PANITIA SIDANG UMUM KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS SARJANWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2011 PERATURAN DASAR KELUARGA BESAR MAHASISWA

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA BAB I NAMA, TEMPAT DAN WAKTU Pasal 1 Nama Seluruh Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta tergabung dalam suatu wadah kemahsiswaan benama Keluarga Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa KBM-UST Yogyakarta. Pasal 2 Tempat KBM-UST bertempat di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Pasal 3 Waktu KBM-UST didirikan pada tanggal 22 maret 1999 sampai batas waktu yang belum ditentukan. BAB II KEDULATAN Pasal 4 Kedaulatan tertinggi KBM-UST ada ditangan mahasiswa dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Mahasiswa. BAB III SIFAT DAN CIRI KHAS Pasal 5 KBM-UST adalah suatu wadah dari, oleh dan untuk mahasiswa berdasarkan Pancasila dan bercirikan Panca Dharma. BAB IV VISI ± MISI PASAL 6 VISI Terbentuknya kader-kader pemimpin bangsa yang berintegritas, berbudaya dan berkepribadian yang tinggi,berjiwa merdeka, bertanggungjawab, cakap,mampu memimpin dan menjalankan fungsi-fungsi sosial yang ada sesuai ajaran hidup Tamansiswa.

Majelis Mahasiswa Universitas ( MMU ) 2. Majelis Mahasiswa Fakultas ( MMF ) 3.2 UKM Fakultas ( UKMF ) 3. mengarahkan dan menyalurkan pemikiran serta kepedulian mahasiswa terhadap persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan 4. UKM terdiri dari : 2. Menampung. Mengasah dan mengembangkan kreativitas pemikiran serta penalaran mahasiswa 3. 2. BAB VI STRUKTUR ORGANISASI DALAM KBM-UST Pasal 9 Organisasi di lingkungan KBM-UST menganut sistem hierarki. Pengurus struktural UKMU dan UKMF tidak diperbolehkan rangkap jabatan. Pasal 12 UNIT KEGIATAN MAHASISWA 1. Membangun jiwa kepemimpinan mahasiswa sebagai kader bangsa 2. Himpunan Mahasiswa Jurusan/Program studi yang namanya disesuaikan dengan rumpun jurusan/prodi sebagai kepanjangan tangan MMF jika diperlukan. UKM adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang menjalankan fungsinya dibidang minat dan bakat. 4. Pengurus MMU. Membuat pola pembinaan dan pengembangan mahasiswa yang terpadu dalam organisasi kemahasiswaan. Pasal 10 Organisasi dilingkungan KBM-UST terdiri dari Majelis Mahasiswa dan Unit kegitan Mahasiswa. . Pasal 11 Majelis Mahasiswa Universitas Sarjanawiyaa Tamansiswa ( UST ) terdiri dari : 1. BAB V KEANGGOTAAN PASAL 8 Anggota KBM-UST adalah seluruh Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Meningkatkan peran serta mahasiswa dalam membangun mutu akademik 5.MMF dan HMJ tidak diperbolehkan rangkap jabatan.1 UKM Universitas ( UKMU ) 2.Pasal 7 Misi KBM-UST berusaha : 1.

Pasal 15 SIDANG UMUM ISTIMEWA 1.4 Disutujui sekurang-kurangnya 2/3 dari peserta yang hadir.3 Dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari anggota MMU.delegasi MMF dan UKMU yang ada 2.3 Delegasi pengurus UKMU 1. Sidang Umum KBM-UST mempunyai hak dan wewenang : 2.4 Undangan sebagai peninjau 2.2 Memformulasikan dan membahas persoalan-persoalan di tingkatan KBM-UST 3.1 Seluruh pengurus Majelis Mahasiswa Universitas 1.BAB VII MASA BAKTI ORGANISASI DALAM KBM-UST Pasal 13 1. BAB IX SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA Pasal 16 Sumber Dana Sumber dana KBM-UST berasal dari dana kemahasiswaan dan usaha-usaha lain. Sidang Umum istimewa dapat dilaksanakan berdasarkan 2. Dalam keadaan mendesak KBM-UST dapat mengadakan sidang Umum istimewa 2.yang halal serta tidak mengikat. Masa bakti Majelis Mahasiswa adalah satu tahun 2.1 Menetapkan dan mengesahkan PD/PRT KBM-UST 2. . Sidang Umum KBM-UST dapat dilakukan apabila diperlukan 4. Ketua Majelis Mahasiswa maksimal menjabat dua periode berturut-turut.2 Diusulkan oleh 2/3 dari lembaga MMF dan UKMU yang ada 2. Peserta sidang Umum KBM-UST dihadiri oleh : 1. BAB VIII SIDANG-SIDANG KBM-UST Pasal 14 Sidang Umum KBM-UST 1. Sidang Umum KBM-UST dipimpin oleh Presidium Sidang.2 Delegasi pengurus Majelis Mahasiswa Fakultas 1.1 Diusulkan oleh 2/3 anggota MMU 2.

Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan dasar ini akan diatur dalam Peraturan Rumah Tangga dan ketetapan Sidang Umum KBM-UST 2. Pasal 21 ATURAN PERALIHAN Dengan ditetapkannya Peraturan Dasar ini maka peraturan dasar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku. Perubahan atau amandemen peraturan KBM-UST dilaksanakan dalam sidang Umum KBM-UST 2. Peraturan dasar KBM-UST berlaku sejak ditetapkan. Keputusan sidang Umum KBM-UST dianggap sah apabila disetujui oleh sekurangkurangnya 2/3 dari peserta yang hadir BAB XII ATURAN TAMBAHAN DAN ATURAN PERALIHAN Pasal 20 ATURAN TAMBAHAN 1.Pasal 17 Penggunaan Dana 1.delegasi MMF dan UKMU 3. BAB XI PERUBAHAN PERATURAN DASAR Pasal 19 1. Sidang umum KBM-UST dianggap sah apabila dihadiri 2/3 dari jumlah anggota MMU.delegasi MMF dan UKMU 4. BAB X PEMBENTUKAN DAN PEMBUBARAN LEMBAGA/UKM Pasal 18 Pembentukan dan / atau pembubaran Lembaga Mahasiswa dan UKM dilingkungan KBM-UST harus mendapat izin dari Rektor dan / atau MMU. Dana KBM-UST dipergunakan sepenuhnya untuk mewujudkan visi-misi KBM-UST 2. Perubahan peraturan dasar KBM-UST sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MMU. . Pengalokasian dana diatur dalam musyawarah intern MMU.MMF dan UKMU.

DO (Drop Out) 3. Memilih dan dipilih sebagai pengurus lembaga kemahasiswaan dilingkungan KBM-UST 2.beserta ketetapan dalam KBM-UST. Menggunakan fasilitas-fasilitas umum KBM-UST untuk kepentingan Visi-Misi KBMUST Pasal 4 Kewajiban Setiap anggota KBM-UST Yogyakarta berkewajiban : 1. Pasal 2 Keanggotaan hilang apabila : 1. Selesainya masa studi dimulai dari yudisium berselang 6 bulan 2. Pasal 5 Sanksi-Sanksi 1. Meninggal dunia. Menjaga nama baik almamater dan KBM-UST 2. Mengikuti aktivitas kegiatan KBM-UST 3. Setiap anggota KBM-UST Yogyakarta yang melanggar seperti yang termaktub dalam pasal 4 ayat 1 dan 2 dikenakan sanksi . BAB II HAK DAN KEWAJIBAN Pasal 3 Hak Setiap anggota KBM-UST Yogyakarta berhak : 1.PERATURAN RUMAH TANGGA KELUARGA BESAR MAHASISWA UNIVERSTAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Keanggotaan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (KBM-UST) adalah mahasiswa yang terdaftar akademik. Menaati aturan-aturan yang tearmaktub dalam stauta UST dan peraturan dasar atau Peraturan Rumah Tangga.

5. Ketua MMU dipilih secara intern oleh anggota MMU dari proses delegasi semua fakultas 4. BAB III MAJELIS MAHASISWA UNIVERSITAS (MMU) Pasal 6 Kedudukan Majelis Mahasiswa Universitas (MMU) merupakan lembaga tertinggi di lingkungan KBM-UST yang menjalankan fungsi-fungsi legislatif dan eksekutif. Mekanisme dan bentuk sanksi selanjutnya diatur dalam sidang umum KBM-UST. Pasal 9 Struktur MMU 1. Anggota MMU adalah delegasi Mahasiswa Fakultas yang diatur dalam ketetapan Rapat Pleno Majelis Mahasiswa 2. Pasal 7 Hak dan Wewenang 1.4 Bendahara . Pengurus MMU terdiri dari : 1. 4.2. 7. Ketua terpilih berhak melengkapi personalia kepengurusan MMU. 2. Pasal 8 Kepengurusan 1.1 Peringatan lisan 7. Anggota MMU dari delegasi fakultas tidak diperbolehkan mempunyai rangkap jabatan organisasi di lingkungan KBM-UST 3. Mengesahkan ketetapan dan keputusan-keputusan di lingkungan KBM UST Mengkoordinir dan mengontrol jalannya organisasi kemahasiswaan di bawahnya Fasilitator dan steering comite (SC) sidang-sidang KBM UST Mengesahkan alokasi dana kemahasiswaan di lingkungan KBM UST Bersama Rektor mengesahkan pembentukan dan pembubaran UKMB MMU bertanggungjawab kepada Rektor Memberi sanksi kepada organisasi atau lembaga yang tidak mengindahkan ketetapan dan keputusan-keputusan KBM UST dengan tahapan: 7.2 Peringatan tertulis 7.3 Sanksi administrasi. 6.1 Ketua 1.3 Sekretaris 1.2 Wakil ketua 1. 3.

4 Bersama dengan bendahara mengaudit keuangan UKM dan lembaga kemahasiswaan dibawahnya. Wakil ketua Membantu dan mendampigi ketua dalam melaksanakan tugasnya 3.1 Bertanggung jawab terhadap seluruh jalannya roda prganisasi 1.6 Departeman advokasi dan organisasi 1.1 mengontrol dan mengarahkan jalannya organisasi kemahasiswaan sesuai dengan konstitusi yang berlaku di lingkungan KBM-UST . Bendahara 4.5 Departemen minat dan bakat 1. 4. Sekretaris 3. Pasal 10 Lingkup Kerja 1.2 Mengevaluasi kinerja pengurus dan menambah / atau mengurangi departemen sesuai kebutuhan berdasarkan kesepakatan pengurus 1. Ketua 1.2 Mengatur publikasai kegiatan dan keputusan-keputusan MMU 3.7 Depaartemen kerjasama dan pengabdian masyarakat 2.1 Bertanggung jawab terhadap administrasi dan kearsipan MMU 3.1 Menggali potensi. Penambahan dan / atau pengurangan departemen dapat dilakukan sesuai kebutuhan yang ada. Departemen advokasi dan organisasi 6.2 Berkoordinasi dengan ketua dan departemen terkait mengatur anggaran belanja MMU 4. minat dan bakat 5.3 Mengaudit pertanggung jawaban keuangan departemen 5.1 Bertanggungjawab terhadap keluar masuknya keuangan 4. kreativitas dan pengembangan penalaran serta pemahaman mahasiswa melalui berbagai kegiatan 5. Departemen keilmuan. 2.3 Menginventarisir persoalan internal MMU dan menjadwalkan pertemuanpertemuan secara periodik.2 Meningkatkan peran serta mahasiswa dalam peningkatan mutu akademik 5.3 Berkoordinasi dengan UKMU dan Lembaga Kewahasiswaan dibawahnya 1.3 Mewujudkan pola kerja sama yang terpadu dengan UKM dalam peningkatan minat-bakat mahasiswa di tingkatan fakultas 5.1.4 Meningkatkan kerja sama dengan lembaga ilmiah lain 6.

Ketua MMF terpilih berhak melengkapi personalia kepengurusannya Pasal 14 Struktur MMF . MMF menjalankan fungsi legislatif dan fungsi eksekutif di tingkatan fakultas 3. Pasal 13 Kepengurusan 1. Departemen kerjasama dan pengabdian masyarakat 7.1 Menjalin kerjasama dengan lembaga kemahassiswaan universitas lainnya 7. Mengkoordinir dan mengontrol jalannya organisasi kemahasiswaan di tingkatan fakultas 3. 7. Menetapkan ketetapan dan keputusan-keputusan di lingkungan Fakultas 2.2 Membangun sikap kepemimpinan mahasiswa melalui pembelajaran berorganisasi / kaderisasi 6. MMF bertanggungjawab kepada Dekan. MMF membawahi UKMF dan HMJ / Prodi jika ada Pasal 12 Hak dan Wewenang 1.2 Meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam merespon dan ikut serta memecahkan persoalan sosial kemasyarakatan 8. Setiap departemen wajib melakukan kegiatan minimal satu kali dalam satu semester BAB IV MAJELIS MAHASISWA FAKULTAS (MMF) Pasal 11 Kedudukan 1.4 Berkoordinasi dengan MMF. Menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa 4. Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) adalah lembaga tertinggi di fakultas dibawah MMU 2.6. Ketua MMF dipilih secara langsung melaui mekanisme pemilihan yang berlaku di tingkatan fakultas 2.3 Memformulasikan pemikiran-pemikiran dan memperjuangkan persoalanpersoalan yang terkait dengan mahasiswa 6.

3 Memngaudit pertanggung jawaban keuangan departemen/penyelenggaraan kegiatan di tingkatan fakultas 5.2 Berkoordinasi dengan ketua dan departemen terkait mengatur anggaran belanja MMF 4. Wakil ketua Membantu dan mendampingi ketua dalam melaksanakan tugasnya 3.3 Menetapkan alokasi dana di tingkatan fakultas 1. Pengurus Majelis Mahasiswa Fakultas terdiri dari : 1.5 Mengkoordinir UKMF dan HMJ/P studi jika ada 1.1 Bertanggungjawab terhadap administrasi dan kearsipan MMF 3.4 Membuat ketetapan dan mengambil kebijakan di tingkatan fakultas yang dianggap perlu 1.1 Bertanggungjawab terhadap keluar masuknya keuangan MMF 4. Sekretaris 3.3 Sekretaris 1. Penambahan dan / atau pengurangan departemen dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada.7 Mempertanggung jawabkan laporan keuangan kepada MMU 2.6 Bersama dengan bendahara mengaudit dan mengetahui LPJ keuangan UKMF dan HMJ/P 1.5 Departemen keilmuan minat dan bakat 1.3 Menginventarisir persoalan internal MMF dan menjadwalkan pertemuan-pertemuan secara periodik 4.1 Ketua 1. kreativitas dan pengembangan penalaran serta pemahaman mahasiswa melalui berbagai kegiatan .1.1 Bertanggungjawab terhadap seluruh jalannya roda organisasi 1.2 Mengevaluasi. membantu kinerja bawahan dan departemen 1.7 Departemen kerjasama dan pengabdian masyarakat 2.2 Wakil ketua 1.1 Menggali potensi.4 Bendahara 1. Pasal 15 Lingkup Kerja 1.6 Departemen advokasi dan organisasi 1. Departemen minat dan bakat 5. Ketua 1. Bendahara 4.2 Mengatur publikasi kegiatan dan keputusan-keputusan MMF 3.

Rapat departemen dipimpin oleh koordinator departmen terkait Pasal 18 Rapat Pleno .2 Memformulasikan pemikiran-pemikiran dan memperjuangkan persoalan-persoalan yang terkait dengan kesejahteraan mahasiswa di tingkatan fakultas 7. Rapat departemen dihadiri oleh koordinator dan anggota departemen 3. Departemen kerjasama dan pengabdian masyarakat 7.1 Menjalin kerjasama dengan lembaga kemahasiswaan universitas lainnya 7. Rapat departemen melaksanakan wewenang : 3.5.1 Memformulasikan dan melaksanakan proses kegiatan kaderisasi di tingkatan fakultas 6. BAB VI Rapat-Rapat MMU/MMF Pasal 17 Rapat Departemen 1. Setiap departemen wajib melakukan kegiatan minimal satu kali dalam satu semester BAB V HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN/PROGRAM STUDI (HMJ / P) Pasal 16 HMJ/P adalah lembaga kemahasiswaan di tingkatan jurusan / program studi yang pembentukan dan pengurusan di atur dengan SK dari dekan dan / atau MMF atas mandat dari dekan sesuai dengan kebutuhan masing-masing Fakultas.1 memformulasikan pemikiran dan menetapkan program kerja departemen 3.4 Meningkatkan kerja sama dengan lembaga ilmiah lain 6.2 Meingkatkan peran aktif mahasiswa dalam merespon dan ikut serta memecahkan persoalan sosial kemasyarakatan 8.2 konsolidasi dan konsultasi intern departemen 4. Rapat departemen diadakan sekurang-kurangnya 2 kali dalam satu semester 2. Departemen advokasi dan organisasi 6.3 Mewujudkan pola kerja sama yang terpadu dengan UKMF dalam peningkatan minatbakat mahasiswa di tingkatan fakultas 5.2 Meningkatkan peran serta mahasiswa dalam peningkatan mutu akademik 5.

2 Menetapkan alokasi anggaran di lingkungan MMU/MMF B AB VII QUORUM RAPAT Pasal 19 1.1 Memformulasikan pemikiran dan menetapkan program kerja MMU/MMF 4. maka keputusan dinyatakan sah apabila disetujui dari setengah ditambah satu peserta yang hadir. Rapat pleno diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu semester 3. BAB VIII LAMBANG. menjalin koordinasi dan saling kerjasama dengan Majelis Mahasiswa.1. bendera dan mars Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Apabila musyawarah tidak mencapai mufakat.2 UKM B : Selain Pramuka dan Resimen Mahasiswa bertanggungjawab kepada Rektor melalui Warek III dan berkoordinasi serta saling kerjasama dengan MMU . UKM tingkat Universitas (UKM-U) terdiri dari : 2. bendera dan mars KBM-UST menyesuaikan lambang. dibawah koordinasi dan mandat Rektor 2. bendahara. Keputusan rapat sejauh mungkin diambil melalui musyawarah mufakat 3. BENDERA DAN MARS Pasal 20 Lambang. mengembangkan dan menjalankan fungsinya dibidang minat dan bakat. UKM adalah organisasi independen dalam merencanakan. sekretaris. ditambah delegasi UKMF jika ada) 2. Rapat pleno merupakan rapat konsolidasi dan konsultasi seluruh departemen di tingkatan MMU / MMF 2. BAB IX UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) Pasal 21 Kedudukan 1. koordinator dan anggota-anggota departemen (khusus untuk rapat pleno MMF ditambah delegasi UKMF jika ada) 4. Rapat Pleno dari departemen MMU/MMF dinyatakan sah bila dihadiri oleh 2/3 dari seluruh pengurus MMU/MMF (khusus untuk rapat pleno MMF. Rapat pleno dihadiri oleh seluruh pengurus MMU/MMF. Rapat pleno melaksanakan wewenang : 4.1 UKM A : Pramuka dan Resimen Mahasiswa bertanggungjawab langsung kepada Rektor dan mempunyai garis koordinasi serta saling kerjasama dengan MMU 2.

mengembangkan serta melaksanakan kegiatan-kegiatan minat dan bakat Pasal 23 Kewajiban Menyampaikan laporan pertanggung jawaban keuangan kepada Warek II Pasal 24 Kepengurusan Sistem kepengurusan dan tata kerja di atur secara intern di UKM terkait BAB X PENUTUP Pasal 25 1. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Rumah Tangga akan ditinjau kembali selama tidak bertentangan dengan Peraturan Dasar 2. .3. Dengan berlakunya Peraturan Rumah Tangga ini maka Peraturan Rumah Tangga sebelumnya tidak berlaku. UKM tingkat Fakultas UKMF dibawah koordinasi langsung MMF Pasal 22 Hak dan wewewang Merencanakan.

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dalam Sidang Umum Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjnawiyata Tamansiswa Yogyakarta Ditetapkan di Kaliurang Tempat : Hotel Wijaya 2 Hari/Tanggal : Selasa.MEMPERHATIKAN : Saran dan pendapat peserta Sidang Umum Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta 2. 17 Mei 2011 Waktu : Pukul 14.40 WIB Menetapkan Presidium Sidang Tetap Pimpinan Sidang Sekretaris Sidang Notulis Sidang Agung Prabowo Suksoro Adhi Sasko Purwanto .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful