Anda di halaman 1dari 13

IDEOLOGI-IDEOLOGI PENDIDIKAN MATEMATIKA

KELOMPOK II

SHINTA YULIASTUTI 2225101669 FARRACH SEVTYA L.P 222510264O BILLY ANWAR 2225102384

Ideologi Pendidikan matematika adalah suatu proses yang membantu manusia untuk mendapatkan kemampuan atau ketrampilan dalam mengorganisasikan bilangan atau simbol secara terstruktur berdasarkan aturan dan teori yang sudah didefinisikan secara jelas sehingga dapat diperoleh hasil yang benar dan dapat diterapkan dalam kehidupannya.

Dalam ideologi-ideologi pendidikan matematika, terdapat dua kubu yaitu kubu tradisional dan kubu reformasi

Pandangan-pandangan Tradosional atau kubu Tradisional


Yang meliputi beberapa matematikawan terkenal, mendukung standar-standar kurikulum yang menekankan keterampilanketerampilan (skill-skill) metamatis yang khusus dan teridentifikasi dengan baik di tingkat kelas.

Standar kurikulum seperti ini di bangun langkah demi langkah, dan kemudian di abstraksi atau di generalisasi dalam matematika tingkat yang lebih tinggi.

Metode yang di gunakan kubu Tradisional

Metode-metode pengajaran ceramah (expository) di hargai, termasuk dril dan latihan individual yang banyak untuk memastikan tidak saja penggunaan yang benar dari aturan-aturan dan algoritmaalgoritma matematis yang efisien, tetapi juga kemampuan para siswa untuk menginterpretasi dan menerapkan aturan-aturan dan algoritma-algoritma itu secara tepat.

Pada spektrum opini ini, kerja berbasis kalkulator tidak boleh di tekankan sampai keterampilan (skill-skill) berhitung telah di bangun dengan kokoh.

Pandangan-pandangan Reformasi atau kubu Reformasi

Yang meliputi banyak edukator matematika, mendukung standar-standar kurikulum dimana proses-proses penalaran matematis adalah sentral dan diharapkan secara universal.

Kubu ini menghargai siswa-siswa dalam menekankan pola-pola membuat hubunganhubungan, berkomunikasi secara matematis, dan ikut serta dalam problem solving yang berakar pada kehidupan nyata.

Metode yang di gunakan kubu Reformasi

Metodemetode pengajaran penemuan berdasarkan pengalaman dari aktivitas (hans-on) yang dibimbing, adalah sesuatu yang sangat didorong dengan melibatkan eksplorasi dan modeling dengan bendabenda konkret. Pada spektrum opini ini, para guru harus membimbing siswa untuk memecahkan masalah secara kooperatif dalam kelompok maupun individual.

Kutub-kutub ideologis

Mendefinisikan pengetahuan matematis sebagai pengetahuan yang di ukur oleh tes-tes baku yang mereka sukai, sedangkan kemampuan matematis secara eksklusif terliput dalam ketepatan jawaban para siswa pada kondisi-kondisi tes yang berjangka waktu.

Adapun penentang kubu reformasi :

Mendukung discovery learning dituding menghargai semua jawaban para siswa secara sama dan menurunkan nilai dari jawaban-jawaban yang benar.

Mendukung penggunaan kalkulator disebut hendak membodohkan kurikulum.

Pengelompokan heterogen seperti apapun dianggap sebagai pengingkaran terhadap perbedaan-perbedaan kemampuan.

Sekilas pandang sejarah

Pada akhir 1950-an dan 1960-an mengajarkan konsepkonsep dan struktur-struktur dari pada prosedur-prosedur.

Pada tahun 1970-an mengembalikan fokus perhatian ke skill-skill berhitung dan belajar aturan dengan penekanan pada hasil-hasil perilaku yang dapat diamati.

Saat ini, pada tahun 2001 untuk kedua kalinya kembali ke basic movement

Pada tahun 1980-an dan tahun 1990-an program problem solving naik daun.

Peranan Epistemologi-Epistemologi

Epistemologi adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, dan jenis pengetahuan. Peranan itu kekuatankekuatan yang saling berlawanan dari tahun ke tahun telah menemukan dasar-dasar intelektual yang mendukungnya dalam arena penelitian akademik. Ideologiideologi pendidikan yang ekstrim serimgkali secara tersirat atau terbuka mengambil paradigmaparadigma teoretis atau epistemologis yang radikal.

Behaviorisme

Behavi ris tr ya g t la k ga t r tis k g back t s kitar at ka sik l gi avi la rasi s la j avi ris .

sat rika t k ara basics s la a a ala a a ris a t ya, yait

e, sala

Konstruktivisme Radikal dan Konstruktivisme Sosial

Konstruktivisme Sosial Radikal memandang bahwa kebenaran matematis itu sendiri hanya merupakan konsensus sosial dan mengabaikan kemungkinan nilai objektif apapun dimana penalaran dapat saja benar atau keliru.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH :D