Anda di halaman 1dari 9

MOTIVASI BERKELOMPOK PERKENALAN Prinsip Pelatihan Partisipatif Spontanitas Kerjasama Dengan menggunakan metode permainan diantaranya : Lempar bola

bola Prahu layar Tebak Kata Peserta yang mengalami kesulitan atau tidak sukses dalam permainan dikenakan sangsi temannya Hikmah permainan Menambah rasa percaya diri anggota (peserta pelatihan) Berlatih untuk mengeluarkan pendapat Menambah keakraban diantara anggota dan fasilitator dengan memperkenalkan diri didepan temen

HARAPAN DAN KEKAWATIRAN Metode yang digunakan dengan meminta pendapat tentang Harapan dalam pelatihan saat itu, mengenai materi, pada pelatih dan

Kekawatiran apa dalam pelatihan mengenai hal hal tersebut diatas

dan kekhawatiran peserta pada hal hal yang tidak diinginkan peserta dalam mengikuti pelatihan pelatihan sebelumnya. KONTRAK BELAJAR Dalam kontrak belajar pelatih bertugas memfasilitasi peserta pelatihan dalam hal lamanya pelatihan dalam pembagian waktu persub materi yang akan dilaksanakan. Waktu Istirahat, sholat dan makan dan akhir dari pelatihan secara keseluruhan. Pada intinya kebutuhan waktu dan metode ditentukan oleh peserta melalui fasilitasi pelatih.

PENGERTIAN MOTIFASI BERKELOMPOK Motivasi adalah kondisi psikologis yang menimbulkan, mengarahkan, dan mempertahnkan tingkah laku tertentu. atau motivasi merupakan dorongan, suatu usaha yang didasari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil. Maka tujuan adanya motivasi dalam kelompok adalah agar adanya dorongan atau keinginan untuk beinteraksi dengan orang lain atau berkerja sama, hubungan timbal balik, hubungan saling

mempengaruhi dengan kelompok. Baik kelompok teratur maupun tidak teratur. apabila tidak ada motivasi tersebut tidak akan terjadi interksi satu sama lain dan tidak akan ada kehidupan berkelompok.

KEKUATAN BERKELOMPOK Filosofi sapu lidi sangat tepat untuk menggambarkan makna dari kekuatan yang terkandung dalam sapu lidi yang kemudian

diaplikasikan didalam kelompok (organisasi). Urutan Langkah permainan : Satu sapu lidi Tiga peserta diminta spontanitas untuk maju Peserta Menyapu dengan satu sapu lidi Diminta pendapatnya tentang menyapu dengan satu sapu lidi dan ditulis dikertas plano Tiga sapu lidi Tiga peserta diminta spontanitas untuk maju Peserta Menyapu dengan tiga sapu lidi Diminta pendapatnya tentang menyapu dengan tiga sapu lidi dan ditulis dikertas plano

Banyak sapu lidi bolak balik Tiga peserta diminta spontanitas untuk maju Peserta Menyapu dengan sapu lidi bolak balik Diminta pendapatnya tentang menyapu dengan sapu lidi bolak balik dan ditulis dikertas plano

Sapu lidi tanpa tali

Tiga peserta diminta spontanitas untuk maju Peserta Menyapu dengan sapu lidi tanpa tali Diminta pendapatnya tentang menyapu dengan sapu tanpa tali dan ditulis dikertas plano Sapu lidi dengan tali Tiga peserta diminta spontanitas untuk maju Peserta Menyapu dengan sapu lidi dengan tali Diminta pendapatnya tentang menyapu dengan sapu lidi dengan tali dan ditulis dikertas plano Hikmah Permainan Peserta bisa menyampaikan hikmah dari masing masing permainan sapu lidi dari satu sapu lidi sampai pada sapu lidi yang memakai tali KERJASAMA Dengan melempar pertanyaan apakah ada perbedaan pengertian antara kata kerjasama dan sama sama kerja. Kemudian meminta jawaban peserta dengan jawaban beranekaragam, dari semua

jawaban kita tampung. Kemudian kita buktikan dengan membuka permainan Kotak bujursangkar yang telah kita potong potong menjadi beberapa bagian. Alat dan bahan yang kita gunakan diantaranya : Amplot 5 buah Kertas manila Peraturan permainan

Jam dinding Gunting Pelaksanaan Pelatihan Membagi peserta menjadi lima kelompok kecil Peserta diminta berpartisipasi dalam hal membacakan peraturan permainan Ada anggota yang bertugas sebagai pengawas permainan Menghitung sisa waktu yang telah ditentukan Isi Peraturan Waktu permainan ditentukan 10 menit Dilarang keras berbicara atau memberi peserta lain Peserta boleh memberi dan yang diberi tidak boleh menolak Tidak boleh menerima bantuan dari kelompok lain Bila sudah selesai peserta diminta untuk mengangkat tangan Dalam pelaksanaan harus bekerjasama Prinsip dari permainan ini kotak bujur sangkar tidak tersusun secara keseluruhan, fasilitator akan mengambil hikmah dari proses permainan yang dilakukan oleh peserta. Hikmah permainan Ada perbedaan antara Kerjasama dan sama sama Perlu kerjasama bukan sama sama kerja kode apapun pada

Tidak boleh mementingkan kepentingan pribadi Berfikir kritis Tetap tenang dalam melaksanan sesuatu walaupun ada batas waktu yang telah ditentukan Ada kekeliruan dalam bunyi peraturan

KOMUNIKASI Langkah awal peserta diajak dalam permainan klinik desas desus yaitu berbisik bisik secara berurutan antar peserta pelatihan dikondisikan dalam posisi berbanjar. Urutan Permainan Berhitung satu sampai lima antar anggota Berbaris menurut kelompok secara berbanjar Memberikan materi bisikan (Dalam youtube Briptu norman

menyanyikan lagu chaiya chaiya sampai dipanggil kapolri dan terkenal hingga mendapatkan gelar duta kesenian Kepolisian Republik Indonesia) Membisikkan berita sampai urutan terakhir Peserta paling belakang menulis dan membacakan hasil dari berita yang diterima Hikmah permainan a. Komunikasi dua arah harus diterapkan dikelompok b. Transparansi dalam peyampaian informasi

c. Musyawarah untuk membahas atau menyelesaikan suatu masalah Pengertian Komunikasi Motivasi adalah kondisi psikologis yang menimbulkan,

mengarahkan, dan mempertahnkan tingkah laku tertentu. atau motivasi merupakan dorongan, suatu usaha yang didasari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil. Tehnik Komunikasi Agar proses komunikasi mencapai sasarannya maka perlu

diperhatikan hal hal sebagai berikut : Perlu adanya ide yang jelas sebelum berkomunikasi Periksa tujuan komunikasi Periksa lingkungan fisik dan manusia sebelum berkomunikasi Dalam berkomunikasi pertimbangkan isi dan nada suara Dalam merencanakan komunikasi, berkonsultasilah pada pihak lain agar memperoleh dukungan Komunikasikanlah hal hal yang berharga saja Komunikasi yang efektif perlu tindak lanjut Komunikasikan pesan pesan secara singkat Tindakan komunikator harus sesuai dengan yang

dikomunikasikan Jadilah pendengar yang baik

Komunikan dan Komunikator Yang Baik Komunikator yang baik Jika individu akan menyampaikan suatu pesan, informasi ataupun gagasan kepada individu lain secara baik maka diperlukan suatu niatan dan motifasi yang baik pula. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah : Adanya kesiapan, artinya pesan ataupun informasi, cara penyampaian, waktu penyampaian dan salurannya harus dipersiapkan terlebih dahulu secara matang. Kesungguhan, artinya apapun wujud dari pesan atau

informasi tersebut tetap harus disampaikan secara sungguh sungguh atau serius, hal ini dapat dilihat dan dirasakan oleh komunikan dari bahasa verbal maupun non verbal Ketulusan, artinya sebelum individu memberikan informasi atau pesan kepada individu lain pemberi informasi harus yakin bahwa apa yang akan disampaikan itu merupakan sesuaatu yg baik dan memang perlu serta berguna untuk individu tersebut Kepercayaan diri, artinya jika individu mempunyai rasa percaya dirimaka hal ini akan berpengaruh pada cara

penyampaiannya dan penerimaannya Ketenangan, artinya sebaik apapun dan sejelek apapun yang akan disampaikan individu harus bersikap tenang, tidak emosi atau memancing emosi pihak lain, karena dengan adanya ketenangan maka informasi akan lebih jelas baik dan lancer.

Keramahan, artinya bahwa keramahan ini merupakan kunci sukses dari kegiatan komunikasi karena dengan keramahan yang tulus dan tidak dibuat buat akan menimbulkan

perasaan tenang, senang dan aman bagi penerimanya Kesederhanaan, artinya dalam penyampaian informasi harus dibuat sesederhana mungkin baik bahasa pengungkapan dan penyampaiannya meskipun informasi itu panjang dan rumit akan tetapi kalau diberikan secara sederhana berurutan dan lengkap maka akan memberikan kejelasan dan pemahaman

Komunikan yang baik Dapat menerima masukan dari individu lain Mampu memahami secara baik pesan pesan atau masukan yang diberikan Mampu menyeleksi atau memilih pesan atau informasi yang akan memberikan manfaat Mampu diberikan menggabungkan dengan informasi atau pesan yang atau

pengetahuan,

kemampuan

pendapat pribadi. Mampu menyampaikan kembali pesan pesan yang masuk, setelah diolah kemudian kemudian disampaikan kembali pada individu/komunikan.