PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 100/PMK.02/2010 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2011 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 7 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2011; 1. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4406); 2. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2011. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini, yang dimaksud dengan: 1. Standar Biaya adalah besaran biaya yang ditetapkan sebagai acuan penghitungan kebutuhan biaya kegiatan, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus. 2. Standar Biaya yang Bersifat Umum, yang selanjutnya disebut Standar Biaya Umum, adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang digunakan untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan, yang ditetapkan sebagai biaya masukan. 3. Standar Biaya yang Bersifat Khusus, yang selanjutnya disebut Standar Biaya Khusus adalah besaran biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah keluaran kegiatan yang merupakan akumulasi biaya komponen masukan kegiatan, yang ditetapkan sebagai biaya keluaran.

Mengingat

:

PUBLIK INDON

-24. Harga Satuan adalah nilai suatu barang yang ditentukan pada waktu tertentu untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. 5. Tarif adalah nilai suatu jasa yang ditentukan pada waktu tertentu untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. 6. Indeks Biaya Masukan adalah satuan biaya yang merupakan gabungan beberapa barang/jasa masukan untuk penghitungan biaya komponen masukan kegiatan. 7. Indeks Biaya Keluaran adalah satuan biaya yang merupakan gabungan biaya komponen masukan kegiatan yang membentuk biaya keluaran kegiatan. 8. Total Biaya Keluaran adalah besaran biaya dari satu keluaran tertentu yang merupakan akumulasi biaya komponen masukan kegiatan. Pasal 2 Standar Biaya Tahun Anggaran 2011 terdiri atas: a. Standar Biaya Umum Tahun Anggaran 2011; dan b. Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011. BAB II STANDAR BIAYA UMUM TAHUN ANGGARAN 2011 Pasal 3 (1) Standar Biaya Umum Tahun Anggaran 2011 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a berfungsi sebagai pedoman bagi kementerian negara/lembaga untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga berbasis kinerja Tahun Anggaran 2011. (2) Selain berfungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dalam rangka pelaksanaan kegiatan, Standar Biaya Umum Tahun Anggaran 2011 dapat berfungsi sebagai: a. batas tertinggi; atau b. estimasi. (3) Standar Biaya Umum Tahun Anggaran 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran I yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.

referensi penyusunan prakiraan maju. kementerian (6) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyusunan Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Anggaran. BAB III STANDAR BIAYA KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2011 Pasal 4 (1) Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b berfungsi untuk menghitung biaya keluaran kegiatan kementerian negara/lembaga dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga berbasis kinerja Tahun Anggaran 2011. (3) Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 dapat berupa Indeks Biaya Keluaran atau Total Biaya Keluaran. kementerian negara/lembaga dapat menggunakan satuan biaya lain yang disertai dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak yang ditandatangani oleh pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran. Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 dapat berfungsi sebagai: a. Pasal 5 (1) Dalam hal satuan biaya yang dibutuhkan untuk menyusun Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 tidak tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II Peraturan Menteri Keuangan ini. (4) Standar Biaya Khusus Tahun Anggaran 2011 ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan tersendiri. dan/atau b. dalam rangka perencanaan anggaran. jenis dan satuan keluarannya jelas dan terukur.PUBLIK INDON -3(4) Standar Biaya Umum Tahun Anggaran 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. bahan penghitungan pagu indikatif negara/lembaga Tahun Anggaran 2012. (5) Selain berfungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1). . (2) Keluaran kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat berulang.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2010 MENTERI KEUANGAN. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. SRI MULYANI INDRAWATI Diundangkan di Jakarta pada tanggal MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA. (3) Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal Agar setiap orang mengetahuinya. Pasal 7 Peraturan Menteri diundangkan. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.02/2008 tentang Penyusunan Standar Biaya Khusus. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 69/PMK.PUBLIK INDON -4(2) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bentuk pertanggungjawaban pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran atas penggunaan satuan biaya lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1). PATRIALIS AKBAR BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2010 NOMOR . BAB IV KETENTUAN PENUTUP Pasal 6 Pada saat Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku.

SOM (BILATERAL/ REGIONAL/ MULTILATERAL) HONORARIUM WORKSHOP/ SEMINAR/ SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI VAKASI PENYELENGGARA UJIAN SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR 1 3 4 4 4 5 5 5 6 6 6 6 7 7 7 16 7 17 8 18 19 20 21 8 8 8 9 . SATPAM DAN CLEANING SERVICE HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN HONORARIUM TIM PELAKSANA LAPANGAN/ TIM SEKRETARIAT HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN / MAJALAH HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI HONORARIUM SIDANG/ KONFERENSI INTERNASIONAL .DAFTAR ISI STANDAR BIAYA UMUM TAHUN ANGGARAN 2011 NO (1) URAIAN (2) HALAMAN (3) LAMPIRAN I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN HONORARIUM PEJABAT / PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA HONORARIUM PANITIA PEMERIKSA / PENERIMA BARANG / JASA HONORARIUM PENGELOLA PNBP HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI HONORARIUM PENELITI HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR / RAKOR / SOSIALISASI / DISEMINASI HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI NEGERI HONORARIUM PENGEMUDI.KTM. PRAMUBAKTI.

UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA SATUAN BIAYA UANG HARIAN (UANG SAKU.KTM SOM (BILATERAL/ KTM. DAN UANG PENGINAPAN) PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI PENJELASAN 10 11 24 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN HONORARIUM PEJABAT / PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA HONORARIUM PANITIA PEMERIKSA / PENERIMA BARANG / JASA HONORARIUM PENGELOLA PNBP HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) HONORARIUM PENELITI HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR / RAKOR / SOSIALISASI / DISEMINASI HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI NEGERI HONORARIUM PENGEMUDI. REGIONAL/ MULTILATERAL) HONORARIUM WORKSHOP/ SEMINAR/ SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL SATUAN BIAYA NARASUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI VAKASI PENYELENGGARA UJIAN 16 16 16 16 17 17 17 17 17 17 18 18 18 18 18 16 18 17 18 18 19 19 19 . PRAMUBAKTI. SATPAM DAN CLEANING SERVICE HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN HONORARIUM TIM PELAKSANA LAPANGAN/ TIM SEKRETARIAT HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN / MAJALAH HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI HONORARIUM SIDANG/ KONFERENSI INTERNASIONAL . UANG MAKAN.NO (1) URAIAN (2) HALAMAN (3) 22 23 BANTUAN BEASISWA PROGRAM NON GELAR/GELAR DALAM NEGERI SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI. TRANSPORT LOKAL.

TRANSPORT LOKAL. UANG MAKAN.NO (1) URAIAN (2) HALAMAN (3) 20 21 22 23 SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR BANTUAN BEASISWA PROGRAM NON GELAR/GELAR DALAM NEGERI SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI. UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA SATUAN BIAYA UANG HARIAN (UANG SAKU. DAN UANG PENGINAPAN) PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI LAMPIRAN II SATUAN BIAYA TRANSPORT KEGIATAN DALAM KOTA SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL SATUAN BIAYA DIKLAT PRAJABATAN SATUAN BIAYA PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT SATUAN BIAYA PENGADAAN BAHAN MAKANAN SATUAN BIAYA KONSUMSI TAHANAN SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN UNTUK PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR SATUAN BIAYA TOGA HAKIM SATUAN BIAYA TOGA MAHASISWA SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS/KERJA RESMI PEGAWAI SATUAN BIAYA PAKAIAN MAHASISWA/TARUNA SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER/PERAWAT SATUAN BIAYA PAKAIAN SOPIR/PESURUH 19 19 19 20 24 20 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 11 12 13 14 15 16 17 18 2 3 3 3 3 3 3 3 .

NO (1) URAIAN (2) HALAMAN (3) 19 20 21 SATUAN BIAYA PAKAIAN SATPAM SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS LAMA DAN ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU SATUAN SEWA KENDARAAN DAN SEWA FOTOKOPI HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DESIMINASI SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERGI PULANG PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI PENJELASAN SATUAN BIAYA UANG TRANSPORT KEGIATAN DALAM KOTA SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL SATUAN BIAYA DIKLAT PRAJABATAN SATUAN BIAYA PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT SATUAN BIAYA PENGADAAN BAHAN MAKANAN SATUAN BIAYA KONSUMSI TAHANAN SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN UNTUK PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS 4 4 4 22 24 4 5 25 26 27 28 6 7 10 11 29 30 18 19 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 11 24 .

NO (1) URAIAN (2) HALAMAN (3) 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR SATUAN BIAYA TOGA HAKIM SATUAN BIAYA TOGA MAHASISWA SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS/KERJA RESMI PEGAWAI SATUAN BIAYA PAKAIAN MAHASISWA/TARUNA SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER/PERAWAT SATUAN BIAYA PAKAIAN SOPIR/PESURUH SATUAN BIAYA PAKAIAN SATPAM SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS LAMA DAN ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU SATUAN SEWA KENDARAAN DAN SEWA FOTOKOPI HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DESIMINASI SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERGI PULANG PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 22 24 26 26 25 26 27 28 26 26 27 28 29 30 28 28 .

5 miliar s.015. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s. Nilai pagu dana s.d.d.000 665.d.000 1.000 965. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.d.5 miliar f.d. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp1 triliun PEJABAT PENGUJI TAGIHAN & PENANDATANGAN SPM a. Rp.d.000 360. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s. Rp10 miliar h.d.000 . Rp250 juta c. Rp500 juta d.220.100 juta b. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s. Rp5 miliar g. Nilai pagu dana s.120.000 725.450.150.d. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s. Rp75 miliar k. 1 triliun p. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s. Rp500 miliar n.870.d. Nilai pagu dana di atas Rp2.d.000 1. Rp100 miliar l.520.d.d.d. Rp.000 1. Rp750 miliar p g p p o.d.d.100 juta b.d.d.000 1. Rp. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s.000 395. Rp25 miliar i.000 455. Rp75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.000 570. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp2. Rp500 juta d.d. Rp25 miliar i.5 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s. OB OB OB OB OB OB OB OB 285.000 1. PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a.000 1. Rp1 M e.d.295.2.d.d. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.000 860.580. Rp2.5 miliar s.d. Nilai pagu dana di atas Rp1 triliun PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.090. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.-1- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET 1 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN 1. Rp250 juta c.000 340. Rp5 miliar g. Rp1 M e.000 1.d.000 680.5 miliar f.100 juta b. Rp250 juta c.d.000 720.d.030. Rp250 miliar m.000 605.000 1.000 905.d.d.000 1.000 625.d.000 790. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.000 2. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.725.d.d.000 855. Rp25 miliar OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 360.330. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.d.080. 1 triliun p.000 500.000 2.000 430.d. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.3.575.d.5 miliar f.000 1. Rp10 miliar h.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp2.000 480.695.000 1. Rp500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.000 420.000 1. Rp500 miliar n. Rp2.d. Rp1 M e. Rp100 miliar l.d. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s. Rp. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s. Rp10 miliar h. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp2. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.1. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.000 575. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s.d. Rp. Nilai pagu dana s. OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 300.000 1. Rp5 miliar g.000 1. Rp750 miliar o.000 2. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.

Rp5 miliar Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s. Rp1 M Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.d. Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.000 965.385. o.d.d. Rp250 miliar Rp250 miliar s.000 . d.000 1.365. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d.d.000 1.000 BENDAHARA PENGELUARAN / BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU a. f. Nilai pagu dana di atas Rp2.000 1. Rp50 miliar j.000 655. g.d.d. Rp250 juta c.000 1. Nilai pagu dana s.000 800. l.480.000 1.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s. Rp100 miliar l. m.000 740. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s. Rp.025.d.000 1. Rp.000 365. Rp750 miliar Rp750 miliar s.d. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s. Rp10 miliar Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.595.d.000 290.d.000 345.000 545.000 875.000 790.d.100 juta Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.000 1. Rp250 miliar Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 juta Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp500 juta d.000 435. Nilai pagu dana s.d.d.000 1. e.d. Nilai pagu dana di atas Rp1 triliun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 180.000 1.d. Rp100 miliar Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d.000 295.d. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s. Rp.000 580.000 1. m. b.000 540.d.000 1.730.d. h. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s.d. Rp250 juta Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.5 miliar s.d. 1 triliun p. Rp25 miliar i. Rp750 miliar o.000 620.995. Rp25 miliar Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s. STAF PENGELOLA a. n. n. k. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s. 1 triliun Nilai pagu dana di atas Rp1 triliun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 245.d. Rp5 miliar g. Rp75 miliar Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s. k.4.d.d.5.d.5 miliar s.5 miliar f.000 400. i.100 juta b. Rp500 miliar n.d. j.000 215. Rp.d.000 395. Rp75 miliar k. l.d.d.000 945.-2- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET i. Rp2. 1. Rp750 miliar Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s. 1 triliun Rp1 triliun OB OB OB OB OB OB OB OB 910. Rp1 M e.d.250.000 1. Rp10 miliar h. Rp75 miliar Rp75 miliar s. Rp2.d. p.000 1. Rp50 miliar Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s. c. Rp100 miliar Rp100 miliar s.000 590.185.000 890. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s. Rp500 miliar Rp500 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s. Rp50 miliar Rp50 miliar s.d.275.285. Rp. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s. j.5 miliar Nilai pagu dana di atas Rp2. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s. Rp500 miliar Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.000 255.000 495.020.000 840.d.085. o. p.d.

Rp50 miliar k.d.d.000 545.000 260. Nilai pagu pengadaan sampai dengan Rp. Rp500 miliar o. Nilai pagu pengadaan di atas Rp75 miliar s.d. Rp1 M OB 250. Rp10 miliar i. Rp250 miliar n.000 2.000 2.415. Nilai pagu pengadaan di atas Rp1 miliar s.000 995. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 juta s.000 3. Nilai pagu pengadaan sampai dengan Rp.-3- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET 2 HONORARIUM PEJABAT / PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA 2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp1 triliun PANITIA PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI) a. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s.705.000 805.000 1. Rp25 miliar j.000 1.d. Rp500 juta e. Nilai pagu pengadaan di atas Rp100 juta s.020. Nilai pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.850.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp50 juta s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp50 juta s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp1 miliar s.d.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp100 juta s.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp25 miliar s. Per Paket OP OP OP OP 250. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s. Rp5 miliar h. Nilai pagu pengadaan di atas Rp5 miliar s.900.3.055.d.5 miliar s. Rp250 juta d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp50 juta s.000 1.560.d. Rp250 juta d.290.1.d. Rp500 juta e.d.000 1.000 655. Nilai pagu pengadaan di atas Rp2. Rp.000 2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s.000 365. Rp10 miliar i.120. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 juta s. Rp500 juta e.000 1. Nilai pagu pengadaan di atas Rp5 miliar s.305.d.5 miliar s.000 2.805. Nilai pagu pengadaan di atas Rp25 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp1 triliun PANITIA PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKSI) a.620.000 2.d. Rp75 miliar l.5 miliar g.d.d. Rp100 miliar m. Nilai pagu pengadaan di atas Rp10 miliar s.d. Rp1 M f.000 570. Nilai pagu pengadaan di atas Rp100 miliar s.000 1.d.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s. 2.d.000 475.2.000 1. Rp250 miliar n.d.000 2. Rp100 juta c. Rp250 juta d. Rp100 juta c.d. Rp750 miliar p.000 365. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s.000 560. 1 triliun q.610.170.180. Rp5 miliar h. Rp50 miliar k. Rp1 M f. 50 juta b.d.000 2. 1 triliun q.5 miliar g. Nilai pagu pengadaan di atas Rp10 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp50 miliar s.000 2.d.000 435.495.4.000 685.000 1.745. Nilai pagu pengadaan di atas Rp100 miliar s.000 Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 250.d.000 2.315.000 2. Rp25 miliar j.000 2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp75 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s. Rp500 miliar o.d.755.000 1. Rp75 miliar l. PEJABAT PENGADAAN BARANG/JASA PANITIA PENGADAAN BARANG DAN JASA (KONSTRUKSI) a.000 2.430. Rp2.000 1.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 juta s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp50 miliar s.000 1.000 .370. Nilai pagu pengadaan di atas Rp2. 50 juta b. Rp100 juta c. Rp750 miliar p.d. Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 250.d.045.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s.000 870. Rp.d.000 310. 50 juta b. Nilai pagu pengadaan di atas Rp100 juta s. Rp2.d.d. Rp100 miliar m. Nilai pagu pengadaan sampai dengan Rp.d.

000 850. 1 miliar d. q. Rp25 miliar Rp25 miliar s.d.460. Pengadaan barang Rp 50 juta sd.d. 500 juta atau Jasa konsultan di atas Rp.000 4. 5 miliar OB OB OB OB OB 240.000 860. Rp750 miliar Rp750 miliar s. Rp.000 600.145. Rp. e. Rp. i.930.065.500 juta atau Jasa konsultan Rp. 500 juta sd. Rp.355.720.d.000 1.035. Rp. 1 miliar Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp. p. Rp100 miliar Rp100 miliar s. ATASAN LANGSUNG BENDAHARA a.345. Rp.000 .000 1. l. Rp5 miliar Rp5 miliar s. Rp10 miliar Rp10 miliar s.000 515. e.000 720.000 400. Rp. d. g. 200 juta 3.000 935.d.000 600. b. 1 triliun Rp1 triliun OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 730.000 2. 4. n. 200 juta Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp. Rp500 miliar Rp500 miliar s.000 4 HONORARIUM PENGELOLA PNBP 4.1 Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Negara/Lembaga (UAPA/Barang) Yang ditetapkan atas Dasar Peraturan Menteri a Pengarah b Penanggung Jawab c Koordinator d Ketua/Wakil Ketua e Anggota/Petugas OB OB OB OB OB 700. Rp.000 1. 5 miliar Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.000 835.000 HONORARIUM PANITIA PEMERIKSA / PENERIMA BARANG / JASA 3. ANGGOTA a. 500 juta sd. Rp. Rp.035.000 690.d. 500 juta Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.d. 500 juta Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.000 OB OB OB OB OB 515. 5 miliar Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.275. 500 juta c. o.d.000 1. Pengadaan barang di atas Rp.000 635.d.5 miliar Rp2. Nilai Penerimaan per tahun sd.000 1. 200 juta sd. j. 3 Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Nilai pagu pengadaan di atas Rp1 miliar s. 1 miliar Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.d. 1 miliar sd. Rp. d.250. m.d.5 miliar s. Rp250 miliar Rp250 miliar s.825.-4- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET f. c. Nilai Penerimaan per tahun sd.000 1. c.000 1.2. 1 miliar sd. 500 juta sd.000 2. 200 juta sd.000 1. 200 juta b. 200 juta OP OP 260. k. 5 miliar OB OB OB OB OB 345.000 1.000 350. 5 miliar BENDAHARA a. Rp.000 390.1. Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp. Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.000 500.2. Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp. Rp. 5 miliar e. 200 juta Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp. b. Rp.000 360.1.000 5 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI 5. 50 juta sd. Rp75 miliar Rp75 miliar s. Rp2. Nilai Penerimaan per tahun di atas Rp.3.000 480. 1 miliar sd. h.d. 200 juta sd. Nilai Penerimaan per tahun sd.000 1. Rp50 miliar Rp50 miliar s.

2 6. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon I atau UAPPA Wilayah a.3 Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W) Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon I a.000 250.150.000 700.000 200.000 150.4 6.000 260.000 HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI NEGERI 8.000 365.8 6.2 8 Narasumber/Pembahas : a.2 Unit Akuntansi Tingkat Eselon I (UAPPA/Barang-EI) Yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon I a.000 67. Pegawai Negeri b.000 250.000 1.000 35.635.000 300.1 7.500 7 HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DISEMINASI 7. Penanggung Jawab Koordinator Ketua/Wakil Ketua Anggota/Petugas OB OB OB OB 350.4 OB OB OB OB 300.000 7. d. Non Pegawai Negeri OJ OJ OJ OJ OJ OJ OB OB Penelitian Orang/Responden OH OH 50.000 27.7 6.450. d. c. c. Koordinator c.400.000 6 HONORARIUM PENELITI 6.6 6.000 300.000 1.000 575.000 33.3 6.000 5. Pejabat Eselon III ke bawah Moderator OJ OJ OJ OJ OJ 1.000 1.910.000 30.9 6. b.1 8. Ketua/Wakil Ketua d.000 1.1 6. d.-5- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET 5.3 8.2 ) OB OB OB OB 1. Pejabat Eselon I c.10 6.000 5.820.000 45. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/Pejabat Negara Lainnya b.330. b.5 6.2 8.000 .500 20. Penanggung Jawab Koordinator Ketua/Wakil Ketua Anggota/Petugas OB OB OB OB 300.000 250.000 850.000 200.000 150. Penanggung Jawab b.11 Peneliti Utama (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti Madya (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti Muda (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti Pertama (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti (Non Fungsional Peneliti) Pembantu Peneliti Koordinator Peneliti Sekretariat Penelitian Pengolah Data Petugas Survey Pembantu Lapangan a.000 1.4 SLTA Sarjana Muda Sarjana Master ( S.

000 2. Sekretaris f. Yang Ditetapkan Dengan Keputusan Presiden a.000 650.000 750.000 1.000 750.3 11.3 12. Wakil Ketua e.250. Ketua d.4 Penanggung Jawab / Pembina Ketua / Wakil ketua Sekretaris Anggota OK OK OK OK 400.500.000 1.375.1 12. Pengarah b. Pengarah b.000 1. Pengarah b.5 12.4.500.000 850.000 300.-6- (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA 2011 (6) KET 9 HONORARIUM PENGEMUDI.000 300.000 350 000 300.1.000 350.000 12 HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL 12.000 450.000 10. OB OB OB OB OB OB 750.6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.000 250.000 400.000. Koordinator/Ketua d. Anggota OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 2.000 100.000 1.000 1.2 12. Wakil Ketua e. Anggota Yang Ditetapkan Dengan Keputusan Menteri a.000 10 HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN 10. Pengarah b. 10.2.3.000 1.000 350.750.000 500.000 150.500.250. Ketua d.1 11. Ketua d.000 10. Wakil Ketua e.000 500.000 700.000. Sekretaris f.000 11 HONORARIUM TIM PELAKSANA LAPANGAN/ TIM SEKRETARIAT 11.000 300. Penanggung Jawab c.000 175.4 12.000 . Anggota Yang Ditetapkan Dengan Surat Keputusan Eselon I a. Sekretaris f.2 11 2 11.000 600. Anggota Yang Ditetapkan Dengan Surat Keputusan KPA a. SATPAM DAN CLEANING SERVICE OB 1. Wakil Ketua e. Penanggung Jawab c. PRAMUBAKTI. OB OB OB OB OB OB 500.000 2. Penanggung Jawab c. Penanggung Jawab c.500.000 300. Sekretaris gg f.

-7-

(dalam rupiah) NO
(1)

URAIAN
(2)

SATUAN
(3)

BIAYA TA 2011
(6)

KET

13 HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN / MAJALAH 13.1 13.2 13.3 13.4 13.5 13.6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.000 300.000 250.000 175.000 150.000 75.000

14 HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE 14.1 14.2 14.3 14.4 14.5 14.6 14.7 Penanggung Jawab Redaktur Editor Web Admin Web Developer Pembuat Artikel Penerjemah OB OB OB OB OB Halaman 1500 karakter 500.000 450.000 400.000 350.000 300.000 100.000 85.000

15 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI 15.1 ATASAN LANGSUNG PEMEGANG KAS/ KPA a. b. c. d. e. 15.2 Nilai pagu dana s.d Rp. 25 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar sd. Rp. 50 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar sd. Rp.100 miliar Nilai pagu dana di atas Rp.100 miliar sd. Rp.200 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 200 miliar OB OB OB OB OB 245.000 310.000 370.000 430.000 495.000

PEMEGANG KAS/ BENDAHARA a. b. c. d. e. Nilai pagu dana s.d Rp. 25 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar sd. Rp. 50 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar sd. Rp.100 miliar Nilai pagu dana di atas Rp.100 miliar sd. Rp.200 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 200 miliar OB OB OB OB OB 180.000 225.000 270.000 315.000 365.000

15.3

JURU BAYAR/ STAF a. b. c. d. e. Nilai pagu dana s.d Rp. 25 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar sd. Rp. 50 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar sd. Rp.100 miliar Nilai pagu dana di atas Rp.100 miliar sd. Rp.200 miliar Nilai pagu dana di atas Rp. 200 miliar OB OB OB OB OB 150.000 185.000 225.000 260.000 315.000

16 HONORARIUM SIDANG/ KONFERENSI INTERNASIONAL - KTM, SOM (BILATERAL/ REGIONAL/ MULTILATERAL) 16.1 16.2 16.3 16.4 Pengarah Penanggung Jawab Ketua/ Wakil Ketua Ketua Delegasi Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari 650.000 600.000 550.000 550.000

-8-

(dalam rupiah) NO
(1)

URAIAN
(2)

SATUAN
(3)

BIAYA TA 2011
(6)

KET

16.5 16.6 16.7 16.8 16.9 16.10 16.11 16.12

Tim Asistensi Anggota Delegasi RI Koordinator Ketua Bidang Sekretaris Anggota Panitia Liasion Officer (LO) Staf Pendukung SEMINAR/ SOSIALISASI/ SARASEHAN

Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari

550.000 500.000 500.000 400.000 400.000 350.000 350.000 300.000

17 HONORARIUM WORKSHOP/ BERSKALA INTERNASIONAL 17.1 17.2 17.3 17.4 17.5 17.6 17.7 17.8 17.9 17.10 17.11 17.12 Pengarah Penanggung Jawab Ketua/ Wakil Ketua Ketua Delegasi Tim Asistensi Anggota Delegasi RI Koordinator Ketua Bidang Sekretaris Anggota Panitia Liasion Officer (LO) Staf Pendukung

Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari

550.000 500.000 450.000 450.000 450.000 400.000 400.000 300.000 300.000 250.000 250.000 200.000

18 SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI 18.1 18.2 18.3 Nara Sumber Kelas A Nara Sumber Kelas B Nara Sumber Kelas C Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari $300 $250 $200

19 VAKASI PENYELENGGARA UJIAN 19.1 Setingkat Pendidikan Dasar a. Penyusunan/pembuatan bahan Ujian b. Pemeriksaan hasil Ujian c. Pengawas Ujian Setingkat Pendidikan Menengah a. Penyusunan/pembuatan bahan Ujian b. Pemeriksaan hasil Ujian c. Pengawas Ujian Setingkat Pendidikan Tinggi a. Penyusunan/pembuatan bahan Ujian b. Pemeriksaan hasil Ujian c. Pengawas Ujian Naskah/Pelajaran Siswa/Mata Ujian OH Naskah/Pelajaran Siswa/Mata Ujian OH 135.000 1.500 200.000 150.000 1.500 250.000

19.2

19.3

Naskah/Pelajaran Siswa/Mata Ujian OH OH

190.000 1.500 200.000 20.000

20 SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)

-9-

(dalam rupiah) NO
(1)

URAIAN
(2)

SATUAN
(3)

BIAYA TA 2011
(6)

KET

21 SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR 21.1 UANG LEMBUR a. Golongan I b. Golongan II c. Golongan III d. Golongan IV UANG MAKAN LEMBUR

OJ OJ OJ OJ Orang

7.000 9.000 11.000 13.000 20.000

21.2

000.000 III Riset (akhir program) sampai dengan penggandaan/penjilidan ( id k k ji ) Rp 6.000 1.000 Rp 1.IV .100. (1) PROGRAM DIPLOMA I.500. NO.800.100. (1) PROGRAM STRATA 2/SP-1 DAN STRATA 3/SP-2 KOMPONEN (2) JENJANG PENDIDIKAN S2 / SP1 S3 / SP2 (3) (4) I Biaya Hidup dan Biaya Operasional: Uang Buku dan Referensi Per Tahun) ( Rp15.S1 (3) (4) I Biaya Hidup dan Biaya Operasional: Uang Buku dan Referensi Per Tahun) ( Rp12.III D.000.D. III DAN DIPLOMA IV/ STRATA 1 KOMPONEN (2) JENJANG PENDIDIKAN D.100.400.000/tahun II DI : DII : DIII: Rp Rp Rp 900.000/tahun II Rp 1.000 Rp 12.200.10 - 22 BANTUAN BEASISWA PROGRAM NON GELAR/GELAR DALAM NEGERI A.000 .200.000 III Riset (akhir program) sampai dengan penggandaan/penjilidan ( id k k ji ) - Rp 4..100.000/tahun Rp13.000/tahun Rp16.000. NO.000 B.I .000 Rp 1.000 1.

B A L I 18.000 300. BANGKA BELITUNG 11.000 300.000 450.000 230.000 230. SULAWESI TENGAH 29.000 230.000 300.000 10.000 150.000 150.000 110.000 110.000 230. 6.000 230.000 270.000 110.000 130. MALUKU 31.000 180.000 230.000 150.000 230.000 350.000 300. KALIMANTAN TIMUR 24. KALIMANTAN BARAT 21.000 150.000 150. MALUKU UTARA 32. JAKARTA 14.000 400.000 150.000 300. 5.000 450.000 130.11 23 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI..000 110.000 270. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 230.000 300. JAWA BARAT 13.000 110.000 270.000 110.000 300.000 230.000 300.000 110.000 300. NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU 300.000 270.000 110.000 230. B A N T E N 12. 3.000 150. JAWA TIMUR 17.000 130.000 150. 9.000 200. UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA (dalam rupiah) NO PROPINSI UANG HARIAN UANG SAKU UANG HARIAN PAKET PAKET PERJADIN FULLBOARD DI FULLBOARD DI DALAM NEGERI LUAR KOTA DALAM KOTA (3) (4) (5) UANG SAKU PAKET FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA (6) (1) (2) 1.000 180.000 150.000 400.000 230.000 180.000 300.000 300.000 150.000 350.000 110. SULAWESI UTARA 25. 8.000 230.000 300. IRIAN JAYA BARAT .000 150.000 110.000 140. KALIMANTAN SELATAN 23.000 110. NUSA TENGGARA BARAT 19.000 150.000 110.000 110.I.000 110.000 300.000 110. SULAWESI TENGGARA 30.000 130.000 150.000 150.000 180.000 230.000 300. 4.000 110.000 270.000 110.000 230.000 150.000 130.000 270.000 300.000 130.000 150.K.000 200.000 300.000 230.000 340.000 110.000 130.000 350.000 350.000 160.000 300.000 230. JAWA TENGAH 15.000 270.I.000 230.000 180.000 350. 7. P A P U A 33.000 230.000 300.000 180.000 110. GORONTALO 26.000 340. KALIMANTAN TENGAH 22.000 110.000 300.000 150.000 150.000 150.000 160.000 230. D.000 300.000 150.000 350.000 300.000 350.000 110.000 110.000 300.000 230. 2.000 300. YOGYAKARTA 16.000 150. D. SULAWESI BARAT 27.000 230. SULAWESI SELATAN 28.000 230.000 150.000 180.000 140.000 230.000 230.

12 24 SATUAN BIAYA UANG HARIAN (UANG SAKU. C (5) GOL. TRANSPORT LOKAL.. D (6) 1 2 AMERIKA UTARA Amerika Serikat Kanada AMERIKA SELATAN Argentina Venezuela Brazil Chile Columbia Peru Suriname Ekuador AMERIKA TENGAH Mexico Kuba Panama EROPA BARAT Austria Belgia Perancis Rep. DAN UANG PENGINAPAN) PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (dalam US$) NO (1) NEGARA GOL. Federasi Jerman Belanda Swiss EROPA UTARA Denmark Finlandia Norwegia Swedia Kerajaan Inggris 523 443 470 401 415 366 342 306 3 4 5 6 7 8 9 10 391 460 432 411 382 379 394 364 274 320 338 313 278 274 292 270 240 285 289 268 238 235 250 240 240 285 240 221 220 220 206 240 11 12 13 425 402 410 315 302 304 280 259 270 280 220 270 14 15 16 17 18 19 500 462 508 439 459 505 450 416 461 408 413 453 316 280 380 280 270 320 316 280 380 280 270 320 20 21 22 23 24 468 449 513 462 583 424 406 462 433 531 273 352 286 340 430 240 312 285 340 430 . UANG MAKAN. B (4) GOL. A (2) (3) GOLONGAN GOL.

D (6) 25 26 27 28 29 30 31 EROPA SELATAN Bosnia Herzegovina Kroasia Spanyol Yunani Italia Portugal Serbia EROPA TIMUR Bulgaria Czech Hongaria Polandia Rumania Rusia Slovakia Ukraina AFRIKA BARAT Nigeria Senegal AFRIKA TIMUR Ethiopia Kenya Madagaskar Tanzania Zimbabwe Mozambique AFRIKA SELATAN Namibia Afrika Selatan 452 479 453 418 516 421 397 417 441 410 376 469 379 358 332 351 285 240 370 240 311 332 351 285 240 370 240 276 32 33 34 35 36 37 38 39 402 422 417 397 412 552 425 421 364 387 378 358 378 509 384 379 318 329 337 311 311 405 333 326 283 292 299 276 276 405 296 289 40 41 357 330 310 273 290 204 290 200 42 43 44 45 46 47 308 330 292 326 281 315 254 273 241 269 241 260 190 204 180 201 214 210 166 195 180 181 214 210 48 49 296 300 244 248 183 200 160 200 . B (4) GOL.. A (2) (3) GOLONGAN GOL. C (5) GOL.13 (dalam US$) NO (1) NEGARA GOL.

D (6) 50 51 52 53 54 55 AFRIKA UTARA Aljazair Mesir Maroko Tunisia Sudan Libya ASIA BARAT Azerbaijan Bahrain Irak Yordania Kuwait Libanon Qatar Arab Suriah Turki Pst.14 (dalam US$) NO (1) NEGARA GOL. C (5) GOL.Rakyat Cina Hongkong Jepang Korea Selatan Korea Utara ASIA SELATAN Afganistan Bangladesh India Pakistan Srilanka Iran 338 364 300 289 338 304 305 270 248 238 279 251 285 210 190 185 208 187 285 189 190 185 183 164 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 494 401 393 361 402 353 382 354 361 455 349 387 355 456 283 280 251 280 264 273 254 267 320 238 273 251 363 220 218 195 255 205 213 198 208 300 195 213 195 363 207 200 195 255 185 195 195 187 300 195 200 184 69 70 71 72 73 374 468 515 417 391 235 317 300 323 235 205 285 260 295 205 205 285 260 295 205 74 75 76 77 78 79 381 335 348 339 344 347 223 193 260 200 198 257 171 165 240 180 165 200 171 165 240 180 165 180 . Arab Emirat Yaman Saudi Arabia Kesultanan Oman ASIA TIMUR Rep. B (4) GOL. A (2) (3) GOLONGAN GOL..

D (6) ASIA TENGAH 80 81 Uzbekistan Kazakhstan ASIA TENGGARA Philipina Singapura Malaysia Thailand Myanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboja Timor Leste ASIA PASIFIK Australia Selandia Baru Kaledonia Baru Papua Nugini Fiji 388 452 349 417 285 332 253 332 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 408 420 377 388 364 376 379 370 292 388 275 287 250 272 247 259 262 253 220 351 220 222 210 209 195 200 202 195 195 227 220 220 210 200 195 195 195 195 195 195 92 93 94 95 96 435 388 421 381 359 400 243 384 350 326 270 220 274 235 219 270 220 223 191 178 .15 (dalam US$) NO (1) NEGARA GOL. A (2) (3) GOLONGAN GOL. B (4) GOL. C (5) GOL..

Honorarium bendahara pengeluaran pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. 2 Honorarium Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa a.. Anggota panitia pengadaan barang/jasa sekurangkurangnya 3 (tiga) orang. jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 6 (enam) orang. Jumlah alokasi dana untuk honorarium pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% dari penerimaan PNBP setiap satker. diberi honorarium berdasarkan besaran pagu yang dikelola. Dalam hal terdapat kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan tempat Bendahara Pengeluaran dan/atau beban kerja bendahara pengeluaran sangat berat. Untuk KPA yang dibantu oleh satu atau beberapa PPK. Honorarium diberikan per paket pekerjaan.16 PENJELASAN STANDAR BIAYA UMUM TAHUN ANGGARAN 2011 1. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10 % dari pagu yang dikelola. Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat oleh pengguna/kuasa pengguna barang/jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa sampai dengan nilai Rp50. termasuk petugas pengelola administrasi belanja pegawai (PPABP). b. Jumlah staf/anggota Pengelola PNBP paling banyak 5 (lima) orang. b. c Untuk kuasa pengguna anggaran (KPA) yang merangkap sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK). 4 Honorarium Pengelola PNBP Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk mengelola penerimaan negara bukan pajak. dengan ketentuan sebagai berikut: a. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat oleh pengguna/kuasa pengguna barang/jasa menjadi panitia pengadaan barang/jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa. d. jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 3 (tiga) orang termasuk petugas pengelola administrasi belanja pegawai (PPABP). .00 (lima puluh juta rupiah). 3 Honorarium Panitia Pemeriksa/Penerima Barang/Jasa Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menerima/memeriksa barang/jasa. menteri/pimpinan lembaga atau pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih bendahara pengeluaran pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan Pengelola keuangan pada setiap satuan kerja. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) orang. yang diserahkan setelah seluruh pekerjaan pengadaan barang/jasa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.000.000.

pencatatan. b) berasal dari unit eselon I penyelengara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari unit eselon I lainnya/masyarakat. Satpam dan Cleaning Service Satuan biaya honorarium pengemudi. e) dilakukan secara selektif. pramubakti. pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga sesuai dengan unit akuntansi masingmasing. 9 Honorarium Pengemudi. b) Ditetapkan bukan berdasarkan peraturan menteri paling banyak 6 (enam) orang. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi.. 8 Honorarium Penyuluh Nonpegawai Negeri Honorarium diberikan kepada nonpegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan penyuluhan berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Untuk pengemudi. Kelebihan jam kerja yang dapat diberikan honorarium paling banyak 4 (empat) jam sehari. Ketentuan mengenai jumlah pengelola SAI adalah sebagai berikut: a) Ditetapkan atas dasar peraturan menteri paling banyak 7 (tujuh) orang. 6 Honorarium Peneliti Honorarium peneliti dan pembantu peneliti (nonfungsional peneliti) diberikan kepada pegawai negeri yang berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang diberi tugas untuk melakukan penelitian melebihi jam kerja normal atau di luar jam kerja. Ketentuan pembentukan tim adalah sebagai berikut : a) mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur. 10 Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan Honorarium tim pelaksana kegiatan dapat diberikan kepada pegawai negeri atau nonpegawai yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan surat keputusan Presiden/ Menteri/Eselon I/KPA.17 5 Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi (SAI) Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. Pembahas hanya dapat dihadirkan untuk kegiatan seminar. . efektif. pramubakti. satpam. dan efisien. c) bersifat temporer sehingga pelaksanaannya perlu diprioritaskan atau di luar jam kerja. b) bersifat koordinatif dengan mengikutsertakan satker/organisasi lain. Honorarium narasumber pegawai negeri dapat diberikan dengan ketentuan : a) berasal dari luar unit eselon I penyelenggara. berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang/kontrak kerja. Pramubakti. 7 Honorarium Narasumber Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi Honorarium narasumber diberikan kepada menteri/pejabat setingkat menteri/pejabat negara lainnya dan pegawai negeri yang memberikan informasi kepada pegawai negeri lainnya/masyarakat. alokasi honorarium dapat ditambah paling banyak sebesar 15% (lima belas persen) dari satuan biaya. dan cleaning service dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. d) merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu kepada pegawai negeri di samping tugas pokoknya sehari-hari. satpam dan cleaning service diperuntukkan bagi nonpegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satker yang Mengelola Belanja Pegawai Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan pada satker yang mengelola belanja pegawai dapat diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk hanya untuk melakukan pengelolaan belanja pegawai di lingkungan kementerian negara/lembaga/satuan kerja berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca. 17 Honorarium Workshop/ Seminar/ Sosialisasi/ Sarasehan Berskala Internasional Honorarium workshop/seminar/sosialisasi/sarasehan berskala internasional dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan workshop/ : 15 16 . 14 Honorarium Tim Pengelola Website Honorarium tim pengelola website dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk mengelola website. SOM Bilateral/Regional/ Multilateral) Honorarium sidang/konferensi internasional – (KTM. 12 Honorarium Tim Penyusunan Jurnal Honorarium tim penyusunan jurnal dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang.. Unsur sekretariat adalah pembantu umum. Honorarium Sidang/Konferensi Internasional – (KTM. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: Konferensi Tingkat Menteri (KTM) 3 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 hari setelah kegiatan. Website yang dimaksud di sini adalah yang dikelola oleh Unit Eselon I/setara.18 11 Honorarium Tim Pelaksana Lapangan/ Sekretariat Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan teknis administratif yang berfungsi untuk menunjang kegiatan tim perumusan kebijakan dan strategi /pelaksana kegiatan berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. pelaksana dan yang sejenis. Senior Official Meeting (SOM) : 2 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 hari setelah kegiatan. berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik. 13 Honorarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah Honorarium tim penyusunan buletin/majalah dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan buletin/majalah. SOM bilateral/regional/ multilateral) dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan sidang/konferensi yang dihadiri/pesertanya pejabat setingkat menteri atau senior official berdasarkan surat keputusan pejabat berwenang. Pegawai negeri penyelenggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. dan tidak berupa struktur organisasi tersendiri. Buletin adalah media cetak berupa selebaran atau majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu.

Diploma III. dan pendidikan pasca sarjana (Strata 2 atau Strata 3) dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah. berdasarkan surat keputusan dari pejabat berwenang . Vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan tinggi diberikan untuk ujian semester dan ujian akhir. : . 21 Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur Uang Lembur merupakan kompensasi bagi pegawai negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang. pegawai negeri Gol IV/C ke atas. paling banyak 22 (dua puluh dua) hari dalam 1 (satu) bulan. duta besar yang menjabat kepala perwakilan. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: 1 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 1 hari setelah kegiatan. Pegawai negeri penyelenggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. Satuan biaya pengawas ujian untuk pengawas ujian tingkat pendidikan dasar dan menengah sudah termasuk uang transport. 20 Satuan Biaya Uang Makan PNS Uang makan diberikan kepada pegawai negeri sipil yang dihitung berdasarkan jumlah hari masuk kerja. Tata cara pengalokasian uang lembur dan uang makan lembur dalam penyusunan RKA-KL tahun 2011 berdasarkan tarif yang ditetapkan Menteri Keuangan. 19 Vakasi Penyelenggara Ujian Vakasi/honorarium penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara.19 seminar/sosialisasi/sarasehan berskala internasional. Diploma IV atau Strata 1. perwira tinggi TNI/Polri. Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan. anggota lembaga tinggi negara. 18 Satuan Biaya Narasumber Kegiatan di Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada narasumber nonpegawai negeri WNI untuk kegiatan workshop/seminar/sosialisasi/sarasehan yang diselenggarakan di luar negeri. Kerja lembur adalah bekerja di luar jam kerja/waktu kerja normal yang telah ditetapkan oleh setiap instansi/kantor pemerintah.. Narasumber Kelas C : Narasumber nonpegawai negeri yang disetarakan dengan pegawai negeri Gol III/c sampai dengan IV/b dan perwira menengah TNI/Polri. Narasumber Kelas B : Narasumber nonpegawai negeri yang disetarakan dengan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh. ketua dan wakil ketua lembaga tinggi negara. Narasumber Kelas A Narasumber nonpegawai negeri yang disetarakan dengan menteri. tidak diberikan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. 22 Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Non-gelar/Gelar Dalam Negeri Satuan biaya bantuan beasiswa program non-gelar/gelar dalam negeri merupakan bantuan bagi pegawai negeri yang ditugaskan untuk melanjutkan pendidikan Diploma I. dengan perhitungan maksimal 100% dari alokasi uang lembur tahun 2010 dihitung secara proporsional.

pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara. Rp. uang makan.00. III/c sampai dengan Gol. PNS Gol. menteri serta setingkat menteri) yang melakukan perjalanan dinas dapat diberi fasilitas angkutan dalam kota/sewa kendaraan (termasuk sopir/BBM) sesuai dengan peruntukannya dan diberikan secara at cost. dan transpor lokal. Golongan A : menteri. pejabat Eselon I. anggota lembaga tertinggi/ tinggi negara dan pejabat lainnya yang setara c. c. ketua dan wakil ketua lembaga tinggi negara. Selama melakukan perjalanan dinas. dan Rp100. dan Uang Penginapan) Perjalanan Dinas Luar Negeri Uang harian dapat digunakan sebagai uang saku. perwira tinggi TNI/Polri. 23 Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri. Golongan D : pegawai negeri sipil sampai dengan Gol III/b dan anggota TNI/Polri yang setara.00. IV/c ke atas. Golongan B : duta besar. IV/b dan perwira menengah TNI/Polri yang setara d. Ttd SRI MULYANI INDRAWATI   .20 Khusus tenaga pengajar biasa pada perguruan tinggi yang ditugaskan mengikuti pendidikan fakultas pasca sarjana. duta yang menjabat kepala perwakilan. Uang Makan.000. Besaran uang harian bagi negara akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran PMK SB TA 2011 merujuk pada besaran uang harian negara dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan.00. dan uang penginapan. uang saku. pejabat Eselon II. Golongan C : PNS Gol. Klasifikasi uang harian perjalanan dinas luar negeri adalah sebagai berikut: a. Uang harian dapat digunakan sebagai uang makan. 150. transpor lokal. b. besarannya merujuk pada uang harian negara Kenya. Pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara.. besaran tunjangan tugas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. Uang Harian Paket Fullboard Di Luar Kota Dan Uang Saku Paket Fullboard Serta Fullday/Halfday Di Dalam Kota a. Transport Lokal.       MENTERI KEUANGAN. Contoh : Uang harian bagi pejabat/pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Uganda. pejabat negara lainnya yang setara b. menteri serta setingkat menteri). 24 Satuan Biaya Uang Harian (Uang Saku..000.000. pejabat Eselon I dan pejabat Eselon II dapat diberi uang representasi per hari masing-masing sebesar Rp200.

000 7 SATUAN BIAYA PENGADAAN BAHAN MAKANAN 7. Wilayah III Pasien Rumah Sakit Anak asuhan (Panti) Tuna Sosial OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 35. Operasi dan Latihan/Diklat Lainnya/Pra Tugas Ops. Makan b. Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki sampai dengan 40 Pegawai b.2 7.000 21. III Diklat Pimpinan Tk. Dikma TNI/Polri c.3 7. W ilayah II c.270 $1 270 SATUAN (3) OH 110. Kudapan (Snack) 6.500 12.1 Anggota TNI/POLRI Non Organik a.470.3 Diklat Pimpinan Tk.000 7.800.000 21. Kudapan (Snack) Orang/Kali Orang/Kali 62.2 RAPAT BIASA a. Tahanan Anggota TNI/Polri e.000 24.500 11.2 Golongan I dan Golongan II Golongan III Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan OH 4. Wilayah I b.000 28.500 21.2 22 3 Satuan Kerja pada Perwakilan RI di Luar Negeri Paket/Tahun OT OT 36.545.000 28. Makan b.000 Orang/Kali Orang/Kali 32.1 4. d.000 20.000 BIAYA TA 2011 KET SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN / STRUKTURAL 3.2 3.4 7.000 5 6 SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT 6. Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki lebih dari 40 Pegawai 2.000 10.000 9.000 920.000 4 SATUAN BIAYA LATIHAN PRAJABATAN 4.000 5.000 $1. Anggota yang sakit Narapidana / Tahanan a. Pasukan termasuk crew kapal laut/terbang b.1 a.000 10. II Diklat Pimpinan Tk. Ops.000 22.-1- Lampiran II (dalam rupiah) NO (1) 1 2 URAIAN (2) SATUAN BIAYA UANG TRANSPORT KEGIATAN DALAM KOTA SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN 2.1 3.000 28.1 RAPAT KOORDINASI TINGKAT MENTERI/ESELON I/SETARA a.261.000 21.230. IV Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30.5 .125.

500 24.000 125.000 24.000 85.000 17.000 125.000 13.000.500.000 25.1 BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/ Pemeliharaan Gedung/ Bangunan Kantor Bertingkat Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) Pemeliharaan Gedung/ Bangunan Kantor Tidak Bertingkat Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) Pemeliharaan Halaman Gedung/ Bangunan Kantor Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) GEDUNG/BANGUNAN UNTUK M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun 130.10 7.11 8 9 URAIAN (2) Mahasiswa/Siswa Sipil Mahasiswa Militer/Semi Militer ABK Aktif ABK Cadangan Rescue Team Pengamat Laut SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH BANGUNAN DALAM 21.2 10.000 9. Kendaraan Pejabat Negara b.3 M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun 10.000 80.8 7.000 BIAYA TA 2011 KET SATUAN BIAYA KONSUMSI TAHANAN SATUAN NEGERI 9.000 90.000 185.1 Kendaraan Bermotor a.000 10.7 7.000 85.000 125.000 21.9 7.2 M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun M2/Tahun 90.000 9.000 260.000 .000 19.000 10. Kendaraan Pejabat Eselon I c.6 7. Kendaraan Pejabat Eselon II Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 29.000 24.-2- Lampiran II (dalam rupiah) NO (1) 7.000 10 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI 10.000.000 10.000 23.000 10.000 115.3 Pemeliharaan Gedung/ Bangunan Kantor Pemeliharaan Wisma Duta/Konsul Pemeliharaan Halaman Gedung Kantor/Wisma Duta/ Konsul M2/tahun M2/tahun M2/tahun $80 $80 $9 11 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS 11.1 10.

000 340.000 18.2 12.2 Toga Hakim Agung Toga Hakim Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel 4.-3- Lampiran II (dalam rupiah) NO (1) URAIAN (2) d.200.000 250. Kendaraan Operasional Lapangan (Double Gardan ) f.000 280.000 10.3 12. Kendaraan Roda 4 g.000 235.4 12.000 350 000 340.000 350. Kendaraan Patroli Jalan Raya Roda 2 mesin sampai dengan 250cc k.000 350.750.000 40.000 645.1 12.000 310.000 13 SATUAN BIAYA TOGA HAKIM 13.000 27.000 . Kendaraan Patroli Jalan Raya Roda 2 mesin 750cc atau Lebih Speedboat SATUAN (3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun buah/tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 20.000 400. Kendaraan Roda 2 h.000 350.870.000 14 SATUAN BIAYA TOGA MAHASISWA 15 SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS/KERJA RESMI PEGAWAI Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) 16 SATUAN BIAYA PAKAIAN MAHASISWA/ TARUNA Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) 17 SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER/ PERAWAT Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) 18 SATUAN BIAYA PAKAIAN SOPIR/ PESURUH Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel 425.000 13.000 470.000 Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel 350.400.000 3.000 400.5 Inventaris Kantor Personal Komputer Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 Kva Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 50.000 290.000 305.000.000 $8.000. Kendaraan Bermotor untuk Perwakilan RI di LN i.000.1 13.000.000 31.000 365.000 365.015.000 305.2 12 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR 12.000 340.000 BIAYA TA 2011 KET 11.000 4. Kendaraan Roda 6 e.000 420. Kendaraan Patroli Jalan Raya Roda 4 j.000 470.000 375.000 325.000.

Roda 6/ Tiga per empat c.000. Motor Trail 23 SATUAN SEWA KENDARAAN DAN SEWA FOTOKOPI 23.000 675.000. Ke Bahasa Prancis.000 101.000 930. Dari Bahasa Jepang c.000 168.000 BIAYA TA 2011 KET 19 SATUAN BIAYA PAKAIAN SATPAM Rayon 1 (Sumatera) Rayon 2 (Jawa) Rayon 3 (Nusa Tenggara) Rayon 4 (Kalimantan) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) 20 SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN 20.000.000 250.000 665.000 605. Dari Bahasa Prancis. Ke Bahasa Asing Lainnya LAMA DAN/ATAU Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel g/ Orang/Stel Orang/Stel 755.000. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia b.000 775.1 22.000.000 370.000 475. Belanda d.000 360.000 235. Ke Bahasa Jepang c.000 21 SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU 22 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL 22.000 915. Jerman e. Roda 4/ Minibus d. Kendaraan Operasional Lapangan (Double Gardan ) e. Ke Bahasa Mandarin.000 300.000 #REF! 20.000 115.000 101.000 #REF! .2 22. Roda 2 g.000. Dari Bahasa Mandarin.000 170.000 Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 68.000 270.1 Sewa Kendaraan Roda 4 Rayon 1 Rayon 2 Rayon 3 Rayon 4 (Sumatera) (Jawa) (Nusa Tenggara) (Kalimantan) Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari 595.3 Pejabat Eselon I Pejabat Eselon II Operasional Kantor/Lapangan a.000 115.1 Dari Bahasa Asing ke Indonesia a.000 135.000 845.000 660. Belanda d. Pick up f.-4- Lampiran II (dalam rupiah) NO (1) Rayon 3 Rayon 4 Rayon 5 Rayon 6 (Nusa Tenggara) (Kalimantan) (Sulawesi) (Maluku dan Papua) URAIAN (2) SATUAN (3) Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel Orang/Stel 290.000 20.000 Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit 400. Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris b.000.000 1.070. Bus Roda 6 b.000 170. Jerman e.2 Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Pegawai/Tahun 85.000.000 1. Dari Bahasa Asing Lainnya Dari Bahasa Indonesia ke Asing a.

000 1.000 2.000 2.-5- Lampiran II (dalam rupiah) NO (1) Rayon 5 (Sulawesi) Rayon 6 (Maluku dan Papua) 23.550.120.000 BIAYA TA 2011 KET Sewa Kendaraan Roda 6 (Bus) Kapasitas 32-48 Orang Sewa Mesin Fotokopi a.825.700.390.350.000 3.000 2.2 Sewa Kendaraan Roda 6 (Bus) Kapasitas 20-30 Orang Rayon 1 Rayon 2 Rayon 3 Rayon 4 Rayon 5 Rayon 6 23.000 1.3 Rayon 1 Rayon 2 Rayon 3 Rayon 4 Rayon 5 Rayon 6 23.930.700.000 URAIAN (2) SATUAN (3) Unit/Hari Unit/Hari 535.150.700.390. Mesin Fotokopi Digital Bulan/Unit Bulan/Unit OJ 3.000 2.790.4 (Sumatera) (Jawa) (Nusa Tenggara) (Kalimantan) (Sulawesi) (Maluku dan Papua) (Sumatera) (Jawa) (Nusa Tenggara) (Kalimantan) (Sulawesi) (Maluku dan Papua) Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari / Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari Unit/Hari 1.000 2.278.000 1.550.000 24 HONORARIUM NARASUMBER (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/ SOSIALISASI/DISEMINASI .000 1.000 1.875. Mesin Fotokopi Analog b.000 4.000 575.000 3.

000.000.000 17.000 .000.000.-6- 25 SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN (dalam rupiah) NO.000 4.000 3.000 7.000.000 6.000.000 2.000 4.000 11.000.500.500.000.000 5.000.K.000.500.000 7.000 9.000 10.000.000 8.500. JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 4.000 8.000 3.000.000 4.500.000.000.000 15.000.000.000 8.000.I.000 5. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA IRIAN JAYA BARAT 4.000.000.000 10. (1) PROVINSI (2) GEDUNG PERTEMUAN SBU 2011 (3) KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT D.000 6.000 5.500.000.000 31.500.000 5.000 3.000 3.000 7.500.000 5.I.000 6.250.500.000 5.000.700.000 7.

000 400.030.000 450.000 280.100.000 350.120.000 260.000 910.000 250.000 250.000 240.000 960.000 800.000 930.000 910.000 400.000 400.000 240.000 240.000 930.000 1.000 930.300.000 240.000 350.000 1.000 930.000 450.000 260.000 910.000 400.000 350.000 910.000 420.000 1.000 360. 32. 33. 4.000 310. 2. 24.000 410.000 350.000 370.240.000 400.000 930. 23.000 260.000 270. 30. 18.000 300.000 350. 27.020.000 200. 6. 22.000 PEJABAT ESELON I ….000 260.000 1.000 310. 8.000 1.000 260.K. 11. 28.000 540.000 910.000 1. 16.000 350. 12.000 250.000 260.000 1.000 310.000 370. 21.000 400.000 800.020.000 800.000 1.000 450.000 800. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA IRIAN JAYA BARAT 860. 5. .000 2.000 240. NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT D.000 370.000 200.000 930.-7- 26 SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR (dalam rupiah) MENTERI & SETINGKAT MENTERI NO (1) PROPINSI (2) FULL BOARD (3) FULL DAY (4) HALF DAY (5) 1.000 350. 7.000 350.000 260.000 350.000 310.I. 29.000 300. 15.000 250. 19.000 930..000 450.000 260.000 1. 13. 20.000 930.350.160.000 240.000 380.000 350. 10.000 910. 26. JAKARTA JAWA TENGAH D. 31.000 310.000 450.870.000 450.000 310.000 450.I.000 510. 14. 25.000 960.000 760.000 930.000 500. 3. 9.000 240.000 400. 17.000 220.

MALUKU UTARA 32.000 190.000 600.000 350.000 280.000 690.000 190.I.000 320.000 170.000 230.000 190.000 340.000 310.000 400.000 1.000 310.000 190.000 220.000 230. 7.000 190.000 660. JAKARTA 14.000 680. 3.000 740. D.000 180.000 600. P A P U A 33.000 190.000 250.000 750.000 660.000 660.000 330.000 170. YOGYAKARTA 16.000 300.000 190. B A L I 18.000 320.000 220.000 320.000 250.000 310.000 280.000 240. SULAWESI BARAT 27.000 790.000 740.000 200.000 10.000 340.I.000 270.000 600. SULAWESI TENGAH 29.000 790.000 690.000 150. KALIMANTAN TENGAH 22.000 220.000 740.000 320. JAWA BARAT 13.000 700.000 350.000 190.-8- PEJABAT ESELON I & II (dalam rupiah) PEJABAT ESELON I & II NO (1) PROPINSI (2) FULL BOARD (3) FULL DAY (4) HALF DAY (5) 1. 5.000 230.000 640. KALIMANTAN TIMUR 24.000 620.000 740.000 340.000 740. KALIMANTAN BARAT 21.000 310.000 180. SULAWESI SELATAN 28.000 450. GORONTALO 26. KALIMANTAN SELATAN 23.000 650..000 230. JAWA TIMUR 17. 2.000 200.000 270. MALUKU 31. NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU 840. BANGKA BELITUNG 11.000 340.000 740.000 280.000 800.K.000 690.000 150.000 280. JAWA TENGAH 15.000 190.000 730. SULAWESI UTARA 25.000 190.000 190.000 330.000 280. D.000 370. 8. IRIAN JAYA BARAT PEJABAT ESELON III …. 9. 4.640. B A N T E N 12.000 210. NUSA TENGGARA BARAT 19. 6.000 740.000 190.000 640.000 740.000 240.000 230.000 270.000 380.000 230.000 230. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 280.000 760.000 600.000 350. . SULAWESI TENGGARA 30.000 700.

000 410. MALUKU 31.000 480.000. JAWA BARAT 13.000 570.000 150.000 185. GORONTALO 26. SULAWESI BARAT 27.000 480. BANGKA BELITUNG 11.000 150.000 165.000 200. D. SULAWESI UTARA 25. MALUKU UTARA 32.000 195.000 170.000 165.000 260.-9- PEJABAT ESELON III KE BAWAH (dalam rupiah) PEJABAT ESELON III KE BAWAH NO (1) PROPINSI (2) FULL BOARD (3) FULL DAY (4) HALF DAY (5) 1.000 1.000 185.000 120. JAWA TENGAH 15.000 140.000 200.000 275. SULAWESI SELATAN 28.000 330.000 200.000 260.000 240. SULAWESI TENGGARA 30.000 135.I. KALIMANTAN SELATAN 23. 7. B A N T E N 12.000 250.000 540.000 305. KALIMANTAN TIMUR 24.000 550.000 485.000 630.000 150. 4.000 110.000 150.000 200. IRIAN JAYA BARAT .000 540. NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU 650.000 140.000 165.000 190.000 150. 6.000 165.000 550.000 150.000 225.000 250.000 230.000 205.000 110.000 520.000 265.000 435.000 205.000 450. P A P U A 33.000 470.000 150.000 135. JAWA TIMUR 17.000 165.000 145. NUSA TENGGARA TIMUR 20. 8.000 305.000 145.000 140. B A L I 18.000 535.000 335.000 535.000 490.000 225.000 250.000 140.000 460.000 480.000 150.I.000 120. YOGYAKARTA 16. KALIMANTAN BARAT 21.000 10. JAKARTA 14. 9.000 200.000 305.000 370.000 640. 2.000 240.000 135. 5.000 250. D.000 200. SULAWESI TENGAH 29. NUSA TENGGARA BARAT 19.000 550.000 110.000 410.000 400.000 185.000 675.000 275.000 565.000 370.000 95.000 445.000 445. 3.K.000 225.000 165. KALIMANTAN TENGAH 22.000 550.000 550.000 225.000 130.000 395.

000 1.000 1.000 250.400.030.000 300.000 660.150.000 1.790.560.200.000 3.000 670.300.000 280.000.000 340.280. 9.000 550. KALIMANTAN TENGAH 22.000 1. SULAWESI SELATAN 28.050.000 1.000 1.000 1.000 1.000 750.000 1.000 400.000 2.000 2.050.000 330.000 290.000 4.000.000 370.050.000 2.000 750.250.250.000 1.000 1.000 900.000 400.650.000 1.000 1.000.000 1.000 280.400.850.000 4.000 400. KALIMANTAN TIMUR 24. 4.000 700.000 3.000 550.650.240.350.500.000 4.030.000 800.020.000 8.000 790.000 500.000 830.000 340.000 1.400.400.030.000 1.580.000 4.000 600.000 1.000 960.000 4.600. SULAWESI TENGGARA 30.000 240. JAWA TIMUR 17.000 3. GORONTALO 26.000.000 500.000 360.000 3. 5.000 450. KALIMANTAN BARAT 21.000 1.000 550.000 1.250.000 10. 7.000 1.000 1.160.000 3.000 450.000.000 350.000 1.000 3.000 1.000 1.000 650.000 1.000 400.K.000 1. 3.000 600.000 1.000 1.000 600.000 540.000 1.000 550.000 410.500.100.000 1.000 400.750.000 3.000 750.10 - 27 SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI (dalam rupiah/hari) NO PROPINSI TARIF HOTEL KELAS SUITE (3) TARIF RATA2 HOTEL KELAS STANDAR /DELUXE/NON SUITE BINTANG BINTANG LIMA EMPAT (4) (5) BINTANG TIGA (6) BINTANG DUA (7) BINTANG SATU (8) (1) (2) 1.000.250.000 390.000 3. MALUKU 31.000 470.050.000 390. KALIMANTAN SELATAN 23.000.000 1.I.240. JAWA TENGAH 15.000 290.000 3.000 850.230. SULAWESI TENGAH 29.000 3. NANGGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU 4.I.000 260.000 1.000 1.000 280.000 1.250.000 1.000 380. 6.000 280.000 400. D.100.630.000 370.000 450.000 300.000 500.200.000 1.000 350.500.000 290.000 400.450.200.000 580..000 1.300.000 280.000 280.000.000.000 900.000 2.000 340.000 410.000. B A L I 18.110.000. SULAWESI BARAT 27.000 1.000 920. 2.000 670.200.380.000 1.000 1.000 2.510.000 740. BANGKA BELITUNG 11.000 380.000.000 300.000 1.450.000 960.000 550.000 1.000 420.000 3.320.000 4.000 1.420.000 900.000 400.000 1. JAKARTA 14. MALUKU UTARA 32.700.000 500.000.000 1.000 500. 8.500.000 560.000 400.000 450.000 1.000 600.000 820.000 1.200.000 330.010.000 800.000 490.000 700.000 1.750.000 250.000 1.000 850.000 800.000 4.300. B A N T E N 12.000. D.210.000 460.200.760.000 360.000 480. JAWA BARAT 13. YOGYAKARTA 16. NUSA TENGGARA TIMUR 20.650.000 4.850.000 230. NUSA TENGGARA BARAT 19.000 4.000 600.000 1.000 330.000 550.000 830.000 1.000 1.000 4.720.000 820.300.000 2.000 1.410.000 450.000 370.000 1.200.000 600. IRIAN JAYA BARAT .000 430.000 1. P A P U A 33.000 740.000 510.000 610.000 440.000 290.000 400.400.100.000 1.650.000 3.500.010.400.000.000 1.000 600.000 330. SULAWESI UTARA 25.000 500.

000 5.000 5.560.830.000 5.000 4.000 4.750.170.000 3.000 5.000 2.230.550.660.550.000 2.000 2.120.000 3.890.170.000 4.000 3.800.070.000.680.800.300.000 4.760.000 3.000 6.770.000 7.740.000 3.000 10.120.000 7.790.000 6.000 7.000 4.000 7.000 6.000 10.960.000 2.910.620.000 6.000 2.400.230.760.200.000 4.050.000 5.000 6.000 13.000 6.040.000 2.000 13.000 6.000 2.000 3.000 8.000 3.000 6.040.000 2.000 11.910.000 7.960.000 .000 4.970.000 1.000 4.840.000 8.280.000 9.000 2.120.820.780.930.000 4.620.000 12.000 4.520.910.000 3.740.000 3.610.000 4.000 2.610.930.600.580.000 3.480.800.000 5.000 4.190.000 3.530.030.300.000 7.420.660.000 4.020.230.000 4.000 4.510.820.000 3.000 9.280.000 2.000 6.000 2.000 2.290.000 4.220.670.000 3.000 3.610.840.110.510.350.000 2.110.000 2.250.000 2.630.150.160.180.000 3.000 2.000 4.950.000 3.450.000 3.700.310.760.000 2.11 28 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERGI-PULANG PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI KOTA ASAL (2) NO (1) SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN (3) BISNIS (4) EKONOMI (5) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TERNATE TIMIKA DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI PALU SORONG SURABAYA TERNATE BANDA ACEH BATAM DENPASAR 12.530.960.000 2.190.000 4.000 4.000 10.500.120.780.000.000 8.080.550.030.000 2.000 15.

930.040.180.000 3.000 5.000 5.680.000 7.130.000 6.000 4.370.000 2.500.340.450.070.000 4.440.000 2.000 7.000 5.930.000 4.830.570.000 9.780.990.880.770.000 8.210.410.000 2.000 2.000 3.000 10.840.680.100.000 3.830.000 7.630.040.610.390.440.000 13.200.910.000 3.000 4.610.060.000 5.890.690.460.000 2.000.000 3.230.000 10.000.180.000 11.910.610.000 4.860.350.000 2.000 5.000 5.000 10.000 3.130.000 7.000 13.270.030.000 8.000 17.000 4.000 4.000 10.000 10.000 8.000 5.000 5.000 10.000 4.020.000 3.000 3.000 3.000 9.810.000 3.010.000 1.510.000 11.000 5.000 11.000 .460.000 6.340.000 4.000 9.000 4.000 9.000 2.260.210.580.370.000 17.000 5.970.000 4.000 3.000 5.000 3.580.830.930.970.820.000 5.000 4.000 7.750.460.000 5.020.000 5.000 1.000 8.280.380.870.300.920.150.920.000 14.160.000 7.000 4.000 14.840.410.640.000 3.000 8.740.000 6.12 NO 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 KOTA ASAL BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG TUJUAN JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI MAKASSAR MALANG MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 17.020.820.830.000 6.000 8.680.750.620.000 6.000 7.030.000 5.000 5.420.000 7.960.230.830.000 13.000 1.960.190.190.600.000 5.470.000 3.000 EKONOMI 9.090.000 5.880.000 4.000 5.430.000 10.830.790.560.000 17.

160.000 15.000 8.830.000 8.040.100.000 14.000 EKONOMI 3.300.120.540.000 17.000 6.860.13 NO 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 KOTA ASAL BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BENGKULU BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK TUJUAN PADANG PALEMBANG PANGKAL PINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA PALEMBANG BALIKPAPAN BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 5.060.940.010.630.760.000 8.970.000 8.000 7.830.000 15.550.000 3.680.000 12.000 15.400.760.000 8.000 4.000 15.380.000 8.000 4.000 4.000 4.000 2.000 8.000 4.000 7.000 4.840.060.630.000 7.670.000 5.100.000 15.000 8.020.000 2.000 7.000 4.640.000 1.250.000 5.000 2.690.000 7.000 3.680.000 3.000 6.270.580.000 14.880.360.020.000 8.770.170.280.760.740.300.150.000 3.900.270.610.860.410.000 15.000 4.000 4.000 5.000 7.000 9.000 2.000 8.680.410.000 8.510.000 9.000 3.000 8.000 2.000 4.700.460.000 6.100.000 6.530.060.830.000 4.000 3.140.710.220.220.000 4.420.000 3.070.180.560.000 8.000 17.000 7.860.460.000 9.580.010.000 17.450.280.000 8.000 10.000 9.000 9.000 5.010.000 8.000 6.000 3.000 .000 4.600.880.680.890.970.000 2.000 1.090.390.000 7.000 4.990.000 8.000 15.000 3.000 4.010.460.000 4.000 8.500.000 10.000 2.830.660.150.100.680.340.000 3.000 8.410.210.000 14.000 16.000 8.000 15.420.000 2.730.000 3.090.750.000 7.600.490.000 6.100.700.510.110.

000 5.000 16.380.120.620.000 11.000 7.350.760.000 8.000 EKONOMI 6.000 5.000 4.290.000.440.410.000 5.000 14.000 4.370.050.000 16.000 7.720.700.000 5.000 4.000 15.740.790.000 3.000 6.770.300.000 3.000 4.000 2.500.000 3.380.000 7.150.000 8.000 4.000 10.220.770.000 2.000 5.110.460.000 10.730.000 9.570.250.000 4.000 .290.620.000 3.000 6.000 2.640.580.680.000 6.450.000 8.000 12.260.000 8.880.000 6.230.610.000 3.880.340.300.600.100.100.000 7.000 6.000 5.000 6.640.000 4.190.000 5.000 3.920.060.000.190.220.000 6.000 2.760.250.14 NO 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 KOTA ASAL BIAK BIAK DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI TUJUAN SURABAYA TIMIKA JAYAPURA KUPANG MAKASSAR MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BALIKPAPAN BANJARMASIN DENPASAR JOGJAKARTA KUPANG MAKASSAR MALANG MANADO PALANGKARAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 11.960.000 4.430.000 9.000 7.000 4.000 3.000 6.000 4.900.000 3.000 3.480.460.000 7.000 3.000 3.000 3.430.920.040.400.000 3.000 17.000 7.000 7.700.460.950.000 1.030.000 5.720.000 6.460.580.000 10.000 4.350.670.000 6.000 3.000 3.000 3.690.120.910.530.000 6.000 1.590.000 20.000 12.750.000 11.000 6.000 3.840.590.230.010.030.150.000 5.320.850.000 9.000 8.320.000 9.430.500.000 3.000 9.000 7.670.000 4.000 7.000 8.000.660.000 8.000 9.000 7.400.920.630.000 9.000 10.140.470.900.630.000 4.440.010.000 8.160.

000 6.000 8.310.030.000 14.000 7.380.120.000 12.000 7.000 5.000 12.850.310.000 4.000 9.410.030.570.740.540.480.000 EKONOMI 5.000 7.000 8.390.840.540.110.930.000 11.720.000 5.000 4.490.000 15.610.130.000 10.000 3.270.000 2.910.030.120.000 4.170.000 3.000 7.630.000 7.000 9.000 6.520.000 9.000 9.000 4.000 9.470.150.030.000 4.000 17.870.000 15.420.840.290.000 3.000 5.940.650.980.430.000 4.000 5.130.830.000 6.000 7.000 6.000 2.800.000 4.100.490.490.000 11.000 10.000 4.000 7.000 11.000 4.700.900.540.840.810.000 4.550.690.000 9.250.160.450.000 6.000 5.000 9.910.230.450.000 4.000 15.050.000 .690.000 9.000 9.15 NO 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 KOTA ASAL KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM TUJUAN PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU TIMIKA MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 10.000 6.000 8.910.110.530.000 4.000 8.000 14.000 4.470.410.000 6.310.000 5.310.580.120.910.690.800.240.400.400.000 5.000 2.000 4.000 5.000 4.000 5.000 10.000 10.000 9.150.670.500.000 4.140.450.100.000 5.040.000 5.000 4.000 10.000 4.000 2.140.000 9.960.000 6.890.410.870.470.000 8.910.000 4.980.000 1.000 13.000 7.130.000 6.000 5.000 10.600.000 13.000 12.720.830.460.120.000 7.140.920.000 7.000 4.600.000 7.000 13.140.000 5.

000 6.000 8.050.340.000 6.000 3.000 EKONOMI 3.000 4.430.000 8.000 5.000 8.070.910.250.000 9.000 8.000 9.590.450.050.770.630.670.000 3.390.050.000 5.000 3.050.220.000 11.000 14.000 8.000 3.350.000 4.000 6.000 5.000 3.800.000 4.360.780.220.000 4.000 2.000 3.590.170.000 5.600.000 4.000 4.000 7.500.970.630.000 7.000 6.000 3.580.430.000 15.000 11.000 8.860.880.000 4.400.000 8.000.280.000 3.000 3.800.190.000 7.000 1.000 4.000 4.310.000 2.000 8.100.520.450.000 .000 4.000 3.000 5.000 17.230.680.000 3.000 4.090.000 4.000 4.000 8.310.040.300.000 4.840.000 4.630.550.790.630.000 5.750.000 3.000 5.000 5.250.000 7.000 2.130.630.480.630.000 1.680.660.830.470.000 1.000 8.990.890.000 6.660.000 3.120.000 6.820.000 3.000 3.850.000 9.630.000 7.510.000 6.390.780.060.000 6.670.000 6.680.700.690.330.760.000 8.16 NO 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 KOTA ASAL MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG TUJUAN PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA BANDA ACEH MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 7.100.190.000 10.780.330.410.990.080.000 10.000 7.000 5.000 9.000 3.570.860.630.760.000 3.570.170.000 4.830.000 7.000 6.000 3.000 6.000 4.260.240.060.240.000 2.000 3.240.000 4.470.000 8.430.000 3.000 3.000 8.000 8.830.

000 1.450.220.850.17 NO 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 KOTA ASAL PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA TUJUAN PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS 5.850.000 9.000 11.000 10.400.210.000 4.710.120.000 6.930.000 8.850.000 3.550.870.000 7.490.560.270.450.000 7.610.000 14.000 6.000 5.900.000 .640.000 5.000 8.000 3.290.990.000 3.000 EKONOMI 3.000 2.000 6.000 4.000 3.760.650.000 7.170.000 2.980.850.680.000 6.640.290.530.160.000 3.850.980.520.000 7.000 15.000 8.110.000 3.000 4.000 5.000 7.000 4.250.000 3.810.390.250.000 6.000 3.000 8.720.000 4.

BANGKA BELITUNG 11.000 100.000 90. JAWA TENGAH 15.000 70.000 110.000 90.000 110. YOGYAKARTA 16.000 120. J A M B I 6. KALIMANTAN SELATAN 23. IRIAN JAYA BARAT 90. LAMPUNG 9. D.000 60. GORONTALO 26. B A N T E N 12. SUMATERA SELATAN 8. SULAWESI SELATAN 28.000 260.000 90.000 .000 80. JAKARTA 14.I. KALIMANTAN TIMUR 24. B A L I 18.000 60.000 30. JAWA BARAT 13.000 170. P A P U A 33.000 70.000 280.000 60. NUSA TENGGARA BARAT 19. BENGKULU 10. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 90. SULAWESI BARAT 27.000 100. SULAWESI TENGGARA 30.-18 29 SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI (dalam rupiah) NO PROPINSI TARIF TAKSI (1) (2) (3) 1.000 160. D.000 110.000 70. KALIMANTAN TENGAH 22. MALUKU UTARA 32.000 120. SUMATERA BARAT 7. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 2.K.I. KALIMANTAN BARAT 21. MALUKU 31. KEPULAUAN RIAU 5. JAWA TIMUR 17.000 260. SULAWESI TENGAH 29. SULAWESI UTARA 25.000 40. R I A U 4.000 50.000 110.000 60.000 125.000 90. SUMATERA UTARA 3.000 60.000 80.

357 2.753 3.223 14.197 7.570 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 6.495 16.238 4.177 3.825 4.591 2.488 5.19 30 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (dalam US$) KLASIFIKASI NO K O T A Eksekutif (1) (2) (3) Bisnis (4) Ekonomi (5) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brussels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam 7.374 7.419 2.639 10.310 9.013 4.771 1.130 7.970 5.426 9.093 8.819 17.960 7..834 4.931 6.393 6.189 7.333 3.225 7.831 2.432 11.177 7.357 3.035 6.076 6.133 12.550 3.348 11.134 9.959 4.986 7.342 8.455 4.834 3.541 3.353 6.331 3.966 9.871 3.134 8.389 3.970 5.049 5.550 7.335 13.115 14.240 2.702 23.365 5.103 4.713 5.076 3.291 5.772 9.988 3.721 11.463 5.355 3.966 11.127 17 18 19 7.269 11.567 6.864 4.870 3.213 8.177 6.557 5.587 3.742 4.494 4.403 4.853 3.753 3.743 10 11 12 13 14 15 16 12.320 4.269 7.331 .

451 3.811 5.955 5.661 3.041 3.666 5.972 4.129 6.645 8.033 2.701 7.334 9.848 8.993 7.704 6.366 7.733 7.237 3.851 5.400 6.274 6.920 3.894 4.978 5.921 7.350 42 43 44 45 46 47 48 6.733 5.826 6.081 8.509 4.567 6.158 6.541 3..20 (dalam US$) KLASIFIKASI NO K O T A Eksekutif (1) (2) (3) Bisnis (4) Ekonomi (5) 30 31 32 33 34 EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare 6.615 4.256 3.283 7.153 4.917 6.771 4.143 3.630 9.180 4.433 6.952 4.193 5.794 8.141 9.991 6.968 3.818 51 52 53 54 55 7.049 35 36 37 38 39 40 41 11.631 3.747 .076 3.447 49 50 12.472 7.537 6.627 9.341 4.383 3.911 6.778 14.599 6.734 5.781 4.900 10.294 4.113 5.555 6.446 14.848 7.433 4.730 3.779 8.681 3.281 9.392 4.966 11.

727 3.053 5.510 7.745 3.433 5.089 7.353 8.122 3.806 5.419 2.361 5.175 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 6.727 3.827 3.915 4.904 6.21 (dalam US$) KLASIFIKASI NO K O T A Eksekutif (1) (2) (3) Bisnis (4) Ekonomi (5) 56 57 58 AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg AFRIKA UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh ASIA TENGAH Tashkent Astana ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul 11.550 59 60 61 62 63 64 8.581 2.421 1.700 3.110 3.868 1.092 4.835 1.148 3.112 1.438 4.737 .645 8.205 6.958 6.785 5.180 5.593 4.325 3.962 80 81 82 83 84 85 2.271 3.598 5.212 3.545 3.469 4.343 8.617 13.191 3.124 2.717 4.641 4.639 4.000 78 79 13.572 2.551 6.086 7.737 1.730 2.719 2.156 3.235 3.096 6.999 1.262 1.845 1.148 4.507 4.433 4.610 5.555 3.364 3.453 12.400 5.890 4.661 8.510 4.710 3.767 5.737 4.558 2.330 3.325 11.421 2.207 5.013 4.296 6..545 3.115 3.092 4.623 1.233 1.992 4.999 1.555 4.

920 1.367 1.445 1.719 2.233 1.271 2.843 2.973 1.721 2.176 3.156 1.673 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 645 1.749 1.053 107 108 109 110 111 112 113 114 115 2.224 2.070 1.873 1.669 .045 500 873 387 981 1.757 1.011 2.755 2.203 576 1.886 1.126 2.217 539 1.598 1.005 445 1.611 2.890 2.935 1.468 533 947 1.525 1.176 2.926 2.475 1.635 3.318 3.750 2.750 1.147 1.386 4.890 2.383 1.419 2.209 2.388 878 1.332 2.439 2.315 711 355 495 410 1.585 3.212 463 823 1.22 (dalam US$) KLASIFIKASI NO K O T A Eksekutif (1) (2) (3) Bisnis (4) Ekonomi (5) 86 87 88 89 90 91 92 ASIA SELATAN Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon ASIA PASIFIK Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington 3.380 2.635 3.129 1.255 1.740 3.833 991 495 690 572 1.014 2..072 2.174 1.514 818 409 570 472 1.457 697 1.416 1.

Apabila dalam pelaksanaan anggaran terjadi perubahan tarif biaya diklat pimpinan. 5 Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Pengadaan makanan/minuman bagi pegawai negeri sebagai penambah daya tahan tubuh hanya diberikan kepada pegawai yang jenis pekerjaannya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai negeri tersebut.000. dan air minum pegawai. Untuk Perwakilan RI di luar negeri. satuan biaya dapat mengacu pada peraturan pemerintah yang mengatur tentang tarif diklat pimpinan tersebut. disertai surat tugas. tidak menggunakan kendaraan dinas. barang cetak. Apabila dalam pelaksanaan anggaran terjadi perubahan tarif biaya diklat prajabatan. alat-alat rumah tangga. c. 2 Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran Satuan biaya untuk membiayai keperluan sehari-hari perkantoran yang terkait dengan jumlah pegawai berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang kegiatan dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan. 3 Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural Biaya diklat penjenjangan untuk pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. Satuan kerja yang memiliki sampai dengan 40 (empat puluh) pegawai. . dapat mengalokasikan paling banyak Rp36. satuan biaya dapat diberikan sepanjang : a. Untuk pegawai negeri. langganan surat kabar/berita/majalah.00 (tiga puluh enam juta delapan ratus ribu rupiah) per tahun.23 PENJELASAN STANDAR BIAYA UMUM TAHUN ANGGARAN 2011 1 Satuan Biaya Uang Transpor Kegiatan dalam Kota Uang transpor dapat diberikan kepada pegawai negeri atau nonpegawai negeri yang melakukan kegiatan/pekerjaan di luar kantor yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kota/kabupaten atau maksimal 5 (lima) kilometer dari batas kota/kabupaten.800. satker yang memiliki lebih dari 40 (empat puluh) pegawai dapat mengalokasikan sesuai dengan indeks dikalikan dengan jumlah pegawai. Sementara itu. b. terdiri dari alat tulis. satuan biaya dapat mengacu pada peraturan pemerintah yang mengatur tentang tarif diklat pimpinan tersebut. Satuan biaya belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta namun sudah termasuk biaya observasi lapangan. satuan biaya digunakan khusus untuk pengadaan alat tulis kantor (ATK).. tidak bersifat rutin. 4 Satuan Biaya Latihan Prajabatan Biaya diklat bagi calon pegawai negeri sebagai syarat untuk diangkat sebagai pegawai negeri. Satuan biaya belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta namun sudah termasuk biaya observasi lapangan.

dan NAD. 8 Satuan Biaya Konsumsi Tahanan Satuan biaya pengadaan paket makanan diberikan untuk tahanan yang berada pada tahanan kejaksaan. Mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Sulawesi Barat. narapidana. 9 Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen) 10 Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan untuk Perwakilan RI di Luar Negeri Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor Perwakilan RI di luar negeri (termasuk atase teknis departemen di luar negeri) agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). seperti mahasiswa Penerbangan. Kalimantan Barat. Mahasiswa Akademi TNI/AKPOL. Bali. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. NTT.. imigrasi. seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan. 7 Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan Satuan biaya untuk pengadaan bahan makanan diberikan kepada anggota TNI/POLRI. dan Sumatera Selatan Wilayah II : Sumatera Barat. Kepulauan Riau. ABK dan lain-lain. Sumatera Utara. Papua. DKI Jakarta. Riau. yaitu mahasiswa/siswa Sipil. Mahasiswa/siswa yang diberi biaya pengadaan bahan makanan. Gorontalo. Akademi Migas serta mahasiswa/siswa militer/semimiliter. Bangka Belitung. Untuk mahasiswa/siswa yang menempuh pendidikan kedinasan dapat dialokasikan biaya pengadaan bahan makanan sepanjang mahasiswa/siswa tersebut diasramakan. Sulawesi Tenggara. Jambi. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara adalah rapat koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/Eselon I/pejabat yang setara. DIY. Lampung.24 6 Satuan Biaya Konsumsi Rapat Satuan biaya konsumsi digunakan untuk pengadaan makanan termasuk minuman dan kudapan untuk rapat/pertemuan yang diselenggarakan di kantor. 11 Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas Satuan biaya pemeliharaan dan operasional digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya. Maluku Utara. . Jawa Timur. Sulawesi Selatan. Papua Barat. Jawa Barat. NTB. Untuk satuan biaya pengadaan bahan makanan narapidana dibedakan menurut wilayah sebagai berikut: Wilayah I : Sulawesi Utara. pasien rumah sakit. Jawa Tengah. Bengkulu. Maluku. dan kepolisian. Kalimatan Timur. Kalimantan Tengah. dan Banten Wilayah III : Kalimantan Selatan. Satuan biaya tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar minyak dan perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Sulawesi Tengah. Untuk perwakilan RI di negara yang mempunyai 4 (empat) musim dapat dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk fasilitas umum apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan riil dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

. 16 Satuan Biaya Pakaian Dinas Mahasiswa/Taruna Satuan biaya pakaian dinas mahasiswa/taruna hanya dapat dialokasikan bagi mahasiswa/taruna dengan ketentuan : a) mengikuti pendidikan kedinasan yang berada di bawah kementerian negara/lembaga tertentu. c) diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun.  b) bagi satker yang pada awal pembentukannya tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian seragam (setingkat Perpres) tetapi mempunyai tugas pokok dan fungsi berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. Satuan Biaya Toga Hakim Satuan biaya toga hakim diperuntukkan bagi hakim agung pada Mahkamah Agung dan hakim pada pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Satuan Biaya Pakaian Dinas / Kerja Resmi Pegawai Satuan biaya pakaian dinas/kerja resmi pegawai yaitu satuan biaya pengadaan pakaian dinas yang diberikan kepada pegawai negeri yang bekerja pada satuan kerja tertentu. penegak keadilan. Satuan biaya tersebut sudah termasuk ongkos jahit. Satuan biaya sudah termasuk atribut/perlengkapan. atau pemeriksaan dapat mengalokasikan biaya untuk pakaian dinas setelah memiliki izin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. b) memiliki izin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. keamanan. Satuan biaya tersebut sudah termasuk atribut dan ongkos jahit. Satuan biaya pakaian dinas/kerja resmi pegawai hanya dapat dialokasikan dengan ketentuan : a) bagi satker yang pada awal pembentukannya terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian seragam (setingkat Perpres). 13 14 15 . pakaian dinas dapat dialokasikan meskipun belum memiliki izin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 12 Satuan Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor Satuan biaya pemeliharaan sarana kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris/peralatan dan mesin lainnya agar berada dalam kondisi normal (beroperasi dengan baik).25 Untuk pemeliharaan kendaraan dinas pada Perwakilan RI di luar negeri dapat dialokasikan biaya asuransi kendaraan dengan ketentuan : a) ada peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan. Satuan Biaya Toga Mahasiswa Satuan biaya toga mahasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa pada perguruan tinggi/akademi negeri. b) besaran asuransi kendaraan sesuai kebutuhan riil.  c) diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. Pakaian dinas dapat diberikan berupa 1 (satu) potong jas untuk dokter atau satu stel pakaian untuk perawat per tahun. Satuan biaya tersebut sudah termasuk atribut dan ongkos jahit. 17 Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter/Perawat Satuan biaya pakaian dinas dokter/perawat diperuntukkan bagi dokter/perawat dan penyediaannya secara selektif. Satuan biaya tersebut tidak termasuk atribut/perlengkapan. c) dilengkapi data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

dan efektif. kursi. tali kurt dan peluit. Pakaian satpam dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. satuan biaya untuk sewa mesin fotokopi sudah termasuk toner dan biaya perawatan. pertemuan. 20 Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan Satuan biaya penerjemahan dan pengetikan dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam bahasa yang diinginkan. topi. kaos security dan atribut lainnya). efisien. Satuan biaya ini terbagi dalam 3 (tiga) jenis: 25 . 22 Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Satuan biaya diperuntukkan bagi pengadaan kendaraan operasional dalam rangka menunjang tugas pokok dan fungsi kementerian negara/lembaga. sedangkan pengadaan inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 orang Satuan biaya tersebut sudah termasuk sewa meja. Untuk daerah terpencil satuan biaya belum termasuk ongkos kirim.26 18 Satuan Biaya Pakaian Sopir/Pesuruh Satuan biaya pakaian sopir/pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh yang diangkat berdasarkan surat keputusan KPA. hemat. 26 Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. ikat pinggang. Dalam melakukan pengadaan kendaraan operasional harus memperhatikan prinsip-prinsip. sesuai dengan kebutuhan. sound system. Pakaian sopir/pesuruh dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun.. 24 Honorarium Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) untuk Kegiatan Seminar/Rakor/ Sosialisasi/Diseminasi Honorarium yang diberikan kepada narasumber Non-Pegawai Negeri yang mempunyai keahlian tertentu/pengalaman dalam ilmu/bidang tertentu. tidak mewah. Sementara itu. seleksi/ujian masuk pegawai dan kegiatan lain sejenis yang dilaksanakan di luar kantor. kopel. 19 Satuan Biaya Pakaian Satpam Pakaian satpam sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. sosialisasi. Satuan biaya tersebut sudah termasuk ongkos jahit. Sewa Gedung Pertemuan Sewa gedung pertemuan digunakan untuk rapat. antara lain. 21 Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris bagi Pegawai Baru Satuan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru diperuntukkan bagi penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai. 23 Satuan Biaya Sewa Kendaraan dan Mesin Fotokopi Satuan biaya untuk sewa kendaraan sudah termasuk bahan bakar minyak dan pengemudi. baju PDL. Pengalokasiannya maksimal 10% dari jumlah pegawai (minimal 1 pegawai). dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. kaos kaki.

podium. pejabat Eselon I serta pejabat Eselon II b. baik di dalam kota maupun di luar kota 1) Kegiatan yang diselenggarakan di luar kota. dan permen). 2) Pada kegiatan yang diselenggarakan di dalam kota. Satuan biaya penginapan perjalanan dinas dalam negeri digunakan untuk pengalokasian dana dalam perencanaan anggaran (RKA-KL). white board. 2) Hotel Empat Bintang : . Komponen paket mencakup minuman selamat datang.27 a. rehat kopi dan kudapan (2 kali). Akomodasi paket fullboard diatur sebagai berikut: Pejabat Eselon II ke atas = 1 (satu) kamar untuk 1 (satu) orang Pejabat Eselon III ke bawah = 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang c. flip chart. b. dan permen). air mineral. wakil gubernur. standard sound system. white board. makan 2 kali (siang dan malam). hotel untuk seluruh pejabat negara/pegawai dapat menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas kamar hotel yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negara/pegawai negeri. dan permen). dan pejabat negara lainnya yang setara. dan uang harian paket full board di luar kota (Lampiran I Nomor 23). Dalam pelaksanaan anggaran. Catatan : a. Paket Full Board Satuan biaya paket full board disediakan untuk paket kegiatan rapat yang diselenggarakan di luar kantor sehari penuh dan bermalam/menginap. pejabat setingkat menteri. satuan biaya penginapan menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran). Paket Half Day Satuan biaya paket half day disediakan untuk paket kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor selama setengah sehari (minimal 5 jam). alat tulis. podium. rehat kopi dan kudapan (2 kali). b. air mineral. makan 1 kali (siang). Ruang Pertemuan (termasuk OHP. d. standard sound system. menteri.. standard sound system. podium. alat tulis. Paket Full Day Satuan biaya paket full day disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. serta pejabat negara lainnya yang setara gubernur. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan secara at cost. c. air mineral. flip chart. flip chart. mikropon. mikropon. Ruang pertemuan (termasuk OHP. white board. dapat diberikan uang saku paling tinggi sebesar Satuan Biaya Uang Saku Paket Full Board di Dalam Kota (Lampiran I Nomor 23 ) dan uang transpor dalam kota paling tinggi sebesar Satuan Biaya Transpor Dalam Kota (Lampiran II Nomor 1). 27 Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri a. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. kepada peserta dapat diberikan uang saku saku paling tinggi sebesar Satuan Biaya Uang Saku Paket Full Day/Half Day di Dalam Kota (Lampiran I Nomor 23 )dan uang transpor dalam kota paling tinggi sebesar Satuan Biaya Transpor Dalam Kota (Lampiran II Nomor 1). Kegiatan yang diselenggarakan secara full day dan half day dan dilaksanakan di dalam kota. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sama. Peruntukkan hotel berbintang 1) Hotel Bintang Lima : ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara. alat tulis. mikropon. rehat kopi dan kudapan (1 kali). Komponen biaya mencakup minuman selamat datang. ruang pertemuan dan fasilitasnya (termasuk OHP. makan (3 kali). Kegiatan yang diselenggarakan secara full board dapat dilaksanakan. indeks paket pertemuan full board. akomodasi 1 malam.

menteri serta setingkat menteri). Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri : a. Hotel Bintang Tiga Hotel Bintang Dua Hotel Bintang Satu : : : pejabat Eselon III/Gol. pejabat negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di provinsi tersebut. Contoh perngitungan alokasi biaya taksi: Seorang pejabat/pegawai negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Batam.. Fasilitas hotel bintang lima kelas suite diberikan kepada pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. dapat menggunakan tarif Bisnis. maka alokasi biaya taksi sebagai berikut : a) Berangkat -biaya taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta -biaya taksi dari Bandara Hang Nadim (Batam) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Batam b) Kembali -biaya taksi dari hotel/penginapan (Batam) ke Bandara Hang Nadim -biaya taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (Jakarta) 30 Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri Satuan biaya diperuntukkan bagi pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri pulang pergi (PP). Tarif Ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D Untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D yang lama perjalanannya melebihi 8 jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). Dalam hal perjalanan dinas dilakukan secara bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan tertentu. satuan biaya tiket perjalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran) 29 Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya taksi merupakan tarif satu kali perjalanan dari kantor tempat kedudukan menuju bandara keberangkatan atau dari bandara kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara kedatangan dan sebaliknya.28 3) 4) 5) c. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi. Apabila dalam provinsi tersebut tidak terdapat hotel bintang lima. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi. II dan I d. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. 28 Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pulang pergi (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan. IV pejabat Eselon IV/Gol. III PNS Gol. penginapan/hotel untuk seluruh pejabat negara/pegawai dapat menggunakan penginapan/hotel yang sama dengan kelas kamar penginapan/hotel sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negara/pegawai. Tarif Eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A b. Tarif Bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B c. . Dalam pelaksanaan anggaran.

.29 Catatan Umum : 1) Satuan biaya Diklat Pimpinan dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara Pengertian Istilah : a) b) c) d) e) f) g) h)                                       MENTERI KEUANGAN. OJ OH OB OT OP OK OR Oter : : : : : : : : Orang/Jam Orang/Hari Orang/Bulan Orang/Tahun Orang/Paket Orang/Kegiatan Orang/Responden Orang/Terbit 2) Ttd SRI MULYANI INDRAWATI               .

.................. dan dapat dipertanggungjawabkan............................. : ............................................................ ......... Kode dan Nama Satuan Kerja Kode dan Nama Kegiatan : ................................................................................................. Yang bertanda tangan di bawah ini.......................... efektif........................ Ttd SRI MULYANI INDRAWATI .......... saya selaku Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran......... Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. NIP/NRP.......... transparan............. ..LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR: 100/PMK........... efisien............... Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran ................... ............................... menyatakan bahwa saya bertanggung jawab penuh atas satuan biaya yang digunakan dalam penyusunan Standar Biaya Khusus ..*) di luar Standar Biaya yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan................... Perhitungan satuan biaya tersebut telah dilakukan secara professional...............................02/2010 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN ANGGARAN 2011 SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK NOMOR : ................................. ..... *) Diisi nama kegiatan yang menjadi Standar Biaya Khusus MENTERI KEUANGAN.