Anda di halaman 1dari 4

Kontrasepsi alami

Kontrasepsi kalender
Segi kesehatan:lebih sehat karena bisa dihindari adanya efek sampingan yang merugikan seperti halnya memakai alat kontrasepsi lainnya (terutama yang berupa obat). Segi ekonomi: ekonomis karena gratis. Masalah psikologis: tidak mengurangi kenikmatan hubungan itu sendiri seperti bila memakai kondom misalnya. Dilain pihak dituntut kontrol diri dari pasangan untuk ketat berpantang selama masa subur. Sisi negatif : kemungkinan kegagalan yang jauh lebih tinggi. Ini terutama bila tidak dilakukan pengamatan yang mendalam untuk mengetahui dengan pasti masa subur.

ASI
Memberikan ASI secara ekslusif mampu meningkatkan produksi hormon prolaktin yang mampu menekan terjadinya ovulasi. Sehingga wanita yang tengah menyusui ekslusif tidak akan pernah mengalami masa subur. Bila bayi menyusui dari kedua payudara ibu selama satu jam dalam satu hari, bisa merangsang otak kecil ibu untuk mengeluarkan prolaktin. Jika jumlah prolaktin yang dikeluarkan cukup, maka mampu bekerja menekan ovulasi. Rata-rata bayi menyusui minimal 6 kali sehari. Sekali menyusui, durasi yang dibutuhkan minimal 10 menit. Namun, jika kurang dari 6 menit atau kurang dari 1 jam menyusui selama sehari, tidak bisa dijamin, apakah produksi prolaktin mencukupi untuk menekan tingkat ovulasi. Namun, jika khawatir melakukan teknik kontrasepsi ini akan membuat Anda 'kebobolan' hamil, ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang aman bagi ibu menyusui atau paska keguguran. Kontrasepsi yang tidak mengganggu pasokan ASI untuk bayi dan tidak menimbulkan efek buruk bagi ibu yang mengalami masalah keguguran, antara lain IUD, sterilisasi, implan seperti susuk, suntikan atau bisa juga menggunakan minipil.