Anda di halaman 1dari 7

PETUNJUK USULAN PROYEK ELEKTRONIKA PRODI TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG SEMARANG 2011

Usulan Proyek Elektronika terdiri atas : Bagian Awal, Bagian Utama dan Bagian Akhir dengan jenis huruf Times New Roman jumlah halaman tidak lebih dari 20 halaman A. Bagian Awal Bagian Awal mencakup halaman judul dan halaman persetujuan.
1. Halaman Judul Memuat : Judul, , Maksud usulan, Lambang Politeknik, Nama

Mahasiswa ditulis lengkap tidak boleh disingkat di samping nama Mhs dicantumkan NIM, Instansi yang dituju (Program Studi Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang, Waktu pengajuan ditulis bulan dan tahun dibawah Semarang) Contoh terlampir 1
2. Halaman Persetujuan Memuat : Halaman persetujuan berisi persetujuan Dosen

pengampu lengkap dengan tanda tangan dan tanggal. Contoh lampiran 2. B. Bagian Utama Bagian Utama Usulan Proyek Elektronika memmuat : Latar belang, Tujuan, Pembatasan masalah, Metode penyusunan, Sistematika penulisan, cara kerja rangkaian (meliputi blok diagram rangkaian, diagram alir, ringkasan singkat cara kerja),Jadwal kegiatan ,perkiraan biaya. Contoh lampiran 3
1. Latar belakang berisi : perumusan masalah, keaslian proyek elektronika,dan

faedah yang diharapkan. 1.1. Perumusan Masalah memuat penjelasan mengenai alasan-alasan mengapa masalah yang dikemukakan dalam usulan proyek elektronika itu dipandang menarik, penting dan perlu dibuat. 1.2. Keaslian proyek elektronika dikemukakan dengan menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi belum pernah dipecahkan oleh perancang lain, atau dinyatakan dengan tegas beda dengan rangcang bangun yang sudah dilaksanakan. 1.3.Faedah yang dapat diharapkan ialah faedah bagi ilmu pengetahuan dan bagi pembangunan Negara dan Bangsa. 2. Tujuan Tugas Akhir Dalam bagian ini disebutkan secara spesifik tujuan yang ingin di capai. 3. Pembatasan masalah
1

Dalam bagian ini disebutkan secara spesifik batasan-batasan spesifikasi peralatan rancang bangun. 4. Metode Penyusunan. 5. Sistematika Penulisan 6. Cara kerja rangkaian Dalam bagian ini menjelaskan secara singkat prinsip kerja peralatan yang dilengkapai dengan diagram blok, diagram alir. 7. Jadwal kegiatan Dalam bagian ini ditunjukkan : a. Tahap-tahap perencanaan; b. Rincian pada setiap tahap;
c. Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan setiap tahap, disajikan dalam

bentuk matrks atau uraian. 8. Rincian Biaya C. Bagian Akhir Bagian akhir terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.Contoh Lampiran 4.

A. Bagian Awal (contoh lampiran 1) ALAT PEMANTAU KECEPATAN BERMOTOR SISTEM DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLLER

Usulan Proyek Elektronika

Program Studi Teknik Elektronika

diajukan oleh

1. Yuliadewi herndardi NIM 3.32.11.01.12 2. Ludfian Satyadany NIM 3.32.11.01.18

kepada

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITENIK NEGERI SEMARANG SEMARANG


JANUARI 2011

A. Bagian Awal (contoh lampiran 2)

ALAT PEMANTAU KECEPATAN BERMOTOR SISTEM DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLLER

yang diajukan oleh

1. Yuliadewi herdardi NIM 3.32.11.01.12 2. Ludfian Satyadany NIM 3.32.11.01.18


telah disetujui oleh : Dosen Pengampu

____________________ NIP. ....................................

tanggal ...................................................

B. BAGIAN UTAMA (contoh lampiran 3)

ALAT PEMANTAU KECEPATAN BERMOTOR SISTEM DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLLER


1.

Latar

Belang

(jelaskan

dengan

singkat

dan

jelas

yang

meletarbelakangi rancang bangun )


1.1.

Perumusan Masalah; (permasalahan yang akan dipecahkan dalam rancang bangun, bisa berupa pertanyaan,.)
5

1.2.

Keaslian Proyek Elektronika; (menjelaskan keaslian rancang bangun)

1.3.

Faedah; atau manfaat yang diharapkan dari hasil rancang bangun.

2. Tujuan Proyek Elektronika 3. Pembatasan masalah 4. Metode Penyusunan 5. Sistematika Penulisan 6. Cara kerja rangkaian 7. Jadwal kegiatan 8. Rincian Biaya

C. BAGIAN AKHIR (contoh lampiran 4) Daftar Pustaka

Carpenter,Jr., Lanzoni, Joseph., 1997,Designing For A Low Resistance Earth Interface (Grounding),Lighning Eliminators and Consultants,Inc.Boulder, Colorado, USA. File://F:\appendn_files\appendn.htm.ApenpendixN.Grounding(DesignGuidelines), Traffic Detector Hanbook:Third Edition- Volume II. Ihsan, 2002, Analisis pengaruh jenis tanah terhadap tegangan permukaan tanahJurnal Teknik Elektro Emitor Vol.2 No.2, hal 51-62. Janardana, IGN,2005, Perbedaan penambahan garam dengan penambahan bentonit terhadap nilai tahanan pentanahan pada system pentanahan, Teknologi Elektro Vol 4 No.1, hal 24-28. Kadarisman, Pribadi,2003, Masalah pentanahan netral sistem tegangan menengah 20 KV, Seminar PLN (Persero) Jasdik.Lampiran hal. 11. Korasli, Celal.,2003,A New Method For Measuring Earth Elektrode Resistance in Low-Voltage Distribution Systems, University of Bahrain, Dept. of Electrical Engineering, P.O. Box 32038, Isa Town, Kingdom of Bahrain. Nelson John P.,2003,The Grounding of Power System Above 600 volts:A Practical View Point, Arvada, CO, 80001 USA. Pijpaert, K., 2004. Elektroda batang mereduksi nilai tahanan pentanahan, Artikel majalah ELEKTRO No. 23., hal.1-6. Subabyo, P., 1984.Statistik Induktif BPFE Yogyakarta, hal.205 Saleh, S.,1989.Statistik terapan untuk bisnis dan ekonomi, BPFE Yogyakarta, hal. 204. SPLN 12/1978,Pedoman penerapan sistem distribusi 20 KV, phasa-tiga, 4-kawat, Jakarta, Lampiran A hal.6. SPLN 03/1978, Jaringan Distribusi dengan Sistem Netral Bersama antara JTM dan JTR,Jakarta.