Contoh Pemeriksaan BPK Ke Lapan

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Gatot Subroto No. 31 Telp. 5704395 Fax.

(021) 5720909 Jakarta Pusat 10210

Jakarta, Nomor : /S/V-XIII.1/ /2006 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Hasil Pemeriksaan atas Anggaran Belanja Pembangunan
pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun Anggaran 2003 dan 2004 di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta.

Februari 2006

Kepada Yth. Kepala LAPAN Di Jakarta

Berdasarkan Undang-undang No.5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK-RI telah melakukan pemeriksaan atas Anggaran Belanja Pembangunan pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun Anggaran 2003 dan 2004 di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta. Pemeriksaan dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintahan (SAP) BPK-RI Tahun 1995. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mengetahui dan menilai apakah informasi keuangan telah disajikan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, entitas yang diperiksa telah mematuhi persyaratan kepatuhan terhadap peraturan keuangan tertentu, Sistem Pengendalian Intern (SPI) proyek, baik terhadap laporan keuangan maupun terhadap pengamanan atas kekayaan telah dirancang dan dilaksanakan secara memadai untuk mencapai tujuan pengendalian. Lingkup pemeriksaan dilakukan terhadap tiga entitas, dengan penekanan pada kegiatan utama proyek, yaitu pengurusan dan pertanggungjawaban keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, pengendalian intern atas pelaksanaan kegiatan proyek antara lain kebijakan, perencanaan, pencatatan dan pelaporan atas seluruh kegiatan proyek, yaitu: 1. Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh (JASPRO) Cakupan pemeriksaan TA 2003 sebesar Rp2.872,04 juta atau 98,43% dari realisasi anggaran sebesar Rp2.917,81 juta atau 99,43%, 2. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa (BANGTELINFO) Cakupan pemeriksaan sebesar Rp30.895,47 juta atau 97,95% dari realisasi anggaran sebesar Rp31.539,86 juta atau 97,49%, 3. Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) Cakupan pemeriksaan sebesar Rp10.713,25juta atau 85,97% dari realisasi anggaran sebesar Rp12.461,85 juta atau 99,84%,

Tanpa mengurangi keberhasilan yang telah dicapai oleh Proyek-proyek tersebut, BPK-RI berpendapat bahwa dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kelemahan, antara lain sebagai berikut :
1. Proyek JASPRO a. Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.481.800,00 b. Terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh minimal sebesar Rp68.508.000,00 c. Terjadi kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah Berita Inderaja sebesar Rp4.890.000,00 2. Proyek BANGTELINFO a. Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1.410.908.400,00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan b. Penetapan pelaksana pengadaan komponen dan subsistem satelit mikro dilakukan dengan penunjukan langsung dan berita acara serah terima pekerjaan bersifat formalitas c. Panitia pengadaan barang dan jasa Proyek BANGTELINFO dalam menyusun HPS/OE tidak berdasarkan analisa harga yang dikalkulasikan secara keahlian d. Terdapat pemecahan kontrak dalam pengadaan bahan-bahan untuk keperluan penelitian.

Denda senilai Rp113.135.000,00 atas keterlambatan penyelesaian pengadaan peralatan ground station belum dipungut f. Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.344.000,00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman g. Penetapan pelaksana dilakukan dengan penunjukan langsung dan terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan fasilitas pendukung ground station senilai Rp28.857.645,00 h. Terdapat kelebihan perhitungan biaya operasional pada pengadaan peralatan ground station senilai Rp162.823.670,00 3. Proyek BINPAS SDI GAN a. Panitia pengadaan pekerjaan pemagaran, peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta senilai Rp5.650.000.000,00 bekerja tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku b. Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess lapandi Yogyakarta bekerja tidak efektif dan berita acara penyerahan barang dibuat tidak sesuai dengan prestasi pekerjaan c. Pengaspalan jalan protokol di Pameungpeuk Garut dilaksanakan sebelum tersedianya anggaran dan sebelum surat perjanjian/kontrak d. Denda keterlambatan atas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta sebesar Rp16.950.000,00 belum dikenakan e. Denda keterlambatan konsultan pengawas senilai Rp6.250.000,00 atas pekerjaan konsultan pengawas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta belum dipungut f. Denda keterlambatan senilai Rp11.250.000,00 atas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor belum dipungut g. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882.301.391,00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor h. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.248.207.207,00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta i. Terdapat kemahalan harga atas pelaksanaan evaluasi Sistem Akuntansi Pemerintah dan sidang penyusunan kajian potensi komersial hasil-hasil litbang senilai Rp7.375.000,00 j. Terdapat ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat maksimal senilai Rp84.100.000,00 k. Terdapat ketidakhematan senilai Rp4.600.000,00 pada pelaksanaan Diklat Analisis Jabatan l. Konsultan pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif Kondisi tersebut terjadi antara lain karena pelaksanaan SPI yang tidak efektif, khususnya dalam prosedur kerja dan ketaatan pada azas/peraturan perundang-undangan yang tidak sepenuhnya dilaksanakan baik oleh para pelaksana, pengawas maupun penanggung jawab kegiatan penggunaan belanja. Berkenaan dengan hal-hal tersebut di atas BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar kelemahankelemahan yang ada diatasi, denda keterlambatan yang belum dipungut segera dipungut dan disetorkan ke kas negara, kelebihan pembayaran yang berindikasi merugikan keuangan negara segera dipertanggungjawabkan dengan menyetorkan kembali ke kas negara, pemimpin proyek, panitia pengadaan, panitia penerima dan pemeriksa barang serta pengawas lapangan yang lalai melaksanakan tugas diperingatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dalam pengelolaan anggaran agar senantiasa memperhatikan aspek kehematan, efisiensi dan efektifitas. Untuk jelasnya Saudara dipersilahkan menelaah hasil pemeriksaan lengkap terlampir dan selanjutnya BPKRI mengharapkan jawaban Saudara atas penyelesaian masalah-masalah tersebut dalam waktu 60 hari sejak diterimanya hasil pemeriksaan ini. Atas perhatian serta kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

e.

Anggota/Pembina Auditorat Utama Keuangan Negara III, Hasan Bisri

Tembusan : 1. Yth. Sekretaris Utama LAPAN; 2. Yth. Inspektur LAPAN; 3. Pertinggal.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA
HASIL PEMERIKSAAN ATAS PENGELOLAAN ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2003 DAN 2004 PADA LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DI JAKARTA TA 2005

Semester II

RESUME HASIL PEMERIKSAAN

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan RI dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK-RI telah melakukan Pemeriksaan atas Pengelolaan Anggaran Belanja Pembangunan Tahun Anggaran 2003 dan 2004 pada Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh Tahun Anggaran 2003, Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa Tahun Anggaran 2003 dan 2004 dan Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan Tahun Anggaran 2004. Pemeriksaan bertujuan untuk menilai apakah Sistem Pengendalian Intern (SPI) entitas yang diaudit terhadap laporan keuangan dan pengamanan atas kekayaannya telah dirancang dan dilaksanakan secara memadai untuk mencapai tujuan pengendalian, informasi keuangan telah disajikan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, dan entitas yang diaudit dalam melaksanakan kegiatannya telah mematuhi persyaratan kepatuhan terhadap peraturan keuangan tertentu serta memperhatikan aspek kehematan dan efektifitas. Sasaran pemeriksaan diarahkan pada SPI atas pelaksanaan kegiatan proyek, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan serta prosedur pengadaan barang dan jasa, serta pelaksanaan kontrak pengadaan barang/jasa. Nilai Anggaran Proyek Tahun Anggaran 2003 dan 2004 sebesar Rp47.766.902.000,00, telah direalisasikan sebesar Rp46.919.518.870,00 atau 98,23% dan telah diperiksa (cakupan pemeriksaan) sebesar Rp43.094.248.770,00 atau 91,85% dari realisasi anggaran dengan nilai temuan sebesar Rp2.952.073.713,00 atau 6,85% dari realisasi anggaran yang diperiksa. Nilai anggaran tersebut terdiri dari anggaran Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh TA 2003 sebesar Rp2.934.398.000,00 telah direalisasikan sebesar Rp2.917.809.065,00 (99,43%)

dengan cakupan pemeriksaan sebesar Rp2.872.035.065,00 (98,43%) dan nilai temuan sebesar Rp136.629.800,00 atau 4,76%; anggaran Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa TA 2003 sebesar Rp20.898.610.000,00 telah direalisasikan sebesar Rp20.876.449.900,00 (99,89%) dan cakupan pemeriksaan sebesar Rp20.288.810.000,00 (97,19%) dengan nilai temuan sebesar Rp552.160.315,00 atau 2,72% sedangkan anggaran Tahun Anggaran 2004 adalah sebesar Rp11.452.200,00 telah direalisasikan sebesar Rp10.663.407.705,00 dan cakupan pemeriksaan sebesar Rp9.220.157.705,00 (86,47%) dengan temuan ketaatan dan ketertiban (tanpa nilai); dan anggaran Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan adalah sebesar Rp12.481.694.000,00, telah direalisasikan sebesar Rp12.461.852.200,00 (99,84%) dengan cakupan pemeriksaan sebesar Rp10.713.246.000,00 (85,97) dan nilai temuan sebesar Rp2.249.058.598,00 atau 20,99% dari nilai anggaran yang diperiksa. Tanpa mengurangi keberhasilan yang telah dicapai oleh Proyek-proyek tersebut, berdasarkan pemeriksaan seperti tersebut pada pokok surat ini, Tim berpendapat masih terdapat penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan sebanyak 7 temuan senilai Rp2.782.600.713,00, penyimpangan yang mengganggu azas kehematan sebanyak 3 temuan senilai Rp155.248.000,00 dan penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan sebanyak 2 temuan (tanpa nilai). Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan diuraikan berdasarkan kelompok temuan pemeriksaan pada masing-masing proyek sebagai berikut : Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1. Pengeluaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan senilai Rp65.481.800,00 terjadi pada: a. Proyek JASPRO : Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.481.800,00 b. Proyek BANGTELINFO : Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1.410.908.400,00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan 2. Denda yang belum dipungut senilai Rp147.585.000,00 terjadi pada : a. Proyek BANGTELINFO senilai Rp113.135.000,00 : Denda keterlambatan senilai Rp113.135.000,00 atas penyelesaian pengadaan peralatan Ground Station. b. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp34.450.000,00 : 1) Denda keterlambatan pekerjaan sebesar Rp16.950.000,00 dan denda keterlambatan konsultan pengawas sebesar Rp6.250.000,00 atas pekerjaan pemagaran, perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN, di Pameungpeuk, Garut dan renovasi mess LAPAN di Yogyakarta; 2) Denda keterlambatan atas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor senilai Rp11.250.000,00. 3. Kelebihan pembayaran senilai Rp2.569.533.913,00 terjadi pada : a. Proyek BANGTELINFO senilai Rp439.025.315,00 : 1) Kelebihan pembayaran atas kekurangan volume senilai Rp28.857.645,00 dan kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162.823.670,00 atas pekerjaan dan pengadaan peralatan dan fasilitas pendukung Ground Station. 2) Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.344.000,00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman

000.00. Jakarta.000. Proyek JASPRO senilai Rp71.000.207. 240001993 . MH NIP. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp2.937. Kelemahan dan atau penyimpangan sebesar Rp2.890. perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN.391.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta.848.148.598. Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) Kemahalan harga/ketidakhematan senilai Rp157. Penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05) Proyek BINPAS SDI GAN : Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran.713.000.100. Berkenaan dengan hal tersebut di atas.258.301.00 : Ketidakhematan dalam pelaksanaan kegiatan rapat-rapat senilai Rp84.207.130.508.00 tersebut pada dasarnya terjadi karena pelaksanaan SPI yang tidak efektif.00. pengawas maupun penanggung jawab kegiatan penggunaan belanja. Kepala Auditorat III. denda keterlambatan yang belum dipungut dan kelebihan pembayaran yang berindikasi merugikan keuangan negara segera ditarik untuk disetorkan ke Kas Negara. b. Proyek BINPAS SDI GAN senilai Rp84. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar kelemahankelemahan yang ada diperbaiki.000. Dalam pengelolaan anggaran senantiasa memperhatikan aspek kehematan dan efektifitas.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor.100. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta serta konsultan pengawas pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor tidak efektif.00 : 1) Kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh sebesar Rp66.248. April 2006 Plt.00 2) Kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah berita Inderaja sebesar Rp4. di Pameungpeuk. khususnya dalam prosedur kerja dan ketaatan pada azas/peraturan perundang-undangan yang tidak sepenuhnya dilaksanakan baik oleh para pelaksana.00 : 1) Kelebihan pembayaran senilai Rp1. Selanjutnya kepada para pelaksana dan penanggungjawab kegiatan yang lalai dalam melaksanakan tugasnya diperingatkan secara tertulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.00 terjadi pada a.b.000. 2) Kelebihan pembayaran senilai Rp882. A Gunawan Sidauruk.498. SH.

Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis.779.5961 sebesar Rp10.SPK/07/14A/ll/2003 tanggal 3 Pebruari 2003 kepada Pemimpin Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh dengan jumlah biaya sebesar Rp35.LPN/BAST/14/Yansa/XII/2003 tanggal 03 Desember 2003 dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No.00 b.900.16) Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh (JASPRO) pada Tahun Anggaran (TA) 2003 telah merealisasikan anggaran untuk keperluan : 1. yakni: 1.240.675. Temuan Pemeriksaan Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh TA 2003 1.00.00 (02.000.00 dengan rincian sbb: a. Pembayaran sewa ruang rapat dan konsumsi untuk Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis sesuai dengan SPK No.900. Anggaran telah dicairkan sebesar Rp 32.00.00.900. 2. Pengadaan bahan untuk kegiatan tersebut telah direalisasikan dengan SPM No. Penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna.240. Pengadaan bahan untuk kegiatan tersebut telah direalisasikan dengan SPM No.900.B.LPN/BAST/15/Yansa/XII/2003 tanggal 08 Desember 2003 dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) Terjadi pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp 65. karena ada penawaran dari NASDA Workshop ADEOS/ALOS dan undangan dari Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.7101.579724X/088/188 tanggal 09 Desember 2003 sebesar Rp22.581871X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 sebesar Rp22.740.800. dengan rincian sbb: a. Pembayaran sewa ruang rapat dan konsumsi untuk penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna sesuai SPK No. . Hasil pemeriksaan atas dokumen pendukung kegiatan tersebut diketahui bahwa.5961 sebesar Rp10.740.000. kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis serta penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna ternyata tidak pernah dilaksanakan dan pengadaan bahan serta uang sewa rapat yang telah dibayarkan melalui anggaran proyek seluruhnya dibuat dengan tidak benar.LPN/BAST/15/Yansa/XII/2003 tanggal 08 Desember 2003 dengan pembayaran melalui SPM No. Anggaran telah dicairkan sebesar Rp32. Berdasarkan penjelasan dari Pemimpin Proyek dana untuk kegiatan tersebut di atas telah dialihkan untuk penyelenggaraan kegiatan yang tidak diprogramkan dalam Tahun Anggaran 2003.481.00.00 b.578060X/088/118 tanggal 4 Desember 2003 MAK 3325.500.578060 X/088/118 tanggal 4 Desember 2003 MAK 01.500. Workshop ADEOS/ALOS yang diselenggarakan oleh NASDA (NATIONAL SPACE DEVELOPMENT AGENCY OF JAPAN) yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 11 Pebruari 2003 sesuai Surat Perintah Kerja dari Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh No.LPN/BAST/14/Yansa/XII/2003 tanggal 04 Desember 2003 dengan pembayaran melalui SPM No.

kegiatan tersebut dipandang sifatnya mendadak dan memiliki nilai strategis yang tinggi serta inti dan esensi kegiatan sama dengan yang direncanakan dan tidak terjadi pergeseran dari tujuan dan sasaran kegiatan yang telah ditentukan.00 dengan rincian sebagai berikut : .481.900. Jumlah pengeluaran untuk kedua kegiatan tersebut di atas adalah sebesar Rp71.Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 2. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pengeluaran anggaran untuk Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengguna Data Modis serta Penyelenggaraan Forum Komunikasi Pengguna adalah tidak benar adanya (fiktif) dan pengalihan anggaran dilakukan tanpa seijin Ditjen Anggaran.01) Proyek JASPRO pada TA.475. Pemimpin Proyek JASPRO menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan memang tidak tercantum dalam perencanaan anggaran.258. komputer supllies yang dilaksanakan oleh beberapa rekanan berdasarkan Surat Pesanan Barang (SPB) yang seluruhnya seharga Rp883. dengan demikian biaya yang dikeluarkan lebih besar dibanding dengan anggaran yang direalisasikan sesuai SPM.740. 2003 telah mengadakan barang/peralatan yang digunakan untuk menunjang pelayanan dan produksi penginderaan jauh. Atas permasalahan tersebut.00. namun berdasarkan hasil rapat struktural. Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN: Pasal 10 ayat (3) menyatakan pimpinan dan atau pejabat departemen/lembaga /pemerintah daerah tidak diperkenankan melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja negara untuk tujuan lain dari yang ditetapkan dalam anggaran belanja negara. 2. Hal tersebut disebabkan Pemimpin Proyek dan Atasan langsung Pimpro Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak mentaati ketentuan yang berlaku. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis Deputi Penginderaan Jauh sebagai pengendali dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh sebagai Pembina Harian dan Pengawas proyek serta Pemimpin Proyek untuk mentaati ketentuan yang berlaku.740.000.000.900. Barang-barang tersebut antara lain berupa komputer (server).021. (Rp32.00 (03.876. Terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya untuk menunjang kegiatan pelayanan jasa dan produksi penginderaan jauh minimal sebesar Rp66.00 + Rp 32.2. Expose Pemanfaatan Data Satelit Penginderaan Jauh LANDSAT dan SPOT untuk Pengelolaan DAS di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam oleh LAPAN Jakarta yang dilaksanakan di BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 30 Desember 2003 sesuai undangan BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tanggal 27 Desember 2003 dengan jumlah biaya Rp36.00.00).800.1.00. Hal tersebut mengakibatkan tidak tercapainya tujuan kegiatan yang telah direncanakan dalam Petunjuk Operasonal proyek sebagai akibat pengeluaran anggaran yang tidak direncanakan semula sebesar Rp65.800.096.

8.230.000.00 43.00 781.950.000.000. 1 2. 2.000.1.400.000.000.000.000.00 280.000.000. 15.800.5” 33 box Hard Disk 80 GB 2 buah Kertas Fotocopy A4 80 gram 86 rim Kertas Fotocopy Folio 80 gram 20 rim DVD Media 4.650.000.00 28.000.875. 7.850. Nama/Jenis Barang Server computer (Modis) Server computer (Landsat 7) Server Computer (Browse Modis) Network Disk Storage System Up to 1 Terra Byte Capasity Software Komputer Server Extron Net 9400 Sistem operasi dan software Komputer workstation GIGABIT HUB ETHERNET CARD Kabel UTP Kategori 5 Konektor Jaringan GPS GARMIN III PLUS Peripheral GPS & Software Printer Plotter HP Desigjet 100 Jumlah Jml Brg 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 1 set 1 unit 4 unit 2 bh 4 bh 1 rool 1 box 2 unit 1 set 1 unit Harga Satuan (Rp) 49.896.875.875.000.00 6.000.00 14.000. LPN/SPB/04/Yansa/V/2003 tanggal 26 Mei 2003 senilai Rp781.000.44 MB 3.000.000.000.000.916.000. 1.00 17.00 59.00 39.545.00 dengan rincian : No. 6.000.00 30.000. 2.00 280.330.5” Toner Printer HP Laserjet 4 V Harddisk (40 GB Tinta Cartridge HP DJ 670 Black (29A) Tinta Cartridge HP DJ 670 Color (49A) Jumlah Jml Brg 4 box 10 rim 19 rim 2 box 6 buah 2 buah 6 buah 12 buah Harga Satuan (Rp) 174.00 280.000.925. LPN/SPB/06/Yansa/VI/2003 tgl 30 Juni 2003 sebesar Rp24.695.000.7 GB 24 buah Toner Printer Laser Jet 6L 2 buah Jumlah Nama/Jenis Barang Harga Satuan (Rp) 748. Nama/Jenis Barang CD-Rom 650 MB Kertas Fotocopy A4 80 gram Kertas Fotocopy Folio 80 gram Diskette HD 1.825.000. 6. 11.00 Total Harga (Rp) 49.00 1.00 4. Palaris sesuai SPB No.000.000.00 Total Harga (Rp) 696.00 10.000.230.000.00 5. 4.000.000.000.00 10.00 15.00 175.000. Hamparan Rizki Abadi sesuai SPB No.300. 4.000.000.000.00 10.425. 7.000.00 30.000.000.916.000.000.00 3.00 725.000.000.000.00 17. 5.00 Total Harga (Rp) 8.000.00 4.00 275.900. 5.000.000.00 dengan rincian : .00 3.00 100.000.00 dengan rincian antara lain : No.000. 10. LPN/SPB/07/Yansa/VII/2003 tanggal 10 Juli 2003 senilai Rp33.00 1. 7.000.000.00 2.000.000.875.00 244.300.00 114.500.475. CV.00 229. 5.00 50.00 570.400. 1.00 250.900. Jumlah Barang DLT Cleaner 12 buah CD-Rom 650 MB 88 box Diskette HD 1.700. 7. 9.00 39.900. 13.000.000.00 6.825.00 600.00 2.00 39.000.44 MB 3.300. CV. CV.900.00 13.976.000.00 650.00 6.000.00 59.00 13.700.00 375.000. Data Kencana sesuai SPB No.650. 12. 6.000. 8.00 39.000.00 3.900.330. 3.00 725.400. 3. 4.000.00 244.408. LPN/SPB/01/Yansa/IV/2003 tanggal 15 April 2003 senilai Rp42.000.00 24.00 dengan rincian antara lain : No.00 50.000.000.900. 14. 3.00 1.00 2.00 2.00 1.00 28.000.000.00 1.00 59.900. PT.000.448.000.000.170.00 5.000.00 425. Citra Komunika Aplikanusa sesuai SPB No.

1 2 3 Nama/Jenis Barang CD Color Printer Komputer pengolah data Printer HP Laserjet 1000 Jumlah Jumlah Barang 1 unit 1 unit 1 unit Harga Satuan (Rp) 18. Selain itu panitia pengadaan barang/jasa juga telah melaksanakan pemilihan langsung untuk pekerjaan yang nilainya dibawah Rp50.000.545.00 2.916.117226X/088/118 tanggal 11 Juli 2003 sebesar Rp24.00 Total Harga (Rp) 18.108. No.450.000.000.00 (Rp275.000. No.000.695.000. LPN/BAST/01/Yansa/IV/2003 tanggal 24 April .545.00.000.LPN/BAST/05/Yansa/VII/2003 tanggal 7 Juli 2003 dan telah dibayar dengan SPM No.000. Hal tersebut telah sesuai dengan ketentuan tentang pengadaan barang/jasa dilingkungan pemerintah. Data Kencana.000.695.00 – Rp209. LPN/BAST/07/Yansa/VII/2003 tanggal 18 Juli 2003 dan telah dibayar dengan SPM No. LPN/BAPB/04/Yansa/2003 tanggal 20 Juni 2003 dan telah dibayar dengan SPM No. 4.330.115097X/088/118 tanggal 27 Juni 2003 sebesar Rp781. CV.00 oleh PT Citra Komunika Aplikanusa dilakukan melalui proses pelelangan.00.046107X/088/118 tanggal 30 April sebesar Rp43.000. Dalam analisa harga pasar telah memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan keuntungan rekanan. antara lain menyatakan bahwa .00 2.00 12. sedangkan untuk pengadaan senilai Rp781. No. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik pada tanggal 23 dan 24 Nopember 2005 diketahui.330. Untuk pengadaan tersebut panitia pengadaan barang/jasa telah menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) berdasarkan pagu anggaran yang ada namun tidak didukung dengan hasil survei pasar. CV.108.000.400. sedangkan barang yang habis pakai telah seluruhnya digunakan untuk menunjang kegiatan unit pengguna.00 yang dibandingkan dengan harga pasar diketahui senilai Rp209.2003 dan telah dibayar dengan SPM No.00).000.366. No. Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN: Pasal 12 ayat (1) huruf a. Apabila harga pasar tersebut dibandingkan juga dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) harga pasar tersebut masih lebih rendah. PT. Palaris. 3.(Lihat Lampiran A).No.258.000. 2.000.00 12.00.400. 198445X/088/118 tanggal 23 Juli 2003 sebesar Rp33. bahwa fisik barang-barang yang dibeli tersebut lengkap dan dicatat sebagai barang inventaris dan berfungsi dengan baik.00.00 Hasil pengadaan barang tersebut telah diterima proyek sesuai Berita Acara Serah Terima Pengadaan Barang sebagai berikut : 1. Citra Komunika Aplikanusa.000.000.450.000.00 dengan membandingkan harga dari tiga rekanan/lebih dan diambil harga yang terendah.00 33.000.366. Konfirmasi harga pada tanggal 15 dan 16 Desember 2005 pada beberapa toko komputer pertokoan Harco Mangga Dua Jakarta yang dilakukan secara uji petik terhadap 15 jenis barang senilai Rp275.230. CV.000. Hamparan Rizki Abadi.00 sehingga harga pasar lebih rendah sebesar Rp66.

Pencetakan dilakukan sebanyak 2 (dua) kali yaitu : 1. 3.495.pelaksanaan Anggaran Belanja Negara didasarkan atas prinsip hemat.69 % dari harga pasar.2. namun harga pasaran yang tinggi masih dapat ditanggulangi dengan anggaran yang ada.LPN/SPB/08/YANSA/VII/2003 tanggal 15 Juli 2003 sebanyak 1.00 (03. Usaha No.000.000.495. Hal tersebut mengakibatkan terjadi kemahalan harga dalam pengadaan komputer dan perangkatnya yang diadakan oleh proyek minimal sebesar Rp66.000. Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk bekerja lebih cermat dalam penyusunan HPS sehingga diperoleh harga yang dapat menguntungkan negara.000.258.990.00 ( 2 x Rp30. HPS yang dibuat oleh Proyek tidak didukung data hasil survei pasar. Pemimpin dalam Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak cermat melaksanakan pembayaran kepada pihak ketiga dalam pengadaan barang/peralatan computer. 31 Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur dengan Surat Pesanan Barang (SPB) No.000. Deputi Penginderaan Jauh dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif. Sawi No.000 eksemplar dengan biaya sebesar Rp30.00) dengan rincian biaya pencetakan untuk setiap eksemplar sebesar Rp30.00 ( Rp60. Palaris alamat Jl. 2.000.000 eksemplar ) . Peminpin Proyek untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada : 1.495. Keseluruhan biaya pencetakan yang dikeluarkan oleh pihak proyek untuk dua kali pencetakan adalah sebesar Rp60.000. Edisi 4 Desember 2003 dicetak oleh CV. 575934X/088/188.00 dan telah dibayar sesuai dengan SPM No. Terjadi kemahalan harga atas pengadaan pencetakan majalah Berita Inderaja sebesar Rp4.495. Atas permasalahan tersebut Pemimpin Proyek menjelaskan bahwa kemahalan harga tersebut disebabkan komputer yang digunakan untuk kepentingan produksi data penginderaan jauh memiliki spesifikasi teknis yang sedikit berbeda dengan komputer yang digunakan untuk pengolahan data sebagaimana komputer biasa.00 dan telah dibayar sesuai dengan SPM No.00 : 2.990. 2.01) Proyek JASPRO pada TA 2003 telah melakukan pengadaan/pencetakan Majalah Berita Inderaja. Arindi Sukses alamat Jl. Pengawasan yang dilakukan oleh atasan Pemimpin Proyek masih lemah. 3.000 eksemplar dengan biaya sebesar Rp30.00 atau 31. Hal tersebut disebabkan 1. 88 Jakarta Timur dengan SPB No. 199104X/088/118 tanggal 26 -07-2003 2.890. tidak mewah efisien dan sesuai dengan kebutuhan. 2.LPN/SPB/08/YANSA/12/2003 tanggal 7 Nopember 2003 sebanyak 1. Edisi 3 Juli 2003 dicetak oleh CV. Dan panitia sudah melakukan survey pasar.

Hal tersebut disebabkan 1. Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan bahwa kemahalan tersebut disebabkan Majalah Berita Inderaja merupakan media diseminasi informasi dan komunikasi dengan pengguna penginderaan jauh di seluruh Indonesia.000 eksemplar x Rp25.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 9 ayat (5) menyatakan pengguna barang/jasa (Pemimpin Proyek) bertanggungjawab dari segi administrasi.00. Hal tersebut mengakibatkan ketidakhematan atas pembayaran pencetakan majalah Berita Inderaja edisi 3 Juli 2003 dan edisi 4 Desember 2003 sebesar Rp4.000 eksemplar adalah sebesar Rp51.000. sehingga biaya cetak untuk 2. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1. sehingga tampilan majalah diusahakan sebaik mungkin.00 ( 2. sisanya sebanyak 24 eksemplar tidak tercatat dalam pendistribusian barang dan sebagai sisa fisik. 2. Majalah edisi 4 Desember 2003. keuangan dan fungsional atas pengadaan barang/jasa yang dilaksanakannya. Dan panitia sudah melakukan survey .000 eksemplar dan telah didistribusikan kepada pembaca sebanyak 994 eksemplar dan sisa fisik sebanyak 6 eksemplar.000. Pengawasan oleh atasan langsung Pemimpin Proyek masih lemah. Panitia Pengadaan Barang/Jasa kurang bekerja secara optimal.000 eksemplar dan telah didistribusikan kepada pembaca sebanyak 976 eksemplar. antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan Anggaran Belanja Negara didasarkan atas prinsip sebagai berikut.00 atau 8. Pemimpin Proyek Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh tidak cermat dalam melaksanakan kegiatannya. 2. Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN Pasal 12 ayat (1) huruf a.000.000. Keppres No.Pencetakan majalah tersebut dimaksudkan sebagai media/alat sosialisasi produk pelayanan yang dihasilkan oleh Pusat Data Penginderaan Jauh kepada masyarakat maupun institusi sebagai pengguna produk penginderaan jauh.890.500.7 % dari harga Pasar. hemat. 3.000.500.890.100. Hasil pemeriksaan atas penatausahaan majalah tersebut dan hasil pengecekan fisik pada tanggal 6 Desember 2005 diketahui hal . 2. Majalah edisi 3 Juli 2003 diterima sebanyak 1.00/eksemplar. bahan dan separasi) adalah sebesar Rp25.00 Dari data di atas diketahui bahwa biaya pencetakan yang dikeluarkan oleh proyek lebih tinggi sebesar Rp4. fisik. Berdasarkan hasil konfirmasi dan pengecekan harga di beberapa percetakan pada tanggal 13 Desember 2005 diantaranya pada percetakan Duta Copy di Jl Bendungan Hilir diketahui bahwa biaya untuk pencetakan majalah dengan spesifikasi yang sama (ongkos cetak.00) dan bila ditambah pajak 10 % maka biaya tersebut menjadi Rp56.hal sebagai berikut : 1. diterima sebanyak 1. tidak mewah efisien dan sesuai dengan kebutuhan.

Nusantara Duasatu Telematika) tanggal 1 Juli 2003.00 tidak berdasarkan prestasi fisik pekerjaan (02. Kerjasama antara LAPAN dan Republik Federasi Jerman disepakati dalam MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani pada tanggal 21 Juli 2003.1/VIII/2003 Tentang Pembentukan Tim Pengadaan Penunjukan Langsung untuk Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan Para Ahli . namun harga pasaran yang tinggi masih dapat ditanggulangi dengan anggaran yang ada. Lembaga yang dipilih untuk melakukan kerjasama adalah Technical University of Berlin (TU-Berlin) yang didasarkan pada pertimbangan masalah pembiayaan yang relatif rendah. Pemimpin Proyek untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada: 1. Untuk itu LAPAN akan mengirim tenaga peneliti guna mengikuti pendidikan dan latihan dalam rangka transfer teknologi dan pembuatan satelit mikro LAPAN-TUBSAT di TU-Berlin Jerman.pasar. dibangun. Deputi Penginderaan Jauh dan Kepala Pusat Data Penginderaan Jauh untuk melaksanakan pengawasan yang lebih intensif.908. selain karena sejarah kerjasama yang cukup lama antara LAPAN dan Jerman. sehingga diharapkan terjadi proses alih teknologi.1. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1. kemampuan dan pengalaman dalam pengembangan teknologi satelit. dites serta dipersiapkan kondisi terbangnya di Jerman. 2. Untuk mempermudah pengurusan hal-hal yang bersifat non teknis di Indonesia. Pembayaran kontrak pengadaan jasa pendidikan dan latihan para ahli LAPAN di Jerman Tahun 2003 sebesar Rp1. dikeluarkan Surat Keputusan Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa Nomor : Kep/16. LAPAN telah melakukan kerjasama dengan lembaga atau negara yang mempunyai pengalaman dan kemampuan dalam teknologi satelit. keahlian yang ditawarkan kepada SDM Indonesia.410.400. Nusantara Duasatu Telematika (Agreement for Appointing An Indonesian Representative Between Institute Fur Raumfahrtelektronik-Berlin And PT. dan kesesuaian program yang ditawarkan dengan fasilitas dan kemampuan yang dimiliki. Nusantara Duasatu Telematika sebagai agen/wakil TUBerlin di Indonesia. TUBerlin telah menunjuk PT. Implementasi dari kerjasama tersebut adalah pembangunan satelit mikro LAPAN-TUBSAT. dimana satelit akan dirangkai. 3. Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk bekerja lebih cermat dalam penyusunan HPS sehingga diperoleh harga yang menguntungkan negara. Penunjukan tersebut dituangkan dalam kesepakatan antara TUBerlin dan PT. Pada tanggal 5 Agustus 2003. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa TA 2003 dan 2004 1.16) Dalam rangka pengembangan sistem satelit nasional khususnya satelit mikro.

Uraian Biaya Diklat/Training Course Fee di Jerman dengan modul: .284. terhitung sejak Surat Addendum ditandatangani tanggal 20 Desember 2003.Nusantara Duasatu Telematika sudah bekerjasama dengan TU Berlin Jerman dalam pengadaan komponen satelit untuk perakitan satelit mikro.Attitude Air Control Bearing . .763.Test Computer . 3. Surat Perjanjian Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan Para Ahli LAPAN di Jerman mengalami Addendum pada tanggal 20 Desember 2003 yang menetapkan bahwa : .400.908. mulai tanggal 25 Agustus 2003 sampai dengan tanggal 22 Desember 2003.00 untuk 6 orang engineer selama 4 bulan di Jerman dapat ditangguhkan pelaksanaannya dan jangka waktu kontrak diperpanjang sampai dengan 15 Mei 2004. 1.500.Special Computer Language . dibuatlah Surat Perjanjian Pekerjaan Pengadaan Jasa Diklat Para Ahli LAPAN di Jerman Nomor : 01/SP/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 28 Agustus 2003 dan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan Nomor : 01/SPPK/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 25 Agustus 2003 dengan harga kontrak senilai Rp1. Dari hasil pemeriksaan atas dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui sebagai berikut : 1.278. 575501X/088/118 tanggal 19 November 2003 dan sisanya senilai Rp1.IPR (Intelectual Property Right) .000.PT Nusantara Duasatu Telematika diwajibkan menyerahkan jaminan pelaksanaan perpanjangan waktu untuk biaya hidup dan biaya pengiriman sebesar Rp479.500. 720024X/088/118 tanggal 18 Desember 2003.00 2.100.000.5/PTED-BTLF/XII/2003 tanggal 15 Desember 2003 dan telah dibayar lunas. Tim Pengadaan menunjuk langsung PT.Harnessing . yang mempunyai masa berlaku selama 150 hari kalender.00 59.00.278.000. Pekerjaan tersebut telah diselesaikan dan diserahterimakan sesuai Berita Acara Serah Terima Nomor : BASER/1.00 1.000.000.727.278.00 sesuai SPM No. Proses penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan dengan penunjukan langsung. .00 yang terdiri dari : No. Atas penunjukan tersebut. hal tersebut disebabkan PT.500. 2.00 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 120 hari kalender.410. Nusantara Duasatu Telematika yang berkedudukan di Jakarta selaku agen/wakil TU-Berlin di Indonesia sebagai pelaksana pekerjaan dengan SK Penetapan Pelaksana Penunjukan Langsung Nomor : 05/PTED-BTLF/VIII/2003 tanggal 21 Agustus 2003.763.00 berdasarkan SPM No.00 dan biaya pengiriman sebesar Rp59.000. Berdasarkan hal tersebut.635. pertama untuk uang muka senilai Rp352.000.Biaya hidup sebesar Rp420.LAPAN di Jerman.635.Software of Attitude Control Simulation Biaya Hidup 6 orang Engineer di Jerman selama 4 bulan Biaya Pengiriman 6 orang Engineer ke Jerman Jumlah Nilai (Rp) 1.357. 420.

635. Penjelasan Keppres No. bukan sebesar Rp479.410. 3.763.00. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 46 ayat (1) antara lain menetapkan bahwa pada prinsipnya pelaksanaan pekerjaan harus selesai satu tahun anggaran.000.5/PTEDBTLF/XII/2003 Tanggal 15 Desember 2003 yang menyatakan bahwa “seluruh pekerjaan telah selesai dilaksanakan sesuai rencana” dibuat tidak benar dan hanya sebagai formalitas untuk mencairkan pembayaran.18 Tahun 2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah Pasal 31 ayat (2) bahwa pembayaran dilakukan atas dasar prestasi pekerjaan yang penilaiannya dilakukan dengan sistem sertifikat bulanan atau sistem termin. Hal tersebut mengakibatkan pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika tanggal 18 Desember 2003 sebesar Rp1.Addendum ini dilakukan berdasarkan adanya surat pemberitahuan perubahan jadwal dari pihak TU-Berlin tanggal 19 Desember 2003 yang merupakan hasil pertemuan antara pihak LAPAN dan TU-Berlin tanggal 17 Desember 2003 dimana TU-Berlin meminta agar pengiriman engineer permanen dimulai pada bulan Januari 2004.00 karena sampai akhir Tahun Anggaran 2003 kontrak belum dilaksanakan. Dengan adanya penundaan jadwal training tersebut seharusnya nilai jaminan pelaksanaan yang diserahkan sebesar Rp1. telah melewati batas tahun anggaran 2003. Hal tersebut disebabkan : 1.908. Tim Pemeriksa/Penerima Pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa Diklat Para Ahli LAPAN di Jerman lalai dalam melaksanakan tugasnya. .410.00 pada tanggal 18 Desember 2003 tidak berdasarkan pada prestasi fisik pekerjaan dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan (sebagai syarat dilakukannya pembayaran) Nomor : BA-SER/1. Seharusnya setiap pekerjaan berakhir dalam satu tahun anggaran yang bersangkutan.400. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembayaran lunas kepada PT Nusantara Duasatu Telematika senilai Rp1. 2. Pelaksanaan kontrak yang diperpanjang sampai dengan Mei 2004. dengan memperhitungkan angsuran uang muka dan kewajiban pajak. secara administratif tidak dapat dipertanggungjawabkan.000.00 sesuai dengan nilai kontrak. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.400. Keppres No. Namun demikian. dari pemeriksaan atas laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan konfirmasi kepada beberapa engineer yang mengikuti pelatihan diketahui bahwa pelaksanakan pelatihan telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2004 sampai dengan Juli 2005 sesuai dengan jadual pengiriman para engineer.278.908. Pemeriksaan lebih lanjut dan konfirmasi kepada beberapa engineer diketahui bahwa pengiriman 6 orang engineer tersebut baru dilaksanakan pada bulan Februari 2004 secara bergiliran.

Hal ini disebabkan belum selesainya mempelajari CV para engineers. Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara atas kurangnya pengawasan dan pengendalian proyek yang berada dibawah tanggungjawabnya. Inka Forindo Jaya sebesar Rp3. 3. Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa tidak mematuhi ketentuan yang diatur dalam Keppres No. pihak TU-Berlin meminta penundaan pengiriman dan pelaksanaan training menjadi Januari 2004. terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan senilai Rp28.03/SPPK/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 17 Nopember 2003 dan sesuai Surat Perjanjian No. sehingga pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika tetap dibayarkan pada bulan Desember 2003 dan pembayaran biaya training telah diserahkan pada TU-Berlin tanggal 18 Desember 2003.00 belum dipungut (02.857.135. Panitia Pemeriksa/Penerima Pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa atas kesalahan penerimaan barang/jasa yang belum dilaksanakan .000. Inka Forindo Jaya selaku Leader Konsorsium dengan PT. Modal konsorsium terdiri dari PT.500. Penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan . Pimpinan Proyek atas kesalahan pembayaran yang tidak berasarkan prestasi fisik dan di masa yang akan datang agar memperhatikan ketentuan yang berlaku.00 dan denda keterlambatan senilai Rp113. 1.03/SP/PTED.2.16) Proyek Bangtelinfo dalam TA 2003 telah melaksanakan pekerjaan pengadaan peralatan ground station untuk mendukung operasional satelit mikro yang dilaksanakan oleh PT. Penetapan pelaksana pengadaan peralatan ground station dilakukan dengan penunjukan langsung.00 ( 30 % ) dan PT.000.823. Namun berdasarkan hasil pertemuan tanggal 17-19 Desember 2003.Twink Indonesia berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan No. Atas permasalahan tersebut. Pengawasan dan pengendalian Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang.199. Dengan adanya perubahan jadual tersebut. 3.00 (70 %).000.00.2.500. 2.670.BTLF/XI/2003 tanggal 21 Nopember 2003 senilai Rp10. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar menegur secara tertulis kepada: 1.645.085. Twink Indonesia sebesar Rp7. Jangka waktu pelaksanaan selambat-lambatnya 30 hari kalender terhitung mulai tanggal Surat Perintah Pelaksanaan Kerja dikeluarkan (17 November 2003 sampai tanggal 16 Desember 2003).00.000. kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162. pihak LAPAN membuat addendum dan meminta PT Nusantara Duasatu Telematika menyerahkan jaminan bank untuk biaya hidup dan pengiriman engineers. 42 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara beserta petunjuk teknisnya dan Keppres 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah. Pemimpin Proyek menjelaskan bahwa berdasarkan rencana awal pengiriman engineer akan dilaksanakan bulan September 2003 sesuai kontrak.285.000.

085. Tim BPK-RI berpendapat .000 45.00 kepada PT.000.000.000.6/PTED-BTLF/XII/2003 tanggal 5 Desember 2003 dan telah dibayar lunas sebesar Rp10. Twink Indonesia dengan SPM No.000.00 Power Amplifier Mirage Power Supply Kabel Koaxial “Type Belden”9914”100 M” Pengolah Data “Processing Data” @ Rp22.969.000.000 2 3 1 unit 1 pkt 2.000 60.000.199.000. LNA Fasilitas Pendukung “Ground Station”.000 945.000. Hasil pemeriksaan atas dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui : 1. TERDIRI DARI : Transceiver Dual Band UHF/VHF Antena UHF 430-438 MHz Antena VHF 144-146 Control Rotator LNA AG 35 @ Rp8.455.dengan penunjukan langsung sesuai Surat Pemimpin Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa No.000.RECEIVER DAN PROCESSING TERDIRI DARI 4.285.000 10.Antena Control Unit .5 X Band TeraScan System for Acquisition and Processing of MODIS Including : . Inka Forindo Jaya sesuai SPM No.000 316.000.000 9. 582904X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 senilai Rp3. 07/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 14 Nopember 2003 yang mengacu kepada persetujuan Kepala LAPAN sesuai Surat No.000.000 10.000. 3-axis. Instalasi & Testing Jumlah A SISTEM TT & C (TRACKING.00 dan PT. Radome .B/1278A/895/XI/2003 tanggal 3 Nopember 2003.500.000. TELEMETRY And COMMAND) UHF/VHF. Pelaksana pekerjaan ditetapkan berdasarkan Penunjukan Langsung Pemimpin Proyek dengan surat No.Autotrack.000.000.MODIS Processing Upgrade to dual X and S Band Feed.MODIS and OCM Receiver .000 25.000 16.000.000 35.00.000.500.00 Modulator -Demodulator Jumlah B Jumlah A + B Satuan Harga (Rp) 1 unit 6.569.000 Pekerjaan pengadaan peralatan ground station telah selesai dilaksanakan sesuai Berita Acara Serah Terima Pekerjaan No.B/1278A/895/XI/2003 tanggal 3 Nopember 2003. 582898X/088/118 tanggal 16 Desember 2003 senilai Rp7.000.000.000 25.07/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 14 Nopember 2003 yang mengacu kepada persetujuan Kepala LAPAN No.500.000 25.000 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 1 unit 1 unit 1 rool 2 unit 1 unit 65.000.000.000.000. BA-SER/3.285. Adapun pengadaan peralatan ground station tersebut meliputi pengadaan : No A 1 Nama/Jenis Barang X DAN S BAND ANTENA.000 10.

360.442.000.00.00 D E Harga yang tercantum dalam jenis pekerjaan untuk pekerjaan fasilitas pendukung ground station tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%.645. Pek. Dari nilai Rp945. Pek.900. Dalam pengadaan peralatan ground station terdapat pekerjaan fasilitas pendukung ground station. Dengan adanya penunjukan langsung tersebut harga dalam kontrak kurang kompetitif. Atap 4.00. 2.000. Elektrikal (lantai bawah) 2.400. spesifikasi dan volume peralatan telah sesuai dengan kontrak dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.000.900. Pek.931.679.233.83 34.297.864.72 54.900.000. Pek.863.27 141. Pek. Struktur Lantai Bawah 2.636. Lantai 5.175.00 23.000. Pek.621. Pek.00 9.940. Kusen Pintu dan Jendela 3. Pengecatan Pekerjaan Elektrikal 1.53 11. Sanitasi 6.866. Berdasarkan pemeriksaan fisik peralatan ground station yang berlokasi di Rumpin Bogor.73 40.00 tersebut diantaranya untuk pekerjaan konstruksi bangunan 2 lantai seluas 300 m2 dengan nilai Rp596.44 13.27 596.946.733.500.742.149. Struktur Lantai Atas Pekerjaan Arsitektur (Lantai Bawah) 1.bahwa penetapan pelaksana pekerjaan dengan cara penunjukan langsung tersebut tidak sesuai ketentuan karena penunjukan langsung hanya diperkenankan antara lain untuk pekerjaan yang bersifat spesifik dan darurat/mendesak. Lantai 5.191. Pek.00 14.35 37.263.000.00 1.950.99 596. Elektrikal (lantai atas) Sub Jumlah Jasa Kontraktor 10 % Jumlah Dibulatkan Jumlah (Rp) 27.086.000. Pek.58 42. Pek. dengan rincian pekerjaan sebagai berikut : No A B C Uraian Pekerjaan Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Struktur 1. Pek.857.340. instalasi dan testing senilai Rp945.492. Kusen Pintu dan Jendela 3.513.272. Atap 4.317. Pek.644. 3.000.890. Dinding dan Plester 2.00 dengan rincian sebagai berikut : . Pek. arsitektur dan pekerjaan elektrikal diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan dibandingkan dengan RAB senilai Rp28.81 78.00 542.10 21.000.67 10. Pemeriksaan secara uji petik di lapangan pada tanggal 2 Desember 2005 atas beberapa pekerjaan konstruksi bangunan yang terdiri dari pekerjaan struktur.480.069.40 33. Pek.254. Dinding dan Plester 2.000. Pengecatan Pekerjaan Arsitektur (Lantai Bawah) 1. Pek.

15 m3 8.750.4 Pek.482 18.00 bh 1.5 Kosen jendela alum.19 m2 208.4 Pek.227 1.800.Pile cape 200/200 cm (type P-3) B.00 bh 1.000 10.4.075 (1.00 ls 32.876 1.385 1.236.5 Lantai kerja tebal 5 cm C.334 36.523 1.500 1.Pile cape 250/250 cm (type P-2) .00 m2 1.374) 955.27 m3 0.084 328. Struktur Lantai Atas B.1.000 2.00 bh 1.2 Kosen pintu kayu kamper type P-2/t D.975 3.1 Urugan tanah peninggian peil lantai C. Arsitektur (Lantai Atas) D.415.00 m2 14.Screding lantai .850.80 m3 2.2.2 Pek.17 m3 15. Dinding bata 1 : 5 C.No A B Uraian Pekerjaan Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Struktur B.00 m2 40.500.50 m3 8.4.1.428 1.76 m3 5.32 m3) 5.6 Plester & aci dinding bata 1 : 5 C.661.37 m3 5.2.00 bh 14.5 Plester & aci dinding bata 1 : 3 C.2.03 m3 6.2.07 m2 1.084 19.668. Arsitektur (Lantai Bawah) C.375 4.1 Kosen pintu jendela allm type PJ-1 C.kaca mati/rc D.38 m2 417.Lantai keramik 20/20 cm .317 .20 2.80 m3 6.1.6 Kosen pintu kayu kamper type P-5 C.05 m3 11.475.871.965 543.850.2 Pas.000 D 5.2.190.1 Beton kolom 35/35 cm B.00 bh 2.00 ls 39.00 bh 3.4 Beton pondasi plat (pile cape) .099 946. Dinding dan Plester C.937 78.00 bh 1.00 bh 4.4.00 bh 1.Railling pipa hitam C.00 bh 6.4 Pekerjaan tangga .400.Plester dan aci beton .889 1.Screeding lantai RAB 245.000 1.13 m2 10.693 7.00 m2 150.42 m2 5.09 m3 8.1 Pek.750.135 894.1.865.00 bh 1.429.95 m3 18.4.000 2.00 bh 2.1.113.7 Kosen jendela alum.66 m2 23.000 1.34 m3 (2.00 bh 2.4.30 m3 4.2.740 (3. Kusen Pintu dan Jendela C.000 2.5 Kosen pintu kayu kamper type P-4 C.00 bh 6.2.2 Kusen pintu kayu kamper type P-1 C.870 1.644) 8.94 m3 2.52 m3 16.96 m3 2.00 bh 136.395.400.1 Kosen pintu kayu kamper type P-2/k D.50 m3 139.3 Kosen jendela aluminium type J-1 D.000 1.663.683.2.2.2 Pek.64 m3 (2.2.00 m’ 2.9 Beton plat dak B.00 m2 10.2.00 bh 1.878 19.067.1 Pek.869.395.00 bh 3.Pile cape 300/300 cm (type P-1) .00 bh 2.10 Pekerjaan tangga .000 Jumlah (Rp) 2.62 m2 54. Kaca mati/t D.3 Beton plat dak B. Lantai dan tangga C.7 Lantai keramik 30/30 cm C.25 m’ 1.661 (3.2.2.327.00 bh 7.999) 2.1 Pas.000 1.76 m3 8.35 m2 1.1.929.00 m2 236.6 Kosen jendela aluminium type BV D.1 Galian tanah pondasi B.000 (78.000 40.472 1.2.750.67 m2 64.00 bh 112.00 ls 42.317 61.00 m2 472.754.92 m2 4.400.4.8 Beton balok struktur B.75 m3 72 m’ Fisik 98.500.284.5 Lisplank beton Jumlah B Pek.000) 9.846) (3.81 m2 27.25 m3) 15.4 Kosen pintu kayu kamper type P-3 C.40 m’ Selisih 146.007.482 17. Struktur Lantai Bawah B.75 m3) (19.12 Tangga control lantai dak Jumlah C Pek.000 2.000 1.50 m3 91.4 Kosen jendela aluminium sudut D.000 1.1.00 bh 7.105 1.25 m3 155.87 m2 3. Lantai dan tangga D.452 C 75.886 1.00 bh 1.00 m3 5.35 m2 12.2 Pek.000 313.00 bh 1.6 Beton Kolom 40/40 cm B.500.500.494 61.65 m3 (0.800.00 bh 2.137 1.8 Kosen jendela aluminium type BV-1 C.580 114.2.40 m’) Harsat (Rp) 15.000 2.000 1.049 967.00 bh 10.2.00 bh 2.500.1.85 m3 20. Dinding bata 1: 3 C.000 1.13 m2 6.00 bh 2.906.000 18.33 m2 85.08 m2 10.00 bh 1.461 175.850.625 1.000 2.350 1.00 bh 2.10 m3) 1.75 m3 10.65 m2 27.00 bh 1.2.375.500.65 m3 (0.42 m2 12.2.75 m’ 1. Kusen Pintu dan Jendela D.7 Kosen jendela aluminium type J-1 C.29 m2 1.504.450.3 Kosen pintu kayu kamper type P-2 C.34 m2 1.000 184.1.000 2.

000 150.473.16 Stop kontak internet E.500 222. Elektrikal (lantai bawah) E.000 140.00 ttk 1.00 bh 4.1.250 42.764 31.12 Lampu TL balk E.00 bh 17.5 Instalasi stop kontak E.00 ttk 14.18 Saklar tunggal E.6 Instalasi stop kontak telepon E.00 ttk 4.000 150.857.2.45 m’ 7.1.500 222.2.645 3.65 m2 7.000 150.00 ttk 3.00 ttk 4.000 28.000 Realisai 4.00 bh 3.55 m’ 61.00 bh 3.2.00 ttk 3.885.17 Saklar seri E.500 127.00 ttk 5.480.1.00 bh 17.000 4. Dari data pengeluaran biaya PT.4 Instalasi stop kontak AC E.000 37.095.9 Instalasi saklar tunggal E.2.2 Pek.207.00 ttk 3.00 ttk 5.00 bh 4.2.00 bh 5.7 Instalasi stop kontak internet E.00 bh 16.00 ttk 1.1.1.00 ttk 3.Railing pipa hitam Jumlah D Pekerjaan Elektrikal E.000 140.00 ttk 4.500 142.00 bh 3.1.000 37.9 Instalasi saklar tunggal E.16 Stop kontak internet E.00 bh 4.000 140.00 ttk 4.350 467.000 130.00 bh 4.885.00 m2 13.000 40.00 bh 5.000.8 Instalasi saklar seri E.500 45.857.00 bh 14.500 142.2.14 Stop kontak E.000 150.00 ttk 4.2.6 Instalasi stop kontak telepon E.18 Saklar tunggal Jumlah E Jumlah Jasa Konstruksi 10 % Jumlah Kelebihan Pengurangan PPN Netto Kelebihan Pembayaran 12.13 Stop kontak AC E.000 180.00 ttk 5.00 bh 1.00 bh 4.00 ttk 4.2 Instalasi lampu baret 1 x 20 E.764 28.00 bh 5.1.00 bh 3.00 bh 1.500 757.00 ttk 4.1.00 bh 3.15 Stop kontak telepon E.00 ttk 4.500 40.00 bh 4.000 180.10 Lampu pijar 1 x 40 E.2.479.250 42.000 40.293 2.2.000 60.1.8 Instalasi saklar seri E.2 Instalasi lampu baret 1 x 20 E.500 222.3 Instalasi lampu TL balk 1 x 36 watt E.00 bh 4.00 m’ 4.3 Instalasi lampu TL balk 1 x 36 watt E.00 ttk 14.000 222. Elektrikal (lantai bawah) E.2.743.500 45.1 Pek.5 Instalasi stop kontak E.2.1.1.00 ttk 4.2.35 m2 5.12 Lampu TL balk E.00 bh - 222.00 bh 4.793.1.00 bh 4.2.000 .000 37.1 Instalasi lampu pijar 1 x 40 E.2.788 142.1.00 bh 14.2.00 ttk 3.1.569.000 40.00 bh 4.500 222.00 ttk 8.00 ttk 4.1.E .Lantai keramik 20/20 cm .500 222.000 40.00 ttk 3.043 7.00 ttk 17.000 Profit 2.00 bh 17.13 Stop kontak AC E.00 bh 4.00 ttk 4.4 Instalasi stop kontak AC E.645 2.00 ttk 3.1.00 bh 8.17 Saklar seri E.00 ttk 4.00 ttk 4.00 bh 1.000 130.00 bh 4.00 bh 5.500 222.00 ttk 1.00 ttk 5.000 140.00 ttk 3.000 450.409 2.1.00 ttk 17. Receiver da Processing. Harga Kontrak 6.11 Lampu baret 1 x 20 E.00 ttk 17.00 bh 4.00 ttk 16.084 328.00 bh 3.00 bh 3.2.2.14 Stop kontak E.11 Lampu baret 1 x 20 E.5 X Band TeraScan Antena.15 Stop kontak telepon E.00 bh 4.1. Inka Forindo Jaya untuk pekerjaan pengadaan peralatan ground station diketahui : No I Nama/Jenis Barang Peralatan 1.500 40.00 ttk 8.1 Instalasi lampu pijar 1 x 40 E.7 Instalasi stop kontak internet E.000 60.2.00 ttk 4.10 Lampu pijar 1 x 40 E. 4.00 bh 8.

000 120.000 14.702. Inklaring. 11. Assuransi 6 bulan.981 1. Tranning & Site Acceptance.000 9.000 53.012.469. Door to door Singapore ke Jakarta. Berdasarkan kontrak. 5. LNA.000) (41. Listrik.422 39.700.000. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selambat-lambatnya 30 hari kalender atau 1 bulan dan masa pemeliharaan selama 1 bulan setelah penyerahan pekerjaan.000 557. Konstruksi Fisik Gedung 2 lantai.000) (361.000 5.000.725.000 22.000 95.200.000.000.000 16. Dalam data pengeluaran tersebut terdapat pengeluaran biaya operasional sebesar Rp566.003.965) (40. Sub Jumlah I II Pembangunan Fasilitas Gedung 1.000 3. Kabel Koaxial.285.101.678. Power Amplifier Mirage. 7.000.000 35.100.798.000 28.500) (5.500 112.000. Control Rotator.887) (5. Tiket Jakarta – Bangalore 4 bulan 6. PPN PT.000. LNA AG 35.296.380) (35.003. 4. 13. Instalasi.000 2. 14. Instalasi dan Testing Pem.000 40. 12.887 5. Transceiver Dual Band UHF/VHF.667 76.131.000 5. Sub Jumlah II III Biaya Operasional 1. 7.000 65.000 70.019.000. 9. Maintenan kendaraan 4 bulan.000 (8.000.971.250. Sub Jumlah IV Jumlah Keseluruhan 2.000 30.971..000.000 60. 12. Tambahan Material.000) (60. Twink Indonesia.048.000 18.000 8. 2.530.750.500.000.150.000.422.000 280.400.000 10.100.500.667) 18. sehingga jumlah waktu yang dibutuhkan berdasarkan kontrak adalah selama 2 bulan.000.000) (20.500.131.000 60.300.000 25.2.275.000) (4. 15. 13. 2. Sub Jumlah III IV Pajak – Pajak 1. 2.000 1.000 5.000 6.000.000.000.400.000 8.000.530. 4 bulan. Pengelolaan Teknis. 8. Operasional kantor 6 bulan. Biaya hidup 4 orang training. 3.702.000 2. Power Supply.171) 1. 15.000) (70. 9. 10.000 1.000 22.000.000.000.825.000 8.000 55.000 25.800.321.000.000.101.000 57.406.000 1.000 20. Sewa kantor 4 bulan. 14.000 41. Sewa rumah 6 bulan.000 5.000.500 5.000.000.500.141.232.965 40. 11. Inka Forindo Jaya memperoleh profit sebesar Rp1. Modulator – Demodulator.500) (112.400.620. Kendaraan operasional 4 bulan.000.000.000 1. 2 unit.702.000.000 144. Biaya surat menyurat.150.000.000 361.500.422. Pengawasan Konstruksi. Biaya gaji 4 bulan.000 45.000 1.000 15.000) (28.500.000. Perencanaan Konstruksi.000 10. Telekomunikasi 6 bulan.000) (875.500. PIB.000 2.200.019 Data pengeluaran biaya tersebut di atas diketahui bahwa PT.012.000.171 654.089 (364. Antena UHF 430-438 MHz. 6. 3.000 10.700.300.000 8.000 29.000.530.000.000) (566. 16.171) (654.000 25.000) (1.00 yang diantaranya beberapa jenis pengeluaran waktunya melebihi waktu yang dibutuhkan sesuai kontrak. 3.000 4.000. jaminan dan fee.Forindo Jaya.500. Antena.500.258.380 35.000 18.000 596.800.000 55. 5.000. . Processing data 2 unit.84 % dari nilai kontrak.000 875. 4.000) (120. PPN PT. 8. 3.272.000.232) (280. Fee Marketing.000.000) (15. 4.911 364. Antena VHF 144 – 146 MHz.258.455.000 22.000.900.000 76.141.321.000 29.000 145. Biaya transport & Penurunan Barang.00 atau 9. 10.500. Inka.500. Upgrade to dual X and BandFeed.

Biaya transport & Penurunan Barang.670 5. 11.400.000 28. Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran. Sehingga dengan perbedaan waktu yang dibutuhkan dalam kontrak dengan waktu realisasi pengeluaran biaya operasional PT.000 30. sedangkan pelaksanaan pekerjaan seharusnya selesai paling lambat tanggal 16 Desember 2003 sehingga terjadi keterlambatan penyelesaian pekerjaan selama 11 hari sejak tanggal 16 Desember 2003 sampai dengan tanggal 27 Desember 2003 . b. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1.150. 7. 14.000.001.530.42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a. 2.400.000.285. 8.750 162.00 ).001.00 (11%o x Rp10. 15. Inka Forindo Jaya melebihi perhitungan waktu yang dibutuhkan ( antara lain lebih dari 2 bulan). Maintenan kendaraan 4 bulan Inklaring.000 40. Sewa kantor 4 bulan.Sedangkan pengeluaran biaya operasional yang diperhitungkan PT.823.00 yang merupakan kerugian Negara dengan rincian sebagai berikut : No 1.000.003.000 13.000.000 6. maka terjadi kelebihan biaya operasional sebesar Rp162. Door to door Singapore ke Jakarta. 12.000.131.000.150. 3.000.000.000. Pasal 12 ayat (1) a. 13.500 20. Fee Marketing. Listrik. 6.000 875.000 70.000 5.000 30.971.530.000 60. 4. Jenis Pengeluaran Tambahan material Biaya gaji 4 bulan.971.000.700.000 35.823. Assuransi 6 bulan. jaminan dan fee.000.920 2. efisien.000 Kelebihan 60.000 875. Pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen kontrak dan laporan konsultan pengawas PT.710. Atas keterlambatan tersebut PT. 5.000 10. Kendaraan operasional 4 bulan.887 5. Telekomunikasi 6 bulan.500 5.460 41.258. Operasional kantor 6 bulan.000 20. Biaya surat menyurat. . Keppres No.500 112.000 5.420. 10.000 27. tidak mewah.401. 9.000 8. Inka Forindo Jaya harus dikenakan denda sebesar 11%o dari nilai kontrak sebesar Rp113.670.000.000 13.135.380 35.000.000. Inka Forindo Jaya. Graha Manunggal Wirasembada sebagai pengawas pembangunan gedung fasilitas pendukung ground station diketahui bahwa pekerjaan fasilitas pendukung ground station selesai 100 % pada tanggal 27 Desember 2003.000 70.000 120.000 2.887 112.258.000 60. Sewa rumah 6 bulan.965 20.101.000 28. Jumlah Biaya Operasional Dibutuhkan (2 bln) 8.000. dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan.000.965 5.750 4.000.000.000.000 15. menyebutkan bahwa pelaksanaan anggaran belanja Negara didasarkan atas prinsip-prinsip hemat.

b.101. Inka Forindo Jaya kurang menaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati bersama dengan pihak proyek.857.670.000.00 dan PT.657. 03/SP/PTED-BTLF/XI/2003 tanggal 21 Nopember 2003 : a. .200.00) dengan rincian PT. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp113.500.823.351. Panitia Pemeriksa dan Penerima Pengadaan Barang/Jasa Peralatan Ground Station kurang berfungsi sebagaimana mestinya. Pasal 37 ayat (1) menyebutkan bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga bertanggung jawab atas pelaksanaan pengeluaran pembangunan dilingkungan departemen/lembaga yang dipimpinnya.670.00= Rp113.50 dan PT.00 =Rp48.50 ).285. penyedia barang/jasa.135. 2.135. b. maka Pihak Kedua dikenakan denda sebesar 1 %o (satu permil) untuk setiap hari keterlambatan dengan jumlah maksimum sebesar 5 % (lima persen) dari nilai kontrak.1 % x Rp10. Panitia Pengadaan Barang/Jasa kurang cermat dalam meneliti perhitungan biaya yang diajukan oleh pihak rekanan dan tidak mematuhi ketentuan yang berlaku. Pasal 6 ayat (1) menyebutkan bahwa jika dalam jangka waktu penyerahan dalam Pasal 3 Surat Perjanjian ini dilampaui. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa.000.00 apabila kelebihan pembayaran dan penerimaam denda tidak ditarik dan disetor ke Kas Negara dengan rincian sebagai berikut : 1.976.569. Hal tersebut disebabkan : 1.645. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp113.000. Surat Perjanjian No.C.00 ( 1.00 = Rp20.847. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp162. selambat-lambatnya 30 hari kalender terhitung mulai tanggal Surat Perintah Pelaksanaan Kerja dikeluarkan.00).135.00 = Rp79.194.857. 2. Hal tersebut mengakibatkan harga kontrak tidak kompetitif sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp304.00 = Rp8. c.00 ( PT.500.940.315.000. Penerimaan Negara dari denda keterlambatan menjadi tertunda senilai Rp113. Pasal 3 menyebutkan bahwa Pihak Kedua wajib menyerahkan pekerjaan tersebut kepada Pihak Pertama. 3.00.293.857.00 dan PT. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp28. Kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan senilai RP28.823.c.645. 2.00 (PT. Lampiran I BAB 1. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan Negara dalam pengadaan barang/jasa.a.645.1. Keputusan Presiden No. Kelebihan pembayaran biaya operasional senilai Rp162.823. PT.670. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah : a. 3. 3.000. Pasal 5 ayat (2) menyebutkan bahwa pembayaran 100 % setelah pekerjaan/penyerahan peralatan selesai 100 % yang dinyatakan dalam Berita Acara Serah Terima Pekerjaan. Inka Forindo Jaya sebesar 30 % X Rp162.4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus.816. Twink Indonesia sebesar 70 % X Rp28.00 = Rp33.

857. dan proses transfer teknologi satelit yang ditawarkan kepada SDM kita lebih terbuka. 3.00 untuk disetor ke kas negara. Twink Indonesia sebesar Rp113. Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara LAPAN-TU Berlin dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2003 di Berlin Jerman antara pimpinan LAPAN dengan pimpinan TU Berlin. Untuk kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162. Implementasi MoU tersebut akan diwujudkan dengan pembangunan satelit . 2.000. Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.00 akan ditarik dari konsorsium PT Inka Forindo Jaya dan PT Twink Indonesia untuk disetor ke kas negara. Adapun untuk kekurangan volume pekerjaan . demodulasi dan prosessing yang mengarah pada kehandalan. Pengadaan dilakukan dengan penunjukan langsung karena pekerjaan ground station bersifat sangat spesifik yang harus memperhatikan perkembangan teknologi antena. pengalaman dan kemampuan. Menegur secara tertulis Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara serta Pemimpin Proyek untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek yang berada dalam tanggungjawabnya. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan : 1. 2. Adanya keterlambatan penyerahan gedung fasilitas pendukung ground station TA 2003 di Rumpin akan ditarik denda keterlambatannya dari konsorsium PT. Memerintahkan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara unutk menegur secara tertulis Panitia Pengadaan.3.00 untuk disetor ke kas negara. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang.823.344. kerjasama antara LAPAN-Jerman telah terjalin cukup lama.sistem kendali.816.135. 5.315.760. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. 3. Inka Forindo Jaya dan PT.16) Dalam rangka mewujudkan program LAPAN terutama dalam pengembangan Satelit Mikro yang akan melibatkan teknologi tinggi maka untuk proses alih teknologi diperlukan kerjasama dengan negara yang sudah maju di bidang teknologi satelit dan telah memiliki kesepahaman dengan LAPAN.00 untuk disetorkan ke Kas Negara dan foto copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI. Institusi yang diajak melakukan kerjasama dengan LAPAN adalah Technical University of Berlin (TU-Berlin) dengan pertimbangan antara lain masalah pembiayaan. Pemeriksa dan Penerima Barang/Jasa atas kekurangcermatan dalam meneliti perhitungan biaya yang diajukan rekanan dan tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Memerintahkan Deputi Bidang Teknologi Dirgantara untuk menarik kelebihan pembayaran dan denda sebesar Rp304.00 atas biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman (02. Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya.645. 1.000. akan meminta kepada pelaksana pekerjaan untuk menarik kelebihan pembayaran sebesar Rp28.4.

d.00/bulan melalui UYHD . Mohammad Mukhayadi 4. (Besarnya biaya hidup/bulan disesuaikan dengan nilai kurs Euro pada saat itu). Wahyudi Hasbi 3. Adapun 4 orang engineer permanen akan mengikuti training selama 18 bulan sedangkan 9 orang non permanen akan dikirim secara periodik atau bergantian selama 3 bulan masingmasing tim berjumlah 2 orang. Robertus Heru Tri Harjanto 2. dibangun. Ayom Widipaminto Engineer Non Permanen (Periodik) 1.000. satu diantaranya dengan kontrak Nomor : 01/SP/PTED-BTLF/VIII/2003 Tanggal 28 Agustus 2003 tentang pengadaan jasa diklat para ahli LAPAN di Jerman. 7.d. dan dites dengan melibatkan para engineer LAPAN dan dipersiapkan kondisi terbangnya di Jerman. Untuk merealisasikan proses alih teknologi pengembangan satelit mikro tersebut. Mei 2005 Biaya hidup 4 bln melalui kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak Biaya pulang dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Jenis Biaya Biaya hidup : 4 bulan melalui kontrak 14 bulan melalui UYHD Biaya perjalanan : Berangkat melalui kontrak Pulang melalui UYHD Hasil pemeriksaan atas dokumen pembayaran Tahun 2003 sampai dengan 2005 diketahui sebagai berikut : 1.000. 9.d. yaitu melalui kontrak Tahun 2003 untuk 6 orang engineer (4 orang permanen dan 2 orang non permanen) selama 4 bulan @ Rp17. 8.763. Suseno Ade Rukmana Daryono Restu Widodo Slamet Pelaksanaan training @ 18 bulan Februari 2004 s. 4. Mekanisme pemberian fasilitas dilakukan dalam dua cara.00/bulan dan sisanya @ Rp25. LAPAN mengirimkan 13 engineer yang terdiri dari 4 orang engineer permanen dan 9 orang engineer non permanen guna mengikuti training sistem satelit mikro LAPANTUBSAT di TU Berlin Jerman dalam kurun waktu 18 bulan yang pelaksanaannya dimulai sejak bulan Februari 2004 sampai dengan Juli 2005. Nama Engineer Permanen 1. November 2004 Desember s. dengan perincian sebagai berikut : No.d. oleh karena itu pihak LAPAN melalui Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa (BANGTELINFO) mengadakan perjanjian dengan PT Nusantara Duasatu Telematika. Abdul Karim 2.500. Nusantara Duasatu Telematika sebagai agen/wakil di Indonesia. Minto Suwarjo 3. 6.635. Sedangkan untuk pengurusan hal-hal yang bersifat non teknis TU-Berlin menunjuk PT. Yoyok Ichsan Taufik Sumpeno Moh. Gunawan S.d.00 untuk pembayaran biaya hidup dan biaya pengiriman 4 orang engineer permanen dan 2 orang engineer non permanen selama 4 bulan . Februari 2005 Maret s. Selama pelaksanaan training setiap engineer memperoleh fasilitas berupa biaya hidup setiap bulan dan biaya tiket perjalanan pulang pergi.500.mikro LAPAN-TUBSAT dimana satelit akan dirangkai. Prabowo Moh. 5.000. Terdapat pembayaran kontrak kepada PT Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp1. Juli 2004 September s. Juli 2005 @ 3 bulan Mei s.

000.908. 720024X/088/118 tanggal 18 Desember 2003 senilai Rp1.727.280.00 dan biaya diklat sebesar Rp1. 4. sedangkan biaya hidup selama 14 bulan dan tiket pulang melalui pihak Proyek Bangtelinfo (UYHD).879.000.278.000/bulan Biaya hidup 9 orang engineer non permanen selama 3 bulan sebelum dipotong PPh 15% sebesar @ Rp25.520.831.000.000.000.@ Rp9.000.000.000.00.469.Minto Suwarjo = 77.518.00 7.000.879.Widodo Slamet =77.600.000. 2.500.00 3.000.760.Moh. 2.280.000.00. Adapun untuk engineer non permanen mendapatkan biaya hidup @ Rp25.458. dengan perincian: No 1.00 2.000.759.Taufik Sumpeno (Des 04 – Febr 05) = 77.Juli 04) = 77. Yoyok Ichsan = 77.280.000. Uraian Biaya hidup 4 orang engineer permanen selama 15 bulan sebelum dipotong PPh 15% adalah @ Rp25.sebesar Rp479.00 2 orang engineer non permanen = Rp19.000.000.500.000.Moh.100.00 dan sebagai pembayaran diklat dan biaya hidup dengan SPM No.000.00/bulan) Biaya pengiriman (pergi): +/.280.000.00 39.635.000.Daryono Restu (15 Mar– 15 Juni 05) = 77.000.500.000.00 dibayarkan melalui mekanisme UYHD.000.00 Jumlah Biaya Diklat Total Nilai (Rp) 420.00 695.280. terdiri dari : 1.000.00 (@ Rp17.760.000.357.00 Hasil konfirmasi dengan salah seorang engineer permanen dan non permanen diketahui bahwa 4 orang engineer permanen mendapatkan biaya hidup selama 4 bulan dan tiket pergi melalui PT Nusantara Duasatu Telematika.278.00 6.00 1.458. .00 2 orang engineer non permanen selama 4 bulan =Rp140. Suseno = 77.500. 177.000. 59.760.00 3.763.000.00 9. dengan rincian sebagai berikut : No 1.278.000/bulan dan biaya perjalanan pulang-pergi melalui pihak Proyek Bangtelinfo serta tidak pernah melalui PT Nusantara Duasatu Telematika.00 479.00 Jumlah Nilai (Rp) 1. Terdapat pembayaran biaya hidup dan biaya perjalanan pulang pergi 4 orang engineer permanen dan 9 orang engineer non permanen sebesar Rp2.Ade Rukmana = 77.00 1. Uraian Biaya hidup : 4 orang engineer permanen selama 4 bulan = Rp280.469. 575501X/088/118 tanggal 19 November 2003 dibayarkan sebagai uang muka senilai Rp352.00 3. Padahal kegiatan baru dilaksanakan pada bulan Februari 2004.518.00 8.357.284.400.280.280.Gunawan Prabowo (Sept – Nov 04) = 77.00 2.545.280.00 Biaya perjalanan pulang 4 orang engineer permanen @ Rp9.00 4.000.Abdul Karim (Mei .00 5.410. Pembayaran tersebut sesuai SPM No.500.000/bulan.760.00 Biaya perjalanan pulang-pergi 9 orang engineer non permanen @ Rp19.00 4 orang engineer permanen = Rp39.280.284.500.00 2.

Abdul Karim 2. 4.584. pembayaran biaya hidup 4 orang engineer permanen tersebut telah dipotong PPh 15% dan telah disetor ke Kas Negara sebesar Rp15. Wahyudi Hasbi Moh. 5.040.00. Minto Suwarjo Biaya hidup : 4 bln dgn kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak - 3. Prabowo Moh. Hal tersebut tidak sesuai dengan Keppres No.000. Bendahara Proyek lalai dalam melaksanakan tugasnya.00 (sesuai nilai kontrak dengan PT Nusantara Duasatu Telematika).00. Dengan demikian keseluruhan kelebihan pembayaran yang terjadi adalah sebesar Rp247.00. 1. Dari pemeriksaan lebih lanjut.000. 9. Yoyok Ichsan Taufik Sumpeno Moh. maka telah terjadi kelebihan pembayaran sebagai berikut : 1. Nama Engineer Permanen Robertus Heru Tri H.456. dapat disimpulkan dalam tabel berikut : No. Kelebihan pembayaran biaya hidup untuk 4 orang engineer permanen selama 1 bulan (UYHD) sebesar Rp103. 2. 8. Suseno Ade Rukmana Daryono Restu Widodo Slamet 3 bulan melalui UYHD - Berdasarkan tabel diatas. 4.Dari data tersebut di atas. 3.42 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 12 ayat (2) : Belanja atas beban anggaran belanja negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran. Gunawan S. 7.760. Pemimpin Proyek tidak mematuhi ketentuan tentang pelaksanaan anggaran dan belanja negara. 6.000.00 tidak ditarik kembali dan disetorkan ke Kas Negara.344. Kelebihan pembayaran biaya hidup + perjalanan pergi untuk 2 orang engineer non permanen yaitu Abdul Karim dan Minto Suwarjo sebesar Rp159. Mukhayadi Ayom Widipaminto Seharusnya Biaya hidup : 4 bulan kontrak 14 bulan UYHD Biaya perjalanan : Berangkat kontrak Pulang UYHD Biaya hidup : 4 bln dgn kontrak Biaya perjalanan pergi dgn kontrak Biaya pulang dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Realisasi Biaya hidup : 4 bulan kontrak 15 bulan UYHD Biaya perjalanan : Berangkat kontrak Pulang UYHD Biaya hidup 3 bln UYHD Biaya perjalanan pulang-pergi dgn UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD 3 bulan melalui UYHD Selisih Biaya Hidup : 1 bulan melalui UYHD Engineer Non Permanen (Periodik) 1.000.000. . 2.00.000. Hal tersebut disebabkan : 1. sehingga kelebihan pembayaran menjadi sebesar Rp87. 2. Hal tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara apabila atas kelebihan pembayaran biaya hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen sebesar Rp247.344.

43/BINPAS.00 maupun kelebihan pembayaran kepada PT Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp159. Menegur secara tertulis Deputi Bidang Teknologi Dirgantara dan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara serta Pimpinan Proyek untuk lebih intensif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian proyek.760.00 yang selanjutnya disetor ke kas Negara. Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang telah ditetapkan (02) 1.000.000. Nusantara Duasatu Telematika sebesar Rp159.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta dan denda keterlambatan sebesar Rp16. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. 2. Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan Tahun Anggaran 2004 1.00 dan PT.PL/SPPBJ/XI/2004 tanggal 23 Nopember 2004 yang selanjutnya diikat dengan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan No. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI.Sperjan/35/BINPAS.760.207.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp5. Untuk melakukan pengawasan dilapangan pihak proyek telah menunjuk PT.584. Pengadaan tersebut dilaksanakan dengan cara penunjukan langsung dan negosiasi harga kepada PT. Pengawasan dan pengendalian Atasan Langsung Pemimpin Proyek masih kurang. 3. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.00 dari masing-masing penerima sebesar Rp87.00 yang akan ditarik dan disetorkan ke kas negara .650.00 belum dipungut (03. Atas permasalahan tersebut Pimpro mengakui adanya kelebihan pembayaran baik yang dilakukan oleh bendahara proyek sebesar Rp87. Asih Silapurna berdasarkan Keputusan Pimimpin Proyek Pembinaan Kapasitas Sumberdaya IPTEK Kedirgantaraan No.000.584.SPPK/ 36/BINPAS.344.000.000. Jangka waktu pelaksanaan ditetapkan 25 hari kalender dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai dengan tanggal 18 Desember 2004.000.05) Dalam Tahun Anggaran 2004 Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) pada LAPAN telah melaksanakan pemborongan pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN Pameungpeuk Garut serta renovasi mess LAPAN di Yogyakarta.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dan Surat Perjanjian Kontrak No.950.207. Kencana Mandiri UN sebagai konsultan pengawas pekerjaan yang bertindak untuk dan atas nama proyek .3. Memerintahkan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara untuk menegur secara tertulis Panitia Pemeriksa dan Penerima Barang/Jasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan pekerjaan.00.000.000.248.1. Memerintahkan Deputi Bidang Teknologi Dirgantara untuk menarik kelebihan pembayaran sebesar Rp247.

715.047.000.000 3.700 35.700 II III IV V .000 4.850.55 m2 1.000 27.000 25.00 ttk 7.000 Jumlah Harga (Rp) 19.00 m2 465.00 m’ 1.000 46.000.400 16.000 163.950.000 44.238.736.000 7.00 m3 7.850.000 75.000 530.712.000 77.950 111.000 68. 175 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi Sub Total II Pagar Dinding Beton Bongkar pagar lama Pondasi batu kali Sloof beton 20 x 25 cm Ring balk 20 x 20 cm Kolom praktis Pagar pilar beton Plesteran dinding Cat emulsion Sub Total III Pek.6 m Pintu pipa galvanis P.000 4.125. Air Kerja Pek.446.184.000 64.020.000 89.00 ls 4.370.00 bh 2. Pekerjaan BRC T.750.000 8.000 12.000 139.82 m3 2.00 m’ 108.78 m3 61.850.00 m3 2.900. Pembersihak Lokasi Mobilisasi Material Sub Total I a.000.900 4.295.000 40.000 13.00 bh 4.509.784.000 400.000 35.000 3.000 2.300.000 34.00 bh 5.000 3.00 m’ 550.240.000 3.700 692.850.913.00 bh 43.000 400.332.00 ls 4.225.771.620.00 m’ 1.000.sesuai Surat Perjanjian No.136.4 cm Mobilisasi alat berat Sub Total V Volume 56. Lain-Lain Perbaikan pagar kawat duri Pasang pagar kawat duri Cat kawat duri + tiang besi Bongkar pintu (lama) Pintu Pipa Galvanis P.500 149.000 30.224.452.000 15.500. Persiapan Pek Direksikit Pek.150 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi b.000 28.50 m3 22.350 406.00 ls Harga Sat (Rp) 350. Pekerjaan BRC T.046.5 m Pintu pipa galvanis P.00 bh 1.000.00 ls 4.000 4.500 30.000.00 m2 16.000 74.264.00 bh 332.20 m3 27.588.000.000 3.928.00 m’ 465.657.509.000 1.980.600 23.476.129.832. Sperjan/63/BINPAS P.500 30.719.950 101.000 25.5 cm Hotmix T.00 m’ 305.500 20.600 4.550 117.000 811.4 m Cat Zynckromat Sub Total IV Perbaikan Jalan Protokol Sub Base T.000 31.452.000 20.600 113.00 m3 550.000 81.000 178.3.568.10 m3 50.775.00 m3 415.000 2.200 11.00 m2 2.203.950.000 15.000 3.000 4.300.769.144.376.40 m3 6.000 479.500 19.800.000 26.00 m’ 831.600.800.000 161.00 bh 1.00 m2 6.000 211.000 145.000 297.000 340.00 m’ 1.00 m’ 79.875. Adapun pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol meliputi : No I Jenis Pekerjaan Pek.335.950.000 146.375.L/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004.620.80 m2 4.000 2.000 645. 150 cm Galian Pondasi Sloof Beton 15/60 cm Kolom Praktis 20 x 20 cm Plesteran & Acian Pasangan BRC T.00 m3 42.000 31.000 2.112.00 m’ 1.547.000 2.250.000 195.19 m3 2.500. 175 cm Galian Pomdasi Pondasi Umpak Beton Pagar BRC T.000 1.

512.516.00 m2 16.500 47.00 dan telah disetorkan ke Kas Negara sesuai Surat Setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak tanggal 25 Juli 2005 pada Bank BNI Kantor Cabang Gambir Sebesar Rp62.000.528. Pekerjaan BRC T. dirahasiakan.000 Jumlah Harga 40. Penunjukan langsung kepada PT.464.882091Y/088/118 tanggal 23 Desember 2003 sebesar Rp2.00 ttk 601. LAP-5170/PW09/2/2005 tanggal 31 Agustus 2005 terdapat kelebihan pembayaran kepada PT. Dengan adanya penunjukan langsung tersebut harga dalam kontrak tidak kompetitif.500 30.000.000 2. Pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol tersebut telah diperiksa Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Propinsi DKI Jakarta berdasarkan Surat Tugas Kepala BPKP No. Asih Silapurna sebagai pelaksana pekerjaan . BA/03/Binpas.650.PL/XII/2004 tanggal 16 Desember 2004 dan telah dibayar lunas dengan SPM No.520 5. pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol yang disaksikan oleh pihak proyek. karena penunjukan langsung hanya diperkenankan untuk pekerjaan yang bersifat darurat/mendesak.512.000 Pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol tersebut telah diserahkan sesuai Berita Acara Serah Terima No. 150 cm RAB Fisik Selisih 16.592 5. 2.00 m2 56.000.00 m’ Harga Satuan 350.090.000 7.644. Berdasarkan Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Propinsi DKI Jakarta No.920 513.00.00 m’ II . 884189Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004 sebesar Rp3.000.00.000.390. Tim BPK RI berpendapat penunjukan langsung tersebut tidak sesuai dengan ketentuan. Pembersihak Lokasi Mobilisasi Material Pekerjaan Pagar BRC a.260. ST-3454/PW09/2/2005 tanggal 23 Juni 2005 selama 10 hari kerja yang berakhir tanggal 8 Juli 2005.445.650.000. Persiapan Pek Direksikit Pek. bersekala kecil dan spesifik. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui : 1.512 5. konsultan pengawas dan pihak kontraktor.136.00 ls 1.00 m’ 6.142.00 m’ 1.000 12.00 ls Sub Total I 4.00 ttk 7. konstruksi dan finishing.142. diketahui terdapat beberapa jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB yaitu : No I Jenis Pekerjaan Pek. Pemeriksaan fisik di lapangan tanggal 9 Desember 2005 atas pekerjaan persiapan. Air Kerja Pek.000.464.620.500 56.129.00 dan SPM No.500.VI Renovasi Mess Yogyakarta Sub Total VI Sub Total PPN 10 % Total Dibulatkan 331. Asih Silapurna sebesar Rp62.520 331.516.

00 m’ 465.000 3.000 4.84 m3 (13.Pas.700 1.000) 71.00 m3 747.000 2.78 m3 61.350 11.07 m3 1.346.600.000 31.00 m2 1 ls 1 unit 110.00 m3 38.00 bh 444.272.715.800.00 bh 1.850.00 ls Sub Total IV 1ls 120.000) (26.731.128.00 bh 412.00 bh 943.400 7.39 m2) 10.00 m’ 1.000) 6.Pas.08 m2 4.Bak Tanki Air / 1000 lt 7.000 (51.45 m3 27.000 3.500 5.00 m’ 103.875.900.150 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi b.600 11.850.509.960.00 m2 463.000 161.500 19.16 m3 7.000 3.000 23.000 28.10 m3 20.70 m2 4.Lantai keramik 40x40 Ez 3.000. Paving Block 831.000 16.Poma Air Kerja 2.620.00 bh 1.00 m2 241.000 307.00 m3 83.456. Pekerjaan Persiapan .000 679.000 6.19 m3 22.34 m3) 18.000 3.500 15.648.00 bh 332. Pekerjaan Pengecatan .452.56 m3 253.72 m2 348.80 m2 4.940.43 m3 22.430 (1.26 m3 2.590.5 m Pintu pipa galvanis P.00 bh 4.000 2.850.600.375.54 m3 6.00 bh 5.600 392.000 3. Pekerjaan Sanitair .160 796.80 m2 4. K. Pekerjaan BRC T.950 111.00 m2 224.000 4.000 IV 2.600 1.046.60 m3 256.700.000 3.000 3.000 (105.00 m2 Sub Total III 465.626.085.Galian Pondasi Sloof Beton 15/60 cm Kolom Praktis 20 x 20 cm Plesteran & Acian Pasangan BRC T.000 14.Cat Exterior/Catylac 6.40 m3 158.40 m3 6.000 160.756.000 (12.500 149.000 468.00 m’ 1.000 2.000) 26.00 bh 2. Pagar Dinding Beton Bongkar pagar lama Pondasi batu kali Sloof beton 20 x 25 cm Ring balk 20 x 20 cm Kolom praktis Pagar pilar beton Plesteran dinding Cat emulsion Pekerjaan Lain-Lain Perbaikan pagar kawat duri Pasang pagar kawat duri Cat kawat duri + tiang besi Bongkar pintu (lama) Pintu Pipa Galvanis P.000 1.00 bh 2.00 m2 206.500 6.605.00 bh 332.00 m’ 111.63 m3 2.800 39.00 m’ 108.009.20 m3 157.05 m’) (78.000 1.000 4.00 m3 Sub Total II 550.50 m3 18.184.428.00 bh 332.00 m3 20.05 m’ 79.525.00 m2 1 ls 1 unit 100.00 m’ 1.452.00 m2 420.340.Pas.00 bh 5.4 m Cat Zynckromat Renovasi Mess Yogyakarta 1.20 m2 (1.801.3.000 145.00 m3 415.950.00 bh 1.000 71.000 40.Pompa Air Jerpam .00 m2 - (90.6 m Pintu pipa galvanis P.000 25.00 m3 43.000 3.000 31.00 m’ 550.000 7.277.30 m2 (0.00 m’ 1.61 m2 18.861.950.000.590 2. Keramik 15 x 30 5.180 52.Pas.000 1.00 m3 42.359.509.375.000 16.335.973.Pas.132.17 m2 Sub Total V Total .000 76.00 m2 2.56 m3 - 20. Keramik 20 x 20 .850.83 m2 3.000 340.000 V 1 ls 9.000 2.900 4.856.336.776.700. Keramik 20 x 20 . Pekerjaan Insfratuktur .Mandi Belakang .000 98.10 m2) 4.00 m2 2. Pekerjaan Lantai Keramik .452.00 bh - 25.00 m’ 2.446.000 3.475.78 m3 108.00 m’ 305.00 bh) - 75. 175 cm Galian Pomdasi Pondasi Umpak Beton Pagar BRC T.36 m2 16.772.00 bh 1.000 98.950.00 bh 3.00 bh (3.000 340.600 4.300.00 bh 4. 175 cm Tiang Galvanis Clip + mur baut Urugan Tanah Pondasi III Pek.Cat dinding/Catylac .000 15.71 m2 14.452.00 ls 4.182.00 bh 43.000 400.32 m3 38.44 m3 50.106.256.00 m2 2.82 m3 32.784. Pek.86 m3 125.640) 1.00 m2 4.000.75 m2 5. Keramik 15 x 30 4. Mandi Depan .25 m3) 9.00 m2 704.000 18.00 m2 196.500.950 101.68 m3 3.000 15. Pekerjaan K.00 m2 3.000 76.00 m’ 640.

349.207. Berdasarkan pemeriksaan atas laporan pengawas lapangan yang tertuang dalam Buku Harian Standar Konsultan Pengawas PT.000.04 m = 259.dengan rincian sebagai berikut : No 1 2 Pekerjaan Lapisan Sub Base T.000. Dari hasil pemeriksaan tersebut di atas diketahui terdapat kekurangan volume senilai Rp1.950. jika dibandingkan dengan RAB terdapat selisih kurang volume pekerjaan sebagai berikut : No 1 2 Pekerjaan Lapisan Sub Base T.310.000.55 m2 x 0.00 dan denda senilai Rp16.409. Kencana Mandiri UN yang ditandatangani oleh 3 pihak yaitu Kontraktor.000. Keputusan Presiden No.39 Sub Total V Selisih (m3) 218.850.000 1.650.568.841.Untuk pekerjaan peningkatan jalan protokol.310.06 142.00 + Rp513.568.264.133 513. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a.4 cm Volume (m3) 4.00 = Rp16.000 1.5 cm Lapisan Hotmix T.80 116. Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan bukti-bukti yang sah untuk memperoleh pembayaran.476. Menurut jangka waktu pelaksanaan pekerjaan seharusnya pekerjaan selesai pada tanggal 18 Desember 2004. Pengawas Lapangan dan Pemimpin Proyek diketahui bahwa pekerjaan baru selesai tanggal 21 Desember 2004.133 Dari data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di LAPAN Pameungpeuk Garut serta renovasi mess di Yogyakarta tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak sehingga terdapat kekurangan volume senilai Rp1.000 479.516.142. satuan yang digunakan adalah luas dan ketebalan masing-masing lapisan.58 cm.00 sehingga jumlah yang harus ditarik dari PT.00 dan apabila tidak ditarik dan disetor ke Kas Negara dapat menimbulkan kerugian negara. lebar 4.00 m2 x 0.590. Perbaikan Jalan Protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN Pameungpeuk Garut dan Renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta mengalami keterlambatan selama 3 (tiga) hari.4 cm Volume (m3) RAB Fisik 218.40m’.723.00 yang harus ditarik dari PT.723.850.360.133. apabila luas dan ketebalan tersebut dikonversikan ke dalam volume dengan satuan m3 maka dapat diketahui volume dan harga yang dibutuhkan untuk masing-masing jenis pekerjaan .349.06 m3 Jumlah Harga 297. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1. Dengan demikian Pekerjaan Pemagaran.000 215.67 Harga/m3 1.940. Asih Silapurna harus dikenakan denda sebesar 3 %o X Rp5.05 m = 218.80 259.376.265.00 ) yang dapat menimbulkan kerugian Negara.5 cm Lapisan Hotmix T. sehingga PT. .409.00 (Rp796.80 m3 6.700 Harga/m3 1. 3.14 m dan tebal hotmix 3.157. Asih Silapurna dikurangi hasil pemeriksaan BPKP yang telah disetor ke Kas Negara sebesar Rp62.014 Jumlah Harga 297.950.Asih Silapurna sebesar Rp1.00.014 Berdasarkan hasil pengukuran jalan diketahui bahwa panjang jalan 955.360.

00 menjadi tertunda Hal tersebut disebabkan : 1.207. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. 2.207. 3.00 dengan rincian sebagai berikut : 1.00 yang dapat merugikan negara.Sperjan/35/BINPAS. Penunjukan langsung dilakukan karena pada saat itu LAPAN terikat oleh pelaksana pekerjaan (konsultan perencana. Pasal 1 angka 17 menyebutkan bahwa kontrak adalah perikatan antara pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.207. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam pengadaan barang/jasa. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa.265. 2. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas di lapangan tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Penerimaan negara dari denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan senilai Rp16. 4.157. Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan : 1.a. Hal tersebut mengakibatkan harga kontrak tidak kompetitif sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp1. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggungjawabnya.4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus. maka untuk setiap hari keterlambatan Pihak Kedua wajib membiayai denda keterlambatan sebesar 1 %o (satu permil) dari biaya pekerjaan/ borongan.1. PT. karena terbentur oleh waktu dimana Presiden RI (Megawati) akan hadir pada kegiatan uji terbang roket di Pameungpeuk dan diperintahkan untuk membenahi lingkungan yang secara fisik dalam kondisi rusak . 2. 3. Kelebihan pembayaran kepada PT.b.248. b. Lampiran I BAB I. pengawas dan kontraktor) sebelum kontrak ditandatangani. Asih Silapurna kurang mentaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati dengan pihak proyek. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menyebutkan : a. c. PT. Asih Silapurna senilai Rp1. Kontrak No. Keppres No.950.C. Pasal 37 ayat (1) menyebutkan bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga bertanggung jawab atas pelaksanaan pengeluaran pembangunan dilingkungan departemen/lembaga yang dipimpinnya. penyedia barang/jasa.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 Pasal 16 ayat ( 2) menyatakan jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 7 perjanjian ini.000.

L/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004.43/BINPAS.250.2 Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran. Untuk maksud tersebut Pimpro akan berkoordinasi dengan pelaksana untuk menyelesaikan keterlambatan pekerjaan.06) Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya IPTEK Kedirgantaraan LAPAN Tahun Anggaran 2004 telah menunjuk PT. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI.207.884195Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004.500. proyek akan berkoordinasi dengan pihak pelaksana untuk menyelesaikan kekurangan volume dan keterlambatan tersebut. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1.000.00 dari PT. 3. di Pameungpeuk. Asih Silapurna sebagai Pelaksana Proyek berdasarkan Keputusan Pimimpin Proyek Pembinaan Kapasitas Sumberdaya IPTEK Kedirgantaraan No. akan tetapi disisi lain terdapat pekerjaan tambahan diantaranya perbaikan mes LAPAN di Pameungpeuk Garut. Jangka waktu pelaksanaan sejak tanggal 24 Nopember sampai dengan 20 Desember 2004 sesuai dengan Pelaksanaan Pekerjaan fisik yang akan diawasinya yaitu sebagai konsultan pengawas Pekerjaan Pemagaran. Dan pelaksana akhirnya minta bantuan aparat keamanan setempat (Koramil dan Polsek).000. No.PL/SPPBJ/XI/2004 tanggal 23 Nopember 2004 . biaya pekerjaan pengawasan sebesar Rp125. perbaikan jalan protokol stasiun uji terbang LAPAN. 3. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggungjawabnya.248. Garut dan Renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta yang dikerjakan oleh PT. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menarik kelebihan pembayaran senilai Rp1. Proyek mengakui pada saat pemeriksaan pasca dilapangan terjadi kekurangan volume pekerjaan. di Pameungpeuk. Perbaikan Jalan Protokol Stasiun Uji Terbang LAPAN. Keterlambatan pekerjaan disebabkan adanya protes/demo dari masyarakat sekitar lokasi yang tidak setuju adanya proyek pemagaran sehingga mengganggu jalannya pekerjaan tersebut. 1. 2. bukan atas biaya Proyek Binpas SDI-GAN. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta bekerja tidak efektif dan denda keterlambatan atas pekerjaan pengawas sebesar Rp6. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur Konsultan Pengawas PT. Atas kekurangan volume pekerjaan.000. Kencana Mandiri UN atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan pekerjaannya. sebagai Konsultan Pengawas dengan cara penunjukan langsung dengan Surat Perjanjian No. Kencana Mandiri U.00 belum dipungut (02.00 dan telah dibayar lunas dengan SPM.950. Atas komentar Pemimpin Proyek Tim BPK-RI berpendapat bahwa perbaikan mess LAPAN di Pameungpeuk Garut merupakan pekerjaan yang dibiayai dari Proyek Bangtelinfo Rancabungur Bogor. Asih Silapurna untuk selanjutnya disetor ke Kas Negara.207.00 dan denda keterlambatan senilai Rp16.N.Sperjan/63/BINPAS P.2.

00 ditambaha keuntungan pembrongan 10% = Rp29.568.000.014. luas 4.000.00 + keuntungan pemborong 10%=Rp85. a.00 .00 1.000.250.950.264.No. Plipper + Asessories +/Rp1.00 Sesuai RAB : 1. namun PT.00 2.06 m3 @ Rp1.00 3. Terdapat pekerjaan yang dilaksanakan PT.000.493. Kencana Mandiri U.00 4. Pompa air hasil cek fisik merk Panasonik GP 125 JB harga dipasaran sebesar Rp290.00 ditambah keuntungan pemborong Rp100. Hasil cek fisik closet duduk dengan merk INA harga dipasaran sebesar Rp 850.00 senilai Rp263.600.000. Adapun perbedaan volume yang signifikan dan tidak dilaporkan oleh konsultan pengawas kepada proyek antara lain adalah sebagaiberikut : PEKERJAAN Sloof beton Pagar BRC 150cm. Pompa air Jet Pump dengan harga Rp6.00 3.00 sehingga kelebihan bayar sebesar Renovasi Mess di Yogyakarta.000.Sperjan/35/BINPAS.376 m2 senilai Rp297.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004.600.000 FISIK Jumlah volume = 256. Bak tangki air kapasitas 1 m3 Ex.700. 1. Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen kontrak dan dokumen pendukung lainnya serta hasil pemeriksaan fisik dilapangan diketahui : 1. Lapisan Hotmik Volume 259.N.000.423.000.450.00 Ex.000.000.00 2.000. 2.000.224.000. Pekerjaan Lapisan Sub Base tidak dikerjakan oleh kontraktor sehingga kurang volume.39m3 @ Rp1850.000. Pembuatan Pompa Air Kerja sesuai informasi yang dapat dipercaya tidak dilaksanakan karena telah ada sumur tua yang sudah ada dan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik dan layak minum sehingga kelebihan bayar pada rekanan sebesar Rp3.850.00 1.00 sehingga kelebihan bayar sebesar Rp 5.681. Kloset Jongkok merk Toto seharga Rp 1. Pekerjaan Lapisan Hotmik dilaksanakan 142. sehingga kekurangan volume maupun mutu hasil pekerjaan tidak segera diketahui secara dini oleh pihak proyek untuk dilakukan perbaikan maupun teguran kepada kontraktor.014. harga pasaran Rp470. Plipper + Asessories 1 unit ditukar dengan kapasitas air 500 Lt.00 dengan nilai keseluruhan Rp756.000.00 mengakibatkan mutu barang berkurang dan kelebihan bayar sebesar Rp515. Asih Silapurna tidak sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak yaitu adanya perbedaan volume dan spesifikasi barang.144.00.950.000.000. sebagai konsultan pengawas tidak pernah memberikan laporan tertulis maupun lisan kepada Pemimpin Proyek sebagai pemberi kerja.SPPK/36/BINPAS.000/m3 dengan nilai keseluruhan Rp 1.32 m3 @ Rp2.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dan Surat Perjanjian Kontrak No. 2. Pembuatan Pompa Air Kerja senilai Rp 3.000. Pameungpeuk Garut Peningkatan Jalan Protokol Pameungpeuk Garut KONTRAK Jumlah Volume 415 M3 @ Rp2.00 senilai Rp 479. Lapisan Sub Base dengan ketebalan 5 cm. Konsultan Pengawas dalam melaksanakan pekerjaannya tidak efektif.

884189Y/088/118 tanggal 23 Desember 2004 sebesar Rp3. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas bahwa pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. Plipper + Asessories 1 unit senilai Rp 2. Ayat (1) menyatakan bahwa pekerjaan pengawasan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam perjanjian ini. Pasal 3 : a.Sperjan/63/INPAS. Pasal 1 angka 2 menyebutkan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua sebagaimana yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) : a. Asih Silapurna mengajukan tagihan pembayaran dan telah dibayar dengan SPM No. Asih Silapurna berdasarkan Berita Acara Penyerahan Barang (BAPB) No. Hal tersebut tidak sesuai dengan Surat Perjanjian/Kontrak No. PT. c.03/Binpas. 2. Dengan demikian PT. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan dilapangan. b.250.390.00 (5 % X Rp125. keahlian dan pengalaman yang dimilikinya sehingga . Asih Silapurna selesai dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2004.000.PL/XII/2004 tgl. Dari uraian tersebut di atas menggambarkan bahwa PT. b. Mingguan dan Bulanan sampai dengan kontrak berakhir tanggal 20 Desember 2004 dan sampai dengan saat pemeriksaan BPK berakhir tanggal 30 Desember 2005 belum menyerahkan laporan-laporan tersebut sehingga terjadi keterlambatan selama 1 tahun lebih. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk membantu memecahkan persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi.4. Kencana Mandiri UN harus dikenakan denda maksimal sebesar 5 % dari harga kontrak atau senilai Rp6. 2.00 Dengan kejadian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Kontraktor Pengawas tidak melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan tangggungjawab dan kewajiban yang telah di tandatangani dalam surat perjanjian. dengan dasar BAPB tersebut PT.700.000.PL/ I/2004 tnggal 24 Nopember 2004 : 1. Ayat (2) menyatakan bahwa pihak kedua akan melaksanakan tugasnya dengan segala kemampuan. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas. Pembayaran Tahap II kepada PT.000. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas telah menyalahgunakan wewenang yang dipercayakan dengan cara memanipulasi data guna kepentingan pribadi dan orang lain serta tidak menjalankan kewajibannya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.00 Rp1.000.500.00).800. Kencana Mandiri UN sebagai Konsultan Pengawas tidak menyerahkan sebagian hasil pekerjaan pengawasannya berupa Laporan Harian. kuantitas dan laju pencapaian volume /relisasi fisik. b. 16 Desember 2004 yang dibuat oleh Konsultan pengawas menyatakan bahwa prestasi pekerjaan telah selesai 100%. Bak tanki air kapasitas 1 m3 Ex.00 sedangkan secara fisik prestasi pekerjaan tersebut belum mencapai 100% hal tersebut dilihat dari buku harian yang dibuat oleh PT.000.000.

BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. sehingga proyek akan mengevaluasi apakah konsultan pengawas tersebut masih layak dipakai lagi. Konsultan Pengawas PT. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya. Hal tersebut mengakibatkan : 1. Pasal 11 ayat (2) menyebutkan bahwa jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pemborongan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 5 perjanjian ini.000. maka untuk setiap hari keterlambatan.00 menjadi tertunda.pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan sesuai dengan KAK ketentuan yang berlaku. . Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur secara tertulis PT.250.000.00 untuk disetor ke Kas Negara. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pihak proyek telah maksimal dalam melakukan pengendalian atas pelaksanaan proyek. Hal tersebut disebabkan : 1. Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan. Kencana Mandiri UN atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan pekerjaan dan kepada PT. Kencana Mandiri UN diberikan sanksi dengan jangka waktu tertentu tidak diberi pekerjaan di lingkungan LAPAN serta menarik denda keterlambatan sebesar Rp6. Terhadap denda keterlambatan pihak proyek akan berkoordinasi dengan konsultan pengawas untuk menyelesaikan keterlambatan pekerjaan tersebut. 4.) yang menyatakan bahwa Hasil Pekerjaan Pengawasan disamping harus sesuai dengan KAK dan juga harus diserahkan kepada Pihak Pertama minimal lima yang masing masing diantaranya terdiri atas Buku Harian. 2. namun konsultan pengawas masih kurang efektif. Laporan Mingguan dan Bulanan sebagai resume Laporan harian. 3. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kurangnya pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek sehingga menimbulkan kerugian negara. Pihak Kedua wajib membayar denda 1 %o (satu perseribu) dari biaya pekerjaan borongan dan ayat (3) menyatakan bahwa jumlah maksimum denda kumulatif ayat (1) dan (2) Pasal ini ditetapkan sebesar 5 % (lima prosen) dari jumlah biaya pekerjaan pemborongan. copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI. 3.250. Pemimpin Proyek tidak dapat mengetahui secara dini perkembangan fisik dilapangan sehingga tidak dapat mengambil keputusan secara cepat untuk mengambil tindakan perbaikan. 2. Kencana Mandiri UN tidak melaksakan tugasnya sesuai yang diperjanjikan dalam surat perjanjian/kontrak. 3. Penerimaan negara dari denda keterlambatan senilai Rp6. 2. Pasal 4 ayat (1.

150 cm 693.307 68.140 14.295.847.687 6.192.118.Pekerjaan Batu Kosong 110.301.200 47.898 396.1 1. Pembersihan Lapangan 693. Penguk dan bouplank 485.88 m3 .632.Pek Pagar BRC T.204.161 22. Galian Tanah Pondasi 1.596 5.000.693 5. Plesteran Kol & Pondasi 1.16) Dalam Tahun Anggaran 2004. Restu Prima Citra dengan Surat Perjanjian No.997 95.20 m’ Sub Total 1.20 m’ .694.869.908.250.Pek.3 Pekerjaan Arcon .Pek Profil Kolom 1. Pagar BRC 1.00.PL/21/K/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp3. Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan (BINPAS SDI GAN) pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah melaksanakan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di LAPAN Rumpin Bogor yang dilaksanakan oleh PT. Jangka waktu pelaksanaan dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai dengan tanggal 20 Desember 2004.875 43.2 Pekerjaan Konstruksi .256 51.451 40.00 m2 .992.Pek.Pek.1.295.000.74 m2 .74 m2 .Pek. Sperjan/93/BINPAS.064.496 41.Pek Direksikit 693.Pek.32 m3 .10 m’ .3 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882.276 59.750.499 4. Acian 1.Pek.094 2.450 21.000.875 356. Pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan tersebut meliputi : No I Jenis Pekerjaan Volume Harga Satuan (Rp) 299.00 bh .720.00 ls .24 m3 . Penetapan pelaksana pekerjaan dilakukan dengan cara penunjukan langsung dengan negosiasi harga.688 11.356 27.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan tugas melakukan pengendalian pekerjaan yang terdiri atas kegiatan pengawasan.964. Cat Kolom & Pondasi 1.532 158.471.00 belum dipungut (02.391.1 Pekerjaan Persiapan 24.660 11.Pek Kolom 25/25 T.196 51.055 10.108 22.91 m3 .74 m2 Sub Total 1.992.712.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor dan denda keterlambatan senilai Rp11.20 m’ .172 496. Pondasi Batu Kali 400.761 Jumlah Harga (Rp) 7.2 30.Pek. pengujian dan pengkoreksian. Untuk melakukan pengawasan di lapangan pihak proyek telah menunjuk PT.788 20.847.847. Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas sesuai Surat Perjanjian No. Sperjan/BINPAS.262 39.583.2 Pekerjaan Finishing .Pek Ornamen Kepala Pagar 247.485.Pek.253.196 II Pek. Air dan Listrik Kerja Sub Total 1.208 138.564.

75 m3 1.749 334.1 3. Pagar Arcon 1.187 23.Pek Plesteran Kolom & Pondasi 4. Pembersihan Lapangan .660 11.813. Pondasi Batu Kali 170.414.827 16.950 175.125 88.367.284. Urug Pasir Sirtu T.108 22.450 21. Penguk.620 16.000 3.50 m’ Sub Total 3.Pek.596 11.400 324.23 m2 .094 2.00 ls 6.25 m3 .290 22.671.Pek.Pek Ornamen Kepala Pagar 130.000 6. 3 cm 7.50 m’ .072 2.450 21. Air dan Listrik Kerja Sub Total 4.Pek.Pek.358.249.Pekerjaan Batu Kosong 47.17 m3 . Batu Kosong 286.997 52.2 Pek.50 m’ 1.38 m2 .00 ls . & Bouplank .Urug Lap.50 m’ .Pek.249.23 m2 Sub Total 3.999.1 4.Pek. Galian Tanah Pondasi 206.000.Pek Pagar BRC T. Pagar BRC dan Asecories 3.00 bh .1 Pekerjaan Persiapan .704.761 6.2 Total Dibulatkan 356.635 3.108 93.Pek.792.Pek.254.Urug Lap.171 5.682 1.Pek Kolom 25/25 T.625 37.Pek.200 244.168.Pek.275 cm 640 bh .460 22.Pek.Pek.3 Pekerjaan Finishing .1 Pek.552 .035.208 64.504.792.457 16.Pek.347. Cat Kolom & Pondasi 836.389 39. 150 cm 295.148. 2 cm 7. Acian 836.1 Pek.854.020 27. Pembersihan Lapangan 295.975 6.3 Pekerjaan Jalan L.512.2 Pekerjaan Konstruksi . Air dan Listrik Kerja 1.287.792.776 25.750.00 ls Sub Total 3.Pek.256 438.996.50 m’ .690.688 III IV Sub Total 2.38 m2 .Pek Profil Kolom 633. Penguk.441.874 11.315 43.85 m3 .620 23.596 2.740.23 m2 .410 4.972 9. Pembersihan Lapangan 7.365 300.000 15.00 m2 .365.532.948.Lapisan Hotmix T.65 m3 .836.237.Pek.3 M 4.504.155.00 ttk .975 18.00 m2 . Dan Bouplank 295.823 102.125 11. Pondasi Batu Kali 1.817.241.Pek.512 m2 Sub Total 4.104.471.000 356.2 Pek.Pek.024.493 16.28 m3 .Pek.562 44.750.00 m2 .180 37. Konstruksi Badan Jalan . Plesteran Kol & Pondasi 836.Pek.512 m2 .674.2 Pekerjaan Konstuksi .561.640 106.Pek.064 28.206.094 201. Penguk.874.196 60. Dan Bouwplank 55. Air dan Listrik Kerja 1.869.50 m’ .792.Pek.898 396.593.825.898 396.423 35.690.513 128.108 22.Giling Matang T. Perataan dengan Buldozer 2. Galian Tanah Pondasi .10 cm 7.745 97.Pek.996.281 410.334 1.588 1.932 204.70 m’ .50 m’ Sub Total 2.483.2 3.898 282.Batu Belah T.214.389 133.838.905.Pek.214. Persiapan 2.127 67.70 m’ .512.744 21.2 16. Kawat Duri 1. Rambu Pengaman 1.312.011 52.1 2.2.660 11.950 43.077.512.160.809 8.483.352. 15 cm 7.450 5.50 m’ 1.200 40.Pek Kolom Arcon T.910 242. Persiapan .80 m3 . Acian 4.

108 22.233.2 Pek.20 m’ 485.792. Pagar BRC 1.17 m3 5.00 bh 1.035.088 5.00 ls 2.1 Pekerjaan Persiapan Pek.00 ls II (259. Cat Kolom & Pondasi Pekerjaan Arcon 2. & Bouplank Pek.040 12.249.596 5.52 m3) 358.752. Tim BPK-RI berpendapat bahwa penunjukan langsung tersebut tidak dapat dibenarkan karena pekerjaan tersebut tidak bersifat spesifik dan mendesak/darurat sehingga hal tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.847.898 396.875 356.168.660 11.74 m2 1.533.74 m2 818.30 m’ 1.077.775) (5.992.463.68 m 1.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Batu Kosong Pek.00 m’ 2.74 m2 107.17 m3 328.526) (1.204.20 m’ 353.683 48.80 m3 1.029.687 6.356 27. Ples. Acian Pek Ornamen Kepala Pagar Pek Profil Kolom Pek Pagar BRC T.10 m’ 693.673.60 m’ 353.74 m2 247.613 .313.278.LPN/BINPAS/BA/02/XII/2004 tanggal 16 Desember 2004 dan telah dibayar dengan Surat Perintah Membayar (SPM) No.00 ls 110.898 396. Hasil pemeriksaan fisik di lapangan tanggal 2 Desember 2005 atas pekerjaan persiapan. Air dan Listrik Kerja 2.00 m’ 1.32 m3 30.485.455.50 m’ 1.00 m2 140. Batu Kosong Pek.50 m’) (259.20 m3 818.00 m2 818. kontraktor dan konsultan pengawas diketahui bahwa terdapat beberapa jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB yaitu : No I Jenis Pekerjaan Pek.1 Pekerjaan Persiapan Pek Direksikit Pembersihak Lapangan Penguk dan bouplank Galian Tanah Pondasi Air dan Listrik Kerja 1.20 m’ 693.90 m’ 347.55 m’) - 6.125 286.00 m2 693.40 m3 84.451 40.634 23.74 m2 1.092.32 m3 677.2 Pekerjaan Konstuksi Pek.000. Pondasi Batu Kali Pek Kolom 25/25 T.450 21.00 bh 347.01 m3 356. harga item per jenis pekerjaan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 %.254.450 21. 2.24 m3 1.883213Y/088/118 tanggal 20 Desember 2004 sebesar Rp3.847. Restu Prima Citra.51 m3 316.000.16 m3 (41.546 28.108 22.405) 141.847.00. Pembersihan Lapangan Pek. Penetapan pelaksana dengan penunjukan langsung.586. 878705Y/088/118 tanggal 8 Desember 2004 sebesar Rp750. 150 cm Pekerjaan Finishing Pek.208 138.094 2.140 7.000.805.052.44 m3 56.00 m2 Sub Total I 1.137.200 47.612 335.000.75 m3 1.542 (1.596 11.029.761 Nilai Selisih 2.00 ls 54. Berdasarkan pemeriksaan dokumen kontrak dan pendukungnya diketahui bahwa : 1.477.00 m2 340 m’ 340 m’ 244.333.15 m3 25.029.000.60 m’ 1.094 (14.20 m’ 240.00 dan SPM No.91 m3 400.982 20.Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya PT. konstruksi dan finishing yang disaksikan oleh pihak proyek.792.20 m’ 345. Pekerjaan pemagaran dan jalan lingkungan tersebut telah selesai dilaksanakan dan diserahkan sesuai Berita Acara Serah Terima No.20 m’ 24.50 m’ 1.818. Penguk.161 22.88 m3 1.257 45.432. Galian Tanah Pondasi Pek.50 m’) (58.80 m3 1.74 m2 1.00 bh 1.Kol & Pondasi Pek.306 125.346 5.519.322.996) - 24.908 11.052. Pondasi Batu Kali RAB Fisik Selisih Harga Satuan 299.

50 m’ 282.504.983.996.052.489.00 ttk 1.898 282.327) (25.792 836.00 bh 13.45 m2 602. Dan Bouplank Pek.00 m’ 233.Batu Belah T. Galian Tanah Pondasi Pek.23 m2 602.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Batu Kosong Pek.23 m2 836.460 22.50 m’ 13.90 m2 2.50 m’ 295.00 m’ 1.846.94 m3 602.2 Pek.450 5.3 Pekerjaan Finishing Pek.512.627 7.03 = 225.30 m’ 7.846.068) 116.850 274.069.58 m2 (259. Cat Kolom & Pondasi Pekerjaan Jalan L.956 2.094 2.512.872.596 2.00 bh 295. 3 cm Volume (m3) 7.19 cm.483.932 204.50 m’ 2.290 22.23 m2 633.45 m3 1.523 31.020 27.168. 150 cm 3.50 m’ 203.00 m’ Sub Total II (46.71 3.40 m’ 434.10 = 751.00 ls 6.259.512.512. Kol & Pondasi Pek. Persiapan Pek.78 m2 233. Rambu Pengaman Pek.70 m’ 2.843.336 25.493.485.50 m’) 201.00 m2 7. urug lapisan giling matang 2. Pagar Arcon Pek.200 244.980 2.297.275 cm Pek Ples.50 m’ 2.375 937.404 77. satuan yang digunakan adalah luas dan ketebalan masing-masing lapisan dan apabila luas dan ketebalan tersebut dikonversikan ke dalam volume dengan satuan m3 maka volume dan harga yang dibutuhkan untuk masing-masing volume jenis pekerjaan adalah sebagai berikut : No 1 2 3 4 Pekerjaan Pek.10 m2 145.56 cm. Perataan dengan Buldozer Pek.00 m2 x 0.745 97. urug lapisan batu belah 6.50 m’ 282.471.50 m’) (259. Persiapan Pek.400 324.126.588 Harga/m3 266.389 22.30 m’ 55.809 973.00 ls 47.000 356. Plest. Penguk.512.359.367.28 m3 170.795 295.359.31 m3 233.052.103 16.761 83.660 11.02 = 150.30 m’.00 m2 IV 145.12 cm dan lapisan hotmix 1.25 m3 836.00 ls Sub Total 4. Kawat Duri III Pek. Air dan Listrik Kerja 4.20 7.512.2 Konstruksi Badan Jalan 640 bh 686 bh 4.340) 64.671.843.45 m2 Sub Total III 2.108 93. Penguk.08 m3 100.303.00 m’ 3.78 m2 6.00 ls 2.24 7.823 (9.618. Pembersihan Lapangan Pek.053 Berdasarkan hasil pengukuran jalan diketahui bahwa panjang jalan adalah 2.792.Kolom & Pondasi Pek.40 m3 45.435.333 431.80 cm.20 m3 69. Dan Bouwplank Pek.65 m3 16.50 m’ 15.511. Acian Pek.208 64. maka jumlah volume yang digunakan untuk masing-masing lapisan adalah sebagai berikut : .096 (63.830 2.15 =1.00 m2 x 0.483.827 16. 15 cm Urug Lap.1 7.70 m’ 2.389 Dalam pekerjaan konstruksi badan jalan.660 11.104.1 Pek.690.10 cm Urug Lapgil Matang T.385.898 396.85 m3 1.504.80 m2 1.383 5.359.50 m’ 206.652. Urug Pasir Sirtu T. Acian Pek Profil Kolom Pek Ornamen Kepala Pagar Pek Pagar BRC T.749 334.80 7. 2 cm Lapisan Hotmix T.450 21.23 m2 115.792.00 bh) 2.40 m’ 1.78 m2 633.00 ttk 55.878.94 m3 12.108 22.455 2. Pembersihan Lapangan Pek.206. Pondasi Batu Kali Pek Kolom 25/25 T.00 m’ 13.1 Pek.36 Jumlah Harga 300.80 m2 4.00 bh 282.800 1. BRC dan Asecories 3.077.50 m’ 130.967 94.38 m2 1.3 M 4.744 21. lebar 3 m dan ketebalan lapisan rata – rata untuk urug pasir sirtu 9. Air dan Listrik Kerja 3.Pek Kolom Arcon T.38 m2 1.690.996.848.000 742.348 39.890.640.120 1.00 m2 x 0.260 6.200 40.58 m2 2.00 m2 x 0.470 3.

250. b.00 (3/1000 x Rp3. Keppres No.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menyebutkan : a.00.01 Urug Lap.359.301.432.36 113.25 SubTotal 4. 2.6. Sehingga PT.Batu Belah T. 9.358. Keppres No. yaitu sejak tanggal 20 Desember 2004 sampai dengan tanggal 23 Desember 2004.487.79 255.30 m’ x 3 m x 0.292 410.166 980.19 cm Urug Lap.07 m 2.09 m 2. dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus mematuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya .359.30 m’ x 3 m x 0. 1.56 cm Perkalian 2.004.878.126.64 m3 113.00 (Rp980.00). 3 cm 225.850 3.01 m3 495.033.333 431.60 112.000.75 1.334.878.45 Urug Lapgil Matang T. Restu Prima Citra harus dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp11.334.374. 3.447. Urug Pasir Sirtu T.80 637. sehingga kekurangan volume setelah pengurangan pajak senilai Rp882.033.489.800 1.30 m’ x 3 m x 0. Kaibon Rasirekayasa pada tanggal 12 Desember 2005 diketahui bahwa pekerjaan telah selesai dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2004.000.42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : Pasal 12 ayat (2) menyebutkan bahwa belanja atas beban anggaran belanja Negara dilakukan berdasarkan atas hak dan buktibukti yang sah untuk memperoleh pembayaran.878.24 148.485.64 Lapisan Hotmix T.359. Dengan demikian pekerjaan tersebut mengalami keterlambatan penyelesaian selama 3 hari kalender.00 – Rp98.016 m Volume yang digunakan 637.334.2 Total 4 Jumlah Kekurangan Volume Pekerjaan Selisih (m3) 489.00).878 Dari data di atas diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp980.12 cm Lapisan Hotmix T.240 110. Pasal 1 angka 17 menyebutkan bahwa kontrak adalah perikatan antara pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. penyedia barang/jasa.45 m3 148. Pasal 5 huruf f menyebutkan bahwa pengguna barang/jasa. Hasil konfirmasi dengan Konsultan Pengawas PT.992 166.20 495.021 m 2.80 cm Urug Lapisan Giling Matang T.00 dan yang telah disetor ke Kas Negara bersamaan dengan potongan dalam SPM berupa PPN sebesar 10 % senilai Rp98.120 1.359.000. Urug Pasir Sirtu T.30 m’ x 3 m x 0.750.374 433.No 1 2 3 4 Pekerjaan Pek. 2. namun masih tedapat pekerjaan finishing berupa pengacian dan pengecatan yang dilaksanakan pada tanggal 17 sampai dengan tanggal 23 Desember 2004.053 Jumlah Harga 130.487.Batu Belah T.10 cm 751. Hal tersebut tidak sesuai dengan : 1. 2 cm 150. Pekerjaan yang telah dinyatakan selesai pada tanggal 16 Desember 2004 tersebut sebenarnya belum selesai 100 %.25 m3 Berdasarkan hasil pengukuran atas jalan jika dibandingkan dengan RAB terdapat selisih volume pekerjaan sebagai berikut : No 1 2 3 4 Volume (m3) RAB Fisik Pek. 15 cm 1.391.11 Harga/m3 266.

Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa : 1. maka untuk setiap hari keterlambatan.00 menjadi tertunda Hal tersebut disebabkan : 1. 3. Proyek akan berkoordinasi dengan pihak pelaksana untuk menyelesaikan kekurangan volume pekerjaan tersebut.301. c. Proyek menganggap pekerjaan telah selesai pada tanggal 16 Desember 2004 meskipun masih terdapat sebagian pekerjaan finishing (pembersihan lokasi hasil . menyelesaikan dan memelihara pekerjaan serta memperbaiki kerusakan sesuai ketentuan dan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak. b.a. 4. Penerimaan negara dari denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan senilai Rp11.391. Pihak Kedua wajib membayar denda keterlambatan sebesar 1 %o (satu perseribu) dari biaya pekerjaan borongan.4) menyatakan penunjukan langsung dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria keadaan tertentu dan pengadaan barang/jasa khusus.000.pemborosan dan kebocoran keuangan Negara dalam pengadaan barang/jasa. 5. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya.00 yang dapat merugikan negara. Pasal 1 angka 4 menyebutkan bahwa Pihak Kedua mempunyai kewajiban kepada Pihak Pertama untuk melaksanakan. Sperjan/BINPAS. Lampiran I BAB 1. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. PT. Pasal 7 angka 1 menyebutkan bahwa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.391.1. Restu Prima Citra kurang mentaati Surat Perjanjian/Kontrak yang telah disepakati dengan pihak proyek. namun masih terdapat kelebihan panjang pagar dan jalan lingkungan di Rumpin yang belum diperhitungkan. 2. c. Restu Prima Citra sebesar Rp882. 2. Surat Perjanjian No.250. 2. PT.PL/21/K/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 a. Pasal 16 angka 2 menyebutkan bahwa jika Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pekerjaan pemborongan sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan yang tercantum dalam Pasal 7 perjanjian ini. 3.551. Turunnya anggaran belanja tambahan menjelang akhir tahun anggaran.00 dengan rincian sebagai berikut : 1. Kelebihan pembayaran kepada PT.C. pelaksanaan sampai selesai 100% (serah terima I) ditetapkan 27 hari kalender sejak tanggal 24 Nopember 2004 dan berakhir tanggal 20 Desember 2004. Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas di lapangan tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Hal tersebut mengakibatkan harga dalam kontrak tidak kompetitif sehinggaterjadi kerugian negara sebesar Rp893.

000 15.000 9.100. BPK-RI menyarankan kepada Kepala LAPAN agar : 1. OH Nilai 11. Data SAP Rekons. Bogor Jumlah Selama 3 hari 3 hari 3 hari 2 hari 3 hari 2 hari Peserta 11 or 29 or 23 or 18 or 14 or 37 or Volume 33 OH 87 OH 69 OH 36 OH 42 OH 74.100.350. data BMN Rekons. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menarik kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan kepada PT.000 Pelaksanaan kegiatan .391. 2. Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) Terdapat Ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat senilai Rp84. Restu Prima Citra senilai Rp882.000.000 19. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya. . 3. Copy bukti setor disampaikan ke BPK-RI. Tim BPK RI berpendapat bahwa : 1. Panjang pagar dan jalan lingkungan di Rumpin telah diukur seluruhnya dan segala kelebihan telah dimasukan dalam perhitungan. Pekerjaan finishing yang belum diselesaikan termasuk komponen biaya dalam kontrak seperti pengacian dan pengecatan yang penyelesaiannya melewati batas akhir kontrak adalah merupakan keterlambatan penyelesaian pekerjaan.Kajian Potensi PNBP Pelaksana PT.100. Bogor Cisarua.00 dan denda keterlambatan senilai Rp11.000 20. 2.250. mengingat pekerjaan tersebut dibiayai dari dana ABT yang turun pertengahan Nopember 2004.01) Dalam Tahun Anggaran 2004 Proyek BINPAS SDI GAN telah melaksanakan rapatrapat dengan penyediaan akomodasi dan konsumsi dilaksanakan pihak ketiga sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 6 Kegiatan Evaluasi SAP Rekons.450. Bogor Cisarua.100.525.kegiatan tersebut berdasarkan Berita Acara Serah Terima telah selesai dan telah dibayar dengan SPM-LS. Data SAP Penyus. Atas komentar Pimpro. Bogor Cisarua. 2.00 untuk selanjutnya disetor ke Kas Negara.00 (03. Bogor Cisarua. Cisarua Prima Hilltop Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Griya Astoeti Resort 2 Lokasi Cisarua.000 84.000.pelaksanaan pembangunan fisik) yang dimasukkan ke dalam masa pemeliharaan pekerjaan.575.000 8.301. Memerintahkan Sekretaris Utama untuk menegur secara tertulis PT. Kaibon Rasirekayasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan tugas sehingga menimbulkan terjadinya kerugian negara. Bogor Cisarua. Data Base BMN Sidang Peny.

Atas permasalahan tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pada saat akan diselenggarakan kegiatan oleh pihak Proyek BINPAS.00. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif. sehingga kegiatan BINPAS dilakukan dengan fasilitas yang disewa dari pihak ketiga. Proyek BINPAS telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Analisis Jabatan dilaksanakan oleh Lembaga Konsultasi Kepegawaian diikuti 37 peserta yang dilaksanakan di Kantor LAPAN Pusat (ruang auditorium dan ruang rapat). ruangan auditorium LAPAN sedang dipergunakan untuk kegiatan yang lain. Memerintahkan Atasan Langsung Pemimpin Proyek untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif.Pada Tahun Anggaran 2004 juga. Dari pelaksanaan Bimbingan Analisis Jabatan yang dilaksanakan di kantor pusat tersebut sebenarnya untuk rapat-rapat lainnya juga tidak perlu dilaksanakan dan menggunakan tempat di Cisarua. Pemimpin Proyek kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : a. . Hal tersebut disebabkan : 1. tidak mewah. 2. BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar : 1. efisien. 2. Bogor yang akan menambah beban pengeluaran Negara.000. Pasal 41 menyebutkan bahwa pemimpin proyek/bagian proyek bertanggung jawab baik dari segi keuangan maupun dari segi fisik atas pelaksanaan proyek/bagian proyek sebagaimana ditetapkan dalam DIP atau dokumen anggaran lainnya yang diberlakukan sebagai SKO. Pasal 12 ayat (1) huruf a menyebutkan bahwa pelaksanaan anggaran belanja negara didasarkan atas prinsip-prinsip hemat.100. Hal tersebut tidak sesuai dengan : Keputusan Presiden No. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian serta kurang efisien dalam pelaksanaan kegiatan proyek. b. Hal tersebut mengakibatkan terjadi ketidakhematan atas penyelenggaraan rapat-rapat sebesar Rp84. dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan.

838.817.813.000.792.Sperjan/93/BINPAS. 884209Y/088/118 tanggal 23 Dsember 2004 sebesar Rp92.1 Pek.077.999.00.000 3.2 Pekerjaan Konstuksi Pek.740.312.2 Pek Konstruksi Volume 693. Pagar BRC dan Asecories 3.196 1.187 23.2 Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Finishing Pekerjaan Arcon 2.3 M 4.256 51.1 Pek.04) Konsultan Pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif (05. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas.312.50 m’ 15. Untuk melakukan pengawasan pekerjaan proyek telah melakukan perjanjian dengan PT.504.70 m’ 133. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk membantu memecahkan persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi.334 295.000. Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05.1 Pekerjaan Persiapan 1. LPN/BINPAS/BA/01/2004 tanggal 16 Desember 2004 menyebutkan bahwa prestasi pekerjaan pelaksanaan telah mencapai kemajuan fisik 100 %.365 1. Adapun tugas pekerjaan pengawasan antara lain meliputi : 1. Pekerjaan pengawasan telah dibayar dengan SPM No. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan dilapangan. Restu Prima Citra yang berlokasi di Rumpin Bogor.3 Pekerjaan Finishing Pekerjaan Jalan L.241. Persiapan 4.20 m’ Jumlah Harga 43. Persiapan 3.295.00.620 2.3.635 3.457 242.750. Pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan yang dilaksanakan PT. Berdasarkan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan Pengawasan No. kuantitas dan laju pencapaian volume/fisik. Kaibon Rasirekayasa sebagai Konsultan Pengawas sesuai Surat Perjanjian No.414.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp92.253. 2. Restu Prima Citra meliputi : No I Jenis Pekerjaan Pek. 3.000 II III IV Jumlah Dibulatkan Pemeriksaan dilapangan atas hasil pelaksanaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan dengan melakukan pengukuran atas pekerjaan persiapan.750. Jangka waktu pelaksanaan pengawasan dimulai sejak tanggal 24 Nopember 2004 sampai tanggal 20 Desember 2004.688 1.312. konstruksi dan finishing diketahui : .118.000.2 Pekerjaan Konstruksi 3.08) Tahun Anggaran 2004 Proyek Binpas SDI-GAN telah melakukan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan yang dilaksanakan oleh PT. Pagar BRC 1.262 496.1 Pekerjaan Persiapan 2.50 m’ 88.214.

359.Urug Sirtu .70 m’ 15 cm 10 cm 2 cm 3 cm Fisik 345. keahlian dan pengalaman yang dimilikinya sehingga pelaksanaan pekerjaan pengawasan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Batu Belah . Matang . Hal tersebut mengakibatkan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor terjadi kekurangan volume pekerjaan yang berindikasi terjadinya kerugian negara. Hal tersebut disebabkan : 1. Pasal 3 : a. maka Pihak Kedua bertanggungjawab penuh atas kerugian tersebut.30 m’ 7. .56 cm Selisih Fisik 347. c. Gil. 2. angka 2 bahwa Pihak Kedua akan melaksanakan tugasnya dengan segala kemampuan. Kaibon Rasirekayasa tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan yang telah disepakati dalam kontrak sehingga terdapat indikasi terjadinya kerugian negara. angka 7 bahwa Pihak Kedua wajib melaksanakan periksa ulang semua dokumen teknis sesuai keahliannya dan memberitahukan kepada Pihak Pertama tentang kelalaian yang ditemukan dan mengusulkan cara penyelesaiannya sesuai standard ketentuan serta peraturan yang berlaku.12 cm) 1.Lap.56 cm 2.31 cm 5. angka 1 bahwa pekerjaan pengawasan yang akan dilaksanakan oleh Pihak Kedua harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam perjanjian ini. Hotmix RAB 693. PT.40 m’ 7.12 cm 1. Pasal 11 bahwa apabila terbukti pelaksanaan pekerjaan pengawasan bertentangan dengan Surat Perjanjian ini dan mengakibatkan kerugian bagi Pihak Pertama.No 1 2 Pekerjaan Pagar BRC Jalan lingkungan .Lap.PL/XI/2004 tanggal 24 Nopember 2004 menyebutkan : 1.69 cm 4.Sperjan/93/BINPAS.504.44 cm Dari data tersebut di atas diketahui terdapat perbedaan spesifikasi dan volume jika dibandingkan dengan RAB.44 cm (0. Dengan adanya perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa PT.Lap.60 m’ 145. Selain itu konsultan pengawas juga tidak pernah memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana atas pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan volume dan spesifikasi tersebut. Hal tersebut tidak sesuai dengan : Surat Perjanjian Pekerjaan Pengawasan Pemagaran dan Pembuatan Jalan Lingkungan No. Kaibon Rasirekayasa sebagai konsultan pengawas tidak melaksanakan tugas sesuai perjanjian yang disepakati dengan pihak proyek. b. Kaibon Rasirekayasa tidak pernah memberikan laporan tertulis adanya perbedaan volume dan spesifikasi dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut sehingga Pemimpin Proyek sebagai pemberi kerja tidak tahu persis kondisi di lapangan.20 m’ 2. Pemimpin Proyek BINPAS SDI GAN menjelaskan bahwa Konsultan Pengawas PT.60 m’ 2.

2. 3. namun konsultan pengawas masih kurang efektif. Kaibon Rasirekayasa atas kelalaiannya dalam melaksanakan tugas sehingga menimbulkan terjadinya kerugian negara.2. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . BPK-RI menyarankan Kepala LAPAN agar : 1. Menegur secara tertulis PT. Atas masalah tersebut Pimpro menjelaskan bahwa pihak proyek telah maksimal dalam melakukan pengendalian atas pelaksanaan proyek. sehingga proyek akan mengevaluasi apakah konsultan pengawas tersebut masih layak dipakai lagi. Menegur secara tertulis Sekretaris Utama dan Pemimpin Proyek atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian kegiatan proyek yang menjadi tanggung jawabnya. Pemimpin Proyek kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan proyek yang berada di bawah tanggungjawabnya. Pengawasan Atasan Langsung Pemimpin Proyek kurang efektif.

48 2.76 Jml 10 Nilai 11 % 12 Jml 13 Kekurangan Penerimaan Nilai 14 % 15 Tdk dpt dipertanggungjawabkan Jml 16 1 Nilai 17 65.00 2.16 Para Ahli LAPAN di Jerman sebesar Rp1.48 % 18 2.45 20.28 1 1 2.34 0.02 I 2.872. terjadi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume senilai Rp28.857.00 atas biaya 02.890.82 1 247. Kemahalan Harga Pengadaan Pencetakan Majalah Berita 03.400.14 0.481.19 3 552.410.00 dan denda keterlambatan senilai Rp113. Proyek Pelayanan Jasa dan Produk Penginderaan Jauh Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) Pengalokasian dana untuk kegiatan diluar program yang telah 02.63 2 3 4 5 6 7 Total Temuan Pemeriksaan Nilai 8 1 65.04 98.16 - 113.16 ditetapkan dalam Petunjuk Operasional (PO) sebesar Rp65.934.01 INDERAJA sebesar Rp4.00.00 belum dipungut 02.000.56 1 - - - 1 1 28.86 0.800.000.670.898. Kemahalan Harga Pengadaan Komputer dan Perangkatnya 03.56 162.16 hidup dan biaya pengiriman engineer permanen dan non permanen ke Jerman .43 3 136.14 113.81 2.258.917.22 3 Kelebihan pembayaran sebesar Rp247.80 1.61 20.14 0.16 2.81 97.000.00 II Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 1. kelebihan perhitungan biaya operasional senilai Rp162.823.645.00 Tidak Berdasarkan Prestasi Fisik Pekerjaan 2 Penetapan pelaksana pengadaan peralatan ground station dilakukan dengan penunjukan langsung.01 untuk Menunjang Kegiatan Pelayanan Jasa dan Produksi Penginderaan Jauh minimal sebesar Rp66.40 2.000.72 2 439.00 B.135.876.DAFTAR REKAPITULASI HASIL PEMERIKSAAN ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2003 DAN 2004 PADA LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DI JAKARTA KELOMPOK TEMUAN KETERTIBAN DAN KETAATAN Indikasi Kerugian % 9 4.344. Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa I Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) 1 Pembayaran Kontrak Pengadaan Jasa Pendidikan dan Latihan 02.06 20.28 Jm 19 2 NAMA OBRIK/SASARAN No JUDUL TEMUAN Kode Jumlah Anggaran Jumlah Realisasi Nilai yang diperiksa % Cakrik Jml 1 Tahun Anggaran 2003 A.908.288.

000.919.41 12.51 12 19.82 4 2.21 11.20 10.11 1 Terdapat ketidakhematan dalam pelaksanaan rapat-rapat 03.00 belum dipungut 2 Konsultan pengawas pekerjaan pemagaran.248.85 12 2.00 02.937.69 4 10.000.47 85.15 3 .16 1 6.45 0.00 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin Bogor dan denda keterlambatan senilai Rp11.950.06 3 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp882.207.48 0.00 III Penyimpangan yang mengakibatkan tidak tercapainya program yang direncanakan (05) 1 Konsultan Pengawas dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan pemagaran dan pembuatan jalan lingkungan di Rumpin tidak efektif Jumlah 05.570 5.301.34 2 65.25 0.207.000.250.130.90 46.85 5 9. perbaikan jalan 02.99 10 2 11 2.06 9 20.481.663.96 1 147.461.713.249.95 0.766.59 0. Garut dan renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta bekerja tidak efektif dan denda keterlambatan atas pekerjaan pengawas sebesar Rp6.85 6.094.16 atas kekurangan volume pekerjaan pemagaran dan peningkatan jalan protokol di Pameungpeuk Garut serta renovasi Mess LAPAN di Yogyakarta dan denda keterlambatan sebesar Rp16.00 belum dipungut II Penyimpangan yang mengganggu azas kehematan (03) 1 882.25 0.01 senilai Rp84.100.89 13 1 14 - 15 - 16 - 17 - 18 - 19 1 A Proyek Pengembangan Teknologi Rancang Bangun Sistem Telekomunikasi dan Informasi Antariksa B Proyek Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedirgantaraan I Penyimpangan terhadap kriteria / peraturan yang telah ditetapkan (02) 1 Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp1.391.00 belum dipungut 02.32 1 1248.06 34.20 6 86.52 43.30 8.452.24 11.97 7 6 8 2.220.000. di Pameungpeuk.250.06 protokol stasiun uji terbang LAPAN.25 91.08 1 47.65 16.1 Tahun Anggaran 2004 2 3 11.20 12.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful