PENGENDALIAN VEKTOR

Staf Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Tujuan ‡ Mengurangi/menekan populasi vektor ‡ Menghindari/mengurangi kontak manusia dengan vektor Pemberantasan?? Pengendalian (lebih diutamakan)

Alami Buatan

lautan. cecak . katak.Pengendalian Vektor Alami (Natural Control) Berkurangnya populasi vektor bukan atas usaha manusia akan tetapi karena pengaruh faktor ekologis. sungai mencegah vektor masuk  Perubahan musim mempengaruhi pertumbuhan dan memperpendek umur serangga  Predator alami burung. misal :  Adanya gunung.

Pengendalian Vektor Buatan (Artificial/Applied Control) Pengendalian populasi vektor dengan: Pengendalian lingkungan (Environmental Control) Pengendalian Kimiawi (Chemical Control) Pengendalian secara Mekanik Pengendalian secara Fisik (Physical Control) Pengendalian secara Biologik (Bioligical Control) Pengendalian Genetika (Genetic Control) Pengendalian Legislatif (Legal Control .

Pengendalian Lingkungan (Environmental Control) 1. Melakukan usaha modifikasi lingkungan (Environmental Modification) mengubah sarana fisik tempat perindukan vektor. misal : Pengaturan sistem irigasi. air tidak menggenang Pengeringan rawa tempat nyamuk berbiak Menimbun segala macam sampah .

ganggang dan lumut) di danau Anopheles sundaicus .2. memelihara atau membersihkan sarana fisik yang sudah ada supaya tidak terbentuk tempat perindukan atau tempat istirahat serangga Membersihkan tanaman air (eceng gondok. Melakukan usaha perbaikan lingkungan melalui teknik manipulasi lingkungan (Environmental Manipulation) merubah.

Melancarkan aliran air dalam got atau selokan jentik Culex sp. . Anopheles sundaicus Menghilangkan tumbuhan air supaya sinar matahari langsung masuk jentik Mansonia sp.Mengatur kadar garam (salinitas) air payau di rawarawa cara menambah dan mengalirkan air sungai Anopheles subpictus.

Mengusir atau menolak serangga repellent (repell = menolak. Sering disebut pestisida (pest = mahluk perusak atau pengganggu). misalnya DDT. mengusir) Insektisida berdasarkan efek mekanisme kerjanya: Residual Effect: Bila disemprotkan ke dinding akan meninggalkan residu yang efektif berbulan-bulan. Raid. Fumakila .Pengendalian Kimiawi (Chemical Control) Bahan kimia digunakan untuk: Membunuh serangga insektisida (cida = membunuh. membasmi). misalnya Baygon. dieldrin Knock Down Effect: Bekerja sesaat dan cepat mengalami degradasi.

misalnya : Memasang kawat kasa di jendela atau pintu Memakai alat pemukul lalat (fly swatter) Memasang perangkap lalat .Pengendalian secara Mekanik Dipakai alat. langsung dapat membunuh. menangkap atau menghalau serangga.

misalnya : Suhu di atas 600 C dan suhu beku dapat membunuh vektor Hembusan angin yang keras di pintu masuk yang dipasang di restoran dan hotel Lampu kuning menghalau serangga .Pengendalian secara Fisik (Physical Control) Dipakai alat fisika.

virus.  Aedes sp. jamur dan pemangsa (predator) Ikan pemangsa larva nyamuk :  Panchae panchae (ikan kepala timah)  Lebistus recticularis  Gambusia affinis (ikan gabus) Bakteri Bacillus thuringiensis untuk larva :  Anopheles sp.Pengendalian secara Biologik (Bioligical Control) Dipakai organisme hidup yang dapat menyebabkan vektor sakit kemudian mati misalnya memakai parasit. bakteri.  Bacillus sphaericus Protozoa :  Pleisthophora culicis (parasit nyamuk)  Nosema algerae (parasit nyamuk) .

Virus :  Cytoplasmic polyhedrosis pengendalian larva kupu-kupu Cacing Nematoda :  Romanomermis culiciforax (percobaan)  Romanomermis iyengari . sebagai parasit bagi nyamuk tersebut Jamur :  Coelomomyces stegomyiae mengendalikan nyamuk Culex Arthropoda :  Arrenurus mandaraszi (tungau air). ektoparasit yang menyerang nyamuk dewasa yang baru keluar dari pupa Selain pengendalian biologik dikenal juga Pencegahan Biologik (Biological Prophylaxis) mengalihkan perhatian nyamuk (menempatkan kandang hewan diantara tempat perindukan nyamuk dengan rumah penduduk) .dapat menembus badan larva nyamuk.

diharapkan akan mendapatkan keturunan serangga jantan yang steril (Hybrid Sterility) .Pengendalian Genetika (Genetic Control) ‡ ‡ ‡ ‡ Bertujuan untuk mengganti populasi serangga yang berbahaya dengan populasi baru yang tidak merugikan. mengubah kemampuan reproduksi (masih dalam tahap percobaan): Teknik memandulkan serangga jantan (Sterile Male Technique) Mengawinkan antar galur (strain) nyamuk vektor penyakit dengan nyamuk lain sehingga sehingga tidak terjadi pembuahan (Cytoplasmic Incompatibility) Dilakukan radiasi untuk mengubah lokasi letak keurutan susunan gen dalam kromosom (Chromosome Translocation) Mengawinkan antar spesies terdekat.

misalnya peraturan karantina di pelabuhan laut dan udara. kapal laut yang berlabuh atau kapal udara yang mendarat disemprot dengan insektisida .Pengendalian Legislatif (Legal Control Untuk mencegah tersebarnya serangga berbahaya (vektor) dari satu ke negara lain dibuat peraturan oleh Pemerintah.

nymfa Ovisida .membunuh stadium telur Insektisida menurut jenis serangga yang dibunuh: Akarisida (Mitisida) .membunuh stadium dewasa Larvasida .membunuh tuma .membunuh tungau Pedikulisida (Lousisida) .Insektisida Insektisia menurut stadium serangga yang dibunuh: Imagosida (adultisida) .membunuh stadium larva.

masuk kedalam saluran pernafasan (trakea) serangga .insektisida termakan dan masuk saluran pencernaan serangga Racun nafas (Fumigans) .Insektisida Insektisida menurut cara masuk insektisida ke tubuh serangga: Racun kontak .Insektisida masuk melalui pori/lubang pernafasan pada dinding tubuh serangga (spirakel/stigma) .insektisida masuk terserap melalui dinding atau kulit tubuh serangga (eksoskelet) Racun perut .

CuSO4) Merkuri (HgCl2) Arsen (Paris green. Dinitro-benzena.Insektisida Insektida menurut jenis kandungan bahan kimia: Insektisida Anorganik (Inorganik) Sulfur (SO2. Arsenal) Fluor (Fluorine) .

Tephrosia  Nikotina (dari alkaloid tembakau Nicotiana tabacum) Asal dari bumi  Minyak tanah  Minyak solar .Insektisida Insektisida Organik Alam Asal dari tumbuhan  Pirethroid (contoh : pyretrum .dari bunga matahari Chrysantemum cinerariafolium)  Rotenoid (contoh : Rotenon dari akar Derris.

Tanit . Klorobenzilat  Seri BHC : BHC. Diazinon.Insektisida Insektisida Organik sintetik Organik Fosfor (Organo-fosfor): Parathion. Heptachlor. Malathion. Sevin Golongan Tiosianat : Letena. DMC. Abate (Temefos) Organik Klorin (Chlorinated Hydrocarbon)  Seri DDT : DDT. Dichlorvos. Toksafen Organik Nitrogen : Dinitrofenal Golongan Sulfur (Karbamat) : Baygon. Aldrin. Endrin. Metoksiklor. DDD. Linden  Seri Klorden : Dieldrin. Klordin.

dapat berupa  Aerosol (fog).1-50 Q  Kabut (mist).Insektisida Insektisida menurut bentuknya:  Bentuk padat. dapat berupa  Serbuk (dust) dengan ukuran 35-200 Q  Granula dengan ukuran sebesar gula pasir  Pellet berukuran 1 mm3  Bentuk larutan.1 Q  Uap (vapours).001-0. dapat berupa  Asap (fumes dan smokes). ukuran < 0. ukuran 0. ukuran 50-100 Q  Semprotan (spray). ukuran 100-500 Q  Bentuk gas.001 Q . ukuran 0.

tidak mudah terbakar Mudah digunakan. dapat dicampur dengan berbagai pelarut Tidak berbau dan tidak berwarna Ramah lingkungan.Syarat Insektisida yang Baik Daya bunuh besar dan cepat Tidak berbahaya bagi manusia dan ternak (hanya membunuh serangga sasarannya saja . tidak menimbulkan polusi .Target Spesifik) Harga murah dan mudah didapat Susunan kimia stabil.

Resistensi Insektisida Serangga disebut resisten terhadap insektisida bila dengan dosis biasa serangga tidak mati Ada 2 macam resistensi : Resistensi bawaan Resistensi didapat .

Resistensi Bawaan Resistensi fisiologis bawaan Daya absorbsi insektisida lambat Daya penyimpanan insektisida dalam lemak. sehingga alat vital tidak kena Daya ekskresi insektisida yang cepat Detoksikasi insektisida oleh enzim dalam tubuh serangga Resistensi kelakuan bawaan Perubahan habitat serangga Serangga dapat menghidarkan diri (avoidance .

Resistensi Didapat Serangga yang menyesuaikan diri terhadap pengaruh insektisida sehingga tidak mati. membentuk populasi baru yang resisten Resistensi fisiologik yang didapat :  Timbulnya resistensi karena dosis subletal Resistensi kelakuan yang didapat :  Serangga menghindar karena dosis subletal Resistensi silang :  Satu spesies serangga yang resisten terhadap 2 macam insektisida segolongan atau seseri Resistensi ganda :  Satu spesies serangga yang resisten terhadap 2 macam insektisida dari 2 golongan atau 2 seri .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful