P. 1
prospek sektor konstruksi

prospek sektor konstruksi

|Views: 169|Likes:
Dipublikasikan oleh Angraini Chaniago

More info:

Published by: Angraini Chaniago on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2011

pdf

text

original

INFRASTRUKTUR

Bisnis Indonesia, Jumat, 10 Desember 2010
TLKM
8.000

BTEL
240

ASGR
730 30

MTDL
118 1 120 5.750 5/ 1 8/12 6/ 1 9/12 2/12 3/12

EXCL
5.500 100 5.550 6/12 8/12 9/12 2/12 3/12

ISAT
5.800 50 125 6/12 8/12 9/12 2/12 3/12

BHIT
160 12 75 6/12 8/12 9/12 2/12 3/12

BNBR
72

8.250 2/12 3/12 6/12 8/12 9/12

245 2/12 3/12 6/12 8/12 9/12

720 2/12 3/12 6/12 8/12 9/12

24/ 12 26/ 12 30/ 12 2/12 3/12 6/12

6/12

8/12

9/12

Tenaga ahli konstruksi bersertifikat minim
JAKARTA: Hingga Oktober 2010 atau menjelang kebangkitan infrastruktur Tanah Air, kondisi tenaga ahli bidang konstruksi di Indonesia masih sangat memprihatinkan atau baru mencapai 96.077 orang.
Hal tersebut tidak sebanding dengan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang setiap tahunnya selalu naik, bahkan menjadi kementerian dengan pagu tertinggi tahun depan yakni mencapai sebesar Rp56,5 triliun. Kepala BP Konstruksi Kementerian PU Bambang Guritno mengakui kurangnya jumlah tenaga ahli bersertifikat di Indonesia. Karena itu, pemerintah akan meningkatkan angka tersebut melalui beragam pelatihan dalam negeri pada pelaku konstruksi di Indonesia.

Sektor konstruksi berkibar 2011
Kontribusi ke PDB bakal masuk 4 besar
OLEH MIA CHITRA DINISARI Bisnis Indonesia

Jumlah tenaga ahli bersertifikat
Tenaga utama 2.780 Tenaga madya 3 48 23.489 Tenaga muda 5 94 65.947
Sumber: Badan Pembinaan Konstruksi PU, 2010 BISNIS /MCD/T. PURNAMA

Tenaga pemula 3.861

JAKARTA: Kontraktor optimistis sektor konstruksi bakal tumbuh signifikan mulai tahun depan dengan meningkatnya investasi pemerintah pada sektor infrastruktur, termasuk adanya peningkatan skema public private partnership (PPP) dalam pembangunan infrastruktur.
Bidang yang diperkirakan memberikan kontribusi besar yakni infrastruktur seperti pembangunan jalan, pembangkit listrik, dan telekomunikasi. Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Sudarto memperkirakan selama tahun depan kontribusi sektor konstruksi akan naik menjadi maksimal 12,5% pada produk domestik bruto (PDB). Asumsinya, jika dari investasi pemerintah untuk konstruksi tahun depan dialokasikan sekitar Rp200 triliun, maka kontribusi sektor swasta bisa lebih dari dua

PONDASI
Kontrak Suramadu diperpanjang
JAKARTA: Pemerintah akan memperpanjang sementara kontrak pengelolaan operasional dan manajemen proyek jembatan dan jalan tol Suramadu pada PT Jasa Marga Tbk. Perpanjangan kontrak dilaksanakan selambatnya hingga April 2010 sebelum hasil tender pengelola baru ditentukan yang rencananya baru dilaksanakan lelang pada akhir 2010. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, pekan ini mengatakan perpanjangan kontrak dilakukan karena sampai saat ini, pelaksanaan tender belum berjalan sesuai dengan rencana, dan pihaknya belum mendapatkan laporan dari rencana tender tersebut dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). “Akan kita perpanjang karena sampai sekarang rencana tender belum ada apaapanya. Pada prinsipnya perpanjangan dilakukan agar proyek itu tetap dikelola dengan baik, tidak telantar begitu saja,” ujar Djoko pekan ini. (BISNIS/MCD)

kali lipatnya. atau 9,9% dari PDB nasional. Dengan Pertumbuhan itu, meRealisasi/estimasi belanja konstruksi dan kontribusi tersebut, nurut dia, dapat tercapai anggaran pemerintah 2008-2011 (Rp/triliun) sektor konstruksi jika pemerintah memberiAnggaran Belanja konstruksi kan jaminan stabilitas eko204* menjadi urutan ke184* enam dari sembilan nomi, politik, dan sosial. 170 164 sektor utama pe“Selain itu pemerintah nyumbang PDB najuga harus menjaga pesional. ngeluaran APBN di tiapSebelumnya, Gatiap kementerian jangan 57,2 35,9 36,4 35,6 bungan Pelaksana terlambat dan penyerapKonstruksi Nasional annya tercapai dengan Indonesia (Gapensi) baik,” ujarnya, kemarin. 2008 2009 2010 2011 memperkirakan beMenurut Sudarto, pe- Sumber: Dari berbagai sumber, diolah lanja konstruksi pada ngelolaan APBN yang BISNIS /T. PURNAMA tahun depan mencabaik akan menjadi pemipai Rp204 triliun atau cu yang positif untuk membangkitkan investasi pada jaman ke bank, sehingga saat ini meningkat 10% dibandingkan sektor swasta yang cukup besar. masih ada sekitar Rp400 triliun dengan proyeksi tahun ini Rp184 Jika dukungan tersebut diberi- kredit konstruksi yang tidak ter- triliun menyusul target pertumkan maksimal, dia memprediksi serap di perbankan,” tambahnya. buhan ekonomi nasional sebesar Masih tingginya suku bunga 6% dan peningkatan anggaran di sektor konstruksi akan menjadi sektor peringkat empat terbaik itu juga membuat kontraktor lo- sektor pekerjaan umum. Ketua Umum Badan Pimpinan dari sembilan sektor penyum- kal sulit bersaing dengan kontraktor asing yang umumnya me- Pusat Gapensi Soeharsojo mengabang utama pada PDB nasional. Selain itu, lanjutnya, pemerin- miliki sumber dana yang cukup takan estimasi kenaikan nilai betah juga diminta untuk memberi- besar karena didukung oleh kre- lanja konstruksi pada tahun dekan jaminan tentang percepatan dit bunga rendah, dan juga men- pan tersebut didukung oleh pepembebasan lahan, dan juga jadi kendala kontraktor lokal da- ningkatan permintaan produk pengurangan suku bunga kredit lam meningkatkan aset perusaha- konstruksi. Sementara proyeksi konstruksi yang saat ini masih an berupa penambahan alat-alat tahun ini sebesar Rp184 triliun, berat untuk pelaksanaan proyek. sudah tercapai sampai dengan tinggi. Berdasarkan data dari Badan Oktober. “Saat ini bunganya masih 3% Seperti diketahui, alokasi angdan kami harap bisa diturunkan Pembinaan Konstruksi, kontrijadi 2% saja, karena tingginya busi sektor konstruksi pada pen- garan di Kementerian Pekerjaan suku bunga mengakibatkan kon- dapatan domestik bruto (PDB) Umum (PU) pada 2011 mencapai traktor enggan mengajukan pin- tercatat sebesar Rp555 triliun, Rp57,2 triliun atau naik 56,7%

dibandingkan dengan realisasi APBNP 2010 sebesar Rp36,5 triliun. Menurut Soeharsojo, naiknya alokasi dana APBN untuk sektor pekerjaan umum itu mampu mendongkrak realisasi pembangunan infrastruktur di Tanah Air yang tentunya berdampak pada pertumbuhan sektor lain seperti industri manufaktur seperti semen dan baja. Untuk itu, pihaknya mengimbau pelaku jasa konstruksi agar meningkatkan kapasitas penyerapan proyek dan kualitas jasa konstruksi.

Penyerapan rendah
Sementara itu untuk pertumbuhan konstruksi tahun ini, menurut Sudarto, tidak mengalami pertumbuhan yang menggembirakan, atau hanya tumbuh tipis dari tahun lalu. Hal tersebut, lanjutnya, karena masih rendahnya penyerapan anggaran di seluruh kementerian hanya mencapai maksimal 60% dari anggaran, sehingga menunjukkan kegiatan pekerjaannya tidak berjalan optimal. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berharap swasta ikut bekerja sama secara aktif dalam meningkatkan sektor konstruksi di Indonesia. (06) (mia.
chitra@nisnis.co.id)

Operator tol Merak targetkan pendapatan Rp430 miliar
BISNIS INDONESIA

TANGERANG: PT Marga Mandala Sakti, operator jalan tol Tangerang-Merak, mematok pendapatan sebesar Rp430 miliar pada 2011 menyusul peningkatan lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang diperkirakan tumbuh lebih dari 6%. Presiden Direktur Marga Mandala Sakti Wiwiek D. Santoso mengatakan peningkatan trafik LHR pada tahun ini mencapai 6% yang berkontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp400 miliar

atau naik 33% dari realisasi 2009 sebesar Rp300 miliar. Dia menuturkan peningkatan trafik tersebut seiring dengan peningkatan perbaikan layanan dan infrastruktur jalan tol yang telah dilakukan secara bertahap sejak 2008 dan diperkirakan selesai pada 2012, atau lebih cepat dari rencana awal selesai 2014. “Kami mematok target pendapatan sebesar Rp430 miliar pada tahun depan, seiring dengan peningkatan pelayanan yang kami lakukan,” katanya di sela-sela acara Simulasi Penanganan Kece-

lakaan Luar Biasa di Tangerang, kemarin. Dia menuturkan pihaknya terus melakukan rekonstruksi infrastruktur jalan sepanjang 72,45 km dari Tangerang menuju ke Pelabuhan Merak. Hingga 2012 nilai investasi untuk perbaikan tersebut diperkirakan mencapai Rp3,5 triliun. Wiwiek mengatakan rekonstruksi untuk tol Tangerang-Merak menjelang akhir 2010, sudah mencapai 85% dari target pengerjaan fisik sepanjang 35 km yang diperkirakan menelan dana

Rp200 miliar. Sisanya sepanjang 30 kilometer akan dikerjakan pada tahun depan. “Progres pengerjaan fisik untuk rekonstruksi jalan tol pada 2010 sudah mencapai 85%, tinggal 8 kilometer yang diperkirakan selesai akhir tahun ini, sisanya dikerjakan tahun depan sepanjang 30 kilometer,” ujarnya. Setelah rekonstruksi seluruh ruas jalan tol itu selesai, pihaknya menargetkan pada 2012 akan melakukan pengaspalan seluruh jalan sepanjang 72,45 kilometer. Selain itu juga akan dilakukan

penambahan ruas lajur sepanjang 5 kilometer di ruas tol Bitung sampai Cikupa. “Ya, 30 kilometer ini memang kerusakannya sangat berat, sehingga kami bisa upayakan perbaikan di 2011 dan 5 kilometer untuk penambahan rekonstruksi di sepanjang jalan tol Bitung sampai Cikupa,” katanya. Namun dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol Tangerang-Merak yang terus tumbuh, Marga Mandala terus melakukan perbaikan dan rekonstruksi dipercepat. (06)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->