P. 1
kode etik djp

kode etik djp

|Views: 211|Likes:
Dipublikasikan oleh Daniel Adif Nugroho

More info:

Published by: Daniel Adif Nugroho on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2015

pdf

text

original

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1/PM.

3/2007 TENTANG KODE ETIK PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 2 dan Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.01/2007 tentang Pedoman Peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.01/2007 perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Kode Etik Pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3263) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3984); Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851); Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3094) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 134, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4150); Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1979 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3149); Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1980 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3176); Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 142, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4450); Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.01/2007 tentang Pedoman peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.01/2007.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG KODE ETIK PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK.

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini yang dimaksud dengan : 1. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang selanjutnya disebut Pegawai adalah Calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 yang bekerja pada Direktorat Jenderal Pajak. 2. Kode Etik Pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang selanjutnya disebut Kode Etik adalah pedoman sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang mengikat Pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan

melakukan perbuatan yang patut diduga dapat mengakibatkan gangguan. Pengenaan sanksi moral sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan secara terbuka atau tertutup. dan bertutur kata secara sopan. menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik. menyalahgunakan fasilitas kantor. tulisan. bertanggung jawab dalam penggunaan barang iventaris milik Direktorat Jenderal Pajak. kepercayaan. baik langsung maupun tidak langsung. bekerja secara profesional.3. BAB IV SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK Pasal 6 (1) (2) Pegawai yang melakukan pelanggaran Kode Etik dikenakan sanksi moral dan atau hukuman disiplin. kerusakan dan atau perubahan data pada sistem informasi milik Direktorat Jenderal Pajak. 5. d. menjadi panutan yang baik bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. c. 7. menyalahgunakan data dan atau informasi perpajakan. Pasal 3 Setiap Pegawai mempunyai kewajiban untuk. menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan iklim kerja yang kondusif. dan adat istiadat orang lain. 3. BAB II KODE ETIK PEGAWAI Pasal 2 (1) Kode Etik bertujuan untuk : a. bersikap diskriminatif dalam melaksanakan tugas. 8. mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor. 1. meningkatkan citra dan kinerja Pegawai. 9. dan akuntabel. atau perbuatan Pegawai yang bertentangan dengan Kode Etik. mentaati perintah kedinasan. Setiap Pegawai wajib mematuhi Kode Etik sebagaimana tersebut dalam Peraturan Menteri Keuangan ini. sesama Pegawai. dan e. transparan. 4. mengamankan data dan atau informasi yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak. atau pihak lain. bersikap. Pelanggaran Kode Etik adalah segala bentuk ucapan. b. berpenampilan. . patut diduga memiliki kewajiban yang berkaitan dengan jabatan atau pekerjaannya. Kode Etik berisi kewajiban dan larangan Pegawai dalam menjalankan tugasnya serta dalam pergaulan hidup sehari-hari. 2. menjamin terpeliharanya tata tertib. 4. budaya. 3. 8. tulisan. dari Wajib Pajak. fungsinya serta dalam pergaulan hidup sehari-hari. atau perbuatan Pegawai yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 4. 5. atau pihak lain dalam pelaksanaan tugas dengan sebaik-baiknya. melakukan perbuatan tidak terpuji yang bertentangan dengan norma kesusilaan dan dapat merusak citra serta martabat Direktorat Jenderal Pajak. 7. Pasal 4 Setiap Pegawai dilarang : 1. meningkatkan disiplin Pegawai. memberikan pelayanan kepada Wajib Pajak. 6. merupakan pelanggaran Kode Etik. (2) (3) BAB III PELANGGARAN KODE ETIK Pasal 5 Segala bentuk ucapan. 6. menyalahgunakan kewenangan jabatan baik langsung maupun tidak langsung. sesama Pegawai. menghormati agama. menciptakan dan memelihara kondisi kerja serta perilaku yang profesional. 2. menerima segala pemberian dalam bentuk apapun. yang menyebabkan Pegawai yang menerima.

Direktur Jenderal Pajak membuat panduan pelaksanaan Kode Etik sebagai penjabaran.03/2002 tentang Kode Etik Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/PMK. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 66/PMK. Penyuluhan. 2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK. Kantor Pelayanan Pajak Pratama. maka : 1. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 23 juli 2007 a. Pasal 9 Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.03/2007. penjelasan. atau penegasan atas butir-butir kewajiban dan larangan tersebut dalam Pasal 3 dan Pasal 4. dinyatakan tidak berlaku.n MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDERAL PAJAK ttd DARMIN NASUTION . dan Kantor Pelayanan.03/2007 tentang Pemberlakuan Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak. Agar setiap orang mengetahuinya.BAB V PENUTUP Pasal 7 (1) (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Kode Etik di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak. Pasal 8 Pada saat berlakunya Peraturan Menteri Keuangan ini. dan Konsultasi Perpajakan Sehubungan Dengan Reorganisasi Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2007. 3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 222/KMK.03/2007 tentang Pemberlakuan Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan dan Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak. memerintahkan pengumuman Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->