Anda di halaman 1dari 17

RESIN KOMPOSIT

TRIMURNI ABIDIN,DRG.,M.KES.,SP.KG DEPT ILMU KONSERVASI GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

RESIN KOMPOSIT
Bahan yang kompleks terdiri dari : Komponen organik membentuk matriks Bahan pengisi (filler) anorganik Bahan interfinal untuk menyatukan resin dengan filler Sistem initiator mengaktifkan resin dgn filler Stabilizer (inhibitor) Pigmen

KLASIFIKASI KOMPOSIT RESIN


Luzt dan Philleps (1983) Berdasarkan ukuran partikel filler dan distribusinya Berdasarkan kandungannya Polyacid modified composite resin (compomers) pelepasan fluor = glass ionomer

KOMPOSISI
1. Matriks Resin Organik merupakan monomer dengan BM tinggi. Contoh :- bisphenol A glicidyl methacrylate (BIS - GMA) - Urethane dimethacrylate - 2,2 bis [4 (2 hydroxy-3- methacryloxypropoxy)
phenil - propare

Kerugian bis - GMA

- Warna tidak stabil - Viskositas tinggi (sebagai hasil kelompok OH yang mempunyai ikatan hidrogen) Untuk menurunkan viskositas di (+) kan monomer monomer dgn BM rendah seperti dimethacrylate (EGDMA) Pe (+) an EGDMA meningkatkan Crosslinkey meningkatkan kekerasaan

2. Filler Filler Anorganik Partikel partikel filler Silikat koloidal Silikat barium Silikat stronsium / borosikate Quartz Silikat seng Silikat alumunium lithium Partikel partikel silikase koloid
- I, O, I, K - mempunyai ekspansi thermal yang rendah - mudah dikondensasikan permeabili.

Silikat barium : - kekerasan sedang


- sangat radiopak Quartz : - sangat stabil - sulit untuk diperoleh - dapat digunakan dengan gigi gigi berlawanan

Physical Properties Resin dipengaruhi :


Jumlah filler dalam Resin Komposit Makin besar % kandungan filler makin baik physical properties (karena kurangnya matrix) - Modulus of elasticity - Tensile Strength - Fracture Toughness - Coef of thernal expansion - Water Sorption - Polymerization shrinkage

% kandungan filler RK Berat / volume % filler by weight > % by volume

KLASIFIKASI UKURAN PARTIKEL FILLER

Macro fillers 10 100 Mid fillers 1 10 Mini fillers 0,1 1 Micro fillers 0,01 0,1 Nano fillers 0,005 0,01

Coupling Agent 1. Silanating agents untuk partikel partikel filler bonding terhadap matriks organo silanes. Organosilane gamma methacryloxy propyltrimethoxylane Silanating agent molekul bifungsional Kelompok silane pada ikatan akhir dengan kelompok hydroxyl pada partikel partikel filler melalui reaksi kondensasi ikatan xiloxane Kelompok methacrylate pada ujung yang lain me (+) polimerisasi dengan RK selama light / chemical aktiviasi

2.

Kandungan lain

A. B. C.

Polymerization initiator Polymerization inhibitor Ultraviolet Radiation Absorbers

Tipe Tipe Resin Komposit (Direct Filling)

Klasifikasi RK berdasarkan ukuran partikel filter : 1. Tradisional (Konvensional) 2. Small Particle Macrofilled (fine Particle) 3. Microfilled 4. Hybrid (Blend)

Klasifikasi (baru)RK

Packable (condensible) Resin Composites Universal Resin Composites Reinforced Microfills Nano filled Resin Composites

1. Traditional RK (Conventional)

- Mengandung 70% - 80% (by weight) 60% - 70% (by volume) - Ukuran partikel filler - > 20-50 - Kerugian - kasar - stain - diskolorisasi Contoh : - Adaptic (J & J) - Concise (3M ESPE)

2. Small Particle Macrofilled RK (fine particles)

- Mengandung 70% - 80% (by weight) dengan ukuran partikel 1 5 - Compressive dan tensile strength (+) - Fracture resistant (+) - Polishing (+) Contoh : - Prismafil (Caulk) - Command (SDS / Kerr )

Microfilled Resin Composites

- Mengandung 35% - 50% (by weight) dgn 0,02 0,04 partikel glicen dioxide - Estetic (+) - Physical properties (+) Contoh : - Filtek A 110 (3M ESPE) - Durafill vs (Herarus Kulzer)

Hybrid Resin Composites (Blend)

- Mengandung 70% - 80% (by weight) dengan ukuran partikel 0,04 dan 1-5 - Radiopak (+) - Physical properties antara resin konvesional dan resin makrofilled small particle - Fracture resistant (+) Contoh : - Filtek Z 250 (3 MESPE) - Charisma (Herarus Kulzer)