASA PERANCIS 2 sks Mata kuliah bahasa Perancis mempelajari tentang struktur dan logika bahasa Perancis dengan pendekatan sistematik dan holistik yang diarahkan pada kemampuan berbahasa Perancis dalam aspek pengertian tertulis (compréhension écrite). pengertian percakapan (compréhension orale). Bannister BA. R. 223 pp BIP 473 PRINSIP BIOTEKNOLOGI PETERNAKAN 2 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109) Memaparkan penerapan bioteknologi dalam bidang produksi ternak termasuk: (i) bioteknologi pakan yaitu manfaat pakan imbuhan hasil bioproses (antibiotika. dan probiotik) pada kinerja ternak. Artificial Intelligence. Gillespie SH. dan kemampuan berekspresi secara tertulis (expression écrite). Methode de Francais. Peter Norvig. Verdelhan et M. struktur kata kerja. Oxford: Blackwell Science. Case. Infectious Disease.450 8. Essentials of Immunology and Serology. 2000. Girardet. 2nd Ed.. Washington. Viruses and Human Disease. J. pronomina dan bentuk kata kerja menurut waktu dan modus. Hachette F. pembuatan hewan transgenik. 4. Racaniello VR.L. Le Nouvel Espace. Washington. DC: ASM Press. Hutagalung. 9. Funke. et P. 7. Paris 3. Gidon 1995. BIP 469 ARTIFICIAL INTELLIGENCE AND CELLULAR AUTOMATAK 3 sks This course discusses man-made intelligence. Cunningham S. 10. California: Academic Press. Russel S. as a tool in problem solving. Begg NT. 2004. G et N. Le Nouveau Sans Frontieres. Verdelhan. 2003. References: 1. . DC: ASM Press. 2002. Strauss EG. Jakarta 2. kalimat. 2000.3. 223 pp 4.

pengenalan jenis sel. Rujukan: 1. New Jersey: Prentice Hall Regents. 3rd ed. Understanding and Using English Grammar. Azar BS. 3.FTb V . (ed). Understanding animal breeding. Applied Animal Nutrition Feeds anf Feeding. Teknologi DNA (BIO 210) Bioprospecting (bioprospeksi) merupakan kependekan dari biodiversity prospecting. perbanyakan. BIP 482 BIOPROSPEKSI MIKROB 2 sks Prasyarat: Mikrobiologi (BIO 209). 2000.Reproduction in farm animal. Cheeke PR. 3.451 Rujukan: 1. Bourdon RM. Reading sebagai acuan pemahaman bahasa dan writing sebagai penerapan atas grammar yang dipelajari. 2. Wardlaw et al. Ensiklopedi. RUJUKAN: 1. New Jersey: Pearson Prentice Hall. 2005. 4th ed. Masters JRW. Perkembangan pencarian senyawa-senyawa bioaktif asal mikrob mengalami pergeseran dari pendekatan yang bergantung pada pengkulturan mikrob ke . BIP 477 NUTRIGENOMIKA 2 sks Prasyarat: Teknologi DNA (BIO 210) Nutrisi pada makanan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan manusia. 3rd Edition. design laboratorium. Boston: Addison-Wesley Publishing. Beberapa penelitian di bidang bioteknologi saat ini telah membuktikan bahwa makanan yang dikonsumsi manusia berpengaruh terhadap ekspresi gen-gen tertentu. aplikasi baik secara teori maupun praktek laboratorium. Grygel JA. Nutritional Genomics: Discovering the Path to Personalized Nutrition by Jim Kaput and Raymond L. 2001. Chicago:World Book. Pr. FTb V . 2. 1995. 2007. Freshney IR. Culture of animal cells. A manual of basic science. BIP 481 PANGAN FUNGSIONAL DAN NUTRASEUTIKAL 3 sks Mata kuliah ini ini membahas tentang struktur-struktur pembentukan kalimat bahasa Inggris dengan menyesuaikan antara tenses dan aspek dengan menggunakan kalimat-kalimat yang komunikatif dan sesuai dengan konteks berbahasa. Oxford: Oxford Univ. Sumber lain berupa salinan yang berasal dari buku ESP Agriculture. Perspectives in Nutrition. 1986. Hafez ESE. Di dalam bioprospeksi terdapat serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mencari dan menemukan senyawa bioaktif baru melalui eksplorasi keragaman hayati. Latihan TOEFL diberikan sebagai tambahan pengetahuan bahasa. 2004 2. Reading Power. quality control. New York: John Wiley. 2000. Mikulecky BS. 1992. Biokimia (BIO 118) Mata kuliah ini meliputi pengenalan latar belakang prinsip kultur sel. Rujukan: 1.452 4.Philadelphia: Lea and Febiger. Rodriguez (2006) 3. 2. 2000. The World Book of Word Power: Language. Nutritional Sciences: From Fundamentals to Food. English Biological Science. New York: Prentice Hall BIP 475 BIAKAN SEL HEWAN 2 sks Prasyarat: Biologi (BIO 109). Nutrigenomik merupakan disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengaruh nutrisi terhadap ekspresi gen. dan lainnya. Michelle McGuire and Kathy A. Beerman. Animal cell culture.

Microbial Functional Genomics. Washington DC: ASM Press. protein transmembran. 3. Bull AT. Bioinformatika (BIO 309) Kuliah ini membahas dasar-dasar teknik pemodelan struktur protein beserta penggunaannya. BIP 483 PEMODELAN STRUKTUR PROTEIN 3 sks Prasyarat: Biokimia (BIO 118). Zhou J. Rujukan: Bourne PE & Weissig H (Eds). Washington DC. Hoboken: Wiley-Liss . Rujukan: 1. dan docking serta desain ligan. Pepper IL. pemodelan homologi. 2. 2004. Thompson DK. prediksi struktur sekunder. New Jersey: John Wiley & Sons. Microbial Diversity and Bioprospecting. Xu Y. Pencarian bahan bioaktif melalui pendekatan yang tidak bergantung pada pengkuluran mikrob ini dikenal dengan bioprospeksi (bioprospecting). 2004. Maier RM. 2009. San Diego: Academic Press. Topik bahasan secara garis besar mencakup perolehan data struktur. Matakuliah ini akan mengulas tentang pemanfaatan keragaman mikrob teknik metagenomik dan aplikasi bioinformatika untuk tujuan bioprospeksi. threading. 2003. ed 2.pendekatan yang tidak bergantung pada pengkulturan. Structural Bioinformatics. Tiedje JM. Environmental Microbiology.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful