P. 1
PMK 84 - 2011 - Standar Biaya Tahun Anggaran 2012

PMK 84 - 2011 - Standar Biaya Tahun Anggaran 2012

|Views: 1,923|Likes:
Dipublikasikan oleh Agung Dy

More info:

Published by: Agung Dy on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Sections

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 84/PMK02/2011 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012; 1. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lernbaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2010; MEMUTUSKAN: Menetapkan PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2012.

Mengingat

2.

BABI
KETENTUAN

UMUM

Pasal1 Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini, yang dimaksud dengan: 1. Standar Biaya adalah satuan biaya yang ditetapkan sebagai acuan penghitungan kebutuhan anggaran dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, baik berupa Standar Biaya Masukan maupun Standar Biaya Keluaran. Standar Biaya Masukan adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang digunakan untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan.

2.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA ·2·

3.

Standar Biaya Keluaran adalah besaran biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah keluaran kegiatan yang merupakan akumulasi biaya komponen masukan kegiatan. Harga Satuan adalah nilai suatu barang yang ditentukan pada waktu tertentu untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. Tarif adalah nilai suatu jasa yang ditentukan pada waktu tertentu untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. Indeks Biaya Masukan adalah satuan biaya yang merupakan gabungan beberapa barang/jasa masukan untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. Indeks Biaya Keluaran adalah satuan biaya yang merupakan gabungan biaya komponen masukan kegiatan yang membentuk biaya keluaran kegiatan. Total Biaya Keluaran adalah besaran biaya dari satu keluaran tertentu yang merupakan akumulasi biaya komponen masukan kegiatan. Pasal 2

4.

5.
6.

7.

8.

Standar Biaya Tahun Anggaran 2012 terdiri atas: a. b. Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2012; dan Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012. BABII STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2012 Pasa13
(1) Standar

Biaya Masukan Tahun Anggaran 2012 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a berfungsi sebagai pedoman bagi Kementerian Negara/Lembaga untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga berbasis kinerja TahW1 Anggaran
2012.

(2) Selain berfungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dalam rangka pelaksanaan kegiatan, Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2012 dapat berfungsi sebagai: a. batas tertinggi; atau b. estimasi.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 3-

(3) Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2012 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (4) Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2012 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. BAB III STANDAR BIAYA KELUARAN TAHUN ANGGARAN 2012 Pasal4 (1) Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b berfungsi untuk menghitung biaya keluaran kegiatan Kementerian Negara/Lembaga dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga berbasis kinerja Tahun Anggaran 2012. (2) Keluaran kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat berulang, jenis dan satuan keluarannya jelas dan terukur. (3) Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 dapat berupa Indeks Biaya Keluaran atau Total Biaya Keluaran. (4) Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan tersendiri. (5) Selain berfungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dalam rangka perencanaan anggaran, Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 dapat berfungsi sebagai referensi: a. b. penyusunan prakiraan maju: dan/ atau bahan penghitungan pagu indikatif Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2013. Kementerian

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyusunan Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Anggaran. Pasal5 (1) Dalam hal satuan biaya yang dibutuhkan untuk menyusun Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2012 tidak tercanturn dalam Lampiran I dan Lampiran II Peraturan Menteri Keuangan ini, Kementerian Negara/Lembaga dapat menggunakan satuan biaya lain yang disertai dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak yang ditandatangani oleh pengguna anggaran/ kuasa pengguna anggaran.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-4-

(2) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bentuk pertanggungjawaban pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran atas penggunaan satuan biaya lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (3) Format Surat Pemyataan Tanggung Jawab Mutlak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaimana tercantum daIam Lampiran III yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuanganini. BABIV KETENTUAN PENUTUP PasaI 6 Peraturan Menteri diundangkan. Keuangan
ini

mulai

berlaku

pada

tanggaI

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal MENTERI KEUANGAN,
ttd

AGUS D.W. MARTOWARDOJO Diundangkan di Jakarta pada tanggal MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA,

PATRIALIS AKBAR BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2011 NOMOR

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DAFIAR lSI STAN DAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN

2012 HALAMAN
(3)

NO
(1)

URAIAN
(2)

LAMPIRANI 1 2 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA PENGADAAN KEUANGAN BARANGIJASAfUNIT LAYANANAN 1

HONORARIUM PEJABAT /PANITIA PENGADAAN (ULP) HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM PEJABATfPANITIA PENGELOLA PENGELOLA PENELITI NARASUMBER PANITIA PNBP

2

3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

PENERIMA

HASIL PEKERJAAN

3 4 5 5

SISTEM AKUNT ANSI INST ANSI

SEMINAR/

RAKOR/

SOSIALISASI/

DISEMINASI

5 6 6

SEMINAR/SOSIALIASI/DISEMINASI NON PEGAWAI NEGERI DAN CLEANING SERVICE

PENYULUH

SATPAM PENGEMUDI, TIM PELAKSANA SEKRETARIAT

PRAMUBAKTI,

6 6

KEGIATAN LAPANGAN

TIM PELAKSANA JURNAL

7 7 7 7

TIM PENYUSUNAN TIM PENYUSUNAN TIM PENGELOLA

BULETIN / MAJALAH WEBSITE KEUANGAN PADA SATKER

HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI HONORARIUM SIDANG/ KONFERENSI REGIONAI/ MULTILATERAL) HONORARIUM INTERNASIONAL SATUAN WORKSHOP/

7

17

INTERNASIONAL

- KTM, SOM

(BILATERAlJ

8

18

SEMINAR/

SOSIALISASI/

SARASEHAN

BERSKALA

8

19 20

BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN UJIAN

DI LUAR NEGERI

8 9

V AKASI PENYELENGGARA

MENTERIKEUANGAN REPUBUK INDONESIA

NO
(1)

URAIAN
(2)

HALAMAN
(3)

21
22

SATUAN

BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI DAN

NEGERI SIPIL (PNS) LEMBUR

9

SATUAN BIAYA UANG LEMBUR

UANG MAKAN

9

23 SATUAN BIAYA UANG HARlAN PERJALANAN 24

DINAS DALAM NEGERI

10
11

SATUAN BIAYA UANG HARlAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAYjHALFDAY SATUAN BIAYA UANG HARlAN (UANG SAKU, TRANSPORT LOKAL, UANG DAN UANG PENGINAPAN) PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI PEN]ELASAN MAKAN,

25

12

1 2

HONORARIUM

PENANGGUNG

JAWAB PENGELOLA PENGADAAN

KEUANGAN BARANGjJASA/UNIT LAYANANAN

15 16 16 16

HONORARIUM PEJABAT / PANITIA PENGADAAN (ULP) HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGELOLA PENGELOLA PENELITI NARASUMBER PANITIA PNBP

3
4

PENERIMA

HASIL PEKERJAAN

5

SISTEM AKUNTANSI

INSTANSI

16 17

6 7 8 9

SEMINAR/

RAKOR/

SOSIALISASI/

DISEMINASI

17 17 17

SEMINAR/SOSIALIASI/DISEMINASI NON PEGAWAI NEGERI DAN CLEANING SERVICE

PENYULUH SATPAM

10 HONORARIUM
11 HONORARIUM

PENGEMUDI,

PRAMUBAKTI,

17 18

TIM PELAKSANA SEKRETARIAT

KEGIATAN LAPANGAN

12 HONORARIUM 13 HONORARIUM 14 HONORARIUM 15 HONORARIUM 16 HONORARIUM

TIM PELAKSANA JURNAL

18 18 18 19

TIM PENYUSUNAN TIM PENYUSUNAN TIM PENGELOLA

BULETIN j MAJALAH WEBSITE KEUANGAN PADA SATKER

PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA YANGMENGELOLA BELANJAPEGAWAI SIDANGj KONFERENSI MULTILATERAL)

19

17 HONORARIUM
REGIONAl!

INTERNASIONAL

- KTM, SOM

(BILATERAlj

19

.~ ~.;~..._"_,,.,,_""'_;-,~"''''_''',",",,*,_,''''' .....

__ -''=i_'

------~-_",.,---'

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NO
18 HONORARIUM WORKSHOPj INTERN ASIONAL SATUAN BIAYA NARASUMBER V AKASI PENYELENGGARA

URAIAN
SEMINAR! SOSIALISASV SARASEHAN BERSKALA

HALAMAN
19

19 20 21 22

KEGIATAN DI LUAR NEGERI

20 20 20 20

UJIAN

SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR

23 24

SATUAN BIAYA UANG HARlAN PERJALANAN

DlNAS DALAM NEGERI

21 21

SATUANBIAYA UANG HARlAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAYjHALFDAY SATUAN BIAYA UANG HARlAN (UANG SAKU, TRANSPORT LOKAL, UANG MAKAN, DAN UANG PENGINAPAN) PERJALANAN DlNAS LUAR NEGERI LAMPIRANII

25

22

1 2 3 4 5 6
7

SATUAN BIAYATRANSPORTKEGIATAN

DALAM KOTA PERKANTORAN

1 1 1 1 1 1 2 3 UNTUK PERWAKILAN RI Dl 3

SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI

SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINANjSTRUKTURAL SATUAN BIAYA LATIHAN PRAJABATAN SATUAN BIAYA PENAMBAH SATUAN BIAYA KONSUMSI SATUAN BIAYA PENGADAAN SATUAN BIAYA KONSUMSI DAYA TAHAN TUBUH RAPAT BAHAN MAKANAN TAHANAN GEDUNGjBANGUNAN

8 9

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN LUARNEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SATUAN BIAYA TOGA HAKIM

10
11

DAN OPERASIONAL SARANA KANTOR

KENDARAAN

DINAS

3 3 3 4 4 4

12 13 14

SATUAN BIAYA TOGA MAHASISWA SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN LAMA DAN ATAU PEMBELlAN

15

SATUAN BIAYAPENGGANTIAN INVENTARIS INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU

MENTERIKEUANGAN REPUBUK INDONESIA

NO
(1)

URAIAN
(2)

HALAMAN
(3)

16 17 18

SATUAN BIAYA BANTUAN SATUAN

BEASISWA

4 4 KHUSUS) UNTUK 4

SEWA MESIN FOTOKOPI

HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR,lPRAKTISIjPEMBICARA KEGIAT AN SEMIN AR/RAKOR/SOSIALISAST/DESIMINASI SATUAN SATUAN BIA YA PEMELIHARAAN BIAYA SEWA GEDUNG GEDUNGjBANGUNAN PERTEMUAN

19 20 21 22 23

DALAM NEGERI

5 6 7

SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN KENDARAAN DINAS PEJABAT RODA 2 OPERASIONAL KANTOR

8 9

SATUAN BIAYA PENGADAAN DAN/ATAU LAPANGAN

24

SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN DAN/ATAU LAPANGAN (RODA 4) SATUAN SATUAN SATUAN SATUAN SATUAN NEGERI SATUAN SATUAN BIAYA PENGADAAN BIAYA PAKAIAN KENDARAAN

RODA OPERASIONAL

KANTOR

10

25 27 26 27 28

OPERASIONAL KERJA

BUS

10

DINAS DAN/ATAU

11
DI LUARKANTOR 12 15 16

BIAYA PAKETKEGIATANRAPATjPERTEMUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN

DINAS DALAM NEGERI PERJALANAN DINAS DALAM

BIAYA TIKET PESAWAT

PERGI PULANG

29 30

BIAYA TAKSI PERJALANAN BIAYA TIKET PERJALANAN

DINAS DALAM NEGERI DINAS LUAR NEGERI

22 23

PENJELASAN 1 2 3 4 SATUAN SATUAN BIAYA TRANSPORT BIAYA KEPERLUAN KEGIATAN SEHARI-HARI DALAM KOTA PERKANTORAN 27 27 27 28 28 28 28 29

SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL SATUAN SATUAN BIAYA LATIHAN BIAYAPENAMBAH PRAJABATAN DAYA TAHANTUBUH RAPAT BAHAN MAKANAN TAHANAN

5
6 7 8

SATUAN BIAYA KONSUMSI SATUAN SATUAN BIAYA PENGADAAN BIAYA KONSUMSI

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NO
(1)

URAIAN
(2)

HALAMAN
(3)

9

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN LUARNEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SATUAN BlAYA PEMELIHARAAN SATUAN BIAYATOGA HAKIM

GEDUNG/BANGUNAN

UNTUK PERWAKILAN

RI DI

29

10 11 12 13 14 15

DAN OPERASIONAL SARANA KANTOR

KENDARAAN

DINAS

29 30 30 30 30 30

SATUAN BlA YA TOGA MAHASISWA SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI SATUAN BIAYA BANTUAN DAN PENGETIKAN INVENTARIS BARU LAMA DAN ATAU PEMBELIAN

16 17 18

BEASISWA

30 31 KHUSUS) UNTUK 31

SATUAN SEWA MESIN FOTOKOPI HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR/PRAKTIST/PEMBlCARA KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASf/DESIMINASI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SATUAN BIAYASEWA GEDUNG GEDUNG/BANGUNAN PERTEMUAN

19 20 21 22 23 24 25 27 26 27 28

DALAM NEGERI

31 31 31

SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN KENDARAAN KENDARAAN KENDARAAN DINAS PEJABAT RODA 2 OPERASIONAL RODA OPERASIONAL OPERASIONAL KERJA DI LUARKANTOR BUS KANTOR KANTOR

31 31 31 32 32 33 34 35

SATUAN BIAYA PENGADAAN SATUAN BIAYA PENGADAAN

SATUAN BIAYA PENGADAAN SATUAN BIAYA PAKAIAN SATUAN SATUAN SATUAN NEGERI

DINAS DAN/ATAU

BIAYA PAKETKEGIATAN BIAYA PENGINAPAN

RAPATjPERTEMUAN

PERJALANAN

DINAS DALAM NEGERI PERJALANAN DINAS DALAM

BIAYA TIKET PESAWAT

PERGI PULANG

29 30

SATUAN BlAYATAKSIPERJALANAN SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN

DINAS DALAMNEGERI D1NAS LUAR NEGERI

35 36

LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO, 841PMK.0212011 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2012

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

ST ANDAR

BIAVA MASUKAN

T AHUN

ANGGARAN

2012

VANG BERFUNGSI

SEBAGAI

BATAS TERTINGGI (dalam rupiah)

NO (1) 1 HONORARIUM 11. PEJABAT b. Nib, PENANGGUNG KUASA JAWAB

URAIAN (2) PENGELOLA KEUANGAN

SATUAN (3)

BIAYATA

2012
(4)

PENGGUNA

ANGGARAN OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 360,000 450,000 550,000 600,000 800,000 850,000 900,000 1,250,000 1,500,000 1,700,000 2,000,000 2,450,000 2,800,000 3,200,000 3,500,000 4,100,000

a. Nilai pab'U dana

s.d. Rp.l00 juta Rpl00 juta s.d. Rp250 juta Rp25U juta s.d Rp50U juts RpSOO juta s.d. Rpl rniliar Rp2,5 miliar s.d. Rp5 miliar Rp5 miliar sd. Rpl0 mihar Rpl0 miliar s.d. Rp25 rniliar Rp25 rniliar s.d, Rp5U miliar RpSU miliar s.d. Rp75 miliar Rp75 rniliar s.d, Rpl00 miliar RplOO miliar s.d Rp250 miliar Rp250 miliar s.d, Rp500 miliar RpSOO miliar s.d. Rp750 miliar Rp750 rniliar s.d. Rpl triliun Rp 1 triliun

pagu dana di atas

c. Nilai pagu dana d, atas d. ~ilai pagu dana di atas f. Nilai pagu dana di atas g. Nilai pagu dana di atas h. Nilai pagu dana di atas i. Nilai pagu dana di etas j. Nilal pagu dana di ntas k Nilai pagu dana di atas L Nilai pagu dana di atas
m, n.
11

e. Nilai pagu dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar

Nilni pagu dana di atas l"ilai pagu dana di atas Nilai pagu dana eli atas

p. Nilai pagu dana di atas 1.2. PEJABAT PEMBUAT

KOMITMEN Rpl00 jut" OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OR OR 300,000 400,000 450,000 500,000 650,000 700,000 800,000 1,050,000 1,250,000 1,450,000 1,650,000 2,050,000 2,350,000 2,650,000 2,950,000 3,500,000 RplOO Juta s.d. Rp2S0 [uta Rp500 juta s.d. Rpl rniliar Rpl miliar s.d, Rp2,5 mifiar Rp2,5 mil iar s.d Rp5 miliar Rp5 mihar s.d. RplO miliar Rp25 miliar s.d. Rp50 mil iar Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar Rp75 miliar s.d , Rp100 miliar RplOO miliar s.d Rp250 miliar Rp250 rniliar s.d, Rp500 miliar Rp500 miliar s.d. Rp7S0 miliar Rp750 miliar s.d. RpJ triliun Rp I triliun &PENANDATANGAN SPM OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 285,000 350,000 400,000 475,000 600,000 650,000 700,000 1,000,000 1,200,000 1,400,000 1,550,000 1,900,000 2,200,000 2,500,000 2,800,000 3,300,000

a. Nila] pagu Llana s.d,

b. Nilai pagu dana di atas d. Nilai pagu dana di atas c. Nilai pagu dana di atas f. Nilai pagu dana di atas g. Nilai pagu dana di atas i. Nilai pagu dana di atas j Nilai pagu dana di atas k. Nilai pagu dana di atas L Nilai pagu dana di atas m. Nilai pagu dana dt atas n Nilai pagu dana di atas o. Nilai pagu dana di a-as p. Nilai pagu dana di atas 1.3. PEJABAT a

c. Nilai pagu dana di utas Rp250 [uta s.d. Rp500 [uta

h. Nilai pagu dana tii at as RplO miliar s.d, Rp25 miliar

08
OB OB OB

PENGUJITAGIHAN

Nilai pagu dana

s.d, Rp.IOO [uta RplOO juta s.d, Rp250 [uta Rp250 juta s.d. Rp500 [u ta Rp500 jut" s.d, Rpl miliar Rpl miliar s.d Rp2,5 miliar Rp2,5 miliar s.d. RpS miliar RplO miliar s.d, Rp25 miliar

b. Nilai pagu dana di atas c. Nilai pagu dana di atas LI Nilai pagu dana di atas e. Nilai pagu dana di atas f. Nilai pagu dana di atas g h. Nilai pagu dana di alas

Nilai pagu dana di aras Rp5 miliar s.d. Rpl0 miliar

i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d, Rp50 miliar

J. Nilai pagll dana di atas RpSO miliar s.d , Rp75 miliar
k. Nilai pagll dana di ntas Rp75 miliar s.d. Rpl00 miliar I Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d Rp250 miliar Rp500 miliar s.d. Rp7S0 rruliar Rp750 miliar s.d. Rpl triliun RpI rnliun m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas o, Nilai pagu dana di atas p Nilai pagu dana di atas

08

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-2(dalam rupiah) NO (1) 1.4. BENDAHARA PENGELUARAN s.d. RplOO juta RplOO juta s.d Rp2S0 juta Rp250 [uta s.d. Rp500 juta RpSOO juta s.d, Rpl miliar Rpl rniliar s.d, Rp2,5 miliar Rp5 miliar s.d RplO miliar Rpl0 miliar s.d. Rp25 miliar Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar Rp75 rniliar s.d. RplOO miliar Rp2S0 miliar s.d. Rp500 miliar Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar Rp750 miliar s.d. Rpl triliun Rpl triliun PENGELUARAN (PPABP) OB OB OB DB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB BARANG/JASA{UNIT LAYANAN PENGADAAN 200.000 250.000 300.000 350,000 400,000 450,000 500,000 650,000 800,000 900.000 1,050,000 ],:lOO.OOO 1,500.000 1,700,000 1,850,000 2,200,000 PEMBANTUjPETUGAS PENGELOLA OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB DB 260,000 300,000 350,000 450,000 550,000 600,000 650,000 900,000 1,050,000 1,200,000 1,400,000 1,700.000 2,000,000 2,250,000 2,500,000 2,900,000 a. Nilai pagu dana URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2012 (4)

b. Nilai pagu dana di atas c. Nilai pagu dana di atas d. Nilai pagu dana di atas
e.

Nilai pagu dana di atas

f h

:-.Iilai pagu dana di aras Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar Nilai pagu dana di atas

g. Nilai pagu dana di atas

i. Nilai pagu dana di aras Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas k Nilai pagu dana di atas

J. Nilai pagu dana di atas RplOO miliar s.d. Rp2S0 miliar
m. Nilai pagu dana di atas n. N ilai pagu dana di atas o. Nilai pagu dana di atas P 15 I\:ilal pagu dana di atas

STAF

PENGELOLNBENDAHARA BELANJA

ADMINISTRASI a

PEGAWAI

Nilai pagu dana

s.d. Rp.l00 juta RplOO juta s.d, Rp250 juta Rp500 juta s.d. Rpl miliar Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar Rp2,5 miliar s.d. Rp5 miliar Rp5 miliar s.d, RplO miliar Rpl0 miliar s.d. Rp25 miliar Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar Rp75 miliar s.d. Rpl00 miliar Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar Rp500 miliar s.d, Rp750 miliar Rp750 rniliar s.d. Rpl triliun Rpl triliun PENGADAAN

h. Nilai pagu dana di atas d. Nilai pagu dana di atas c. Nilai pagu dana di atas f. Nilai pa!';u dana eli atas g i j k Nilai pagu dana di atas h. Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas

c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d RpSOO juta

Nilai pagu dana di aras Rp25 miliar s.d, Rp50 miliar

l. Nilai pagu dana di atas m Nilai pagu dana di atas n. Nilai pagu dana di atas o. Nilai pagu dana di atas P 2 l\;ilai pagu dana di atas PEJABAT

HONORARIUM (ULP) 2.1. 22 PEJABAT PANITIA

/PANITlA

PENGADAAN PENGADAAN

BARANG/JASA BARANG sampai di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas d: atas di atas di atas di atas di atas DAN ]ASA (KONSTRUKSI) dengan Rpl00juta Rpl 00 JU ta s.d Rp250 juta

OB

365.000

a. Nilai pagu pcngadaan h. Nilai pagu pengadaan c Nilai pagu pengadaan d. Nilai pagu pengadaan e. Nila] pagu pengadaan f Nilai pagu pengadaan g Nilai pagu pengadaan h. Nilai pagu pengadaan i k Nilai pagu pengadaan Nilai pagu pengadaan j. Nilai pagu pengadaan l. Nilai pagu pengadaan m. Nilai pagu pengadaan n Nilai pagu pengadaan o. Nilai pagu pengadaan p. Nilai pagu pengadaan

Per raket

365.000 550,000 700,000 850,000 1.050,000 1.200,000 1,350.000 1.700,000 1,900,000 2,000,000 2,200,000 2,650,000 3.100,000 3.500,000 3.750,000 4,000.000

or
OP

Rp250 juta s.d. Rp500 juta Rp500 juta s.d. Rpl miliar Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar Rp5 miliar s.d. Rpl0 miliar RplO miliar s.d Rp25 miliar Rp25 miliar s.d. RpSO miliar RpSU miliar s.d, Rp75 miliar RplOO miliar s.d. Rp2S0 rniliar Rp250 miliar s.d. Rp500 milia! Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar Rp750 miliar s.d. Rpi triliun Rpl triliun

or or or or
Op

di aras Rp75 miliar s.d. Rp100 miliar

or or or or or or or op

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -3(ualam rupiah] NO URAIAN SATUAN (3) 2.3. PANITIA a b PENGADAAN BARANG sampai di atas di atas di atas di atas eli atas eli atas di atas di atas di atas di atas di atas di ates di atas eli atas di atas JASA (NON KONSTRUKSI) dengan RplOO [uta Per raket or or op or or or or or OF or or or or or or 365,000 500,000 600,000 7S0,000 900,000 1,050,000 1,lS0,000 I,4S0,000 1,600,000 1,750,000 1.900,000 2,300,000 2,700,000 3,000,000 3,200,000 3,400,000 BIAYATA 2012 (4)

Nilai pagu pengadaan Nilai pagu pengadaan

Rpl00 juta s.d. Rp2S0 juta Rp250 jura s.d. Rp500 jura RpSOO juta s d Rpl miliar Rpl miliar s.d, Rp2,5 miliar Rp2,S miliar s.d. RpS miliar Rp5 miliar s.d. Rpl0 rniliar Rpl0 miliar s.d. Rp25 miliar Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar Rp7S rniliar s.d. Rpl00 Rpl00 mihar miliar s.d. Rp250 rniliar

c. Nilai pagu pengadaan d. Nilai pagu pengadaan c. Nilai pagu pengadaan f. :-.Jilai pagu pcngadaan g. Nilai pagu pengadaan h. Nilai pagu pengadaan
1.

Nilai pagu pengadaan Nilai pagu pengadaan

j

k. Nilai pagu pcngadaan

J. Nilai pagu pcngadaan
m. Nilai pagu pengadaan n Nilai pagu pcngadaan o. Nilai pagu pengadaan q. Nilai pagu pengadaan 2.4. PANITIA rENGADAAN

Rp2S0 rniliar s.d Rp500 miliar RpSOO miliar s.d, Rp7S0 miliar Rp750 miliar s.d. Rpl triliun Rpl triliun (NON KONSTRUKSI) sampai dengan Rp. SO juta s.d. Rp100 juta di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas Rpl00juta s.d Rp250juta

a. Nilai pagu pengadaan b. Nilai pagu pengadaan c Nilai pagu pengadaan d. Nilai pagu pengadaan e. Nilai pagu pengadaan f. Nilai pagu pengadaan g Nilai pagu p"ngadaan h. Nilai pagu pengadaan i. Nilai pagll pengadaan j. Nilai pagu pengadaan k Nilai pagu pcngadaan I. Nilai pagu pengadaan m. Nilai P"b'll pengadaan n. Nilai pagu pcngadaan o. Nilai pagu pcngadaan <J r Nilai p"gu pengadaan Nilai pagu pengadaan PEJABATjPANITIA PENERIMA PENERIMA

psa korisultansi jasa konsultansi I"sa Iainnva jasa konsultansi/jasa jasa konsultansi/jasa Jas" k"mlllta"i(psa

Per Paket or Per paket or or or or or OF or or op or or or or 01' or

36S,000 36S,000 365,000 400,000 500,000 600,000 7S0,000 900,000 1,000,000 1,200,000 1,350,000 1,450,000 1,5S0,000 1,900,000 2,200,000 2,500,000 2,700,000 2,850,000

di atas 50 juta lainnya lamnya lainnya lainnva Iainnya lainnva lainnya lainnya lainnva las" lainnva /jasa lainnya Iainnva lainnya lainnva HASIL

s.d. 100 juta Rp250 juta s.d, RpSOO [uta RpSOO juta s.d Rpl miliar RpJ miliar s.d. Rp2,5 miliar Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar RplO mifiat s.d Rp2S rniliar Rp25 miliar s.d, RpSO miliar RpSO rniliar s.d, Rp75 rniliar Rp75 miliar s.d. RplOO miliar Rpl00 rniliar s.d. Rp250 miliar Rp2S0 miliar s.d. RpSOO rniliar Rp750 miliar s.d Rpl triliun Rp1 triliun

lasa kor-vultar.sf/jasa [asa konsultansi/jasa [asa konsultansr/jasa jasa konsultansi/jasa [asa konsultansi/jasa jasa konsultansi(jasa jasa konsultansr/
jasa

di aras RpS miliar s.d. RplO miliar

konsultansi

jasa konsultansi/jasa jasa konsultansi

p. Nilai pagu pengod aan jusa konsu ltansiy'jasn Iairmva

d i atas RpSOOrniliar s.d , Rp7S0 nuliar

z [asa

jasa konsultansi/jasa rENERIMA

3 HONORARIUM 3.1 3.2. rEJABAT PANITIA

PEKERJAAN BARANG/JASA BARANG/JASA or [uta s.d. Rp2S0 Juta or or or or or or or 25D,OOO 300,000 4S0,000 SOO,OOO 600,000 700,000 800,000 1,000,000 1,]00,000 1,200,000 1,300,000 1.600,000 1,900,000 2,100,000 2,2S0,000 2,400,000 OB 260,000

HASIl HASIL

PEKERJAANjPENGADAAN PEKERJAANjPENGADAAN s.d. Rpl00 juta di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas di atas Rpl00

a. Nilai pagu

pckerjaanypengadaan

b. Nilai pagu pekerjaan(pcngadaan c. Nilai pagu pckerjaany d. Nilai pagu pekerjaan/ f. Nilai pagtJ pekerjaan( pengadaan pengadaan pengadaan

Rp2S0 juta s.d. RpSOO juta Rp500 [uta s.d. Rp1 miliar Rpl rniliar s.d. Rp2,S rruliar Rp2,5 miliar s.d, Rp5 miliar RpS miliar s.d RplO miliar RplO miliar s.d. Rp25 miliar Rp25 rniliar s.d. RpSO miliar Rp50 miliar s.d Rp75 miliar Rp75 rruliar sd RplOO miliar RplOO miliar s.d, Rp250 miliar Rp500 miliar s.d. Rp7S0 miliar Rp7S0 rniliar s.d. Rp1 triliun Rpl triliun

e. Nilai pagu pckcrjaan/pengadaan g. Nilai pagu pekerjaan/pengadaan h. Nilai pagu pekerjaan(pengaelaan i Nilai pagu pekerjaan j. Nilai pagu pekcrjaan /pengadaan ' pengadaan

OP 01'
or or or

k. Nilai pagu pekcrjaanj'pengadaan I. Nilai pagu pckerjaan/pengadaan m. Nilai pagu pckcrjaan/pengadaan n. Nilai pagu pekerjaanz pengadaan o. Nilai pagu pekerjaanj'pengadaan P Nilai pagu pckeriaanz'pengadaan

di atus Rp2S0 miliar s.d. Rp500 miliar

01'
or or

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -4\uatam rupianj
NO (1) 4 HONORARIUM PENGELOLA LANGSUNG PNBP BENDAHARA URAIAN SATUAN BIAYATA 2012

(2)

(3)

(4)

4.1.

ATASAN

a. Nilai pagu dana s.d, Rp.l00 juta
b. Nilai pagu dana di atas RplOOjuta s.d, Rp2S0 juta

013 013 013 013 013 013 013 06 OS 06 06 013 013 013 DB 013

300,000 400,000 450,000 500,000 650,000 700,000 800,000 1,050,000 1,250,000 1,450,000 1,650,000 2,050,000 2,350,000 2,650,000 2,950,000 3,SOO,000

c. Nilai d. Nilai c. Nilai f. Nilai

pagu dana di atas Rp250 juta s.d, Rp500 juta pagll dana di atas Rp500 juta s.d. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.d, Rp2,5 miliar pagu dana di atas Rp2,5 miliar s.d. Rp5 miliar

g. Nilai pagu dana di atas Rp5 milia! s.d, Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d Rp25 miliar
I.

Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d, Rp50 miliar

j. Nilai pagll dana di atas Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d, RplOOmihar L Nilai pagu dana di atas Rpl00 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d, Rp7S0 miliar
o. Nilai pagu dana di ntas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun

p. Nilai pagu dana di atas Rpl triliun
4.2 BENDAHARA

a. Nilai pagu dana s.d. Rp.100juta
b. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.d. Rp2S0 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp2S0 juta s.d, Rp500 juta

013 OB OB 06 DB 06 OB
OB

260,000 300,000 350,000 450,000 5S0,000 600,000 650,000 900,000 1,050,000 1,200.000 lAOO,OOO 1,700,000 2,000,000 2,250,000 2.500,000 2,900,000

d. Nilai pa!';u dana di atas Rp500 juta s.d, Rpl miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar
f. Nilai pagu dana di atas Rp2,5 miliar s.d. RpS rniliar

g. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s.d RplO miliar
h. Nilai pagu dana di atas RplO miliar s.d. Rp25 rniliar

i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar J. Nilai pagu dana di atas RpSOmiliar s.d, Rp75 miliar k. Nilai pogu dana di atas Rp75 miliar s.d, Rpl00 miliar
I Nilai pagu dana di atas RplOOrniliar s.d, Rp250 miliar

OB 013 06 DB DB OB 013 OB

m Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d, Rp750 miliar D. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Nilai pagu dana di atns Rpl triliun 4.3
ANGGOTA
a

Nilai pagu dana sd

Rp.lOOjuta

OB
OS

b. Nilai pagu dana di atas RplOOjuta s.d. Rp250 juta c

200,000 250,000 300,000 350,000 400,000 450,000 500,000 650,000 800,000 900.000 1,050,000 1,300,000 1,500,000 1,700,000 1,850,000 2,200,000

Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. RpSOO [uta

d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rpl miliar e. Nilai pagll dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp2.5 miliar s.d Rp5 miliar

DB 013
OB

OB OB OB 013 013 06
OB

g. Nitai pagu dana di atas Rp5 miliar s.d RpJO miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d, Rp2S miliar 1. Nilai pagll dana di atas Rp2S miliar s.d. Rp50 rniliar j Nilai pagu dana di alas RpSOmiliar s.d, Rp75 miliar
k. Nilai pagu dana di atas Rp7S miliar s.d, RplOOmiliar l. Nilai P"gu dana di atas Rpl00 miliar s.d. Rp250 nuliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d, RpSOOmiliar

DB OB 013 DB

n Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp7S0 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp7S0 miliar s.d, Rpl triliun p. Nilai pagu dana di alas Rpl trilinn

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5 (dalarn NO (1) HONORARIUM 5.1 PENGELOLA Tingkat SISTEM AKUNTANSI Kcmenterian URAIAN (2) INSTANSI (UAPA/Baung) Yang ditetapkan atas Dasar OB OB OB Ketua OB OB Eselon 1 (UAPPA/ Barang-E1) Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon I OB OB Ketua OB OB Wilayah (UAPPA/Barang-W) Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon 1 OB OB Ketua OB OB Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon II atau Wilayah atau Koordinator Unit Akuntansi 300,000 250,000 200,000 150,000 450,000 400,000 350,000 300,000 700,000 600,000 500,000 400,000 350,000 SATUAN (3) rupiah) 2012 (4) BlAYA TA

5

Unit Akuntansi Keputusan a. Pengarah

Negara/Lernbaga

Menteri

b. PenanggungJa~ab c. Koordinator d. Ketua/Wakil e. Anggota/Petugas 5.2 Unit Akuntansi a. Penanggung b. d. 5.3 Koordinator Anggota/Petugas Tingkat Jawab c. Ketua/Wakil Tingkat [awab

Unit Akuntansi a. Penanggung b. Koordinator c. Ketua/Wakil d.

Anggota/Petugas
Tingkat Satuan Kerja (UAKP A/ Barang) Pembantu Pengguna Anggaran/Barang Anggaran b Wilayah

5.4

Unit Akuntansi Unit Akuntansi Pembantu a. b. d.

Pengguna

Penanggung Koordinator

J awa

OB OB OB OB

300,000 250,000 200,000 150,000

c. Ketua/Wakil Anggota/Petugas

Ketua

6

HONORARIUM 6.1 6.2 6.3 64 6.5 6.6 6.7 6.8 6.9 610 6.11

PENELITI (Maksimum (Maksimum (Maksimum (Maksirrtum 4 jam/hari) 4 jam/hari) 4 jarrr/Iiari) 4 jam/hari) PeneJiti) 0) OJ OJ 60,000 50,000 40,0(){) 35,000 30,000 20,000 420,000 300,000 1,540,000 8,000 80,000

PeneHt; Utama Peneliti Peneliti Peneliti Peneliti Pembantu Koordinator Pengolah Petugas Pembantu Madya Muda Pertama

OJ
OJ OJ OB OB Penelitian Orang/Responden OH

(Non Fungsional Peneliti Peneliti Data Survey Lapangan NARASUMBER :

Sckrerariat Pcnelitian

7

HONORARIUM 7.1 a.

SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASVDlSEMINASI Menteri/Pejabat Negara Lainnya/yang disetarakan OJ OJ OJ OJ OJ 1.500,000 1,300,000 900,000 800,000 600,000

Narasumbery'Pembahas Menteri/Pejabat

Setingkat

h. Pejabat d. Pejabat 7.2 Moderator

Eselon 1/ yang disetarakan disetarakan yang disetarakan Eselon III ke bawah/

c. Pejabat Eselon II/yang

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6 (daJam rupiah) NO (1) II HONORARIUM s.i S.2 8.3 8.4 9 PANITIA URAIAN (2) SEMINAR/SOSIALlSASJ,lDISEMINASI OK OK OK OK NON PEGAWAI NEGERI OB DB OB ( 5.2 ) SATPAM, PENGEMUDl, PETUGAS KEBERSlHAN DAN PRAMUBAKTI OB OB 1,650,000 1,500,000 OB 1,750,000 1,900,000 2,100,000 2,300,000 400,000 350,000 300,000 300,000 SATUAN (3) BIAYATA 2012 (4)

Penanggung Sekretaris Anggota

[awab

Kcrua / Wakil ketua

HONORARIUM Y.1 9.2 93 9.4 SLTA

PENYULUH

SarjanaMuda Sariana Master

10 HONORARIUM 10.1 10.2 Satpam Petugas

dan Pengemudi Kebersihan dan Pramubakti KEGIATAN

11 HONORARIUM 11.1.

TIM PELAKSANA

Yang Ditetapkan a. Pengarah b. Penanggung c. Koordinator d f Wakil Ketua Anggota e. Sekretaris

Oleh Presiden OB [awab / Ketua OB OB OB OB DB Oleh Menteri/Pejabat jawab Setingkat Menteri 08 DB OB OB DB DB Oleh Pejabat Jawab EseJon I OB OB DB OB OB DB Oleh KPA OB Jawab DB DB OB OB OB 500,000 450,000 400,000 350,000 300,000 300,000 750,000 700,000 650,000 600,000 500,000 500,000 1,500,[)()0 1,250,000 1,000,000 850,000 750,000 750,000 2,500,000 2)50,000 2,000,000 1,750,000 1,500,000 1,500,000

11.2.

Yang Ditetapkan a. Pengarah b Penanggung c. Ketua d. WakilKetua e. Sekretaris f. Anggata

11.3

Yang Ditetapkan a. Pengarah b. Penanggung c. Ketua d WakilKetua e. Sekretaris f. AnggOIa

11.4.

Yang Ditetapkan a. Pengarah b. Penanggung c. Ketua d. WakilKetua e. Sekretaris f. Anggota

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -7(dalam NO (1) 12 HONORARIUM 12.1 12.2 13 SEKRETARIAT TIM PELAKSANA URAIAN (2) KEGIATAN SATUAN (3) rupiah) 2012 (4) BIAYATA

Ketua j Wakil ketua Anggota TIM PENYUSUNAN [awab Ed itor JURNAL

DB DB

230,000 200,000

HONORARIUM 13.1 13.2 13.3

Penanggung Redaktur Penyuntingj Sekre+ariat Pcmbuat

Oter Oter Oter Oter Oter Halaman BULETIN j MAJALAH Oter Oter Oter Oter Oter Halaman WEBSITE

400,000 300,000 250,000 180,000 150,000 100,000

13.4
13.5 13.6

Desain Grafis & Fotografer artikel TIM PENYUSUNAN

14 HONORARIUM 14.1

Penanggung Redaktur

J a wab

400,000 300,000 250,000 lSO,OOO 150,000 80,000

14.2
14.3 14.4 145 14.6 15

PenyuntingjEditor Desair, Crafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel TIM PENGELOLA [awab

HONORARIUM 15.1 15.2 15.3 15.4 15.5 156 15.7

Penanggung Redaktur Editor WehAdmi" ~Vi·bDel'elop"r Pembuat

DB
08

500,000 450,000 400,000 350,000 300,000 100,000 90,000

DB DB DB
Halaman 1500 karakrer JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG

Artikel

Penerjemah PENANGGUNG BELANJA PEGAWAI LANGSUNG

16 HONORARIUM MENGELOLA 16.1

ATASAN

PEMEGANG

KASjKPA

a. Nilai pagu dana b

s.d Rp25 miliar Rp25 miliar s.d. Rp50 rnilf ar Rpl00 miliar s.d. Rp200 miliar

DB
OB

250,000 350,000 450,DOO

Nila; pagu dana di atas

c. Kiloi pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RplOO mihar
d ~ilai pagu dana di atas
e.

Nilai pagu dana eli etas Rp 200 mil iar KAS/BENDAHARA s.d Rp25 miliar Rp25 miliar s.d. Rp50miliar Rp50 miliar s.d. RpLOO miliar Rpl00 miliar s.d. Rp200 miliar Rp200 miliar

DB DB DB

550,UOO
650,000

16.2

PEMEGANG b d

a. Nilal P"gu dana

Nilai pagu dana <Ii atas Nilat pagu dana di atas

c. Nilai pagu dana di atas e. Nilai pagu dana eli atas

DB DB DB
OB

180,000 2bO,DOO 330,000 400,000 470,000

DB

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 8(dalam rupiah) NO (1) 16.3 JURU BAYAR/STAF s.d Rp25 miliar Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar Rp50 miliar s.d. RplOO miliar Rp 100 rniliar s.d. Rp200 miliar Rp 200 miliar INTERNASIONAL -KTM, SOM (BILATERAl/REGIONAl! OB" OB OB OB OB 150,[]{)0 210,000 270,0[]{) 330,000 390,000 URAlAN (2) SATUAN (3) BIAYATA

2012
(4)

a. Nilai pagu dana

b. Nilai pagu dana di atas c. Nilai pagu dana di atas d. Nil ai pagu dana di atas e. Nilai pagu dana di atas 17 HONORARIUM MUL T1LA TERALl 17.1 17.2 17.3 17.4 17.5 17.6 17.7 17.8 17.9 Pengarah Penanggung Ketua/

SIDANG/KONFERENSI

Orang/Han

650,000 600,000 550,000 550,[]{)0 550,000 500,000 500,000 4[]{),O[]{) 400,000 350,[]{)0 350,000 300,000

J awab

Orang/Had Orang/Harl Orang/Hari

Wakil Ketua

Ketua Oelegasi Tim Asistensi Anggota Delegasi Rl Koordinator Ketua Bidang Sekretaris Anggota Panitia

Orang/Han
Orang/Hari Orang/Harl

Orang/Han
Orang/Hari Orang/Hari

Ino
17.11 1712

Liasion OfF(l'r (LO)
Staf Pendukung WORKSHOP / SEMINAR/ SOSIALISASl/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL

Orang/Han
Orang/Harl

18 HONORARIUM
18.1 18.2 18.3 18.4 18.5 18.6 18.7 18.8 18.9 18.10 18.11 18.12 19 SATUAN 19.1 19.2 19.3 Pcngarah Penanggung Kctua/

Orang/Hari

550,[]{)0 500,000 450,000 450,0[]{) 450,000 4[]{),00O 400,000 300,000 300,[]{)U 250,000 250,000 200,000

J awab

Orang/

Hari

Wakil Ketua

Orang/Hari Orang/Han Orang/Hari

Kctua Delegasi Tim Asistensi Anggota Delegasi Rl Koordinator Ketua Bidang Sekretaris Anggota Panitia

Orang/Hari Orang/ Hari Orang/Hari Orang/Hari

Orang/Han
Orang/Hari

Lia.,;oll Officer (I O)
Staf Pendukung BIAYA NARA SUMBER Nera Sumbcr Kclas A Nara Sumber Nara Sumber Kelas B Kelas C KEGIATAN DI LUAR NEGERI

Orang/Han

Orangy Hart Orang/Harl

$330 5275 5220

Orang/Han

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-9(dalam rupiah) NO (1) 20 V AKASI PENYELENGGARA 20.1 Setingkat Pendidikan UJIAN Dasar bahan Ujian Naskah/ Pelajaran OH Menengah bahan Ujian Naskah/ Pelajaran Ujian OH Tinggi bahan Ujian Naskah/ Pelajaran OH Skripsi PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNSI OH OH OH DAN VANG MAKAN LEMBUR 10,000 13,000 17,000 20,000 25,000 27,000 29,000 Orang/ Mahasiswa 190,000 1,500 200,000 100,000 Siswa/ Mata Ujian 150,000 1,500 250,000 Siswa/Mata URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYATA 2012 (4)

a. Penyusunan/ b. Pemeriksaan c. Pengawas 20.2 Setingkat

pembuatan hasil Vjian Ujian

Siswa/ Mata Ujian

140,000 1,500 200,000

Pendidikan

a. Penyusunan/pembuatan b Pemeriksaan c. Pengawas 20.3 Setingkat hasil UJian Vjian

Pendidikan

a. Penyusunan/ pembuatan b. Pemeriksaan c. Pengawas hasil Ujian Vjian

d. Penguji Pendadaran/ 21 SATUAN a. b. c. 22 SATUAN 22.1 a. b. c d. 22.2

BIAYA UANG MAKAN Golongan Golongan Golongan I dan II III TV

BIAYA UANG LEMBUR LEMBUR I IT
lJ[

UANG

Golongan Golongan Golongan Galangan

OJ OJ OJ OJ LEMBUR Orang Orang Orang

IV

UANG a. b.

MAKAN III

Galangan Galangan GolonganlV

I dan TI

25,000 27,000 29,000

c

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -1023 SATUAN BIAYA VANG HARlAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI [dalam rupiah)
NO PROVINSI (1) 1. 2. 3. 4. 5.
6.

Tingkat

AlB/C/O
(3) 355,000 365,000 355,000
-

Tingkat E (4) 345,000 355,000 345,000 355,000 355,000 345,000 t-_.
..

Tingkat F (5)
. ..... _, ... ,_ ....

(2)
NANGGROE SUMATERA RIAU KEPULAUAN J AMBI SUMA TERA BARA T SUMATERA LAMPUNG BENGKULU BANGKA BEUTUNG
_ .. _

ACEH DARUSSALAM LTARA

340,000 350,000 340,000 350,000 350,000 340,000 340,000 360,000 350,000 350,000 340,000 410,000 510,000 350,000 400,000

RIAU

365,000 .. _ .... ,_,. 365,000 355,000 355,000 375,000 365,000 365,000
..._ ...
--

7.
8.

SELATAN

345,000 365,000 355,000 355,000 345,000 415,000 515,000 355,000 405,000 395,000

9. 10.

11. BANTEN 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22.
---

355,000 425,000

. - t··-

JAWA BARAT D.K.I. JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BA L
.. _.

525,000 365,000 415,000 405,000
-------

390,000
..

r -

....

_._--------_.

475,000
-._--_._._.

----

465,000 425,000 405,000 355,000 345,000 ... 355,000 415,000 ... -". - .._. 355,000 355,000 345,000 415,000
-....

_._._

..__ ..

460,000
-----

_._-

NUSA TENGGARA NUSA TENGGARA
.....

BARA T TlMUR
...

435,000 ---_._ .._ .._ .... 415,000
------

420,000
-_

----------_.,-_

.. _

_ ..

400,000

_-----

KALIMANTAN
-----

BARAT
--

.. .....

--

365,000
--

_ ...

350,000

KALIMANTAN
---

KALIMANTAN KALIMANTAN
----------_
...
,

TENGAH _ ..._ ... SELATAN
--

-----

f-------

355,000 365,000 425,000
---_ ..

_.
---

340,000 350,000

.

_- ,_,_

23. 24.

SULAWESI
----------

_. UTARA

TIMUR
---

-----

410,000 350,000
--

- .. __ ._.__ .
_ ..

---_. _ .... _----

.

365,000 365,000 355,000 425,000 365,000 375,000
-

25. 26. 27.
----

GORONTALO SULAWESI SULAWESI
--

f-------------

-_._ .._

350,000
. _ ..

-_ ..._.-

BARA T
---------

340,000
_.,,,

_,---

SELATAN TENGAH

.......

_-----

... _._-

410,000

._ ... __ .... _ ..
29. 30.
---

28.

SULAWESI SULAWESI

----_._--

355,000

- --,._-------------_._

TENGGARA

r-------------------

350,000 360,000 340,000
..

... _,.- ...

t----------

365,000 345,000

1---

MALUKU MALUKU
.- ....

._--- --_ -

..

355,000 365,000
-_._,----,-_ _
,

1---------._._--_._.-

31. 32.
-----

UTARA
-_

---

-

----

355,000 565,000 465,000

350,000 560,000 460,000

PAPUA IRIAN JAYA BARAT

... _--

575,000

.._ .. _ ...... _,,_

33.

475,000

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 11 24 SATUAN BIAYA UANG SAKU PAKET FUl.LBOARD DI LUARKOTA, PAKET FUL.LBOARD SERT A FULLDAY/HALFDAY DAN UANG SAKU

(dalam rupiah)

No.

PROVINSI

FULLBOARD
GOlJllI

UANG SAKU PAKET DI LUAR KOTA
GOllll GOllV

UANG SAKU PAKET
FULLBOARD

UANG SAKU PAKET
FULLVAYjHAUDAY

DI DALAM KOT A
GOl.JIlI GOLlII GOLIV

OJ DALAM KaT A
GOLI/ll GOLlll GOLIV

]

NANCCROE RIAU KEPULAUAN J Al\IBI SUMATERA SUMATERA LAMPUNC BENGKULU

ACEH DARUScC;ALAM

100.000 10U,000 100,000 100,000 1UU,000 100,000 100,000 10U,000 100,000 100,000 lUO,UUO 100,000 100,000 100,UOO 100,000 100,000 lUO,OOO

105,000 105,000 105,000 105,000 105,UOO 105,000 105,000 105,000 105,000 105,000 105,OUU 105,000 105,000 105,000 105,000 105,000 10S,000 105,000 105,000 105,000 105,000 105,000 '1(15,000 105,000 105,000 105,000 105,000 105,000 105,000 HlS,OOD 105,000 105,000 105,000

115,000 115,000 115,00U Il5,000 115,000 115,00U 115,000 115,000 115,000 115,000 115,000 115,000 115,000 115,000 Il5,000 115,000 115,OUO 115,000 115,000 115,000 115,000 115,UOO n5,000 115,000 115,000 115,000 l1S,OUU 115,000 115,000 115,000 115,OUO 115,000 115,00n

80,000 80,000 8U,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000

t>S,UUU 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,UUO 85,000 85,000 85,000 85,000 tl5,000 R5,000 1-l5,OOO ~5,OUO 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000 85,000

92.UOO 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,00U 92,000 92,000 92,000 92,000 92,00U 92,000 92,000 ')2,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,OUU 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000 92,000

65,000 65,000 65,000 65,UOO 65,000 65,000 65,OUU 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000 65,000

70,000 70,000 70,000 70,OUU 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 7U,00U 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 7[J,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,000 70,()()(l 70,000

75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 73,000 75,000 75,00U 75,000 75,000 75,000 75,000 7S,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 7'1,000 75,000 75,000 75,llIlll 75,000

2. 3. 4. 5. 6.

SUMA TERA UTARA RIAL' BARAT SELATAN

7.
8 9 10. 11. 12.

BANGKA BELJTUNG BAN TEN JAWA BARAT OKL JAKARTA JAWA TENGAH
D.L YOGYAKARTA

13
14. 15. 16. 17.

IlO,OOO
80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 8U,000 80,000 80,000 80,000 8U,000 80,000

JAV,'A TIMUR BALI NUSA TENCCARA NUSA TENCGARA KALIMANTAN KALIMANTAN KALllvlANTAN KALll\1ANTAN GORONTALO SULA WESI BAM T SULAVVESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGCARA MALUKU UTARA PAPUA IRIAN JAYA BARAT BARA T TIMUR

18
19. 20. 21. 22. 23 24 25. 26 27. 2R 29. 31. 32. 33.

100,000 100,000 100,000 100,000 lOO,OOO 100,000 100,000 100,000 100,000

BARAT TENGAH SELATAl\: TlI'vlUR

SULA ViESI UT ARA

lOO,OOO
100,000 lOO,OOO 100,000
._.

,10. IvlALUKU

100,000 100,000 100,000

so.ooo

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 12 25 SATVAN BIAYA VANG HARlAN (VANG SAKV, TRANSPORT LOKAL, VANG MAKAN, DAN VANG PENGINAPAN) PERJALANAN DIN AS LVAR NEGERI (dalam VS$) NEGARA GOL.A
(1)

NO

GOLONGAN GOL.D
(4)

(2) AM ERIKA UTARA Amerika Serikat Kanada AMERIKA SELATAN Ar!;entina Venezuela ... _._ ... ....... _-_
Brazil
..

(3)

GOL.C (5)

GOL.D (6)

1 2

527
447

473 404

417 368

343 307

3
4

-------

-

Chile Columbia 8 Peru 9 Suriname 10 Ekuador
7

5 6

-_

-------_,.-

----

395 464 436 415 386 - ---------383 398

277 323 341 316 281 277 --------------295 273

-------

242 287 291 270 240 237 252 242
_._ .._-

241 286 241 222 221 221 207 241

AMERIKA TENGAH Mexico 12 Kuba 13 Panama
11

....

429 406 414

--

---

318 305 307

- ---

282 261 272

--------,----

-

--

----------

281 221 271

14 15 16 17 18 19

EROPABARAT Austria Belgia Perancis Rep. Federasi Jerman
Belanda
--------------------

----

-

-

504 466 512
443

Swiss
EROPA UTARA

463 509

453 419 464 411 416 456

318 282 ..... _- .... ... _-_ .. 382 282 272 -----------322
_ --------

f-------------- -

1--------------

317 281 381 281 271 .... _ 321

------

20 21 22 23

Denmark Finlandia Norwegia Swedia

.__

2~__ l<:e~'9_~~n_In~&ris

472 453 -_ .._-. __ ..__ ._517 466 587

427 409 ...... _. 465 436 534

275 354 288 342 432

241 313 286 341 431

EROPA SELATAN 25 Bosnia Herzegovina 26 27 28 29 30 31 Kroasia SpanIol __ Yunani Italia Portugal Serbia

---

------------

--

--- ---_._._.,----_. -_.

456 483
~

_ ...

__ ._--_. _._

.... _

._. __ .,.

420
444 ill

334 353

333 352
f----------------

422 520 425 401

----------------------------

m
242 372 242
313

~
241 371 241
277

379 472 382 361

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 13 (dalam US$) NO (1) EROPA TIMUR 32 Bul~aria_ 33 Czech 34 Hongaria 35 Polandia 36 Rumania 37 Rusia 38 Slovakia 39 Ukraina AFRIKA BARA T _. Nigeria Senegal AFRIKA_, ..TlMUR .. ._Ethiopia Kenya Madagaskar Tanzania Zimbabwe
Mozambique

NEGARA GOL.A (2) (3) 406 426 421 401 416 556 429 425

GOLONGAN GOL. B (4) 367 390 381 361 381 512 387 382 GOL.C (5) 320 331 339 313 313 407 335 328 _.GOL.D (6) 284 293 300 277 277 406 297 290

_.'.0.

.._-

-

-_.,

---

40 41

361 334

313 276

_.

292 206

291 201

42 43 44 45 46 47

312 334 296 330 285 319
---

257 276 244 272 244 263

.... _ ...

__

._ .... ,--

192 206 182 203 216 212

167 196 181 _., ... 182 215 211 -_ ...

48 49

AFRIKA SELAT AN Namibia Afrika Selatan AFRIKA UT ARA Aljazair
Mesir

.-

300 304

247 251

185 202

--

161 201

50 51 52 53 54 55

Maroko Tunisia Sudan Libya
-

--

-

---

--

--------------

---------

-

- ---------

342 368 304 293 342 308
_-......_-

308 273 251 241 282 254

287 212 192 187 . _,.,,---210 189
-

.......

_-

--------

-

_ ..

_---

-

286 190 191 ........ - --_ .._ .. 186 ... _ .. _._ ..... 184 _. 165

56 57 58 59 60 61 62 63 64 65
66

67 68

ASIABARAT Azerbaijan-_ .._---_.- .... - _.- --- _ .... .... ----_.-_.". Bahrain Irak .. _ ..- -_ ... -Yordania Kuwait Libanon Qatar Arab Suriah ... _._..... - .. _.. _- -- ... _-Turki Pst. Arab Emirat .. ... _----"._Yaman Saudi Arabia
-

.. .. _ .. ..

_

_

498 405 397 365 406 357 386 358 365 459 353 391 359

-

--

_., .. ,,_ ..

._-

459 286 283 254 283 - 1267 .......... - _ .. -276 257 270
323

--

_,.

_

... _".

-

--

241 276 254

365 222 220 197 257 207 215 200 210 302 197 215 197

------

-

-

364 208 201 196 256 186 196 196 188 301 196 201
-..

--

- ---

Kesultanan Oman

185

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 14 Idalam GOLONGAN GOL.A (1) ASIA TIMUR GOL. B GOL.C GOL.D U:,:PI

NO

NEGARA

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

69 70 71 72 73

Rep.Rakyat Cina
~()ngkong [epang
.. -

378 472 519 421 395
--

--.

238 320

Korea Selatan Korea Utara ASIA SELATAN

f--

303

326 238
--_

207 287 262 297 207

--

------

206 286 261 296 206

-.-_

74 75 76 77 78 79

Afganistan Bangladesh India Pakistan Srilanka

Iran
ASIATENGAH

385 339 352 343 348 351
..

226 196 263 203 201 260

173 167 242 182 167 202

172 166 241 181 166 181

..

80 Uzbekistan 81 Kazakhstan
ASIA TENGGARA
----_
..
...

392 456

_
352 420

--

287 334

254 333

82 Phtlipina __ 83 Singapura Malaysia 84 ..... , ~ 85 Thailand 86 Myanmar 87 Laos 88 Vietnam 89 Brunei Darussalam 90 Kamboja 91 Timor Leste
ASIA PASIFIK

'

...

412 424 381 392 368.. 380 383 374 - --296 392

278 290 253 275 250 262 265 256 223 354

~

222 224 212 -_ .. _211 197 r202 204 197 197 229
....

221 221 211 201 196 196 196 196 196 196

92 Australia 93 Selandia Baru 94 Kaledonia Baru 95 Papua NuglnT·· 96 Fiji

439 392 425 385 363

.. -::=

403 246 387 353 329

...

-.-----

272 222 276 237 221

1--

-

----

271 221 224 192 179

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 15 -

PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2012 YANG BERFUNGSISEBAGAI BATAS TERTINGGI 1. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan Pengelola keuangan pada setiap satuan kerja, diberi honorarium besaran pagu yang dikelola, dengan ketentuan sebagai berikut: berdasarkan

a. Dalam hal terdapat kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan tempat Bendahara Pengeluaran dan/ atau beban kerja bendahara pengeluaran sangat berat, menterijpimpinan lembaga atau pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih bendahara pengeluaran pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. Honorarium bendahara pengeluaran pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. b. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan administrasi belanja pegawai di lingkungan satuan kerja, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). Besaran honorarium PPABP diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. c. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK, jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 6 (enam) orang, termasuk PPABP. d. Untuk KPA yang dibantu oleh satu atau beberapa PPK, jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) orang. e. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% (sepuluh persen) dari pagu yang dikelola. 2. Honorarium PejabatjPanitia Pengadaan BarangjJasajULP a. Honorarium Pejabat Pengadaan BarangjJasa Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat oleh Penggunaj Kuasa Pengguna BarangjJasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barangjjasa melalui penunjukan langsungjpengadaan langsung untuk paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksijjasa lainnya yang bemilai paling tinggi Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah) untuk paket pengadaan jasa konsultasi yang bernilai paling tinggi Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 16 -

b. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa/ULP Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat oleh Pengguna/ Kuasa Pengguna Barang/Jasa menjadi Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa. Anggota Panitia Pengadaan Barang/ Jasa sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang. c. Bagi Kementerian Negara/Lembaga yang telah membentuk unit layanan pengadaan, honorarium kelompok kerja pemilihan penyedia barang dan jasa dapat diberikan dengan ketentuan maksimal sebesar 50% (lima puluh persen) dari besaran honorarium panitia pengadaan barang/jasa. 3. Honorarium Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk oleh PA/KPA untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak. Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per bulan, sedangkan honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per paket pekerjaan. 4. Honorarium Pengelola FNBP Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk mengelola penerimaan negara bukan pajak. [umlah staff anggota Pengelola PNBP paling banyak 5 (lima) orang. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% (sepuluh persen) dari penerimaan PNBP setiap satuan kerja, 5. Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi lnstansi (SAl) Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data, pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga sesuai dengan unit akuntansi masing-masing, baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. SAl terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN). Ketentuan mengenai jumlah pengelola SAl adalah sebagai berikut: a) Ditetapkan atas dasar keputusan menteri paling banyak 7 (tujuh) orang; b) Ditetapkan bukan atas dasar keputusan menteri paling banyak 6 (enam) orang.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 17 -

6.

Honorarium

Peneliti

Honorarium peneliti diberikan kepada pegawai negeri dan non pegawai negeri yang berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang diberi tugas untuk melakukan penelitian. Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri adalah atas kelebihan jam kerja normal atau di luar jam kerja paling banyak 4 (empat) jam sehari. Dalam hal peneliti mendapatkan honorarium, peneliti tidak berhak mendapat uang lembur. 7. Honorarium Narasumber Seminar/Rakor/SosialisasijDiseminasi pegawai kepada negeri/non-pegawai pegawai negeri negeri lainnya/

Honorarium narasumber diberikan kepada yang memberikan informasi/ pengetahuan masyarakat. Honorarium narasumber

pegawai negeri dapat diberikan

dengan ketentuan:

a) berasal dari luar lingkup unit eselon I penyelenggara; b) berasal dari lingkup unit eselon I penyelengara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon 1 berkenaan/ masyarakat. Dalam hal narasumber uang harian perjalanan 8. Honorarium melakukan perjalanan dinas, narasumber dinas dan honorarium selaku narasumber. dapat diberikan

Panitia Seminar/ Sosialisasiy Diseminasi

Honorarium dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas sebagai panitia untuk melaksanakan kegiatan seminar / sosialisasi/ diseminasi sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon I berkenaan/ masyarakat. 9. Honorarium Penyuluh Non-Pegawai Negeri

Honorarium diberikan kepada non-pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan penyuluhan berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. 10. Honorarium Satpam, Pengemudi, Petugas Kebersihan dan Pramubakti

Satuan biaya honorarium diperuntukkan bagi non-pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang/kontrak kerja. Untuk satparn, pengemudi, petugas kebersihan dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/ diborongkan, alokasi honorarium dapat ditambah paling banyak sebesar 15% (lima bel as persen) dari satuan biaya, besaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 18 -

11. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan Honorarium tim pelaksana kegiatan dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan surat keputusan Presiden/ Menteri/ pejabat eselon If KPA. Ketentuan pembentukan tim adalah sebagai berikut: a) mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur; b) bersifat koordinatif yang kerja/ eselon I lainnya; mengharuskan untuk mengikutsertakan satuan

c) bersifat temporer, pelaksanaannya perlu diprioritaskan atau di luar jam kerja; d) merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu kepada pegawai negeri di sam ping tugas pokoknya sehari-hari; e) dilakukan secara selektif, efektif, dan efisien. 12. Honorarium Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan Honorarium diberikan kepada pegawai negeri/ non-pegawai negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif yang berfungsi untuk menunjang kegiatan tim pelaksana kegiatan. Sekretariat hanya dapat dibentuk untuk menunjang tim pelaksana kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/ Menteri. Jumlah sekretariat tim pelaksana kegiatan paling banyak 7 (tujuh) orang. 13. Honorarium Tim Penyusunan Jurnal Honorarium tim penyusunan jurnal dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Unsur sekretariat adalah pembantu umum, pelaksana dan yang sejenis, dan tidak berupa struktur organisasi tersendiri. 14. Honorarium Tim Penyusunan Buletinr Majalah Honorarium tim penyusunan buletiny'majalah dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan buletiri/ majalah, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pernbaca. jurnalistik,

Buletin adalah media eetak berupa selebaran atau majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan seeara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 19 -

15. Honorarium Tim Pengelola Website Honorarium tim pengelola website dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk mengelola website, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Website yang dimaksud di srru adalah yang dikelola oleh unit eselon 1/ setara. 16. Honorarium Penanggung [awab Pengelola Keuangan pada satuan kerja yang khusus Mengelola Belanja Pegawai Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan pada satuan kerja yang khusus mengelola belanja pegawai dapat diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan pengelolaan belanja pegawai pad a Kementerian Negara/Lembaga/ satuan kerja sesuai surat keputusan pejabat yang berwenang. 17 Honorarium Multilateral) Sidang/Konferensi Internasional-(KTM, SOM Bilateral/Regionalj

Honorarium sidang/konferensi internasional-(KTM, SOM bilateraljregionalj multilateral) dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan sidang/konferensi yang dihadiri/ pesertanya pejabat setingkat menteri atau senior official berdasarkan surat keputusan pejabat berwenang. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Senior Official Meeting (SOM) 3 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 hari setelah kegiatan. 2 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 hari setelah kegiatan.

Pegawai negeri penye1enggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. 18. Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional

Honorarium workshop/seminar / sosialisasi / sarasehan berskala internasional dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan workshop / seminar / sosialisasi Zsarasehan berskala internasional, berdasarkan surat keputusan dan pejabat berwenang. [umlah hari (maksimum) pemberian honor: 1hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 1hari sete1ah kegiatan. Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan. Pegawai Negeri penyelenggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 20-

.-~-<--~------------------------------------------------------------------~ 19. Satuan Biaya Narasumber Kegiatan di Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada narasumber non-pegawai negeri WNI untuk kegiatan workshop/seminar / sosialisasij sarasehan yang diselenggarakan di luar negeri. Narasumber Kelas A Narasumber Kelas B Narasumber non-pegawai negeri yang disetarakan dengan menteri, ketua dan wakil ketua Iembaga negara. Narasumber non-pegawai negeri yang disetarakan dengan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh, duta besar yang menjabat kepala perwakilan, pegawai negeri Gol IV/C ke atas, perwira tinggi TNI/Polri, anggota lembaga negara. Narasumber non-pegawai negeri yang disetarakan dengan pegawai negeri Gol III/ c sarnpai dengan IV/b dan perwira menengah TNI/ Polri. untuk narasumber tersebut ditanggung oleh

Narasumber Kelas C

Biaya tiket dan penyelenggar a.

penginapan

20. Vakasi Penyelenggara Ujian Vakasiz honorarium penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, tidak diberikan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. Satuan biaya pengawas ujian untuk pengawas ujian tingkat pendidikan dasar dan menengah sudah termasuk uang transport. Vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan tinggi diberikan untuk ujian semester dan ujian akhir. Honorarium penguji pendadaran/ skripsi diberikan kepada dosen penguji skripsi.

21. Satuan Biaya Uang Makan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Uang makan diberikan kepada pegawai negeri sipil yang dihitung berdasarkan jumlah hari masuk kerja, pengalokasian dana dalam RKAK/L paling banyak per pegawai 22 (dua puluh dua) hari dalam 1 (satu) bulan. Besaran satuan biaya uang makan memperhitungkan pajak penghasilan. untuk Golongan III dan IV sudah

22. Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur Uang Lembur merupakan kompensasi bagi pegawai negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang. Kerja Iembur adalah bekerja di luar jam kerja/ waktu kerja normal yang telah ditetapkan oleh setiap instansi/kantor pemerintah. Besaran satuan biaya uang makan lembur untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan.

MENTERI KEUANGAN REPUBUK INDONESIA
- 21 -

23. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri a. Uang harian dapat digunakan untuk uang makan, transpor lokal, dan uang saku b. Uang Harian diberikan berdasarkan tingkatan perjalanan dinas yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 45/PMK05/2007 tentang Perjalanan Dinas Jabatan Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 07/PMK05/2008 yaitu: 1) Tingkat A untuk Pejabat Negara (Ketua/Wakil Negara, Menteri dan setingkat Menteri); Ketua dan Anggota Lembaga
Ketua/ Anggota

2) Tingkat B untuk Pejabat Negara Lainnya (Ketua/Wakil Badan, Kornisi, Pejabat yang sejenis) dan Pejabat Eselon J; 3) Tingkat C untuk Pejabat Eselon II; 4) Tingkat D untuk Pejabat Eselon IlI/PNS Golongan IV; 5) Tingkat E untuk Pejabat Eselon IV/ PNS Golongan III; 6) Tingkat F untuk PNS Golongan II dan Golongan L

c. Besaran uang saku dalam uang harian, digolongkan sesuai dengan tingkat pegawai/ pejabat pelaksana perjalanan dinas, sebagai berikut: Tingkat A/B/C/D: Rp1l5.000,-/hari Tingkat E: Rp105.000,-/hari Tingkat F: Rp100.000,-/hari d. Selama melakukan perjalanan dinas, pejabat negara (ketua/ wakil ketua dan anggota lembaga negara, menteri serta setingkat menteri), pejabat eselon I dan pejabat eselon II dapat diberi uang representasi per hari masing-masing sebesar Rp250.000,OO, p190.000,OO,dan Rp130.000,OO. R e. Pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga negara, menteri serta setingkat menteri) yang melakukan perjalanan dinas dapat diberi fasilitas angkutan dalam kota/sewa kendaraan (termasuk sopir/BBM) sesuai dengan peruntukannya dan diberikan secara at cost. 24. Uang Saku Paket Fullboard Di Luar Kota Dan Uang Saku Paket Fullboard Serta Fullday / Halfday Oi Dalam Kota Uang saku paket fullboard di luar kota diberikan kepada peserta kegiatan rapat/pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor (luar kota) sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard di luar kota (Lampiran I Nomor 24). Uang saku diberikan kepada peserta kegiatan rapat /pertemuan diselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat / pertemuan paket fullboard serta fullday / halfday di dalam kota (Lampiran I Nomor 24).

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 22-

25. 5atuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri Uang harian dapat digunakan sebagai uang saku, transpor lokal, uang makan, dan uang penginapan. Klasifikasi uang harian perjalanan dinas luar negeri adalah sebagai berikut: a. Golongan A
menteri, ketua, wahl ketua dan anggota lembaga negara, duta

besar Iuar biasa berkuasa penuhjkepaia perwakilan dan pejabat negara lainnya yang setara, termasuk pimpinan lembaga pemerintah non kementerian dan pimpinan lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundangundangan. b. GoIongan B duta besar, pegawai negeri sipil goiongan IV j eke atas, pejabat eselon I, pejabat eselon 11, perwira tinggi TNlj Polri, utusan khusus presiden (special envoy) dan pejabat lainnya yang setara. pegawai negeri sipil goIongan IIIj c sampai dengan golongan IV jb dan perwira menengah TNljPolri yang setara. pegawai negen sipil dan anggota dimaksud pada huruf b dan huruf c. TNljPolri selain yang tingkat

c. Golongan C d. Golongan D

Besaran uang saku dalam uang harian, digolongkan sesuai dengan pejabatj pegawai pelaksana perjaIanan dinas, sebagai berikut: Golongan A U5$32 Golongan B U5$22 Golongan C U5$19 Golongan D U5$17

Besaran uang harian bagi negara akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Keuangan ini, merujuk pada besaran uang harian negara dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. Contoh: Uang harian bagi pejabat/ pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Uganda, besarannya merujuk pada uang harian negara Kenya.

MENTERI KEUANGAN, ttd AGU5 D.W. MARTOWARDOJO

LAMPI RAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO. 841PMK.0212011 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2012

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
ST ANDAR B1AYA MASUKAN T AHUN ANGGARAN YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI 2012

(dalam rupiah) NO (I)
1

URAIAN (2) KEGIATAN

SATUAN
(3)

BIAYA TA2012 (4) 110,000

SATUAN BIAYA UANG TRANSPORT SATUAN BIAYA KEPERLUAN
1.1

DALAM KOTA

OH

2

SEHARI-HARI

PERKANTORAN Pakd/Tahun OT OT 44,000,000 1,100,000 $1.270

a. Satuan Kerja di Dalarn Negeri yang Merniliki sarnpai dengan 40 Pegawai b. Satuan Kerja eli Dalam Negeri yang Merniliki lebih dari 40 Pegawai

1.2 3

Satuan Kerja pada Perwakilan

RI di Luar Neg"Ti /STRUKTURAL

SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN 2.1 2.2 2.3 Diklat Pimpinan Tk. Il Diklat Pimpinan Tk. III Diklat Pimpinan Tk. IV

Peserta/ Angkatan Peserta/ Angkatan Peserta/ Angkatan

30,261,000 22,125,000 20,230,000

4

SATUAN BIAYA LATIHAN

PRAJABATAN Peserta/ Angkatan Peserta/ Angkatan DAYA TAHAN TUBUH OH 4,470,000 5,545,000 10,000

:1.1
3.2 5 6

Golongan I dan Golongan II Gol on gan III PENAMBAH RAPAT MENTERIjESELON I/SET ARA

SATUAN BIAYA MAKANAN SATUAN BIAYA KONSUMSI 6.1

RAP AT KOORDIN ASI TINGKAT a. Makan b. Kudapan (Snack)

Orang/Kali Orang/Kali

90,000 40,000

6.2

RAPAT BIASA a. Makan Nangroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten
jawa Barat

Orang/Kali Orang/Kali Orang/KaJi Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/KaJi Orang/Kali
Orangj' Kali

DKI Jakarta Jawa Tengah DI Yogyakarta [awa Timur Bali NU5a Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Tirnur Sulawesi Utara Corontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat

Orang/Kali Orang/Kah Orang./Kali Orang /Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/KaJi Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kelt Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Oranz /Kali

32,000 34,000 27,000 26,000 28,000 28,000 28,000 27,000 32,000 27,000 32,000 33,000 35,000 28,000 27,000 32,000 32,000 30,000 29,000 31,000 29,000 33,000 31,000 32,000 31,000 33,000 33,000 29,000 29,000 35,000 41,000 47,000 41,000

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2NO (1) b. Kudapan (SHark) Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Riau Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali (Jr,mg/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kdli Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kall Orang/Kali Orang/Kali Orang /Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/ Kali Orang/Kali Orang'/Kali Orang/Kal; Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Ordng/Kali BAHAN MAKANAN 11,000 9,000 11,000 9,000 11,000 10,000 12,000
12,OO()

URAIAN (2)

SATUAN
(3)

BIAYA TA2012 (4)

Nangroc Acch Darussalam Suruatera Utara Riau Kepulauan [ambi Sumatcru Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banton jawa Barat DKI jakarta [awa Tengah 01 Yogyakarta [awa Timur Bali Nu sa Tengga ra Bard t Nusa TenggJra Tirnur Kalimantan Barat Kalimantan Kalimantan Tengah Selatan

9,OO() 11,000 9,000 12,000 13,000 9,000 10,000 l2,000 9/)00 9,000 9,000 10,000 11,000 11,000 10,000 'i,000 9,000 9,000 9,000 10,000 13,000 11,000 11,000 16,000 11,000

Kalimantan Tirnur Sulawesi Utara Corontalo Sulawesi Bardt Sulawesi Selatan Sulaw('~i Tengah Sulawesi Tt'nggara Maluku Maluku Utara Papua
Papua Bara!

7

SATUAN BIAYA PENGADAAN 7.1

7.2

7.3 7.4 7.5 7.6 7.7 7.K 7.9 7.10 7.11

Angguta TNI/POLRT Non Orgamk a. Ops. Pasukan terrnasuk crew kapallaut/terbang b. Dikma T~I/Folri c. Operasi dan Latihan/Diklat Lamnya/Pra Tugas Ops. d. Tahanan AnggntJ TNl/Poln c. Anggota yang sakit Narapidana / Tahanan a. Rayon I Daerah Khusus Ravon I b. Rayon 11 Daerah Khusus Rayon j] c. Rayon III Daerah Khusus Ravon III I'asien Rumah Sakit Anak asuhan (Panti] Tuna Sosial 1\1ahasiswa/Slswa Sipil Mahasiswa Militer /Semi Militer ABK Aktif ABK Cadangan 1\e5(U~ Temll Pengamat Laut

Oll OH OH Oli

OH
OH OH OIl OH OH OB OH

40,000 32,000 32,000 24,000 27,000 13,IlOO 17,000 14,000 18,000 16,000 21,000 24,000 24,000 24,000 24,000 27,000 27,000 20,000 27,000 24,000

DH
Oil OB

Off
OH

OH
OH OH

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -3(dalam rupiah) NO URAIAN (2) SATUAN BIAYA KONSUMSITAHANAN SATUAN PEMEUHARAAN BIAYA PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI 9.1 9.2 9.3 10 Perneliharaan Pemeliharaan Pemeliharaan GEDUNG/BANGUNAN UNTUK SATUAN
(3)

BIAYA TA 2012
(4)

_(1)
8 9

OH

34,000

Gedung/ Bangunan Kantor Wisma Duta/Konsul Halaman Cedung Kantor/Wisma

Duta/

Konsul KENDARAAN DINAS

M2/tahun M2/tahun M2/tahun

$80 $80
$9

SA TUAN BrA YA PEMELlHARAAN

DAN OPERASIONAL

10.1

10.2 11

Kendaraan Bermotor a. Kendaraan Pejabat Negara b. Kendaraan Pejabat Eselon [ r , Kendaraan Pejabat Eselon II d. Kcndaraan Roda 6 e Kcndaraan Operasional Lapangan (Doubk Gardl1n ) f. Kendaraan Roda 4 g. Kendaraan Roda 2 h. Kendaraan Bermotor untuk Perwakilan RI di LN i. Kendaraan Patroli [alan Raya Roda 4 j. Kendaraan Patroli [alan Raya Roda 2 mesin sampai dengan 250cc k. Kendaraan Patroli [alan Raya Roda 2 mesin 750cc atau Lebih Speedboat SARANA KANTOR

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun buah/tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun

35,220,000 32,710,000 19,780,000 20,280,000 27,620,000 18,470,000 3,240,000 $8,000 40,300,000 10,800,000 32,000,000 17,000,000

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN 11.1 11.2 11.3 11.4 11.5 11.6 11.7 11.8 11.9 11.10
11."11

11.12 11.13 11.14 11.15 11.16 11.17
12

lnventaris Kantor Personal Komputer Printer ACSp[it Censet lebih kecil dari 50 Kva Genset 75 KVA G.'nset 100 KV J\. Genset 125 KV A Genset 150 KVA Ccnset 175 KV A Genset 200 KVA Genset 250 KVA Genset 275 KVA Censer 300 KVA Genset 350 KVA Genset 450 KVA Genset 500 KVA

Fegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit /Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unity'Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun

55,000 500,000 475,000 420,000 5,346,000 6,413,000 7,535,000 7,997,000 9,845,000 10,989,000 11.770.000 12,458,600 13,189,000 15,554,000 17,039,000 19,019,000 23,584,000

SATUAN BIAYA TOGA HAKIM 8.1 R.2 Toga Hakim Agung/ Hakim Konstitusi Toga Hakim Orang/Stet Orang/5tel 4,800,000 770,000

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -4-

NO (1) 13 14 SATUAN BlAYA TOGA MAHASISWA

URMAN (2)

SATUAN
(3)

BIAYA TA 2012 _B) 2S0,DOO

Orang/Stel

SATUAN BlAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN Dari Bahasa Asing ke Indonesia I·eLI a. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia b. Dari Bahasa Jepang c. Dan Bahasa Mandarin, Belanda d. Dari Bahasa Prancis Jerman e. Dari Bahasa Asing Lainnva 14.2 Dari Bahasa Indonesia kl' Asing a. Bahasa indonesia ke Bahasa [nggris b. Ke Bahasa Jepang c. Ke Bahasa Mandarin. Belanda d. Ke Bahasa Prancis, [erman e. Ke Bahasa Asing Lamnva LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN

Halaman Halarnan Halarnan Halaman Halaman

[adi Jadi [adi ladi Jadi

125,000 200,000 200,000 145,000 145,000

Halaman Jadi
Halaman jadi

Halaman ladi Halaman [adi Halarnan Jadi l'egawai/Tahun

125,000 2DO,000 2lJlJ,000 145,lJOO 145,000 1,200,000

14

SATUAN BIAYA PENGGANTlAN INVENTARIS INVENTARlS UNTUK PEGAWAJ BARU

16

SATUAN BIAYA BANTUAN BEA SISWA 16.1 Program Diploma I, Ill, dan Diploma IV /Strata 1 a. a. Biaya Hidup dan Biava Opcrasional - Diploma I dan Diploma 1lI - Diploma IV dan Strata 1 h. Uang Buku dan Rdt'rC'n,i p"r t.ihun - Diploma I - Diploma III - Diploma IV dan Strata 1 c. Riset (akhir program) sarnpai pengganduan dan penjilidan - Diploma [V dan Strata '1 Program Strata 2/SP-I dan Strata 3jSP-2 16.2 a. Biaya Hidup dan Biava Oporasional - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata:> dan Spesialis 2 h. Uang Buku dan Rdpr<'nsi per tahun - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2 c. Riser (akhir program) sarnpai pl'nggandaan dan penjilidan - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata J dan Spcsialts 2

OT OT
CJ]

13,900,000 14,!;lJlJ,lJOO 1,100,000 1,300,000 1,::100,000 4,600,000

OT OT OT

en
01 OT

18,000,000 18,500,OOD 1,300,000 1,300,000 7,400,000 14,100,000

en

OT

OT

17

SATUAN BIAYA SEWA MESIN FOTOKOPI a. Masin Fotokopi Analog b. vlesin Fotokopi Digital HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR/PRAKTlSJ,fPEMBICARA UNTUK KEGIA TAN SEMINARjRAKOR/SOSIALlSASVOISEMINASI KHUSUS)

Bulan/Unit Bulan/Unit OJ

3,800,000 5,000,000 [,200,000

18

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 519 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI (dalarn rupiah) GEDUNG BERTINGKAT (3) 130,000 13],000 137,000 RIAU 132,000 130,000 130,000 137,000 130,000 130,000 BEUTUNG 147,000 138,000 115,000 115,000 115,000 115,000 115,000 136,000 TENGGARA TENGGARA BARAT TlMUR 131,000 125,000 148,000 148,000 125,000 136,000 129,000 258,000 SARAT SELATAN TENGAH TENCGARA _,-_ ...
"-,.

NO.

PROVINSI

GEDUNG TIDAK BERTINGKAT (4) 93,000 100,000 102,000 98,000 90,000 90,000 90,000 90,000 90,000 90,000 106,000 80,000 80,000 80,000 80,000 80,000 103,000 93,000 85,000 109,000 94,000 90,000 107,000 95,000 239,000 111.000 95,000 95,000
..... _-

HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (5) 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 12,900 10,000 10,000 10,000
r-r--

(1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 NANGGROE SUMATERA RIAU KEPULAUAN J AM HI SUMA TERA HARA T SUMATERA LAMPUNG BENGKULU BANGKA BANTEN JAWA JAWA JAWA BA LI NUSA NUSA BARAT TENGAH TIMUR

(2) ACEH DARUSSALAM UTARA

SELATAN

13 D.K.l. JAKARTA
D.T. YOGYAKARTA

KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN

BARAT TENCAH SELATAN

22
23 24 25 26 27 28 29 30

KALIMANT AN TIMUR SULA WES! UI ARA GORONTALO SULAWESI SULAWESI SULAWESI SULAWESI MAJ,UKU MALUKU PAPUA IRIAN JAY A BARA T UTARA

139,000 125,000 125,000 125,000 260,000 260,000 260,000 301,000

95,000 185,000 185,000 185,000 283,000

10,000 13,000 13,000
--

::\1
32 33

~

13,000 14,150

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6 20 SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN

(dalam rupiah)
NO. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 NANGGROE RIA JAM U RIAU BARA T SELATAN BI SUMA TERA UT ARA KEPULAUAN SUMATERA SUMATERA LAMPUNG BENGKULU BANGKA BANTEN JAWA JAWA JAWA BA Ll NUSA NUSA TENGGARA TENGGARA BARAT TIMUR BARAT TENGAH TIMUR BELITUNG PROVINSI (2) ACEH DARUSSALAM BIAYA TA 2012 (3) 5,800,000 8,000,000 5,700,000 5,800,000 4,700,000 4,000,000 9,000,000 8,000,000 4,200,000 6,900,000 5,000,000 17,200,000 31,300,000 10,500,000

13 O.K.!. JAKARTA
OJ. YOGY AKART A

10AOO,000
..

10,000,000
--,.

7,000,000 6,000,000 4,000,000 4,500,000 4,000,000 .. _. 4,000,000 7,600,000 4,700,000 5,000,000 BARA T SELATAN TENGAl! TENGGARA UTARA 6,300,000 7,000,000 5,500,000 6,600,000 7,000,000 5,000,000 11,000,000 9,100,000

KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN
..

BARAT TENGAH SELATAN TIMUE.

24 SULAWESI

UT ARA

25 CORONTALO
26 27 28 29 30 31 32 33 SULAWESI SULAWESI SULAWESI SULAWESI MALUKU MALUKU PAPUA PAPUA BARAT

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _7 _
21 SATUAN BIAYA SEW A KENDARAAN
(dalarn rupiah)

NO
(1)

PROVINSJ
(2)

RODA4
(~)

RODA6jBUS SEDANG
(4)

RODA6/BUS BESAR
(9)

1. 2. 3. 4_ 5. 6. 7. 8. 9. 10.

NANGGROE
."--

..

ACEH DARUSSALAM
.

---

.._ ..

580,000 680,000 640,000 .._

-_,.

1,400,000 2,100,000 1,500,000 1,500,000 1,700,000 _ ... 1,500,000 1,800,000

.

3,400,000
.._--

SU MATERA
--

UT ARA

2,400,000 2,800,000 2,000,000
---". _
..
--

." ..

_

-

.-

RIA

U RIAU _.
.

KEPULAUAN JAMB! SUMATERA SUMATERA LAMPUNG BENCKULU BANCKA
.-

580,000
.. _ ..

_

550,000
.- .

2,700,000 2,100,000 3,400,000

BARAT SELATAN

610,000 640,000 470,000
_ ..
...

_-_

...

1,600,000 1,500,000 1,700,000
..-

2,200,000 2,100,000 2,100,000 2,300,000 2,400,000 2,300,000
-_ ..
,

610,000 650,000 800,000 650,000
..

_ ..

BELITUNG
_-_"_ _

..

_

..

11. BANTEN
12. JAWA BARAT
._--

_
_...

..

_ ...

1,500,000 1,800,000
----

- --_-_'"

13. O.K.!. JAKARTA
14_ JAWA 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. TENGAH
.-

_._-

670,000 620,000
_

1,300,000 1,500,000 1,700,000
_, ...

..

2,100,000 2,300,000 1,900,000
. ......

D.!. YOGYAKARTA JAWA BALI
-

650,000
--_ ..

TIMUR

630,000 ._ 730,000

... _

1,200,000 1,400,000 2,000,000 1,500,000
..... _ ..

._._ ..

2,000,000 2,400,000 2,000,000 3,000,000

NUSA NUSA

TENCGARA TENGGARA
. __ ..

BARAT
._.

730,000
...... ..
"

TIMUR
_.,_ _., .. -

690,000 630,000 560,000 580,000 550,000 700,000 620,000
-_

KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN
-

BARAT

.. .....

20400,000

I

TENGAH SELATAN TIMUR

1,700,000
"-_
..

2,500,000
-_,.

2,300,000 4,100,000 1,800,000 1,200,000 1,100,000 .._-_ 2,100,000 1,200,000
.

4,100,000
'- ..

KALIMANTAN SULAWESI

4,900,000
..... ..

UTARA
"._

_

2,900,000 2,600,000 2,500,000

25_ GORONTALO 26_ SULAWESI
'

BARAT
..

-

_.
.-

.. _.,---

460,000 590,000

. _ ..

27. 28. 29. 30. 31. 32. 33.

SULAWESI SULAWESI SULA WESl MALUKU

SELATAN TENGAH TENGCARA
.-

2,900,000

420,000 560,000
--_ ..._. ...

---.-

-_

_'-_ ..
- - ..-

2,600,000 2,600,000 1,900,000

_

1,200,000 1,100,000 1,200,000 -_.-

610,000 580,000

_ ...
- --_ ...
....

._._._ .....
...

MALUKU PAPU PAPUA

..._._ .. -

UTARA

.. .

_

-_._ ..

-

.. _... ..... -

..

_
---_.

2,000,000 2,100,000 1,900,000

A

--

_

750,000 660,000

_- 1,300,000
1,100,000

BARAT

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -8-

22

SATUAN BIAYA PENGADAAN

KENDARAAN

PEJABAT (dalam rupiah)

NO
(1)

PROVINSI (2)

BIAYA TA 2012 (3) 440,000,000 306,000,000 331,000,000 320,000,000

22.1 Pejabat Eselon I 22.2 Pejabat Eselon II NANGGROE SUMATERA RIA U RIAU ACEH DARUSSALAM UT ARA

KEPULAUAN JAMB I

309,000,000 325,000,000 328,000,000 321,000,000 334,000,000 320,000,000 344,000,000 316,000,000 310,000,000 307,000,000 323,000,000 316,000,000 319,000,000 325,000,000 BARAT TIMUR 342,000,000 304,000,000 325,000,000 309,000,000 327,000,000 338,000,000 339,000,000 333,000,000 304,000,000 328,000,000 334,000,000 338,000,000 309,000,000

SUMA TERA BARA T SUMATERA LAMPUNG BENGKULU BANGKA BANTEN JAWA SARAT O.K.I. JAKARTA
JAWA

SELATAN

BELlTUNG

TENGAH

OJ. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BA L I NUSA TENGGARA NUSA TENGGARA

KALlMANT AN BARAT KALlMANT AN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANT AN TIMUR SULA WESI

ur ARA

GORONTALO SULA WESI BARA T SULAWESI SULAWESI SELATAN TENGAH

SULA WESI TENGGARA MALVKV MALUKV PAPUA PAPUA BARAT VT ARA

345,000,000 367,000,000 326,000,000

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-923 SATUAN BIAYAPENGADAAN KENDARAAN RODA2 OPERASIONAL KANTOR DANjATAU LAPANGAN
(dalam rupiah)

NO

PROVINSI

RODA2

TRAIL

(1) 1.
2. 3. NANGGROE SUMATERA RiA U RIAU UT ARA

(2)
ACEH DARUSSALAM

(3) 25,000,000 26,000,000
----...

(4) 30,000,990 28,000,009
"--

24,000,000 23,000,000

25,000,099_ 26,000,000 26,000,000

4.
5. 6. 7_

KEPULAUAN

J

..

AMBI BARAT SELATAN

--

24,000,000 25,000,000
-f

SUMATERA SUMATERA LAMPUNG BENGKULU BANGKA

25,000,000 26,000,000 27,000,000 27,000,000 29,000,000 25,OOO,Oqo 25,000,000 25,000,000 27,000,000 26,000,000 26,000,000 27,000,009
---

25,000,000 26,000,000 24,000,000

8.
9. 10.

BELITUNG

26,000,000 22,000,000 23,000,000 22,000,000 25,000,000 24,000,000 25,000,000 25,000,000

11. BANTEN

12- JAWA
14. 15. JAWA

SARAT

13. D.K.l. JAKARTA
TENCAH D.I. YCX_;YAKARTA TIMUR

16. JAWA 17. BALI
18_ NUSA

TENCCARA TENGGARA

BARA T TIMUR

26,000,000 26,000,000 24,000,000 25,000,000 27,000,000
---

31,000,00Q _ 29,000,000 28,000,000 27,000,000 29,000,000 27,000,000 29,000,000 29,000,000 28,000,000

19. NUSA
20. 21. 22.

KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN

SARAT TENGAH SELATAN TIMUR

23_ KALIMANTAN 24. SULA WESl

26,000,000 24,000,000 25,000,000

UT ARA

25_ GORONTALO 26. 27. 28. 29. 30. 31. SULAWESI SULAWESI SULAWESI BARAT SELATAN TENGAH

27,000,000 25,000,000 26,000,000 28,000,000 27,000,000
_._-

29,000,000 29,000,000 30,000,000 28,000,000 29,000,090 ... _ ..

SULA WEST TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA
....

27,000,000 30,000,000

32_ PAPUA 33. PAPUA SARAT

38,000,000 34,000,000

28,000,000

MENTERI KEUANGAN REPUBUK INDONESIA - 1024 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/AT AU LAPANGAN (RODA 4)
(dalarn rupiah)
NO

PROVINSI (~J NA01CCROE SU!vIATERA RI AU KEPUI.AUA:--: ] A rv! 13[ SUt,IATERA SUlvlATERA L\:V1PUNG I3ENCKULU BA0lGK/\ BANTEl': ]!\vVA BARAT DK! JAKARTA Tr~GAH BELHUNC BARAT Sf'.!A T AN RIAU ACEH DARL'SSALAI'v1 UTARA

RODA 4/PICK UP I'J 134,000,000 159,000,000 156,000,000 153,000,000 162,(JOO,00O 158,000,000 154,000,000 164,000,000 160,000,O(JO 176,000,000 153,000,000 162,O()(),OOO 156,000,000 ISh,OOO,OOO 153,000,000 14H,OOO,Ooo lSO,UOO,OOO

RODA 4/MINIBUS
(4)

RODA 4/DOUBLE GARDAN
IS)

III

1 2. 3 4.
5.

247,000,000 269,000,000 25U,000,000 244,000,0(J0 28B,000,000 253,000,000 251,000,000 276,000,000 262,000,000 268,000,000 246,000,000 254,000,000 245,000,000 236,000,000 251,000,000 243,000,000 256,O(JO,OOO 270,000,000 27D,00Q,OOO 269,000,000 256,000,000 2h3,000,Ooo 263,000,000 260,000,000 274,000,000 263,00O,UOO 265,000,000 265,000,000 263,OUO,OOO 262,000,000 277,000,000 292,000,000 265,000,000

378,000,000 388,000,000 365,000,000 174,000,000 3H7,000,000 376,000,000 3S:'\,000,000 42:'l,OOO,000 398,000,000 403,000,000 376,OOO,00U 383,000,000 379,OOO,ODO 3i12,000,00O 378,000,000 369,000,000 380,00U,0()0 423,000,000 40n,000,000 407,OUO,000 :)64,000,000 166,000,000 406,OOD,OOO 417,000,000 417,00O,UUO 392,000,1100 403,000,000 400,OUO,UOO 418,000,000 397,000,000 421,000,000 444,000,000 404,1I00,000

6. 7.
8.

9. 10.
']"1

12. 13.

14. jA\VA 15 In. 17. is. 19. 20 21. 22. 23. 24. 25.
2ti.

n.i. Y(X;Y AKAKL\

JA \VA TIMUR 13/\ L! ~lJSA TENGGARA BARA T TllvlUR

174,00Q,OOO 165,()OO,000 I69,00(),{)OO 157,00O,01lO 171,000,000 166,000,000 173,000,000 171,OOO,IlOO

NL'SA TE0JCCARA KALIMANTAN KALIMANTA~

BARAT TEl'-:CAH

KA LI:vlA;-";TAN SELA TA N KALIMANTAN SUI.AWES! GORONTALO SULAWESI RARAT

TlMUR

ClARA

160,llUO,OOO lM,OOO,Ooo '1til .ooo.ooo l6tl,UOO,000 l54,OOO,Ooo

27. 28. 29.
3D.

SUUWVEST SELA TAN SULAWESI TEl'-:CAII

SUT.A WES! TENGGARA \IA1UKli MALlJKU PAfUA PAPUA BARAT L'TARA

31. 32.
33

160,000,000 174,000,000 ISS,OOO,ooo

25
No.
(11

SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL
Uraian
(21

BIAYA TA 2012
('I

KET
I~)

1 Roda 6 dan/ atau Bus Sedang 2 Roda 6 dan/ atom Bus Besar

491,000,000 99H,000,OOO

.......

it""'"

t

'~

.

,~-------------------------.._.--~.~~'~--

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 11 26 SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS DAN/ATAU KERJA
(dalam rupiah]

NO

PROVINSI

PAKAIAN KERJA DOKTER
(.\)

PAKAIAN D1NAS PEG AWAI/ PERAWAT
{"I

PAKAIAN SERAGAM MAHASISW
{5)

A/I

PAKAIAN KERJA SOPIR,' PESURUH
(r.j

PAKAIAN KERJA SATPAM "I

II)

l~)

1 2. 3. 4. 5.
6

t--;ANGCROE ACEH DARUSSALA~! SUMATERA RI A t; KEI'ULAUAN lUAU UTARA

510,000 SOO,OOO 580,000 550,000 530,000

460,000 430,000 470,000 440,000 430,000 430,OUO 460,000 450,000 440,000 440,000 4UO,000 380,000 570,000 410,000 410,000 390,000 360,00U 360,000 370,000 400,000 390,000 350,000 390,000 400,000 350,000 )SO,OOO 390,000 360,000
410.000

370,000 370,000 410,000 400,000 370,000 370,000 360,000 350,000 350,000 360,000 380,000 340,000 460,000 350,000 340,000 330,000 320,000 320,000 )50,000 350,000 310,000 300,000 330,000 370,000 300,000 310,000 350,000 305,000 350,000 400,000 480,000 500,000 400,000

340,000 310,000 370,000 340,000 320,000 310,000 360,000 330,000 350,000 320,000 310,000 300,000 400,000 31O,OUO 320,000 300,000 300,000 300,000 31O,Q(XI DO,OOO 300,000 300,000 320,000 310,000 290,OlJO 310,000 290,000 270,000 330.000 390,(X)() 440,000 . .._ _ 480,000 380,000

910,000 810,000 930,000 870,000 760,000 760,000 770,000 770,000 790,000 790,000

J A IV!B I
SCMATERA SUlvlATERA I.AMP1J:'-JG ~ENGKULU BEUTUNC !lARA!" 5ELATAN

530,000 570,000 510,000 500,000 500,000 500,000 490,000 630,000 550,000 S2D,OOD 500,000 490,000 BARAT llMUR 490,000 530,000 580,000 480,000 470,000 560,000 480,000 440,000 460,000 470,000 440,000

7 8 9

10. BANGKA IT. BANTfN 12 13 14 15 JAWi\

no,ooo
700,000 970,000 710,000 700,000 690,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000 980,000 920,000 920,000 940,000 810,000 780,000 790,000 800,000 790,000 WIO,OOO 1,000,000 1.100,000 1,200,000 1,100,000

BARAT

OK! JAKARTA IAWA TENCAH 0.1. YOGYAKARTA TlMUR

16. jAWA 17. BALI 18

NUSA TENGCARA

19. Nt:'SA TENCGARA 20 KALlMA"'TAN

BARAT TENGAH

21. KALIMANTAI\:

22. KALlMA:-.JTAN SFI.A TAN 23. KAUMANTAN 24 TIMUR

SULAWESI UTARA

25. CORONTALO 26. 27 28 29
30 31.

SULAWESI

BARAT

SULAWESI SELATAt'-: SCLAIVESI SULAWEsr MALUKU I\IAI.L"KU UTARA A
_

TFNGAH TENGGARA

-_ ..

510,000 570,000

480,000
._

._ ... -

610,000 6YO,000 610,000

530,000 630,0011 5'10,000

32. I'APU

33. PAPUA BARAT

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 12 27 5AI'UAN IHA1A J'AKET KEGIATAN RAPAT/pERTEMUAN DI LUAR KANTOR
(Jablll rupiah)

MENTERI
NO. "_.
(II
--"",--

&

SETINGKAT MENTERI
FULLDAY FULL BOARD (5)

rROVINSJ
HALFDAY (2) (3)

(4) 260,000 270,000 l60,OOO 260,OOlJ 2hO,OOO 2bO,OOO 260,000 260,000 240,000 29ll,llOO :\10,000 :110,0011 150,000 250,000 275,000 310,000 400,000 3:'>0,000 250,000 220,OO() 200,000 220,(100 4:15,000 540,000 350,000 ·120,000 370,000 VO,OOO 31:l0,000 350,000 350,000 350,000 41'S,01lO 3hO,()()O 500,000 3115,00O 4:15,000 420,000 510,(100 545,1I00 450,000 :>50.0oD 350,000 350,000 450,000 ·E5,000 40[1,0(10 400,000 400,000 400.000 400.000 450,000 450,000 450,0[)ll 45(1,000

1
.")

r-, ,.\. [\;CUi DF. 1\(1:H DARLJSSALNvl
SI. ivL\ TIRA
I{

B60,O()(1 USO,(l(lO 930,1100 9:1lJ,000 800,000 82'S,OOO HOO,OOO 760,OOli BOO/lOll 910,OO() 1,040,()OO 1,160,000 2,100,000 1,020,000 1,020,000 1.300,000 1,1:\70,000 1,025,000 960,000 930,000 9:'>0,000 930,000 930,000 930.000 910,000 910,000 1,240,000 91 [J,OOO 930,[)00 910,000 910,000 1,120,000 910,000

LIAR,\

3

I i\ l' RIAL!

-I

KI:I'L!LAUA~ J .c\ ~I B 1 SC' \1.\ lERA SUtvlAITRA L,-\\lI'U

~
h

B,\HAI SELATAN

7

S
')

I\C BEUll'NC
EN lJARi\ T

IH-::--';(;KUUJ I5AFCK!\
J)

10

n
12

1\ NT

jAWA
IAIVA
J)]

13
U
1'; ](;

OK.I. JAKARTA
IT\lCAH \OCYAK/\.I{T.\ l1rvlL'R
1.

j.vw.
B !\ L "l'S.".

17

IX
1'J

I\'lJS \ TI'f\(;C,\l~.\ BARA[ ll'-!(';( ,001\A l"lI'dl:R
I\' BARAI KA I .II\L\NT/\ KALI.~·IANTA\I KALL\lAN·["AN

211 21
7~

TEI\'CAlf
SH.AIAN ll:V1UR

~3
~o)

1<.\UMAl\: L\N
SULAWESI CORO:'-Jl /\1 () SULMV!'SI
SUI

sou.ooo
241l,OOO 240,000 240.(100
:!40,OOO

UTARA
RAlVd SELATAf'o.;

25
2h
~I

~~

i\ VVISI

21-1 SULA\VFSI
2') SLIA

TE\JCAll

240.000 240,00ll 310.000 :lJO,UOO 300,000 3HJ,000

WFSl TENCc.\RA
L'"1Al{1\

l!l

M,\LUKU .\IALLKl P,\PLJA WL\N Ji\YA LlAR1\ T

oj
,2 y:1

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 13PEl ABA T ESELON I & II (dalarn rupiah) PEJABAT ESELON I & II NO. PROVINSI HALFDAY
(1) (2) (3)

FULLDAY
(4)

FULLBOARD
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

NANGGROE SUMATERA RIA C KEPULAUAN JAMBl SU!\1ATERA SUMATERA LAMPUNG BENCKULU BANGKA BANTEN

ACEH DARUSSALAM UT ARA RIAU BARAT SELATAN

205,000 185,000 190,000 200,000 190,000 170,000 210,000 180,000 190,000 265,000 280,UOO 260,000 2S0,OOO 170,000 245,00D 25D,OoO 350,000

_. 395,000 300,000 280,000 290,000 280,000 235,000 310,000 280,000 280,000
.. -...

840,000 800,000 640,000 690,000 740,000 820,000 645,000 725,000 770,000 620,000 820,000 760,000 740,000 740,000 740,000 670,DOO 1,640,000 785,000 740,000 600,000 600,000 815,000
.-

BELITUNG

325,000 340,000 340,000 400,000 280,000 4D5,OoO 340,000

u
12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

JAWA BARAT DKI. JAKARTA JAWA TENGAH D.l. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA NUSA TENGGARA KAliMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN SULAWESI SULAWESI SULAWESI SULAWESI SULAWESI GORONTALO BARAT SELATAN TENGAH TENGGARA UTARA
._ -_

490,000 350,000 350,000
'.-

BARAT TIMUR

270,000 230,000 155,000 180,000 190,000 220,000 190,000 190,000 210,000 190,000 190,000 210,000 230,000 250,000
----- .
-

BARAT TENGAH SELATAN TIMUR

250,000 335,000 290,000 370,000 340,000 270,000 ?'20,OOO 355,000 320,000 320,000 340,000 380,000 280,000 ... _-_340,000
-

750,000 790,000 830,000 690,000 1,000,000 810,000 675,000 815,000 730,000 700,000 700,000

L'T ARA

30 MALUKU _11 MALUKU 32 3.1 PA rUA

225,000 230,000

IRIAN JAYA BARAI'

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 14 PEJABAT ESELON III KEBAWAH
(dalarn rupiah)

PEJABAT ESE LON III KE BAWAH NO. PROVINSr
HAFLDAY Cl) FW.LDAY (4) FULLBOARD (5)

m
:-.JANGGROF ACEH DARUSSALAtv! SLMATERA RI A U KEPULALAN J A 11,1 1 B 5UMATERA LAMl'L'NG BENGKULl! BANGKA BA:-.JTEN JAWA BARA'! OKL JAKARTA JAWA TENGAH OJ. YOGY AKARTA JA\VA TIMUR B j\ T.I NUSA TE:-..IGGARA BA[<AT NCSA TENGGARA KALIMANTAN KAI.!MANTAN KAfJI\1ANTAN KALIMANTAN SCIJ,WESI GORONTALO SULA WESI BA.l<AT SCLAVVESJ SELATAN SULA\VESI TENGAH SULAWESI MALUKU !vlALUKU UTARA PAPUA IRIAN JAYA BARAT rENGGAI~A TIMUR BAI<AT TENGAH SELATAN TIMUR BEUTUNG BARAT SL'MA TERA SELATAN RIAU UTARA

(3)

1 2

IIlO,OOO 160,000 130,000 140,000 175,000 145,000 165,000 135,()OO 125,000 2l0,(lOO 170,OOil 155,000 230,000 130,000 175,000 200,000 230,OOIl 240,000 11l5,OOO 140,llllO 170,000 175,000 200,DOO 150,000 155,000 140,000 160,000 150,000 150,000 110,000 HO,OOO I 55,OUO 20S,nOD

zzo.ooo
275,000 IH5,OOO 240,OOil 235,000 220,000 190,000 21)5,000 170,000 295,000 230,000 260,000 330,000 210,000 2S0,OOO 28o,DO(l 395,000 325,000 305,000 2ll5,000 2HiJ,OoO 250,000 335,000 240,000 235,000

650,000 540,000 485,000 470,000 4h5,1l0O 445,000 4:15,000 640,(100 70S,OOO H5,OOO 370,000 645,000 6:10,000 540,000 540,000 530,000 1,0lJlJ,OOO 605,000 480,000 415,OOO 480,O(lO 665,000 595,000 655,000 755,000 465,{)OO 825,OOD 415,OOU 480,000 540,000 535,000

4

"

5 6 7 f\

9
10 11 12 13 14 15 16 17 III 19 20 21 22 2:1

24
25 26 27 28

UTARA

2RO,OOO
310,000 25D,OOll 270,000 240,000 150,000

29
30 YI 32 33

l'oJO,UOO
305,000

h30,OOO
550,000

MENTERI KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA
- 15 28 SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS OALAM NEGERI
{dolan> rupiah) TARIF HOTEL KELASSUITE BINTANG LIMA TARIF BINTANG HOTEL KELAS NON

SUITE
BINTANGDUA BINTANG SATU

NO. ill.
I

PROVINSI

EMPAT

BINTANG

TIGA

_m
NANGGROE SUMATFRA
RI

1&
_ ..

4
-

_ili_
-- --

_@_
. --

JZ)_ 410,000 470,000 450,000 380,000 370,000 460,000 400,000 34U,000 570,000 410,000 450,000 460,000 610,000 450,000 520,000 390,000 820,000 540,000 470,000 430,000 400,000 500,000 550,()00 500,000 410,000 400,000 420,000 400,000 450,000 390,000 420,000 460,000 400,000
--.

ill
340,000 310,000 380,000 280,000
---

ACE!! DARUSSALAM UTARA RIAl' BARAT sn.», T A:-.J

4,420,000 4,960,000 3,450,000 3,4IO,UOO 4,000,000 --. 4,240,000 4,500,000 3,300,000 1,30n,00o

1,760,000 1,480,000 1,850,000 1,500,000 1,130,000 1,750,000 1,360,000 1,700,000 92n,Ooo 1,100,000 l.670,000 '1,650,000 1,650,000 1,650,000 1,440,000 1,790,000 2,280,000 1,270,000 1,160,000 1,400,000 1,490,000 1,560,000 1,500,000 1,540,000 1.030,000 1,140,000 1,650,000 1,210,000 1,200,OUO 1,200,000 1,400,000 1,600,000 "1,580,000

1,300,000 1,000,000 960,000 930,000

1,080,000 650,000 720,000 650,000 560,000 800,000 550,000 770,000 580,000 500,000 920,000 830,000 650,000 750,000 670,000 640,000 1,100,000 550,000 610,000 740,000 750,000 770,000 750,000 640,000 910,000 910,000 8UO,OOO 510,000 620,000 680,000 600,000 720,000 900,000

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

AU

KEPUl.ACAr--; J A lvl S I SCMATERA SUr-lATERA LAlvlPUNG BEi':GKULU IlANGKA JAWA UK.!. JAWA

i.oao.ooo
1,030,000 1,000,000 960,000 790,000 l,030,00U 1,430,000 1,470,000 1,000,000 1,210,000 1,040,000 960,000 1,810,000 1,000,000 1,000,000 1,130,000 1,350,000 1,420,000 1,230,000 1,240,000 1,010,000 1,030,000 1,000,000 1,040,000 1,070,000 1,030,000 1,300,000 1,050,000 1,060,000

290,000 2S0,OOO 280,000 320,ono 510,000 300,000 320,000 390,000 400,000 350,000 320,000 280,000 550,000 360,000 400,000 300,000 340,000 350,000 450,000 290,000 240,000 360,000 330,000 330,000 420,000 280,000 380,000 380,000 370,000

BEUIUNG

2,000,000 3,250,000 \250,000 8,720,000 4,050,000 4,620,000 4,400,000 4,510,000 BARAT TlMUR 3,050,000 3,000,000 2,400,000 :l,OOO,OOO 4,250,000 4,000,000 3,200,000 1,320,000 1,260,000 4,820,000 2,030,000 1,85U,000 3,000,000 3,110,000 2,850,OUO 4,500,000

IlA r--;TE:--J SARAI JAKARTA TENGAll

D.L YOGYAKARTA IAWA TIMUR SA r.r NUSA NUSA TENGGARA TENGGARA

KALIMANTAN KALIMANTAN KAUMANT SULAWESI SULAWESI SULAWESI SULA\VESr MALUKU r..1ALUKU PAPUA mlAN

BARAT TENGAH

KALl~IA NT AN SELA T Af\: ANllIvlUR UTARA BARA]" %LATAN TENGGARA UT ARA

GORO:--.iTALO

iSCLA WRSI TENGAI-I

:H
32 33

JAYA BARAT

MENTERI KEUANGAN REPUBUK INDONESIA - 16 29 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERGI-PULANG PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI
(dalam rupiah)
NO KOTA ASAL (1) 1 2 :1 4 JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA jAKAR'i'A JAKARTA JAK./\RTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA jAl<J\R'rA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA AlvlBON MvlEON AMBON Al'v1BON i\l'vIBON AMBON AMBON ;\l\IBON AMBON BALIKPAPAN BALlKPAPAN BALlKPAPAN BALIKPAPAN BALlKPAPAN BALlKPAPAN BAl.]KPAPAN BALlKP AP AN BAUKPAPAN (2) Atv[BON BAI.IKPAPAK' BANDA ACEH TUJUAN (1) SATUAN BISNIS (4) 12,420,000 6,930,000 7,030.000 2,250,000 4,910,000 4,550,000 4080,000 13150,000 4,960,000 6,760,000 3,800,000 13,620,000 3840,000 7,160,000 8,800,000 6,960,000 4,300,000 6,820,000 10,120,000 ARI 15,170,000 4,970.000 6,780,000 5,170000 YA 4,660,000 3,610,000 8740,000 PINANG 3,190,000 5,220,000 4,070,000 3,610,000 3,610,000 5,110,000 9,350,000 12,930,000 7,530,000 6,950,000 4,510,000 5,630,000 4,840,000 5740,000 3,400,000 8,230,000 3,760,000 11,910,000 9,680,000 10,040,000 17,830,000 9,040,000 11,840,000 14,680000 11,680,000 10,230,000 BIA YA TIKET EKONOMI (3) 6,620,000 3,550,000 4,200,()()0

BAN DAR LAl'vll'UNG BAf\.:JARMASIN flATA:-'1 BENGKL'LU BIAK DENPASAR CORONTALO JAIv1Bl jAYAPURA rOGJAKARTA KE:-.JDAR! KUI'ANG MAKASSAR MALANG "lAMUjU ~lANADO \IANOKIN MATARA!'.,1 MEDAN PADANG PALAi\:GKARA PALElv1BANG PALU FA:-JGKAL PEKANBARU POf'..:TIAN;\K SEMARANG SOLO Sl!RABAYA TERNATE TlM1KA DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI PALU SORONG SURABAYA TERf'..:ATE BANDA BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG ACEH

I,4RO,OOO
2,ROO,OOO 2,700,000 2,450,000 7,030,000 3,050,000 4,510,000 2,300,000 7,6(,0,000 2,120,000 3,910,000 4,750,000 3,580,()00 2,520,000 4,550,000 4,770,000 10,120,000 3,020,000 3,5110,000 2,760,000 2,790,000 2,120,000 4,780,000 2,000,000 2,S20,000 2,600,000 2,040,000 2,190,000 2,500,000 6,23(),000 7,000,000 4,1HO,000 3,890,000 2,670,000 3,230,000 2,830,000 3,2811,OOO 2,110,000 4,530,000 2,29(),OOO 6,310,000 4,%0,000 5,280,000 9,430,000 4,440,000 5,750,000 6,820,000 5,74ll,Il(l(l 5,020,000

5
6

7
tI 9 10 11 12

13
14 15 16 17 IS 11) 20 21 22

2:1
24 25 26 27 28 29

:n
32 33 34

30

35
36 37 3i'\ :19 40 4l 42 43 44 45 46 47 48 49

50 51
32

- ............. -----------------------~--'"

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 17 NO KOTA ASAL
(1) 53 54 55 56 37 5H 59 60 6"1 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 Y2 93 94 95 96 97 'IS 99 100 101 BALlKPAPAN 8ALlKPAPAN BAlIKPAPAN BALlKPAPAN BALlKPAPAN BALIKPAPAN BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDA BANDAR BAr',mAR ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACE!! l.AMPUNG LArvlPUNC
(2)

SATUAN BlAYA TlKET TUJUAN
(1) PALEMBAl\;C PF,KANBARU SEMARANC SOLO SURABAYA TlMIKA DENPASAR JAYAPURA ]OG]AKARTA IvlAKASSAR MANADO PONTIANAK SE:V1ARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BAll KPAl'AN BANDA BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JUCJAKARTA KENDARI I\IAKASSAR MALANC I\IANADO MATARAM MEDAN PADANG FALANCKARAYA PALEMEANC PEKANBARU P(lNTlANAK SEMARANG SOLD SURABAYA TII\IIKA BATAM DENPASAR )AKr\RTA JAMBr JCX;JAKARTA PADANC PALEMBANC I'ANGKAL PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANjUNG BANDA BATAM BlAK PANDAN ACEH PINANG ACEH BANIARil.1ASIN

BISNIS
(4) 8,830,000 10,280,000 8,830,000 8,830,000 10,180,000 17.210,000 10,130,000 17,920,000 9,130,000 11,930,000 14,770000 9,340000 8,910,000 8,910,000 10,270,000 17,300,000 7,600,000 7,690,000 5,790,000 5,460,000 13.200,000 5,830,000 13,620,000 4,820,000 7,810,000 7,630,000 5,230,000 10,470,000 5,840,000 7,460,000 6,020,000 5,560,000 4,610,000 6,060,000 5,030,000 4,610,000 4,610,000 5,970,000 13,000,000 5,880,000 5,260,000 1,930,000 4,680,000 3,150,000 5,730,000 4,100,000 4,300,000 6,100,000 2,830,000 3,410,000 4,510,000 4,150,000 10,090,000 7,860,000 15,600,000

EKONOMI
(5)

4,440,000 5,070,000 4,370,000 4,500,000 4,7HO,OOO 8,830,000 5,870,000 10,020,000 5,030,000 6,340,000 7,4Hl,OOO 5,460,000 4,960,000 5,090,000 5,371l,IlOO 9,420,000 3,860,000 4,450,000 3,190,000 3,100,000 7,000,000 3,410,000 7,570,000 2,580,000 4,190,000 3,890,000 2,930,000 4,960,000 3,390,000 3,81l0,OOO 3,160,000 3,180,000 2,580,000 3,210,000 3,010,000 2,510,000 2,640,000 2,920,000 6,970,000 3,350,000 :;,040,000 1,3RO,OOO 2,75ll,UOll 1,YlJll,(JOO 3,21)0,000 2,460,000 2,56ll,OOll 3,460,(J(]O 1.830,000 2,120,000 2,670,000 2,490,000 5,630,000 4,21l0,OOO 8,11l0,000

BAN DAR LAMI'UNC BAN DAR J.AMPUNG BANDAR BANDAR BANDAR HANDAR LAMPUNG LAMPUNC LAMI'Ul\:G LAMPUNG

BAN DAR LAr..IPUNC BA:'./DAR LAMPUNG BAN DAR LAMPUNC BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BAl\:DAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDUNG BAN DUI',\(; BANDUNC BANDUNG BANDUNC BANDLING BANDUNG BAN DUl\:C BANDUNC BANDUNC BAN DUNe BANDUNC BANDliNG BANJARMASIN BANjARMASIN BANJARMJ\SIN LAMPUNG LAMPUNC LAI\IPUNC LAMPUNG LAMPUNG LAI\IPL:NG LAMPUNC LAMPLNG LAMPUNG LAlvlPUNC

BAN DAR LAMPUNC BANDARLAMPUNq

102
103 ]04 103 lU6 107

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 18NO KOTA ASAL (1) 108 109 110 111 112 Il3 114 115 116 117 118 119 120 J21 BANJARI'.1A?IN BANjARMASIN BANjARMASIN BANJARMASIN BAN) ARMASI N BANjARMASIN BANJARMASIN BANjARMASIN BANjARMASIN BANj ARId ASIN BANjARMASIN BATArv! BAT AM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BENGKUT_U BIAK 8TAK BIAK BIAK BTAK BIAK BTAK B1AK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR JAMB! JAMBI (2) DENl'ASAR jAYAPURA jOGJAKARTA MEDAN PADANG PALEMBANG l'EKANBARU SH,1ARANG SOLO SURABAYA TlMIKA BANDA DENPASAR jAYAPURA jOGJAKARTA MAKA~SAR MANA DO MEDAN PADANG l'ALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOlO SURABAYA TlMIKA PALEMBANG BALlKPAPAN BANDA BATAM DENPASAR jAYAPLJRA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTlANAK SURABAYA TlMIKA JAYAPURA KUPANG MAKASSAR MANADO MATARAM MEDAN PADANC PALANCKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BALlKPAPAN BANJARMASTN ACEH
._.

SATUAN TUJUAN
(3)

B[AYA TrKET EKONOMI
(5)

B[SN[S (4) 8,220,000 16,020,000 7,220,000 9,860,000 8,420,000 7,010,000 8,460,000 7,010,000 7,010,000 8,360,000 15,400,000 9,760,000 7,900,000 15,690,000 B.890,OOO 9,700,000 12,540,000 9,530,000 8,090,000 6,680,000 8,140,000 7,100,000 6,680,000 6,680,000 8,040,000 15,070,000 2,710,000 17,410,000 17,500,000 15,270,000 15,640,000 3,380,000 14,630,000 10,970,000 17,270,000 15,830,000 14,420,000 15,880,000 14,840,000 11,950,000 5,430,000 10,920,000 4,760,000 3,910,000 7,340,000 1,720,000 9,900,000 8.4BO,000 8,000000 7,050,000 8,500,000 7,470,000 9,480,000 7,230,000 7,190,000

4,600,000 8,750,000 3,760,000 5,OhO,OOO 4,340,000 3,760,000 4,390,O(](] 3,700,000 3,830,000 4,100,000 8,150,000 5,550,000 4,510,000 S,660,OOO 3,680,000 4,990,000 6,060,000 4,970,000 4,250,000 3,680,000 4,300,000 4,110,000 3,hl0,O[)[) 3,740,000 4,020,000 8,O6[),OOO 1,770,000 8,860,000 9,450,000 8,100,000 8,410,000 2,170,000 7,580,000 ",940,000 8,880,000 8,160,000 7,580,000 8,210,000 8,010,000 6,620,000 3,220,000 6,4DD,OOO 2,760,000 2,460,000 4,000,000 1,300,000 5,290,000 4,570,000 4,590,000 4,000,000 4,620,000 4,430,000 5,730,000 4,120,000 3,920,000

ACEH

122
123 124 125

126
127 128 129

no
131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 ]60 161 162

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -19NO KOTA ASAL (1)
(2)

SATUAN TUJUAN (3)
--_.

BIAYA TIKET EKONOMI
(5)

BISNIS

(4)
_._--'-_.
----------

163 164 .. 165 - _--166 167 ,168 169 170 -171 172 173..174 175 176 177 178 179

JAMB! JAMB! JA0_BI JAMBI JAMBl JAMBl JAMB! JAMB! JAMBl
--

DENPASAR KUPANC
------

- _-----

...

_. __ .
.. "_,_

--

jOq~I_::ARTA ._._-_ ..._. _. MAKASSAR -- MALANG .. ----MANADO .. _.--

7,230,000 ------6,220,000 ._-..

--_ ..
------

---_

.._--

.... _ ..

.-

....

_--_ .
-

----.. ..__ .__

---

..

_

-

--

_._._
.

----

_._--

--

'-_ -_

.

_ ...

PALANGKARAYA PONTlANAK .._-

--,. --,,-

_.,,_
.... _ ..

..

. ...

----

-_ ..
..
.... _ '.0-

SEMARANG
-- -

- _ ....
"---,.
--------

_-_.,_

JAMB!

_-_SOLO ...

-----

_. JAMBI - -jAYAPURA

f...

_-_ ...

SURABAYA .. _-_ .. _JOGJAKARTA

... _ .
---

JAYAPURA jAYAPURA -_ _..

.. ......

__MANADO ._--_.
MEDAN . . __ PADANG PALH.1BANG PEKANBARU PONTIANAK TlMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO MEDAN PADANC PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BANDA BATAM DENPASAR jOGjAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TlMJKA JAYAPVRA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMlKA BALlKPAPAN BANDA BATAM BlAK JAYAPURA ACEH BANjARMASIN ACEH

.._ ..-

. _____ ,01 ,_O_Q()_ 6 .__ 7,370,000 --_. ------12,410,000 ._-_ .. _.- .. ------

_~,690,0~ ---I9,030,000 .. _-_. -- --6,630,000 ---._-_.-11,BBO,000 5,700,21JQ_ ----.. ~--3,920,000 6,960,000 . _- ._. ._-_ . 3,750,000 6,430,000 -_._. -- --- .. 3,250,000 6,010,000 -_.,_.
,

4,150,000 3,320,01JQ_ 5,680,000 .. _--4,630,000 3,670,000

----

°

-----

._-_

....

-

--

_-

JAYAPURA jAYAPURA jAYAPURA JAYAPURA jAYAPURA jOGJAKARTA KlGjAKARTA jOCjAKARTA jOGJAKARTA jOGjAKARTA JOGJAKARTA JOGjAKARTA JOGJAKARTA jOGJAKARTA KENDARI KENDARI KENDARI KENDARl KENDARI KENDARI KENDARl KENDARJ KENDAR! KENDARI KENDARJ KUPANG KUPANG KUPANG KUl'ANG KUPANG MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MALANC MALANG MALANC MALANG MALANG MALANG

---

----.-

___ ~?:670,O02 17,700,000 -_ 16,250,000 14,840,000 16,300,000 15,260,000 3,380,000 3,610,000 6,100,000 9,850,000 8,900,000 7,450,000 6,040,000 7,500,000 6,460,000 11,120,000 12,110,000 9,880,000 5,100,000 7,600,000 10,440,000 9,030,000 10,490,000 9,030,000 9,030,000

--

.

3,380,000 -3,660,000 ---,. 7,190,000 10,530,000 ._- .. - . --9,440,000 --_. ----8,720,000 8,150,000
.
-_.-

I~U
181 182 1~3 184 185 186 187 188 1~9 190
I'll

8,770,000 8,580,000 2,140,000 2,320,OO[] 3,640,000 5,350,000 4,460,000 3,740,000 3,16[],000 3,79D,000 3,590,000 6,580,000 6,640,000 5,290,000 3,060,000 4,400,000 5,350,000 4,770,000 5,400,000 4,700,000 4,830,000 5,110,000 '1,160,000 7,580,000 3,910,000 4,030,000 5,740,000 3,480,000 4,610,OO[] 5,410,000 1,670,000 2,720,000 6,140,000 4,800,000 5,390,000 4,120,000 4,030,000 7,930,000 8,500,000

192 193 194 195 196 197 198 19'1 200 201 202
203

204 205 206 207 208 209 210
211

10,3BO,OOO 17,420,000 13,450,000 6,870,000 7,140,000 10,890,000 6,310,000 7,940,000 9,530,000 2,490,000 4,980,000 10,960,000 9,450,000 9,540,000 7,630,000 7,310,000 15,040,000 15460,000

212 211 214 215 216 217

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 20NO KOTA ASAL
(1)

SA TUAN TUJUAN
(3)

BIA YA TIKET EKONOMI
(5)

BISNIS (4) 9,650,000 9,470,000 12,310,000 9,310,000 7,870,000 7.400,000 6,450,000 7,910,000 14,840,000 14,540,000 13,100,000 11,690,000 13,140,000 12,110,000 11,690,000 11,690,000 9,290,000 15,130,000 10,050,000 10,140,000 8,230,000 7,910,000 10,800,000 12,240,000 4,130,000 4,410,000 8,150,000 9,910,000 8,470,000 7,060,000 8,510,000 7,480,000 3,580,000 3240,000 11,700,000 9,100,000 8,680,000 8,680,000 10,040,000 17,070,000 10,260,000 7,660,000 7.240,000 7,240,000 8,600,000 15,630,000 9,860,000 7,630,000 6,990,000 8,000,000 9,630,000 8,190,000 6,780,000 8,230,000 6,780,000
-"

(2) MALANG MALANG MALANG MALANG MALANC MALANG MALANG MALANG MALANC KENDARI MAKASSAR MANADO MEDAN PADANC

218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 221l 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242

--

5,130,000 -------- -

4,830,000 5,9lJO,OOO 4,810,0()O ..- .. 4,100,000 4,120,000 3,520,000 _,_ .. 4,150,000 7,910,000 6,840,000 6,120,000 5,54lJ,OOO 6,170,000 ),980,000 5,470,000 5,1>00,000 4,920,000 8,410,000 5,250,000 5,840,000 4,570,000 4,490,000 6,120,000 ~,850,000 2,WO,000 2,720,000 4,430,000 5,270,000 4,550,000 3,970,000 4,590,000 4,400,000 2,170,000 2,050,000 5,770,000 4,890,000 4,390,000 4,520,O()0 4,800,000 8,840,000 5,050,000 4,170,000 3,670,UOO 3,SOO,00O 4,080,000 8,120,000 5,630,000 4,280,000 3,760,000 4,570,000 5,060,000 4,340,000 3,7W,000 4,390,000 1,1>9U,OOO

PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU TIMIKA MEDAN PADANC PALEMBANC PEKANBARU PONTIANAK SEMARANC SOLO SURABAYA T1MIKA BALI KPAPAN BANDA BATAM BTAK IAYAPURA jOGjAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA BANDA ACEH MAKASSAR PONT1ANAK SEMARANG ACEH BAN]ARMAS1N

rv1ANADO
MANADO MANADO MANADO MANADO MJ\NADO tvlANADO MANADO MANADO MATARAI\1 MATARAt-.l MATARAM MATARAl\1 MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM i\IATARAM MATARAM MATARAM MATARA]l.l MATARAI\I MATARAl,,! MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MF.DAN MEDAN MEDAN I'ADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG P ALANGKARA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANCKARAYA PALANCKARAYA PALANCKARAYA PALANGKARAYA PALANCKARAYA PALANGKARAYA YA

24~
244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 21>8 269 270 271

SOLO
SURABAYA T1MIKA MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA BATAM JOGjAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANC ACEH

272

-----------------------------------------~'~

...... .......,._~

..................'.-

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 21 SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN
(3)

NO

KOTA ASAL

BISNIS
(4)

EKONOMI
(5)

(1)

(2)

273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 29tl 299 300 301 302
I I
--

PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALElvlBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALO PALU PALU PALU PALU
------_.
--

SOLO SURABAYA BALlKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK_ .. _._---_ .. SEMARANG
"

6,780,000 8,130,000 9,250,000 .. _---_. 8,850,000
.

3,820,000 4,100,000 4,880,000 4,470,000 3,590,000 3,090,000 3,220,000 3,500,000 7,550,000 2,410,000
- ----_-----_.

6,250,000 5,830,000 5,830,000- ------7,190,000 14,220,000 3,990,000 1,830,000 6.430,000 6,430,000
---_-----

SOLO TIMIKA

_._._. __ ._--_ ..._.-

SURABAYA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA

.

- ---------

1,330,000

3,630,000 3,630,000 1,790,000

PANGKAI.-------_ ... _ PINANG -_PANGKAL PINANG PANGKAL FINANG
----

__
_

.

TOll-TOLl BALlKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR
. __

2,750,000 -_
--------_..

8.450,000

6,630,OoQ_ 6,300,000 5,670,000 8,470,000 11,310,000 8,310,000 6,860,000
- --

._4,330,0_~ 3,660,000 3,570,000 3,050,000 4,360,000
---------

.. __ ... _--

_ ..

PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKALPINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTlANAK PONTlANAK PONTIAr"'AK PONTIANAK PONTlA1':AK
----

MANADO -_._---_ ... _ MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TlMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR DENPASAR jAYAPURA MAKASSAR TIMIKA
-----

5,430,000 4,350,000 3,630,000

5.4~92_QQ_
6,910,000 5,870,000 5,450,000 5,450,000
------

_
._---------,--,_'.

3,050,000 3,680,000 3,490,000 2,980,000 3,110,000
-._---_.

6,810,000

3,390,000

7,710,000 7,290,000 7,29_O,QQCl_ __ 8,640,000 15,680,000 9,270,000 6,250,000 6,250,000 7,610,000 14,640,000 8,850,000 _._._------_ ..._8,850,000 2,990,000 11,850,000 5,550,000 10,560,000

4,220,000 3,720,000 3,850,000 4,120,000 8,170,000 4,900,000 3,520,000 3,650,000 3,930,000 7,980,000 4.400,000
--- --------

303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316

SEMARANG
S<.lLO

4,5..10,000 1,850,000 6,760,000 3,210,000 6,160,000

SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA
-1--

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 2230 SATUAN BIAYA TAXIPERJALANAN DINAS DALAM NEGERI
(dalarn rupiah)

NO. 1
2 NANGGROE SUMATERA RIA U RIAU BARAT SELATAN KEPULAUAN J AMBI SUMATERA SUMATERA LAMPUNG.. _ BENGKULU
..

PROVINSI
ACEH DARUSSALAM UTARA

BIAYATA
90,000 75,000 70,000 90,000 60,000 125,000 90,000 110,000 80,000

3
4 5 6 7

8 9
. .. _-_

10

--_._

BANGKA . BANTEN

BELITUNG

11
12

JAWA JAWA JAWA BALl NUSA NUSA

BARAT TENGAH TIMUR 100,000 TENGGARA TENGGARA BARAT TIMUR 40,000 70,000 90,000 70,000 90,000 290,000 110,000 115,000 BARAT SELATAN TENGGARA ...... _ .. _-UTARA 125,000 120,000 40,000
-

13
14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

D.K.L JAKARTA D_L YOGYAKARTA

KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN SULAWESI GORONTALO SULAWESI SULAWESI SULAWESI MALUKU MALUKU PAPUA IRIAN

BARAT TENGAH SELATAN TlMUR

UTARA

SULA WESI TENGAH

100,000 170,000 110,000
._.,-,,------

315,000 125,000

JAYA BARAT

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA ·23·
31 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUARNEGERI (PP)
(dalam U5$)

NO

KOTA Eksekutif Bisnis
(4)

Ekonomi
(5)

(1)

(2)

(3)

1 -_... 2
--

AMERIKA UT ARA Chicago Houston L~~~geles New York

--f---

----

7,189
. ..._,----,.

3
4

7,197 7,639

5,488 5,494 4,365 .. _--_ .. 5,742 4,}03 4,240 ._----_ 2,238 4,393 6,550

3,587 3,591 2,853 3,753 3,357 2,771 1,831 2,871 3,743
---

Ottawa San Fransisco -----,--" 7 Toronto Vancouver 8 9 Washington .... _.__ .
--

5 6

10,049 5,374 7,419 2,931 6,721 11,463

.._ ..

1"1
12 13 14 15 16

10

AMERIKA SELA T AN Bogota B;azilia ------,_,-_ ....

----

-I---'-

Boenos Aires Caracas ---, .. Paramaribo Santiago _._-_.de Chile .. Quito
--

12,348 11,966 _._--_._-_ .. 11,966 9,269

----

9,426 9,134 9,134 8,213 8,986 7,495 16,269

7,713
.._,--,-".-

5,970 5,970 5,130

-_

....

11.772 9,819 17,310

-_.

7,353 6,133 12,127
-

AMERIKA TENGAH 17 Mexico City .------r --.---18 Havana 19 Panama City EROPABARAT Vienna 21 Brussels 22 Marseilles 23 Paris .. _._-_.
-----

.. _-----

"--,,--.,--_

...

-----

_.,-----

7,115 14,702 23,291 --_

... _----_ ..

5,432 11,223 14,389 ._._----

----

3,550 7,335 13,570

20

--_._.

6,225 7,177 6,567 . 6,177
---

.....

. .._----_ .. _ ..

3,864

__

.._ ..

4,455 4,076
3,834

---

3,357 3,870
3,541 _._3,331

1---_ .. -

24 25 26 27 28

Berlin Bern Bonn Hamblll1L___ Geneva ----.. Amsterdam

r-

29

-+---

7,342 8,076 6,960 7,093 8,035 6,177

4,557
5,013 4,320
-------_

3,959
..

4,355

3,753

-

4,403
----

3,825 4,333

4,988 3,834

3,331

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 24(dalam USS)

NO

KOTA Eksekutif Bisnis
(4)

Ekonomi
(5)

(1)

(2)

(3)

30 31 .... _. 32 33 34

EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome
..

6,917 6,826 6,366 7,701 7,509

4,294 4,237 3,952 4,781 4,661
.

3,730 3,681 3,433 4,153 4,049

_.

_ ..

35 _. 36 37 38 39 40 41

11,778 14,446 14,911 6,274
..

7,129 6,334 9,256 3,894 4,180 4,433 6,158 _ ...__ ...
-"

-

6,033 :: 2,794 8,041

._

3,383
.. _ ....

6,733 _._._ 7,141 9,921

3,631 _,_ 3,851

Beograd EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw .. AFRIKA BARA T Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare
-_
.. _,. ....

5,350

-_ ...
6,993 7,627 9,630
--

42 43 44 45 46 47 48

4,341 4,734 5,978 5,920 3,972 4,076 3,968

3,771 4,113 5,193 5,143 3,451 3,541 3,447

-_ ..._--

9,537

MOO
6,567 6,392

_-_
..__ ..

-----

49 50

12,900 10,281
_
..

---

...

--

-

9,848 7,848
....

8,555 6,818
... _-_

~-

.. _--

51 52 53 54 55

7,472 7,966 11,779 8,645 8,666

5,704 6,081 8,991 6,599 6,615

4,955 5,283 7,811 5,733 5,747

.. _

-

.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 25(dalam U5$)

NO

KOTA Eksekutif Bisnis
(4)

Ekonomi
(5)

(1)

(21

(:II

56 57 58

AFRIKA SELA TAN Windhoek ~ape Town Johannesburg AFRIKA UTARA

11,325 ___!,05~_ ~ 5,353

8,645 8,438 4,086

... _--,-----_.

-------

7,510 __ 7,330

3,550

59 60 61 62 63 64

__Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus
---

8,61o
-----

6,593 __

5,710 3,555 3,915 4,115 3,555 4,175

5,361 5,904 6,205 6,551 ...... _ .. ,-_.6,296
---------

~~~?3__
4,507 4,737 4,092 4,806

------

---------

---------------

65 66 67 68

-

--

----

6,400

--

----------

--

69 70 71
72

5A33 5,433 4,767 5,717 4,207 5,096 6,641

5,992 4,148 4,!~8_ 3,639 4,364 32~2 3,890 4,122
I-

-- -----

4,700 3,545 3,545 3,110

......

_-_

.. _ ..

__

._. __ .. -

_

3,730 2,745 3,325 3,581 2,727 3,271 3,235 3,727 3,000

73 74

Ankara Abu Dhabi - ----_. ,._-- -_.,_ .. ... Sanaa Jeddah Muscat Riyadh ASIA TENGAH

_-

----------,,- --- -,,-

_f'?
-_._--- ,-,---

76

77

__ 4,_I__!"lQ 1_------~,191 5,013 3,827 4,958 3,785 6,469 5,156 4,598 3,510

-------

78 79

Tashkent Astana ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang
------------------

13,617 13,661

8,453 12,089

7,343 8,962

I-

80 81 82 83
84

-

- --

---

2,262 1,719 2,572 ----------_:__-+------2,558 2,421 2,421

85

Seoul

-----,------

1,868 1,419 2,124 2,112 1,999 1,999

1,623

---

1,835 1,737 ---------_ ..__

1,737

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 26(dalam US$)

NO

K OTA

Eksekutif
(1) (2)

Bisnis
(4)

Ekonorni
(5)
.. __ .. _,_,._ ... _-_._,--

(3)

86 87 88 89 90

ASIA SELATAN Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi HoChiMinh Johor Bahru Kota Kinabalu --Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon
ASIA PASIFIK

3,386 4,475
-

-_,.-

._----_

2,585 _ _ _. 3,416
.. ... ..

.

---

2,209 2,920 1,388 _-_ .. ,,---_,-- 878 .. _1,973
-----

1,935 1,224 2,750 2,611
-

1,598 1,011 2,271 2,156 1,926
_-_
--

--

...

-----

91
92

1,873 1,673

2,332

- _ .... _-

..

_ ..._, .. -

_ ..

_. 463 823 1,255 1,315 711 355 495
-----------_,----

93 94 95 96 97 98 99 100 101 102

645 1,147 ... _ ...
--

533 947 1,445 1,514
.

1,749 1,833 991 495 690 572 1,457 697 1,217 539 1,367 1,46il
--,. . _.,_,.-

_--_

....

--

. __ .

818 409 570 472 ..... _-

--

410 500 873 387 981

1,203 576 1,005 445 1,129 _ .._ .. _- _ . 1,212
-

1,045

_ ..

_

...

,

_

.. _ .

103
104 105 106

----

-

------

....

_-

_

.. .._-----_ ..._-,_

_

1,053
------------

------_

---

107
.... _,

108... _-_, .. .",_ 109 - _._.110 111 112 113 114 115

Canberra Darwin... _.,---_._, ... - _
Melbou rne Nournea

2,886
.._._,._-.._--_._-

2,383
----

2,070 1,233
-f-

- -- .. --- ---

.. _." ... _ ..
----

.

_ __
..
-----

..... _ ....
---_.-

1,719 2,635 3,843 2,126 2,439 2,635 3,318 3,721

.._ ....
--_._----

1,419 2,176
----

f-

_

..-

1,890 2,757 1,525 1,750 1,890
--

3,174 1,755 2,014 2,176 2,740 3,072

Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington

2,380 2,669

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 27-

PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2012 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI 1. Satuan Biaya Uang Transpor Kegiatan dalam Kota Uang transpor dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non-pegawai negeri yang melakukan kegiatanJ pekerjaan di luar kant or yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kantorJinstansi dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kotaJkabupaten atau maksimal 5 (lima) kilometer dari batas kotaJkabupaten. Untuk pegawai negeri, satuan biaya dapat diberikan sepanjang: a. tidak menggunakan kendaraan dinas; b. disertai surat tugas; c. 2. tidak bersifat rutin.

Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari perkantoran yang terkait dengan jumlah pegawai berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang tugas fungsi dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal, terdiri dari alat tulis, barang cetak, alat-alat rumah tangga, langganan surat kabarJberitaJmajalah, dan air minum pegawai. Satuan kerja yang memiliki sampai dengan 40 (empat puluh) pegawai, dapat mengalokasikan paling banyak Rp44.000.000,OO(empat puluh empat juta rupiah) per tahun, Sementara itu, satuan kerja yang memiliki lebih dari 40 (empat puluh) pegawai dapat mengalokasikan sesuai dengan indeks dikalikan dengan jumlah pegawai. Untuk Perwakilan RI di luar negeri, satuan biaya diberikan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan alat tulis kantor (ATK).

3.

Satuan Biaya Diklat PimpinanJStruktural Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan untuk pejabatJ pegawai yang akan/ telah menduduki jabatan tertentu. Satuan biaya sudah termasuk biaya observasi lapangan, namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Apabila dalam pelaksanaan anggaran terjadi perubahan tarif biaya diklat pimpinan, satuan biaya dapat mengacu pada Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang tarif diklat pimpinan tersebut.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 28-

4.

Satuan Biaya Latihan Prajabatan Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya latihan prajabatan bagi calon pegawai negeri sebagai syarat untuk diangkat sebagai pegawai negeri. Satuan biaya sudah termasuk biaya observasi lapangan namun, belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Apabila dalam pelaksanaan anggaran terjadi perubahan tarif biaya diklat prajabatan, satuan biaya dapat mengacu pada peraturan pemerintah yang mengatur tentang tarif diklat pimpinan tersebut.
Catatan:

Satuan biaya Diklat Pimpinan dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang [enis dan Tarif atas [enis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara. 5. Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/rninuman bagi pegawai negeri sebagai penambah daya tahan tubuh, diberikan kepada pegawai negeri yang jenis pekerjaannya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. 6. Satuan Biaya Konsumsi Rapat Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan untuk rapat / pertemuan yang diselenggarakan di kantor. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/ eselon IjSetara adalah rapat koordinasi yang pesertanya adalah Menterij eselon II pejabat yang setara. 7. Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan, diberikan kepada anggota TNI/POLRI, narapidana, pasien rumah sakit, ABK dan lain-lain. Satuan biaya pengadaan bahan makanan narapidana dibedakan menurut rayon sebagai berikut: Rayon I Daerah Khusus Rayon I Rayon II OKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Yogyakarta, [awa Timur, Lampung. Tengah, DI

merupakan daerah-daerah yang terpencil dan/ atau sulit dijangkau yang berada pada Rayon I. Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, [arnbi, Kepulauan Riau, Riau, Bangka Belitung, Bali, Kalimanatan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 29-

Daerah Khusus Rayon II Rayon III

merupakan daerah-daerah yang terpencil dart/ atau sulit dijangkau yang berada pada Rayon II. Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Irian Jaya Barat. merupakan daerah-daerah yang terpencil dan/ atau sulit dijangkau yang berada pada Rayon III.

Daerah Khusus Rayon III

Pengaturan daerah khusus yang berada pada masing-masing rayon mengacu pada peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Satuan biaya pengadaan bahan makanan untuk mahasiswa/ siswa kedinasan diberikan kepada mahasiswa/ siswa yang diasramakan. Mahasiswa/ siswa yang diberi biaya pengadaan bahan makanan, yaitu: mahasiswa/ siswa sipil, seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial, Akademi Migas. mahasisway'siswa militer/semimiliter, seperti mahasiswa Penerbangan, mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri, mahasiswa Akademi TNI/AKPOL.

8.

Satuan Biaya Konsumsi Tahanan Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan paket makanan tahanan, diberikan untuk tahanan yang berada pada rumah tahanan kejaksaan dan kepolisian.

9.

Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Negeri

untuk Perwakilan RI di Luar

Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin dengan maksud menjaga/ mempertahankan gedung dan bangunan kantor Perwakilan RI di luar negeri (terrnasuk atase teknis departernen di luar negeri) agar tetap dalarn kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sarna dengan 2% (dua persen). Untuk perwakilan RI di negara yang mempunyai 4 (empat) dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan kebutuhan riil dilengkapi dengan data dukung dipertanggungjawabkan. 10. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas Satuan biaya pemeliharaan dan operasional digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya. Satuan biaya tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar minyak dan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). musim dapat fasilitas umum sesuai dengan yang dapat

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 30-

Untuk pemeliharaan kendaraan dinas pada Perwakilan RI di luar negeri dapat dialokasikan biaya asuransi kendaraan dengan ketentuan: a) ada peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan; b) besaran asuransi kendaraan sesuai kebutuhan riil;, dilengkapi data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. 11. Satuan Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor Satuan biaya pemeliharaan sarana kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris/peralatan dan mesin lainnya agar berada dalam kondisi normal (beroperasi dengan baik). Untuk biaya pemeliharaan minyak. 12. Satuan Biaya Toga Hakim Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan toga bagi Hakim Agung pada Mahkamah Agung, Hakim Mahkamah Konstitusi pada Mahkamah Konsitusi, Hakim Komisi Yudisial pada Komisi Yudisial, dan hakim pada pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Satuan biaya tersebut tidak termasuk atribut / perlengkapan. 13. Satuan Biaya Toga Mahasiswa Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan toga bagi mahasiswa pada perguruan tinggi/ akademi negeri. Satuan biaya sudah termasuk atribut / perlengkapan. 14. Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penerjemahan dan pengetikan, dibayarkan kepada pihak /orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam bahasa yang diinginkan. 15. Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama darr/ atau Pembelian Inventaris bagi Pegawai Baru Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penggantian inventaris lama dan/ atau pernbelian inventaris bagi pegawai baru. Penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai, pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai, sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. 16. Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Celar genset belum termasuk kebutuhan bahan bakar

I

Non-gelar Dalam Negeri

Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya bantuan beasiswa program gelar I non-gelar dalam negeri bagi pegawai negeri yang ditugaskan untuk melanjutkan pendidikan Diploma I, Diploma III, Diploma IV atau Strata 1, dan pendidikan pasca sarjana (Strata 2 atau Strata 3) dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 31 -

Khusus tenaga pengajar biasa pada perguruan tinggi yang ditugaskan mengikuti pendidikan fakultas pasca sarjana, besaran tunjangan tugas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. 17. Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa mesin fotokopi untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor, sudah termasuk toner dan biaya perawatan. 18. Honorarium Narasumber (Pakar/Praktisiy Pembicara Khusus) Untuk Kegiatan Seminar I Rakor I Sosialisasi I Diseminasi Honorarium yang diberikan kepada narasumber Non-Pegawai Negeri yang mempunyai keahlian tertentu/ pengalaman dalam ilmu/bidang tertentu. 19. Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri

Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin dengan maksud menjaga/ mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sarna dengan 2% (dua persen). 20. Satuan Biaya Sewa Gedung Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa gedung pertemuan untuk pelaksanaan kegiatan di luar kantor seperti rapat, pertemuan, sosialisasi, seleksiy'ujian masuk pegawai dan kegiatan lain sejenis. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 (tiga ratus) orang, sudah termasuk sewa meja, kursi, sound system, dan fasilitas gedung pertemuan Iainnya. 21. Satuan Biaya Sewa Kendaraan Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa kendaraan untuk kegiatan insidentil, sedangkan untuk sewa kendaraan operasional kantor yang memerlukan jangka waktu bulan atau tahun menggunakan harga pasar. Satuan biaya sewa kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. 22. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Dinas Pejabat Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan dinas pejabat eselon I dan eselon II. 23. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua) yang digunakan untuk operasional kantor dan/ atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 32 -

24. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/ atau Lapangan Roda 4 Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 4 (empat) yang digunakan untuk operasional kantor dan/ atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. 25. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan operasional dari/ atau angkutan antar jemput pegawai. 26. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas dan/ atau Pakaian Kerja Satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan pakaian dinas, pakaian seragam dan/ atau kerja resmi. a. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter Satuan biaya pakaian dinas dokter diperuntukkan bagi dokter dan penyediaannya secara selektif. Pakaian dinas dapat diberikan berupa 1 (satu) potong jas untuk dokter Satuan biaya tersebut sudah termasuk ongkos jahit. b. Satuan Biaya Pakaian Dinas dany atau Kerja Resmi Pegawai/Perawat Hanya dapat dialokasikan dengan ketentuan: 1) bagi satuan kerja yang pada awal pembentukannya terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian seragam (pengaturannya setingkat Peraturan Presiden), pakaian dinas dapat dialokasikan meskipun belum memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; 2) bagi satuan kerja yang pada awal pembentukannya tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian seragam (setingkat Peraturan Presiden) tetapi mempunyai tugas dan fungsi berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat, keamanan, penegak keadilan, atau pemeriksaan dapat mengalokasikan biaya untuk pakaian dinas setelah memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; 3) diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun; 4) pakaian perawat di peruntukkan bagi perawat dan penyediaannya secara selektif. Pakaian dimaksud diberikan 1 (satu) stel per tahun.

------- ----------------------------------------------------..

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 33 -

c. Satuan Biaya Pakaian Seragam Mahasiswa/Taruna Satuan biaya pakaian seragam mahasiswa/ taruna hanya dapat dialokasikan bagi mahasiswa/ taruna dengan ketentuan:
1. pada

pendidikan kedinasan Negara/Lembaga tertentu;

yang

berada

di

bawah

Kernenterian

2. memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: 3. diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. Satuan biaya tersebut sudah termasuk atribut dan ongkos jahit. d. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh Satuan biaya pakaian sopir/ pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh yang diangkat berdasarkan surat keputusan KPA. Pakaian sopir/pesuruh dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. Satuan biaya tersebut sudah termasuk ongkos jahit. e. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam Pakaian satpam sudah termasuk perlengkapannya (sepatu, baju PDL, kopel, ikat pinggang, tali kurt dan peluit, kaos kaki, topi, kaos security dan atribut lainnya). Pakaian satpam dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. 27. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. Satuan biaya ini terbagi dalam 3 (tiga) jenis: a. Paket Full Board Satuan biaya paket full board disediakan untuk paket kegiatan rapat yang diselenggarakan di luar kantor sehari penuh dan bermalam/ menginap. Komponen paket mencakup minuman selamat datang, akomodasi 1 malam, makan (3 kali), rehat kopi dan kudapan (2 kali), ruang pertemuan dan fasilitasnya (termasuk OHP, podium, flip chart, white board, standard sound system, mikropon, alat tulis, air mineral, dan permen). b. Paket Full Day Satuan biaya paket full day disediakan untuk kegiatan rapat/ pertemuan yang dilakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. Komponen paket mencakup minuman selamat datang, makan 2 kali (siang dan malam), rehat kopi dan kudapan (2 kali), Ruang pertemuan (termasuk OHP, podium, flip chart, white board, standard sound system, mikropon, alat tulis, air mineral, dan permen).

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 34-

c. Paket Half Day

Satuan biaya paket half day disediakan untuk paket kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor selama setengah sehari (minimal 5 jam). Komponen biaya mencakup minuman selamat datang, makan 1 kali (siang), rehat kopi dan kudapan (1 kali), Ruang Pertemuan (termasuk OHP, podium, flip chart white board, standard sound system, mikropon, alat tulis, air mineral, dan permen). Catatan: a. Dalam hal rapat./ pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sarna, hotel untuk seluruh pejabat negara/ pegawai dapat menggunakan hotel yang sarna disesuaikan dengan kelas kamar hotel yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negara/pegawai negeri. b. Akomodasi paket fullboard diatur sebagai berikut: Pejabat Eselon II ke atas
=

1 (satu) kamar untuk 1 (satu) orang

Pejabat Eselon III ke bawah = 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang c. Kegiatan yang diselenggarakan secara full board dapat dilaksanakan, baik di dalam kota maupun di luar kota 1) Kegiatan yang diselenggarakan di luar kota, alokasi pada RKA-KL terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan secara at cost, indeks paket pertemuan (full board), dan uang saku paket full board di luar kota (Lampiran I Nomor 24). 2) Pada kegiatan yang diselenggarakan di dalam kota, alokasi pada RKA-KL terdiri atas:, indeks paket pertemuan (full boardjfullday/half day), uang saku dan biaya transportasi dalam kota. d. Besaran uang saku untuk kegiatan Rapat/Pertemuan ditetapkan sebagaimana dalam lampiran I Nomor 24. Di Luar Kantor,

e. Indeks Satuan Biaya tersebut diatas digunakan untuk kegiatan rapat/ pertemuan luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. 28. Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri a. Satuan biaya penginapan perjalanan dinas dalam negeri digunakan untuk pengalokasian dana dalam perencanaan anggaran (RKA-KL). Dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya penginapan menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran);

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 35-

b. Peruntukkan hotel berbintang: 1) Hotel Bintang Lima ketua/ wakil ketua dan anggota lembaga negara, menteri, pejabat setingkat menteri, serta pejabat negara lainnya yang setara. gubernur, wakil gubernur, dan pejabat negara lainnya yang setara, pejabat Eselon I serta pejabat Eselon II. pejabat Eselon III/ Golongan IV. pejabat Eselon N /Golongan III. Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan I.

2) Hotel Bintang Empat

3) 4) 5)

Hotel Bintang Tiga Hotel Bintang Dua Hotel Bintang Satu

c. Fasilitas hotel bintang lima kelas suite diberikan kepada pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga negara, menteri serta setingkat menteri). Apabila dalam provinsi tersebut tidak terdapat hotel bintang lima, pejabat negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di provinsi tersebut. d. Dalam hal perjalanan dinas dilakukan secara bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan tertentu, penginapan/hotel untuk seluruh pejabat negara/ pegawai dapat menggunakan penginapan/hotel yang sama dengan kelas kamar penginapan/hotel sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negara/pegawai. 29. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pulang pergi (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan, Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi, tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya tiket perjalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cost (sesuaipengeluaran) 30. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya taksi merupakan tarif satu kali perjalanan dari kantor tempat kedudukan menuju bandara keberangkatan atau dari bandara kedatangan menuju temp at tujuan di kota bandara kedatangan dan sebaliknya. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) sarnpai dengan kota Samarinda. Contoh perhitungan alokasi biaya taksi: Seorang pejabat/pegawai negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Batam, maka alokasi biaya taksi sebagai berikut: a) Berangkat - biaya taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta; - biaya taksi dari Bandara Hang Nadim (Batam) ke tempat tujuan

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 36-

(hotel/ penginapan/kantor) b) Kembali

di Batam.

- biaya taksi dari hotel! penginapan (Batam) ke Bandara Hang Nadim; - biaya taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (jakarta). 31. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri Satuan biaya diperuntukkan bagi pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri pulang pergi (PP). Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi, tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri: a. Tarif Eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A b. Tarif Bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B
c. Tarif Ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D

Untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D yang lama perjalanannya melebihi 8 jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit), dapat menggunakan tarif Bisnis. Catatan Umum: 1) Satuan Biaya Diklat Pimpinan dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang [enis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara. 2) Untuk Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas, Pemeliharaan Sarana Kantor, Penggantian Inventaris Lama dan/ atau Pembelian Inventaris Untuk Pegawai Baru, Pengadaan Kendaraan Operasional Bus, Sewa Mesin Fotokopi, Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri, Sewa Kendaraan, Pengadaan Kendaraan Roda 2 dan Operasional Kantor dan/ atau Lapangan, Pengadaan Operasional Kantor dan/ atau Lapangan (Roda 4), dan Pengadaan Pakaian Dinas dan/ atau Kerja tidak termasuk wilayah-wilayah antara lain, sebagai berikut: a. Kabupaten Melawi, Kabupaten (Provinsi Kalimantan Barat); b. Kabupaten Hulu Sungai Utara, (Provinsi Kalimantan Selatan); Kapuas, Kabupaten Hulu Kapuas Sungai Hulu Selatan

Kabupaten

c. Kabupaten Toli-Toli (Provinsi Sulawesi Tengah); d. Kabupaten Maluku Tengah (Provinsi Maluku); e. Kabupaten Toli Kara, Kabupaten Jayawijaya (Provinsi Papua); dan f. Kabupaten Mayorat (Provinsi Papua Barat).

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 37-

3) Pengertian Istilah: a. h. c. d. e. f. g. OJ OH OB OT OP OK OR Orang/Jam Orang/Hari Orang/ Bulan Orang/Tahun Orang/Paket Orang/Kegiatan Orang/Responden

MENTERI KEUANGAN, ttd AGUS D.W. MARTOWARDOJO

LAMPI RAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR: S4/PMK02!2011 TENTANG STANDAR BlAYA TAHUN ANCCARAN 2012

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG TAWABMUTLAK NOMOR: .

Kode dan Nama Satuan Kerja Kode dan Nama Kegiatan

Yang bertanda

tangan

di bawah ini, saya selaku Pengguna

Anggaran/Kuasa

Pengguna Anggaran, menyatakan bahwa saya bertanggung jawab penuh atas satuan biaya yang digunakan dalam penyusunan Standar Biaya Masukan
*) di luar

Standar Biaya yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Perhitungan satuan biaya tersebut telah dilakukan secara professional, efisien,

efektif, trans par an, dan dapat dipertanggungjawabkan. Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya .

• • •••

• • • • ••• • • • • •• • • • ••••

• • "I

••••••••••••

~ ...••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Pengguna Anggaran/Kuasa

Pengguna Anggaran

NIP/NRP

.

*) Diisi nama kegiatan yang menjadi Standar Biaya Masukan

MENTERI KEUANGAN,

ttd
AGUS D.W. MARTOWARDOJO

•. c~"."oub.

.....-;

~,;-.ow~.

,

....

....

_

...

....

_

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->