Anda di halaman 1dari 46

BUILDING LEARNING COMMITMENT

Disajikan Oleh : HENDRO K, MPd.MSi. Tim Pengembang ke OSIS an Provinsi Kalimantan Timur

POKOK BAHASAN MATA DIKLAT

1. Latar belakang dan pengertian BLC 2. Perubahan pola pikir, sikap dan perilaku 3. Komunikasi efektif 4. Team building > Latihan : Instrumen persepsi, kerja sama , saling menghargai, dll

TUJUAN PEMBELAJARAN

> Menghilangkankan kecemasan/ ketegangan dan jarak sosial antar peserta > Membangun suasana pergaulan yang informal > Menciptakan suasana persiapan pembelajaran yang kondusif > Mendorong peserta baik secara individual maupun kelompok siap untuk belajar

Building Learning Commitment { Membangun Komitmen Belajar )

 

Pengertian BLC/ MKB Adalah suatu proses membangun komitmen / keikatan untuk siap melaksanakan kegiatan pembelajaran Komitmen dapat bersifat individual atau kelompok/ Group

LATAR BELAKANG PERLUNYA BLC

Situasi kerja yang rutine sangat berbeda dengan situasi belajar > Lingkungan kerja yang berbeda dengan lingkungan diklat. > Peserta umumnya belum saling kenal Peserta sangat heterogen dalam hal latar belakang pendidikan, sosial ekonomi, jenis kelamin, umur, Suku, ras, agama dan lain lain. >Karakteristik peserta berbeda baik fisik maupun psikis

PEMBENTUK SUASANA BELAJAR UNTUK ORANG DEWASA PEMBENTUK SUASANA BELAJAR UNTUK ORANG DEWASA

Ada 3 TEHNIK PEMBENTUK 1. Physical surrounding (lingkungan fisik) 2. Human and interpersonal relation (Manusia dan hubungan antar manusia) 3. Organizational Policy and Structure (Kebijakan dan organisasi) (DALAM BAHASAN MATA DIKLAT INI DITINJAU DARI SUDUT HUMAN AND INTER PERSONAL RELATION)

PROSES BELAJAR BAGI ORANG DEWASA

Sikap kini  Pengetahuan kini  ketrampilan kini  Material kini




Berpikir, Sikap -Perilaku kini

Proses transformasi Sikap baru  Pengetahuan baru  Ketrampilan baru  Material baru


Berpikir, Sikap-Perilaku baru Sikap-

BELAJAR ADALAH MERUBAH KEBIASAAN ( Stephen R Covey)




Kebiasaan merupakan daerah singgung antara Pengetahuan, Ketrampilan dan Keinginan Kebiasaan dapat dirubah melalui Diklat, karena dengan diklat diharapkan terjadi peningkatan KSA ( Knowledge, Skill, dan Attitude ) Belajar terus menerus dan pengalaman akan mencerdaskan Itelegensia, Emosi dan Spiritual ( IQ-EQIQ-EQSQ)

BELAJAR ADALAH MERUBAH KEBIASAAN


(STEPHEN R COVEY)
KONSTRUKSIKEBIASAAN. BELAJAR BERARTI MERUBAH KONSTRUKSI

PENGETAHUAN

KEBIASAAN

KETRAMPILAN

KEINGINAN

7 KEBIASAAN MANUSIA YG EFEKTIF ( Stephen R Covey)


1. Jadilah proaktif (Be proactive), orang yang digerakkan oleh nilai 2. Mulai dengan akhir dalam pikiran ( Begin with the end in mind), harus tahu tujuan dari kegiatan yang dilakukan 3. Dahulukan yang harus didahulukan ( Put first thing firs) 4. Berpikir menang-menang ( Win-win) menangWin5. Berusaha mengerti dulu baru dimengerti ( Seek first to understand than to be understood) 6. Wujudkan sinergi ( Synergize) , kerjasama, kreatif, keseluruhan lebih besar dari bagian-bagian bagian7. Asahlah gergaji ( Sharpen the saw), dengan selalu memperbaharui 4 dimensi yaitu : fisik, spiritual, mental dan emosional

THERE IS NOTHING PERMANENNT EXCEPT CHANGE ( Heraclitus)




Tidak ada sesuatu yang abadi . kecuali perubahan itu sendiri  Hari ini berbeda dengan hari kemarin dan besok juga akan berubah siapa tahu ???  Perubahan pada manusia dapat secara lahiriah maupun batiniah, atau fisik dan mental IQ,EQ dan SQ  Tidak dapat ditawar tawar PERUBAHAN AKAN TERJADI DAN SELALU TERJADI , kapan saja, dimana, siapa, apanya, kenapa, dan bagaimana dapat terjadi perubahan itu


PERUBAHAN DIBATASI RUANG DAN WAKTU DAN MELALUI BELAJAR ( LEARNING ) ANDA DAPAT BERUBAH

BAHAYA TERBESAR DALAM MASA KRISIS BUKANLAH KRISIS TETAPI BERTINDAK ATAS DASAR LOGIKA MASA LALU.

(The Greatest danger in times of turbulence is not the turbulence, but to act with yesterdays logic) Peter Drucker

JIKA ENGKAU TIDAK BELAJAR, ENGKAU TIDAK AKAN BERUBAH, APABILA ENGKAU TIDAK BERUBAH, ENGKAU MATI. PILIH BELAJAR ATAU MATI. (IF YOU DONT LEARN, YOU DONT CHANGE, IF YOU DONT CHANGE YOU DIE, SO LEARN OR DIE). C.H.K. PRAHALAD

TEHNIK DASAR DALAM MENANGANI MANUSIA




PRINSIP : Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang lain ( Dale Carmegie, How to Win Friends and Influence People, Bina rupa aksara, 1995) 1. Jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh kepada orang lain 2. Berikan penghargaan yang jujur dan tulus kepada orang lain 3. Bangkitkan minat/ keinginan dalam diri orang lain untuk memenuhi keinginan yang terbaik baginya

SEBELUM MENGENAL ORANG LAIN , MAKA KENALI DIRIMU SENDIRI


 Setiap

orang memiliki citra diri, konsep diri atau potensi diri, karakter/ watak yang ada sejak dia dilahirkan  Apa yang dalam diri kita akan berkembang sejalan kita mengalami perubahan kehidupan  Yang paling tahu tentang anda adalah diri anda tatkala kita merasakan jujur dan iklas

PERUBAHAN MELALUI 3 M
KH. GYMNASIAR / A a Gym


Mulai dari Diri Sendiri ( berani instrospeksi dan mau melakukan perubahan ) Mulai dari Hal Hal Yang Kecil dan yang mudah( mudah( jangan menyepelekan masalah yang sepele, justru dari yang kecil itu dapat mendatangkan bahaya menghadang kita) Mulai Sekarang juga ( jangan ditunda tunda)

MENGENAL DIRI SENDIRI


Adalah memahami potensi diri nya dan dapat mengembangkan potensi yang positif dan meminimalkan potensi yang negatif  Potensi diri terdiri dari : > Kemampuan dasar ( tingkat IQ, Kemampuan abstraksi, logika dan daya tangkap) > Sikap Kerja ( Ketekunan, ketelitian, daya tahan thd stres, tempo kerja) > Kepribadian ( Pola menyeluruh dari semua kemampuan, perbuatan serta kebiasaan seseorang baik jasmani, mental, rohani, emosional maupun sosial yang semua ditata dalam cara khas dibawah aneka pengaruh dari luar) terwujud dalam bentuk tingkah laku dalam usahanya menjadi manusia sebagaimana yang dikehendaki


MENGENAL ORANG LAIN




Adalah memahami potensi diri orang lain dengan segala kekurangan dan kelebihan darinya sehingga dalam pergaulan tercipta suasana yang harmonis Prinsip dasar hidup harus bermakna / bermanfaat untuk diri sendiri/ keluarga, Orang lain dan lingkungan Tehnik : Menilai diri sendiri( Introspeksi) Menilai orang lain ( Menerima kelebihan dan kekurangan orang lain ) Menerima feed back/ umpan balik dari orang lain

ST
I

STT
II BUTA ( BLIND AREA )

O T

TERBUKA ( OPEN AREA )

O T T

III TOPENG ( HIDDEN AREA )

IV TERTUTUP ( BLACK AREA )

YANG IDEAL JENDELA I ( OPEN AREA ) SEMAKIN MATANG SESEORANG MAKA JENDELA INI HARUS SEMAKIN BESAR (MENEKAN II III IV) KUNCINYA -MAMPU BERKEMBANG POTENSI DIRI

Enam (6) cara untuk membuat orang lain menyukai anda


1.

2. 3. 4. 5. 6.

Jadilah sungguh sungguh berminat terhadap orang lain Tersenyumlah kepada orang lain Ingat nama seseorang adalah hal yang mengesankan dan paling penting bagi orang itu Jadilah pendengar yang baik, dorong orang lain untuk berbicara tentang dirinya terlabih dahulu Bicarakan minat-minat orang lain minatBuat orang lain merasa penting, dan lakukan itu dengan tulus

CARA MEMIKAT ORANG LAIN AGAR MENGIKUTI CARA BERPIKIR ANDA


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

satusatu-satunya cara untuk memperoleh manfaat paling banyak dari perdebatan itu adalah dg cara menghindari perdebatan itu sendiri Perlihatkan respek terhadap pendapat orang lain, dan jangan pernah berkata anda salah Kalau anda salah, akuilah dengan cepat dan simpatik Mulailah dengan cara yang ramah Usahakan orang lain mengucapkan ya, ya dengan segera Biarkan orang lain yang lebih banyak berbicara Biarkan orang lain itu merasa bahwa itu adalah idenya Cobalah dengan sungguh-sungguh melihat sesuatu dari sudut sungguhpandang orang lain Bersimpatilah dengan ide dan hasrat orang lain Imbaulah motif-motif yang lebih mulia motifDramatisir ide-ide anda ideLemparkan tantangan yang menarik

5 S (A
     

a gym )

SENYUM SAPA SALAM SOPAN SANTUN

ciri orang yang cerdas emosi

ORANG LAIN PASTI MEMILIKI KELEBIHAN MAUPUN KEKURANGAN , CIRI ORANG YG BERPIKIRAN POSITIF KEBERADAAN DIRI ANDA HARUS BERMANFAAT DAN DISENANGI ORANG LAIN, CIRI ORANG MEMILIKI TUJUAN HIDUP YANG JELAS PRINSIP DALAM HIDUP BERMASYARAKAT MENGHARGAI DAN DAPAT MENERIMA ORANG LAIN DG SEGALA KELEBIHAN MAUPUN KEKURANGANNYA

TEAM BUILDING/ KERJA SAMA KELOMPOK


Apapun bentuk tim , pasti ada kerja sama secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan  Kerja sama kelompok adalah antara anggota kelompok saling berinteraksi, berkomunikasi dan berpartisipasi  Aspek aspek kerja sama tim/ kelompok: > Relasi > Interaksi > Partisipasi > Kontribusi > Afektifsi > Dinamika


DALAM TIM SELALU TERJADI PERISTIWA


PERBEDAAN PERSEPSI KONFLIK KERJA SAMA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPENGIKUTAN UMPAN BALIK

PERBEDAAN PERSEPSI
 

TERJADI KARENA KEPENTINGAN DAN SUDUT PANDANG YANG BERBEDA PERBEDAAN PERSEPSI ADALAH WAJAR DAN DAPAT MENAMBAH PENGKAYAAN WAWASAN UNTUK MENCARI BERBAGAI SOLUSI JIKA ADA PERMASALAHAN DISARANKAN UNTUK SEGERA DILAKUKAN PENYAMAAN PERSEPSI AGAR DAPAT FOKUS GUNA MENYELESAIKAN SUATU PERMASALAHAN BERSAMA/ DALAM KELOMPOK

KOMUNIKASI EFEKTIF
 

Beberapa pengertian komunikasi Longman Dictionary of Contemporary English : adalah upaya untuk membuat pendapat, menyatakan perasaan, menyampaikan informasi dan sebagainya agar diketahui atau dipahami oleh orang lain Dennis Murphy ( Better Business Comunication, 1957 dan dikutip Drs Wursanto dalam buku Etika Komunikasi Kantor) : Adalah seluruh proses yang diperlukan untuk mencapai pikiran-pikiran yang dimaksudkan pikiranorang lain

KONTRIBUSI / PERAN PANCA INDERA DALAM KOMUNIKASI


I HEAR AND I FORGET  I SEE AND I REMEMBER  I DO THEN I UNDERSTAND ( PHILOSOF CINA/ Confusius)


HASIL PENELITIAN HARVARD BUSINESS SCHOOL ( 1969) PELAJARAN DAPAT DITERIMA JIKA DARI MEMBACA DARI MENDENGAR DARI MELIHAT DARI MELIHAT DAN MENDENGAR DARI MENGUCAPKAN DARI MENGUCAPKAN DAN MELAKUKAN

: : : : : :

10 % 20 % 30 % 50 % 80 % 90 %

ELEMEN ELEMEN DALAM KOMUNIKASI


> Pengirim ( Komunikator/ sender) > Penerima ( Komunikan/ receiver) > Pesan ( Informasi/ message) > Saluran ( Jalan/ media/ chanel) > Balikan/ Feedback

KOMUNIKASI EFEKTIF


 

Adalah penerimaan pesan oleh komunikan/ reseiver sesuai dengan pesan yang dikirimkan oleh komunikator/ sender Komunikan memberikan respon yang positif sesuai yang diharapkan Dalam proses terjadi komunikasi dua arah/ two way traffic efective Komunikasi efektif terjadi jika Pengirim berita(Komunikator) trampil berbicara dan Penerima berita(Komunikan) adalah pendengar aktif dan ada umpan balik

FAKTORFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI


1. Faktor pengetahuan Makin luas pengetahuan makin banyak perbendaharaan kata 2. Faktor pengalaman Makin banyak pengalamanmakin terbiasa menghadapi sesuatu 3. Faktor intelegensi Makin tinggi intelegensi makin kaya perbendaharaan kata dan bahasanya 4. Faktor kepribadian Makin banyak pergaulan makin banyak teman makin lancar berbicara 5. Faktor biologis adanya kerusakan pada organ berbicara makin tidak lancar berbicara

KUNCI MENUJU KERJA SAMA TIM YANG EFEKTIF


( Richard Y chang, 1999)
> MENERIMA KERAGAMAN DALAM TIM Perbedaan latar belakang anggota tim( kepribadian, jenis kelamin, budaya, tujuan, ras,akan menjadi tantangan dan menimbulkan gagasan baru > KOMUNIKASI EFEKTIF DAN MENDENGARKAN AKTIF >Komunikasi efektif terjadi jika : pesan diterima, pesan dipahami, pesan diingat, pesan ditanggapi secara benar > Mendengar aktif terjadi jika : Pesan didengar dan pesan dipahami Tehnik nya : - Respon non verbal untuk membantu fokus pada pembicara - Parafrase, mendengar dengan penuh perhatian - Memahami implikasinya, berpikir lebih jauh memikirkan intinya - Mengundang kontribusi, menunjukk minat dan siap untuk menindak lanjuti > MENGATASI KONFLIK Konflik tidak selamanya negatif , dapat melahirkan peluang dan menciptakan solusi > MEMOTIVASI TIM Motivasi mendorong anggota untuk bekerja keras untuk mencapai tujuan Faktor yang harus dipelihara : - Kepemimpinan - Kondisi kerja - Hubungan dengan atasan, rekan dan bawahan

SEPULUH PERINTAH TIM SEBAGAI KUNCI KEBERHASILAN KERJASAMA TIM ( Goetsch dan Davis,1994)

1. Saling ketergantungan 2. Perluasan tugas/ berikan tantangan unt semangat 3. Penjajaran /bersedia menyisihkan individualisnya 4. Bahasa yang umum/mudah dimengerti semua 5. Kepercayaan/ respek 6. Kepemimpinan /keanakbuahan yang dibagi rata 7. Keterampilan memecahkan masalah 8. Keterampilan menangani konflik 9. Penilaian dan rencana tindakan 10.Perayaan/ penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan tugas

MANAJEMEN KONFLIK


Konflik adalah bentuk oposisi atau interaksi yang bersifat antagonis, yang dikarenakan kelangkaan kekuasaan, sumber daya atau posisi sosial Konflik adalah ketidaksetujuan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam kelompokorganisasi yang timbul karena mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara bersamabersama-sama atau karena mereka meliki status, tujuan, nilainilai-nilai dan persepsi yang berbeda ( Robbins, dalam Kreitner dan Kinicki, 1992)

6 LANGKAH MENUJU PENYELESAIAN KONFLIK


1. Mengakui bahwa ada konflik 2. Mengidentifikasi konflik yang sebenarnya 3. Mendengar semua sudut pandang 4 Bersama mengkaji cara untuk menyelesaikan konflik 5. Dapatkan kesepakatan dan tanggung jawab untuk menemukan solusi 6. Jadwalkan sesi tindak lanjut untuk mengkaji re solusi

METODE PENGURANGAN KONFLIK


 Mengganti

tujuan yang menimbulkan persaingan dengan tujuan yang lebih dapat diterima oleh kedua pihak  Mempersatukan kedua kelompok yang bertentangan untuk menghadapi ancaman atau musuh yang sama

METODE PENYELESAIAN KONFLIK


1.Competition atau Otoriter ( M atau K) 2,Avoidance atau Menghindar( K atau K) 3.Accomodation atau akomodatif (Salah satu M atau K) 4.Compromise atau kompromi ( M/ K tidak jelas) 5.Collaboration atau kolaborasi ( M M)
Setiap orang memiliki ke 5 gaya tsb, tapi dalam menghadapi masalah dapat dipilih salah satu gaya atau modifikasi beberapa gaya

GAYA MANAJEMEN KONFLIK


Assertive Competing (W-L) (WCollaborating (W_W)

Compromissing (W-L) but not opotimal (W-

unassertive

Anvoiding (L-L) (L-

Accomodating (( L-W)l) L-

un cooperative

cooperative

Komitmen yang harus dibangun selama pembelajaran


AGAR KELAS DAPAT BERJALAN KOMPAK, KOKOH, KUAT, DINAMIS DAN HARMONIS, DIHARAPKAN PESERTA MEMILIKI SIKAP- POLA PIKIIR DAN SIKAPPERILAKU :


Mampu mengenal sikap perilaku diri sendiri dan mengelolanya sehingga kehadirannya menyenangkan semua peserta Siap menerima orang lain dengan segala kekurangan maupun kelebihannya Siap dengan peran kita dalam satu tim sebagai peserta diklat Mengembangkan komunikasi efektif dalam tim Mengembangkan kerja sama dan mengelola konflik dengan baik

  

NORMA NORMA YANG HARUS DIPATUHI PESERTA SELAMA PROSES PEMBELAJARAN DIPANDU WIDYAISWARA, PARA PESERTA DAPAT MENEMUKAN NORMA-NORMA YANG AKAN DIANUT NORMASELAMA PEMBELAJARAN MELALUI KOMITMEN YANG TELAH DIBANGUN  NORMA-NORMA TERSEBUT MERUPAKAN KESEPAKATAN NORMAPESERTA , AGAR SUASANA KELAS DINAMIS, KOKOH , KOMPAK , TERTIB DAN KONDUSIF  NORMA-NORMA SEPERTI : NORMADISIPLIN SALING MENGHARGAI JUJUR DLL


Pembentukan pengurus kelas/ senat


     

Ketua Wakil ketua sekretaris Bendahara Urusan umum Dll jika dibutuhkan

INDAHNYA KASIH SAYANG


SADAR AKAN REALITAS DIRI ADA NIAT UNTUK MENCARI SOLUSI BERSAMA JADILAH PENDENGAR YANG BAIK MEMILIKI KEMAMPUAN / KETRAMPILAN BERBICARA PAHAMI ORANG LAIN AGAR TAHU APA YANG DUDUK PERSOALAN 6. KEBERANIAN UNTUK MENEMUKAN NILAI DAN KELEBIHAN ORANG LAIN DAN KEKURANGAN DIRI SENDIRI 7. MEMPERSATUKAN SATU TUJUAN DENGAN TEHNIK NEGOSIASI 8. SELALU MENCARI SOLUSI WIN-WIN WIN1. 2. 3. 4. 5.

17

JAGALAH HATI ( A a Gym )


Jagalah hati jangan kau nodai Jagalah hati Jendela hidup ini Marilah kita bersyukur Bersyukur pada ILLAHI Kita telah lebih dulu menjadi pegawai negeri Masih banyak yang mengantri Menunggu giliran jadi Jadilah kita pegawai, sehat jasmani rohani Jagalah Jagalah Jagalah Jagalah hati jangan kau kotori hati cahaya ILLAHI diri jangan kau nodai diri janganlah korupsi