Anda di halaman 1dari 15

Bahasa Arab Fusha dan RagamLahjah nya

Oleh: Luthfi Muhyiddin

Pendahuluan Bahasa Arab sebagai bahasa yang digunakan sebagian besar penduduk di kawasan Timur Tengah merupakan bahasa yang memiliki sejarah yang panjang.Bahasa yang merupakan rumpun dari bahasa semitik yang muncul dari daerah yang sekarang menjadi daerah Arab Saudi termasuk dalam bahasa terbesar dari segi jumlah penutur.Ia mengalami penyebarannya yang sangat signifikan pada masa Islam berkuasa dan menguasai berbagai negara Timur Tengah. Sehingga bahasa Arab memegang peran yang sentral pada pembentukan kosa kata baru dalam berbagai bahasa seperti bahasa Barbar, Kurdi, Parsi, Swahili, Hindu, Turki dan sebagainnya Dalam perkembangannya yang disertai dengan semakin meluasnya wilayah muslim yang meliputi daerah Arab sendiri bahkan sampai pada daerah non-Arab telah membuat suatu tabiat berbahasa yang berbeda-beda dengan bahasa Arab aslinya. Sebuah kebiasaan berbahasa yang menimbulkan kerancuan dalam mengungkapkan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari.Hal tersebut banyak disebabkan oleh adanya perbedaan letak geografis dari setiap suku dalam wilayah Islam, yang pada dasarnya bahasa Arab mengacu kepada penggunaan dialek Quraisy sebagai standar penggunaan bahasa pada waktu itu.Perbedaan kebiasaan berbahasa tersebut memunculkan fenomena baru yaitu perbedaan dialek dalam bahasa Arab. Ragam dialek yang terjadi dalam suatu bahasa lebih disebabkan oleh beberapa hal di antaranya adalah adanya perbedaan fungsi dalam suatu bahasa, prestise penutur terhadap bahasa, tradisi tulis menulis yang mengalami perkembangan, adanya perbedaan pemerolehan bahasa, pembakuan bahasa yang

cenderung kepada tatabahasa, kamus dan lain sebagianya, stabilitas penggunaan bahasa, perbedaan kosakata, dan fonologi. Klasifikasi Ragam Bahasa Arab Ragam bahasa Arab dalam perkembangannya memiliki klasifikasiklasifikasi yang berbeda-beda diantaranya adalah klasifikasi model Arab dan klasifikasi model barat.Klasifikasi model Arab membedakan dua ragam bahasa yaitu: bahasa fusha-lahjah atau ragam baku-nonbaku atau bisa disebut dengan lughah mustarikah/lughah muwahhidah dan bahasa yang bukan fushah-lahjah. Sedangkan klasifikasi model barat membedakan ragam bahasa Arab menjadi tiga yaitu: bahasa Arab klasik (classical Arabic), bahasa Arab modern standard (modern standard Arabic/MSA), dan bahasa Arab lahjah (colloquial Arabic). ` Klasifikasi Model Arab : 1. bahasa fusha-lahjah atau ragam baku-nonbaku atau bisa disebut dengan lughah mustarikah/lughah muwahhidah 2. bahasa yang bukan fushah-lahjah ` Klasifikasi Model Barat : 1. bahasa Arab klasik (classical Arabic) 2. bahasa Arab modern standard (modern standard Arabic/MSA) 3. bahasa Arab lahjah (colloquial Arabic) Ragam terakhir dalam pembagian model barat mengacu pada ragam yang banyak dipakai dalam percakapan sehari-hari atau ragam dialek.Selain istilah lahjah, ragam ini juga bisa disebut d rijah, mahkiy, amiyah atau dalam istilah baratnya dialectal, colloquial, dan spoken Arabic.Ragam ini sering disebut

sebagai bentuk penyelewengan di satu pihak dan merupakan suatu perkembangan di pihak lainnya dari ragam bahasafusha. ` Ragam (Lahjah) Fusha Arab 1. Lahjah Al-Istintha ( 2. Lahjah At-Tadhajju ( 3. Lahjah At-Tiltilah ( 4. Lahjah Ar-Ruttah ( ) ) ) ) ) )

5. Lahjah As-Syansyanah ( 6. Lahjah At-Thamtham niyah ( 7. Lahjah Al-Ajrafiyah ( 8. Lahjah al-Ajajah ( 9. Lahjah al-Ananah ( 10. Lahjah al-Gamgamah ( 11. Lahjah al-Fahfahah ( 12. Lahjah al-Quthah ( 13. Lahjah al-Kaskasah ( 14. Lahjah Al-Kisykisyah ( 15. Lahjah al-lakhlakh niyah ( 16. Lahjah al-watmu ( 17. Lahjah Al-Wakm ( ) ) ) ) ) ) ) ) )

) )

18. Lahjah Al-Wahm (

) )

19. Lahjah al-Mu qabah (

Ragam bentuk lahjah pada bahasa Arab Fusha diatas tersebut akan kita terangkan satu persatu secara garis besarnya saja. 1. Lahjah Al-Istintha ( )

Lahjah al-Istinth adalah perubahan ain sukun yang terletak ditengahtengah kata menjadi nun Misalnya adalah kata ath yang berarti memberi, berubah menjadi

anth dengan makna yang sama Penggunaan lahjah ini dapat ditemukan pada kabilah Saad bin Bakar, Huzail, Uzdz, Qays, dan al-Anshari Disebutkan oleh Abdurrahman Ayyub bahwasannya penutur lahjah ini merupakan kabilah yang berada di jalan antara yaman dan syam atau dari sebelah selatan ke utara sebagaimana terjadinya musim gugur dan semi berjalan (Hisyam Al-Bahnasawy, 2004:70) 2. Lahjah At-Tadhajju ( )

Lahjah al-Tadhajju, merupakan masdar Tadhajju f al-Amri yang artinya menunda-nunda dan tidak mengerjakan sesuatu Kata at-tadhajju lebih mendekati makna malas dan juga lambat Disebutkan bahwa makna lahjah ini adalah kasru kharfi al-mudh raah yang dikenal dengan Taltalah Penamaan ini dinisbatkan kepada tsalab dan ibnu jinny pada kabilah Qays

3.

Lahjah At-Tiltilah (

Lahjah at-Tiltilah, adalah perubahan harakat kharf mudh riah menjadi kasrah dinisbahkan kepada kabilah Bahra Contohnya , (di baca Ilamu dan Nilamu)

Abu Amru yang dikutip dari Kamus Lisan al-Arab mengatakan bahwa ta dan nun mudhari dibaca kasrah dalam bahasa Qays Tamim, Asad, Rabiah dan umumnya bangsa Arab. Sedangkan bagi orang Hijaz tetap membaca fathah 4. Lahjah Ar-Ruttah ( )

Lahjah ar-Ruttah, adalah tergesa-gesa dalam berbicara dan sedikit memperhatikan kaedah Lahjah ini sesuai dengan al-lakhalkh niyah dengan memendekkan harakat dan menghilangkan hamzah penamaanlahjah ini biasanya disebut fur tiyah Iraq atau lakhlakh niyah Iraq sebagai ganti dari ruttah Iraq yang dinisbahkan kepada penduduk Iraq (Hisyam Al-Bahnasawy, 2004: 77-87, 117) 5. Lahjah As-Syansyanah ( )

Lahjah as-Syansanah adalah perubahan huruf kaf yang terletak diakhir kata menjadi syin Robin: kalimat syansyanah berarti suara yang dihasilkan dari gesekan dedaunan atau suara dari pakaian yang baru sehingga suara syin lebih dekat dari dua hal tersebut

Misalnya, kata

labbaika yang berarti akau memenuhi panggilanmu, labbaisya dengan makna yang sama

berubah bentuk menjadi

Penggunaan lahjah ini hanya ditemukan pada bahasa Yaman Disebutkan oleh Masudi bahwasannya lahjah ini dinisbahkan pada kabilah Syakhr di daerah hadaramaut di sebelah selatan. Tapi disebutkan juga oleh Hifni Nasif bahwa lahjah ini juga terdapat di daerah Islam Timur yaitu di Syarwedah dan Zankalu 6. Lahjah At-Thamtham niyah ( )

Lahjah At-Thamtham niyah, adalah perubahan lam tarif menjadi mim Penamaan ini dinisbahkan kepada kabilah Thayi, Azd, dan kepada kabilah Humair dari Yaman di Selatan Jazirah Arab Lahjah at-Thamtham niyah merupakan salah satu bentuk lahjah Arab yang ditemukan dalam bahasa Himyar Disebutkan oleh Ibnu Saidihi bahwasannya thumthum bukan termasuk bahasa Arab, bahasa ini termasuk bahasa yang tidak jelas menurut para ulama lughah.Menerut Tsalab pemahaman terhadap bahasa ini sangat terbatas sebagai ad t li al-tar f sebagaimana dalam penggunaan

Sebagai contoh riwayat an-Namir Bin Tu b bahwasanya Rasulullah SAW berbicara dengan bahasa ini dalam haditsnya : maksudnya adalah Mereka membaca al- yang melekat pada isim atau kata benda dalam bahasa Indonesia menjadi am-, misalnya dalam kalimat padahal yang mereka maksud adalah th ba al-haw th ba amhaw

Lahjah ini kadang-kadang disifatkan kepada masyarakat Yaman, dan juga kepada masyarakat Persia 7. Lahjah Al-Ajrafiyah ( )

dikatakan oleh Tsalabi bahwa lahjah al-ajrafiyah merupakan suatu bentuk percakapan yang kering (Yang dimaksud dengan bahasa yang kering di sini adalah sifat berbahasa yang lebih cenderung kepada cara berbicara yang keras dan berat dan kering, pembicaranya cenderung untuk menebalkan suara dan mengeraskannya, seolah-olah mereka memenuhi dada, tengorokan, dan mulut mereka dengan suaranya sehingga terdengar sangat kuat dan membuat sakit pendengaran) Lahjah ini dinisbahkan kepada kabilah Dhabbah ( dikatakan oleh Tsalab dan Jarmiy Kabilah ini merupakan kabilah bangsa Badui yang selalu menjaga kebiasaankebiasaan lama mereka walaupun Islam telah berkuasa. Kabilah Dhabbah sendiri merupakan kabilah pedalaman yang masih termasuk dalam kabilahkabilah Jamar t karakteristik penduduk pada kabilah ini memiliki sifat keras dan ulet dalam segala hal 8. Lahjah al-Ajajah ( ) ) sebagaimana

Lahjahal-Ajajah adalah perubahan ya musyaddadah (bertasydid) yang terletak diakhir kata menjadi jim. (Tetapi dalam hal penempatan ya ( ) yang dirubah menjadi jim ( ) masih terdapat perbedaan pendapat antara para ulama. Perbedaan tersebut berkisar antara ya yang memiliki pelafadzan yang ringan atau ya yang bertasydid dan berat sebagaimana diriwayatkan oleh

Suyuti. Abu Umar mengatakan bahwasannya perubahan juga terdapat pada ya yang khafif dan juga ya yang siddah) Penggunaan lahjah ini, menurut As-Suyuti hanya ditemukan pada bahasa Qadhah Lahjah ini masih bertahan hidup sampai sekarang, yaitu di Jazirah Arab sebelah selatan pada bahasa Tigre di negara Habasyah Selatan Misalnya, sebagaimana dikatakan oleh Tsalab : ( kata tamimy (doble huruf ya) yang berarti orang yang berasal dari suku tamimij dengan makna yang sama ) ) :

Tamim, berubah menjadi 9. Lahjah al-Ananah (

Lahjahal-Ananah adalah perubahan hamzah yang terletak di awal kata menjadi ain Misalnya: kata aslama yang berarti masuk Islam, berubah menjadi

aslama dengan makna yang sama Penggunaan lahjah ini hanya ditemukan pada bahasa Tamim, bahasa Qays, Asad dan kabilah-kabilah yang ada di sekitarnya Para ulama berbeda pendapat tentang posisi hamzah yang akan berubah menjadi ain, sebagian berpendapat bahwa hamzah yang dimaksud hanyalah hamzah maftuhah saja ( sebuah kata ), Suyuti mengatakan bahwasannya hamzah tidak hanya yang maftuhah tetapi mencakup semua hamzah permulaan dalam

10. Lahjah al-Gamgamah (

Lahjahal-Gamgamah, yaitu mendengar suara tetapi tidak jelas potonganpotongan hurufnya Ibn Duraid berkata ghamghamah sepertihamhamah yang berarti percakapan yang tidak jelas, seperti suara para pendekar dalam peperangan Al-Mubarrid mengatakan bahwasannya ghamghamah berarti mendengarkan suara yang tidak jelas pemotongan katanya Penamaan ini dinisbahkan kepada kabilah Qadhaah 11. Lahjah al-Fahfahah ( )

LahjahAl-Fahfahah adalah perubahan kha menjadi ain Misalnya, kata tahtahahu yang berarti menggerakkan, berubah menjadi sama.

tataahu dengan makna yang sama; kata yang makna dengan Arisah menjadi berubah penjaga berarti yang Harisah Misal yang lain adalah yang bermakna

Penggunaan lahjah ini hanya ditemukan pada bahasa Huzail pada bukunya al-hama 12. Lahjah al-Quthah ( )

Al-quthah dalam lisan merupakan kecenderungan yang besar untuk memendekkan kalimat dalam an-nid Lahjah ini menurut Robin dan Ramadhan Abdu At-Tawwab merupakan bentuk tarkh m (melembutkan perkataan sehingga menjadi lebih mudah untuk diucapkan)

seperti:

dari

dan

dari

Lahjah ini merupakan lahjah yang ada pada kabilah Thayi, sebagaimana disebutkan oleh Al-Khalil bahwasannya Al-Quthah pada Thayi sebagaimana Al-Ananah pada kabilah Tamim Menurut hifni nasif, lahjah ini tersebar di daerah mesir pada saat ini seperti pada Bani Nashr, Bani Aby r, Mudirataiy Bukhairah, dan Bani Suwaif 13. Lahjah al-Kaskasah ( Menurut Al-Farra, ) Lahjah minkas. al-Kaskasah adalah perubahan kaf

khithabmudzakkar menjadi sin, Misalnya, kata alaika dibaca alaikas; kata minka dibaca

Menurut Tsalabi lahjahkaskasah merupakan representasi dari pengucapan kaff muaants menjadi sin, misalnya: Istilah al-kaskasah merupakan wujud perubahan bacaan kaf khit b menjadi sin Penggunaan lahjah ini, hanya ditemukan pada kabilah bakr ibn wail sebagaimana dikatakan oleh Tsalabi dan Mubarrid, kabilah Rabiah dan kabilah Mudhar sebagaimana dikatakan oleh Al-Farra 14. Lahjah Al-Kisykisyah ( )

LahjahAl-Kisykisyah adalah bentuk perubahan k f khith bmuannats dalam waqaf menjadi syin, misalnya kata biki dibaca bikasy, dan kata alaiki dibacaalaikasy Lahjah semacam ini hanya digunakan pada saat waqaf

Selain itu, ada juga yang menggunakan pada saat washal dengan cara tidak menyebutkan k fkhith b dan mengkasrahkannya ketika washal dan mensukunkannya pada saat waqaf Misalnya, kata alaiki dibaca alaisyi ketika washal, dan dibaca alaisy ketika waqaf. Dalam lahjah ini terdapat beberapa pembagian diataranya adalah; (1) dengan menetapkan syin dalam keadaanya pada waktu waqaf, (2) dengan menetapkan syin pada keadannya pada waktu wasal (3) kharf k f dirubah menjadi syin dengan mengkasrahkanpada saat waqaf dan mensukunkannya disaat wasal Penggunaan lahjah semacam ini hanya ditemukan pada kabilah Rabiah dan kabilah Mudhor, kabilah bani Umar Ibn Tamim, kabilah Bakr Ibn Wail, dan n s min asad 15. Lahjah al-lakhlakh niyah ( )

Menurut Suyuti, Al-Lakhlakh niyah berarti menyirami tengorokan setelah kehausan Misalnya: kata yang menjadi

Tsalabi :lahjah ini merupakan lahjah yang terdapat di daerah Bani Sakhr dan Oman walaupun pada dasarnya merupakan bahasa yang rusak untuk daerah jazirah Arab bagian selatan Al-Mubarrid :Dikatakan oleh beberapa ulama bahwasannya lahjah ini merupakan lahjah Iraq

Ibnu Duraid : lahjah ini juga merupakan bahasanya orang Arab yang primitive yaitu bangsa badui Abu Ubaid : dikatakan juga bahwa lahjah ini juga merupakan bahasa asing 16. Lahjah al-watmu ( )

Al-Watmu merupakan bentuk dari perubahan huruf sin menjadi ta misalnya adalah perkataan Alba Ibnu Arqam : ( ( : : ) )

Diriwayatkan bahwa lahjah ini merupakan lahjah bagi kabilah-kabilah di Yaman yang menunjukkan pada kecenderungan pada suara siddah ada dua kabilah yang terkenal dan banyak menggunakan lahjah ini diantaranya adalah kabilah Khatsam dan kabilah Zubaid 17. Lahjah Al-Wakm ( )

LahjahAl-Wakm adalah perubahan harakah kaf menjadi kasrah apabila didahului huruf ya atau harakahkasrah Misalnya, kata alaikum berubah menjadi alaikim dengan makna

yang sama, kata bikum berubah menjadi bikim dengan makna yang sama Penggunaan lahjah ini hanya ditemukan pada bahasa Rabiah, bahasaKalb, N s, dan Wail Ibn Bakr 18. Lahjah Al-Wahm ( )

LahjahAl-Wahm adalah perubahan harakah ha menjadi kasrah apabila tidak didahului huruf ya atau harakah kasrah

Misalnya, kata sama

anhum berubah menjadi

anhim dengan makna

yang sama; kata minhum berubah menjadi minhim dengan makna yang

Penggunaan lahjah ini hanya ditemukan pada bahasa Rabiah dan bahasa Bani Kalb 19. Lahjah al-Mu qabah ( )

Lahjah al-mu qabah merupakan salah satu fenomena lahjah yang khusus dalam bahasa Arab, tetapi merupakan hal biasa dalam bahasa Samiyah dikarenakan adanya kedekatan antara waw dan ya atau dhamah dan kasrah dalam lahjah ini Bentuk kedekatan dua unsur dalam lahjah ini berada pada dua tempat yaitu pada ainu al-shighah misalnya: , dan l al-shighah, misalnya: . Contoh lain yaitu:

Lahjah-lahjah tersebut bisa kita kelompokan menurut ragam perubahan nya, yaitu perubahan yang terjadi pada huruf, perubahan bunyi harakat dan perubahan bentuk kata. Selain itu, ada beberapa lahjah yang sama bentuk perubahannya meskipun berbeda istilah lahjah nya. Berikut klasifikasi berdasarkan perubahan diatas. 1. Perubahan pada Huruf Yang termasuk pada kategori ini adalah: a. LahjahAl-Isthintha ( b. Lahjah Al-Fakhfakhah ( c. Lahjah Al-Syansyanah ( d. Lahjah At-Thamthamaniyah ( ) ) ) )

e. Lahjah Al-Ajajah ( f. Lahjah Al-Ananah ( g. Lahjah Al-Watmu ( h. Lahjah Al-Kaskasah ( i. Lahjah Al-Kisykisyah ( )

) ) ) )

2. Perubahan pada Harakat Lahjah yang termasuk pada kategori ini adalah sebagai berikut: a. Lahjah At-Tadhajju ( Lahjah At-Tiltilah ( b. Lahjah Al-Wakmu ( c. Lahjah Al-Wahmu ( 3. Perubahan pada Bentuk Kata Lahjah yang termasuk pada kategori ini adalah sebagai berikut: a. Lahjah Ar-Ruttah ( Lakhlakhaniyah ( b. Lahjah Al-Quthah ( c. Lahjah Al-Muaqabah ( ) yang disamakan dengan Lahjah Al) ) ) ) ) ) ) lahjah ini juga disamakan dengan

Selain tiga katagorisasi diatas, terdapat lahjah yang ciri dari perbedaannya dengan lahjah yang lain adalah dikarenakan bunyi suara yang dikeluarkan ketika mengucapkan suatu kalimat atau kata. Bentuk perbedaan bunyi suara itu bisa dengan bunyi suara yang kering, keras dan berat dalam bertutur kata sebagaimana terjadi pada Lahjah Al-Ajrafiyah ( pada Lahjah Al-Gamgamah ( ). ) atau pun bisa berupa suara yang tidak jelas terdengar pengucapannya atau pemotongan katanya seperti yang terjadi

Referensi : ` Al-Bahnasyawi, Hisyam. 2004, Al-Arabiyah Al Fusha Wa Lahj tuh . AlQ hirah: Maktabatu Al-Tsaq fah Al-Diniyah ` An s, Ibrah m. 2003. F Al-Lahj t Al-Arabiyah. Al-Q hirah: Maktabatu Al-Anjl Al-Mishriyah. ` B lbaki, Ramzi Munir. 1990, Dictionary Of Lingusitik Term, EnglishArabic, Cetakan Pertama. Beirut: D r Al-Ilmi Lilmal y n