Anda di halaman 1dari 13

Disusun oleh kelompok 1:

1. Yusuf Badri 2. Fatmala devi

POKOK BAHASAN
1. Esensialisme 3. Perenialisme 5. Behaviorosme

2. Progresivisme

4. Eksistensialisme

Esensialisme

Esensialisme adalah pendidikan yang di dasarkan kepada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Esensialisme menunjuk pada pendekatan pendidikan tradisional atau back to the basics aliran ini dinamakan demikian karena filsafatnya berupaya menanamkan pada siswa hal-hal esensial dari pengetahuan akademik dan perkembangan karakter. istilah Esensialisme sebagai sebuah filsafat pendidikan pada awalnya dipopulerkan pada tahun1930-an oleh seorang edukator amerika serikat bernama william bagley (1874-1946). Pada awal abad ke-20, esensialisme dikecam karena dianggap terlalu kaku untuk mempersiapkan siswa secara memadai untuk kehidupan dewasa. Tokoh-tokoh esensialisme adalah : william C. Bagley, Thomas Briggs, Frederick Breed dan Isac L. Kandell.

Progresivisme adalah suatu gerakan dan perkumpulan yang didirikan pada tahun 1918. Aliran ini berpendapat bahwa pengetahuan yang benar pada masa kini mungkin tidak benar di masa mendatang. Pendidikan harus terpusat pada anak bukannya memfokuskan pada guru atau bidang muatan. Tokoh yang berperan besar atas keberhasilan progresivisme adalah jhon dewey (18591952).

Perenial berarti abadi seperti bunga perennial yang muncul dari tahun ke tahun selanjutnya. Dengan anggapan bahwa beberapa gagasan telah bertahan selama berabadabad dan masih relevan saat ini seperti saat gagasangagasan itu pertama kali dikonsepsi, perennialisme menegaskan bahwa gagasan-gagasan ini seharusnya menjadi fokus pendidikan. Menurut para perennialisme, saat para siswa larut dalam studi tentang gagasan-gagasan yang besar dan abadi itu, mereka mengapresiasi belajar untuk belajar itu sendiri dan menjadikaum intelektual sejati. Perenialisme lahir sebagai suatu reaksi terhadap pendidikan progresif. Mereka menentang pandangan progresivisme yang menekankan perubahan dan sesuatu yang baru

Eksistensialisme aliran filsafat yg pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas tanpa memikirkan secara mendalam mana yang benar dan mana yang tidak benar. Sebenarnya bukannya tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar, tetapi seorang eksistensialis sadar bahwa kebenaran bersifat relatif, dan karenanya masing-masing individu bebas menentukan sesuatu yang menurutnya benar.

behaviorisme diambil dari keyakinan bahwa kehendak bebas hanyalah sebuah ilusi. Bagi seorang behaviorisme murni, manusia-manusia dibentuk sepenuhnya oleh lingkungan eksternal mereka. Jika kita mengubah lingkungan seseorang, maka kita akan mengubah pikiranpikirannya. Bersyaratkan penguatan positif saat para siswa menampilkan perilaku yang diinginkan, segera mereka akan belajar untuk menampilkan perilakuitu sendiri. Fitrah manusia, menurut behaviorisme , tidaklah baik atau buruk, tetapi semata hasil dari lingkungan manusia. Bukan fitrah manusia, melainkan lingkungan-lingkungan yang buruklah yang bertanggung jawab atas kerusakan yang orang-orang perbuat kepada diri sendiri dan kepada orang lain.

Cukup sekian terimakasih. ^_^