P. 1
Contoh Pemeriksaan BPK Ke Lapan

Contoh Pemeriksaan BPK Ke Lapan

|Views: 457|Likes:
Dipublikasikan oleh jancukjancuk

More info:

Published by: jancukjancuk on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Gatot Subroto No. 31 Telp. 5704395 Fax.

(021) 5720909 Jakarta Pusat 10210

Jakarta, Nomor : /S/V-XIII.1/ /2006 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Hasil Pemeriksaan atas Anggaran Belanja Pembangunan
pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun Anggaran 2003 dan 2004 di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta.

Februari 2006

Kepada Yth. Kepala LAPAN Di Jakarta

Berdasarkan Undang-undang No.5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK-RI telah melakukan pemeriksaan atas Anggaran Belanja Pembangunan pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun Anggaran 2003 dan 2004 di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta. Pemeriksaan dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintahan (SAP) BPK-RI Tahun 1995. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mengetahui dan menilai apakah informasi keuangan telah disajikan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, entitas yang diperiksa telah mematuhi persyaratan kepatuhan terhadap peraturan keuangan tertentu, Sistem Pengendalian Intern (SPI) proyek, baik terhadap laporan keuangan maupun terhadap pengamanan atas kekayaan telah dirancang dan dilaksanakan secara memadai untuk mencapai tujuan pengendalian. Lingkup pemeriksaan dilakukan terhadap tiga entitas, dengan penekanan pada kegiatan utama proyek, yaitu pengurusan dan pertanggungjawaban keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, pengendalian intern atas pelaksanaan kegiatan proyek antara lain kebijakan, perencanaan, pencatatan dan pelaporan atas seluruh kegiatan proyek, yaitu: 1. Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh (JASPRO) Cakupan pemeriksaan TA 2003 sebesar Rp2.872,04 juta atau 98,43% dari realisasi anggaran sebesar Rp2.917,81 juta atau 99,43%, 2. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa (BANGTELINFO) Cakupan pemeriksaan sebesar Rp30.895,47 juta atau 97,95% dari realisasi anggaran sebesar Rp31.539,86 juta atau 97,49%, 3. Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) Cakupan pemeriksaan sebesar Rp10.713,25juta atau 85,97% dari realisasi anggaran sebesar Rp12.461,85 juta atau 99,84%,

Tanpa mengurangi keberhasilan yang telah dicapai oleh Proyek-proyek tersebut, BPK-RI berpendapat bahwa dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kelemahan, antara lain sebagai berikut :
1. Proyek JASPRO a. Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.481.800,00 b. Terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh minimal sebesar Rp68.508.000,00 c. Terjadi kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah Berita Inderaja sebesar Rp4.890.000,00 2. Proyek BANGTELINFO a. Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1.410.908.400,00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan b. Penetapan pelaksana pengadaan komponen dan subsistem satelit mikro dilakukan dengan penunjukan langsung dan berita acara serah terima pekerjaan bersifat formalitas c. Panitia pengadaan barang dan jasa Proyek BANGTELINFO dalam menyusun HPS/OE tidak berdasarkan analisa harga yang dikalkulasikan secara keahlian d. Terdapat pemecahan kontrak dalam pengadaan bahan-bahan untuk keperluan penelitian.

Denda senilai Rp113.135.000,00 atas keterlambatan penyelesaian pengadaan peralatan ground station belum dipungut f. Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.344.000,00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman g. Penetapan pelaksana dilakukan dengan penunjukan langsung dan terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan fasilitas pendukung ground station senilai Rp28.857.645,00 h. Terdapat kelebihan perhitungan biaya operasional pada pengadaan peralatan ground station senilai Rp162.823.670,00 3. Proyek BINPAS SDI GAN a. Panitia pengadaan pekerjaan pemagaran, peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta senilai Rp5.650.000.000,00 bekerja tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku b. Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess lapandi Yogyakarta bekerja tidak efektif dan berita acara penyerahan barang dibuat tidak sesuai dengan prestasi pekerjaan c. Pengaspalan jalan protokol di Pameungpeuk Garut dilaksanakan sebelum tersedianya anggaran dan sebelum surat perjanjian/kontrak d. Denda keterlambatan atas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta sebesar Rp16.950.000,00 belum dikenakan e. Denda keterlambatan konsultan pengawas senilai Rp6.250.000,00 atas pekerjaan konsultan pengawas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta belum dipungut f. Denda keterlambatan senilai Rp11.250.000,00 atas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor belum dipungut g. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882.301.391,00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor h. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.248.207.207,00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta i. Terdapat kemahalan harga atas pelaksanaan evaluasi Sistem Akuntansi Pemerintah dan sidang penyusunan kajian potensi komersial hasil-hasil litbang senilai Rp7.375.000,00 j. Terdapat ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat maksimal senilai Rp84.100.000,00 k. Terdapat ketidakhematan senilai Rp4.600.000,00 pada pelaksanaan Diklat Analisis Jabatan l. Konsultan pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif Kondisi tersebut terjadi antara lain karena pelaksanaan SPI yang tidak efektif, khususnya dalam prosedur kerja dan ketaatan pada azas/peraturan perundang-undangan yang tidak sepenuhnya dilaksanakan baik oleh para pelaksana, pengawas maupun penanggung jawab kegiatan penggunaan belanja. Berkenaan dengan hal-hal tersebut di atas BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar kelemahankelemahan yang ada diatasi, denda keterlambatan yang belum dipungut segera dipungut dan disetorkan ke kas negara, kelebihan pembayaran yang berindikasi merugikan keuangan negara segera dipertanggungjawabkan dengan menyetorkan kembali ke kas negara, pemimpin proyek, panitia pengadaan, panitia penerima dan pemeriksa barang serta pengawas lapangan yang lalai melaksanakan tugas diperingatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dalam pengelolaan anggaran agar senantiasa memperhatikan aspek kehematan, efisiensi dan efektifitas. Untuk jelasnya Saudara dipersilahkan menelaah hasil pemeriksaan lengkap terlampir dan selanjutnya BPKRI mengharapkan jawaban Saudara atas penyelesaian masalah-masalah tersebut dalam waktu 60 hari sejak diterimanya hasil pemeriksaan ini. Atas perhatian serta kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

e.

Anggota/Pembina Auditorat Utama Keuangan Negara III, Hasan Bisri

Tembusan : 1. Yth. Sekretaris Utama LAPAN; 2. Yth. Inspektur LAPAN; 3. Pertinggal.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA
HASIL PEMERIKSAAN ATAS PENGELOLAAN ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2003 DAN 2004 PADA LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DI JAKARTA TA 2005

Semester II

RESUME HASIL PEMERIKSAAN

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan RI dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK-RI telah melakukan Pemeriksaan atas Pengelolaan Anggaran Belanja Pembangunan Tahun Anggaran 2003 dan 2004 pada Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh Tahun Anggaran 2003, Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa Tahun Anggaran 2003 dan 2004 dan Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan Tahun Anggaran 2004. Pemeriksaan bertujuan untuk menilai apakah Sistem Pengendalian Intern (SPI) entitas yang diaudit terhadap laporan keuangan dan pengamanan atas kekayaannya telah dirancang dan dilaksanakan secara memadai untuk mencapai tujuan pengendalian, informasi keuangan telah disajikan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, dan entitas yang diaudit dalam melaksanakan kegiatannya telah mematuhi persyaratan kepatuhan terhadap peraturan keuangan tertentu serta memperhatikan aspek kehematan dan efektifitas. Sasaran pemeriksaan diarahkan pada SPI atas pelaksanaan kegiatan proyek, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan serta prosedur pengadaan barang dan jasa, serta pelaksanaan kontrak pengadaan barang/jasa. Nilai Anggaran Proyek Tahun Anggaran 2003 dan 2004 sebesar Rp47.766.902.000,00, telah direalisasikan sebesar Rp46.919.518.870,00 atau 98,23% dan telah diperiksa (cakupan pemeriksaan) sebesar Rp43.094.248.770,00 atau 91,85% dari realisasi anggaran dengan nilai temuan sebesar Rp2.952.073.713,00 atau 6,85% dari realisasi anggaran yang diperiksa. Nilai anggaran tersebut terdiri dari anggaran Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh TA 2003 sebesar Rp2.934.398.000,00 telah direalisasikan sebesar Rp2.917.809.065,00 (99,43%)

dengan cakupan pemeriksaan sebesar Rp2.872.035.065,00 (98,43%) dan nilai temuan sebesar Rp136.629.800,00 atau 4,76%; anggaran Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa TA 2003 sebesar Rp20.898.610.000,00 telah direalisasikan sebesar Rp20.876.449.900,00 (99,89%) dan cakupan pemeriksaan sebesar Rp20.288.810.000,00 (97,19%) dengan nilai temuan sebesar Rp552.160.315,00 atau 2,72% sedangkan anggaran Tahun Anggaran 2004 adalah sebesar Rp11.452.200,00 telah direalisasikan sebesar Rp10.663.407.705,00 dan cakupan pemeriksaan sebesar Rp9.220.157.705,00 (86,47%) dengan temuan ketaatan dan ketertiban (tanpa nilai); dan anggaran Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan adalah sebesar Rp12.481.694.000,00, telah direalisasikan sebesar Rp12.461.852.200,00 (99,84%) dengan cakupan pemeriksaan sebesar Rp10.713.246.000,00 (85,97) dan nilai temuan sebesar Rp2.249.058.598,00 atau 20,99% dari nilai anggaran yang diperiksa. Tanpa mengurangi keberhasilan yang telah dicapai oleh Proyek-proyek tersebut, berdasarkan pemeriksaan seperti tersebut pada pokok surat ini, Tim berpendapat masih terdapat penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan sebanyak 7 temuan senilai Rp2.782.600.713,00, penyimpangan yang mengganggu azas kehematan sebanyak 3 temuan senilai Rp155.248.000,00 dan penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan sebanyak 2 temuan (tanpa nilai). Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan diuraikan berdasarkan kelompok temuan pemeriksaan pada masing-masing proyek sebagai berikut : Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1. Pengeluaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan senilai Rp65.481.800,00 terjadi pada: a. Proyek JASPRO : Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.481.800,00 b. Proyek BANGTELINFO : Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1.410.908.400,00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan 2. Denda yang belum dipungut senilai Rp147.585.000,00 terjadi pada : a. Proyek BANGTELINFO senilai Rp113.135.000,00 : Denda keterlambatan senilai Rp113.135.000,00 atas penyelesaian pengadaan peralatan Ground Station. b. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp34.450.000,00 : 1) Denda keterlambatan pekerjaan sebesar Rp16.950.000,00 dan denda keterlambatan konsultan pengawas sebesar Rp6.250.000,00 atas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta; 2) Denda keterlambatan atas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor senilai Rp11.250.000,00. 3. Kelebihan pembayaran senilai Rp2.569.533.913,00 terjadi pada : a. Proyek BANGTELINFO senilai Rp439.025.315,00 : 1) Kelebihan pembayaran atas kekurangan volume senilai Rp28.857.645,00 dan kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162.823.670,00 atas pekerjaan dan pengadaan peralatan dan fasilitas pendukung Ground Station. 2) Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.344.000,00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman

937.00 tersebut pada dasarnya terjadi karena pelaksanaan SPI yang tidak efektif.00 terjadi pada a.207. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp2.000. b.258.00 : Ketidakhematan dalam pelaksanaan kegiatan rapat-rapat senilai Rp84.498. di Pameungpeuk. A Gunawan Sidauruk.000.248.100. denda keterlambatan yang belum dipungut dan kelebihan pembayaran yang berindikasi merugikan keuangan negara segera ditarik untuk disetorkan ke Kas Negara. Penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05) Proyek BINPAS SDI GAN : Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran.391. Berkenaan dengan hal tersebut di atas.301.00 2) Kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah berita Inderaja sebesar Rp4. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta serta konsultan pengawas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor tidak efektif. Kelemahan dan atau penyimpangan sebesar Rp2. Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) Kemahalan harga/ketidakhematan senilai Rp157.508.00. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp84.148.000.598.100. pengawas maupun penanggung jawab kegiatan penggunaan belanja. Kepala Auditorat III.890.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta.130.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor. Selanjutnya kepada para pelaksana dan penanggungjawab kegiatan yang lalai dalam melaksanakan tugasnya diperingatkan secara tertulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2) Kelebihan pembayaran senilai Rp882. SH. MH NIP.000.00.713. 240001993 .207. Proyek JASPRO senilai Rp71.848.000. perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN.b. April 2006 Plt. Jakarta. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar kelemahankelemahan yang ada diperbaiki. khususnya dalam prosedur kerja dan ketaatan pada azas/peraturan perundang-undangan yang tidak sepenuhnya dilaksanakan baik oleh para pelaksana. Dalam pengelolaan anggaran senantiasa memperhatikan aspek kehematan dan efektifitas.000.00 : 1) Kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh sebesar Rp66.00 : 1) Kelebihan pembayaran senilai Rp1.

16) Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh (JASPRO) pada Tahun Anggaran (TA) 2003 telah merealisasikan anggaran untuk keperluan : 1.500. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp 65. Anggaran telah dicairkan sebesar Rp32.779.800. Pembayaran sewa ruang rapat dan konsumsi untuk penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna sesuai SPK No. Hasil pemeriksaan atas dokumen pendukung kegiatan tersebut diketahui bahwa.LPN/BAST/15/Yansa/XII/2003 tanggal 08 Desember 2003 dengan pembayaran melalui SPM No.000. yakni: 1.240.00.675.481.LPN/BAST/14/Yansa/XII/2003 tanggal 04 Desember 2003 dengan pembayaran melalui SPM No. 2. Pengadaan bahan untuk kegiatan tersebut telah direalisasikan dengan SPM No.00 b. Anggaran telah dicairkan sebesar Rp 32.7101.LPN/BAST/14/Yansa/XII/2003 tanggal 03 Desember 2003 dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No. karena ada penawaran dari NASDA Workshop ADEOS/ALOS dan undangan dari Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.00 (02. Berdasarkan penjelasan dari Pemimpin Proyek dana untuk kegiatan tersebut di atas telah dialihkan untuk penyelenggaraan kegiatan yang tidak diprogramkan dalam Tahun Anggaran 2003.581871X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 sebesar Rp22.00 dengan rincian sbb: a.SPK/07/14A/ll/2003 tanggal 3 Pebruari 2003 kepada Pemimpin Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh dengan jumlah biaya sebesar Rp35.000.578060 X/088/118 tanggal 4 Desember 2003 MAK 01. kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis serta penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna ternyata tidak pernah dilaksanakan dan pengadaan bahan serta uang sewa rapat yang telah dibayarkan melalui anggaran proyek seluruhnya dibuat dengan tidak benar.LPN/BAST/15/Yansa/XII/2003 tanggal 08 Desember 2003 dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No.5961 sebesar Rp10.5961 sebesar Rp10.00 b.00. Workshop ADEOS/ALOS yang diselenggarakan oleh NASDA (NATIONAL SPACE DEVELOPMENT AGENCY OF JAPAN) yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 11 Pebruari 2003 sesuai Surat Perintah Kerja dari Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh No. Penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna. dengan rincian sbb: a. .900. Pembayaran sewa ruang rapat dan konsumsi untuk Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis sesuai dengan SPK No.240.500. Pengadaan bahan untuk kegiatan tersebut telah direalisasikan dengan SPM No.740.740.578060X/088/118 tanggal 4 Desember 2003 MAK 3325. Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis.00.900.B.900.00.579724X/088/188 tanggal 09 Desember 2003 sebesar Rp22.900. Temuan Pemeriksaan Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh TA 2003 1.

Atas permasalahan tersebut. namun berdasarkan hasil rapat struktural.740. 2.900.481. Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN: Pasal 10 ayat (3) menyatakan pimpinan dan atau pejabat departemen/lembaga /pemerintah daerah tidak diperkenankan melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja negara untuk tujuan lain dari yang ditetapkan dalam anggaran belanja negara.800.000.475.Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 2.00 dengan rincian sebagai berikut : .00).1. Hal tersebut disebabkan Pemimpin Proyek dan Atasan langsung Pimpro Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak mentaati ketentuan yang berlaku.00.096.900. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pengeluaran anggaran untuk Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis serta Penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna adalah tidak benar adanya (fiktif) dan pengalihan anggaran dilakukan tanpa seijin Ditjen Anggaran. Expose Pemanfaatan Data Satelit Penginderaan Jauh LANDSAT dan SPOT untuk Pengelolaan DAS di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam oleh LAPAN Jakarta yang dilaksanakan di BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 30 Desember 2003 sesuai undangan BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tanggal 27 Desember 2003 dengan jumlah biaya Rp36. Jumlah pengeluaran untuk kedua kegiatan tersebut di atas adalah sebesar Rp71.740.2.876.00 + Rp 32.800.021. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis Deputi Penginderaan Jauh sebagai pengendali dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh sebagai Pembina Harian dan Pengawas proyek serta Pemimpin Proyek untuk mentaati ketentuan yang berlaku.01) Proyek JASPRO pada TA. kegiatan tersebut dipandang sifatnya mendadak dan memiliki nilai strategis yang tinggi serta inti dan esensi kegiatan sama dengan yang direncanakan dan tidak terjadi pergeseran dari tujuan dan sasaran kegiatan yang telah ditentukan.00.258. Terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh minimal sebesar Rp66.00.000. komputer supllies yang dilaksanakan oleh beberapa rekanan berdasarkan Surat Pesanan Barang (SPB) yang seluruhnya seharga Rp883. Barang-barang tersebut antara lain berupa komputer (server). Hal tersebut mengakibatkan tidak tercapainya tujuan kegiatan yang telah direncanakan dalam Petunjuk Operasonal proyek sebagai akibat pengeluaran anggaran yang tidak direncanakan semula sebesar Rp65. (Rp32. dengan demikian biaya yang dikeluarkan lebih besar dibanding dengan anggaran yang direalisasikan sesuai SPM. 2003 telah mengadakan barang/peralatan yang digunakan untuk menunjang pelayanan dan produksi penginderaan jauh.00 (03. Pemimpin Proyek JASPRO menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan memang tidak tercantum dalam perencanaan anggaran.

00 175. 6.00 dengan rincian antara lain : No.7 GB 24 buah Toner Printer Laser Jet 6L 2 buah Jumlah Nama/Jenis Barang Harga Satuan (Rp) 748. Palaris sesuai SPB No.448. LPN/SPB/07/Yansa/VII/2003 tanggal 10 Juli 2003 senilai Rp33.00 229.000.000.00 50.00 13.000.00 5. 6.000.000.000.900.000.44 MB 3.000.000.00 50.00 2. 2.000.695.300.00 24.850.950. 7.00 244.000.000.00 13.000.000.00 17.00 781. 3.00 59. 4.00 375.875.000.900.00 1.00 28.000.000. LPN/SPB/01/Yansa/IV/2003 tanggal 15 April 2003 senilai Rp42.00 4. 5.916.00 59.400.00 1. 10.000. 1 2.230.000.000.000.000.650.000.00 1.330.000.000.00 1. 4.000.00 2.00 dengan rincian : No.00 2.000. CV.000. 7.896.875.900.825. 7.00 3.000.00 650.000.000.170.000. 6.900.475.000.00 1. 8.500.44 MB 3. Nama/Jenis Barang CD-Rom 650 MB Kertas Fotocopy A4 80 gram Kertas Fotocopy Folio 80 gram Diskette HD 1. 4.000.000.00 725.300. 3.000. 5.000. Hamparan Rizki Abadi sesuai SPB No.00 570.000.00 6.00 dengan rincian : . 3.400. CV.00 30.000.800.1.330.00 3.000.00 Total Harga (Rp) 49.00 43.00 39.00 28. PT.00 280.000.00 3.400.875.00 59.425.230. Nama/Jenis Barang Server computer (Modis) Server computer (Landsat 7) Server Computer (Browse Modis) Network Disk Storage System Up to 1 Terra Byte Capasity Software Komputer Server Extron Net 9400 Sistem operasi dan software Komputer workstation GIGABIT HUB ETHERNET CARD Kabel UTP Kategori 5 Konektor Jaringan GPS GARMIN III PLUS Peripheral GPS & Software Printer Plotter HP Desigjet 100 Jumlah Jml Brg 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 1 set 1 unit 4 unit 2 bh 4 bh 1 rool 1 box 2 unit 1 set 1 unit Harga Satuan (Rp) 49.00 425.000.00 114. 2. Data Kencana sesuai SPB No.825.408. LPN/SPB/04/Yansa/V/2003 tanggal 26 Mei 2003 senilai Rp781.00 Total Harga (Rp) 8.000.000.00 6.00 10. 8.650.000.00 39.000.000. 11. CV.00 250. 7.000.000. LPN/SPB/06/Yansa/VI/2003 tgl 30 Juni 2003 sebesar Rp24.545.000.00 14. 1.976.00 2.000.00 39. 14.00 dengan rincian antara lain : No.300.916.000.000.000.000.00 4.000.000.00 30.000.00 15.00 17.00 100.000.000.00 Total Harga (Rp) 696.5” Toner Printer HP Laserjet 4 V Harddisk (40 GB Tinta Cartridge HP DJ 670 Black (29A) Tinta Cartridge HP DJ 670 Color (49A) Jumlah Jml Brg 4 box 10 rim 19 rim 2 box 6 buah 2 buah 6 buah 12 buah Harga Satuan (Rp) 174.00 5.00 725.00 244.925.000.700.000.00 280.875.00 10. 5.5” 33 box Hard Disk 80 GB 2 buah Kertas Fotocopy A4 80 gram 86 rim Kertas Fotocopy Folio 80 gram 20 rim DVD Media 4.00 6. 9. Jumlah Barang DLT Cleaner 12 buah CD-Rom 650 MB 88 box Diskette HD 1.00 275.900.000.000.900.700.000.000. 13.000.000.000.900.000.00 280. 12. 1.000. Citra Komunika Aplikanusa sesuai SPB No.00 10.00 39.000.00 600. 15.

000. LPN/BAPB/04/Yansa/2003 tanggal 20 Juni 2003 dan telah dibayar dengan SPM No.330.00 Total Harga (Rp) 18.00 – Rp209.LPN/BAST/05/Yansa/VII/2003 tanggal 7 Juli 2003 dan telah dibayar dengan SPM No.330.400. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik pada tanggal 23 dan 24 Nopember 2005 diketahui.00 2.00 2.046107X/088/118 tanggal 30 April sebesar Rp43. Untuk pengadaan tersebut panitia pengadaan barang/jasa telah menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) berdasarkan pagu anggaran yang ada namun tidak didukung dengan hasil survei pasar.00 12.000. Data Kencana. sedangkan barang yang habis pakai telah seluruhnya digunakan untuk menunjang kegiatan unit pengguna. 198445X/088/118 tanggal 23 Juli 2003 sebesar Rp33.695. sedangkan untuk pengadaan senilai Rp781.00 33. bahwa fisik barang-barang yang dibeli tersebut lengkap dan dicatat sebagai barang inventaris dan berfungsi dengan baik.695.366.00 dengan membandingkan harga dari tiga rekanan/lebih dan diambil harga yang terendah.000.000. CV.00.366.000. No.916.000.108. antara lain menyatakan bahwa . Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN: Pasal 12 ayat (1) huruf a.545.117226X/088/118 tanggal 11 Juli 2003 sebesar Rp24.450.450. CV. Dalam analisa harga pasar telah memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan keuntungan rekanan. 4. No.00. Selain itu panitia pengadaan barang/jasa juga telah melaksanakan pemilihan langsung untuk pekerjaan yang nilainya dibawah Rp50.00 yang dibandingkan dengan harga pasar diketahui senilai Rp209. No.000.(Lihat Lampiran A).000.545. 3. Konfirmasi harga pada tanggal 15 dan 16 Desember 2005 pada beberapa toko komputer pertokoan Harco Mangga Dua Jakarta yang dilakukan secara uji petik terhadap 15 jenis barang senilai Rp275.000. 2.000.00).258. 1 2 3 Nama/Jenis Barang CD Color Printer Komputer pengolah data Printer HP Laserjet 1000 Jumlah Jumlah Barang 1 unit 1 unit 1 unit Harga Satuan (Rp) 18.115097X/088/118 tanggal 27 Juni 2003 sebesar Rp781. LPN/BAST/07/Yansa/VII/2003 tanggal 18 Juli 2003 dan telah dibayar dengan SPM No.00.000. LPN/BAST/01/Yansa/IV/2003 tanggal 24 April . Hamparan Rizki Abadi.000.000.000.000.000. Citra Komunika Aplikanusa. PT. No.108. Palaris.000.00 (Rp275.00 12.No. Hal tersebut telah sesuai dengan ketentuan tentang pengadaan barang/jasa dilingkungan pemerintah.00 Hasil pengadaan barang tersebut telah diterima proyek sesuai Berita Acara Serah Terima Pengadaan Barang sebagai berikut : 1.00 sehingga harga pasar lebih rendah sebesar Rp66.000. CV. Apabila harga pasar tersebut dibandingkan juga dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) harga pasar tersebut masih lebih rendah.400.000.2003 dan telah dibayar dengan SPM No.00.00 oleh PT Citra Komunika Aplikanusa dilakukan melalui proses pelelangan.230.

Edisi 3 Juli 2003 dicetak oleh CV.00) dengan rincian biaya pencetakan untuk setiap eksemplar sebesar Rp30. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada : 1. tidak mewah efisien dan sesuai dengan kebutuhan. Terjadi kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah Berita Inderaja sebesar Rp4.890.00 atau 31.000. Palaris alamat Jl. Peminpin Proyek untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif. 2.LPN/SPB/08/YANSA/VII/2003 tanggal 15 Juli 2003 sebanyak 1. Pemimpin dalam Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak cermat melaksanakan pembayaran kepada pihak ketiga dalam pengadaan barang/peralatan computer. namun harga pasaran yang tinggi masih dapat ditanggulangi dengan anggaran yang ada.00 dan telah dibayar sesuai dengan SPM No. 199104X/088/118 tanggal 26 -07-2003 2.000.000.495. Deputi Penginderaan Jauh dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif. Arindi Sukses alamat Jl. Pengawasan yang dilakukan oleh atasan Pemimpin Proyek masih lemah.990.258.495.69 % dari harga pasar.000 eksemplar dengan biaya sebesar Rp30.00 (03.000 eksemplar dengan biaya sebesar Rp30. 31 Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur dengan Surat Pesanan Barang (SPB) No.000 eksemplar ) .LPN/SPB/08/YANSA/12/2003 tanggal 7 Nopember 2003 sebanyak 1. HPS yang dibuat oleh Proyek tidak didukung data hasil survei pasar. Keseluruhan biaya pencetakan yang dikeluarkan oleh pihak proyek untuk dua kali pencetakan adalah sebesar Rp60.000. 3. 2. 2.000. 575934X/088/188.495.00 ( 2 x Rp30. 88 Jakarta Timur dengan SPB No. Hal tersebut disebabkan 1. Sawi No.000. 3.00 : 2. Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk bekerja lebih cermat dalam penyusunan HPS sehingga diperoleh harga yang dapat menguntungkan negara.2.01) Proyek JASPRO pada TA 2003 telah melakukan pengadaan/pencetakan Majalah Berita Inderaja.pelaksanaan Anggaran Belanja Negara didasarkan atas prinsip hemat. Hal tersebut mengakibatkan terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya yang diadakan oleh proyek minimal sebesar Rp66. Usaha No. Pencetakan dilakukan sebanyak 2 (dua) kali yaitu : 1. Edisi 4 Desember 2003 dicetak oleh CV.990.495. Atas permasalahan tersebut Pemimpin Proyek menjelaskan bahwa kemahalan harga tersebut disebabkan komputer yang digunakan untuk kepentingan produksi data penginderaan jauh memiliki spesifikasi teknis yang sedikit berbeda dengan komputer yang digunakan untuk pengolahan data sebagaimana komputer biasa.00 dan telah dibayar sesuai dengan SPM No. Dan panitia sudah melakukan survey pasar.000.00 ( Rp60.

keuangan dan fungsional atas pengadaan barang/jasa yang dilaksanakannya. Panitia Pengadaan Barang/Jasa kurang bekerja secara optimal. hemat. sehingga tampilan majalah diusahakan sebaik mungkin.890. Majalah edisi 4 Desember 2003. Pengawasan oleh atasan langsung Pemimpin Proyek masih lemah. Pemimpin Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak cermat dalam melaksanakan kegiatannya.Pencetakan majalah tersebut dimaksudkan sebagai media/alat sosialisasi produk pelayanan yang dihasilkan oleh Pusat Data Penginderaan Jauh kepada masyarakat maupun institusi sebagai pengguna produk penginderaan jauh. Hal tersebut mengakibatkan ketidakhematan atas pembayaran pencetakan majalah Berita Inderaja edisi 3 Juli 2003 dan edisi 4 Desember 2003 sebesar Rp4.500. 2.000. 3.00. Hal tersebut disebabkan 1. 2.00 Dari data di atas diketahui bahwa biaya pencetakan yang dikeluarkan oleh proyek lebih tinggi sebesar Rp4.000 eksemplar adalah sebesar Rp51. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.000 eksemplar x Rp25. sisanya sebanyak 24 eksemplar tidak tercatat dalam pendistribusian barang dan sebagai sisa fisik. diterima sebanyak 1.000 eksemplar dan telah didistribusikan kepada pembaca sebanyak 976 eksemplar.00/eksemplar.000. Hasil pemeriksaan atas penatausahaan majalah tersebut dan hasil pengecekan fisik pada tanggal 6 Desember 2005 diketahui hal .500. bahan dan separasi) adalah sebesar Rp25. tidak mewah efisien dan sesuai dengan kebutuhan.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 9 ayat (5) menyatakan pengguna barang/jasa (Pemimpin Proyek) bertanggungjawab dari segi administrasi. Keppres No. Berdasarkan hasil konfirmasi dan pengecekan harga di beberapa percetakan pada tanggal 13 Desember 2005 diantaranya pada percetakan Duta Copy di Jl Bendungan Hilir diketahui bahwa biaya untuk pencetakan majalah dengan spesifikasi yang sama (ongkos cetak.890. Majalah edisi 3 Juli 2003 diterima sebanyak 1.hal sebagai berikut : 1.000.00) dan bila ditambah pajak 10 % maka biaya tersebut menjadi Rp56. Dan panitia sudah melakukan survey . Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan bahwa kemahalan tersebut disebabkan Majalah Berita Inderaja merupakan media diseminasi informasi dan komunikasi dengan pengguna penginderaan jauh di seluruh Indonesia.7 % dari harga Pasar.100. sehingga biaya cetak untuk 2.00 ( 2.000. antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan Anggaran Belanja Negara didasarkan atas prinsip sebagai berikut. 2. fisik.000 eksemplar dan telah didistribusikan kepada pembaca sebanyak 994 eksemplar dan sisa fisik sebanyak 6 eksemplar.00 atau 8. Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN Pasal 12 ayat (1) huruf a.000.

dites serta dipersiapkan kondisi terbangnya di Jerman.908. Nusantara Duasatu Telematika sebagai agen/wakil TUBerlin di Indonesia. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa TA 2003 dan 2004 1.00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan (02. Nusantara Duasatu Telematika) tanggal 1 Juli 2003. 2. Implementasi dari kerjasama tersebut adalah pembangunan satelit mikro LAPAN-TUBSAT. namun harga pasaran yang tinggi masih dapat ditanggulangi dengan anggaran yang ada.400. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1.16) Dalam rangka pengembangan sistem satelit nasional khususnya satelit mikro.1/VIII/2003 Tentang Pembentukan Tim Pengadaan Penunjukan Langsung untuk Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan Para Ahli . dimana satelit akan dirangkai. Lembaga yang dipilih untuk melakukan kerjasama adalah Technical University of Berlin (TU-Berlin) yang didasarkan pada pertimbangan masalah pembiayaan yang relatif rendah. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada: 1. Pemimpin Proyek untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif.410. keahlian yang ditawarkan kepada SDM Indonesia. kemampuan dan pengalaman dalam pengembangan teknologi satelit. LAPAN telah melakukan kerjasama dengan lembaga atau negara yang mempunyai pengalaman dan kemampuan dalam teknologi satelit. Deputi Penginderaan Jauh dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh untuk melaksanakan pengawasan yang lebih intensif. dikeluarkan Surat Keputusan Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa Nomor : Kep/16. TUBerlin telah menunjuk PT. dibangun. selain karena sejarah kerjasama yang cukup lama antara LAPAN dan Jerman. 3. Penunjukan tersebut dituangkan dalam kesepakatan antara TUBerlin dan PT. Nusantara Duasatu Telematika (Agreement for Appointing An Indonesian Representative Between Institute Fur Raumfahrtelektronik-Berlin And PT. sehingga diharapkan terjadi proses alih teknologi.1. Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk bekerja lebih cermat dalam penyusunan HPS sehingga diperoleh harga yang menguntungkan negara.pasar. Pada tanggal 5 Agustus 2003. Untuk itu LAPAN akan mengirim tenaga peneliti guna mengikuti pendidikan dan latihan dalam rangka transfer teknologi dan pembuatan satelit mikro LAPAN-TUBSAT di TU-Berlin Jerman. Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1. dan kesesuaian program yang ditawarkan dengan fasilitas dan kemampuan yang dimiliki. Kerjasama antara LAPAN dan Republik Federasi Jerman disepakati dalam MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani pada tanggal 21 Juli 2003. Untuk mempermudah pengurusan hal-hal yang bersifat non teknis di Indonesia.

5/PTED-BTLF/XII/2003 tanggal 15 Desember 2003 dan telah dibayar lunas.635.278. terhitung sejak Surat Addendum ditandatangani tanggal 20 Desember 2003. Surat Perjanjian Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan Para Ahli LAPAN di Jerman mengalami Addendum pada tanggal 20 Desember 2003 yang menetapkan bahwa : .500.908. dibuatlah Surat Perjanjian Pekerjaan Pengadaan Jasa Diklat Para Ahli LAPAN di Jerman Nomor : 01/SP/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 28 Agustus 2003 dan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan Nomor : 01/SPPK/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 25 Agustus 2003 dengan harga kontrak senilai Rp1. 1. 3.635. Berdasarkan hal tersebut.Biaya hidup sebesar Rp420.00.Software of Attitude Control Simulation Biaya Hidup 6 orang Engineer di Jerman selama 4 bulan Biaya Pengiriman 6 orang Engineer ke Jerman Jumlah Nilai (Rp) 1. 2.00 yang terdiri dari : No.000.284.00 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 120 hari kalender. Dari hasil pemeriksaan atas dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui sebagai berikut : 1.Test Computer .500. Atas penunjukan tersebut.Special Computer Language . Tim Pengadaan menunjuk langsung PT.00 59.00 berdasarkan SPM No.500.400. . .00 1.763.000.000.LAPAN di Jerman. Uraian Biaya Diklat/Training Course Fee di Jerman dengan modul: .Attitude Air Control Bearing . Nusantara Duasatu Telematika yang berkedudukan di Jakarta selaku agen/wakil TU-Berlin di Indonesia sebagai pelaksana pekerjaan dengan SK Penetapan Pelaksana Penunjukan Langsung Nomor : 05/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 21 Agustus 2003.763.727.000. mulai tanggal 25 Agustus 2003 sampai dengan tanggal 22 Desember 2003.278.00 2.PT Nusantara Duasatu Telematika diwajibkan menyerahkan jaminan pelaksanaan perpanjangan waktu untuk biaya hidup dan biaya pengiriman sebesar Rp479.100.Nusantara Duasatu Telematika sudah bekerjasama dengan TU Berlin Jerman dalam pengadaan komponen satelit untuk perakitan satelit mikro. yang mempunyai masa berlaku selama 150 hari kalender. Proses penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan dengan penunjukan langsung.00 sesuai SPM No.00 untuk 6 orang engineer selama 4 bulan di Jerman dapat ditangguhkan pelaksanaannya dan jangka waktu kontrak diperpanjang sampai dengan 15 Mei 2004.000.357. 720024X/088/118 tanggal 18 Desember 2003.000.410.278.IPR (Intelectual Property Right) . hal tersebut disebabkan PT. Pekerjaan tersebut telah diselesaikan dan diserahterimakan sesuai Berita Acara Serah Terima Nomor : BASER/1. pertama untuk uang muka senilai Rp352.Harnessing . 420.00 dan biaya pengiriman sebesar Rp59. 575501X/088/118 tanggal 19 November 2003 dan sisanya senilai Rp1.000.

. 2. Hal tersebut disebabkan : 1. dari pemeriksaan atas laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan konfirmasi kepada beberapa engineer yang mengikuti pelatihan diketahui bahwa pelaksanakan pelatihan telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2004 sampai dengan Juli 2005 sesuai dengan jadual pengiriman para engineer. Keppres No.00 pada tanggal 18 Desember 2003 tidak berdasarkan pada prestasi fisik pekerjaan dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan (sebagai syarat dilakukannya pembayaran) Nomor : BA-SER/1. Seharusnya setiap pekerjaan berakhir dalam satu tahun anggaran yang bersangkutan. Penjelasan Keppres No.410. Dengan adanya penundaan jadwal training tersebut seharusnya nilai jaminan pelaksanaan yang diserahkan sebesar Rp1.000.278. Pelaksanaan kontrak yang diperpanjang sampai dengan Mei 2004.5/PTEDBTLF/XII/2003 Tanggal 15 Desember 2003 yang menyatakan bahwa “seluruh pekerjaan telah selesai dilaksanakan sesuai rencana” dibuat tidak benar dan hanya sebagai formalitas untuk mencairkan pembayaran.908. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembayaran lunas kepada PT Nusantara Duasatu Telematika senilai Rp1.000. Hal tersebut mengakibatkan pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika tanggal 18 Desember 2003 sebesar Rp1. bukan sebesar Rp479.18 Tahun 2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah Pasal 31 ayat (2) bahwa pembayaran dilakukan atas dasar prestasi pekerjaan yang penilaiannya dilakukan dengan sistem sertifikat bulanan atau sistem termin. 3.908. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.635. dengan memperhitungkan angsuran uang muka dan kewajiban pajak. Namun demikian. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 46 ayat (1) antara lain menetapkan bahwa pada prinsipnya pelaksanaan pekerjaan harus selesai satu tahun anggaran. Pemeriksaan lebih lanjut dan konfirmasi kepada beberapa engineer diketahui bahwa pengiriman 6 orang engineer tersebut baru dilaksanakan pada bulan Februari 2004 secara bergiliran. Tim Pemeriksa/Penerima Pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa Diklat Para Ahli LAPAN di Jerman lalai dalam melaksanakan tugasnya.00 sesuai dengan nilai kontrak.00.00 karena sampai akhir Tahun Anggaran 2003 kontrak belum dilaksanakan. secara administratif tidak dapat dipertanggungjawabkan.400.410.Addendum ini dilakukan berdasarkan adanya surat pemberitahuan perubahan jadwal dari pihak TU-Berlin tanggal 19 Desember 2003 yang merupakan hasil pertemuan antara pihak LAPAN dan TU-Berlin tanggal 17 Desember 2003 dimana TU-Berlin meminta agar pengiriman engineer permanen dimulai pada bulan Januari 2004.763. telah melewati batas tahun anggaran 2003.400.

823. Jangka waktu pelaksanaan selambat-lambatnya 30 hari kalender terhitung mulai tanggal Surat Perintah Pelaksanaan Kerja dikeluarkan (17 November 2003 sampai tanggal 16 Desember 2003).16) Proyek Bangtelinfo dalam TA 2003 telah melaksanakan pekerjaan pengadaan peralatan ground station untuk mendukung operasional satelit mikro yang dilaksanakan oleh PT.670. Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara atas kurangnya pengawasan dan pengendalian proyek yang berada dibawah tanggungjawabnya. Inka Forindo Jaya sebesar Rp3. Penetapan pelaksana pengadaan peralatan ground station dilakukan dengan penunjukan langsung.00. 2.00 dan denda keterlambatan senilai Rp113.000.000. sehingga pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika tetap dibayarkan pada bulan Desember 2003 dan pembayaran biaya training telah diserahkan pada TU-Berlin tanggal 18 Desember 2003.857. Panitia Pemeriksa/Penerima Pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa atas kesalahan penerimaan barang/jasa yang belum dilaksanakan .000.00 belum dipungut (02. Hal ini disebabkan belum selesainya mempelajari CV para engineers.2. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada: 1.285. Pemimpin Proyek menjelaskan bahwa berdasarkan rencana awal pengiriman engineer akan dilaksanakan bulan September 2003 sesuai kontrak.00 ( 30 % ) dan PT.500. Dengan adanya perubahan jadual tersebut. kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162. Atas permasalahan tersebut. Pengawasan dan pengendalian Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang. Namun berdasarkan hasil pertemuan tanggal 17-19 Desember 2003.00.BTLF/XI/2003 tanggal 21 Nopember 2003 senilai Rp10.03/SP/PTED.000. Inka Forindo Jaya selaku Leader Konsorsium dengan PT.00 (70 %). 3. Modal konsorsium terdiri dari PT. 3. 42 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara beserta petunjuk teknisnya dan Keppres 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah. terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan senilai Rp28. Penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan .135.085. pihak LAPAN membuat addendum dan meminta PT Nusantara Duasatu Telematika menyerahkan jaminan bank untuk biaya hidup dan pengiriman engineers.500. pihak TU-Berlin meminta penundaan pengiriman dan pelaksanaan training menjadi Januari 2004. Pimpinan Proyek atas kesalahan pembayaran yang tidak berasarkan prestasi fisik dan di masa yang akan datang agar memperhatikan ketentuan yang berlaku. Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa tidak mematuhi ketentuan yang diatur dalam Keppres No.03/SPPK/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 17 Nopember 2003 dan sesuai Surat Perjanjian No. 1.Twink Indonesia berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan No.2.645.000.199. Twink Indonesia sebesar Rp7.

000.000.000.000.000.Autotrack.000 45. Inka Forindo Jaya sesuai SPM No.000 10. TERDIRI DARI : Transceiver Dual Band UHF/VHF Antena UHF 430-438 MHz Antena VHF 144-146 Control Rotator LNA AG 35 @ Rp8.000.199.000 945.Antena Control Unit .B/1278A/895/XI/2003 tanggal 3 Nopember 2003.569.MODIS Processing Upgrade to dual X and S Band Feed. Adapun pengadaan peralatan ground station tersebut meliputi pengadaan : No A 1 Nama/Jenis Barang X DAN S BAND ANTENA.000.6/PTED-BTLF/XII/2003 tanggal 5 Desember 2003 dan telah dibayar lunas sebesar Rp10.455.000 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 1 unit 1 unit 1 rool 2 unit 1 unit 65.000.000 10. BA-SER/3.000 9.969.085.000 16.00 Modulator -Demodulator Jumlah B Jumlah A + B Satuan Harga (Rp) 1 unit 6.00 Power Amplifier Mirage Power Supply Kabel Koaxial “Type Belden”9914”100 M” Pengolah Data “Processing Data” @ Rp22.000.000 25. Tim BPK-RI berpendapat .000 316.5 X Band TeraScan System for Acquisition and Processing of MODIS Including : . Radome .dengan penunjukan langsung sesuai Surat Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa No.07/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 14 Nopember 2003 yang mengacu kepada persetujuan Kepala LAPAN No. Instalasi & Testing Jumlah A SISTEM TT & C (TRACKING. Pelaksana pekerjaan ditetapkan berdasarkan Penunjukan Langsung Pemimpin Proyek dengan surat No.00. 582898X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 senilai Rp7.000 25.000.000.000 60.000 35.000. LNA Fasilitas Pendukung “Ground Station”.000.000. 07/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 14 Nopember 2003 yang mengacu kepada persetujuan Kepala LAPAN sesuai Surat No. Twink Indonesia dengan SPM No.00 kepada PT.000 2 3 1 unit 1 pkt 2. Hasil pemeriksaan atas dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui : 1.RECEIVER DAN PROCESSING TERDIRI DARI 4.500.000. TELEMETRY And COMMAND) UHF/VHF.000.500.B/1278A/895/XI/2003 tanggal 3 Nopember 2003.000 10.500.000 Pekerjaan pengadaan peralatan ground station telah selesai dilaksanakan sesuai Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No.000 25. 3-axis.000.000.000.285.MODIS and OCM Receiver . 582904X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 senilai Rp3.000.000.000.285.00 dan PT.000.

175.254.00 14.900.53 11.67 10. Pek.733. Pek.864.000.272. Lantai 5. Pek.00 1.73 40. 2.742. Dengan adanya penunjukan langsung tersebut harga dalam kontrak kurang kompetitif.72 54. dengan rincian pekerjaan sebagai berikut : No A B C Uraian Pekerjaan Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Struktur 1.513.00 542.000.27 141.480.621. Dari nilai Rp945. Pek.44 13. Pemeriksaan secara uji petik di lapangan pada tanggal 2 Desember 2005 atas beberapa pekerjaan konstruksi bangunan yang terdiri dari pekerjaan struktur. Pek.500. Pek.00 23.360.000. Pek.233.000.340. Pek.679.950.069.866. 3.58 42.00 dengan rincian sebagai berikut : .000. Kusen Pintu dan Jendela 3. Kusen Pintu dan Jendela 3.857.191. Atap 4. Pek. Pek. Dalam pengadaan peralatan ground station terdapat pekerjaan fasilitas pendukung ground station.492.000.83 34. Struktur Lantai Atas Pekerjaan Arsitektur (Lantai Bawah) 1. Pek. Elektrikal (lantai bawah) 2. instalasi dan testing senilai Rp945.00.900. arsitektur dan pekerjaan elektrikal diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan dibandingkan dengan RAB senilai Rp28.890.645. Berdasarkan pemeriksaan fisik peralatan ground station yang berlokasi di Rumpin Bogor.00 D E Harga yang tercantum dalam jenis pekerjaan untuk pekerjaan fasilitas pendukung ground station tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%. Pek.636.263.086.931. Dinding dan Plester 2.00 tersebut diantaranya untuk pekerjaan konstruksi bangunan 2 lantai seluas 300 m2 dengan nilai Rp596.40 33. Elektrikal (lantai atas) Sub Jumlah Jasa Kontraktor 10 % Jumlah Dibulatkan Jumlah (Rp) 27.946.27 596.940.00 9. Pengecatan Pekerjaan Elektrikal 1.bahwa penetapan pelaksana pekerjaan dengan cara penunjukan langsung tersebut tidak sesuai ketentuan karena penunjukan langsung hanya diperkenankan antara lain untuk pekerjaan yang bersifat spesifik dan darurat/mendesak. spesifikasi dan volume peralatan telah sesuai dengan kontrak dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.00. Atap 4.297. Pek.000. Pek. Pengecatan Pekerjaan Arsitektur (Lantai Bawah) 1.863.644.81 78. Pek.000. Dinding dan Plester 2. Sanitasi 6. Struktur Lantai Bawah 2.000.317.10 21.400. Lantai 5.442.35 37.000.149.99 596.900.

9 Beton plat dak B.374) 955.Screeding lantai RAB 245.10 Pekerjaan tangga .65 m2 27.750.625 1.067.75 m’ 1.000 1.000 18.80 m3 6.395.38 m2 417.1.099 946.500 1.3 Kosen pintu kayu kamper type P-2 C.6 Kosen pintu kayu kamper type P-5 C.334 36.87 m2 3.999) 2.049 967.2.2.000 2.929.000 2.96 m3 2.000 1.00 bh 3.4 Kosen jendela aluminium sudut D.865.1.1 Kosen pintu kayu kamper type P-2/k D.08 m2 10.000 2.084 328.40 m’) Harsat (Rp) 15.1.428 1.00 bh 14.00 bh 1.000 1.65 m3 (0.504.20 2.4 Pek.00 bh 1.2.284.415.32 m3) 5.17 m3 15.1 Urugan tanah peninggian peil lantai C.000 2.35 m2 1.000 1.400.482 17.000 313.33 m2 85.00 bh 1.8 Kosen jendela aluminium type BV-1 C.075 (1.Railling pipa hitam C.475.000 2.2.3 Kosen jendela aluminium type J-1 D.6 Beton Kolom 40/40 cm B. Arsitektur (Lantai Bawah) C. Struktur Lantai Atas B.1.4.67 m2 64.1 Pas.00 m2 10.2.000 184.00 bh 1.00 m2 1.876 1.00 m2 472.Pile cape 250/250 cm (type P-2) .76 m3 8. Lantai dan tangga D.81 m2 27.482 18.92 m2 4.889 1.8 Beton balok struktur B.64 m3 (2.113.13 m2 10.850.75 m3) (19.03 m3 6.4 Pek.661 (3.Lantai keramik 20/20 cm .00 bh 6.2.2 Pek.Plester dan aci beton .42 m2 5.429.500.42 m2 12. Lantai dan tangga C.800.4.00 bh 1.00 bh 2.25 m3 155.00 bh 2.1.2.385 1.00 bh 2.1 Pek.878 19.000 1.2 Pas.1. Kusen Pintu dan Jendela C.07 m2 1.2 Pek.7 Kosen jendela aluminium type J-1 C.2.2.4. Arsitektur (Lantai Atas) D.1.4.375 4.37 m3 5.05 m3 11.00 bh 112.13 m2 6.461 175.5 Kosen jendela alum.2.105 1.5 Lantai kerja tebal 5 cm C.09 m3 8.35 m2 12.227 1.00 bh 1.1 Galian tanah pondasi B.00 bh 1. Dinding bata 1: 3 C.754.663.00 bh 2.00 ls 42.00 m’ 2.693 7.52 m3 16.Pile cape 300/300 cm (type P-1) .965 543.27 m3 0.5 Lisplank beton Jumlah B Pek.66 m2 23.850.2.62 m2 54.000 40.00 bh 1.80 m3 2.95 m3 18.137 1.50 m3 139.Screding lantai .40 m’ Selisih 146.500.00 bh 7.395.750.800.2 Kosen pintu kayu kamper type P-2/t D.30 m3 4.00 m2 40.2.683.34 m3 (2.846) (3.1 Beton kolom 35/35 cm B.1 Kosen pintu jendela allm type PJ-1 C.2.00 bh 1.4 Pekerjaan tangga .400.3 Beton plat dak B.7 Kosen jendela alum.452 C 75.50 m3 91.494 61.94 m3 2.00 bh 4.29 m2 1.75 m3 10.375.2.00 bh 7.000 10.450.2 Pek. Struktur Lantai Bawah B.00 m2 236.5 Plester & aci dinding bata 1 : 3 C.00 bh 2.007.00 bh 1.4.00 m3 5.00 bh 3. Kaca mati/t D.00 bh 136.500.750. Dinding dan Plester C.000) 9.000 2.000 2.1.350 1.1. Dinding bata 1 : 5 C.00 bh 2.76 m3 5.400.869.00 m2 14.668.19 m2 208.00 bh 2.00 ls 32.6 Plester & aci dinding bata 1 : 5 C.317 .25 m3) 15.871.740 (3.75 m3 72 m’ Fisik 98.000 1.975 3.000 Jumlah (Rp) 2.2.937 78.000 1.4 Beton pondasi plat (pile cape) . Kusen Pintu dan Jendela D.000 1.500.500.580 114.00 bh 6.00 bh 1.15 m3 8.2.886 1.2.870 1.Pile cape 200/200 cm (type P-3) B.No A B Uraian Pekerjaan Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Struktur B.00 ls 39.135 894.00 m2 150.65 m3 (0.2 Kusen pintu kayu kamper type P-1 C.472 1.2.644) 8.7 Lantai keramik 30/30 cm C.00 bh 2.25 m’ 1.12 Tangga control lantai dak Jumlah C Pek.00 bh 10.kaca mati/rc D.327.236.190.850.4.1 Pek.661.10 m3) 1.6 Kosen jendela aluminium type BV D.000 (78.85 m3 20.5 Kosen pintu kayu kamper type P-4 C.500.50 m3 8.084 19.000 D 5.523 1.34 m2 1.906.317 61.4 Kosen pintu kayu kamper type P-3 C.

500 40. Inka Forindo Jaya untuk pekerjaan pengadaan peralatan ground station diketahui : No I Nama/Jenis Barang Peralatan 1.00 bh 3.00 ttk 1.00 bh 17.000 37.9 Instalasi saklar tunggal E. 4.1.1.000 150.11 Lampu baret 1 x 20 E.Lantai keramik 20/20 cm .500 127.00 bh 4.00 ttk 4.1.000 60.2.00 m2 13.2.00 ttk 4. Dari data pengeluaran biaya PT.00 ttk 5.2.2.00 ttk 4.2.35 m2 5.473.00 bh 4.00 bh 3.2.000 150.2.14 Stop kontak E. Elektrikal (lantai bawah) E.250 42.17 Saklar seri E.1.00 ttk 3.569.885.00 bh 5.2.1.500 222.000 37.00 ttk 1.857.00 ttk 5.480.8 Instalasi saklar seri E.00 ttk 4.00 ttk 4.13 Stop kontak AC E.207.00 bh 16.00 bh 3.5 Instalasi stop kontak E.793.00 bh 3.000 .00 bh 14.7 Instalasi stop kontak internet E.500 142.00 bh 4.000 40.000 Profit 2.3 Instalasi lampu TL balk 1 x 36 watt E.885.14 Stop kontak E.15 Stop kontak telepon E.00 ttk 1.00 ttk 17.500 222.1.00 bh 4.00 ttk 8.2 Instalasi lampu baret 1 x 20 E.000 Realisai 4.2 Instalasi lampu baret 1 x 20 E.00 ttk 4.000 180.500 222.10 Lampu pijar 1 x 40 E.00 bh 4.00 bh 17.2.500 40.000 130.15 Stop kontak telepon E.00 bh 1.00 bh 8.000 4.000 40.000 140.Railing pipa hitam Jumlah D Pekerjaan Elektrikal E.500 222.293 2.00 bh 5.000 180.2.5 Instalasi stop kontak E.764 28.00 ttk 3.000 28.1.743.00 bh 14.4 Instalasi stop kontak AC E.000 140.1.000 150.00 ttk 14.500 222.500 45.17 Saklar seri E.00 ttk 4.00 bh 5.500 222.095. Receiver da Processing.043 7.2.1 Pek.645 3. Elektrikal (lantai bawah) E.000 130.1.00 m’ 4.000 60.00 bh 4.00 bh 4.00 bh 8.000 140.2.00 bh 3. Harga Kontrak 6.1.00 bh 1.3 Instalasi lampu TL balk 1 x 36 watt E.645 2.00 bh 4.000 450.00 bh 4.00 ttk 3.1.18 Saklar tunggal Jumlah E Jumlah Jasa Konstruksi 10 % Jumlah Kelebihan Pengurangan PPN Netto Kelebihan Pembayaran 12.000 40.00 ttk 3.00 ttk 17.55 m’ 61.00 bh 17.00 ttk 4.2.5 X Band TeraScan Antena.000 40.500 142.00 bh 3.00 ttk 4.00 bh 4.00 bh 3.00 ttk 17.11 Lampu baret 1 x 20 E.00 ttk 4.18 Saklar tunggal E.12 Lampu TL balk E.1.00 ttk 8.250 42.1 Instalasi lampu pijar 1 x 40 E.8 Instalasi saklar seri E.000.479.00 bh 4.1.00 bh - 222.00 ttk 4.1.500 757.000 140.000 150.1.1 Instalasi lampu pijar 1 x 40 E.7 Instalasi stop kontak internet E.12 Lampu TL balk E.2.00 ttk 4.000 222.409 2.6 Instalasi stop kontak telepon E.00 bh 1.00 ttk 3.00 ttk 4.500 45.10 Lampu pijar 1 x 40 E.00 ttk 3.4 Instalasi stop kontak AC E.00 ttk 16.00 ttk 3.788 142.00 bh 4.1.00 bh 4.45 m’ 7.084 328.00 ttk 4.350 467.1.13 Stop kontak AC E.2.65 m2 7.E .2.857.16 Stop kontak internet E.6 Instalasi stop kontak telepon E.2 Pek.2.00 bh 4.00 ttk 5.00 ttk 3.00 ttk 5.2.00 bh 5.764 31.000 37.1.16 Stop kontak internet E.9 Instalasi saklar tunggal E.00 ttk 14.

000 8. Dalam data pengeluaran tersebut terdapat pengeluaran biaya operasional sebesar Rp566. 10.000. 2.678.000 29.000.2.000 40. Sewa rumah 6 bulan.422. Instalasi dan Testing Pem.000. Biaya transport & Penurunan Barang.000 361.000.131.000) (70. 11.321.965 40.900.000 30.000. Sewa kantor 4 bulan.171 654. PPN PT. Biaya hidup 4 orang training.887) (5.971.825. Perencanaan Konstruksi.300.000.000 3.500.000 16.000. Inka Forindo Jaya memperoleh profit sebesar Rp1.406.150.500. Inka.275.400.000 20. 4. .469.000 25.000.750. Sub Jumlah II III Biaya Operasional 1.84 % dari nilai kontrak.530.Forindo Jaya.380 35.000 1. 8. 2.000.250.300. Twink Indonesia.000 22.019.500 5. Control Rotator.798.000. Modulator – Demodulator. Telekomunikasi 6 bulan. 3. Tambahan Material. 12.000.700. 15. Antena.000 1. Biaya surat menyurat.000 10.000 15.000) (15.000 55.019 Data pengeluaran biaya tersebut di atas diketahui bahwa PT. Antena VHF 144 – 146 MHz.530.00 atau 9.000) (361.500 112. 11. 4. 10.000 875. Pengawasan Konstruksi.141.000. PPN PT.258.000 60.000 18.101. Transceiver Dual Band UHF/VHF.000.100.012. LNA AG 35.000 57.500) (112. 14.00 yang diantaranya beberapa jenis pengeluaran waktunya melebihi waktu yang dibutuhkan sesuai kontrak.000.981 1. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selambat-lambatnya 30 hari kalender atau 1 bulan dan masa pemeliharaan selama 1 bulan setelah penyerahan pekerjaan.089 (364. 6.800.000 25. Operasional kantor 6 bulan. PIB.000 4.000.702.971. 8.000 8.000.171) 1.321.171) (654.000 2. Sub Jumlah I II Pembangunan Fasilitas Gedung 1. 3.000 60.000.000 (8. Listrik.000 55.400. Instalasi. 4.500.012.000.000. 16.000 557.000 1.141. jaminan dan fee.000.000.000 14. Processing data 2 unit.887 5. 15.000 5.000) (60.000 2.965) (40.000 22.000 145.702.000. 7. Fee Marketing.000 5.000 5.003.667 76.500. Tiket Jakarta – Bangalore 4 bulan 6.000 65.232) (280. Kabel Koaxial. Antena UHF 430-438 MHz.200. 4 bulan.000.911 364.100. Tranning & Site Acceptance.000 76.000.000 29.400.003.000 596.000 8.667) 18. Upgrade to dual X and BandFeed.000) (4.000 10. 12.000 41.700.500. sehingga jumlah waktu yang dibutuhkan berdasarkan kontrak adalah selama 2 bulan. Berdasarkan kontrak. 5.000 120.000.000 45.000. 9.000 35.800.200.131.000) (28.000.000 2.000 5. Sub Jumlah III IV Pajak – Pajak 1. LNA. 3. 7.530. Inklaring. Sub Jumlah IV Jumlah Keseluruhan 2. 3.000. 2.150.000 144.000 6. 9. Assuransi 6 bulan.380) (35.000 95.296.000) (20.702.000.000.000. Power Supply.000) (566.000 8.000 9.500.500) (5. Biaya gaji 4 bulan. Power Amplifier Mirage.455.000 280.000 25.000.000.000.000) (41.272.000 10. 13.422 39.000 18.500.000 1.000) (1. 13.000) (875. Konstruksi Fisik Gedung 2 lantai. 5.285.725.422.000 28.500. Door to door Singapore ke Jakarta.101.000.620.500.232.500.000.048.000 22.000 1.500.000.000) (120. 14.258. Pengelolaan Teknis. Maintenan kendaraan 4 bulan.. 2 unit.000 53.000 70. Kendaraan operasional 4 bulan.000.

000 28. Maintenan kendaraan 4 bulan Inklaring.750 4.000 30.000 5.000 70.500 5.000.000. 5.000 15.500 20. Sewa kantor 4 bulan. 7.000 5.00 (11%o x Rp10. 12. efisien.001. 2.000.887 5.258. Operasional kantor 6 bulan. Inka Forindo Jaya melebihi perhitungan waktu yang dibutuhkan ( antara lain lebih dari 2 bulan).000. Sewa rumah 6 bulan.000 875.000.000 40.460 41.000.000 8.400.000.965 5.000 120.000.00 yang merupakan kerugian Negara dengan rincian sebagai berikut : No 1.000 13.135. Assuransi 6 bulan.258. Pasal 12 ayat (1) a. Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran. Telekomunikasi 6 bulan.000 875.710. Inka Forindo Jaya. Sehingga dengan perbedaan waktu yang dibutuhkan dalam kontrak dengan waktu realisasi pengeluaran biaya operasional PT. .001. Door to door Singapore ke Jakarta.670.150.000 20. 14.42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a.000 13. Atas keterlambatan tersebut PT.920 2. jaminan dan fee. 9.670 5. dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. 8. b. 11.971.000. Pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen kontrak dan laporan konsultan pengawas PT.887 112. Inka Forindo Jaya harus dikenakan denda sebesar 11%o dari nilai kontrak sebesar Rp113.000 2. 10.530. maka terjadi kelebihan biaya operasional sebesar Rp162.000.823.000 35.530.965 20.000.000 70.000.131. Jumlah Biaya Operasional Dibutuhkan (2 bln) 8.000 6.380 35.150.000 Kelebihan 60. Listrik. Kendaraan operasional 4 bulan. Graha Manunggal Wirasembada sebagai pengawas pembangunan gedung fasilitas pendukung ground station diketahui bahwa pekerjaan fasilitas pendukung ground station selesai 100 % pada tanggal 27 Desember 2003.000 30.000.000 27. Biaya surat menyurat.00 ).420.000. 3. Biaya transport & Penurunan Barang.000. Fee Marketing.000 10. tidak mewah.285.700. Jenis Pengeluaran Tambahan material Biaya gaji 4 bulan.971. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1. 4.000 60.401.Sedangkan pengeluaran biaya operasional yang diperhitungkan PT. 6.000.000.400. 15. sedangkan pelaksanaan pekerjaan seharusnya selesai paling lambat tanggal 16 Desember 2003 sehingga terjadi keterlambatan penyelesaian pekerjaan selama 11 hari sejak tanggal 16 Desember 2003 sampai dengan tanggal 27 Desember 2003 . menyebutkan bahwa pelaksanaan anggaran belanja Negara didasarkan atas prinsip-prinsip hemat.500 112. Keppres No.000.000 28.823.000 60. 13.101.000.003.750 162.

000.00.500.000.1 % x Rp10.000.00 =Rp48.00 ( PT. selambat-lambatnya 30 hari kalender terhitung mulai tanggal Surat Perintah Pelaksanaan Kerja dikeluarkan. Panitia Pemeriksa dan Penerima Pengadaan Barang/Jasa Peralatan Ground Station kurang berfungsi sebagaimana mestinya.823.000.670.1.857.00).4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus. b. Panitia Pengadaan Barang/Jasa kurang cermat dalam meneliti perhitungan biaya yang diajukan oleh pihak rekanan dan tidak mematuhi ketentuan yang berlaku.847.315. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp113.00 dan PT.00) dengan rincian PT.285.50 ). 2.857.000. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp28. Inka Forindo Jaya kurang menaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati bersama dengan pihak proyek.135. 03/SP/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 21 Nopember 2003 : a.c. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp162. Hal tersebut disebabkan : 1. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah : a. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp113. maka Pihak Kedua dikenakan denda sebesar 1 %o (satu permil) untuk setiap hari keterlambatan dengan jumlah maksimum sebesar 5 % (lima persen) dari nilai kontrak. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa.857.816.351.00= Rp113. Surat Perjanjian No.00 apabila kelebihan pembayaran dan penerimaam denda tidak ditarik dan disetor ke Kas Negara dengan rincian sebagai berikut : 1. b.940.293. .823.00 ( 1.00 = Rp20. c. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp28. Hal tersebut mengakibatkan harga kontrak tidak kompetitif sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp304.569. Pasal 5 ayat (2) menyebutkan bahwa pembayaran 100 % setelah pekerjaan/penyerahan peralatan selesai 100 % yang dinyatakan dalam Berita Acara Serah Terima Pekerjaan. Pasal 3 menyebutkan bahwa Pihak Kedua wajib menyerahkan pekerjaan tersebut kepada Pihak Pertama.194.00 = Rp33.976.135.645. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp162. 2.823.657.101.00 dan PT.135.500. Penerimaan Negara dari denda keterlambatan menjadi tertunda senilai Rp113.00 (PT.645.C.00 = Rp79. Kelebihan pembayaran biaya operasional senilai Rp162. Pasal 6 ayat (1) menyebutkan bahwa jika dalam jangka waktu penyerahan dalam Pasal 3 Surat Perjanjian ini dilampaui. 3. Pasal 37 ayat (1) menyebutkan bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga bertanggung jawab atas pelaksanaan pengeluaran pembangunan dilingkungan departemen/lembaga yang dipimpinnya.645. penyedia barang/jasa.670. 3.670. 3. 2. Lampiran I BAB 1.00 = Rp8.200.a. Keputusan Presiden No. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan Negara dalam pengadaan barang/jasa.50 dan PT. PT. Kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan senilai RP28.

315. akan meminta kepada pelaksana pekerjaan untuk menarik kelebihan pembayaran sebesar Rp28. Inka Forindo Jaya dan PT. Pengadaan dilakukan dengan penunjukan langsung karena pekerjaan ground station bersifat sangat spesifik yang harus memperhatikan perkembangan teknologi antena. dan proses transfer teknologi satelit yang ditawarkan kepada SDM kita lebih terbuka. Pemeriksa dan Penerima Barang/Jasa atas kekurangcermatan dalam meneliti perhitungan biaya yang diajukan rekanan dan tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kerjasama antara LAPAN-Jerman telah terjalin cukup lama. 1.sistem kendali.823.857. 5. Kelebihan pembayaran sebesar Rp247. Twink Indonesia sebesar Rp113. Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara LAPAN-TU Berlin dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2003 di Berlin Jerman antara pimpinan LAPAN dengan pimpinan TU Berlin. Menegur secara tertulis Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara serta Pemimpin Proyek untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek yang berada dalam tanggungjawabnya.00 untuk disetor ke kas negara. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. 2. Adapun untuk kekurangan volume pekerjaan .816. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang.135.760.344.00 untuk disetorkan ke Kas Negara dan foto copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI.4. Memerintahkan Deputi Bidang Teknologi Dirgantara untuk menarik kelebihan pembayaran dan denda sebesar Rp304. 3.3. Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya. Adanya keterlambatan penyerahan gedung fasilitas pendukung ground station TA 2003 di Rumpin akan ditarik denda keterlambatannya dari konsorsium PT.00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman (02. Untuk kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162.16) Dalam rangka mewujudkan program LAPAN terutama dalam pengembangan Satelit Mikro yang akan melibatkan teknologi tinggi maka untuk proses alih teknologi diperlukan kerjasama dengan negara yang sudah maju di bidang teknologi satelit dan telah memiliki kesepahaman dengan LAPAN. 2.00 untuk disetor ke kas negara. Implementasi MoU tersebut akan diwujudkan dengan pembangunan satelit . pengalaman dan kemampuan. demodulasi dan prosessing yang mengarah pada kehandalan.000. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan : 1. Institusi yang diajak melakukan kerjasama dengan LAPAN adalah Technical University of Berlin (TU-Berlin) dengan pertimbangan antara lain masalah pembiayaan.00 akan ditarik dari konsorsium PT Inka Forindo Jaya dan PT Twink Indonesia untuk disetor ke kas negara.000.645. Memerintahkan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara unutk menegur secara tertulis Panitia Pengadaan. 3.

000.000. Mohammad Mukhayadi 4.635. 5. Juli 2004 September s. 8. Suseno Ade Rukmana Daryono Restu Widodo Slamet Pelaksanaan training @ 18 bulan Februari 2004 s.d. Untuk merealisasikan proses alih teknologi pengembangan satelit mikro tersebut. Nusantara Duasatu Telematika sebagai agen/wakil di Indonesia. yaitu melalui kontrak Tahun 2003 untuk 6 orang engineer (4 orang permanen dan 2 orang non permanen) selama 4 bulan @ Rp17. satu diantaranya dengan kontrak Nomor : 01/SP/PTED-BTLF/VIII/2003 Tanggal 28 Agustus 2003 tentang pengadaan jasa diklat para ahli LAPAN di Jerman.500. Nama Engineer Permanen 1. Terdapat pembayaran kontrak kepada PT Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp1. Ayom Widipaminto Engineer Non Permanen (Periodik) 1. Mei 2005 Biaya hidup 4 bln melalui kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak Biaya pulang dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Jenis Biaya Biaya hidup : 4 bulan melalui kontrak 14 bulan melalui UYHD Biaya perjalanan : Berangkat melalui kontrak Pulang melalui UYHD Hasil pemeriksaan atas dokumen pembayaran Tahun 2003 sampai dengan 2005 diketahui sebagai berikut : 1. LAPAN mengirimkan 13 engineer yang terdiri dari 4 orang engineer permanen dan 9 orang engineer non permanen guna mengikuti training sistem satelit mikro LAPANTUBSAT di TU Berlin Jerman dalam kurun waktu 18 bulan yang pelaksanaannya dimulai sejak bulan Februari 2004 sampai dengan Juli 2005.763. Abdul Karim 2.00/bulan dan sisanya @ Rp25. 6.d. Sedangkan untuk pengurusan hal-hal yang bersifat non teknis TU-Berlin menunjuk PT. Juli 2005 @ 3 bulan Mei s. Robertus Heru Tri Harjanto 2. Adapun 4 orang engineer permanen akan mengikuti training selama 18 bulan sedangkan 9 orang non permanen akan dikirim secara periodik atau bergantian selama 3 bulan masingmasing tim berjumlah 2 orang.d.d. oleh karena itu pihak LAPAN melalui Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa (BANGTELINFO) mengadakan perjanjian dengan PT Nusantara Duasatu Telematika.d. dengan perincian sebagai berikut : No. 9.000.mikro LAPAN-TUBSAT dimana satelit akan dirangkai. Minto Suwarjo 3. (Besarnya biaya hidup/bulan disesuaikan dengan nilai kurs Euro pada saat itu).00/bulan melalui UYHD . Yoyok Ichsan Taufik Sumpeno Moh. dan dites dengan melibatkan para engineer LAPAN dan dipersiapkan kondisi terbangnya di Jerman.00 untuk pembayaran biaya hidup dan biaya pengiriman 4 orang engineer permanen dan 2 orang engineer non permanen selama 4 bulan . Februari 2005 Maret s. 4.500. Mekanisme pemberian fasilitas dilakukan dalam dua cara. Wahyudi Hasbi 3. Gunawan S. Selama pelaksanaan training setiap engineer memperoleh fasilitas berupa biaya hidup setiap bulan dan biaya tiket perjalanan pulang pergi. 7. Prabowo Moh. dibangun. November 2004 Desember s.

500. Adapun untuk engineer non permanen mendapatkan biaya hidup @ Rp25.284.00 2.000.284.500.000/bulan.Taufik Sumpeno (Des 04 – Febr 05) = 77.280. .Ade Rukmana = 77.Abdul Karim (Mei .00 Biaya perjalanan pulang 4 orang engineer permanen @ Rp9.@ Rp9. 2.000.000.00 7.278.879. 4.00 2 orang engineer non permanen selama 4 bulan =Rp140.000.500.000.759.908.00 5. dengan rincian sebagai berikut : No 1.400.00.000.00 2.00 dan biaya diklat sebesar Rp1. Uraian Biaya hidup 4 orang engineer permanen selama 15 bulan sebelum dipotong PPh 15% adalah @ Rp25.00 (@ Rp17.Minto Suwarjo = 77.600.831.00 dan sebagai pembayaran diklat dan biaya hidup dengan SPM No.458.00 2 orang engineer non permanen = Rp19.760.00 3.520. Uraian Biaya hidup : 4 orang engineer permanen selama 4 bulan = Rp280.00 Jumlah Nilai (Rp) 1.500.00 9.280.00 1.545.000. dengan perincian: No 1.000. Padahal kegiatan baru dilaksanakan pada bulan Februari 2004.00/bulan) Biaya pengiriman (pergi): +/.000.Juli 04) = 77.278.280.000.00 Hasil konfirmasi dengan salah seorang engineer permanen dan non permanen diketahui bahwa 4 orang engineer permanen mendapatkan biaya hidup selama 4 bulan dan tiket pergi melalui PT Nusantara Duasatu Telematika.000.Moh.357.000.000.280.518.469.00 Jumlah Biaya Diklat Total Nilai (Rp) 420. Yoyok Ichsan = 77. 720024X/088/118 tanggal 18 Desember 2003 senilai Rp1.879. Terdapat pembayaran biaya hidup dan biaya perjalanan pulang pergi 4 orang engineer permanen dan 9 orang engineer non permanen sebesar Rp2.00 3.000. 575501X/088/118 tanggal 19 November 2003 dibayarkan sebagai uang muka senilai Rp352.280.sebesar Rp479.000.00.Gunawan Prabowo (Sept – Nov 04) = 77.00 39.000.00 3.280. Suseno = 77.000.000.00 Biaya perjalanan pulang-pergi 9 orang engineer non permanen @ Rp19.000.000.000.280. terdiri dari : 1.000.469.458.00 4.000.00 2.000.00 4 orang engineer permanen = Rp39.100.763.Moh.278.410. 59.00 6.760. 2.00 695.280.357.000.Widodo Slamet =77.635.760.00 8.00 479.Daryono Restu (15 Mar– 15 Juni 05) = 77.500. sedangkan biaya hidup selama 14 bulan dan tiket pulang melalui pihak Proyek Bangtelinfo (UYHD).000/bulan dan biaya perjalanan pulang-pergi melalui pihak Proyek Bangtelinfo serta tidak pernah melalui PT Nusantara Duasatu Telematika.760.518.00 dibayarkan melalui mekanisme UYHD.000.727. 177.000.000/bulan Biaya hidup 9 orang engineer non permanen selama 3 bulan sebelum dipotong PPh 15% sebesar @ Rp25.00 1.280.000.500. Pembayaran tersebut sesuai SPM No.

Hal tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara apabila atas kelebihan pembayaran biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen sebesar Rp247. dapat disimpulkan dalam tabel berikut : No. Prabowo Moh. 4.Dari data tersebut di atas. 5. Dari pemeriksaan lebih lanjut.000.000.344.42 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 12 ayat (2) : Belanja atas beban anggaran belanja negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran. Wahyudi Hasbi Moh. .000.584. Dengan demikian keseluruhan kelebihan pembayaran yang terjadi adalah sebesar Rp247. sehingga kelebihan pembayaran menjadi sebesar Rp87. 2.760. maka telah terjadi kelebihan pembayaran sebagai berikut : 1. 1. 2.456. Kelebihan pembayaran biaya hidup + perjalanan pergi untuk 2 orang engineer non permanen yaitu Abdul Karim dan Minto Suwarjo sebesar Rp159.00. Bendahara Proyek lalai dalam melaksanakan tugasnya. Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres No.000. Minto Suwarjo Biaya hidup : 4 bln dgn kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak - 3. Pemimpin Proyek tidak mematuhi ketentuan tentang pelaksanaan anggaran dan belanja negara.00.000.040. 9.00. Suseno Ade Rukmana Daryono Restu Widodo Slamet 3 bulan melalui UYHD - Berdasarkan tabel diatas. pembayaran biaya hidup 4 orang engineer permanen tersebut telah dipotong PPh 15% dan telah disetor ke Kas Negara sebesar Rp15. 6. 3.000. Yoyok Ichsan Taufik Sumpeno Moh. 4. 7. Gunawan S.00. 2. Mukhayadi Ayom Widipaminto Seharusnya Biaya hidup : 4 bulan kontrak 14 bulan UYHD Biaya perjalanan : Berangkat kontrak Pulang UYHD Biaya hidup : 4 bln dgn kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak Biaya pulang dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Realisasi Biaya hidup : 4 bulan kontrak 15 bulan UYHD Biaya perjalanan : Berangkat kontrak Pulang UYHD Biaya hidup 3 bln UYHD Biaya perjalanan pulang-pergi dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Selisih Biaya Hidup : 1 bulan melalui UYHD Engineer Non Permanen (Periodik) 1. Nama Engineer Permanen Robertus Heru Tri H. Hal tersebut disebabkan : 1.00 tidak ditarik kembali dan disetorkan ke Kas Negara. 8.00 (sesuai nilai kontrak dengan PT Nusantara Duasatu Telematika).344. Abdul Karim 2. Kelebihan pembayaran biaya hidup untuk 4 orang engineer permanen selama 1 bulan (UYHD) sebesar Rp103.

000.00 belum dipungut (03. Kencana Mandiri UN sebagai konsultan pengawas pekerjaan yang bertindak untuk dan atas nama proyek . Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp159. Asih Silapurna berdasarkan Keputusan Pimimpin Proyek Pembinaan Kapasitas Sumberdaya IPTEK Kedirgantaraan No.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dan Surat Perjanjian Kontrak No.207. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.000.950.Sperjan/35/BINPAS. Atas permasalahan tersebut Pimpro mengakui adanya kelebihan pembayaran baik yang dilakukan oleh bendahara proyek sebesar Rp87.760.584.1. 3. 2.000. Untuk melakukan pengawasan dilapangan pihak proyek telah menunjuk PT.00 dari masing-masing penerima sebesar Rp87.248.05) Dalam Tahun Anggaran 2004 Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) pada LAPAN telah melaksanakan pemborongan pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta. Jangka waktu pelaksanaan ditetapkan 25 hari kalender dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai dengan tanggal 18 Desember 2004. Pengawasan dan pengendalian Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang.00 dan PT.000.3.000.00. Memerintahkan Deputi Bidang Teknologi Dirgantara untuk menarik kelebihan pembayaran sebesar Rp247.43/BINPAS.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp5. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI. Pengadaan tersebut dilaksanakan dengan cara penunjukan langsung dan negosiasi harga kepada PT.00 maupun kelebihan pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp159.344.00 yang akan ditarik dan disetorkan ke kas negara . Menegur secara tertulis Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara serta Pimpinan Proyek untuk lebih intensif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian proyek. Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan Tahun Anggaran 2004 1.00 yang selanjutnya disetor ke kas Negara.000.SPPK/ 36/BINPAS.584.760. Memerintahkan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara untuk menegur secara tertulis Panitia Pemeriksa dan Penerima Barang/Jasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan pekerjaan.650.207.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta dan denda keterlambatan sebesar Rp16.000. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1.PL/SPPBJ/XI/2004 tanggal 23 Nopember 2004 yang selanjutnya diikat dengan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan No.000. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1.

950.19 m3 2.000 89. Air Kerja Pek.55 m2 1.00 m3 2.000 1.00 m3 415.875.5 cm Hotmix T.000 530.000 146.00 m’ 1.900.900 4.000 400.000 12.000 4.000 25.00 ttk 7.000 20.850.736.500 20.000 178.238.150 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi b.225.224.264.184.588.000 77.000 4.00 m’ 1.000 645.50 m3 22.046.000 3.047.452.550 117.000 25.000 15.370.000 1.568.00 bh 332.000 2.203.332.000 3.78 m3 61.769.500 19.000.00 m2 16.82 m3 2.000 35.00 ls 4.000.000 145.000 2.000 Jumlah Harga (Rp) 19.20 m3 27. Pekerjaan BRC T.620.000.000 3.000 3.000 3.600 4.509.719.800.715.000 2.000 74.452. Pembersihak Lokasi Mobilisasi Material Sub Total I a. 150 cm Galian Pondasi Sloof Beton 15/60 cm Kolom Praktis 20 x 20 cm Plesteran & Acian Pasangan BRC T.000 479.00 m2 6. 175 cm Galian Pomdasi Pondasi Umpak Beton Pagar BRC T.335. Adapun pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol meliputi : No I Jenis Pekerjaan Pek.000 195.000 3. Persiapan Pek Direksikit Pek.000 31.00 ls 4.657.000 2.950 111.000 81. 175 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi Sub Total II Pagar Dinding Beton Bongkar pagar lama Pondasi batu kali Sloof beton 20 x 25 cm Ring balk 20 x 20 cm Kolom praktis Pagar pilar beton Plesteran dinding Cat emulsion Sub Total III Pek.928.00 m’ 1.600 23.L/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004.00 m2 465.500.00 m2 2.000 64.000 811.000 44.850.300.350 406.000 139.5 m Pintu pipa galvanis P.129.784.800.00 m’ 550.300. Lain-Lain Perbaikan pagar kawat duri Pasang pagar kawat duri Cat kawat duri + tiang besi Bongkar pintu (lama) Pintu Pipa Galvanis P. Pekerjaan BRC T. Sperjan/63/BINPAS P.950.10 m3 50.000.500 30.950 101.4 m Cat Zynckromat Sub Total IV Perbaikan Jalan Protokol Sub Base T.112.00 m’ 831.000 30.700 692.913.000 75.700 35.00 ls Harga Sat (Rp) 350.446.000 161.000 26.00 m3 42.950.375.000 163.00 m’ 305.136.000 211.750.00 m3 550.00 bh 4.850.00 bh 1.000 297.000 2.000 40.547.000 340.000 4.775.400 16.00 bh 1.sesuai Surat Perjanjian No.00 m’ 79.000 68.000.600.000 31.00 bh 43.600 113.832.00 bh 2.376.000.000 15.509.000 13.000 7.00 bh 5.000 28.620.250.500 149.80 m2 4.712.40 m3 6.000 34.00 m’ 465.00 ls 4.700 II III IV V .980.00 m’ 108.00 m’ 1.476.771.00 m3 7.850.000 46.4 cm Mobilisasi alat berat Sub Total V Volume 56.144.000 27.500 30.000 8.240.000 4.000 400.000.125.295.3.020.500.6 m Pintu pipa galvanis P.200 11.

konsultan pengawas dan pihak kontraktor.512 5. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui : 1.464.00 m2 56. pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol yang disaksikan oleh pihak proyek. bersekala kecil dan spesifik. karena penunjukan langsung hanya diperkenankan untuk pekerjaan yang bersifat darurat/mendesak.260. Tim BPK RI berpendapat penunjukan langsung tersebut tidak sesuai dengan ketentuan.136.500 47.000 12.520 331.512.00 m’ 1.00 m’ 6. Asih Silapurna sebagai pelaksana pekerjaan .000 Pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol tersebut telah diserahkan sesuai Berita Acara Serah Terima No. Berdasarkan Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Propinsi DKI Jakarta No.650.516.PL/XII/2004 tanggal 16 Desember 2004 dan telah dibayar lunas dengan SPM No.528.142.000. LAP-5170/PW09/2/2005 tanggal 31 Agustus 2005 terdapat kelebihan pembayaran kepada PT. Asih Silapurna sebesar Rp62.000.445.00 dan telah disetorkan ke Kas Negara sesuai Surat Setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak tanggal 25 Juli 2005 pada Bank BNI Kantor Cabang Gambir Sebesar Rp62. BA/03/Binpas.520 5.592 5.090. Pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol tersebut telah diperiksa Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Propinsi DKI Jakarta berdasarkan Surat Tugas Kepala BPKP No.00. Pekerjaan BRC T. diketahui terdapat beberapa jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB yaitu : No I Jenis Pekerjaan Pek.00 ttk 7. Pembersihak Lokasi Mobilisasi Material Pekerjaan Pagar BRC a.00.644.512. Persiapan Pek Direksikit Pek.00 m2 16. Dengan adanya penunjukan langsung tersebut harga dalam kontrak tidak kompetitif.000 7. 150 cm RAB Fisik Selisih 16.00 ls 1.882091Y/088/118 tanggal 23 Desember 2003 sebesar Rp2.00 m’ II . konstruksi dan finishing.00 ttk 601.620. 2.VI Renovasi Mess Yogyakarta Sub Total VI Sub Total PPN 10 % Total Dibulatkan 331.142.00 m’ Harga Satuan 350.00 dan SPM No. Penunjukan langsung kepada PT. 884189Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004 sebesar Rp3.129.000. Air Kerja Pek.000 Jumlah Harga 40.464.390.516.650.000. dirahasiakan. Pemeriksaan fisik di lapangan tanggal 9 Desember 2005 atas pekerjaan persiapan.000.500 30.000.000.500 56.00 ls Sub Total I 4.000 2. ST-3454/PW09/2/2005 tanggal 23 Juni 2005 selama 10 hari kerja yang berakhir tanggal 8 Juli 2005.500.920 513.

Keramik 15 x 30 4.000 3.00 bh - 25.00 m2 2.5 m Pintu pipa galvanis P.600 4.000 28.000 2.00 bh 412.000) 71.900 4.850.446.00 bh 1.000 40.128.16 m3 7.452.30 m2 (0.000 6.39 m2) 10.05 m’ 79.00 bh 3.000) (26.600 392.000 (105.600 11.590.700.00 m3 415.346.000 1.184. 175 cm Galian Pomdasi Pondasi Umpak Beton Pagar BRC T.428.800.000 23.950 101.456.000 15.700.56 m3 - 20.00 m2 206.731.000 31.17 m2 Sub Total V Total .950.000 2.000 25.400 7.801. Pekerjaan BRC T. Pekerjaan Insfratuktur .26 m3 2.Pas.40 m3 6.756.3.000 3.000 3.00 bh 332.00 bh 5.00 m’ 1.00 bh 4.772.046.00 m2 2. Pekerjaan Pengecatan .75 m2 5. Pek. Pagar Dinding Beton Bongkar pagar lama Pondasi batu kali Sloof beton 20 x 25 cm Ring balk 20 x 20 cm Kolom praktis Pagar pilar beton Plesteran dinding Cat emulsion Pekerjaan Lain-Lain Perbaikan pagar kawat duri Pasang pagar kawat duri Cat kawat duri + tiang besi Bongkar pintu (lama) Pintu Pipa Galvanis P.00 m3 Sub Total II 550.000 4.00 m’ 103.Pas.000 3.182.68 m3 3.00 m3 43.Galian Pondasi Sloof Beton 15/60 cm Kolom Praktis 20 x 20 cm Plesteran & Acian Pasangan BRC T. Pekerjaan Sanitair . 175 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi III Pek.000 340.500 19.452.00 m2 420.00 bh 4.272.Lantai keramik 40x40 Ez 3.875.00 m’ 1.50 m3 18.84 m3 (13.000 76.00 bh 332.950.452.Cat dinding/Catylac .000 145.009.940.000) 26.000 1.509.10 m2) 4.452.56 m3 253.500 15.00 m’ 465.000 3.340.132.106.850.00 m2 241.000 (51.00 m’ 305.000 3.000.600.000.00 bh 1.40 m3 158.590 2.000 76.00 bh 1.000 2.00 m2 1 ls 1 unit 110.07 m3 1.00 m’ 2.256.78 m3 108.776.973.861.4 m Cat Zynckromat Renovasi Mess Yogyakarta 1.Pas.00 m2 463.00 m3 20.700 1.000 1.000 V 1 ls 9.63 m3 2.00 bh 444.00 m2 2.000 340.850.784.00 bh) - 75.00 ls Sub Total IV 1ls 120.000 16.00 m2 3.000 7.000 15.00 m2 196.509.648.10 m3 20.335.715.25 m3) 9.375.085.43 m3 22.900.00 m2 4. Mandi Depan .600. Keramik 20 x 20 .00 bh 2.626.800 39.000 679.05 m’) (78.32 m3 38.20 m2 (1.000 14.375. Paving Block 831.00 m’ 108.950 111.525.00 m2 224.80 m2 4.00 bh (3.000 16.000 31. Pekerjaan Persiapan .160 796.45 m3 27.Mandi Belakang .Pas.856.19 m3 22.500.000 (12.72 m2 348.336.00 m3 747.86 m3 125.000 3.00 m’ 1.60 m3 256.00 ls 4.00 m3 38.359.36 m2 16.08 m2 4.500 6.00 m2 1 ls 1 unit 100.00 m3 42.61 m2 18.80 m2 4.000 161.000 98.430 (1.640) 1. Keramik 15 x 30 5. Keramik 20 x 20 .000 IV 2.150 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi b.000 71.000 400.620.83 m2 3.54 m3 6.000 160.000 468.600 1.180 52.500 149.000) 6.960.00 m2 - (90.00 m’ 640. K.6 m Pintu pipa galvanis P.475.00 m3 83.350 11.950.277.Cat Exterior/Catylac 6.000 4.000 307.Pas.00 m’ 550.00 m2 704.Bak Tanki Air / 1000 lt 7.78 m3 61.000 3.71 m2 14.000 4.000 98.500 5.20 m3 157.Poma Air Kerja 2.00 m2 Sub Total III 465.00 bh 943.00 m’ 1.34 m3) 18.605.850.000 3.000 2. Pekerjaan Lantai Keramik .300.44 m3 50. Pekerjaan K.00 bh 1.82 m3 32.00 bh 2.70 m2 4.00 bh 332.00 bh 43.00 m’ 111.Pompa Air Jerpam .000 18.00 bh 5.000.

80 m3 6.310.850.568. 3. lebar 4.80 116.349.950.700 Harga/m3 1.5 cm Lapisan Hotmix T.157.723.940.360.00 (Rp796.40m’.00 m2 x 0.000 1. Asih Silapurna harus dikenakan denda sebesar 3 %o X Rp5. Dengan demikian Pekerjaan Pemagaran.000.4 cm Volume (m3) 4. Keputusan Presiden No. Berdasarkan pemeriksaan atas laporan pengawas lapangan yang tertuang dalam Buku Harian Standar Konsultan Pengawas PT.950.Asih Silapurna sebesar Rp1.00 + Rp513. sehingga PT.58 cm.133.000.409.39 Sub Total V Selisih (m3) 218. Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran.376.014 Jumlah Harga 297.310.14 m dan tebal hotmix 3.67 Harga/m3 1.000 215.00.05 m = 218.00 sehingga jumlah yang harus ditarik dari PT. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.516.000.650.4 cm Volume (m3) RAB Fisik 218.590. Pengawas Lapangan dan Pemimpin Proyek diketahui bahwa pekerjaan baru selesai tanggal 21 Desember 2004. Kencana Mandiri UN yang ditandatangani oleh 3 pihak yaitu Kontraktor.80 259.568.55 m2 x 0.409.014 Berdasarkan hasil pengukuran jalan diketahui bahwa panjang jalan 955.360. Perbaikan Jalan Protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN Pameungpeuk Garut dan Renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta mengalami keterlambatan selama 3 (tiga) hari. Asih Silapurna dikurangi hasil pemeriksaan BPKP yang telah disetor ke Kas Negara sebesar Rp62.265.850.06 142.133 Dari data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di LAPAN Pameungpeuk Garut serta renovasi mess di Yogyakarta tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak sehingga terdapat kekurangan volume senilai Rp1. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a.476.00 = Rp16.00 ) yang dapat menimbulkan kerugian Negara.00 dan denda senilai Rp16.133 513.723. satuan yang digunakan adalah luas dan ketebalan masing-masing lapisan.000. . Menurut jangka waktu pelaksanaan pekerjaan seharusnya pekerjaan selesai pada tanggal 18 Desember 2004.Untuk pekerjaan peningkatan jalan protokol.000 479.00 dan apabila tidak ditarik dan disetor ke Kas Negara dapat menimbulkan kerugian negara.207.00 yang harus ditarik dari PT. Dari hasil pemeriksaan tersebut di atas diketahui terdapat kekurangan volume senilai Rp1.dengan rincian sebagai berikut : No 1 2 Pekerjaan Lapisan Sub Base T.142.264. apabila luas dan ketebalan tersebut dikonversikan ke dalam volume dengan satuan m3 maka dapat diketahui volume dan harga yang dibutuhkan untuk masing-masing jenis pekerjaan . jika dibandingkan dengan RAB terdapat selisih kurang volume pekerjaan sebagai berikut : No 1 2 Pekerjaan Lapisan Sub Base T.04 m = 259.06 m3 Jumlah Harga 297.5 cm Lapisan Hotmix T.000 1.349.841.

2.207. Kelebihan pembayaran kepada PT. penyedia barang/jasa. PT. Hal tersebut mengakibatkan harga kontrak tidak kompetitif sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp1.4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus.950. PT.C. Pasal 1 angka 17 menyebutkan bahwa kontrak adalah perikatan antara pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.265. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggungjawabnya. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menyebutkan : a. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa.Sperjan/35/BINPAS. maka untuk setiap hari keterlambatan Pihak Kedua wajib membiayai denda keterlambatan sebesar 1 %o (satu permil) dari biaya pekerjaan/ borongan. Keppres No. Penunjukan langsung dilakukan karena pada saat itu LAPAN terikat oleh pelaksana pekerjaan (konsultan perencana.b.1. Penerimaan negara dari denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan senilai Rp16. Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan : 1.00 yang dapat merugikan negara. karena terbentur oleh waktu dimana Presiden RI (Megawati) akan hadir pada kegiatan uji terbang roket di Pameungpeuk dan diperintahkan untuk membenahi lingkungan yang secara fisik dalam kondisi rusak . Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. 4.157. 3. c. Kontrak No. 2. Asih Silapurna kurang mentaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati dengan pihak proyek.207.207.248.00 menjadi tertunda Hal tersebut disebabkan : 1.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 Pasal 16 ayat ( 2) menyatakan jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 7 perjanjian ini. pengawas dan kontraktor) sebelum kontrak ditandatangani. 3. Lampiran I BAB I. Asih Silapurna senilai Rp1.00 dengan rincian sebagai berikut : 1. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam pengadaan barang/jasa.000.a. 2. Pasal 37 ayat (1) menyebutkan bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga bertanggung jawab atas pelaksanaan pengeluaran pembangunan dilingkungan departemen/lembaga yang dipimpinnya. b. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas di lapangan tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

1.000. proyek akan berkoordinasi dengan pihak pelaksana untuk menyelesaikan kekurangan volume dan keterlambatan tersebut. Kencana Mandiri U.250.248.00 belum dipungut (02.L/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004. di Pameungpeuk.Sperjan/63/BINPAS P.000.43/BINPAS. Asih Silapurna sebagai Pelaksana Proyek berdasarkan Keputusan Pimimpin Proyek Pembinaan Kapasitas Sumberdaya IPTEK Kedirgantaraan No. Garut dan Renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta yang dikerjakan oleh PT. Jangka waktu pelaksanaan sejak tanggal 24 Nopember sampai dengan 20 Desember 2004 sesuai dengan Pelaksanaan Pekerjaan fisik yang akan diawasinya yaitu sebagai konsultan pengawas Pekerjaan Pemagaran.000.N.06) Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya IPTEK Kedirgantaraan LAPAN Tahun Anggaran 2004 telah menunjuk PT. Proyek mengakui pada saat pemeriksaan pasca dilapangan terjadi kekurangan volume pekerjaan. di Pameungpeuk. Dan pelaksana akhirnya minta bantuan aparat keamanan setempat (Koramil dan Polsek). biaya pekerjaan pengawasan sebesar Rp125.00 dan telah dibayar lunas dengan SPM. akan tetapi disisi lain terdapat pekerjaan tambahan diantaranya perbaikan mes LAPAN di Pameungpeuk Garut.207. 3. No.207. Kencana Mandiri UN atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan pekerjaannya. 2. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur Konsultan Pengawas PT. Atas komentar Pemimpin Proyek Tim BPK-RI berpendapat bahwa perbaikan mess LAPAN di Pameungpeuk Garut merupakan pekerjaan yang dibiayai dari Proyek Bangtelinfo Rancabungur Bogor. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta bekerja tidak efektif dan denda keterlambatan atas pekerjaan pengawas sebesar Rp6. sebagai Konsultan Pengawas dengan cara penunjukan langsung dengan Surat Perjanjian No. Atas kekurangan volume pekerjaan.PL/SPPBJ/XI/2004 tanggal 23 Nopember 2004 . Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggungjawabnya.500. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. Perbaikan Jalan Protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN.884195Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menarik kelebihan pembayaran senilai Rp1. Asih Silapurna untuk selanjutnya disetor ke Kas Negara. 3. perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN. Untuk maksud tersebut Pimpro akan berkoordinasi dengan pelaksana untuk menyelesaikan keterlambatan pekerjaan. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI.2 Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran. Keterlambatan pekerjaan disebabkan adanya protes/demo dari masyarakat sekitar lokasi yang tidak setuju adanya proyek pemagaran sehingga mengganggu jalannya pekerjaan tersebut.00 dari PT.00 dan denda keterlambatan senilai Rp16. bukan atas biaya Proyek Binpas SDI-GAN.950.2.

000.144. Pekerjaan Lapisan Sub Base tidak dikerjakan oleh kontraktor sehingga kurang volume.00.00 + keuntungan pemborong 10%=Rp85.00 1.32 m3 @ Rp2.000.450.000.000.00 sehingga kelebihan bayar sebesar Rp 5. Lapisan Hotmik Volume 259.000/m3 dengan nilai keseluruhan Rp 1.681.224.00 ditambaha keuntungan pembrongan 10% = Rp29.568. Adapun perbedaan volume yang signifikan dan tidak dilaporkan oleh konsultan pengawas kepada proyek antara lain adalah sebagaiberikut : PEKERJAAN Sloof beton Pagar BRC 150cm.000. Kloset Jongkok merk Toto seharga Rp 1. a. 2. Pameungpeuk Garut Peningkatan Jalan Protokol Pameungpeuk Garut KONTRAK Jumlah Volume 415 M3 @ Rp2. Konsultan Pengawas dalam melaksanakan pekerjaannya tidak efektif.00 senilai Rp263.Sperjan/35/BINPAS.000 FISIK Jumlah volume = 256. Bak tangki air kapasitas 1 m3 Ex.00 2. Pekerjaan Lapisan Hotmik dilaksanakan 142.SPPK/36/BINPAS. sehingga kekurangan volume maupun mutu hasil pekerjaan tidak segera diketahui secara dini oleh pihak proyek untuk dilakukan perbaikan maupun teguran kepada kontraktor.000.000.700. Pompa air hasil cek fisik merk Panasonik GP 125 JB harga dipasaran sebesar Rp290.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004. luas 4. Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen kontrak dan dokumen pendukung lainnya serta hasil pemeriksaan fisik dilapangan diketahui : 1.376 m2 senilai Rp297.06 m3 @ Rp1. Plipper + Asessories +/Rp1.600.00 dengan nilai keseluruhan Rp756.No. Lapisan Sub Base dengan ketebalan 5 cm.00 Sesuai RAB : 1.850.00 sehingga kelebihan bayar sebesar Renovasi Mess di Yogyakarta.00 1.000.00 3. Hasil cek fisik closet duduk dengan merk INA harga dipasaran sebesar Rp 850.014.00 4.000.950.000. Pembuatan Pompa Air Kerja sesuai informasi yang dapat dipercaya tidak dilaksanakan karena telah ada sumur tua yang sudah ada dan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik dan layak minum sehingga kelebihan bayar pada rekanan sebesar Rp3.00 mengakibatkan mutu barang berkurang dan kelebihan bayar sebesar Rp515.00 senilai Rp 479.600. Pompa air Jet Pump dengan harga Rp6.000.00 3.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dan Surat Perjanjian Kontrak No. Plipper + Asessories 1 unit ditukar dengan kapasitas air 500 Lt. 1.39m3 @ Rp1850.493. Kencana Mandiri U.00 ditambah keuntungan pemborong Rp100. namun PT. harga pasaran Rp470.000.000.00 .000.00 Ex. Terdapat pekerjaan yang dilaksanakan PT. Asih Silapurna tidak sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak yaitu adanya perbedaan volume dan spesifikasi barang.423.250. sebagai konsultan pengawas tidak pernah memberikan laporan tertulis maupun lisan kepada Pemimpin Proyek sebagai pemberi kerja.000.N. Pembuatan Pompa Air Kerja senilai Rp 3.014.950.00 2.000. 2.264.000.000.

keahlian dan pengalaman yang dimilikinya sehingga .390.000. Bak tanki air kapasitas 1 m3 Ex. Pasal 3 : a. b.000.00). Asih Silapurna berdasarkan Berita Acara Penyerahan Barang (BAPB) No.00 (5 % X Rp125. kuantitas dan laju pencapaian volume /relisasi fisik. 2. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas bahwa pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan dilapangan.00 Dengan kejadian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Kontraktor Pengawas tidak melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan tangggungjawab dan kewajiban yang telah di tandatangani dalam surat perjanjian. Pembayaran Tahap II kepada PT.PL/XII/2004 tgl. c.00 sedangkan secara fisik prestasi pekerjaan tersebut belum mencapai 100% hal tersebut dilihat dari buku harian yang dibuat oleh PT. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas telah menyalahgunakan wewenang yang dipercayakan dengan cara memanipulasi data guna kepentingan pribadi dan orang lain serta tidak menjalankan kewajibannya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Ayat (1) menyatakan bahwa pekerjaan pengawasan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam perjanjian ini. Kencana Mandiri UN harus dikenakan denda maksimal sebesar 5 % dari harga kontrak atau senilai Rp6.03/Binpas. Hal tersebut tidak sesuai dengan Surat Perjanjian/Kontrak No. b. 16 Desember 2004 yang dibuat oleh Konsultan pengawas menyatakan bahwa prestasi pekerjaan telah selesai 100%.800. Pasal 1 angka 2 menyebutkan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua sebagaimana yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) : a. PT. dengan dasar BAPB tersebut PT. Asih Silapurna selesai dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2004.250. Asih Silapurna mengajukan tagihan pembayaran dan telah dibayar dengan SPM No. Mingguan dan Bulanan sampai dengan kontrak berakhir tanggal 20 Desember 2004 dan sampai dengan saat pemeriksaan BPK berakhir tanggal 30 Desember 2005 belum menyerahkan laporan-laporan tersebut sehingga terjadi keterlambatan selama 1 tahun lebih. b. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk membantu memecahkan persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi.000.Sperjan/63/INPAS.4.000.884189Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004 sebesar Rp3.000. Dari uraian tersebut di atas menggambarkan bahwa PT. Ayat (2) menyatakan bahwa pihak kedua akan melaksanakan tugasnya dengan segala kemampuan.00 Rp1.000.500. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas. Dengan demikian PT. Plipper + Asessories 1 unit senilai Rp 2. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas tidak menyerahkan sebagian hasil pekerjaan pengawasannya berupa Laporan Harian. 2.700.PL/ I/2004 tnggal 24 Nopember 2004 : 1.

Hal tersebut mengakibatkan : 1. 4.250. 3. Pemimpin Proyek tidak dapat mengetahui secara dini perkembangan fisik dilapangan sehingga tidak dapat mengambil keputusan secara cepat untuk mengambil tindakan perbaikan. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kurangnya pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek sehingga menimbulkan kerugian negara. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur secara tertulis PT.) yang menyatakan bahwa Hasil Pekerjaan Pengawasan disamping harus sesuai dengan KAK dan juga harus diserahkan kepada Pihak Pertama minimal lima yang masing masing diantaranya terdiri atas Buku Harian. sehingga proyek akan mengevaluasi apakah konsultan pengawas tersebut masih layak dipakai lagi. 2. 2. Kencana Mandiri UN diberikan sanksi dengan jangka waktu tertentu tidak diberi pekerjaan di lingkungan LAPAN serta menarik denda keterlambatan sebesar Rp6. Pasal 11 ayat (2) menyebutkan bahwa jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pemborongan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 5 perjanjian ini.000.pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan sesuai dengan KAK ketentuan yang berlaku. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pihak proyek telah maksimal dalam melakukan pengendalian atas pelaksanaan proyek. Pasal 4 ayat (1. Kencana Mandiri UN atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan pekerjaan dan kepada PT. Terhadap denda keterlambatan pihak proyek akan berkoordinasi dengan konsultan pengawas untuk menyelesaikan keterlambatan pekerjaan tersebut. Penerimaan negara dari denda keterlambatan senilai Rp6. . 3. Laporan Mingguan dan Bulanan sebagai resume Laporan harian. namun konsultan pengawas masih kurang efektif. Pihak Kedua wajib membayar denda 1 %o (satu perseribu) dari biaya pekerjaan borongan dan ayat (3) menyatakan bahwa jumlah maksimum denda kumulatif ayat (1) dan (2) Pasal ini ditetapkan sebesar 5 % (lima prosen) dari jumlah biaya pekerjaan pemborongan.00 menjadi tertunda. 2. maka untuk setiap hari keterlambatan. Hal tersebut disebabkan : 1. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya.000.250. copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. 3.00 untuk disetor ke Kas Negara. Konsultan Pengawas PT. Kencana Mandiri UN tidak melaksakan tugasnya sesuai yang diperjanjikan dalam surat perjanjian/kontrak. Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan.

108 22.295. Pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan tersebut meliputi : No I Jenis Pekerjaan Volume Harga Satuan (Rp) 299.471.32 m3 .Pek.1 1.693 5.687 6.451 40.307 68.Pek Direksikit 693.847.391.992.875 43.000.694.200 47.485.3 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882. Untuk melakukan pengawasan di lapangan pihak proyek telah menunjuk PT.788 20.992.295.1 Pekerjaan Persiapan 24.256 51. Plesteran Kol & Pondasi 1.869.2 Pekerjaan Konstruksi .253.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan tugas melakukan pengendalian pekerjaan yang terdiri atas kegiatan pengawasan.847.74 m2 .196 51.Pek Profil Kolom 1.Pek.997 95.208 138. Restu Prima Citra dengan Surat Perjanjian No.875 356.20 m’ .Pek. Galian Tanah Pondasi 1.908.632.91 m3 .356 27.118. Pembersihan Lapangan 693. Acian 1.660 11.Pek.204.055 10.196 II Pek.20 m’ .750.Pek Kolom 25/25 T.Pekerjaan Batu Kosong 110.964. Pagar BRC 1.20 m’ Sub Total 1.2 30.161 22.140 14.Pek Pagar BRC T.24 m3 .74 m2 .583.898 396.192.00 bh .262 39.00 ls .Pek. Penguk dan bouplank 485.761 Jumlah Harga (Rp) 7.00 belum dipungut (02. Jangka waktu pelaksanaan dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai dengan tanggal 20 Desember 2004.450 21.301.712.564.596 5.Pek.74 m2 Sub Total 1.172 496.688 11. Air dan Listrik Kerja Sub Total 1. Cat Kolom & Pondasi 1.1.000.250.10 m’ . Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah melaksanakan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di LAPAN Rumpin Bogor yang dilaksanakan oleh PT.88 m3 .094 2. pengujian dan pengkoreksian.499 4.3 Pekerjaan Arcon . Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas sesuai Surat Perjanjian No. Sperjan/BINPAS.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor dan denda keterlambatan senilai Rp11.2 Pekerjaan Finishing .00.Pek.532 158. 150 cm 693.000.PL/21/K/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.Pek.720.276 59.Pek Ornamen Kepala Pagar 247. Sperjan/93/BINPAS.064.16) Dalam Tahun Anggaran 2004.847.496 41.00 m2 . Pondasi Batu Kali 400. Penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan dengan cara penunjukan langsung dengan negosiasi harga.

Galian Tanah Pondasi .Pek.80 m3 .660 11.471.108 22.196 60.70 m’ .214.Pek Kolom Arcon T.50 m’ 1. & Bouplank .Pek.999.23 m2 Sub Total 3.2 16.640 106.168.874 11.3 Pekerjaan Finishing . Rambu Pengaman 1.690.00 m2 . Perataan dengan Buldozer 2.Pek.Urug Lap. 15 cm 7.334 1.838.000 6.932 204.50 m’ .950 43. Air dan Listrik Kerja 1.2 Pek.532. Cat Kolom & Pondasi 836.562 44.17 m3 .620 16.254.00 ls Sub Total 3.Lapisan Hotmix T.358.00 bh .635 3.125 11.50 m’ 1.Pek Kolom 25/25 T.00 m2 .28 m3 . Pondasi Batu Kali 1.00 ttk .792. Penguk.620 23.704.2 Pekerjaan Konstuksi .23 m2 .Pek.441.Pekerjaan Batu Kosong 47.25 m3 .975 18.813.3 Pekerjaan Jalan L.512. 150 cm 295. Plesteran Kol & Pondasi 836. Dan Bouwplank 55. Pembersihan Lapangan 295.761 6.740.367.50 m’ . Pondasi Batu Kali 170.000.Pek.776 25.2.671.898 282.Pek.744 21.1 Pek.108 93.898 396.70 m’ .00 ls .389 39. Pembersihan Lapangan . Acian 836.000 356.660 11.155.410 4.104.504.817.512. Pagar Arcon 1.214. Persiapan 2.365.249.Pek Pagar BRC T.249.50 m’ Sub Total 2. Pagar BRC dan Asecories 3.312. Acian 4.809 8.457 16.836.2 Pek.000 15.094 201.827 16.2 Total Dibulatkan 356. Batu Kosong 286.208 64.493 16.127 67.910 242. Pembersihan Lapangan 7.85 m3 .00 ls 6.148.504.Pek.077.450 21. Galian Tanah Pondasi 206.50 m’ .38 m2 .996.315 43.Pek.688 III IV Sub Total 2.020 27.275 cm 640 bh .75 m3 1.3 M 4.596 11.Pek.Pek.024. Air dan Listrik Kerja 1. Persiapan .483.2 Pekerjaan Konstruksi .352.Pek. 3 cm 7. 2 cm 7.905.997 52.23 m2 .Pek.450 5.972 9.160.869.Pek.Giling Matang T.108 22.1 4.Batu Belah T.596 2.Pek.792.792. Konstruksi Badan Jalan .180 37.512.287.450 21.792. Urug Pasir Sirtu T.588 1.Pek.011 52.854.Pek.825.682 1.Urug Lap.50 m’ .674.00 m2 .690.389 133.1 Pekerjaan Persiapan .171 5.Pek.975 6.200 244.513 128. Dan Bouplank 295.1 3.460 22.593.749 334.561.Pek Profil Kolom 633.50 m’ Sub Total 3.948.237.1 Pek.Pek.200 40.414.512 m2 Sub Total 4.552 .347.65 m3 .10 cm 7.187 23.400 324.512 m2 . Air dan Listrik Kerja Sub Total 4.365 300.Pek.38 m2 .874.423 35.Pek.745 97. Penguk.094 2. Penguk.072 2. Kawat Duri 1.064 28.Pek Plesteran Kolom & Pondasi 4.206.996.284.281 410.035.625 37.898 396.241.750.000 3.950 175.290 22.256 438.Pek.823 102.750.Pek.483.1 2.Pek.Pek Ornamen Kepala Pagar 130.125 88.2 3.

052.254.80 m3 1. Batu Kosong Pek.346 5.000.683 48.00 bh 347.1 Pekerjaan Persiapan Pek Direksikit Pembersihak Lapangan Penguk dan bouplank Galian Tanah Pondasi Air dan Listrik Kerja 1.035.20 m’ 353.2 Pek.533.80 m3 1.687 6.50 m’) (58.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Batu Kosong Pek. kontraktor dan konsultan pengawas diketahui bahwa terdapat beberapa jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB yaitu : No I Jenis Pekerjaan Pek. Ples.432.792.818.805.792.257 45.040 12.847.542 (1.898 396.612 335.74 m2 1.60 m’ 1.24 m3 1.51 m3 316.161 22.306 125.40 m3 84.125 286.108 22.74 m2 818.000.613 .052.2 Pekerjaan Konstuksi Pek.233. Air dan Listrik Kerja 2. 150 cm Pekerjaan Finishing Pek. Pondasi Batu Kali Pek Kolom 25/25 T.982 20.88 m3 1.450 21. 2.00 bh 1. Acian Pek Ornamen Kepala Pagar Pek Profil Kolom Pek Pagar BRC T. 878705Y/088/118 tanggal 8 Desember 2004 sebesar Rp750.10 m’ 693.20 m’ 345.313.477.20 m’ 240.660 11.00 m2 693. Tim BPK-RI berpendapat bahwa penunjukan langsung tersebut tidak dapat dibenarkan karena pekerjaan tersebut tidak bersifat spesifik dan mendesak/darurat sehingga hal tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Penetapan pelaksana dengan penunjukan langsung. Restu Prima Citra.356 27.088 5.208 138.847. Galian Tanah Pondasi Pek.029.634 23.00 m2 818. Berdasarkan pemeriksaan dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui bahwa : 1.519.000.451 40.333.673.883213Y/088/118 tanggal 20 Desember 2004 sebesar Rp3.44 m3 56. Pekerjaan pemagaran dan jalan lingkungan tersebut telah selesai dilaksanakan dan diserahkan sesuai Berita Acara Serah Terima No.Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya PT.00 ls 54. Pagar BRC 1.168.Kol & Pondasi Pek.74 m2 1.546 28.00 dan SPM No. Penguk.00 m’ 1.752.000.32 m3 30.01 m3 356.74 m2 1.00 ls 2.485.60 m’ 353. & Bouplank Pek.094 2.00 ls 110.204.405) 141.50 m’ 1.077. Pondasi Batu Kali RAB Fisik Selisih Harga Satuan 299.137. Pembersihan Lapangan Pek.00.74 m2 107.996) - 24.00 m2 140.463.586.00 ls II (259.278.00 bh 1.00 m2 Sub Total I 1.092.000.908 11.200 47.875 356.249.74 m2 247.00 m’ 2.17 m3 328. Cat Kolom & Pondasi Pekerjaan Arcon 2.094 (14.50 m’) (259.596 5.68 m 1.50 m’ 1.596 11.140 7.455.17 m3 5.029.898 396.20 m3 818.761 Nilai Selisih 2.847.450 21.00 m2 340 m’ 340 m’ 244.16 m3 (41. Hasil pemeriksaan fisik di lapangan tanggal 2 Desember 2005 atas pekerjaan persiapan.526) (1.52 m3) 358.992.20 m’ 485.LPN/BINPAS/BA/02/XII/2004 tanggal 16 Desember 2004 dan telah dibayar dengan Surat Perintah Membayar (SPM) No.322.20 m’ 24.91 m3 400.029.108 22.1 Pekerjaan Persiapan Pek.775) (5.32 m3 677.75 m3 1.15 m3 25.55 m’) - 6. konstruksi dan finishing yang disaksikan oleh pihak proyek.30 m’ 1.20 m’ 693. harga item per jenis pekerjaan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 %.90 m’ 347.

671.367.08 m3 100.02 = 150.450 5.652.795 295. Dan Bouwplank Pek.259.359.761 83.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Batu Kosong Pek.30 m’ 7.846. Acian Pek Profil Kolom Pek Ornamen Kepala Pagar Pek Pagar BRC T. Pagar Arcon Pek.493.512. Perataan dengan Buldozer Pek.275 cm Pek Ples.70 m’ 2. Air dan Listrik Kerja 3.00 m’ 13.096 (63.50 m’ 203.898 396.200 244. 2 cm Lapisan Hotmix T.823 (9. Urug Pasir Sirtu T.052. Plest.389 Dalam pekerjaan konstruksi badan jalan. 150 cm 3.50 m’ 15.000 742.596 2.40 m3 45.872.383 5. urug lapisan giling matang 2.745 97.40 m’ 434.38 m2 1.00 ls Sub Total 4.094 2.80 m2 1.80 cm. Pembersihan Lapangan Pek.400 324.455 2.50 m’ 295.23 m2 633.800 1.00 bh 295.512.126.58 m2 (259.848.28 m3 170.94 m3 602.40 m’ 1.588 Harga/m3 266.00 ttk 1.077.435.00 bh 282.00 ls 2.50 m’) 201.71 3. Pondasi Batu Kali Pek Kolom 25/25 T. Dan Bouplank Pek.1 Pek.020 27. Air dan Listrik Kerja 4.2 Konstruksi Badan Jalan 640 bh 686 bh 4.471. satuan yang digunakan adalah luas dan ketebalan masing-masing lapisan dan apabila luas dan ketebalan tersebut dikonversikan ke dalam volume dengan satuan m3 maka volume dan harga yang dibutuhkan untuk masing-masing volume jenis pekerjaan adalah sebagai berikut : No 1 2 3 4 Pekerjaan Pek.290 22.297.85 m3 1.512. Persiapan Pek.15 =1. 15 cm Urug Lap.45 m2 Sub Total III 2.792 836. Penguk.967 94.80 m2 4. maka jumlah volume yang digunakan untuk masing-masing lapisan adalah sebagai berikut : .206.50 m’ 282.30 m’ 55.980 2.348 39.10 = 751.744 21. 3 cm Volume (m3) 7.70 m’ 2.749 334.389 22.523 31.1 7.12 cm dan lapisan hotmix 1.333 431.50 m’ 206.792.23 m2 602.359.78 m2 233. Pembersihan Lapangan Pek.94 m3 12.303.00 ttk 55.627 7.03 = 225.56 cm.25 m3 836.00 bh) 2.23 m2 115. Cat Kolom & Pondasi Pekerjaan Jalan L.932 204.50 m’ 2.470 3.504.168.120 1.052.404 77.511.000 356.450 21.489.31 m3 233.78 m2 633.00 m2 IV 145.843. BRC dan Asecories 3.208 64.90 m2 2.00 m2 7.690.65 m3 16.00 m2 x 0.38 m2 1.660 11.50 m’ 130.24 7.660 11.340) 64.00 m’ 3.485.640.983.108 22.053 Berdasarkan hasil pengukuran jalan diketahui bahwa panjang jalan adalah 2.00 m’ 1.00 bh 13.890.45 m3 1.260 6.850 274.483.3 Pekerjaan Finishing Pek.956 2.460 22.3 M 4.00 m’ 233.878.50 m’) (259.20 7.108 93.36 Jumlah Harga 300.375 937.809 973.996.23 m2 836.843. lebar 3 m dan ketebalan lapisan rata – rata untuk urug pasir sirtu 9.996.Pek Kolom Arcon T.78 m2 6.690. Galian Tanah Pondasi Pek.830 2.2 Pek.512.483.Kolom & Pondasi Pek.10 cm Urug Lapgil Matang T.104.Batu Belah T.846.10 m2 145.19 cm. Persiapan Pek.50 m’ 282.103 16. Penguk.30 m’.00 ls 6.512.50 m’ 2.898 282.80 7.58 m2 2. urug lapisan batu belah 6.827 16. Rambu Pengaman Pek.327) (25.792. Kawat Duri III Pek.512.069.45 m2 602.1 Pek.20 m3 69.00 m’ Sub Total II (46.385.50 m’ 13.00 m2 x 0.618.359.504. Kol & Pondasi Pek.336 25.00 m2 x 0. Acian Pek.00 ls 47.00 m2 x 0.200 40.068) 116.

021 m 2.64 m3 113.24 148.334.10 cm 751. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya .19 cm Urug Lap.20 495.60 112. 2.489. sehingga kekurangan volume setelah pengurangan pajak senilai Rp882.36 113.250.12 cm Lapisan Hotmix T.487.75 1.30 m’ x 3 m x 0.992 166. Dengan demikian pekerjaan tersebut mengalami keterlambatan penyelesaian selama 3 hari kalender.Batu Belah T.00).00 (Rp980.01 m3 495.80 637.359. Urug Pasir Sirtu T.30 m’ x 3 m x 0. Urug Pasir Sirtu T.00 dan yang telah disetor ke Kas Negara bersamaan dengan potongan dalam SPM berupa PPN sebesar 10 % senilai Rp98.No 1 2 3 4 Pekerjaan Pek.00 – Rp98.432.033. Pasal 1 angka 17 menyebutkan bahwa kontrak adalah perikatan antara pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.334.485.033.292 410.358. Hasil konfirmasi dengan Konsultan Pengawas PT.391. Kaibon Rasirekayasa pada tanggal 12 Desember 2005 diketahui bahwa pekerjaan telah selesai dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2004.374. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.878.56 cm Perkalian 2.359.166 980.120 1.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menyebutkan : a. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa.79 255.053 Jumlah Harga 130.878.333 431.447.25 SubTotal 4. 1.359. yaitu sejak tanggal 20 Desember 2004 sampai dengan tanggal 23 Desember 2004. 15 cm 1. 9.004.000.00).000.45 Urug Lapgil Matang T.750.00.80 cm Urug Lapisan Giling Matang T.359. b. Keppres No.301. 3 cm 225.334.2 Total 4 Jumlah Kekurangan Volume Pekerjaan Selisih (m3) 489.07 m 2.30 m’ x 3 m x 0.878 Dari data di atas diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp980.09 m 2.850 3. Sehingga PT.30 m’ x 3 m x 0.25 m3 Berdasarkan hasil pengukuran atas jalan jika dibandingkan dengan RAB terdapat selisih volume pekerjaan sebagai berikut : No 1 2 3 4 Volume (m3) RAB Fisik Pek.878.Batu Belah T.374 433.45 m3 148. Pekerjaan yang telah dinyatakan selesai pada tanggal 16 Desember 2004 tersebut sebenarnya belum selesai 100 %.126. 2 cm 150. 3.6. Restu Prima Citra harus dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp11.42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan buktibukti yang sah untuk memperoleh pembayaran.64 Lapisan Hotmix T. 2.00 (3/1000 x Rp3.000.016 m Volume yang digunakan 637.800 1.240 110.11 Harga/m3 266. namun masih tedapat pekerjaan finishing berupa pengacian dan pengecatan yang dilaksanakan pada tanggal 17 sampai dengan tanggal 23 Desember 2004.487.01 Urug Lap. penyedia barang/jasa. Keppres No.

Lampiran I BAB 1. Surat Perjanjian No. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya.00 yang dapat merugikan negara.301.000. PT. Turunnya anggaran belanja tambahan menjelang akhir tahun anggaran. Hal tersebut mengakibatkan harga dalam kontrak tidak kompetitif sehinggaterjadi kerugian negara sebesar Rp893. menyelesaikan dan memelihara pekerjaan serta memperbaiki kerusakan sesuai ketentuan dan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak. PT.a. 3. Pasal 1 angka 4 menyebutkan bahwa Pihak Kedua mempunyai kewajiban kepada Pihak Pertama untuk melaksanakan. Sperjan/BINPAS. Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas di lapangan tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.pemborosan dan kebocoran keuangan Negara dalam pengadaan barang/jasa. Restu Prima Citra kurang mentaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati dengan pihak proyek. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. 4.4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus.1. Proyek akan berkoordinasi dengan pihak pelaksana untuk menyelesaikan kekurangan volume pekerjaan tersebut. b.00 dengan rincian sebagai berikut : 1. Pasal 16 angka 2 menyebutkan bahwa jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pekerjaan pemborongan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 7 perjanjian ini.250.C. 3. Restu Prima Citra sebesar Rp882. Pihak Kedua wajib membayar denda keterlambatan sebesar 1 %o (satu perseribu) dari biaya pekerjaan borongan. Proyek menganggap pekerjaan telah selesai pada tanggal 16 Desember 2004 meskipun masih terdapat sebagian pekerjaan finishing (pembersihan lokasi hasil . c.PL/21/K/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 a. 2.391. Kelebihan pembayaran kepada PT. namun masih terdapat kelebihan panjang pagar dan jalan lingkungan di Rumpin yang belum diperhitungkan. 2.391. Pasal 7 angka 1 menyebutkan bahwa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 5. pelaksanaan sampai selesai 100% (serah terima I) ditetapkan 27 hari kalender sejak tanggal 24 Nopember 2004 dan berakhir tanggal 20 Desember 2004. 2. maka untuk setiap hari keterlambatan. c. Penerimaan negara dari denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan senilai Rp11.551.00 menjadi tertunda Hal tersebut disebabkan : 1. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa : 1.

Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur secara tertulis PT.00 untuk selanjutnya disetor ke Kas Negara. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya.350.000 9.100.000 8. OH Nilai 11. 2.kegiatan tersebut berdasarkan Berita Acara Serah Terima telah selesai dan telah dibayar dengan SPM-LS.000. Bogor Cisarua.Kajian Potensi PNBP Pelaksana PT. mengingat pekerjaan tersebut dibiayai dari dana ABT yang turun pertengahan Nopember 2004.01) Dalam Tahun Anggaran 2004 Proyek BINPAS SDI GAN telah melaksanakan rapatrapat dengan penyediaan akomodasi dan konsumsi dilaksanakan pihak ketiga sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 6 Kegiatan Evaluasi SAP Rekons.575. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI.000 19. Restu Prima Citra senilai Rp882. Bogor Cisarua. Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) Terdapat Ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat senilai Rp84. Data SAP Penyus. Cisarua Prima Hilltop Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Lokasi Cisarua.000 84.000 20. Atas komentar Pimpro.00 dan denda keterlambatan senilai Rp11.250. Bogor Cisarua. Bogor Jumlah Selama 3 hari 3 hari 3 hari 2 hari 3 hari 2 hari Peserta 11 or 29 or 23 or 18 or 14 or 37 or Volume 33 OH 87 OH 69 OH 36 OH 42 OH 74.00 (03. Bogor Cisarua. Panjang pagar dan jalan lingkungan di Rumpin telah diukur seluruhnya dan segala kelebihan telah dimasukan dalam perhitungan. 2. data BMN Rekons.000 15.100.100. Pekerjaan finishing yang belum diselesaikan termasuk komponen biaya dalam kontrak seperti pengacian dan pengecatan yang penyelesaiannya melewati batas akhir kontrak adalah merupakan keterlambatan penyelesaian pekerjaan.000. Data SAP Rekons. Bogor Cisarua. Data Base BMN Sidang Peny.450. . 2.301.525. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1.pelaksanaan pembangunan fisik) yang dimasukkan ke dalam masa pemeliharaan pekerjaan.391.100. Kaibon Rasirekayasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan tugas sehingga menimbulkan terjadinya kerugian negara. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menarik kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan kepada PT. 3. Tim BPK RI berpendapat bahwa : 1.000 Pelaksanaan kegiatan .

Pada Tahun Anggaran 2004 juga. Dari pelaksanaan Bimbingan Analisis Jabatan yang dilaksanakan di kantor pusat tersebut sebenarnya untuk rapat-rapat lainnya juga tidak perlu dilaksanakan dan menggunakan tempat di Cisarua. Proyek BINPAS telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Analisis Jabatan dilaksanakan oleh Lembaga Konsultasi Kepegawaian diikuti 37 peserta yang dilaksanakan di Kantor LAPAN Pusat (ruang auditorium dan ruang rapat). ruangan auditorium LAPAN sedang dipergunakan untuk kegiatan yang lain.100. dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar : 1. efisien. Hal tersebut disebabkan : 1. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian serta kurang efisien dalam pelaksanaan kegiatan proyek. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a. sehingga kegiatan BINPAS dilakukan dengan fasilitas yang disewa dari pihak ketiga. 2. Hal tersebut mengakibatkan terjadi ketidakhematan atas penyelenggaraan rapat-rapat sebesar Rp84. . Memerintahkan Atasan Langsung Pemimpin Proyek untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif.000. b. Bogor yang akan menambah beban pengeluaran Negara.00. Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pada saat akan diselenggarakan kegiatan oleh pihak Proyek BINPAS. Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya. Pasal 41 menyebutkan bahwa pemimpin proyek/bagian proyek bertanggung jawab baik dari segi keuangan maupun dari segi fisik atas pelaksanaan proyek/bagian proyek sebagaimana ditetapkan dalam DIP atau dokumen anggaran lainnya yang diberlakukan sebagai SKO. Pasal 12 ayat (1) huruf a menyebutkan bahwa pelaksanaan anggaran belanja negara didasarkan atas prinsip-prinsip hemat. 2. Hal tersebut tidak sesuai dengan : Keputusan Presiden No. tidak mewah.

838.214.241.256 51.999.04) Konsultan Pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif (05. Pagar BRC 1. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas. Adapun tugas pekerjaan pengawasan antara lain meliputi : 1.50 m’ 15.262 496.792.414. Jangka waktu pelaksanaan pengawasan dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai tanggal 20 Desember 2004.504. Pekerjaan pengawasan telah dibayar dengan SPM No.000.312.2 Pekerjaan Konstuksi Pek. Untuk melakukan pengawasan pekerjaan proyek telah melakukan perjanjian dengan PT. Berdasarkan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan Pengawasan No.50 m’ 88.750.688 1. 3.334 295. 884209Y/088/118 tanggal 23 Dsember 2004 sebesar Rp92. 2.620 2.077.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Finishing Pekerjaan Arcon 2.00.1 Pekerjaan Persiapan 2.000.817.3. Restu Prima Citra yang berlokasi di Rumpin Bogor.1 Pekerjaan Persiapan 1. Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas sesuai Surat Perjanjian No.08) Tahun Anggaran 2004 Proyek Binpas SDI-GAN telah melakukan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan yang dilaksanakan oleh PT. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk membantu memecahkan persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi.196 1.253.2 Pekerjaan Konstruksi 3. Pagar BRC dan Asecories 3.295.000.000 3.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp92.635 3. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan dilapangan. konstruksi dan finishing diketahui : .70 m’ 133. Persiapan 3.312.187 23.1 Pek.3 Pekerjaan Finishing Pekerjaan Jalan L.2 Pek Konstruksi Volume 693.3 M 4.000 II III IV Jumlah Dibulatkan Pemeriksaan dilapangan atas hasil pelaksanaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan dengan melakukan pengukuran atas pekerjaan persiapan.312.740. Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05.457 242.118.Sperjan/93/BINPAS.00. kuantitas dan laju pencapaian volume/fisik. LPN/BINPAS/BA/01/2004 tanggal 16 Desember 2004 menyebutkan bahwa prestasi pekerjaan pelaksanaan telah mencapai kemajuan fisik 100 %.365 1.750. Restu Prima Citra meliputi : No I Jenis Pekerjaan Pek.20 m’ Jumlah Harga 43.1 Pek.813. Persiapan 4. Pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan yang dilaksanakan PT.

2.56 cm Selisih Fisik 347. angka 2 bahwa Pihak Kedua akan melaksanakan tugasnya dengan segala kemampuan.60 m’ 145.359. Pemimpin Proyek BINPAS SDI GAN menjelaskan bahwa Konsultan Pengawas PT.12 cm) 1.504.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 menyebutkan : 1.31 cm 5.Lap. angka 7 bahwa Pihak Kedua wajib melaksanakan periksa ulang semua dokumen teknis sesuai keahliannya dan memberitahukan kepada Pihak Pertama tentang kelalaian yang ditemukan dan mengusulkan cara penyelesaiannya sesuai standard ketentuan serta peraturan yang berlaku. Kaibon Rasirekayasa tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan yang telah disepakati dalam kontrak sehingga terdapat indikasi terjadinya kerugian negara. Kaibon Rasirekayasa tidak pernah memberikan laporan tertulis adanya perbedaan volume dan spesifikasi dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut sehingga Pemimpin Proyek sebagai pemberi kerja tidak tahu persis kondisi di lapangan. PT. Hotmix RAB 693. Selain itu konsultan pengawas juga tidak pernah memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana atas pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan volume dan spesifikasi tersebut.Lap. Hal tersebut mengakibatkan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor terjadi kekurangan volume pekerjaan yang berindikasi terjadinya kerugian negara. maka Pihak Kedua bertanggungjawab penuh atas kerugian tersebut. Kaibon Rasirekayasa sebagai konsultan pengawas tidak melaksanakan tugas sesuai perjanjian yang disepakati dengan pihak proyek.44 cm Dari data tersebut di atas diketahui terdapat perbedaan spesifikasi dan volume jika dibandingkan dengan RAB.No 1 2 Pekerjaan Pagar BRC Jalan lingkungan . angka 1 bahwa pekerjaan pengawasan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam perjanjian ini. Pasal 3 : a. Hal tersebut disebabkan : 1.12 cm 1. Pasal 11 bahwa apabila terbukti pelaksanaan pekerjaan pengawasan bertentangan dengan Surat Perjanjian ini dan mengakibatkan kerugian bagi Pihak Pertama. Batu Belah . . Hal tersebut tidak sesuai dengan : Surat Perjanjian Pekerjaan Pengawasan Pemagaran dan Pembuatan Jalan Lingkungan No.Urug Sirtu .Lap.44 cm (0.30 m’ 7.69 cm 4.60 m’ 2. Gil. Dengan adanya perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa PT.40 m’ 7.56 cm 2. keahlian dan pengalaman yang dimilikinya sehingga pelaksanaan pekerjaan pengawasan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. b.Sperjan/93/BINPAS.20 m’ 2.70 m’ 15 cm 10 cm 2 cm 3 cm Fisik 345. c. Matang .

Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya.2. sehingga proyek akan mengevaluasi apakah konsultan pengawas tersebut masih layak dipakai lagi. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya. 2. Kaibon Rasirekayasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan tugas sehingga menimbulkan terjadinya kerugian negara. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar : 1. Menegur secara tertulis PT. namun konsultan pengawas masih kurang efektif. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pihak proyek telah maksimal dalam melakukan pengendalian atas pelaksanaan proyek. 3.

80 1.908.01 INDERAJA sebesar Rp4.872.16 - 113.00 Tidak Berdasarkan Prestasi Fisik Pekerjaan 2 Penetapan pelaksana pengadaan peralatan ground station dilakukan dengan penunjukan langsung.00 dan denda keterlambatan senilai Rp113.14 0.670.56 1 - - - 1 1 28.02 I 2.823.14 0.00 B.34 0.DAFTAR REKAPITULASI HASIL PEMERIKSAAN ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2003 DAN 2004 PADA LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DI JAKARTA KELOMPOK TEMUAN KETERTIBAN DAN KETAATAN Indikasi Kerugian % 9 4.86 0.800.28 1 1 2.876.135. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa I Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) 1 Pembayaran Kontrak Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan 02.82 1 247.898.16 Para Ahli LAPAN di Jerman sebesar Rp1.01 untuk Menunjang Kegiatan Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh minimal sebesar Rp66.000. Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) Pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah 02.00 belum dipungut 02. Kemahalan Harga Pengadaan Komputer dan Perangkatnya 03.344. Kemahalan Harga Pengadaan Pencetakan Majalah Berita 03.934.00.48 % 18 2.14 113.890.16 2.40 2.00 2.288.00 atas biaya 02. terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume senilai Rp28.72 2 439.000.81 2.258.917.04 98.63 2 3 4 5 6 7 Total Temuan Pemeriksaan Nilai 8 1 65.48 2.16 hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman .43 3 136.28 Jm 19 2 NAMA OBRIK/SASARAN No JUDUL TEMUAN Kode Jumlah Anggaran Jumlah Realisasi Nilai yang diperiksa % Cakrik Jml 1 Tahun Anggaran 2003 A.61 20.000.00 II Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 1.857.81 97.56 162.410.22 3 Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.645.19 3 552.481.06 20.400. kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162.76 Jml 10 Nilai 11 % 12 Jml 13 Kekurangan Penerimaan Nilai 14 % 15 Tdk dpt dipertanggungjawabkan Jml 16 1 Nilai 17 65.000.16 ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.45 20.

937.16 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta dan denda keterlambatan sebesar Rp16.130.85 12 2.65 16.766.11 1 Terdapat ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat 03.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor dan denda keterlambatan senilai Rp11.207.25 0.00 III Penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05) 1 Konsultan Pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif Jumlah 05.249.950.51 12 19.391.16 1 6.20 12.24 11. perbaikan jalan 02.25 91.06 9 20.20 6 86.89 13 1 14 - 15 - 16 - 17 - 18 - 19 1 A Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa B Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan I Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) 1 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.06 3 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882.248.59 0.20 10.41 12.207.301.1 Tahun Anggaran 2004 2 3 11.30 8.06 34.000. di Pameungpeuk.461.90 46.52 43.000.85 5 9.25 0.85 6.00 belum dipungut II Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 1 882. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta bekerja tidak efektif dan denda keterlambatan atas pekerjaan pengawas sebesar Rp6.08 1 47.34 2 65.250.97 7 6 8 2.45 0.00 belum dipungut 02.00 02.69 4 10.919.15 3 .713.220.48 0.570 5.82 4 2.094.663.47 85.96 1 147.481.00 belum dipungut 2 Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran.95 0.99 10 2 11 2.21 11.06 protokol stasiun uji terbang LAPAN.000.32 1 1248.250.01 senilai Rp84.000.452.100.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->