Anda di halaman 1dari 8

1

TUGAS PRAKTEK PERADILAN PERDATA

DISUSUN OLEH :

NAMA : MEISARI EKA PUTRI NIM : 0909120222 KELAS : IV.B REGULER FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS RIAU

PUTUSAN NO. 40/Pdt.G/2009/PN.PBR

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Pekanbaru yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada peradilan tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara: SUYAKSO ADI, umur 70 tahun, jenis kelamin laki-laki, kebangsaan Indonesia, bertempat tinggal di Dusun Sidoreno RT. 003, RW. 01 Kabupaten Kampar, Agama Islam, Pekerjaan Pensiunan PNS, selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT;

MELAWAN

SEKTINING PRATJAJA, jenis kelamin perempuan, kebangsaan Indonesia, bertempat tinggal di Bangkinang kabupaten Kampar, pekerjaan swasta selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT;

Pengadilan Negeri Tersebut: Telah membaca surat-surat perkara; Telah mendengar keterangan pihak Penggugat; Telah memperhatikan surat-surat bukti dan mendengar keterangan saksi yang diajukan oleh pihak Penggugat.

TENTANG DUDUKNYA PERKARA Menimbang, bahwa Penggugat dalam surat gugatan tertanggal 27 Maret 2009 yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri pekanbaru dengan register nomor: 40/Pdt.G/2009/PN.PBR telah mengemukakan sebagai berikut: a. bahwa Penggugat dan Tergugat, adalah suami istri sah, yang kawin di pekanbaru, pada tanggal 12 Agustus 1967, sesuai dengan akte perkawinan, Nomer : 42/1967, tertanggal: 02 Desember 1968;

3 b. bahwa, dalam perkawinan kami tersebut di atas telah dikaruniai 2 (dua) orang anak, masing-masing sudah dewasa dan telah berumah tangga dan berdomisili di rumahnya masing-masing; c. bahwa, pada awalnya kehidupan rumah tangga kami baik-baik saja,sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang Perkawinan, akan tetapi awal badai rumah tangga kami adalah sejak 1978, rumah tangga kami sudah tidak ada kecocokkan, dan sering bertengkar, bertengkar terus, karena Tergugat sering keluar rumah tanpa pamit dan pulang malam hari, sehingga pertengkaran tersebut menyebabkan kehidupan rumah tangga kami tidak tenang dan keharmonisan rumah tangga kami tidak ada seperti sedia kala, awal-awal kami berumah tangga, dan sejak saat itu juga Tergugat telah meninggalkan Penggugat tanpa pamit dan, kadang-kadang datang ke rumah dan tidak menghiraukan lagi akan keluarganya dan pergi lagi tanpa pamit juga, dan sejak menghiraukan lagi akan keluarganya dan pergi lagi tanpa pamit juga, dan sejak saat itu tidak ada komunikasi / hubungan di antara kami, sehingga kebutuhan Penggugat baik lahir maupun batin sudah tidak ada karena putusnya hubungan tersebut dimana Tergugat sudah tidak menghiraukan keluarganya meski kadang ia datang ke rumah hanya untuk istirahat dan tanpa menanyakan keadaan keluarganya dan terakhir pada tahun 1979, Tergugat telah kawin sah dengan seorang laki-laki lain tanpa izin dari Penggugat; d. bahwa, karena perbuatan Tergugat tersebut dan dilakukan sejak kurang lebih 20 (dua puluh) tahun lamanya, maka sudah tidak ada lagi tanggung jawab Tergugat terhadap keluarganya yaitu suami (Penggugat) dan anak-anaknya tersebut, karena pihak Tergugat telah lalai dan menyimpang dari apa yang dikehendaki oleh UndangUndang Perkawinan kita, sehingga kami sebagai suami mohon kepastian hukum atas status Penggugat saat ini; e. bahwa, atas dasar dan alasan-alasan kami tersebut di atas, selanjutnya mohon Kepada Yth. Bapak Ketua Pengadilan Negeri pekanbaru, dalam waktu yang tidak lama memeriksa dan memanggil kami dan untuk selanjutnya memberikan Putusan, yang amarnya adalah sebagai berikut :

4 1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya; 2. Menetapkan bahwa perkawinan antara : SUYAKSO ADI (Penggugat) dengan SEKTININGPRATJAJA (Tergugat), yang dilangsungkan di PEKANBARU, pada tanggal : 12 Agustus 1967, sesuai dengan Akte Perkawinan Nomer : 426/1967, PUTUS, karena Perceraian; 3. Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri Pekanbaru, untuk

mengirimkan salinan Putusan Pengadilan Negeri pekanbaru, ini ke Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten kamapar, untuk dicatat dalam buku register yang telah disediakan untuk itu, dan menerbitkan SATU AKTE PERCERAIAN atas nama kami PENGGUGAT dan TERGUGAT; 4. Menetapkan bahwa semua biaya yang timbul dalam perkara ini ditanggung oleh TERGUGAT;

Menimbang, bahwa hari persidangan yang telah ditetapkan Penggugat hadir menghadap sendiri, Tergugat tidak hadir dipersidangan dan juga tidak menyuruh wakilnya yang sah walaupun telah dipanggil secara patut dan sah menurut hukum; Menimbang, bahwa Tergugat telah dipanggil secara patut dan sah menurut hukum oleh Juru sita Pengadilan Negeri pekanbaru sebanyak tiga kali yaitu: 1. Pada hari Rabu tanggal 08 April 2009 oleh Drs. Hosni sebagai Juru sita Pengadilan Negeri pekanbaru untuk menghadiri persidangan hari selasa tanggal 14 April 2009; 2. Pada hari Kamis tanggal 23 April 2009 oleh Drs. Hosni sebagai Juru sita Pengadilan Negeri pekanbaru untuk menghadiri persidangan hari selasa tanggal 28 April 2009; 3. Pada hari selasa tanggal 5 Mei 2009 oleh Drs. Hosni sebagai Juru sita Pengadilan Negeri pekanbaru untuk menghadiri persidangan hari selasa tanggal 12 Mei 2009; Menimbang, bahwa Tergugat telah dipanggil secara patut dan sah menurut hukum sebanyak tiga kali seperti yang telah diuraikan tersebut diatas akan tetapi Tergugat tidak hadir dipersidangan, sedangkan tidak ternyata bahwa ketidakhadirannya di Pengadilan didasarkan suatu alasan yang sah; Menimbang, bahwa surat gugatan Penggugat kemudian dibacakan dimana Penggugat menyatakan tetap pada gugatannya;

5 Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil gugatannya, Penggugat telah mengajukan alat-alat bukti yang berupa foto kopi surat-surat bukti yang telah bermaterai cukup dan telah dicocokan dengan aslinya ternyata cocok, yaitu: 1. Foto Akte Perkawinan No. 42 tahun 1967 antara SUYAKSO ADI dengan SEKTINING PRATJAJA yang melangsungkan perkawinan tanggal 12 Agustus 1967 diberi tanda P.1; 2. Foto copy Kartu keluarga No. 4114/01.2003/2002 diberi tanda P.2; 3. Foto copy Kartu tanda penduduk Republik Indonesia atas nama: SUYAKSO ADI diberi tanda P.3 Menimbang, bahwa disamping mengajukan surat-surat bukti, Penggugat juga telah mengajukan 2 (dua) orang saksi yang telah memberi keterangan dibawah sumpah menurut agamanya yang pada pokok menerangkan sebagai berikut: SAKSI 1: SIH PRANITI:  Bahwa, antara Penggugat dan Tergugat adalah suami istri;  Bahwa, Penggugat mengajukan cerai kepada istrinya karena tidak ada kecocokan dan mereka sering cek cok;  Bahwa, Tergugat sebagai istri meninggalkan suami (Penggugat) lebih kurang selama 29 tahun yang sebelumnya mereka tinggal satu rumah;

SAKSI 2: MISTIAWAN:  Bahwa, antara Penggugat dan Tergugat adalah suami istri;  Bahwa, Penggugat mengajukan cerai kepada istrinya karena tidak ada kecocokan dan mereka sering cek cok;  Bahwa, Tergugat sebagai istri meninggalkan suami (Penggugat) lebih kurang selama 29 tahun yang sebelumnya mereka tinggal satu rumah; Menimbang, bahwa terhadap alat-alat bukti tersebut di atas Penggugat telah membenarkannya; Menimbang, bahwa Penggugat tidak mengajukan kesimpulan dan tidak ada lagi hal-hal yang akan diajukan dan mohon putusan; Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini ditunjuk hal-hal sebagaimana tertuang dalam berita acara perkara ini;

6 TENTANG HUKUMNYA Menimbang, bahwa maksud dan tujuan dari gugatan Penggugat adalah seperti tersebut di atas; Menimbang, bahwa Tergugat telah dipanggil secara patut dan sah menurut hukum sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali tetapi Tergugat tidak hadir dipersidangan dan tidak ternyata bahwa ketidakhadirannya di Pengadilan di dasarkan suatu alasan yang sah, sehingga oleh karenanya Tergugat harus dinyatakan tidak hadir; Menimbang, bahwa Penggugat di dalam surat gugatan tertanggal 27 Maret 2009 mendalilkan sebagai berikut:  Bahwa, Penggugat dan Tergugat adalah suami istri yang kawin di pekanbaru, tanggal 12 Agustus 1967, sesuai akte perkawinan No. 42/1967 tanggal 2 Desember 1968 dikaruniai anak 2 (dua) orang yang sudah dewasa;  Bahwa, pada awalnya kehidupan rumah tangga baik-baik saja, tetapi sejak tahun 1978 rumah tangga tidak ada kecocokan dan sering bertengkar terus menerus yang akhirnya Tergugat meninggalkan Penggugat sampai sekarang tanpa izin dari Penggugat; Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil gugatannya, Penggugat telah mengajukan surat bukti yang diberi tanda P.1, P.2, P.3 dan 2 (dua) orang saksi masing-masing bernama: Sih Praniti dan Mistiawan; Menimbang, bahwa berdasarkan bukti P.1 yang berupa Akte Perkawinan dari catatan sipil pekanbaru No. 42 tahun 1967 menyatakan pada tanggal 12 Agustus 1967 bertempat di Sidoreno Kencong telah terjadi perkawinan antara Suyakso Adi (suami) dengan

Septiningpratjaja (istri) dan didukung oleh keterangan saksi Sih Praniti dan Mistiawan yang menerangkan antara Penggugat dan Tergugat adalah suami istri sehingga dapat dibuktikan antara Penggugat dan Tergugat adalah suami istri, dimana Penggugat bertempat tinggal di kabupaten kampar dan Penggugat sebagai kepala keluarga (bukti P.2, P.3); Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi Sih Praniti yang bersesuaian dengan keterangan saksi Mistiawan yang menerangkan antara Penggugat dan Tergugat sebagai suami istri sering cek-cok yang akhirnya Tergugat meninggalkan Penggugat sampai sekarang lebih kurang 20 tahun sehingga dapat dibuktikan diantara Penggugat dan Tergugat sebagai suami istri terus menerus cek-cok dan Tergugat meninggalkan Penggugat lebih kurang 20 tahun;

7 Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas Majelis Hakim berkesimpulan Penggugat telah berhasil membuktikan dalil-dalil gugatannya yaitu cek-cok terus menerus dan Tergugat meninggalkan suami (Penggugat) lebih dari 2 tahun tanpa izin dari Penggugat, hal ini sesuai dengan pasal 19 huruf b dan f PP. 9 tahun 1975 mengenai syarat-syarat perceraian sehingga perkawinan antara Penggugat dan Tergugat putus karena perceraian maka petitum No. 2 haruslah dikabulkan; Menimbang, bahwa perkawinan antara Penggugat dan Tergugat putus karenaperceraian maka memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri pekanbaru untuk mngirimkan salinan putusan ini ke Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten kampar untuk dicatat dalam buku register yang telah disediakan untuk itu dan menerbitkan satu Akte Perceraian atas nama Penggugat dan Tergugat dihukum untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini; Menimbang, bahwa pihak Teruggat sebagai pihak yang kalah maka Tergugat dihukum untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini; Menimbang, bahwa oleh karena petitum-petitum Penggugat dikabulkan seluruhnya maka gugatan Penggugat juga dikabulkan seluruhnya dengan verstek; Memperhatikan pasal 125 HIR dan ketentuan hukum lain yang bersangkutan:

MENGADILI  Menyatakan, bahwa Tergugat yang telah dipanggil dengan patut dan sah menurut hukum untuk hadir menghadap dipersidangan tidak hadir;  Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya dengan verstek;  Menetapkan bahwa perkawinan antara SUYAKSO ADI (Penggugat) dengan SEKTINING PRATJAJA (Tergugat) yang dilangsungkan di pekanbaru, pada tanggal 12 Agustus 1967 sesuai dengan Akte Perkawinan No. 42 Tahun 1967 putus karena perceraian;  Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri pekanbaru untuk mengirimkan salinan putusan Pengadilan Negeri pekanbaru ke Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten kampar untuk dicatat dalam buku register yang telah disediakan untuk itu dan menerbitkan satu akta perceraian atas nama penggugat dan tergugat;  Menghukum tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp. 481.000,- (empat ratus delapan puluh satu ribu rupiah).

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim pada hari Selasa tanggal 09 Juni 2009 oleh kami : ELI SUPRAPTO, S.H., sebagai Hakim Ketua ; YOSDI, S.H. dan ABDUL WAHIB, S.H., masing-masing sebagai Hakim Anggota, putusan tersebut pada hari itu juga diucapkan di muka sidang yang terbuka untuk umum oleh Majelih Hakim tersebut di atas di bantu oleh SUWATI, S.H. sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Negeri pekanbaru dihardiri oleh penggugat tanpa dihadiri oleh tergugat.

HAKIM ANGGOTA I,

KETUA MAJELIS HAKIM TERSEBUT,

Y O S D I, SH HAKIM ANGGOTA II ,

ELI SUPRAPTO, SH

ABDUL WAHIB, SH

PANITERA PENGGANTI ,

SUWATI, SH