Varikokel

maaf yah kalo gambarnya gak ada.. soalnya bloggernya ad gangguan.. drtdi coba uplot tpi gak bisa-bisa.. :D A. PENDAHULUAN Sistem reproduksi pria terdiri atas organ reproduksi, duktus eksretorius dan kelenjar tambahan. Organ reproduksi utama adalah sepasangan gonad atau testis. Testis secara tetap memproduksi spermatozoa yang keluar dari testis dan memasuki epididimis untuk disimpan. Sperma meninggalkan epididimis melalui duktus (vas) deferens dan dikeluarkan melalui uretra penis. Kelejar tambahan adalah sepasang vesikula seminalis, sepasang bulbouretralis dan sebuah kelenjar prostat. Sekret dari kelenjar ini ditambahkan ke sperma dan membentuk semen.(1) Selain mengandung jaringan kelenjar, kelenjar prostat mengandung cukup banyak jaringan fibrosa dan jaringan otot. Kelenjar ini ditembus oleh uretra dan kedua duktus ejakulatorius dan dikelilingi oleh suatu pleksus vena. Sebagai organ gonad yang berasal dari mesonefros, testis didarahi oleh cabang aorta, yaitu arteri spermatika interna. Vas deferens berasal dari sistem kemih yang diperdarahi oleh arteri diferensialis dari arah kandung kemih, sedangkan arteri spermatika eksterna melayani otot funikulus spermatikus dan muskulus kresmater, yang merupakan lanjutan otot dinding perut. Darah vena mengalir melalui pleksus pampiniformis yang bermuara jauh di sebelah cranial, bagian kiri bermuara ke vena renalis dan yang kanan ke vena kava inferior. (2) Fungsi reproduksi pada pria dapat dibagi menjadi tiga subdivisi utama: pertama, spermatogenesis, yang berarti hanya pembentukan sperma; kedua, kinerja kegiatan seksual pria; dan ketiga, pengaturan fungsi reproduksi pria oleh berbagai hormon.(3)

Gambar 1 : Organ Reproduksi Pria Dikutip dari kepustakaan 4 Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna. Varikokel ternyata merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria.(5,6) Pengertian Infetilitas digunakan untuk pasangan lelaki dan perempuan yang tidak mampu mencapai pembuahan antara sel sperma dan sel ovum.(2) B. DEFENISI Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna. Varikokel ternyata merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria.(5,6) Gambar 2 : Varikokel Dikutip dari kepustakaan 7 Varikokel diklasifikasikan berdasarkan ukurannya menjadi besar, sedang dan kecil. Varikokel yang besar dapat terlihat seperti ³sekantung cacing´ di bawah kulit scrotum. Varikokel yang sedang dapat dideteksi melalui rabaan, terutama jika sedang berdiri. Varikokel yang kecil hanya dapat diidenrifikasi dengan memperhatikan pergerakan dari kulit

Varikokel dapat menyebabkan infertilitas dan testicular atrofi. dan ini terjadi akibat tekanan meninggi dalam vena testis yang tidak berkatup di vena kava inferior atau vena renalis dampai di testis. tapi varikokel penting bagi beberapa alasan.(6.8. PATOGENESIS Varikokel dapat menimbulkan gangguan proses spermatogenesis melalui beberapa cara. tetapi dari pengamatan membuktikan bahwa varikokel sebelah kiri lebih sering dijumpai daripada sebelah kanan (varikokel sebelah kiri 70±93 %). Kira-kira 40% dari kasus primer pria infertil dan 80% kasus sekunder pria infertil dipercaya berkaitan dengan varikokel. memungkinkan zat-zat hasil metabolit tadi dapat dialirkan dari testis kiri ke testis kanan sehingga menyebabkan gangguan spermatogenesis testis kanan dan pada akhirnya terjadi infertilitas.10) Biasanya varikokel sebelah kiri lebih sering daripada yang kanan oleh karena perbedaan letak muaranya. Menurut MacLeod. muara vena spermatika kanan pada vena renails kanan. Dan varikokel tidak berhubungan dengan ras. F.(11. 2.13): 1. Peningkatan suhu testis. Kurang lebih 40% varikokel ditemukan pada pria yang mengalami gangguan kesuburan atau infertilitas. karena salah satu fungsi pleksus pampiniformis F lebih rendah dari suhu tubuhradalah untuk menjaga suhu testes 1 atau 2 guna memberikan keadaan yang optimal untuk produksi sperma.(6. motilitas spermatozoa yang kurang itu dapat ditemukan pada 90% pria dengan varikokel. 3. EPIDEMIOLOGI Kelainan ini terdapat pada 15% pria dan insiden varikokel meningkat setelah usia pubertas. ETIOLOGI Hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab varikokel. Refluks hasil metabolit ginjal dan adrenal (antara lain katekolamin dan prostaglandin) melalui vena spermatika interna ke testis.(6) E.(5) C. atau adanya situs inversus. GEJALA KLINIS Kebanyakan laki-laki yang didiagnosa sebagai varikokel tidak mempunyai gejala.(6) Jika terdapat varikokel di sebelah kanan atau varikokel bilateral patut dicurigai adanya: kelainan pada rongga retroperitoneal (terdapat obstruksi vena karena tumor). Di samping itu vena spermatika interna kiri lebih panjang daripada yang kanan dan katupnya lebih sedikit dan inkompeten. Pasien datang ke dokter biasanya mengeluh belum mempunyai anak setelah beberapa tahun menikah.12) Varikokel dapat menyebabkan keluhan testis terasa berat.9) Motilitas spermatozoa yang kurang hampir selalu terdapat pada pria dengan varikokel. Terjadi stagnasi darah balik pada sirkulasi testis sehingga testis mengalami hipoksia karena kekurangan oksigen. antara lain(6. Akan tetapi tidak semua pasien varikokel mengalami gangguan fertilitas. sedangkan yang kanan bermuara pada vena kava dengan arah miring. Peninggian tekanan di dalam pleksus pampiniformis dapat diraba sebagai struktur yang terdiri atas varises pleksus pampiniformis yang memberikan kesan raba seperti . suku ataupun letak geografis.12) D.scrotum dengan maneuver valsava atau perbedaan ukuran dari spermatic cord ketika pasien bergerak dari posisi berdiri ke posisi terlentang. sekalipun hormone gonad dan gonadotrofiknya normal.(9. 4. Hal ini disebabkan karena vena spermatika interna kiri bermuara pada vena renalis kiri dengan arah tegak lurus. diperkirakan sekitar 20-50% didapatkan gangguan kualitas semen dan perubahan histologi jaringan testis. Adanya anastomosis antara pleksus pampiniformis kiri dan kanan.

Pembedahan 2. Minimal terdapat satu kelainan dari parameter sperma dengan jumlah air mani. 2. b.(13) G. derajat III (tampak pelebaran vena). dengan memperhatikan keadaan skrotum kemudian dilakukan palpasi. DIFERENSIAL DIAGNOSIS a. J. derajat II (teraba pelebaran vena tanpa tes valsalva). 2. DIAGNOSIS Pemeriksaan dilakukan dalam posisi berdiri. Tidak ada masalah infertil pada wanita atau masalahnya dapat diobati. c. Pasangan itu menjadi hamil. Pasca tindakan dilakukan evaluasi keberhasilan terapi. Proses penyembuhan cepat. KOMPLIKASI Tingkat komplikasi jika melakukan pembedahan retroperitoneal yaitu sekitar 5 sampai 30%. PENATALAKSANAAN Pengobatan dari varikokel dilakukan jika terdapat keadaan seperti berikut(15): 1. yaitu(8): a. karena terjadi perbaikan dalam analisis semen dan tinggkat kehamilan. pasien diminta untuk melakukan manuver valsava atau mengedan. Jika terdapat varikokel. 3. derajat I (teraba pelebaran vena setelah tes valsalva). Tumor Testis c. 3. Bertambahnya volume testis. 4. Jika diperlukan. Tingkat untuk mengalami komplikasi rendah (dari 0 sampai 1 %) d. Terdaftar sebagai pasangan infertil. c.kumpulan cacing.(2. H. Efektif seperti operasi. Tidak perlu melakukan insisi pembedahan. . yaitu(12): 1.12) Perkembangan varikokel yang mendadak pada laki-laki yang lebih tua terkadang merupakan tanda akhir tumor ginjal. Embolisasi Prekutaneus Keuntungan Embolisasi Varikokel(16): a. Perbaikan analisis semen. Hidrokel b. b. Varikokel jarang menyebabkan nyeri. pada inspeksi dan papasi terdapat bentukan seperti kumpulan cacing-cacing di dalam kantung yang berada di sebelah kranial testis. Testis Maldensensus I. Terdapat dua pendekatan utama untuk pengobatan dari varikokel. Hernia d. dengan melihat beberapa indikator antara lain(6): 1.(2) Gambar 3 : Varikokel Dikutip dari kepustakaan nomor 14 Pembagian varikokel menurut Dubin-Amelar. Varikokel teraba.

Atlas Histologi di Fiore dengan Korelasi Fungsional. Varises Buah Zakar dan Kemandulan.php/2010/03/varikokel-penyakit-pembuluh-darah-yangbisa-membuat-laki-laki-mandul/ 12. Maret 2010. Victor P. 25 Maret 2010. Ilmu Kandungan.pdf 9. Sjamsuhidajat. Available from URL : http://www. Penyakit Pembuluh Darah Yang Bisa Membuat Laki Laki Mandul. Jakarta: EGC. Anatomi Alat Reproduksi Pria. Available from URL : http://www.urologi. Caesario. Price. Ph. Edisi Kedua Cetakan Keenam. [online]. 2004.medicalera. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo . FIAC. Saluran Kemih dan Alat Kelamin Lelaki. Hoetama. Sagung Seto : 2009 7. Varikokel. [online]. PROGNOSIS Sejak Dubin dan Amelar mengumumkan hasil varikokelektomi tidak berhubungan dengan besar-kecilnya varikokel. 14 Februari 2009. Hanifa. Fungsi Reproduksi dan Hormon Pria (dan Kelenjar Pineal). Hall John E.Ph. Sakti. PhD.(5) Pada kerusakan testis yang belum parah. Jakarta . Gangguan Sistem Reproduksi Laki-laki dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi 4. 3. Kelainan Skrotum dan Isinya. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Guyton Arthur C.termasuk terjadi hidrokel.com/2009/02/mau-tahu-bagaimana-penis-anda-bisa. Varises Tesitis atau Varikokel. Cv. Hygiena. Jakarta. [online].206 4.M. FRSM et all.html 5. Fajar Rudi. April 2010. Boston . Qimindra.(6) DAFTAR PUSTAKA 1. Erochenko. EGC: 2. Varicoceles. Sistem Reproduksi Pria. Kumala. McGraw-Hill : 2001. Wim De Jong. Hanno. Available from URL : http://konsultasikesehatan. Jakarta : EGC . editor.cfm?cat=11&topic=510 13. 521.or.com/artikel/2010/03/varises-buah-zakar-dan-kemandulan 8. [online]. Mohammad. dkk. meningkatkan 70% kualitas semen dan 40% angka kehamilan. Risata. Dalam : R. Available from URL : http://www. Jakarta: EGC. September 2010. Wiknjosastro. Buku Ajar Ilmu Bedah.net/index. B. 2006. MD. h. pengaruhnya terhadap volume testis dan Kualitas semen.tanyadokteranda. [online].D. h. Clinical manual of Urology In Third Edition. 11.(10) Hasil ligasi varikokel dari sebagian besar indikasi dilakukannya. 2008.id/pdf/JURI22003_6. Infertilitas. evaluasi pasca bedah dari vasoligasi tinggi dari Palomo didapatkan 80% terjadi perbaikan testis. Available from URL : http://abe5. [online]. 60-80% terjadi perbaikan analisis semen dan 50% pasangan menjadi hamil. Basuki.urologyhealth. 6. Vasoligasi tinggi vena spermatika interna pada pasien Varikokel. Alisandra.(17) K. Abdu syukurur. Page : 662-663. Jilid 2. American Urological Association Education and Research.blogspot. Hal. adanya varikokel disertai motilitas spermatozoa yang kurang hampir selalu dianjurkan untuk dioperasi.php?option=com_kunena&Itemid=355&func=view&catid =39&id=4618 10. Available from URL : http://www. Purnomo.D.org/adult/index. Male Fertility and Infertility. atrofi testicular dan luka pada vas deferens. Jakarta : PT. Sylvia Anderson.com/index. Edisi 9. Dasar-dasar Urologi Dalam Edisi Kedua. Kira-kira dua per tiga pria dengan varikokel yang dioperasi akan mengalami perbaikan motilitas spermatozoanya. 2002 . Juli 2003. Philip. Hafid A. Edisi 2.D.

Available from URL : http://urologyhealth.htm 17.14. varicocele. Wagner. American Urological Association Education and Research.blogspot.com/medline/abstract/17373231 16. varikokel . Varicocele and Male Infertility: AFU 2006 guidelines. Available from URL: http://www.org/adult/index. 2007. Available from URL: http://www. Available from URL : http://dokter-andre. [online].html 15. Laurent.varicoceles. Management of Male Infertility. Maret 2010. pengobatan varikokel.medscape. [online].com/2010/03/varicocele.com/treatment.cfm?cat=11&topic=129 Diposkan oleh ayu_potter di 02:07 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz Label: etiologi varikokel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful