P. 1
MR Edisi 244

MR Edisi 244

|Views: 528|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

e-mail : mediarakyat_new@yahoo.

com Contact Person : 0812 9936 977 08787 66 999 09

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 4
Warna Mobil Bakal Dibatasi

website : www.mediarakyatonline.com

Hal. 7
Antrian BBM Kian membludak

Pembawa Suara Pembangunan
Edisi 244 Tahun XI, 12 - 20 Juli 2011

Bangsa

Hal. 8
Pendidikan Karakter Alami degradasi

Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Baca Juga
Presiden Akan Evaluasi Total Pembantunya
Fungsionaris PD Yahya Sacawirya menyakini, Presiden SBY akan segera melakukan evaluasi terhadap hampir setengah (Hal 2)

Pemerintah Usahakan Stabilkan Harga Beras
Pemerintah mulai mengelar operasi pasar beras di wilayah Jabodetabek untuk mengatasi lonjakan harga yang (Hal 5)

Akbar Tandjung: Nazaruddin Tak Usah Diladenin
Jakarta (MR) Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Akbar Tandjung mengimbau media massa dan para politisi tidak meladeni dan menanggapi tudingan Nazaruddin melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM) kepada wartawan. "Nazaruddin itu nggak usah diladeninlah, sama soal BlackBerry (BBM) yang disampaikan oleh dia," tegasnya saat ditemui di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7). Menurut Akbar, sikap Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang melaporkan tudingan Nazaruddin melalui BBM kepada wartawan dinilai baca hal 11

Akbar Tandjung

MOS Diwarnai Kekerasan

Tidak Mendidik

Kasus Prita :

Putusan MA membingungkan

Prita Mulyasari mengaku bingung dengan putusan MA. Soalnya dalam sidang terbuka, dia dinyatakan tidak bersalah. Namun dalam sidang tertutup malah disebut bersalah.
Jakarta (MR) Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan nasib Prita Mulyasari pasca-keluarnya putusan kasasi Mahkamah Agung. "Tapi prinsipnya, Komisi Yudisial (KY) menghormati Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA)," katanya kepada Wartawan di Jakarta (9/7). Putusan Mahkamah Agung yang menyatakan Prita Mulyasari bersalah melakukan pencemaran nama baik ditanggapi sejumlah kalangan. Dengan putusan ini, MA mengabulkan kasasi jaksa yang menuntut Prita dihukum enam bulan penjara. baca hal 11

Siswa peserta Masa Orientasi Siswa (MOS)

Cilegon (MR) Wali Kota Cilegon, TB Iman Ariyadi mengimbau kepada pihak sekolah agar dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini tidak diwarnai dengan kekerasan. "Penyelenggaraan MOS yang akan dilakukan oleh sekolah-sekolah, saya harap tidak ada tindakan kekerasan. Sebab tindak kekerasan tidak ada hubungannya dengan kegiatan pengenalan sekolah," kata Wali Kota Cilegon, Kamis. Dia menjelaskan, MOS dengan diwarnai kekerasan tidak mendidik juga bisa menimbulkan trauma kepada siswa baru. "Kegiatan MOS merupakan wadah pengenalan pada lingkungan sekolah maupun pembinaan mental terhadap siswa itu sendiri, pelaksanaan MOS bukan ajang baca hal 11

500 Hektare Sawah Diserang Hama
Semarang (MR) Sejumlah pengguna kendaraan roda empat dari kalangan menengah atas di Kota Semarang mengabaikan program Cinta Pertamax yang dicanangkan pemerintah melalui PT Pertamina. Hal tersebut berdasarkan pantauan di tiga SPBU di Kota Semarang, Kamis (7/7), yaitu SPBU 44 502 01 Jalan S. Parman, SPBU 41 502 01 Jalan Ahmad Yani, dan SPBU 44 502 05 Jalan Pandanaran. Pengguna kendaraan roda empat kategori mewah seperti N i s s a n L i v i n a , To y o t a Alphard, Toyota Land Cruiser, dan Honda Civic terlihat memilih premium ketika mengisi bahan bakar karena tingginya harga pertamax yang mencapai Rp8.700 per liter, sedangkan pertamax plus Rp9.100 per liter. Di SPBU 44 502 05 Jalan Pandanaran pada pukul 12.0512.35 WIB, tercatat sebanyak 15 mobil mewah yang mengisi bahan bakar jenis premium, di SPBU 44 502 01 pada pukul 14.00-14.30 WIB, ada 19 mobil memilih premium dan hanya satu mobil memilih pertamina dex. Pantauan di SPBU 41 502 01 Jalan S. Parman pada pukul 14.55-15.25 WIB, sebanyak 17 mobil mewah yang mengisi bahan bakar premium. Kurangnya baca hal 11

Program Cinta Pertamax Diabaikan

Lebak (MR) Sawah seluas 519 hektare di Kabupaten Lebak, Banten, selama sepekan terakhir gagal panen akibat serangan wereng batang cokelat. "Tanaman padi, daun, dan batang mati. Kami berharap petani dapat bantuan benih agar mereka bisa kembali menanam padi. Kami saat ini akan mengusulkan bantuan kepada Kementerian Pertanian," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Sopiyan, di Lebak, Jumat (8/7). baca hal 11

Kandas di Jeruji Besi Ahmad Muhktar Ancam Wartawan
perjalanan panjang, sepak terjang Kadiskes Natuna, harus kandas “dijeruji besi”. Gonjang ganjing menyatakan Dia “kebal hukum”, hanya hiasan belaka.Pernyataan HR, bahwa Kajari Ranai takkan mampu memeriksa Ahmad Muhktar, dikarenakan punya “Famili di Kajati”,hanya “gertak sambal belaka”.Hal itu dibuktikan Kajari Ranai dengan menahan Kadiskes Natuna Ahmad Muhktar beserta Suherman, selasa 06/07 pukul 17.00,wib. Penahan Ahmad Muhktar, karena bukti penyelidikan aparat hukum sudah kuat. Kasus pengadaan kapal puskel untuk masyarakat Pulau laut senilai 1,5 millyar, tidak selesai dikerjakan. Sementara saat mau dilakukan pemutusan hubungan kerja, terjadi pembayaran. Ini menyalahi perjanjian kontrak kerja, ujar Dedy beberapa waktu lalu. Kerugian Negara 600 juta. Ditahannya, Kadiskes Natuna, menambah deretan Pejabat “Korup” di Natuna. Mantan jebolan STPDN ini, ternyata “salah langkah dalam tugas”. Meski sudah banyak kasus korupsi terbongkar, mengakibatkan pelaku ditahan, Ahmad Muhktar baca hal 11

Tarif Tol Bakal Naik Setelah Lebaran
Jakarta (MR) Setelah lebaran tahun ini Pemerintah akan menyesuaikan tarif 13 ruas tol di Indonesia dengan besaran kenaikan diperkirakan rata-rata 11-12 persen. Namun, kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Perhubungan, Achmad Gani, di Jakarta, Jumat (8/7), sebelum dilakukan penyesuaian, pemerintah akan memastikan kelayakan standar pelayanan minimum (SPM) pada masing-masing ruas itu. "Sebagian besar dari 13 ruas itu milik PT Jasa Marga Tbk dan sebagian lagi dimiliki operator swasta," katanya. Untuk itu, pihaknya akan meminta secara resmi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengetahui berapa inflasi selama dua tahun ini. "Tapi yang jelas rata rata baca hal 11

Kebaikan yang Pernah Dilakukan
Seorang pria yang tampak kumuh duduk di barisan depan dan mencemooh Walikota ketika ia menyampaikan pidato panjang. Akhirnya walikota menunjuk ke pria tersebut dan berkata, "Dibandingkan dengan saya, silahkan Anda berdiri dan katakan kepada para hadirin apa yang pernah Anda lakukan untuk kebaikan kota ini?" "Nah, Pak Walikota," kata pria itu dengan suara tegas. "Yang pernah saya lakukan untuk kebaikan kota ini adalah satu, yaitu saya tidak memilih Anda dalam pilkada kemarin."

Natuna (MR) Pupus sudah harapan Ahmad Muhktar, untuk lolos dari jeratan hukum, melalui

Peringatan!
Rokok Yang Tidak Dikemas, Rokok Yang Tidak Dilekati Pita Cukai / Banderol (Rokok Polos) dan Setiap Orang Yang Menawarkan, Menyerahkan, Menjual, atau Menyediakan Untuk Dijual :
Melanggar UURI Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Mari Kita Berantas Korupsi
Pengaduan Masyarakat
Telp. (021) - 25578389 Fax. (021) - 52892454 Humas KPK : (021) - 25578439 PO.BOX : 575 Jakarta 10120 email : pengaduan@kpk.go.id Candra, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia

Ancaman Pidana Penjara Dan/Atau Denda
HINDARI! ROKOK TANPA DILEKATI PITA CUKAI, KITA RUGI NEGARA RUGI
Jika Anda Menemukan Informasi Seperti Di Atas, Hubungi KANTOR BEA DAN CUKAI KEDIRI Jl. Diponegoro No. 23 Telp. (0354) 689023 & 7092007 Kediri
IKLAN LAYANAN INI DISAMPAIKAN OLEH : SETDA KAB. JOMBANG BAGIAN HUMAS

2
Priyo: KPK Mandek di Jalan
Jakarta (MR) Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dalam rapat tertutup bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan KPK mandek di jalan terkait penyelesaian kasus korupsi Bank Century. Demikian disampaikan Priyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7). Menurut Priyo, kinerja Priyo Budi Santoso KPK saat ini dalam menyelesaikan kasus Bank Century dirasakan belum maksimal. Oleh karena itu, DPR berharap agar KPK dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik dalam rapat Tim Pengawas Century berikutnya. "Karena ini tertutup, harapan saya waktu itu akan ada suatu yang luar biasa dalam pengungkapannya. Tetapi masih biasa-biasa saja. Tetapi ketika dibuka fakta-fakta terkait pansus angket mereka terperanjat dan akan dimasukan ke dalam klausul-klausul itu. Maka itu kita tunggu saja," ujarnya. Pada rapat selanjutnya Priyo berharap adanya kemajuan laporan dari KPK. "Kami akan selenggarakan lagi minggu depan, hari Rabu. Bertempat di Kejaksaan Agung di Gedung Bundar. Intinya mendengarkan progres report dari KPK yang ingin ada kemajuan lagi. Tapi kalau tak ada kemajuan menurut saya kebangetan," pungkasnya. (Eka Lesmana)

Berita Utama
Jakarta (MR) Fungsionaris PD Yahya Sacawirya menyakini, Presiden SBY akan segera melakukan evaluasi terhadap hampir setengah pembantunya tidak bekerja maksimal dan dinilai masih dibawah standar. "Presiden SBY akan segera mengevaluasi total para pembantunya. Berbagai macam opsi sedang disiapkan oleh SBY, apakah ditegur, diperingatkan bahkan sampai pada yang paling ekstrem, karena SBY sebagai presiden tidak ingin pembantunya tidak melaksanakan tugas dengan baik," kata Yahya. Ia menambahkan, sebagai kader PD, tentunya berharap pembantu presiden bisa melaksanakan program yang sudah dibuat oleh presiden. "Kami, PD ingin pembantu presiden melaksanakan apa yang menjadi program pemerintah. Harus secepatnya bekerja sebagaimana yang telah ditugaskan oleh Presiden SBY," kata Yahya. Menurut Wakil Sekjen PD, Saan Mustopa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perlu mempertimbangkan menterimenteri yang berkinerja tidak baik dan tidak maksimal dalam bekerja membantu presiden. "Saya rasa perlu dipertimbangkan untuk diganti, karena bisa menjadi beban presiden, baiknya direshuffle," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat. Ia menambahkan, Presiden SBY telah berkali-kali memberikan kesempatan kepada menteri-menteri yang tidak berkinerja baik. "Presiden SBY sudah memberikan kesempatan berkali-kali kepada menteri yang dinilai tidak maksimal bekerja berdasarkan penilaian Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R)," kata Saan. Dalam sidang kabinet paripurna kemarin, Presiden SBY menyatakan, hampir setengah

Tahun Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

Presiden Akan Evaluasi Total Pembantunya

Presiden SBY bersama para Menteri KIB Jilid II

Diduga Mengandung Bahan Kimia Obat, Pabrik Jamu Digrebek
Cilacap (MR) Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Semarang, Jawa Tengah, menggerebek sebuah pabrik dan gudang jamu di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Jumat (8/7) sore. Diduga jamu-jamu tersebut mengandung bahan kimia obat (BKO). Di lokasi petugas menyita 37 karung bahan baku jamu, 60 dus jamu, dan mesin pengemas. Lokasi pabrik berada di sekitar rumah Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tridianto. Tetapi, belum jelas keterkaitan antara jamu dengan posisi Ketua DPC Partai Demokrat tersebut. Namun, kemasan jamu Sehat Lelaki bergambar Tridianto. Menurut keterangan petugas, gudang itu milik Bahrun, warga setempat. Kepala Balai Besar POM Semarang Supriyanto Utomo juga menyatakan pemilik gudang bernama Bahrun. Tetapi ia belum mengetahui persis keterkaitan antara produk jamu dengan foto yang tertera di kemasannya. "Saat ini kami baru mengetahui pemilik gudang bernama Bahrun. Kami menduga produk jamu yang terdiri dari 14 merek tersebut mengandung BKO, salah satunya adalah antalgin. Namun demikian kami masih akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan dalam jamu-jamu itu," jelas Supriyanto. Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap, Jawa Tengah, Tridianto menyatakan pabrik jamu yang digerebek tersebut, bukan miliknya. "Saya tidak ada kaitannya dengan produk jamu yang digerebek Balai Besar POM. Perusahaan itu sudah saya jual sejak setahun lalu," jelas Tridianto. Ia mengaku lebih sering berada di Jakarta dan sudah tidak mengurus pabrik jamu. "Memang perusahaan itu dulu milik saya, tetapi kemudian saya jual. Makanya di salah satu jamu memang ada foto saya. Meski sudah saya jual, foto yang ada dalam kemasan tersebut tidak dibuang oleh pemilik yang baru," ujarnya. Oleh karena itu, kata Tridianto, ia sama sekali tidak mengetahui soal produk jamu yang diduga mengandung bahan kimia obat (BKO) tersebut. (Murtaqin)

dari menteri KIB II tidak bekerja maksimal dan tidak menjalankan instruksi presiden. Pernyataan Presiden SBY itu juga diperkuat oleh Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto. (Yanto S)

Dewie Yasin Llimpo :

Ahmad Yani Bantah Dapatkan Kursi Haram di DPR
Zainal Arifin Hoessein mengeluarkan surat kepada KPU No 121/ PAN.MK/VIII/2009, tanggal 27 agustus 2009 yang menyatakan bahwa tam-bahan perolehan suara 10.417 itu adalah perolehan suara bagi Caleg No Urut 2 atas nama Ahmad Yani. Zainal kini sudah menjadi tersangka di Mabes Polri dalam kasus pemalsuan surat MK yang diadukan Usman. Hal itu menyebabkan wacana mengenai 'kursi haram' Ahmad Yani dan anggota DPR lainnya menyeruak. Menurutnya upaya yang dilakukan Usman bak menembak diatas kuda. Pasalnya, perkara yang ia gembar-gemborkan sudah tidak ada. "Ini sudah no case," lanjutnya. Yani mengakui sesuai rekapitulasi KPU, suara Usman lebih besar. Namun setelah Yani bersidang di MK dan menghadirkan bukti-bukti di persidangan ia mendapatkan tambahan 10.417 suara dari 6 kecamatan di Palembang. "Kalau tidak berjuang jangan menikmati hasil kerja orang lain," ujar Yani. (Sarif)

MK dan KPU Seperti "Tom dan Jerry"

Ahmad Yani

Jakarta (MR) Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani menegaskan dirinya tidak mendapatkan 'kursi haram' di Gedung DPR untuk menjadi wakil rakyat. Hal itu ditegasnnya, Jumat (8/7) menanggapi pernyataan Usman M Tokan, caleg PPP dalam pemilu 2009 yang menyebut Ahmad Yani mendapat penambahan suara tidak sah. Dalam pemilu 2009, Usman dan Yani merupakan caleg PPP untuk daerah pemilihan I Sumatra Selatan.

Usman merupakan caleg nomor urut satu sedangkan Yani nomor dua. Pada penghitungan suara dalam pemilu 2009 Usman mendapatkan 20.728 suara, sedangkan Yani 17.709 suara. Hasil suara dari PPP dapil I Sumsel sendiri pada saat itu berkurang 12.951 suara. Tak pelak, DPP PPP menggugat ke MK. Dalam putusannya MK memberi Yani tambahan 10.417 suara. Ia mendapatkan suara setelah panitera MK yang bernama

Jakarta (MR) Calon legislatif dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan I Dewi Yasin Limpo menyatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ibarat pemain dalam film kartun "Tom dan Jerry". Ia menambahkan, kedua institusi itu bersalah dalam kasusnya."MK dan KPU, dua-duanya salah. Keduanya seperti Tom and Jerry," kata Dewi Yasin Limpo dalam keterangannya di depan Panitia Kerja (Panja) Mafia Pemilu Komisi II DPR RI, di Jakarta, Kamis. Ia mengakui dirinya bertemu dengan hakim MK Arsyad Sanusi di apartemen Arsyad atas undangan dari istri Arsyad. "Saya diundang oleh istri pak Arsyad. Istri pak Arsyad mengundang makan karena sudah masak. Apa itu salah," kata Dewi Yasin Limpo. Ia menambahkan, dirinya juga melaporkan Ketua KPU Hafisz Ansyari kepada Kepolisian RI karena membatalkan terpilihnya dia. "Surat penjelasan KPU kepada Ketua Umum DPP Hanura yang membuat saya batal jadi anggota DPR RI," kata Dewi Yasin Limpo.(Nugraha)

500 Lebih Guru Honor Belum Terima Gaji
Mukomuko (MR) Sebanyak 583 orang tenaga guru honor daerah yang bertugas di seluruh sekolah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, belum menerima honorarium selama tiga bulan terhitung sejak April hingga Juni yang bersumber dari APBD 2011. "Pengajuan anggaran honorarium mereka sudah disampaikan, hanya saja pemerintah masih melakukan rasionalisasi APBD perubahan dan dana bagi hasil," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Mukomuko Nur Hasni di Mukomuko, Jumat (8/7). Ia mengatakan, setiap tenaga guru honor daerah diberikan honorarium sebesar Rp800 ribu per bulan selama satu tahun masa berjalan, dan untuk tahun selanjutnya usulan yang sama untuk membayar gaji mereka tetap diusulkan. Pengangkatan ratusan orang tenaga guru honor di daerah itu merupakan kebijakan pemerintah setempat untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar yang tersebar di sekolah dasar sampai sekolah lanjutan tingkat atas. Untuk membayar gaji ratusan orang tenaga guru honor di daerah ini, pemerintah setempat melalui satuan kerja Diknas mengajukan dan telah dialokasikan dana dalam APBD tahun 2011 sebesar Rp9 miliar untuk satu tahun. Menurut Nur Hasni, setelah proses rasionalisasi anggaran dalam APBD perubahan tahun ini serta dana bagi hasil selesai, seluruh gaji honor yang masih tertunggak akan segera dibayarkan. Keberadaan tenaga guru honor daerah selama ini kata dia, sangat membantu sekali dalam menutupi kekurangan guru yang berstatus pegawai negeri sipil, dan kekurangan tenaga setiap mata pelajaran yang diajarkan. Apalagi lanjutnya, jumlah siswa yang tersebar di jenjang mulai dari sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas setiap tahun mengalami peningkatan, sehingga perlu tenaga yang bisa mengimbangi jumlah siswa tersebut. Ia mengemukakan daerah ini kembali mengalami kekurangan guru mencapai 51 orang menyusul dengan jumlah yang sama itu merupakan tenaga guru honor daerah yang dinyatakan lulus saat seleksi calon pegawai negeri sipil tahun 2010. Kekurangan tenaga guru itu sambungnya, untuk mata pelajaran teknologi informasi komputer, bimbingan konseling, olah raga, Bahasa Indonesia, dan fisika. Solusi untuk menutupi kekurangan tenaga guru dengan kembali mengangkat tenaga guru honor daerah dengan jumlah yang dibutuhkan, tetapi harus sesuai dengan ketersediaan dana untuk membayar gaji dalam APBD tahun 2012. "Kami juga berkeinginan untuk menambah jumlah tenaga guru, bila dananya tersedia dalam anggaran daerah ini pada tahun 2012," ujarnya. (Hilman)

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Drs. H. Ilyas Sabli, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Kusmayanto, Ujang, Irwan Hamid, Litbang : Drs. Bendra Suryana, Manager Iklan : Heni Astuti, Manager Distribusi : Taharlin, SH, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Hanif Manaf.
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif H, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu W, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi, Bogor : Ida, Depok : Ali, Ruslan, Kab. Bekasi : S. Wahyudi, Amir Kebo, A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Maulana Yusup, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Iman, Biro Kota Bandung : Dodi Sulaeman (Kepala), Marion, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Biro Indramayu : Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Rohmat, Biro Cianjur : Ruslan AG, Jaenudin, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R, Biro Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Biro Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Cilegon : Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kepala), Jainuddin, Lampung Barat : Asmidan, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi (Kepala), Kota Palembang, Edi Rudianto (Kepala), Kota Prabumulih : Alex Effendi (Kepala), Biro Batu Raja : Sahmi (Kepala), OKU Selatan : Ani Kurniawati, Erlangga Sadam, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Biro Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Perwakilan Jambi : Deman, (Kepala), Albert, Muara Bungo : Suyono, Kab. Tebo : Heri Zaldi, Musirawas/ Lubuk Linggau : Iman Koesnadi, Agus Saliem, Biro Sarolangon : Leni Hartati, Biro Bangko : Zainal Arifin, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjungpinang : Zul Ali, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, English Simaremare, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto (Kepala) Kab. Bintan : Defran, Edi Ishak, Amdiman, Biro Natuna : Roy S. (Kepala), Biro Kab. Anambas : S. Edwar. S (Kepala), Arthur Simatupang, Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Perwakilan Jawa Timur : Gandung Cornelius (Kepala), Huala Simanjuntak (Wakil), Fika Laurina Hartono, Mojokerto : Moh. Lutfi, Biro Lamongan : Adi Sugiarto (Kepala), , Julian Tri, Prayitno, Biro Banyuwangi : M. Arif Afandi, Biro Jombang : Moh Sabit (Kepala), Rohimah, Nganjuk : Mujiono Fren, Joko Bambang, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Perwakilan Sumatera Utara : Torang Sihite (Kepala), Anggiat Sihombing, Bincar Royven Tamba, Sampang Manik, Deli Serdang : Sopian Indris Simanullang, Sidik Mahadi, Serdang Gegadai : Erikson Gultom, Biro Samosir : Pardingotan Sitanggang (Kepala), Ekomario S. Malau, Gaya Malau, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman AP, Putu Artha. Makassar : Darwis S, Maluku Utara : M Guntur Budiawan

Redaksi : Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri) Blok B No. 7 Kec. Pondok Gede Kel. Jatiwaringin Bekasi 17411 Telp. (021) 8461157 Contact Person : 0812 9936 977, 0878 66 999 09 E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com Website : WWW.mediarakyatonline.com Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala

Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 244 Tahun XI Tahun 12 - 20 Juli 2011

Berita Utama
Jakarta (MR) Komisi VII DPR menyetujui penambahan kuota BBM bersubsidi pada 2011 sebesar 1,9 juta kiloliter dari sebelumnya 38,59 juta kiloliter menjadi 40,49 juta kiloliter. Persetujuan yang dicapai dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Darwin Saleh di Jakarta, Kamis (7/7) malam, sesuai dengan usulan pemerintah sebelumnya. Tambahan kuota tersebut akan masuk dalam APBN Perubahan 2011 Raker tersebut juga menyepakati seluruh asumsi RAPBN Perubahan 2011 lainnya yang diusulkan pemerintah, yakni harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP) 95 dolar AS, produksi minyak 945.000 barel per hari, dan subsidi listrik Rp66,3 triliun. Perincian kuota BBM 40,49 juta kiloliter, terdiri dari premium 24,54 juta kiloliter atau naik 8,18% dibandingkan kuota APBN yang ditetapkan 23,19 juta kiloliter. Solar subsidi juga naik 5,82% menjadi 14,15 juta kiloliter dari kuota APBN 13,08 juta kiloliter dan minyak tanah 2011 turun dari 1,8 juta kiloliter ke 2,35 juta kiloliter. Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo mengatakan, kenaikan konsumsi premium dan solar dikarenakan rencana pengaturan yang belum berjalan dan pertumbuhan kendaraan yang di atas rata-rata. Selain itu, disparitas harga BBM subsidi dan nonsubsidi menyebabkan migrasi konsumen nonsubsidi ke subsidi dan penyelewengan BBM ke industri. Darwin mengatakan, pihaknya akan melibatkan pemerintah daerah agar kuota 40,49 juta kiloliter tercapai. Ia juga mengatakan, pemerintah mempunyai kemampuan menambah anggaran subsidi BBM hingga Rp25 triliun sebagai kompensasi penambahan kuota menjadi 40,4 juta kiloliter. Pada rapat tersebut, Komisi VII DPR meminta pemerintah memperhatikan UU APBN Pasal 7 Ayat (2) dan (4) yang mengamanatkan pengaturan dan kewenangan menaikkan harga BBM bersubsidi. Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsya, mengatakan, opsi pengaturan atau kenaikan harga BBM akan diba-

3

Sri Sultan Mundur dari Nasdem
Jogjakarta (MR) Ketua Dewan Pembina Nasional Demokrat Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan keluar dari organisasi masyarakat tersebut karena berubah menjadi partai politik. "Sejak awal dibentuk tidak ada kesepakatan organisasi masyarakat (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) akan menjadi partai politik, karena saat ini ada Sri Sultan Hamengku Buwono X deklarasi Partai Nasdem maka saya memilih mundur," katanya di Cangkringan, Sleman, Jogjakarta, Kamis. Menurut dia, selain itu alasan pengunduran dirinya adalah karena kesulitan memberi penjelasan kepada pengurus di daerah terkait dengan Partai Nasdem ini. "Di daerah banyak sekali anggota Nasdem ini dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS), saya sulit untuk menjelaskan kepada mereka bagaimana Ormas Nasdem dan Partai Nasdem. Apalagi simbol Partai Nasdem hampir sama dengan Ormas Nasdem dan hanya di balik saja, tulisannya juga sama," katanya. Ia mengatakan, saat bergabung dengan Nasdem komitmen awalnya adalah membangun ormas tersebut hingga menjadi kekuatan politik tanpa menjadi partai politik. "75 persen pengurus Nasdem itu PNS, tentu mereka tidak bisa menjadi anggota partai," katanya. Sultan mengatakan, untuk pemakaian kop surat berlogo Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat dalam pengiriman surat pengunduran diri tersebut, karena itu merupakan sikap pribadi karena dia yang menandatangani sekaligus ada identitas dirinya. "Itu kesadaran saya sendiri, dalam surat itu sudah jelas. Pengunduran itu pun tidak ada kaitannya dengan polemik status keistimewaan DIY yang sedang dibahas di DPR," katanya. Ia mengatakan, dirinya heran kenapa partai tersebut tidak mencari nama dan logo lain yang berbeda. "Karena ketidakjelasan ini maka saya memilih mundur dan tidak akan bergabung dengan partai apapun," katanya. Disinggung mengenai kemungkinan bergabung dengan partai atau ormas lain, Sultan menyatakan belum menentukan pilihan. "Belum tahu kedepannya, yang pasti saya kecewa dengan partai," katanya. (Suratno)

Penambahan Kuota Subsidi BBM Disetujui DPR

has dalam masa sidang mendatang. Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto, meminta agar tambahan kuota BBM tidak menambah defisit APBN 2011. Pemerintah, lanjutnya, mesti segera menaikkan harga BBM dan sekaligus menjalankan program pengaturan untuk menekan subsidi. Selanjutnya, mengalokasikan penghematan subsidi dari kenaikan BBM untuk

rakyat miskin. Berdasarkan data PT Pertamina, realisasi konsumsi premium periode 1 Januari-30 Juni 2011 di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar tercatat mengalami kenaikan konsumsi di atas kuota tertinggi yakni 43,6%, disusul Kabupaten Kampar, Riau

41,1%, dan Kabupaten Kotabaru, Kalsel 40,5%. Sementara, untuk solar, tercatat Kabupaten Sawahlunto, Sumbar dengan kelebihan tertinggi yakni 54,4% di atas kuota, lalu Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel 48% dan Kabupaten Kotabaru, Kalsel 47,3%. (Ediatmo)

Tiga Menteri Bahas Penanggulangan Kesehatan Jiwa Masyarakat

Polisi Akan Adakan Test Alkohol Sopir Bus
Jakarta (MR) Kepolisian akan melakukan tes alkohol kepada para sopir bus menjelang Idul Fitri 1432 Hijriah sebagai salah satu upaya menciptakan kenyamanan dan keselamatan angkutan lebaran. Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Djoko Susilo usai jumpa pers Program Aksi Keselamatan Jalan di Gedung Bappenas Jakarta, Jumat, menyebutkan, tes tersebut terutama ditujukan kepada pengemudi bus malam. Djoko menjelaskan, tes alkohol yang akan diterapkan bagi pengemudi bus adalah yang pertama kalinya dilakukan pada lebaran 2011 ini. Sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan tes kesehatan dan tes narkoba bagi para pengemudi. "Itu yang sudah dilakukan adalah tes kesehatan, narkoba yang dilakukan oleh unit kesehatan dan narkoba oleh BNN (Badan Narkotika Nasional), nah tahun ini akan ditambah satu unit lagi untuk pemeriksaan alkohol," katanya. Alasan diterapkannya pemeriksaan alkohol karena para awak bus, terutama bus malam biasanya akan menenggak minuman beralkohol dalam tugasnya, meski tidak semua awak bus seperti itu. "Tes ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan, kalau tes alkohol kan gampang, hanya dengan sebuah alat ditaruh di mulut, dengan bicara pun bisa mengetahui kadar alkohol dari si pengemudi," ujarnya. Ia mengungkapkan, tes alkohol akan diterapkan di beberapa titik keberangkatan bis. Antara lain adalah Terminal Pulo Gadung, Terminal Kampung Rambutan, dan Terminal Lebak Bulus. "Polda juga kami himbau untuk melakukan hal yang sama, mengingat armada bus biasanya istirahat di tengah perjalanan, kalau misalnya dari Jakarta si pengemudinya bersih, siapa tahu di tengah jalan mereka menenggak juga minuman itu (beralkohol)," ucapnya. Ditambahkannya, pemeriksaan terhadap para pengemudi itu diberlakukan pada musim Lebaran 2011, yakni mulai H-7 sampai dengan H+7 Lebaran. "Ini semua dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang menggunakan bus," katanya. (Nokipa)

Dishub Segera Operasikan Terminal Muara Tebo
Diharapkan Dapat Menyumbangkan PAD

Agung Laksono

Endang Rahayu Sedyaningsih

Linda Amalia Sari Gumelar

Terminal Muara Tebo

TEBO (MR) Pihak Dinas Perhubungan (Dishhub) Kabupaten Tebo nampaknya cukup serius dalam menanggapi dan menindaklanjuti informasi dan temuan wartawan sebagaimana diberitakan dimedia-media cetak baru-baru ini tentang terbengkalainya asset pemerintah Kabupaten Tebo yaitu terminal Muara Tebo, bahkan kondisi yang cukup memprihatinkan juga dimalam hari terminal yang sudah dibangun cukup lama ini sering dijadikan oleh muda-mudi sebagai tempat mesum. Dalam waktu dekat terminal yang terletak di Km. 7 Jalan Lintas Tebo-Bungo ini akan segera difungsikan atau dioperasikan. Hal ini disampaikan oleh Kadishub Tebo M. Hatta, S.Sos disela-sela gotong royong yang dilaksanakan seluruh staf Dishub Tebo membersihkan lokasi terminal. Menurutnya, Terminal yang sudah berdiri lebih kurang selama 3 tahun itu akan segera difungsikan atau dioperasikan, “makanya untuk memulainya kami seluruh staf Dishub pagi ini melakukan gotong royong bersama membersihkan lokasi terminal yang selama ini kita lihat sudah banyak ditumbuhi rumput-rumput dan terlihat semak.” tutur M. Hatta. Dikatakannya, “Ya dalam waktu dekat ini terminal akan segera kita aktifkan, pada awalnya kami masih ragu dan belum yakin bisa dilaksanakan, mengingat sarana dan prasarana yang belum memadai, seperti listrik, air, namun, karena ditantang oleh Pak Bupati, dan diminta kalau bisa sebelum bulan puasa sudah dioperasikan, maka, kami akan berusaha dengan fasilitas yang ada untuk segera memfungsikan terminal ini, selain itu, masukan dari kawankawan wartawan tentang terbengkalainya terminal ini juga kami coba untuk mencarikan solusinya. Menurut Hatta, pembangunan terminal ini memakan dana yang tidak sedikit, akan tetapi belum juga difungsikan dan belum bisa memberikan kontribusi atau pemasukan untuk Kabupaten Tebo, sementara kondisinya jika dibiarkan berlama-lama maka akan semakin terbengkalai. Dalam waktu dekat akan diusahakan memasukkan air (PDAM) dan juga melengkapi listrik untuk penerangan dimalam hari, selain itu, dibagian depan atau pinggir jalan lintas ini akan di usahakan pengerasan agar mobil-mobil tidak kesulitan untuk masuk ke lokasi terminal terutama jika hari hujan.. “Saya sangat mengaharapkan dukungan dari semua pihak, agar dapat melihat dan memandang bahwa dengan meresmikan pengoperasian terminal ini maka akan memberikan kontribusi bagi Kabupaten Tebo, jangan kita memandang dari segi sarana dan prasarananya yang masih kurang atau kita memandang terminal ini dipaksakan untuk dioperasikan, yang jelas, niat dari kami adalah untuk memulai meskipun dengan penuh kesederhanaan dan keterbatasan”. Ungkap M. Hatta yang baru beberapa bulan menjabat Kadishub Tebo ini. Ketika disinggung mengenai dana untuk perbaikan menjelang pengoperasian terminal ini, Hatta menyatakan bahwa memang ditahun 2011 ini ada dianggarkan untuk perbaikan dan fasilitas terminal ini, namun, dikarenakan terjadinya defisit maka beberapa kegiatan terpaksa dipangkas. Dan pihaknya berharap mudah-mudahan ditahun depan sudah bisa tuntas dan bisa beroperasi sebagai terminal yang memiliki fasilitas yang layak dan lengkap. (Her)

Jakarta (MR) Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar melakukan rapat koordinasi membahas soal penanggulangan kesehatan jiwa masyarakat. "Gangguan kesehatan jiwa dapat menjadi penghambat dalam menyukseskan pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium 2015," kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono usai memimpin rapat di Kantor Kemenko Kesra, kemarin.

Agung mengatakan, gangguan kesehatan jiwa adalah masalah multisektor yang pada umumnya berkaitan dengan rendahnya akses terhadap informasi dan edukasi, masih tingginya stigma dan diskriminasi. Kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan jiwa berkaitan erat dengan kemiskinan, hal tersebut berdampak pada aspek sosial, ekonomi dan berkurangnya produktifitas keluarga. Berdasarkan data WHO 2010 sebanyak 450 juta orang mengalami gangguan jiwa dan lebih dari 150 juta orang mengalami depresi, 25 juta orang menderita skizofrenia, lebih dari 90 juta orang pengguna alkohol

dan satu juta orang lebih bunuh diri tiap tahun. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2007 kerugian ekonomi yang terjadi akibat gangguan kesehatan jiwa minimal Rp 20 triliun. Agung menambahkan, guna menyikapi dan menindaklanjuti masalah kesehatan jiwa di Indonesia, koordinasi sinergi sinkronisasi kebijakan dan program secara lintas sektor perlu ditingkatkan. Disamping itu perlu disusun regulasi dan intensifikasi koordinasi penguatan kapasitas pemerintah pusat dan daerah untuk mencegah, menanggulangi dan merehabilitasi gangguan secara lintas sektor. >>Yusandi

4
Pemkab Indramayu Cairkan Dana Tunda Bagi Sekdes

Berita Utama
Jakarta (MR) Warna mobil kini jadi penting, sebab mobil yang beredar di Jakarta bakal diatur dan dibatasi berdasarkan jenis warna gelap dan terang. Pengkajian aturan pembatasan kendaraan berdasarkan warna gelap dan terang itu diharapkan selesai September 2011. "Mudah-mudahan selesai September ini," kata Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Royke Lumowa di Jakarta, Jumat (8/7). Rencananya, setelah kajian aturan pembatasan kendaraan berdasarkan warna gelap dan terang selesai, akan diujicobakan setiap Senin dan Jumat. Sebelum uji coba diberlakukan, polisi akan mengumumkan jenis warna kendaraan yang gelap dan terang, sehingga masyarakat bisa membedakan warna. Berdasarkan jenis warna itulah, kendaraan yang masuk wilayah-wilayah tertentu di Jakarta akan diatur, terutama pada jalur yang dilewati busway dan jalan protokol. Royke mengatakan, pembatasan kendaraan berdasarkan warna gelap dan terang ini hanya diberlakukan bagi mobil pribadi, dan tidka berlaku bagi angkutan umum, petugas kepolisian, ambulans, pemadam kebakaran, mobil dinas dan kendaraan perusahaan media yang mencantumkan logo. Sementara Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, pembatasan kendaraan berdasarkan warna gelap dan terang dapat diterapkan setelah didukung aspek legalitas dan teknis, yang ditargetkan bisa dioperasikan pada 2012. Sebelumnya Polda Metro Jaya dan Pemerintah DKI Jakarta juga berencana menerapkan ERP (Electronic Road Pricing) untuk menggantikan sistem Three in One. Pembatasan jumlah kendaraan seperti ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Jakarta. (Tedy S)

Tahun Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

Di Jakarta, Warna Mobil Bakal Dibatasi

Kantor Pemkab Indramayu

Indramayu, (MR) Para Sekretaris Desa (Sekdes) berkumpul di Kantor Camat Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, menunggu proses pencairan dana Tunjangan Daerah (Tunda), sehingga saat dihampiri MR mereka melempar senyumnya. Juru Tulis Desa di Kecamatan Anjatan yang menerima dana Tunda yakni Sekdes Wanguk, Sekdes Salamdarma, Sekdes Bugis, Sekdes Bugistua, Sekdes Mangunjaya, Sekdes Anjatan Baru, Sekdes Anjatan, Sekdes Anjatan Utara, Sekdes Cilandak dan Sekdes Cilandak Lor. Mulya Sedjati, SE. Camat Anjatan, ketika hendak diminta komentarnya terkait pencairan dana Tunda yang bersumber dari APBD II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Tahun Anggaran (TA) 2011, meskipun pintu ruang kerjanya terbuka, tetapi yang bersangkutan sedang tidak ada dikantornya. Ditemui secara terpisah, Ismail Azry, Ketua BPD Kedungwungu menjelaskan, para Sekdes yang mendapat dana Tunda itu PNS. Sedangkan para Kuwu, Kepala Urusan (Kaur) dan Kepala Dusun (Kasun), juga setiap bulannya memperoleh dana kesejahteraan dari Pemkab Indramayu, semoga dana itu bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada warga, tukasnya. >> Abdullah

Rakyat Papua Ancam Merdeka
Jakarta (MR) Rakyat Papua menyesali sikap DPR-RI dan pemerintah yang saat ini terus melanjutkan perumusan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang memastikan pemungutan iuran, sanksi, dan penggabungan BUMN Asuransi dalam 2 BPJS. "Kami tidak habis pikir mengapa wakil-wakil rakyat dan pemerintah pusat di Jakarta membuat undang-undang yang justru mewajibkan rakyat bayar iuran. Kalau tidak bayar kena sanksi. Inikan Undang-undang pengisapan namanya. Rakyat Papua mulai bergunjing untuk apa lagi bersama Indonesia. Mereka berpikir lebih baik merdeka kalau RUU itu disahkan," demikian Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) seluruh Papua Donald Haipon, dalam rilisnya yang dibagikan ke sejumlah media massa, Kamis (7/7). Menurut Donald, belum lama program Jamkesmas yang membebaskan pelayanan kesehatan rakyat di tanah Papua, namun kalau akibat RUU tersebut rakyat Papua kehilangan pelayanan kesehatan cuma-cuma, maka terjadi kemunduran dalam perbaikan sistem kesehatan di Papua. "Seharusnya jaminan sosial menjadi kewajiban negara dan pemerintah. Karena pajak sudah dibayar, sumberdaya alam sudah dikeruk, entah kemana semua itu. Sementara kemiskinan dan keterkebelakangan masih menguasai rakyat Papua. Apalagi yang belum diambil dari kami rakyat Papua," tegasnya. Di Medan, aksi dilakukan juga oleh Aliansi Masyarakat Sumata Utara Untuk Kesehatan Gratis (Ammunisi). Mereka menuntut pembatalan UU No 40/2004 ten-tang SJSN dan penolakan terhadap RUU BPJS. "Masya-rakat Sumatra Utara menolak kedua undang-undang terse-but, karena rakyat, buruh, PNS, dan prajurit akan jadi korban. Kami akan memboikot partai-partai yang selama ini mendesak RUU BPJS," demikian Koordinator aksi M. Taufik Reza.(Hengki/Herwan)

Sopir Truk Keluhkan Pungli di Penyeberangan

Mobnas Berlogo Hindari Penyalahgunaan

Daerah Pemekaran Baru, Butuh Banyak PNS
Kupang (MR) Kabupaten/Kota yang baru dimekarkan masih membutuhkan banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena itu pemerintah pusat perlu mempertimbangkan rencana menghentikan sementara penerimaan PNS di seluruh Indonesia. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Salem yang ditemui di kantornya, Selasa (5/7) mengatakan, rencana pemerintah pusat bersama Komisi II DPR untuk menghentikan sementara penerimaan PNS, harus dipertimbangkan kembali. Bila rencana itu benar dilakukan, maka perlu dipertimbangkan kembali terutama untuk Kabupaten/Kota yang baru dimekarkan. "Kita minta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali rencana itu. Karena daerah-daerah baru hasil pemekaran terakhir ini masih sangat membutuhkan banyak PNS yang harus bekerja melayani masyarakat," kata Salem. Salem mengakui, hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Pemerintah Pusat soal moratorium penerimaan PNS tahun 2011. Bila benar pemerintah pusat akan mengumumkan rencana ini ke publik, maka Pemerintah Provinsi NTT akan menyatakan keberatan kepada pemerintah pusat. Dikatakannya, moratorium itu bisa saja dilakukan, tetapi tidak untuk semua daerah. Khusus NTT, daerah ini masih membutuhkan banyak PNS karena sejak tahun 1999 lalu saat ada pemekaran daerah baru, terdapat sebanyak sembilan daerah baru yang terdiri dari delapan Kabupaten dan satu kota. "Mungkin moratorium itu diberlakukan, tetapi tidak menyeluruh untuk seluruh wilayah Indonesia. Kita di NTT masih sangat membutuhkan banyak PNS," katanya. Sementara itu, Bupati Sabu Raijua yang merupakan daerah pemekaran terakhir di NTT, Marthen Dira Tome yang dihubungi melalui telepon, Selasa (5/ 7) menyatakan, moratorium itu tidak bisa diberlakukan untuk Kabupaten Sabu. Sebab, kabupaten yang baru dimekarkan tahun 2009 lalu masih sangat membutuhkan banyak PNS. "Kalau benar pemerintah pusat mau menghentikan sementara penerimaan PNS di seluruh Indonesia mulai tahun ini, kami di Sabu Raijua akan mengalami banyak sekali kesulitan. Daerah kami yang baru ini masih sangat kurang tenaga PNS. Bahkan banyak jabatan struktural yang masih lowong hingga saat ini," kata Dira Tome. Menurut Dira Tome, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) harus mempertimbangan hal ini dengan matang terutama daerah-daerah baru hasil pemekaran. Karena jika itu diberlakukan serentak di seluruh Indonesia, maka tugas pelayanan kepada masyarakat akan sangat berpengaruh. (Moses)

Mobil Dishub Tebo yang menjadi contoh pemasangan merk pada mobnas pemkab tebo

MUARA TEBO (MR) Seringnya ditemui mobil dinas (mobnas) yang dijadikan mobil pribadi dan digunakan untuk kepentingan pribadi bagi oknum kepala Dinas, Camat dan pejabat dilingkungan Pemkab Tebo diharapkan menjadi perhatian serius dari Bupati Tebo H. Havis Husaini. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh masyarakat yang menyebutkan bahwa mereka seringkali melihat mobil dinas plat merah dijadikan oknum pejabat untuk melakukan pekerjaan atau aktifitas pribadi, bahkan diantaranya ada yang mengganti plat (nomor polisi) yang seharusnya merah menjadi plat hitam. Selain itu, kebiasaan para pejabat Tebo yang setiap hari Jum’at sore berangkat menuju kota Jambi dengan berbagai keperluan juga menggunakan mobil dinas, padahal itu merupakan kepentingan pribadi atau keluarga, modus yang sering ditemui, mereka mengganti plat merah menjadi plat hitam. Hal ini tentu saja merugikan Negara jika telah menjadi rutinitas setiap minggunya dan dinilai tidak efisien dan terjadi pemborosan. Sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang warga Tebo, Suardi, dia menyebutkan bahwa pada setiap jum’at atau bahkan Kamis sore pada setiap minggunya sudah banyak pejabat Tebo yang mendapatkan jatah mobil dinas berangkat dari Muara Tebo menuju Kota Jambi. Ini adalah penyalahgunaan dan merupakan suatu pemborosan anggaran. Dikatakannya, Jika kita hitung-hitung, para pejabat yang berulang dari jambi ke Kabupaten Tebo dengan memakai fasilitas mobnas, mereka telah melakukan pemborosan. Sebab, seharusnya ban yang mereka gunakan itu bisa tahan selama setahun, malah akan lebih cepat menjadi gundul dan saya yakin betul mereka mengganti ban dan servis segala macamnya menggunakan dana atau anggaran dari dinasnya, baik itu untuk pemeliharaan maupun penggantian alat-alat (spare part) mobnas tersebut, inikan namanya pemborosan. Kemudian, lebih parahnya lagi, lanjut Suardi, kelakuan dari beberapa oknum pejabat, malah mereka sesampai di Kota Jambi mengganti plat merah menjadi plat hitam, digunakan untuk kepentingan pribadi atau keluarga, seolaholah itu mobil milik pribadi mereka, tapi kok mereka tidak malu ya?”. Ungkapnya. “Kami acungkan jempol untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Tebo, yang telah memulai pemasangan merk untuk mobil dinas kadisnya, dan kami berharap kedepannya pak Bupati bisa menginstruksikan agar seluruh mobil dinas dilingkungan Pemkab Tebo diberi merk sesuai dengan dinas yang bersangkutan, hal ini mudah-mudahan bisa menjadi salah satu solusi untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas Negara untuk kepentingan pribadi, dan kami yakin itu akan sangat efektif”. Pungkas Suardi. (HER)

Lampung (MR) Sejumlah sopir truk mengeluhkan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas penyeberangan selama terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. "Kami diminta membayar Rp 150.000 jika ingin masuk ke kapal lebih dulu untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten," kata Neni di Bakauheni, Kamis siang, saat ditemui sedang antre di Dermaga V pelabuhan tersebut. Sopir truk pengangkut gula putih ini mengaku sudah mengantre selama dua hari karena tidak mampu membayar pungutan tersebut. "Saya mengantre sejak kemarin bersama dua rombongannya yang mengangkut gula putih untuk dibawa ke Jakarta," kata warga Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung itu. Dia mengatakan, tidak mampu membayar pungutan sebesar itu karena uang jalannya telah habis untuk kebutuhan konsumsi selama tertahan di pelabuhan, namun belum juga menyeberang. “Seharusnya mereka tahu bagaimana pendapatan seorang sopir yang hanya membawa uang paspasan, sementara kendaraan juga bukan milik sendiri," kata dia. Hal senada juga diungkapkan oleh Andi, yang mengatakan telah dua hari antre di pelabuhan tersebut, namun belum juga bisa menyeberang, sementara uang makan telah habis. Dia juga mengaku telah diminta membayar Rp 200.000 oleh petugas jika ingin menyeberang lebih dulu bersama kendaraan lain. "Untuk makan saja saya sudah kehabisan uang, bagaimana untuk membayar sebesar itu," kata sopir pengangkut tepung terigu dari Bandarlampung tujuan Jakarta ini. Dia menjelaskan, truknya tertahan hingga berhari-hari karena mengantre di jalur biasa tanpa pungutan, sedangkan petugas mengutamakan penyeberangan truk yang sudah membayar antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000 tersebut. "Kami tidak tahu petugas bagian apa mereka, yang jelas petugas berseragam dan mengatur kendaraan di pelabuhan," kata dia. Dia mengaku, saat kendaraan truk memasuki kapal hanya sekitar 10 kendaraan di jalur biasa yang diperbolehkan masuk, sementara sebagian besar merupakan kendaraan truk yang mau membayar uang pungutan tersebut. "Seperti kami ini yang telantar berhari-hari karena tidak mampu membayar uang tersebut, sehingga penumpukan terus terjadi karena mereka tebang pilih," imbuh dia. Dia mengharapkan petugas ASDP memberi pelayanan penyeberangan semaksimal mungkin. (Gatner)

Walikota Bandung Optimis SUS Gedebage Bisa Selesai Oktober 2012
Bandung, (MR) Pekerjaan urugan tanah area pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, meski ada keterlambatan dari segi waktu, secara teknis dipastikan memenuhi standar minimal yang disyaratkan. Sebagai acuan dari study kelayakan rencana pekerjaan tanah, pasca konsolidasi tanah mencapai 90% dan mengalami penurunan elevasi tanah urugan sebesar 1,7 meter layak untuk dilakukan pemancangan. “Penelitian akhir tenaga ahli kami, proses konsolidasi tanah sudah tercapai dan penurunan elevasi tanah tertinggi sudah mencapai 1,6 M”, kata Asep Imam Saputera dari PT. Adhi Karya kepada Wali Kota Bandung, Dada Rosada, melaporkan progres pelaksanaan pembangunan SUS Gedebage di lokasi proyek, di Rancanumpang Gedebage Bandung. Kegiatan yang juga disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bandung, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, pimpinan DPRD dan masyarakat, ditandai pemasangan tiang pancang sebagai konstruksi pondasi yang ditargetkan selesai akhir Agustus 2011. Tiang pancang ini direncanakan dipasang 9.000 batang pada 3.181 titik didukung 10 unit alat pancang dengan 6 unit crane service atau 60 titik pancang setiap harinya. Asep menyebutkan, kontribusi keterlambatan signifikan terhadap prestasi kerja disebabkan keterlambatan hampir 10 bulan dibukanya akses sementara jalan masuk dari jalan tol di KM 151 terkait izin operasional dari Kementerian PU. Sedangkan faktor non teknis lebih disebabkan ekstrimnya curah hujan selama 2010 yang hampir 2-3 kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Faktor non teknis lainnya, imbuh Asep, diantaranya penghentian sementara penggunaan jalan tol selama arus mudik lebaran, keberatan warga sekitar lokasi atas pekerjaan over time atau kerja di malam hari untuk mengganti kehilangan waktu. Kondisi ini mengakibatkan pengiriman dan pengolahan material tanah tidak maksimal. Untuk mendukung kelancaran proyek, PT. Adhikarya berkoordinasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RW dan warga sekitar terkait sosialisasi rencana proyek dan alat yang digunakan. “Alhamdulillah didapat kesepahaman bersama. Forum silaturahmi dan koordinasi ini akan terus berlanjut sampai proyek selesai”, ujarnya. Wali Kota Bandung, Dada Rosada optimis SUS Gedebage dambaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat sudah selesai meski harus mulur hingga Oktober 2012 dari rencana akhir Desember 2011. Penyebabnya persoalan

pendanaan yang tidak sesuai harapan, semula dikerjasamakan dengan Prov. Jabar dengan MoU pendanaan 60 Provinsi dan 40 Pemkot. Karena ada perubahan pertimbangan dari Pemprop Jabar, bantuannya hanya bantuan keuangan yang jumlahnya tidak ditetapkan. Untuk menyelesaikan hingga SUS Gedebage selesai di Oktober 2012, kata Dada, Kota Bandung membutuhkan dana tinggal Rp. 282 milyar lagi.

Harapannya bantuan keuangan Pemprov tahun ini bisa lebih besar lagi minimal Rp. 100 milyar, tidak Rp. 25 milyar yang diterima Kota Bandung. Menurutnya, kalau bantuan Pemprov bisa 60 % dari RP. 282 milyar yang dibutuhkan atau sebesar Rp. 169,2 milyar, ditambah Rp. 112,8 milyar dari Kota Bandung, Pemkot tidak harus pinjam. “Kalau Jawa Barat tidak ngasih, kita harus pinjam”, ujarnya . (Dodi Sulaeman)

Edisi 244 Tahun XI Tahun 12 - 20 Juli 2011

Sos-Ek-Bis

5

B2PLKDN Siap Lanjutkan Pelatihan Pencari Kerja
Bandung, (MR) Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Dalam Negeri (B2PLKDN) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, yang beralamat Di Jalan Gatot Subroto Nomor 170 Bandung, siap melanjutkan pelatihan bagi para pencari kerja. Hal demikian, diungkapkan Empowering Section B2PLKDN Kemenakertrans RI, F.X Iwan E Irawanto, dalam keterangannya kepada wartwan baru baru ini. Iwan, dalam keterangannya memaparkan program pelatihan diselenggarakan dalam dua paket. Paket pertama, diselenggarakan melalui pola modular dan paket kedua melalui pola swadana. Untuk pola modular, didanai melalui dana yang bersumber dari APBN. Pola modular diprioritaskan kepada para pencari kerja yang berlatarbelakang pendidikan SLTP dan kepada mereka tidak dikenakan biaya. Bagi mereka yang mengikuti pelatihan diwajibkan mengikuti kegiatan pelatihan selama 7 bulan, dengan jumlah kegiatan yang harus diikuti sebanyak 16 kali. Bagi mereka yang sudah selesai mengikuti seluruh tahapan kegiatan pelatihan, selanjutnya mereka diwajibkan mengikuti ujian. Bagi yang lulus mereka diberikan sertifikasi, bahkan dalam rangka membuka kesempakatan kerja B2PLKDN juga telah membuat MoU dengan beberapa perusahaan. Pembukaan kesempatan kerja, tidak hanya di dalam negeri saja tetapi juga di luar negeri. Untuk kesempatan baru lowongan kerja dibuka di Malaysia. Di negara tersebut, lowongan disediakan sebanyak 5.000 tenaga kerja untuk wanita terampil bidang elektronik. Lowongan kerja di Malaysia tersebut, bekerja sama dengan B2PLKDN dengan PT Ruyung Karya Mandiri ddan sebuah perusahaan elektronika berskala internasional yang berkedudukan di Malaysia sehingga para para calon TKI yang berminat bekerja tidak perlu khawatir, penempatan kerja di negara tersebut aman. Iwan, lebih lanjut memaparkan untuk paket program swadana disediakan untuk enam Departemen, masingmasing Administrasi Bisnis, Teknologi Mekanik, Konstruksi, Listrik, Otomotif dan Teknologi Informatika. Besaran dana sudah ditentukan oleh pemerintah bagi mereka yang berminat silahkan menghubungi B2PLKDN. Kendati bagi mereka yang dilatih dikenakan biaya, biaya pelatihan sudah disubsidi oleh pemerintah. (Dodi Sulaeman)

Jelang Puasa, Pemerintah Usahakan Stabilkan Harga Beras
Jakarta (MR) Pemerintah mulai mengelar operasi pasar beras di wilayah Jabodetabek untuk mengatasi lonjakan harga yang terjadi. Kali ini Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, melakukan operasi di Pasar Induk Cipinang dan ia menegaskan akan berusaha menstabilkan harga beras. Dari hasil operasi pasar, sebelumnya harga beras kualitas medium mencapai Rp 7.00. Kamis (7/7) pemerintah mengupayakan harga beras di pasar induk harus lebih murah Rp 500 dari harga pasar, yakni Rp 6.300. "Yang kita lakukan sekarang lebih kepada menstabilkan harga karena dalam dua minggu terakhir ini memang ada kenaikan harga. Memang musiman dan pemerintah agar tidak menetapkan penyelenggara jaminan sosial tanpa mengkaji secara mendalam kepentingan pekerja, pengusaha dan pihak terkait lainnya," kata Latief. Sebelumnya, Ketum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofyan Wanandi meminta pemerintah dan DPR mempersetiap tahun harga naik, namun kita menjaga supaya kenaikan tidak melebihi yang biasanya terjadi karena faktor musiman," ujarnya. Pedagang menyatakan, meski harga melonjak, permintaan beras dalam sebulan terakhir tetap tinggi yakni sekitar 2.500 ton beras per hari. Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu memastikan, stok beras hingga lebaran nanti masih aman dan akan terus melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi permainan harga beras dari para pedagang. "Dari stok beras tidak harus ada kekhawatiran bahwa tidak cukup, lebih dari cukup untuk persiapan puasa maupun Lebaran," katanya. (Sarif) timbangkan kemampuan pemerintah, menghindari kontroversi peleburan empat BPJS. Pemerintah dan DPR diminta fokus pada tujuan semula, yakni menyelenggarakan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tak mampu tanpa menggotak-atik empat BPJS yang ada.>>Ediatmo

Sejumlah Serikat Pekerja Tolak Peleburan Empat BPJS
Jakarta (MR) Sejumlah serikat pekerja/ buruh menolak peleburan empat badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) yang ada karena akan merugikan mereka. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sjukur Sarto di Jakarta, Kamis malam, mengatakan, mereka menolak peleburan empat BPJS itu menjadi satu badan atau dua badan karena peleburan, apapun bentuknya merugikan pekerja, baik dalam pendek maupun jangka panjang. Serikat pekerja yang menolak peleburan itu adalah KSPSI, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan dan Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (FSP BUMN). Pernyataan sikap itu diambil setelah pertemuan pengurus sejumlah serikat pekerja/buruh tersebut Senin (11/7). Serikat pekerja/buruh, kata Sjukur, akan melakukan aksi penolakan secara nasional terus menerus hingga pemerintah dan DPR membatalkan rencana peleburan atau penggabungan empat BUMN tersebut. Mereka juga akan menuntut pencairan dana jaminan hari tua (JHT) yang berjumlah sekitar Rp 92 triliun jika Pansus DPR tidak mendengar aspirasi mereka. Saat ini DPR dan pemerintah sedang membahas RUU BPJS sebagai lanjutan dari sistem jaminan sosial nasional (SJSN). Dalam pembahasan tersebut muncul wacana untuk melebur empat BPJS yang ada, yakni PT Jamsostek, PT Askes, PT Taspen dan PT Asabri menjadi satu secara bertahap. Ketua Umum SPN Bambang Wirahyoso mendesak Pansus DPR untuk menetapkan empat BPJS yang ada menjadi BPJS dengan kewajiban menyesuaikan dengan prinsip-prinsip UU No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Kemudian, dia mempersilakan jika pemerintah membentuk satu BPJS baru untuk melayani rakyat miskin dan atau tidak mampu dengan pembiayaan dari pemerintah. Ketua KSBSI Mudokir meminta DPR dan pemerintah menyelesaikan tugasnya membahas RUU BPJS tepat waktu. Sementara Ketum FSP BUMN Abdul Latief Algaff menyatakan akan berunjuk rasa pada Senin (11/7) dengan menurunkan sekitar 2.000 orang untuk mendesak pemerintah agar menempatkan BUMN sesuai peruntukkannya dan tidak didominasi investor asing. Salah satu agenda adalah menolak penggabungan atau peleburan empat BPJS menjadi satu badan atau dua badan. "Kami akan mengingatkan DPR

Jelang Puasa, PLN Tebo Pampas Pohon
TEBO, (MR) Menjelang bulan puasa Ramadhan tahun ini Pihak PLN Ranting Muara Tebo berusaha memaksimal untuk meminimkan gangguan pemadaman yang diakibatkan oleh pohonpohon yang ranting-rantingnya sudah mendekati jaringan (kabel) PLN di sepanjang jaringan yang ada Kabupaten Tebo. Hal ini dikatakan oleh, Kepala PLN Ranting Muara Kepala PLN Tebo, Mulyadi, menurutnya Ranting Muara Tebo pihak PLN dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan berusaha untuk meminimalkan gangguan pemadaman terutama yang diakibatkan oleh pohon-pohon atau ranting-rantingnya yang menjulur ke jaringan (kabel). “Kita saat ini sedang melakukan pemampasan pohonpohon atau ranting-rantingnya yang sudah terlalu menjulur kearah jaringan atau kabel. Sebab, ganggguan yang diakibatkan oleh pohon ini agak sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendeteksi atau menelusuri lokasinya, hal ini dikarenakan jaringan yang kita miliki sangat panjang yaitu mencapai 200 kilometer”, Ungkap Mulyadi saat ditemui diruang kerjanya. Mengenai lampu yang kadang-kadang redup dan pemadaman yang agak lama, Mulyadi menjelaskan bahwa, di Tebo GH (Gardu Hubung) Cuma ada satu dan itu juga menjadi hambatan kita dalam penelusuran lokasi atau titik terjadinya gangguan, kemudian GI (Gardu Induk) juga hanya satu yaitu dikabupaten Bungo, ini juga menjadi kendala sehingga arus kadang-kadang redup dan kondisi ini akan diperparah jika terjadi gangguan di suatu tempat”. Ungkapnya. “Karena masih dalam proses pemampasan dan pembersihan ranting-ranting pohon-pohon yang terindikasi mengganggu, maka PLN pada Sabtu dan minggu melakukan pemadaman, tapi itu hanya sebentar saja”. Ungkap Mulyadi yang baru sekitar dua minggu menjabat Kepala Ranting Muara Tebo ini. “intinya, lanjut Mulyadi, PLN akan berusaha meningkatkan pelayanan untuk masyarakat, apalagi dibulan puasa nanti, tingkat pemakaian listrik pasti akan meningkat”. Pungkasnya. (HER)

91 Anak Dikhitanan Massal

Gedung PT. Jamsostek Priangan Timur Diresmikan
Tasikmalaya (MR) Kamis (7/07/2011) Walikota Tasikmalaya Drs.H. Syarif Hidayat M.Si meresmikan Gedung PT. Jamsostek Priangan Timur Jl. Ir.H. Juanda Kota Tasikmalaya yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita didampingi jajaran pejabat PT. Jamsostek serta disaksikan Wakil Walikota, Unsur Muspida Kota Tasikmalaya, Pimpinan perbankan, pimpinan BUMN BUMD, Tokoh Masyarakat serta undangan yang pada saat terakhir peresmian langsung meninjau hasil pembangunan gedung baru tersebut. Kepala Kantor Wilayah IV Jabar Banten Ilyas Lubis dalam laporannya menyampaikan bahwa gedung 2 lantai dengan luas total 831M2 ini merupakan kantor ke-10 yang dimiliki PT. Jamsostek wilayah IV Jabar Banten dengan waktu pembangunan selama 7 bulan dan diresmikan penggunaannya sekarang “pembangunan gedung baru ini mempriori-

Kota Tasikmalaya (MR) Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/7/2011) 91 anak dari usia 3 s/d 7 tahun mengikuti khitanan massal yang digelar rumah sakit TMC (Tasik Media Center) bekerja sama dengan Motor Besar Club (MBC) Harley Davidson, Anmum dan Nutricia sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kota Tasikmalaya dalam program bhakti sosial di Lt.7 RS TMC Jl. K.HZ Mustofa Kota Tasikmalaya. Walikota Drs. H. Syarif Hidayat M.Si yang hadir saat itu mengucapkan terimakasih kepada pihak TMC dan pihak terkait atas penyelenggaraan kegiatan bhakti sosial tersebut, dan sedikit terkait khitanan dia menjelaskan bahwa Khitanan merupakan perintah zaman nabi Ibrahim dan diikuti oleh ummat Nabi Muhammad S.A.W sebagi bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah “khitanan merupakan sarat sah untuk beribadah shalat” singkatnya. Senada dengan Walikota Kapolresta AKBP Gupuh Sutiono S.Ik menyampaikan bahwa agenda bhakti sosial seperti ini patut diikuti oleh pihak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (H. ADE DIMYATI)

Pembangunan Koperasi Winaya Mukti, Bertahap
Tasikmalaya, (MR) Pembangunan koperasi para guru/ KPRI/ Winaya Mukti yang berlokasi Gn. Bongkok Kec. Sukarame Kab. Tasikmalaya pembangunannya bertahap. Berdasarkan sumber yang dihubungi oleh wartawan MR dari Herawan selaku Bendahara Koperasi Winaya Mukti di rumahnya pada hari Senin tanggal 04 Juli tahun 2011. Menurut Herawan karena pembangunannya, Koperasi Winaya Mukti ini secara bertahap dan kini pelaksanaannya baru sekitar 25 % dan sudah menghabiskan dana sebesar Rp. 130.000.000,- dana sebesar ini menurut Herawan merupakan hasil pinjaman dari salah satu Bank Ekonomi Kesejahteraan di Bandung Jawa Barat, dengan jumlah pagu dari keseluruhan pinjaman sebesar Rp. 480.000.000,pinjaman tersebut dalam pencairannya bertahap sekarang baru tahap kedua insya allah pembangunan rampung di bulan tahun ini bisa dipakai. Lanjut Herawan selain koperasi ini dibantu oleh Bank dalam pembangunannya Koperasi Winaya Mukti juga dibantu oleh 120 anggotanya para guru dari hasil SHU (Sisa Hasil Usaha). Koperasi Winaya Mukti ini sudah sampai 4 tahun bekerja sama dengan Bank Kesejahteraan Ekonomi Bandung dengan permodalan Koperasi tersendiri sebesar Rp. 400.000.000,- dengan kredit modal sendiri (KMS) 2,5 % menurun. Dan belum lama ini Koperasi Winaya Mukti telah memiliki pimpinan SOTK yang baru yaitu sebagai ketua yang baru Samsoel Ma’arif, S.Pd yang menggantikan Duloh Abduloh . >>U.J

taskan pelayanan maksimal bagi peserta Jamsostek di wilayah kerja priangan timur yaitu meliputi 5 Kab/Kota diantaranya Garut, Kab/Kota Tasik , Ciamis dan Banjar” katanya. Ditambahkan Ilyas Lubis bahwa program jamsostek adalah memberikan perlindungan penghasilan tenaga kerja dari berkurang karena sakit, kecelakaan kerja ataupun meninggal “kami mohon Pak Wali dan Bupati sepriangan timur untuk memberikan dorongan kepada pelaku usaha untuk menjadi

peserta Jamsostek sebagai perlindungan bagi kesejahteraan pekerja” pungkasnya. Direktur Umum &SDM PT. Jamsostek Djoko Sungkono mengatakan pembangunan gedung baru ini sebagai langkah strategis dalam rangka upaya peningkatan pelayanan perlindungan peserta Jamsostek yang mana s/d Juni 2011 terhimpun sebanyak 988 perusahaan dengan peserta 33.562 Tenaga kerja yang tersebar di wilayah kerja Priangan timur “sebagai manfaat tambahan Jamsostek memberikan beasis-

wa kepada 106 anak tenaga kerja Jamsostek yang berprestasi” disampaikannya. Djoko juga menyampaikan bahwa PT. Jamsostek memiliki 160 unit kantor yaitu 68 unit milik sendiri dan 88 unit masih status sewa terdiri dari 1 Unit Kantor pusat, 8 unit kantor Wilayah, 121 unit kntor cabang dan 30 unit kantor pelayanan “dengan pembangunan gedung ini diharapkan menjadi sarana untuk memaksimalkan uapaya perlindungan dan pelayanan kepada peserta, kepada jajaran Jamsostek diharapkan mampu memacu peningkatan kepesertaan dengan manfaat yang dimiliki Jamsostek” pungkasnya. Setelah meresmikan Wali-

kota memberikan sambutan dengan menyampaikan bahwa ini merupakan momen kebanggaan bagi Jamsostek dan berharap sekaligus menjadi kebangaan Pemerintah karena kehadiran Jamsostek banyak manfaatnya untuk masyarakat khususnya pelaku usaha dan tenaga kerja “Jamsostek harus kita dukung karena memanusiakan manusia dan saya himbau yang belum ikut segera ikut Jamsostek” katanya dan lagi “ sekali lagi saya himbau dan terus memberikan dorongan kepada pekerja dan buruh untuk ikut Jamsostek karena banyak sekali manfaatnya” dikatakan beliau dalam sambutan singkatnya. (IIN K)

Pemprop NTT Bantu Biaya Kuliah
Kupang (MR) Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT memberikan bantuan dana bagi delapan anak yatim piatu sebagai modal usaha atau modal untuk kuliah. Bantuan diberikan kepada anakanak penghuni Panti Anak Riang Naibonat yang dianggap sudah mandiri. Penyerahan dana itu dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk di Panti Riang Anak NaibonatKupang, Rabu (6/7/2011). Delapan anak itu sudah belasan tahun menghuni panti asuhan tersebut. Mereka mendapat bantuan dana sebesar Rp 3 juta per orang. Kepala Dinas Sosial Propinsi NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk, mengaku salut terhadap anak-anak panti Anak Riang yang dalam kondisi serba terbatas dan latar belakng mereka yang sangat memilukan, ternyata masih mampu menunjukkan prestasi gemilang dengan lulus Ujian Nasional tahun 2011. “Ini menjadi kebanggan. Melalui proses belajar yang tertib dan teratur selama berada di panti, ternyata membuat anak-anak ini menjadi orang berprestasi. Saya harap kalian tidak boleh kecil hati karena tinggal dipanti. Tunjukkan prestasi agar bisa lebih dari anak-anak lain,” kata Manuk di hadapan 85 anak yatim dan pengelola panti. Hadir Kepala UPTD di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Pada kesempatan itu Kepala UPTD Panti Sosial Pelayanan Anak Riang Naibonat- Kupang, Yulius Subianto Riwu, S,H, M.Si, kepada wartawan, menyebutkan, jumlah penghuni panti sebanyak 85 orang. Mereka berasal dari Alor, Sabu, Rote, dan daerah di Pulau Timor. Pada tahun ajaran 2011 ini kata dia, sebanyak 23 orang anak panti asuhan dinyatakan lulus. Delapan orang di antaranya menamatkan pendidikan SMA/SMK dan sudah bisa dilepas dari kehidupan panti. “Selama mereka berada di panti semua kebutuhan anakanak itu mulai dari makan, pakaian, uang sekolah ditanggung pemerintah Propinsi. Selama bera-da di panti mereka tinggal bela-jar dan diatur secara ketat oleh pendamping. Ke sekolah juga mereka akan diantar dengan menggunakan bus panti. Semuanya ditangung Pemerintah Propinsi NTT,” kata Yulius Subianto Riwu. (Edy Burga)

SURAT KABAR UMUM

Advertorial
Galery Photo Kabupaten OKI
Jamnas 2011 diikuti 18 ribu pramuka dari 33 provinsi se-Indonesia. Ada pula peserta dari Malaysia dan Singapura sebanyak 100 orang. Jamnas bertemakan ‘Bersatu Teguh Menuju Indonesia Gemilang’. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar mengatakan, tujuan Jamnas kali ini untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang. Mereka juga diharapkan memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengalaman kode kehormatan Pramuka, yaitu Tri Satya dan Dasa Darma. “Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, terbinanya tali persaudaraan dan ikut serta membangun jati diri bangsa,” kata Azrul Azwar dalam laporannya.Sementara itu, Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan, berbaurnya pramuka Penggalang dari seluruh tanah air merupakan wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika. Tema Jamnas 2011 juga memiliki makna yang amat dalam. “Bersatu teguh menjadi pendorong tekad bagi anak-anak sekalian untuk lebih bersatu padu menggelorakan semangat dan siap berjuang menunjukan Indonesia yang gemilang,” ujar Kepala Negara. Masa depan Indonesia terletak di tangan pemuda seperti mereka. “Karena itu tanamkan tema itu dalam dada kalian, jadilah generasi muda bangsa, pelopor dan pembaru masa depan. Songsong masa depan Indonesia Raya yang gilang gemilang,dalam sambutannya SBY juga berpesan kepada Gubernur,Bupati dan Walikota agar dapat memberikan

Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

6

Presiden SBY Buka Jambore Nasional IX di OKI

Presiden SBY diiringi Gubernur Sumsel bersalaman dengan pejabat Kabupaten OKI SBY berpesan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota agar dapat memberikan dukungan kepada gerakan Pramuka di Wilayahnya masing-masing,yang juga mendukung kegiatan Pramuka dengan alokasi dana yang cukup dari APBD,untuk pendidikan, peningkatan kegiatan nasional, kegiatan pramuka. OKI, (MR) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, membuka Jambore Nasional IX, di Bumi Perkemahan Danau Telukgelam, Kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (2/7) pukul 15.30 WIB. Presiden, selaku pembina upacara, membuka jambore pramuka ini dengan menekan sirine dan pengalungan tanda peserta jambore kepada perwakilan pramuka penggalang. Dalam kesempatan ini Presiden juga menandatangani Sampul Peringatan Seri Jambore Nasional IX tahun 2011. Jambore Nasional (Jamnas) merupakan perkemahan besar bagi anggota pramuka Penggalang yang dilaksanakan 5 tahun sekali. Jamnas menjadi wahana pendidikan yang strategis untuk mengembangkan wawasan, memupuk jiwa persatuan dan kesatuan serta latihan kepemimpinan.

Presiden SBY memimpin upacara pembukaan Jamnas IX di OKI dukungan kepada gerakan Pramuka di Wilayahnya masingmasing,yang juga mendukung kegiatan Pramuka dengan alokasi dana yang cukup dari APBD,untuk pendidikan,peningkatan kegiatan nasional kegiatan pramuka”. dengan pembinaan terencana dan bersinambungan. Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dalam sambutannya yakin banyak dampak positif dari pertemuan akbar Pramuka Penggalang kali ini. “Di sini generasi muda akan mengasah potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisik melalui berbagai kegiatan agar ke depan mereka bisa menjadi sosok yang berkarakter, patriot, dan cinta tanah air, serta mempunyai keterampilan dan kemandirian yang membuat mereka siap ketika mesti terjun ke masyarakat,” ujar Alex Noerdin. Usai membuka Jambore Nasional IX, Presiden SBY yang juga merupakan Ketua Mejelis Pemimpin Nasional Pramuka meninjau lokasi perkemahan Jamnas 2011 yang berjarak 2,5 km dari lokasi upacara. Turut mendampingi Kepala Negara dalam acara ini, antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Menpora Andi Alifian Mallarangeng. >>Alex/Suardi

Suasana saat pembukaan Jamnas IX di OKI

Sejumlah atraksi yang ditampilkan pada acara pembukaan Jambore Nasional IX di OKU

Galery Photo

Anambas
Pembukaan HUT ke 3 Kabupaten Kepulauan Anambas

Wakil Bupati KKA,Abdul Haris,SH memberikan sambutan saat HUT ke-3 KKA

Ketua Umum BP2KKA, Prof.M.Zein memberikan sambutan saat HUT ke-3 KKA

Wakil ketua DPRD KKA, H.Nur Adnan Nala saat memberikan sambutan dalam acara HUT ke-3 KKA

Wakil Bupati KKA, Abdul Haris,SH menerima Sekapur Sirih dari penari Persembahan saat HUT ke-3 KKA

Ketua Umum BP2KKA, Prof. M. Zein menerima sekapur Sirih dari penari persembahan saat HUT ke-3 KKA

Wakil ketua DPRD KKA, H. Nur Adana Nala menerima sekapur sirih dari penari persembahan saat HUT ke-3 KKA

Ketua Panitia HUT ke-3 KKA saat memberikan laporan

Pembacaa Doa saat HUT ke-3 KKA

Wakil Bupati KKA, Abdul Haris,SH melepas peserta pawai kesenian saat HUT ke-3 KKA

SURAT KABAR UMUM

Nusantara
Antrian BBM Kian Membeludak
> Antrian Berlangsung Hingga Malam Hari > Pekerja Jasa Angkutan Merasa Dirugikan > Pertamax Belum Bersahabat dengan Masyarakat

Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

7

Pulau Obi Mesin Uang yang Terabaikan
Beberapa waktu lalu terjadi banjir dan penurunan tanah akibat dari dangkalnya galian tanah yang di lakukan PT.GPS dan PT. Trimegah (perusahaan Nikel) Harita. Group yang di rilis oleh Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup Malut. Jefry juga mengatakan Pulau Obi hanya di jadikan sapi perah pejabat Elit pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan segelintir organisasi sosial.
sat ini, tidak seimbang dengan potensi sumber daya alam yang terdapat di Pulau Obi”. Lanjut Jefry kepada media rakyat sekitar 7 perusahaan tambang yang melakukan explorasi dan exploitasi di Pulau Obi hingga kini belum memberikan kontribusi apa-apa terutama pada masyarakat lingkar tambang . Beberapa waktu lalu terjadi banjir dan penurunan tanah akibat dari dangkalnya galian tanah yang di lakukan PT.GPS dan PT. Trimegah (perusahaan Nikel) Harita. Group yang di rilis oleh Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup Malut. Jefry juga mengatakan Pulau Obi hanya di jadikan sapi perah pejabat Elit pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan segelintir organisasi social . Sampai kapan pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mempertahankan harta kekayaan untuk anak cucu di Pulau Obi. jika pengusaha tambang terus menggorogoti sumber daya alam tanpa ada kontribusi untuk daerah setempat. Maka Pemerintah Halmahera Selatan dalm hal ini Bupati Muhammad Kasuba patut bertanggung jawab jika Pulau Obi hancur lebur . (M. Guntur)

Prabumulih, (MR) Kelangkaan bahan bakar minyak untuk wilayah Sumatera Selatan yang telah berlangsung kurun waktu hampir dua bulan,tentunya sangat menyengsarakan bagi masyarakat,terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai perkerja jasa angkutan, karena dengan membeludaknya antrian yang dialami,menjadikan merosotnya pendapatan sehari-harinya. Seperti yang di tuturkan Herman tukang ojek ,ia sangat merasa dirugikan dengan susahnya mendapatkan BBM di SPBU saat ini,yang menjadikan ia harus merelakan membeli BBM dengan harga dua kali lipat dari harga BBM yang bersubsidi dengan alasan menghemat waktu, guna untuk mencari pengguna jasanya dalam setiap harinya. “kalo kami membeli Premium di SPBU tentunya kami harus mengalami antrian yang panjang, yang pastinya memakan waktu, jika hal itu dilakukan, tentunya suatu kerugian bagi kami karena banyaknya waktu tersita yang seharusnya kami gunakan untuk mencari penumpang jadi ya lebih baik kami membeli bensin dengan harga dua kali lipat dari harga SPBU,yang tentunya dengan mengurangi jatah dapurnya sehari-hari”. tuturnya Lain lagi dengan Heri Sopir Angkutan yang sempat di bincangi media rakyat, saat ia sedang ikut mengantri BBM di SPBU Prabujaya Prabumulih beberapa hari yang lalu, menurutnya ia harus rela menunggu panjangnya antrian dengan alasan tidak sanggup untuk membeli BBM di pengecer atau Pertamax sehingga ia harus merelakan mengantri dengan antrian yang panjang pada malam hari, “kami sopir angkot seperti ini,mana sanggup untuk membeli bahan bakar pertamax apalagi membeli premium di penjual eceran, pertamax memang kalo untuk mesin kendaraan,bahan bakar tersebut memang bagus,namun apakah kami dengan perkerjaan dan penghasilan pas-pasan seperti ini tak sanggup untuk membeli itu mas”,saya rasa, masih kata Heri “bagi kami yang berkerja seperti ini tidak akan sanggup untuk itu,karena bahan bakar pertamax,adalah bahan bakarnya orang kaya,ungkapnya. Jadi pantawan koran ini dilapangan, angkot dan mobil jasa lainnya lebih memilih antri malam hari meskipun harus berjam-jam. Karena kalau siang akan mengganggu mencari rezeki. (Alex Effendi)

Tenate-Maluku Utara (MR) Pulau Obi merupakan sebuah pulau yang terletak di bagian selatan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, dengan luas 3.111km2 dan memiliki 20 desa serta 4 kecamatan. Perkembangan dari tahun 1999 sejak Maluku Utara melepaskan diri dari provinsi induknya Maluku hingga saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Mulai dari terbentuknya karesidenan dan di mekarkannya menjadi Kecamatan pada orde baru bersamaan dengan kecamatan pulau Bacan dan kepulauan Sula yang pada saat ini telah menjadi Kabupaten. Pulau Obi tetap saja dalam kondisi terpuruk dengan keadaan social-antropoligis yang memprihatinkan . Derita masyarakat Pulau Obi tidak hanya di kuras kekayaan alamnya saja oleh para perusahaan penambangan, pembodohan masyarakat juga terjadi di Pulau Obi. Menyangkut dengan tingkat Pendidikan misalnya masih jauh dari harapan, dan masih tertinggal dengan daerah lain di Indonesia, survey yang dilakukan Tim Pantau Malut berjumlah 4 orang di prakarsai oleh Media Rakyat 3 july 2011 di desa Madopolo,Waringi,Anggai,Sum,Kawasi dan Laiwui dengan 600 sampel pelajar secara kualitatif . Menemukan bahwa hanya 30% pelajar mengerti Bahasa Indonesia bahkan riskan sekali setidaknya 70% pelajar tidak tahu soal PANCASILAdan UUD 1945 sedangkan lainya tidak tau . Sejak Tahun 2001 ketika Kecamatan Pulau Bacan di mekarkan menjadi Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel ) eksploitasi besar-besaran Sumber Daya Alam terjadi di Pulau Obi, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mendatangkan investor di Pulau Obi yakni PT.Aneka Ta m b a n g , P T. G a n e P e r m a i S e n t o s a , P T. Tr i m e g a Persada,PT.Gane Tambang Sentosa , PT.Obi Prima Nikel ,PT.Rimba Kurnia Alam (bergerak di bidang pertambangan nikel dan emas) & CV.ARU INDAH ( perusahan Mutiara). Dengan harapan dapat membantu ketertinggalan dan kontribusi daerah. Namun hingga kini belum memberikan kontribusi kepada masyarakat Pulau Obi Tokoh perjuangan masyarakat Obi Jefry Daeng saat di temui Media Rakyat (6/7) mengungkapkan “kondisi yang ada

Galery Photo

Anambas
Penutupan HUT ke 3 Kabupaten Kepulauan Anambas

Foto bersama Bupati dan Wakil, ketua DPRD KKA serta wakil,ketua umum dan Sekretaris BP2KKA serta panitia HUT ke-3 saat paripurna istimewa

Penandatanganan prasasti hari jadi KKA oleh Bupati KKA, Drs.Tengku Mukhtaruddin

Penandatanganan prasasti hari jadi KKA oleh Ketua DPRD KKA, Amat Yani,SE

Penandatanganan prasasti hari jadi KKA oleh Ketua Umum BP2KKA, Prof, DR. M. Zein

Penandatanganan prasasti hari jadi KKA oleh Sekjen BP2KKA, Wan Saros

Bupati,Wakil,Sekda KKA,ketua DPRD dan Wakil serta ketua umum BP2KKA dan Sekretaris Konfrensi PERS saat paripurna istimewa

Pembukaan layar DEKLARASI KKA Menjadi Pelopor dan Unggul dalam Pembangunan SDM di wilayah Provinsi KEPRI, Kerjasama Pemda KKA dan UPI

Pembukaan Stand pameran menyambut HUT ke-3 KKA oleh istri Bupati KKA, Hj. Yenni Patra

Foto bersama istri Bupati KKA, Hj.Yenni Patra beserta ibu-ibu Darma Wanita KKA saat pembukaan Stan pameran menyambut HUT ke-3 KKA

8
Acara Perpisahan SDN 1 Cikoneng, Meriah

Pendidikan
Meutia Hatta:
masukan untuk disampaikan kepada presiden dalam mengambil langkah kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan. "Masukan yang berkenaan pendidikan karakter bangsa akan kami sampaikan kepada presiden," katanya. Ketua Tim Ahli PSP UGM Sutaryo mengatakan kondisi pendidikan karakter saat ini cukup memprihatinkan akibat ditinggalkannya pendidikan Yogyakarta (MR) Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Meutia Hatta mengatakan, Pendidikan karakter pada peserta didik mengalami degradasi seiring ditinggalkannya pendidikan dan pengajaran Pancasila, katanya. "Oleh karena itu, pendidikan karakter perlu kembali diterapkan di semua lini dan jenjang pendidikan, baik formal maupun informal. Banyak pihak yang menginginkan, kami akan mendorong ke arah itu," katanya pada diskusi pendidikan karakter, di Pusat Studi Pancasila (PSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat. (8/ 7). Menurut dia, semua aspirasi dari para tokoh pendidikan, agama, dan budaya dalam diskusi tersebut akan menjadi dan pengajaran bidang agama, Pancasila, dan kewarganegaraan. "Untuk menumbuhkan kembali pendidikan karakter bangsa diperlukan pembenahan desain besar pendidikan, mulai dari tingkat pendidikan PAUD, TK, SD hingga perguruan tinggi. Salah satunya dengan memperbarui desain besar filsafat, politik, dan kebijakan pendidikan," katanya. Menurut dia, pendidikan yang berjalan saat ini tidak

Tahun Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

Pendidikan Karakter Alami Degradasi
ubahnya dengan pendidikan yang dilakukan pada masa penjajahan, yakni mendidik para peserta didik menjadi pegawai Belanda. Bedanya, kini lulusan sebuah lembaga pendidikan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. "Musuh pertama negara ini adalah fundamentalis pasar. Indonesia dengan sadar telah memasukkan pendidikan tinggi untuk komoditas perdagangan di WTO," katanya. (Suratno)

Ciamis (MR) Dalam acara kenaikan kelas dan perpisahan kelas enam belum lama ini SD negeri 1 Kecamatan Cikoneng di laksanakan dengan meriah. Acara tersebut juga dihadiri oleh para orang tua murid, kepala desa, komite serta para undangan lainnya. Perpisahan siswa kelas VI dan kenaikan kelas ini dihibur dengan berbagai tarian nyanyian dan upacara adat, semua yang ditampilkan kesenian anak-anak siswa/siswi SD Negeri 1 Cikoneng dibawah asuhan kepala sekolah SD Negeri 1 Cikoneng Drs. Ahmad juga guru pengajar lainnya. Jumlah siswa yang dilepas sebanyak 32 siswa/siswi. Kepala sekolah SD Negeri 1 Cikoneng Drs. Ahmad, mengadakan acara tersebut berkat dukungan orang tua siswa, para guru pembimbing. Sementara perlombaan yang diperlombakan lomba strory telling, lomba LCC, lomba Pidato, Lomba Calistung, Lomba Bulu tangkis, Lomba Catur dan Lomba Aksara Sunda tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. “Kami atas sekolah dan para guru pengajar mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama orang tua murid yang telah mendukung kegiatan ini untuk kegiatan belajar mengajar dan fasilitas yang ada.” paparnya Jojon Sujana selaku komite menambahkan, SD Negeri 1 Cikoneng merupakan SD tertua di Kecamatan Cikoneng hampir 1 Abad alumninya sudah tersebar dimana-mana, diharapkan partisipasinya berbagai macam pemikiran untuk meningkatkan prestasi siswa supaya bisa lebih meningkatkan mutu kualitas pendidikan di SD Negeri 1 Cikoneng, Paparnya. (HR)

14.039 Calon Mahasiswa Bersaing Masuk USU
Medan (MR) Sebanyak 14.039 peserta akan bersaing masuk Universitas Sumatera Utara dalam ujian masuk bersama perguruan tinggi negeri yang digelar 12 universitas negeri se-Indonesia. Humas Universitas Sumatera Utara (USU), Bisru Hafi, di Medan, Jumat, mengatakan, hingga batas akhir masa pendaftaran melalui panitia Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT), Kamis, (7/7) tercatat 14.093 calon mahasiswa mendaftar ke perguruan tinggi itu. "Jumlah tersebut masingmasing terdiri dari untuk kelompok IPA sebanyak 5.845 orang, IPS 4.657, dan IPC 3.537. Ujian digelar sabtu (9/7) mulai pukul 08.00 WIB," katanya. Ujian diawali dengan materi tes nalar sains untuk kelompok peserta IPA dan IPC dan sesi kedua yang dimulai pukul 10.0012.00 WIB akan mengujikan materi tes nalar Matematika dan Bahasa yang diikuti oleh kelompok peserta IPA, IPS dan IPC. Sedangkan pada sesi ketiga akan diujikan materi tes nalar ilmu sosial dimulai pukul 12.4514.15 WIB yang diikuti oleh kelompok peserta IPS dan IPC. Ia mengatakan, berkaitan dengan pelaksanaan ujian tulis UMB-PT tersebut, semua persiapan menyangkut kebutuhan ujian mulai dari ketersediaan soal, pengamanan soal, ketersediaan pengawas ruang ujian, kesiapan ruang ujian tim kesehatan hingga koordinasi dengan aparat keamanan/kepolisian telah dirampungkan persiapannya oleh jajaran Panitia Lokal (Panlok) USU. Dalam kesempatan itu ia juga mengimbau agar sehari sebelum ujian, dapat melakukan peninjauan langsung kelokasi dimana yang bersangkutan akan mengikuti ujian, karena dikhawatirkan pada hari "H" peserta tersebut dapat tersesat kelokasi lain terutama yang berasal dari daerah. Peserta juga diimbau berangkatlah menuju ke tempat ujian dengan lebih cepat agar terhindar dari kemacetan. Jangan melakukan kecurangan dalam bentuk apapun, karena akibatnya akan merugikan peserta ujian itu sendiri. "Tidak diperkenankan membawa alat komunikasi (HP) dalam bentuk yang paling canggih sekalipun ke ruang ujian, serta tidak lupa membawa kelengkapan ujian seperti kartu ujian asli dan alat tulis secukupnya," katanya. Melalui UMB-PT ini akan diseleksi sebanyak 2.638 mahasiwa baru USU untuk program regular serta program mandiri, dengan rincian 1.393 untuk program regular dan 1.245 untuk program mandiri. UMB-PT 2011 ini diikuti secara bersama oleh 12 perguruan tinggi negeri yaitu Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Universitas Malikussaleh-Lhokseumawe, Universitas Riau, Universitas Jambi. Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Palangka Raya, Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar. (Frendi Tua)

Siswa SMPN 1 Anjatan

Raih Beasiswa Sampoerna Academy
Indramayu, (MR) Pelajar kelas 9 SMP Negeri 1 Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, yang lulus Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) berhasil meraih Program beasiswa Sampoerna Academy SMA Kampus Bogor Angkatan 2011/ 2012. Bakhrudin, S. Pd. M. Pd. Kepala SMP Negeri 1 Anjatan, mengabarkan keberhasilan para siswanya Rabu siang lalu. “ Kami merasa bangga kepada para murid yang sudah keluar sebagai pemenang Bakhrudin, S. Pd. M. Pd. Program Beasiswa Sampoerna Academy, semoga kesempatan menempuh pendidikan itu dimanfaatkan dengan baik, “ katanya. Para siswa SMP Negeri 1 Anjatan, yang meraih Program Beasiswa Sampoerna Academy SMA yaitu Aan Anifah, Afni Enfinah, Cici Cahyati, Dede Kunesih, Syifa Ussalamah, Vian Febeane dan Windi Cindi Yana, papar Bakhrudin, diruang kerjanya kepada MR. Dilokasi terpisah, Yusup, S. Pd. selaku Praktisi Pendidikan di Kecamatan Anjatan, juga menginformasikan hal serupa, jika para siswa SMP negeri 1 Anjatan meraih Program Beasiswa Sampoerna Academy Kampus Bogor. Mudahmudahan keberhasilan para siswa tersebut dapat dicontoh siswa yang lainnya, ujarnya. >> Mukromin

Kenaikan Kelas SDN Gempol Karya II, Meriah
Karawang, (MR) Acara kenaikan kelas dan perpisahan kelas VI di SDN Gempol Karya II berjalan dengan lancar dan meriah. Sekolah yang bertempat di Dusun Pangkalan Desa Gempol Karya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang ini dihadiri oleh seluruh orang tua murid, masyarakat sekitar serta dihadiri Drs. H. Dedi Supriadi, M.Pd, Kepala UPTD TK SD Kecamatan Tirtajaya dan pengawas pendidikan Tirtajaya, serta dihadiri oleh Kepala Desa Gempol Karya yaitu Acep Doyok turut hadir untuk memeriahkan. Kepala sekolah SDN Gempol Karya II Agus Bustomi, S.Pd mengatakan kepada wartawan MR “Saya sangat senang acara ini dapat berjalan dengan lancar dan meriah saya berharap dengan adanya acara ini dapat memotivasi anakanak agar lebih giat belajar. Selain diadakannya tarian pihak sekolah pun memanggil group Marching Band dari Kampung Sawah Kecamatan Jayakerta dan upacara adat. Dengan meriahnya acara ini masyarakat berharap kedepannya bisa lebih baik dan menjadi panutan bagi sekolah yang lain. >> Warsiyan

Walikota Banjar :

Pelepasan Siswa SD di Indramayu, Meriah

Amanah Harus Dilaksanakan Dengan Tanggungjawab
Banjar, (MR) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga memanfaatkan waktu liburan dengan memberikan bimbingan kepada Semua Kepala Sekolah Swasta dan Negeri SD, SLTP dan SLTA SeKota Banjar di Aula Hotel Pasifik Pangandaran pada Hari Rabu, 29 Juli 2011. Dalam sambutan Ade Setiana Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga memberikan penjelasan di hadapan Walikota Banjar bahwa kegiatan ini dalam upaya membina mental dan kemampuan dalam bidang manajerial, integritas, kepemimpinan, moral dan Etika. Dengan cara seperti silaturahmi saat ini mampu mengkomunikasikan dan saling memberikan saran dan kritik untuk kemajuan dan keberhasilah sekolah yang dipimpinnya. Walikota Banjar dalam sambutannya mengatakan seorang kepala sekolah harus mempunyai sifat pemimpin seperti Rasululoh SAW. Diantaranya Amanah setiap apapun yang menjadi tugas dan kewajiban harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab, shidik setiap pemimpin harus mempunyai sifat dan dipercaya sehingga program yang telah ditetapkan dijalankan sesuai dengan target. Fatonah setiap pemimpin senantiasa selalu belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuan diantaranya peraturan kepemimpinan, pengelolaan keuangan dan asset yang senantiasa mengalami perubahan. Terakhir tabligh sebagai pimpinan harus mampu memberikan arahan dan bimbingan pada anak didik dan bawahannya sehingga lingkungan kerja semakin kondusif. Selain itu kepala sekolah harus mempunyai etika, moral dan Performance yang baik, mampu berkomunikasi dengan baik antara atasan dan bawahan, serta bisa membedakan kapan waktunya sebagai guru dan kapan waktunya sebagai seorang manajer. Karena Kepala Sekolah pada prinsipnya adalah guru. Akhir sambutannya walikota mengharapkan setelah kegiatan ini mampu diaplikasikan sehari-hari di sekolah masing-masing.>>A-S
Panggung Gembira SDN Lempuyang 03 dan Kopyah 02

Dirsono, S. Pd. M. Si.

Jabat Ketua Kwarran Sukra

Naim, S. Pd. MS. ketika ditemui MR

Indramayu, (MR) Beberapa sekolah SD di Wilayah Kecamatan Anjatan dan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dalam acara pelepasan murid kelas 6 yang sudah lulus Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) dimeriahkan Panggung Gembira Organ Tunggal. Pantauan MR dilapangan, SDN yang menggelar pelepasan siswanya dianataranya SDN Kopyah 02, SDN Lempuyang 03, SDN Salamdarama 02 Kecamatan Anjatan dan SDN Kebon Karet, SDN Babakanjati Kecamatan Haurgeulis, belum lama berselang. Acara pelepasan siswa tersebut dipimpin langsung Kepala Sekolah (Kepsek) masing-masing : Kepala SDN Kopyah 02, Sukanto, S. Pd. Kepala SDN lempuyang 03, M. Ismantoro, S. Pd. Kepala SDN Salamdarma 02, Agus Supriyatna, S. Pd. Kepala SDN Kebon Karet, Kasim, S. Pd. dan Kepala SDN Babakanjati, Suma, S. Pd. >> Abdullah

Indramayu, (MR) Dirsono, S. Pd. M. Si. menjabat Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Sukra, pada acara pelantikannya dilaksanakan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Indramayu, Try Sula, diselasela Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) di SMP Negeri 1 Sukra, 4-10 Juli lalu. Naim, S. Pd. MS. selaku Pemimpin Kursus (Pimsus) KMD Kwarcab Indramayu, mengatakan acara pelantikan tersebut kepada MR Rabu siang. “ KMD ini diikuti 53 peserta Pembina Pramuka Tingkat SD/SMP?SMA se – Wilayah Kecamatan Sukra, 22 Pelatih dari Kwarcab, 25 Penitia dari Kwarran, seorang pembicara dari DPRD, Kodim, Polres dan Disdik, “ ungkapnya. Para Peserta, Pelatih dan Panitia KMD yang bermoto : Ikhlas Bhakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana, selama 1 minggu (93 jam) ketiatan dengan komposisi 70% Praktik, 20% Teori dan 10% Kesimpulan, berada dilokasi areal Kampus SMP Negeri 1 Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, kecuali yang minta ijin ada kepentingan dinas yang tidak bisa diwakilkan, papar Naim. >> Maskin

SMPN 3 Ciamis Ciptakan Prestasi
Ciamis (MR) Cita-cita membangun ke arah yang lebih baik tentu menjadi bagian integral yang melekat secara intheren dalam diri setiap insan manusia tanpa kecuali, tua muda besar kecil memiliki potensi yang sama untuk dikembangkan dan di tularkan kepada siapapun yang berada di sekitarnya. Walaupun dengan porsi yang berbedabeda hal ini yang membedakan manusia dan mahluk lainnya. Kenyataan ini diperlihatkan kepala sekolah SMP NEGERI 3 Hj.Lili yanliyah, S.Pd. M.Pd ia mencoba memadukan semua potensi dan kebijakannya untuk membangun ruang anak yang berkualitas dan berprestasi dan mencoba menata, mengasah dan mengkaji setiap problem yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya anak didiknya. Pihaknya berupaya mempersiapkan anak didiknya dengan menyelenggarakan berbagai macam bimbel, pemantapan dan try out baik secara intern maupun ekstern, diluar sekolah dengan mencoba menggunakan trik menyusun soal yang memiliki tingkat kesukaran tinggi. Dengan demikian, anak dipacu untuk belajar dan merasa biasa dengan soal-soal yang rumit. “Selain itu, kami berupaya membekali guru terutama yang berkaitan dengan kegiatan mengajar di sekolah seperti memberikan prospek kreativitas tiap guru mata pelajaran dan sesering mungkin melibatkan dalam berbagai pelatihan serta kegiatan seminar yang menunjang profesi.” ungkap lili Yanliyah, S.Pd seraya mengatakan, kepintaran anak sangat di tunjang oleh penyajian guru yang bagus dan masuk akal dan kedua komponen diatas belumlah cukup. Untuk itu, pihaknya selalu membangun kerjasama dengan semua pihak sehingga permasalahan,kebijakan dan program dapat diatasi dan berjalan dengan baik apapun yang terjadi, jumlah siswa saja sudah melebihi kapasitas guru “maka penekanan memadukan semua potensi merupakan bagian penting dalam mengantar anak didik menuju gerbang sukses melalui kerja sama dengan semua komponen”.Timpal HJ. Lili Peralihan misi pelayanan di dunia pendidikan, bukanlah sebuah halangan tetapi menjadi sebuah kesempatan emas untuk mengembangkan keahlian dan kreatifitas yang dimilikinya. Alhasil dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan pihaknya dapat memperlihatkan prestasi yang gemilang. Namun, menurutnya prestasi yang diraih masih belum maksimal oleh karena itu, pihaknya secara terus menerus menerapkan strategi, metode, dan cara yang memungkinkan,

selain prestasi akademik juga pertumbuhan kreatifitas anak juga salah satunya dengan menata lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bersih dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon di pot-pot dan penerapan budaya cinta lingku-

ngan, serta mendukung sekolah berbudaya lingkungan. ”Semua itu demi masa depan anak didik dan citra sekolah itu sendiri untuk itu kami berharap adanya kerjasama semua komponen dalam membangun regenerasi bangsa yang lebih baik.” Paparnya (HR)

Edisi 244 Tahun XI Tahun 12 - 20 Juli 2011

Nusantara
Tenate-Maluku Utara (MR) Dalam Undang-Undang tentang benda cagar budaya No 5 Tahun 1999 mengatakan bahwa barang siapa yang dengan sengaja merusak merubah bentuk benda cagar budaya di kenai sanksi pidana sesuai Pasal 26 di penjarakan selamalamanya 10 tahun denda 100 juta rupiah. Hal inilah yang menjadi kekuatan hukum cagar budaya wisata sejarah benteng oranje, benteng tolukko, benteng kalamata, benteng santo pedro dan benteng kastela sebagai salah satu pengembangan sejarah ilmu pengetahuan dan kebudayaan dan juga sebagai objek wisata sejarah andalan pada perayaan Internasional Sail Indonesia di Morotai pada 2012 nanti. Benteng yang di bangun pada masa pemerintah portugis, spanyol dan belanda di ternate abad 15 kini dalam kondisi memprihatinkan Dalam penelusuran Media rakyat (7/7) pusaka budaya tersebut telah menga-lami banyak perubahan dari segi fisik dan keaslianya. Penggiat pusaka Ternate Universitas Khairun Ternate Maulana Ibrahim saat di konfirmasi mengatakan bahwa “ada beberapa bagian cagar budaya yang setelah dipugar malah tertutup semen. Padahal untuk pemugaran bangunan bersejarah, apalagi sudah dilindungi Undang-Undang Cagar budaya, pekerjaannya harus sangat teliti dan detail sesuai prosedur jika menyalahi aturan bisa kena sanksi hukum sesuai dengan Undang-undang Cagar budaya. jelas maulana. Di tempat terpisah pengelola benteng sekaligus pemandu benteng tolukko Arsad di temui Media Rakyat mengungkapkan bahwa “cagar budaya yang ada di ternate ini di pugar pada tahun 1996 oleh pemerintah provinsi Maluku yakni provinsi induk Maluku Utara melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan lanjut Arsad tahun ini belum dengar kabar mengenai anggaran pemugaran cagar budaya. Pelaksana tugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Maluku Utara Nurlayla Armayn yang juga anak dari gubernur Maluku utara tidak dapat di konfirmasi Media Rakyat karena sedang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Ungkap salah satu petugas kediaman Benda cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang sangat penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, sehingga perlu dilindungi ke asliannya

9

Ketua KONI Tangerang Jadi Tersangka Narkoba

Disbudpar Malut Salahi Aturan Cagar Budaya

Tangerang (MR) Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Tangerang, Banten, RU (58) ditetapkan sebagai tersangka oleh petugas Polres Metro Tangerang. Ia tertangkap karena menggunakan narkoba shabu dan ganja di sebuah lokasi di Neglasari. "Ya, RU sekarang sudah menjadi tersangka bersama istri mudanya dengan inisial A (27)," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Tavip Yulianto, Kamis (7/7). Kombes Tavip Yulianto mengatakan, penetapan RU sebagai tersangka karena sudah cukup bukti dan pengecekan tentang tes urine terhadap pelaku. Pernyataan Kapolres Metro Tangerang tersebut disampaikan sehubungan RU yang juga mertua Wakil Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wiesmansyah itu diciduk aparat Rabu (6/7) bersama istri mudanya sedang mengunakan shabu. Polisi menangkap kedua pelaku pada sebuah rumah di Kelurahan Kedaung RT 03/02, Kecamatan Neglasari dengan barang bukti shabu dengan berat tiga gram, polisi juga menemukan ganja dengan berat 12 gram di lokasi kejadian sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penangkapan pelaku berkat adanya informasi dari warga kemudian petugas bergerak cepat untuk menciduk karena sebelumnya memang sudah diintai. Ketika berupaya untuk dikunjungi di tahanan Mapolres Metro Tangerang di jalan Daan Mogot, maka petugas menolak karena masih dalam pemeriksaan lanjutan. Kasus penangkapan RU merupakan yang kedua kalinya karena pada 15 September 2006, pelaku bersama tiga rekannya masing-masing AA, AR dan AL diringkus polisi pada sebuah bengkel miliknya di jalan Sudirman Kota Tangerang. Bahkan RU pernah divonis oleh hakim Pengadilan Negeri Tangerang dengan hukuman empat bulan penjara pada 26 Desember 2006. Menurut Tavip bahwa penangkapan tersebut dilakukan oleh tim dari Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang dengan operasi sandi "Nila". Ia mengatakan operasi "Nila Jaya" dilakukan secara rutin di wilayah ini.(Sukendar)

dan dilestarikan demi pemupukan kesadaran jati diri bangsa demi kepentingan nasional untuk itu di harapkan dapat di kelola sesuai dengan Undangundang cagar budaya agar tidak menjadi polemik di kemudian hari. (M. Guntur)

5 Sampai 7 Bulan Tuntutan Untuk Terdakwa Cikeusik
Serang (MR) Sebanyak 12 terdakwa bentrokan antarwarga dengan jamaah Ahmadiyah di Cikeusik Pandeglang 6 Februari 2011 masing-masing dituntut lima hingga tujuh bulan penjara di PN Serang, Banten, Kamis. Mereka diadili secar terpisah. Terdakwa Muhammad bin Syarif, Saad Baharudin, H Ujang, Yusuf Abidin, Endang bin Sidik, Yusri, Rohidin, dan Ujang masing-masing dituntut tujuh bulan penjara. Sedangkan Idris dituntut enam bulan, sementara Adam Damini, Muhamad Munir, dan Dani bin Misra masing-masing dituntut lima bulan penjara, Pada terdakwa dinyatakan bersalah melakukan penghasutan baik secara lisan maupun dengan tulisan, sebagaiman diatur dalam pasal 160 KUHP, jo pasal 160 KUHP, jo pasal 170 KUHP. Menanggapai tuntutan tersebut, salah seorang kuasa hukum para terdakwa dari Tim Pembela Muslim, Sulistiawati, langsung menyampaikan pembelaan secara lisan kepada majelis hakim. Dia meminta agar majelis hakim dalam memberikan putusannya agar mempertimbangkan sebabakibat terjadinya bentrokan tersebut. "Tidak ada asap kalau tidak ada api, tidak ada akibat kalau tidak ada sebab. Bentrokan tersebut karena pihak Ahmadiyah yang memulai dan warga hanya mempertahankan diri," kata Sulistiawati. Ia mengatakan, bentrokan itu berawal dari kedatangan beberapa jemaah Ahmadiyah dari laur Cikeusik yang dipimpin oleh Deden Sudjana ke kediaman pimpinan Ahmadiyah Suparman, di Kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sebelum bentrokan terjadi, mereka juga telah mempersiapkan parang, tombak, dan batu di rumah Suparman untuk melawan warga. Kemudian pihak Ahmadiyah yang yang memulai penganiayaan terhadap salah seorang warga bernama Sarta Jaya hingga menyebabkan korban luka-luka. Sidang yang dipimpin hakim Rasminto akan dilanjutkan pada Kamis pekan depan, dengan agenda pembacaan vonis.(Nani)

Kontingen FASI Jombang Raih Peringkat 5 Se Jatim

Polda Sumbar Selidiki Dugaan Kapal Pembawa BBM Illegal
Padang (MR) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat masih menyelidikan dugaan kasus penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal yang dibawa Kapal Motor (KM) Roganda yang ditangkap oleh Direktorat Polisi Air (Dit.Pol Air) Polda Sumbar. "KM Roganda diduga membawa BBM illegal yang ditangkap Dit.Pol Air Polda Sumbar. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Kapolda Sumbar, Brigjen Pol.Air Wahyu Indra Pramugari, di Padang, Kamis (7/7) Menurutnya, KM Roganda rencananya berlayar dari Kota Padang menuju Kabupaten Kepuluan Mentawai dengan membawa BBM yakni 100 drum jenis premium, 1 ton solar dan 69 drum minyak tanah. "Dit.Pol. Air Polda Sumbar mencurigai KM Roganda diduga membawa BBM illegal, selanjutnya menghentikan kapal yang mau menuju Kabupaten Kepuluan Mentawai pada 26 Juni 2011," katanya. Petugas meminta keabsahan surat dokumen berlayar sesuai dengan peraturan pada nahkoda kapal, tambah Wahyu Indra Pramugari. Berdasarkan keterangan nahkoda kapal BBM ini untuk kebutuhan TNI-AL. "Petugas membawa kapal tersebut ke Pelabuhan Bungus, untuk dilakukan penyelidikan oleh Dit.Pol Air Polda Sumbar," kata Wahyu Indra Pramugari. Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak TNI-AL dalam penyelidikan dugaan kapal mambawa BBM milik TNI-AL. "Namun saat ini tak satupun yang ditahan oleh Dit.Pol Air Polda Sumbar, kasus ini masih dikembangkan," katanya. Sementara itu dua bulan yang lalu, pihak Dit.Pol Air Polda Sumbar juga telah berhasil menangkap kapal yang diduga membawa BBM illegal. Wahyu Indra mengatakan, penyidik Dit.Pol.Air Polda Sumbar akan segera menyerahkan berkas perkara kasus dugaan kapal membawa BBM Ilegal pada pihak Kejaksaan untuk segera disidangkan. "Jika berkas perkaranya telah lengkap, pihaknya akan menyerahkan tersangka beserta barang bukti,"katanya. Menurutnya, saat ini tersangka yang diduga membawa BBM Ilegal kapal masih ditahan di Dit.Pol Air Polda Sumbar, hingga proses pemeriksaan selesai dilakukan oleh penyidik. "Selaian tersangka kita juga menyita barang bukti berupa kapal yang diduga membawa BBM Ilegal," katanya. Dia menambahkan, pihaknya komit untuk memberantas aksi penyeludupan yang terjadi di wilayah perairan Pantai Barat Sumbar. (Marqian)

Jombang (MR) Kabupaten Jombang akhirnya berhasil meraih prestasi di peringkat 5 (lima) se Jawa Timur dalam ajang Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) VIII yang di gelar di Asrama Haji Sukolilo pada 27-29 Juni 2011 lalu. Setelah 3 tahun yang lalu, pada FASI VII kabupaten Jombang meraih peringkat ke – 2. Pelaksanaan FASI tahun ini diikuti sekitar 3.219 peserta santri TPA se-Jatim. Para peserta dari perwakilan 28 kabupaten/kota, serta mengikuti 23 jenis lomba dan memperebutkan 62 tropi. Aneka cabang yang dilombakan, antara lain nasyid, cerdas cermat, cerita Islami, kaligrafi, pidato bahasa inggrisarab-indonesia, ikrar dan puitisasi Al-Quran, mewarnai dan menggambar, lomba adzan, tartil, sampai tilawah dan hafalan Juz Amma serta masih banyak lagi cabang perlombaan. Diungkapkan Kabag. Humas Setdakab Jombang, Dra. Tri Endah Sektiwati, bahwa pada FASI tahun ini kafilah Kabupaten Jombang berhasil memboyong 4 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. “Mereka yang berhasil menyabet juara 1 nantinya akan maju ke tingkat Nasional”, ungkap Dra. Tri Endah Sektiwati Kabag Humas Setdakab Jombang. Para juara FASI yang berhasil menempatkan Kabupaten Jombang diantaranya Ahmad Syauqi Arianda dari Ploso Genuk Perak Juara 1 Cabang lomba Pidato Bahasa Indonesia. M.Iqbal Ikhromi dari Senden Peterongan Juara 1 Tahfidz Juz’amma. Eva Izzatul Azhari dari Senden Peterongan juara 1 Tahfidz Juz’ amma. M. Rizal dari Griya Indah Jombang Juara 1 Terjemah Lafdziah. Alfiani Firdaus dari Sambong Permai Jombang Juara 1 terjemah Lafdziah. Dita Gizka Ellinda dari Jl. Seroja 53 Jombang Juara 1 terjemah Lafdziah. Nurul Huda dari Jonggrong Mojoagung Juara II MTQ. Adelia Agustin dari Denanyar Indah Jombang Juara II Mewarnai. Alfia Nur Rahmatillah, Dwi Ananta Rosa, Qurrotul ‘Aini, Nanda Erika Azzaroh, Dewi Zunisa Nur Fadilah, yang berasal dari Ngemprak Kesamben masing-masing merebut juara III Nasyid. Krisno Aji dari medan Bakti Sumobito juara III Menggambar. Zahrotul Jannah dan Ludy Arif Rafli dari Senden Peterongan juara III Tartil. Fahmi Ulumuddin dari Bendungrejo Jogoroto juara Harapan 1 Pidato Bahasa Indonesia. M. Farid Trio Barkah dari Senden Peterongan juara harapan 1 Tahfidz Juz’Amma. Mahfudzoh Dinayati dari Sedamar Sumobito juara Harapan 1 Cerita Islami. Shofiyatul Mahfudloh dari Jl. Gub. Suryo No.48 juara Harapan II menggambar. Mohammad Gholifil dari Ploso Genuk Perak juara Harapan II Adzan – Iqomah. Sementara itu Indah Karunia Ilahi, Devi Rohmawati, Wardah Lailatus, Leni Safitri dan Mutiara Lutfia Sari yang berasal dari Jogoroto Jombang masing-masing meraih juara harapan I Ikrar dan Puitisasi Al qur’an. Drs. M.Munif Kusnan Setdakab Jombang mengucapkan selamat kepada kontingen yang telah berjuang dengan maksimal dan berhasil mengukir prestasi diperingkat lima. “Alhamdulillah, kami ucapkan selamat dan terima kasih atas prestasi kontingen FASI Jombang, meski saat ini peringkatnya turun, kita berharap kedepan harus lebih dipersiapkan secara matang”, tandasnya. Urutan kabupaten yang masuk sepuluh besar pada FASI VIII ini antara lain peringkat I Jember, ke II- Pamekasan; peringkat ke III- Gresik; ke IV-Tulung Agung; ke V-Jombang; ke VI- Sampang; ke VII- Surabaya; ke VIIILamongan; ke IX Tuban dan ke X- Blitar. (Team)

Wakil Bupati Berikan Bantuan Kepada Lansia
Karawang (MR) Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia (HALUN), Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana mengun-jungi dan memberikan bantuan kepada 62 Lansia di Panti Sosial Tresna Wredha Budhi Daya Karawang di Jl. Raya Teluk-jambe. Karawang, Senin lalu. Dalam sambutannya Kepala Panti Sosial Tresna Wredha Budhi Daya Dinas Provinsi Jawa Barat Adang Sutisna mengatakan bahwa ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Karawang di sela-sela kesibukannya masih bisa memberikan kesempatan untuk bisa hadir bersama para penghuni panti guna melakukan silaturrahmi dan memberikan spirit serta bantuan berupa moril dan spirituil, semoga kehadiran Wakil Bupati Karawang ini menambah gairah dan semangat bagi penghuni panti, ucapnya. Lebih lanjut Adang menyampaikan kegiatan Bhakti Sosial ini dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) dengan diisi berbagai kegiatan diantaranya adalah bhakti sosial dan beberapa jenis lomba diantaranya adalah lomba senam sehat, lomba keterampilan,dan beberapa lomba kreatrifitas, hal ini bertujuan untuk memupuk rasa saling cinta mencintai sesama penghuni panti dan untuk menanamkan rasa kebersamaan serta semangat untuk meniti jalan hidup yang lebih baik, tidak dibebani dengan masalahmasalah psihis yang mengganggu penghuni panti. Pungkasnya. Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya mengatakan, Hari Lanjut Usia sebelumnya dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 29 Mei 2009 di Kota Semarang. Hal ini didasari oleh latar belakang bangsa Indonesia yang senantiasa menghargai peran dan kedudukan para lanjut usia dalam keluarga dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap orang lanjut usia,” ujarnya. Lebih lanjut Cellica mengatakan, para lanjut usia memiliki kebijaksanaan, kearifan, dan pengalaman yang berharga untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diselenggarakannya peringatan hari lanjut usia ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Negara kepada para lanjut usia, sekaligus merupakan refleksi untuk menggali kearifan orang tua. “Terlebih tidak semua lansia menggantungkan hidupnya kepada keluarga, melainkan masih banyak lansia yang tetap aktif bekerja dan berkarya,” imbuhnya. Wakil Bupati melanjutkan, peringatan hari lanjut usia merupakan moment yang sangat tepat untuk memberikan penghargaan kepada para lansia yang memiliki prestasi atau karya yang menjadi teladan bagi penerus bangsa. “Untuk itu, marilah kita merekonstruksi budaya menghormati dan menyayangi para orangtua yang mencerminkan kepribadian dan jati diri masyarakat Kabupaten Karawang yang mencintai orang tua serta menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargan,” jelasnya.

Cellica juga menambahkan Insya Allah kedepan kami Pemerintah Daerah akan mengalokasikan anggaran untuk Lansia, dan pada kegiatan ini insya Allah saya pribadi karena ada kegiatan lomba saya ingin memberikan hadiah kepada para lansia ini. Dan mohon doanya kepada semua semoga kami Pasangan H. Ade Swara dan Cellica mampu berjuang dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat karawang. Sementara itu, usai pembukaan Wakil Bupati dr. cellica melanjutkan dengan mengunjungi tempat kamar penghuni

panti. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati memberikan arahan dan motivasi kepada mereka khususnya yang sedang sakit semoga lekas sembuh dan diberikan kekuatan dan kemampuan serta kesehatan, serta harus bersabar dengan segala ujian dan musibah yang tengah dialamai. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pengurus Komda Lansia, LLI, BAZ, Pepabri, Siliwangi, Veterean. Dan ikut mendampingi Wakil Bupati Karawang, Camat Telukjambe Timur, Kabid Dinsos, dan beberapa pejabat terkait. (Komaruddin)

10
Lampung Barat Pacu Pembangunan Pendidikan
Lampung Barat (MR) Lampung Barat terus Pacu peningkatan pembangunan tidak terkecuali dibidang pendidikan. Hal ini terlihat dari semakin banyak sarana dan prasarana infrastruktur pendidikan yang dibangun termasuk tenaga guru di daerah pedalaman. Hambali pensiunan pendidik warga Pekon Kenali saat ditemui dikediamanya mengatakan,” Pembangunan sektor pendidikan sangat penting sehingga diperlukan peningkatan dari berbagai aspek yang ada, tidak hanya pembangunan fisik namun lebih pada upaya peningkatan mutu pendidik,” jelasnya. Jum’at (8/7). Menurut Hambali,” Keberhasilan sektor pendidikan berkorelasi langsung terhadap manajemen kepemimpinan serta kwalitas pendidik di sekolah tersebut sehingga berpengaruh terhadap mutu anak didiknya,”tandasnya. Ditambahkan, “Kepala sekolah mempunyai tanggung jawab besar untuk memajukan sekolah sehingga dituntut agar secara kwalitas mempunyai dan diikuti oleh para dewan guru, maka mutu anak didiknya juga akan terus mengalami peningkatan, secara kongkrit hasil dari ujian nasional dapat dilihat sudah sejauh mana kualitas pendidik disekolah tersebut,” ujarnya. Menurutnya selain pentingnya peran serta kepala sekolah, hal lain yang turut mempengaruhi mutu pendidikan adalah guru, orang tua, dan peran serta masyarakat. Apabila semua saling memberikan dukungan, maka apa yang menjadi tujuan dapat tercapai dengan baik serta memberikan hasil yang memuaskan. Lebih lanjut dikatakan, “peningkatan mutu memang dari semua komponen harus saling bahu membahu, apalagi dari tahun ke tahun peningkatan mutu kelulusan semakin meningkat, terbina generasi mendatang lebih berkualitas,” pungkasnya. (AY)

Nusantara
Banjarmasin (MR) Kemarau ekstrem kini melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel). Areal pertanian di Kabupaten Banjar bahkan tidak bisa ditanami akibat kekeringan. Luas areal sawah yang tidak bisa ditanami di Kabupaten Banjar, yang merupakan sentra pertanian Kalsel itu sekitar 7.000 hektare (ha). Menurut data Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan kabupaten Banjar, dari target tanam seluas 73.959 ha, hingga kini baru bisa ditanam 66.055 ha (89,3%). Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar Eddy Hasby, Jumat (8/7), mengakui kemarau yang terjadi beberapa waktu terakhir menyebabkan ribuan ha areal pertanian kekeringan. "Kemarau menyebabkan target tanam tidak tercapai," tuturnya. Ia mengatakan, kekeringan juga yang dialami areal pertanian juga karena sebagian besar merupakan areal tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Contohnya, di Kecamatan Martapura Timur dari target tanam seluas 1.327 ha, yang bisa ditanami hanya 125 ha. Sedangkan di Kecamatan Martapura Barat, dari target 5.106 ha, hanya bisa ditanami 1.714 ha. Hasby mengakui kondisi tersebut akan berpengaruh pada pencapaian produksi pangan di daerahnya. Selain kemarau, daerah-daerah pertanian di Kabupaten Banjar setiap tahun juga selalu terkena bencana banjir. (Mulia)

Tahun Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

Ribuan Hektare Sawah di Kalsel Kekeringan

Salah satu lahan sawan yang dilanda kekeringan di Kalsel

Pemanfaatan Rusunawa Terkendala Listrik
Kupang (MR) Pemanfaatan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Oeba di Kelurahan Fatubesi, terkendala listrik dan air. Bangunan yang selesai dikerjakan awal tahun 2011 ini belum dilengkapi instalasi listrik dan air. “Selain itu, Rusunawa Oeba belum diserahterimakan kepada pemerintah kota. Kami juga masih mencari tahu apakah ada pedoman kementerian yang mengatur mekanisme pemanfaatannya. Apakah ada regulasi dari pusat ataukah menjadi kewenangan Pemkot,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Ir. Beny Sain, Rabu (6/7/2011). Mengenai listrik dan air, menurut Sain, saat ini sedang dilakukan tender. Jika pemenang tender telah diumumkan, maka Cipta Karya baru dapat menindaklanjutinya. Sementara mengenai calon penyewa, dikatakan Sain, baik

Baru Sehari Dinikahi, Istri Langsung Dicerai
Bali (MR) Zahrah (18) terpaksa melapor ke Mapolres Karangasem, Bali, karena baru sehari dinikahi oleh I Gede Karta (23), langsung diceraikan oleh suaminya itu gara-gara ibunya mendadak kesurupan. Wanita asal Tuban, kawasan Kuta, Kabupaten Badung itu, kepada polisi mengaku bingung harus berbuat apa, sehingga memilih datang langsung untuk melaporkan hal yang dialaminya ke Mapolres Karangasem di Amlapura, Kamis (7/7). "Saya tak mengerti kok bisa seperti ini. Baru sehari kami menikah, suami saya langsung minta cerai," katanya. Ia mengaku pernikahan dirinya itu berlangsung Senin (13/6) di rumah orang tua Karta di Dusun Kuum, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Namun pada hari pernikahan itu, kata dia, ada kejadian yang bagi Zahrah sulit diterima akal sehat. Ketika prosesi pernikahan berlangsung, menurut Zahrah, mendadak ibu mertuanya kesurupan," jelasnya. Ia sendiri tak mengerti arti dari kejadian itu, yang pasti hal tersebut membuat sikap pihak keluarga besar Karta kepada Zahrah berubah 180 derajat. Menurut Zahrah, hari itu juga sudah mulai muncul gelagat kurang baik. Namun karena pernikahan itu terjadi atas dasar suka sama suka, dia tak terlalu ambil pusing. Sayangnya perhitungannya itu meleset, entah karena tekanan keluarga atau lahir dari keinginan sendiri, keesokan harinya, tepatnya Selasa (14/6), Karta menyampaikan permintaan cerai. Sikap sang suami itu tentu saja membuat dirinya tersentak. Di tengah kegundahannya, wanita ini pun berusaha. Namun di lain pihak, Karta rupanya sudah terlanjur gelap mata. "Permintaan cerai tak hanya lewat omongan," ujarnya. Menurut Zahrah, hari itu juga suaminya itu menyodorkan surat cerai. "Dia minta saya menandatanganinya. Setelah itu dia mengusir saya," jelasnya. Usai membuat laporan, Zahrah langsung diarahkan ke Sat. Reskrim Polres Karangasem untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kepala Sub Bagian Humas Polres Karangasem AKP Made Wartamana mengatakan, saat ini laporan itu sedang didalami untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Secepatnya akan kami panggil pihak terlapor, Karta," jelasnya. (Putu Artha)

Pandangan Umum Fraksi Dijawab Wako
Palembang, (MR) Rapat paripurna DPRD Kota Palembang ke-12 masa persidangan ke-2 tahun 2011 selasa (05/07) kemarin dibuka. Bertempat di gedung DPRD kota Palembang dipimpin langsung oleh wakil ketua DPRD Palembang Suhaily, dan wakil ketua Pahlepi Maizano diikuti oleh sebanyak 48 anggota DPRD kota Palembang. Acara tersebut dihadiri Edi Santana Putra oleh seluruh unsure muspida pemerintahan kota Palembang, serta kepala dinas, camat dan lurah yang berada dilingkungan pemerintahan kota Palembang,dengan agenda sidang pertanggung jawaban Walikota Palembang. Walikota Palembang Edi Santana Putra MT, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua Fraksi yang telah memberikan pemandangan umum pada rapat paripurna sebelumnya.”dalam jawabannya pada masa persidangan kemarin, Edi mengatakan “pemkot tetap berhatihati dalam memberikan izin termasuk untuk pembangunan hotel. Selain itu Walikota juga mengatakan mengenai tempat hiburan-hiburan,menjelang bulan suci ramadhan, dalam hal ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sat-pol PP untuk melakukan penutupan,tempat-tempat hiburan selama berlangsungnya bulan suci ramadhan, dalam sambutannya juga Wako Palembang ini mengungkapkan mengenai masalah seringnya terjadi kebakaran pada akhir-akhir ini,”pemkot sudah memprogramkan untuk menambah hidran air di pemukiman warga bersama dengan PDAM. Selain itu kata Walikota, “kita juga akan memperbaiki jalan permukiman yang saat ini memang cukup sempit khususnya, di pemukiman kumuh”,jelas walikota dalam sambutannya . >>Edi Hartono

pemerintah propinsi maupun Pemkot sepakat untuk mengurangi kekumuhan area pasar. “Oleh karena itu, kami sepakat bahwa rusunawa ini akan diutamakan bagi penyewa yang merupakan pedagang di pasar tersebut. Rencananya, dalam tahun ini, rusunawa yang terdiri dari sekitar 95 unit kamar tersebut sudah bisa ditempati,” jelasnya. Secara terpisah, Lurah Fatubesi, I Wayan Gede Astawa

membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kemungkinan akan diberlakukan Perda mengenai mekanisme pemanfaatan rusunawa Oeba. “Mungkin nanti akan dibuatkan UPTD khusus yang mengatur rusunawa. Kamarkamar dalam rusun ini kan tidak untuk dijual melainkan untuk disewa. Oleh karena itu, perlu aturan yang jelas mengenai pemanfaatannya,” ujar Wayan Astawa. (Moses Mone)

Polresta Samarinda Janji Tidak Toleransi Parkir Liar
Samarinda (MR) Jajaran Polresta Samarinda, rupanya mulai " gerah" dan tidak ingin setengah-setengah dalam "memberantas" kegiatan parkir liar, yang ada di sejumlah kawasan jalan utama dalam Kota Tepian. Polisi tidak akan memberikan toleransi bagi pengelola maupun juru parkir (jukir) liar, yang ngotot menjadikan kawasan "terlarang" untuk meraup untung buat kepentingan diri sendiri. Lantaran dinilai sangat mengganggu arus lalu lintas yang ada di jalur tersebut. Satlantas menegaskan, akan terus mem-back up setiap tindakan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, terutama yang berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas di jalan-jalan utama Kota Samarinda. "Jika dalam penertiban nantinya, kami masih temukan adanya

Jimi Tolak Tudingan Pelapor
Muaradua (MR) Pertikaian antara Jimi Sumur Putri dan Ekik seorang supir pengantar tabung gas dan air minum yang di laporkan Ali Hamzah bos dari Ekik yang sama-sama memiliki usaha tabung Gas dan pengisian air galon Desember 2010 yang lalu pada Kepolisian Resort Oku Selatan. Karena Ali Hamzah merasa anak buahnya dianiaya oleh Jimi akhirnya Jimi digelar sidang di Pengadilan Negeri Muaradua Cabang Batu Raja. Dalam proses persidangan tersebut dihadirkan 3 orang saksi masingmasing Hendri , Yadi (Kernet), Hendara (Pemilik Kios tempat kejadian) dan Ali Hamzah. Pemilik usaha tabung gas dimintain keterangan oleh Hakim ketua dan anggota termasuk saksi dari Jimi, Feriansah memberikan keterangan yang membenarkan kejadian tersebut. Saat Hakim menanyakan kepada terdakwa Jimi membenarkan kejadian membantah saat ia dikatakan akan menusuk (melobangi) perut Ekik. Karena pada saat itu menurut Jimi dia tidak berkata seperti itu, Saat itu saya hilap. Tapi saya tidak pernah mengancam akan melobangi perut Ekik itu tidak pernah Ku ucapkan.”Ujar Jimi. Saat ditemui Media Rakyat dikediamannya Jimi mengatakan setelah beberapa hari dari kejadian tersebut pihaknya telah mendatang pihak korban untuk membicarakan masalah tersebut agar diselesaikan secara keluarga. “Kami telah mengaku salah kepada mereka tapi sepertinya tidak baik kami tidak diterima oleh mereka dan mereka menginginkan sekali kalu saya masuk Penjara”. Masih menurut Jimi, “saya mendengar isu pihak mereka koordinir beberapa media untuk memberitakan saya tapi saya hanya berserah diri kepada yang diatas saja, hanya menyudutkan saya mereka hanya mendengarkan dari satu pihak saja tanpa tanya saya ini sama saja pembunuhan karakter.” Ujarnya Menutup perbincangan (Ani / Sadam)

pelanggaran, khususnya soal parkir liar. Maka tidak hanya pemilik kendaraan saja yang kami kenakan sanksi, pengelola maupun jukir liarnya juga menjadi sasaran untuk kami proses," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol HM Arkan Hamzah, melalui Kasatlantas Kompol Rachmad I Nusi SIK kepada wartawan, Kamis (7/ 7). Tindakan tegas yang akan diambil Polisi itu, bukan tanpa alasan. Persoalan parkir liar, khususnya yang ada di sepanjang pinggir Jl P Irian, Kelurahan Pelabuhan, Samarinda Kota. Benar-benar tidak dapat ditolelir lagi, lantaran sudah sangat mengganggu. "Kami sejak lama sudah mengimbau, bahkan menegur pada pemilik kendaraan, pengelola maupun jukir liar, yang ada di setiap lokasi parkir liar. Tetapi apa yang kami lakukan itu tidak diindahkan, sehingga kami memutuskan

perlu mengambil tindakan tegas," tutur Rachmad. Tindakan tegas yang diambil Polisi itu, tujuanya guna memberikan efek jera pada pemilik kendaraan, yang dinilai tidak bisa diatur, karena tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas yang ada dan terpasang di sejumlah titik jalan umum. "Kami berharap dengan demikian, baik pemilik kendaraan maupun pengelola serta jukir liar, bisa sadar diri dan tidak semena-mena menjadikan kawasan hijau Kota tepian, sebagai wadah mencari keuntungan," ujar Racmad. Kesempatan ini pun digunakan Racmah, untuk kembali mengimbau pemilik kendaraan, agar memarkirkan kendaraannya di lokasi yang telah disediakan atau resmi. "Hal itu untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan dan juga menghindari penertiban yang dilakukan petugas," tukasnya. (Kipan Suerta)

Pemkab Karawang Gelar Peringatan Hari Anak Nasional
Karawang, (MR) Sebagai salah satu upaya agar anak-anak indonesia berperilaku,berahklak mulia dan menjadikan anak yang sehat, cerdas, serta berprestasi merupakan kebanggaan orang tua maka Pemkab karawang menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Lanjut Usia (LANSIA) yang dibuka langsung oleh Bupati Karawang H. Ade Swara Senin pekan lalu di plaza Pemkab Karawang di padukan dengan pelaksanaan apel pagi. Slanjutnya ketua panitia Drs.H.Wahyu Suhudi mengatakan dalam laporannya adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Karawang Diantaranya tanggal 23 juni telah dilaksanakan lomba pidato bagi siswa/siswi SLTA, MAN atau sederajat dan lomba baca puisi untuk siswa/siswi SLTP/MTs atau sederajat bertempat di SMA Negeri 5 Karawang. Adapun acara puncak hari anak nasional dipadukan dengan peringatan hari keluarga nasionalserta hari lanjut usia. Pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan pemeriksaan gigi gratis bagi siswa/anak TK,SD,lomba anak sehat,lomba mewarnai bagi anak TK dan lomba menggambar bagi murid SD/MDA bertempat diaula husni Hamid dan khitanan massal kepada 15 orang anak dari keluarga tidak mampu bertempat di klinik Pemkab Karawang. Dalam kesempatan tersebut Bupati Karawang mengatakan sebagai orang tua kita merasa bangga dapat mendampingi dan membahagiakan anak-anak untuk memperingati Hari Anak Nasional dan kita menyadari bahwa anak-anak merupakan titipan dan amanah dari Alloh SWT oleh karena itu kita harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap nasib dan masa depan anak-anak. Hari keluarga nasional ini memiliki arti penting mengingat posisi keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai insan yang berbudi luhur memiliki ikatan kekeluargaan terhadap para lanjut usia hal tersebut mencerminkan karakteristk manusia yang menjaga keharmonisan hubungan antara generasi muda,orang tua dan lanjut usia. Kita menyadari bahwa para lanjut usia memiliki kebijakan, kearifan dan pengalamam bergharga. (Komarudin)

Edisi 244 Tahun XI Tahun 12 - 20 Juli 2011

Nusantara
Jombang (MR) Kabupaten Jombang membidik peringkat enam untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-3 Jawa Timur di Kediri. Dalam kejuaraan itu Jombang mengirimkan 198 atlet dan 48 official. Penegasan itu dilontarkan Bupati Jombang Suyanto ketika melepas para atlet di pendopo kabupaten Jombang, Jumat (8/ 7/). “Kami berharap Kabupaten Jombang bisa menduduki enam besar dari 38 Kabupaten/Kota yang ada,” kata Suyanto. Bupati dua periode ini menjelaskan, prestasi Jombang dalam ajang Porprov lumayan moncer. Betapa tidak, pada Porprov I tahun 2007, Jombang mampu merebut posisi enam besar. Prestasi itu sedikit melorot pada ajang Porprov ke-2 tahun 2009. Pasalnya, Jombang hanya mampu menduduki peringkat 8 besar. “Nah, untuk Porprov ke-3 di Kediri, kami berharap agar jagoan-jagoan muda atlet Jombang mampu mengembalikan prestasi yang melorot dua tahun lalu. Untuk itu kami mamasang target enam besar Porprov kali ini,” kata bupati yang disambut tepuk tangan. Diungkapkan oleh Bupati yang memiliki segudang penghargaan dari tingkat nasional ini, bahwa kesiapan atlit pada Porprov ke 3 ini sudah jauh lebih baik. Tapi dirinya tetap mengingatkan kepada seluruh atlit untuk tidak menganggap ringan terhadap lawan untuk meraih prestasi. “Kuncinya adalah tetap konsentrasi penuh, percaya diri, tidak grogi

11
tetapi tidak arogan”, tuturnya. Untuk bisa meraih target itu, Suyanto menyebut sejumlah cabor (cabang olahraga) sebagai andalan. Diantaranya, atletik, karate, pencak silat, sepak bola, serta panahan. “Saya rasa target enam besar itu cukup realistis. Karena kita punya banyak cabor andalan,” katanya. Bupati Suyanto mencontohkan, seperti cabor sepak bola yang pada Porprov ke-2 mampu maraih perunggu. Selain itu juga cabang panahan. Menurutnya, meski cabor panahan masih satu tahun hadir di Jombang, namun pada Kejurda baru-baru ini mampu menyabet 7 perunggu. Oleh karena itu bupati berharap perunggu dalam kejurda tersebut berubah menjadi emas dan perak dalam Porprov kali ini. “Sekali lagi, kita mematok peringkat enam besar,” pungkasnya Bupati menjanjikan akan memberikan bonus kepada atlit yang berhasil mengukir prestasi. Mengenai nilainya, Bupati tidak menyebut angka. Namun yang pasti nilainya di atas bonus pada Porprov sebelumnya. (Team)

Pembangunan Mapolsek Sukau Lampung Barat Mendesak
Lampung Barat (MR) Markas Polisi setingkat Sektor (Mapolsek) di Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung, Lampung Barat mendesak untuk segera diusulkan ke Kepolisian Resort Lampung Barat, agar masuk draft rencana pembangunan pemerintah kabupaten Lampung barat . Guruh Fajarullah Sekretaris LSM Lembaga Komunitas Puduli Rakyat "LKPR" Lampung Barat saat dibincangi menjelaskan ,"Usulan tersebut sangat mendesak, lantaran wilayah hukum Mapolsek Balik Bukit saat ini diantaranya mencakup kecamatan Sukau dan Kecamatan Lumbok Seminung lebih kurang 25 Pekon (Desa-Red) dinilai rentan kejahatan sehingga layak dibangun Mapolsek ," jelas Guruh saat dibincangi beberapa waktu lalu. Lebih Lanjut dikatakan," Pembangunan Mapolsek justru agar lebih mengefektifkan rentang kendali terhadap tindak kejahatan dan penyakit masyarakat lainnya," Tandasnya menambahkan Alasannya letak geografis dua kecamatan tersebut ujung paling Barat dan berbatasan langsung dengan Propinsi Sumatra Selatan ,"sudah selayaknya Mapolsek dibangun sebagai upaya memaksimalkan pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat,“ Katanya. Lebih lanjut dikatakan peruntukan pembangunan Mapolsek Pekon Pagar Dewa di satu sisi guna menunjang pengamanan dan pengawasan keamanan, dilain pihak akan memberikan kemudahan warga terhadap proses pelayanan hukum sehingga akan lebih efektif bagi warga masyarakat mengingat keberadaan Mapolsek Balik Bukit Liwa relatif jauh dengan jarak tempuh tiga puluh kilo meter. (AY)

Porprov, Jombang Bidik Enam Besar

Membingungkan ................................................................. (Sambungan dari Hal 1) Nazaruddin ............................. (Sambungan dari Hal 1)
Komisi III DPR berencana akan meminta keterangan Mahkamah Agung (MA) terkait putusan kasasi kasus Prita Mulyasari yang dinilai banyak kalangan terasa amat janggal karena menabrak rasa keadilan masyarakat. Anggota Komisi DPR RI dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, putusan kasasi itu membuat terusik masyarakat karena mengabaikan rasa keadilan. Mahkamah Agung seharusnya memberi kesan sebagai lembaga antiklimaks saat harapan rakyat mencari keadilan terwujud. Masyarakat pun heran dengan putusan MA. Mereka mengangap putusan tersebut layaknya sebuah sinetron dan membingungkan. Jika ada uang, semuanya bisa diatur, termasuk soal keputusan hukum. Sedangkan Prita Mulyasari mengaku bingung dengan putusan MA. Soalnya dalam sidang terbuka, dia dinyatakan tidak bersalah. Namun dalam sidang tertutup malah disebut bersalah. "Saya bingung, sedih," ujar Prita. Kasus Prita bermula saat dia menjadi pasien di Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra. Saat itu dia berkeluh kesah melalui surat elektronik yang dikirim ke temannya. Oleh rumah sakit, isi surat Prita dianggap perbuatan mencemarkan nama baik. Prita kemudian sempat dipenjara. Kasusnya menjadi pembicaraan masyarakat. Hukuman denda membayar rumah sakit sebanyak Rp 204 juta dianggap sebagai bentuk kesewangwenangan. Sebagai bentuk solidaritas, masyarakat kemudian menggalang Koin Prita dengan mengumpulkan uang receh seberat 2,5 ton atau senilai Rp 800 juta. Saat di pengadilan Prita diputus bebas oleh Pengadilan Negeri Tangerang, akhir Desember 2009. Tetapi kini ia kembali terancam masuk penjara setelah MA memenangkan kasasi jaksa. Penggangas koin untuk Prita, Ade Novita rencananya akan kembali membantu perempuan berjilbab ini. Nama Prita memang sangat identik dengan koin. Saat awal kasus ini mencuat dan hanya 10 hari terkumpul Rp 800 juta dalam bentuk koin seberat 2,5 ton. Seperti semut melawan gajah, kasus ini menyedot banyak perhatian. Kketidakadilan yang akhirnya menggerakkan hati ribuan orang dengan rela membawa setiap rupiah untuk Prita. Kini keadilan dan ketenangan Prita kembali terusik. Ketidakadilan yang makin menjadi barang langka di Republik ini. (Yanto/Nokipa) berlebihan. "Saya melihat juga Anas sampai mengajukan ke Mabes Polri, apa iya perlu? Yang penting Nazaruddin-nya didatangkan ke sini," pungkasnya. Sebelumnya, BBM yang diduga dari Nazaruddin beredar di kalangan wartawan di DPR. "Mas Anas berjanji pada saya untuk membereskan urusan ini dengan KPK. Saya pun diminta pergi ke Singapura untuk beristirahat. Saya diminta untuk menghilang dulu selama tiga tahun ke Singapura," demikian BBM yang dikirimkan kepada sejumlah wartawan. Nazaruddin juga menyatakan Anas tidak menepati janji untuk membereskan persoalannya dan justru dirinya sendiri yang dikorbankan dalam permasalahan tersebut. "Ternyata kepergian saya ke Singapura semuanya skenario untuk membuat namanya bersih. Bola panasnya dia lemparkan pada saya. Makanya saya buka sekalian semuanya," terangnya. "Ini tentunya menjadi pertanyaan semua kenapa akhirnya saya membuka diri dan kenapa Anas meninggalkan saya," lanjut Nazaruddin. Kemarin, Nazaruddin sempat dikabarkan ditangkap di Filipina. Namun kabar itu ditepis Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri. (Yanto S)

Bengkulu Kembali Diguncang Gempa
Bengkulu (MR) Gempa bumi berkekuatan 5,0 skala Skala Ritcher (SR) pada pukul 08.04 jumat pagi (8/7) kembali mengguncang Bengkulu. "Gempa terjadi pada 170 KM Barat daya Bengkulu 182 km Barat Daya Padang Betuah, 186 km Barat Daya LaisBengkulu, 203 km Barat Daya Kepahiang Bengkulu, 605 km Barat Laut Jakarta," terang kepala BMKG, Bengkulu, Dadang Permana, Jumat (8/7). Gempa kekuatan 5,0 SR ini berada pada kedalaman 10 KM perairan Bengkulu dan tidak berpotensi tsunami. Gempa ini sebagian besar tidak dirasakan oleh warga yang kebanyakan telah memulai aktifitas. "Saya tidak merasakannya jika ada gempa, gak tahu mungkin sudah kebiasaan dengan gempa yang besar mungkin ya," ujar Yani, Mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Bengkulu. Dadang Permana mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan jangan berlaku panik bila terjadi gempa. Bengkulu merupakan daerah rawan gempa, oleh karena itu BMKG terus melakukan pengawasan dan kontrol ketat terhadap aktifitas gelombang gempa, pergeseran lempeng yang ada di Bengkulu selama 24 jam. "Masyarakat tidak perlu khawatir dan silahkan beraktifitas kembali, namun kita harus menignkatkan kewasadaan, dan memahami dengan benar praktek evakuasi standar yang telah banyak kita sampaikan ke warga," kata Dadang. (Aman S)

MOS .................................................. (Sambungan dari Hal 1)
untuk saling menakut-nakuti, namun kegiatan itu dijadikan sebagai wadah untuk pengenalan terhadap lingkungan sebelum memasuki proses belajar waktu normal," ujarnya. Pihak sekolah yang sedang melaksanakan MOS tidak lagi melakukan kegiatan yang berbau kekerasan. Akan tetapi, diharapkan kegiatan itu membawa manfaat positif bagi siswa maupun siswi yang akan memasuki lingkungan sekolah yang baru. "Saya akan meminta kepada Dindik (Dinas Pendidikan) untuk memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang kedapatan melakukan tindakan kekerasan selama MOS," katanya. Kepala Dindik Cilegon Mukhtar Gozali menjelaskan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada seluruh sekolah terkait MOS. "Jenis kegiatan selama MOS haruslah yang mampu memicu kreatifitas juga memberikan pesan moral bagi siswa baru," katanya. (Herman)

Cinta Pertamax ..................................................................... (Sambungan dari Hal 1)
kepedulian pengguna mobil mewah terhadap program "Cinta Pertamax" ini sekaligus melanggar ketentuan BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati golongan tidak mampu. "Konsumen dari golongan menengah atas jarang ada yang membeli BBM jenis pertamax, apalagi pertamax plus," kata Yudi, 35, salah satu petugas SPBU di Jalan Pandanaran. Salah seorang konsumen dari golongan menengah atas yang memilih premium, Agus, 30, mengatakan, dirinya memilih tetap menggunakan premium sebagai bahan bakar mobil mewahnya karena didasari motif ekonomi. "Memang untuk mesin-mesin tertentu pertamax lebih cocok, tapi menggunakan premium juga tidak berakibat fatal untuk mesin kendaraan dalam jangka panjang sehingga orang cenderung memilih premium yang harganya jauh lebih murah," ujarnya. Menurut Amin, 40, petugas di SPBU Jalan S. Parman, ada hal lain yang mendukung motif ekonomi ini yakni orang golongan menengah atas biasanya memiliki lebih dari satu mobil sehingga akan memakan biaya besar jika semua memakai bahan bakar selain premium. Untuk mengajak konsumen, khususnya dari golongan menengah atas, PT Pertamina akan kembali memopulerkan program "Cinta Pertamax", dengan cara membagikan bibit pohon buah-buahan secara gratis bagi konsumen yang membeli pertamax. (Warsoma)

Pembangunan Mushola An-Nur

Hama ............................................... (Sambungan dari Hal 1)
Saat ini, katanya, tanaman padi yang terserang wereng tersebar di Kecamatan Malingping dan Wanasalam. Kemungkinan tanaman padi di dua kecamatan tersebut gagal panen atau puso. Tanaman padi yang gagal panen tersebar di 14 desa yakni Malingping Utara, Malingping Selatan, Rahong, Sumberwaras, Kadujajar, Cilangkahan, Cipenduy, Senang Hati, Sangiang, Pagelaran, dan Sukaraja. Sebagian besar usia tanaman padi yang terserang wereng antara 50 sampai dengan 70 hari. "Saya kira petani mengalami kerugian akibat serangan hama itu," katanya. Pihaknya sudah mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah untuk meringankan beban petani. Pengajuan bantuan berupa benih padi, pupuk, dan sarana pertanian itu untuk mendukung program ketahanan nasional. "Kami berharap pemerintah bisa membantu petani yang dilanda serangan hama," kata Sopiyan. (Belfri)

Butuh Bantuan Donatur
Indramayu, (MR) Pembangunan Musholla An-Nur yang berlokasi di Dusun Lapangan Bolla Desa Anjatan Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, tampaknya sangat membutuhkan bantuan donasi dan material bangunan, untuk mensukseskan pembangunan sarana Ibadah tersebut. Subyanto, Ketua Panitia Pebangunan Mushola An-Nur menerangkan, pembangunan sarana Ibadah di Blok Lapangan Bolla itu membutuhkan anggaran berkisar Rp 65 juta. Sebab itu, kami mohon sumbangsih (Amal Jarial) semua pihak, baik berupa material bangunan maupun uang tunai demi lancarnya pembangunan Mushola tersebut diatas, katanya. Dijelaskannya, Hadist Rosulullah SAW menyebutkan, “Barang siapa membangun rumah Allah SWT baik berupa Masjis atau Mushola, maka kelak Allah SWT akan membuatkan rumah di Surga. “ Karena itu, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, “ Fastobiqul Hairot, “ tuturnya. Subyanto, memohon kepada siapa saja yang hendak memberikan bantuannya dipersilahkan menghubungi Panitia Pembangunan Mushola An-Nur Blok Lapangan Bolla RT 03/ 01 Desa Anjatan, HP 06190557787 Rekening : Bank Jabar Patrol No. Rek. : 0013287643100 a/n : Mushola An-Nur. >> Maskin

Ancam Wartawan ................................................................ (Sambungan dari Hal 1)
seakan tak perduli. Pada hal stiker anti korupsi dan kantin kejujuran, selalu dikampayekan dan ditempel dimana-mana. Kendati masih banyak kasus “korupsi”belum terbongkar,namun kapal puskel untuk pulau laut, mengantarkan Ahmad Mukhtar beserta PPTK,” Berlabuh di jeruji besi”. Sehari sebelum penahan, Kadiskes Natuna masih menyempatkan diri menghadiri Resuffel ekselon II dilingkungan Pemkab Natuna. Dengan wajah yang tidak bersahabat, sangat jelas ditunjukkannya. “Sorot mata nya yang tajam” kepada wartawan Koran ini,menanda kan kebencian mendalam. Sayang, saat mau diabadikan Dia langsung menghindar dari kamera wartawan. Tidak dilantiknya Ahmad Muhktar di Jajaran Kepala Dinas dan Badan, menimbulkan pertanyaan bagi sebahagian orang.”Kok belum dicopot dari jabatan, pada hal Bupati sudah janji akan melengserkan pejabat “Korup”, celutuk sesama rekan wartawan. Usut punya usut, selidik punya selidik, ternyata Ahmad muktar tidak dicopot supaya Dia menyelesaikan dulu masalah-masalah yang tibul di Dinkes Natuna, sekaligus, menunggu siapa orang yang tepat memimpin Dinkes Natuna.Nanti jika pelantikan ekselon III dilakukan, maka Dirinya baru dilengserkan, papar sumber. Dasar nasib sudah menjadi bubur, waktupun tak mau berpihak kepada Kadiskes Natuna. Sebelum dicopot dari jabatannya, Ahmad Muhktar, sudah terlebih dulu, di “cokol’ Kajari Ranai. Kini teka-teki tentang Kadiskes Natuna sedikit terjawab. Kendati ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan kapal puskel (Puskesmas Keliling) untuk Kecamatan pulau laut dan sudah ditahan, sejumlah LSM masih berharap, segala “kasus korupsi” di Dinkes Natuna, dapat dibuka. Rabu tgl 6 juli. Kadiskes Natuna kembali di periksa Kejaksaan Negeri Ranai.Wartawan Koran inipun bergegas ke sana, guna meminta keterangan lebih lanjut. Namun baru sampai ditempat tujuan, Ahmad Muhktar, tersenyum dan mendatangi wartawan Koran ini. Dengan gerak cepat Dia, menyerang, namun dapat dielak hingga hanya mengenai pundak.Ahmad Muhktar diduga ingin memancing suasana agar keruh, untung saja wartawan Koran ini, tak melayaninya. Sambil dipeluk istrinya Ahmad Muhktar mengeluarkan ancaman, “Awas kau iya, keterlaluan kau”ujar Sang Kadis, tak terima kinerjanya disoroti. Pada edisi sebelumnya, sejumlah LSM, masih belum puas melihat kinerja Kajari Ranai. Hal itu dikatakan Ketua LSM Gebuki Gerakan Berantas Korupsi Kuncus Simatupang melalui telepon selulernya. Ketidak puasan Kuncus sangat beralasan. Menurut Dia, banyaknya kasus “korupsi” mencuat kepermukaan,hanya kasus kecil yang dapat terdeteksi Kajari Ranai. Kasus Pengadaan Puskel, kerugian Negara tidak seberapa, kenapa kasus besar, seperti Tukang “Palak”, Mark-up Jumlah Dokter, Intensive dan jam kesda tidak terdeteksi,kata Kuncus, penuh tanya.Apakah karena ada oknum pejabat teras turut “ terlibat” di dalamnya?. Jika kita ikuti terus pemberitaan Media rakyat, sudah jelas ada pengakuan oknum tertentu, tentang keterlibatan mantan Bupati Natuna Raja Amirullah, terkait “pemalakan anggaran” Puskesmas sebanyak 25 persen. Bahkan secara terang-terangan Oknum HR mengatakan Ahmad Muktar tidak menikmati sepeserpun dana itu. Uang hasil “Pemalakan” diserahkan ke mantan Bupati Natuna , melalui ajudannya. Bukti kwitansi ada, katanya pada edisi 237. Benarkah demikian?.Apapun alasannya, korupsi musuh Negara harus segera di Basmi.Selain itu, Mark-up jumlah Dokter dan intensive, terindikasi merugikan Negara millyaran rupiah luput dari radar aparat penegak hukum,papar Kuncus. Terus terang, meski Ahmad Muktar sudah ditetapkan jadi tersangka, Dirinya belum puas, sebab kasus yang mencuat, tergolong kecil. Masih ada kasus besar, PR Kajari Ranai. Olehkarena itu Ia berharap, kasus lainnya, dapat terdeteksi oleh Kajari Ranai.Tunjukkan jika institusi Anda itu,solid dalam pemberantasan korupsi,tegasnya. Ditempat terpisah, Ketua LSM Pemuda tempatan, Edy Darmawan, meminta Kajari Ranai kontisten dengan janjinya. Jika benar tidak ada intervensi dari siapapun, tolong penyelidikan kasus-kasus yang mencuat di Dinkes Natuna secepatnya diumumkan.Ia berharap kasus besar juga dapat terbongkar.Mengenai ditetapkannya Ahmad Muktar jadi tersangka “Korupsi” pengadaan kapal Puskel dengan nilai 1,5 millyar lebih, sudah merupakan titik awal dari Kajari untuk membongkar kasus yang lebih besar lagi. Ia beranggapan, pengadaan puskel laut (Puskesmas Keliling) berasal dari dana DAK, kerugian Negara tidak terlalu banyak, masih ada kasus besar harus dibongkar.Contohnya, mark-up jumlah dokter dan intensive anggarannya sangat besar, Ini perlu diperiksa , karena dana ini, terindikasi jadi lahan “korupsi”. Oleh karena itu, Dia berharap Kajari Ranai, mampu menunjukkan taringnya ke atas, jangan ke bawah.Sikat semua oknum yang terlibat didalamnya. Kita ingin kekayaan Natuna benar -benar dinikmati masyarakat Natuna, melalui pembangunan merata dan seimbang. Jangan hanya pejabat “korup”yang menikmati, rakyat jadi tumbal. Sekali lagi pesan Edy,bekerjalah dengan hati nurani, bongkar “kasus besar” di Dinkes Natuna, pintanya.

Tarif Tol ...................................... (Sambungan dari Hal 1)
kenaikannya mencapai 11 persen sampai 12 persen," kata Gani. Ia menjelaskan, penyesuaian tarif tol ini merupakan amanat dalam Undang Undang 38 tahun 2004 tentang Jalan, yaitu pasal 48 tentang tarif tol. Selain itu, Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 2005 mengenai jalan tol, yaitu pasal 68 yang mengatur soal evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali dan disesuaikan dengan inflasi. Kenaikan tarif tol juga mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 392/PRT/M/2005 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Beberapa syarat pemenuhan standar SPM jalan tol antara lain kondisi jalan tol (berhubungan dengan standar keselamatan), kecepatan tempuh rata-rata, jumlah gardu tol dan kecepatan transaksi, hingga mobilitas kecepatan penanganan hambatan lalu lintas dan keselamatan. "Jika SPM yang diminta pemerintah terpenuhi, dipastikan tarifnya naik dan sebaliknya. Sekarang, tim kami sudah di lapangan untuk mengecek dan hasilnya diumumkan akhir bulan ini," katanya.(Mohammad) Sementara itu, beberapa staf Dinkes Natuna, saat ditemui wartawan Koran ini, menyayangkan sikap “egois” Kadiskes Natuna dalam menghadapi wartawan.”kami sudah berusaha bang memberitahunya tapi tidak digubris, hasilnya kita kena imbasnya. Bupati Natuna Ilyas Sabli saat dikompirmasi terkait Kadiskes Natuna dijadikan Tersangka Kasus korupsi pengadaan kapal Puskel, didepan sejumlah wartawan dengan tegas Dia mengatakan, tidak ada bantuan hukum bagi pelaku Korupsi.”Tidak ada bantuan hukum disiapkan bagi SKPD nakal” semua proses hukumnya, kita serahkan kepada penegak hukum, kata Ilyas saat melakukan konprensi Pers 100 hari masa kerjanya. Tempat terpisah,Kasi intel kajari Ranai Dedy Rasyed, membenarkan penetapan Kadiskes Natuna,Ahmad Muktar, bersama PPTKnya menjadi tersangka. Mereka dijerat dengan undang-undang tipikor Tindak pidana korupsi pengadaan puskel laut, untuk kecamatan Pulau laut senilai 1,5 millyar lebih. Adapun kerugian Negara yang timbul ratusan juta rupiah. Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan, bakal bertambahnya tersangka baru. Kasus ini masih terus kita kembangkan. Kerugian Negara Rp 600 juta papar Dedy, saat dijumpai diruang kerjanya. Menyikapi pernyataan beberapa LSM terkait kasus yang terbongkar, tergolong kecil, menurut Dedy, itu salah. Kita berharap semua kasus korupsi di Dinkes Natuna kita bongkar, namun karena penyelidikan kasus korupsi Puskel sudah didepan mata, maka kasus ini kita naikkan lebih dulu. Jadi jangan beranggapan yang bukan-bukan. Intinya kajari Ranai kontisten untuk memberantas kasus korupsi. (Roy)

Jombatan Maju Lomba Kampung Bebas Narkoba

Jombang (MR) Bertempat di Perum Jaya Abadi RW 05 Kelurahan Jombatan Kecamatan Jombang pada hari Kamis, 7 Juli 2011 telah dilaksanakan Lomba Kampung Bebas Narkoba mewakili Bakorwil Bojonegoro. Hadir dalam acara lomba tersebut Wabup Kabupaten Jombang Drs. H. Wijono Soeparno, M.Si. Ketua Tim Penilai dari Propinsi Jawa Timur, Muspika Kecamatan Jombang, serta para Undangan. Pemilihan Kelurahan Jombatan untuk maju dalam Lomba Pemilihan Kampung Bebas Narkoba karena Kelurahan ini merupakan satu percontohan dari Kabupaten Jombang. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam menyadarkan masyarakat dengan cara sosialisasi secara terus menerus, baik itu secara simulasi maupun penyuluhan. Oleh karena itu kesiapan untuk maju dalam lomba tersebut sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya mengingat kerja tim sudah cukup lama dalam rangka menciptakan Kelurahan Jombatan sebagai kampung yang bebas narkoba. Narkoba sangat menganggu kehidupan masyarakat, oleh sebab itu kita harus menghindari dan mencegah lingkungan kita akan bahaya narkoba. (Team)

12

Edisi 244 Tahun XI 12 - 20 Juli 2011

Galery Photo

Natuna

Pemkab Natuna Lakukan Reshufle untuk Penyegaran
Natuna, (MR) Jam sudah menunjukkan pukul 1.00 WIB. Sementara ruangan sudah dipadati sejumlah SKPD. Dari raut wajah sebahagian SKPD ada yang berseri-seri dan ada yang tidak. Meski demikian , undangan pelantikan Ekselon II pukul 13.00 WIB yang pertama dilakukan oleh Bupati terpilih Ilyas Sabli, belum juga dilaksanakan. Hal itu dikarenakan sejumlah Pejabat yang mau dilantik masih berada diluar daerah. Cuaca saat itu sedikit tak bersahabat, untuk melepaskan penat, sebahagian tamu yang hadir pergi ke rumah makan untuk mengisi perut. Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya Pesawat Sky Air mendarat juga. Akibat keterlambatan pesawat masuk, Pelantikan tertunda hingga pukul 16.00WIB. Acara pun dimulai, seluruh pejabat ekselon II berdiri dan menerima sumpah jabatan.Ada beberapa SKPD tak turut dilantik. Bupati Natuna Drs H. Ilyas Sabli Msi, dalam sambutannya mengatakan, Resuffel dilingkungan Pemerintahan, merupakan hal yang biasa dilakukan. Untuk itu Dia meminta jangan ada perasangka buruk jika belum dilibatkan dalam SKPD. Meski tidak punya jabatan, bukan berarti tidak terpakai.Oleh karena itu marilah kita bahumembahu untuk bekerja sama membanguna Kabupaten Natuna kedepan lebih baik lagi.Mari kita bekerja demi masyarakat. Bagi mereka yang sudah diangkat menjadi kepala SKPD dan badan, hendaklah bekerja dengan baik, mari kita bersama memperbaiki kesalahan kita selama ini, Saya tak ingin Kadis Pertanian tidak dikenal Petani dan Kadis Kelautan tidak di Kenal Nelayan, ujar Ilyas sambil menutup pelantikan dengan Pantun. >>Roy

Bupati Natuna Drs. H. Ilyas Sabli, MSi melakukan penandatanganan dalam acara Pelantikan Pejabat Struktural eselon II Kabupaten Natuna

Bupati Natuna didampingi Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra saat acara pelantikan Pejabat Struktural eselon II Kabupaten Natuna

Bupati Natuna memberikan sambutan saat acara pelantikan Pejabat Struktural eselon II Kabupaten Natuna

Pembacaan sumpah jabatan dilakukan oleh bupati Natuna

Bupati Natuna bersalaman dengan hadirin usai pelantikan diikuti oleh Ketua DPRD dan Muspida Kabupaten Natuna

Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra, mengucapkan selamat kepada Yusrizal

Nampak Ir Busri beserta SKPD sesaat sebelum pelantikan

Sejumlah Pejabat ekselon II yang dilantik

Sejumlah pejabat ekselon II mendengarkan sambutan Bupati Natuna dengan khidmat.

Dua Pemuka agama yang hadir dalam pelantikan

Jajaran Muspida Kabupaten Natuna Turut hadir dalam acara pelantikan pejabat eselon II

Tidak ketinggalan, Tokoh masyarakat beserta pejabat ekselon III hadir dalam acara pelantikan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->