Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Air merupakan sumber daya alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak sehingga perlu dikelola untuk dimanfaatkan secara efesien, adil dan berkelanjutan. Namun seperti yang dipahami bersama bahwa ketersediaan air baik secara kuantitas maupun kualitas pada saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Secara kuantitas, saat ini telah terdapat sarana air bersih dan juga fasilitas sanitasi lainnya yang melayani kebutuhan masyarakat, namun laju peningkatan kapasitas pelayanan dari fasilitas ini lebih lambat dibanding dengan laju pertambahan penduduk. Hal ini mengakibatkan adanya peningkatan juml;ah penduduk yang tidak mendapatkan fasilitas air bersih dan sanitasi secara layak. Hal lain yang juga memepengaruhi kuantitas air bersih di Indonesia adalah air hujan yang tersimpan didalam tanah cenderung semakin berkurang dan sebagian besar menjadi aliran permukaan (run off) yang akan beresiko terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Banjir telah terjadi dihampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia, begitu juga kekeringan dibeberapa waduk yang mengganggu ketersediaan listrik dan tenaga air. Kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor seperti maraknya penggundulan hutan, kegiatan pertanian yang mengabaikan lingkungan dan perubahan fungsi daerah tangkapan air. Secara kualitatif, air yang tersedia juga telah mengalami pencemaran, sehingga semakin menurunkan tingkat ketersediaan air bagi masyarakat. Pada umumnya sungai-sungai di Jawa Barat berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Sebagian besar sungai yang merupakan sumber air bagi masyarakat telah tercemar oleh limbah industri maupun domestik. Akhirnya, dapat dibuktikan bahwa pembangunan sistem penyediaan air minum yang mampu menyediakan air minum dalam jumlah yang cukup merupakan hal yang

1

Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019

sangat penting mengingat sulitnya sekarang ini mendapatkan air baku untuk air minum. Agar kebutuhan air minum atau air bersih dapat memenuhi kapasitas total distribusi, maka kita harus dapat melihat proyeksi penduduk di tahun mendatang yang akan direncanakan. Dengan melihat proyeksi penduduk, peruntukan kota dan kondisi ekonomi diharapkan kebutuhan akan air bersih atau air minum pada suatu daerah yang direncanakan dapat terpenuhi.Oleh karena itu perlu melaksanakan proyek untiuk pengadaan air minum. Peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan daerah merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam perencanaan penyediaan air disuatu daerah. 1.2 • Maksud dan Tujuan Merencanakan dan merancang sistem penyediaan air minum yang mampu memenuhi kebutuhan penduduk di sutu daerah dengan memperhatikan laju pertumbuhan jumlah penduduk pada tahun-tahun perencanaan. • • Untuk mengetahui dan memproyeksikan kebutuhan air minum penduduk di suatu daerah perencanaan. Tugas ini sebagai salah satu syarat memenuhi mata kuliah SPAM.

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup pada penyelesaian tugas system penyediaan air minum ini adalah daerah perencanaan meliputi seluruh daerah suatu kota untuk proyeksi perencanaan tahun 2015 dan 2025 yang ditunjuk dalam peta. Perhitungan, penampilan gambar kebutuhan air kota didasarkan pada keadaan kota dan melalui sistem perpipaan yang meliputi :

2

Proyeksi kebutuhan air. Mendesain bangunan penangkap air. Merencanakan jaringan pipa distribusi.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 • • • • • • Proyeksi jumlah penduduk. Merencanakan jaringan pipa transmisi. 3 . Mendesain reservoir.

1 di bawah ini menunjukkan perbandingan jumlah penduduk dari data yang didapat dengan jumlah penduduk dari hasil perhitungan menggunakan metode aritmatika.1 Metode Aritmatika Pada metode ini laju pertumbuhan diasumsikan konstan. dan secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut : Pf Ka = Po + Ka (Tf – Ti) = (Pf – Po) / (tf – to) Pf = Jumlah pertumbuhan penduduk pada tahun perencanaan Po = Jumlah penduduk tahun awal Ka = Konstanta aritmatika Tf = Tahun perencanaan Ti = Tahun saat ini Tabel 3. dimana : Po Pf = jumlah penduduk berdasarkan data = jumlah penduduk berdasarkan perhitungan metoda aritmatika dimana : 4 .Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 BAB II GAMBARAN UMUM DAERAH STUDI 3.

Pertumbuhan geometrik ini dapat dihitung menggunakan rumus yang lebih dikenal sebagai rumus bunga berbunga. (tf .to) = 315000 + 4800 .99 3. (1999 – 1998) = 319800 dan seterusnya sampai P2006 Standar Deviasi = √(Σ (Pf-P)2 / (n-1)) = √( 3710000 / (9-1)) = 680.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Tabel 3.1 Prediksi Penduduk Menurut Metode Aritmatika TAHUN 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Σ (P) 315000 319700 325400 330200 333600 339100 345100 349200 353400 301070 0 Ka 4700 5700 4800 3400 5500 6000 4100 4200 38400 Pf 315000 319800 324600 329400 334200 339000 343800 348600 353400 300780 0 Pf-Pi 0 100 -800 -800 600 -100 -1300 -600 0 (Pf-P)2 0 10000 640000 640000 360000 10000 1690000 360000 0 3710000 Ka rata-rata = Σ Ka / n = 38400 / 8 = 4800 Pf P1999 = P1998 + Ka rata-rata .2 Metoda Geometrik ( Rumus Bunga Berbunga) Metoda geometrik ini digunakan jika pertumbuhan penduduk bertambah secara eksponensial (deret ukur). dimana n = banyaknya data 5 . yaitu : .

Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Pf = Po (1+r)n Dimana : Pf = Jumlah penduduk pada tahun perencanaan Po = Jumlah penduduk tahun awal r = Rasio n = Perbedaan waktu (tf .65 1.20) 1/8 = 1.49 x 1.77 1.42) (1999 – 1998) 6 .78 x 1.20 11.59 Pf 315000 319483 324031 328643 333320 338065 342876 347757 352706 300188 1 Pf-P -217 -1369 -1557 -280 -1035 -2224 -1443 -694 (Pf-P)2 46891 1874910 2425124 78201 1072119 4944810 2083599 481332 13006987 = (1.03 1.42 = P1998.2 Prediksi Penduduk Menurut Metode Bunga Berbunga Tahun 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Σ r rata-rata Pf P1999 Po 315000 319700 325400 330200 333600 339100 345100 349200 353400 3010700 r 1.19 x 1.48 x 1. (1+r rata-rata)n = 315000 .48 1. ( 1 + 1.2 di bawah ini menunjukkan perbandingan jumlah penduduk dari data yang didapat dengan jumlah penduduk dari hasil perhitungan menggunakan metode geometrik (bunga berbunga).78 1.19 1.03 x 1.to) Tabel 3. dimana : Po = jumlah penduduk berdasarkan data Pf = jumlah penduduk berdasarkan perhitungan metoda geometrik (bunga berbunga) Tabel 3.65 x 1.77 x 1.49 1.

Rumus : Pn =(Po + (n.to) = Selisih jumlah penduduk = selisih dua kali jumlah penduduk . dimana : Po = jumlah penduduk berdasarkan data Pf = jumlah penduduk berdasarkan perhitungan Incremental Increase Method Tabel 3.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 = 319483 dan seterusnya hingga P2006 Standar Deviasi = √ (Σ (Pf-P)2)/ (n-1)) = √( 13006987/ (9-1)) = 1275. namun pertambahan tersebut tidaklah eksponensial sebagaimana pada metoda aritmetika dan geometrik.3 di bawah ini menunjukkan perbandingan jumlah penduduk dari data yang didapat dengan jumlah penduduk dari hasil perhitungan menggunakan Incremental Increase Method .3 Prediksi Penduduk Menurut Metode Incremental Increase TAHUN 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 (P) 315000 319700 325400 330200 333600 339100 345100 x 4700 5700 4800 3400 5500 6000 y 1000 -900 -1400 2100 500 n 1 2 3 4 5 6 Pf 315000 319729 324386 328971 333486 337929 342300 Pf-P 0 29 -1014 -1229 -114 -1171 -2800 (Pf-P)2 816 1028776 1509388 13061 1372245 7840000 7 .1 3.x) + n (n + 1)y) / 2 Dimana : Pn = Pertumbuhan penduduk Po = Jumlah penduduk pada tahun awal n x y = Perbedaan waktu (tf . dimana n = banyaknya data Tabel 3.3 Incremental Increase Method Metoda ini digunakan jika tedapat kenaikkan pada angka pertumbuhan.

4.59 3.43 Standard Deviasi = √ (Σ (Pf-P)2) / (n-1)) . Increase SD 680.500 / 7 = .1a Perbandingan Standar Deviasi Metode Aritmatika B.1b Perbandingan Jumlah Penduduk Tahun Data Aritmatik B.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 2005 2006 Σ x rata-rata 349200 353400 3010700 = Σx/n = 4100 4200 38400 -1900 100 -500 7 8 346600 350829 268422 9 -2600 -2571 6760000 6612245 25136531 38400 / 8 Σy/n = 4800 y rata-rata = = .1 Perbandingan Ketiga Metode Tabel 3. Tabel 3.99 1275.6 Dari tabel di atas terlihat bahwa metode yang memiliki standar deviasi terkecil adalah metode aritmatika.71.Ber- 1998 315000 315000 315000 1999 319700 319800 319483 2000 325400 324600 324031 2001 330200 329400 328643 2002 333600 334200 333320 2003 339100 339000 338065 2004 345100 343800 342876 2005 349200 348600 347757 2006 353400 353400 352706 8 . dimana = √( 25136531/ (9-1)) = n = banyaknya data 1772. Berbunga Inc.1 dibawah ini. Perbandingannya dapat dilihat dari tabel 3.4. untuk lebih meyakinkan lagi kita dapat membandingkan prediksi penduduk berdasarkan ketiga metode dengan menurut data yang ada.4.1 1772.4.4.1b dan grafik 3.4 Metode Terpilih 3.

kita gunakan rumus : Pf = Po + Ka (Tf – Ti) dimana : Pf = Jumlah pertumbuhan penduduk pada tahun perencanaan Po = Jumlah penduduk tahun terakhir Ka = Konstanta aritmatika 9 k . Maka. guna menghitung pelayanan air bersih. yaitu tahun 2015 dan 2025. dapat ditarik kesimpulan bahwa metode aritmatikalah yang paling cocok untuk digunakan memprediksi jumlah penduduk tahun perencanaan.4. 3. Maka.Increase 315000 319729 324386 328971 333486 337929 342300 346600 350829 360000 Dari Tabel dan grafik di atas terlihat jelas bahwa prediksi penduduk berdasarkan metode aritmatikalah yang jumlahnya paling mendekati jumlah penduduk berdasarkan data.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 bunga Inc.2 Prediksi Penduduk 357500 355000 352500 350000 347500 345000 Metode aritmatika yang telah terpilih ini kita gunakan sebagai acuan dalam memroyeksikan penduduk pada tahun perencanaan yaitu 2015 dan 2025.

4.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Tf = Tahun perencanaan Ti = Tahun saat ini Tabel dan Grafik 3.2 Prediksi Penduduk Menurut Metode Aritmatika TAHUN 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 Prediksi Jumlah Penduduk 353400 358200 363000 367800 372600 377400 382200 387000 391800 396600 401400 406200 411000 415800 420600 425400 430200 435000 439800 444600 10 .

Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 443000 433000 423000 413000 403000 Penduduk BAB IV 11 .

pariwisata. Rencana daerah pelayanan dan kemungkinan perluasannya. komersial. . Pertambahan penduduk. Standar hidup. Tipe kehidupan dan aktivitas penduduk.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 PREDIKSI KEBUTUHAN AIR Kebutuhan air tiap daerah berbeda-beda. Harga air. Luasnya sarana penyaluran air buangan. Tekanan pada sistem distribusi Lengkapnya jumlah meter air. kemajuan teknologi dan juga dalam memenuhi kenyamanan dan kebutuhan akan kebersihan dan kesehatan. Sistem management. Keadaan sosial ekonomi dari daerah tersebut. Ketersediaan sumber air pibadi misal sumur pantek.1 Kebutuhan Domestik 12 . misalnya industri. Dengan meningkatnya keadaan sosial ekonomi atau standar hidup. 4. Kualitas air. faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah : • • • • • • • • • • • • • Keadaan iklim daerah. maka konsumsi air akan semakin meningkat.

Berdasarkan data.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Perencanaan distribusi air bersih diperuntukkan 2 tahap tahun perencanaan. dan tahap kedua untuk tahun 2025. dimana daerah A ( ) adalah pemukiman teratur yang padat penduduknya ) yangrata-rata berpenghasilan menengah ke bawah sedangkan daerah B ( merupakan daerah pemukiman mewah yang jarang penduduknya. perbandingan kepadatan penduduk pada daerah A dan B adalah 6 : 4. yang diasumsikan daerah pelayanan untuk daerah 60% dikarenakan penduduk pada daerah sebesar rata-rata masih berpenghasilan menengah ke bawah sehingga diperkirakan baru 60 % dari total penduduk pada daerah tersebut yang mampu membayar air melalui sambungan rumah. yaitu : Penduduk pada daerah Penduduk pada daerah : (6/10) x 396600 = 237960 jiwa penduduk : (4/10) x 396600 = 158640 jiwa penduduk dan Sedangkan jumlah penduduk di kedua daerah pada tahun 2025 adalah : Penduduk pada daerah Penduduk pada daerah : (6/10) x 444600 = 266760 jiwa penduduk : (4/10) x 444600 = 177840 jiwa penduduk Di bawah ini adalah tabel perhitungan kebutuhan domestik untuk tahun perencanaan 2015. yaitu tahap pertama untuk tahun 2015. Dengan metode aritmatika (bab 3.2).4. yaitu : Tahun 2015 : 396600 Tahun 2025 : 444600 Dari data di atas kita dapat memprediksikan jumlah penduduk pada daerah pada tahun 2015. 13 . kita telah memprediksikan jumlah penduduk pada tahun 2015 dan 2025.

misalnya pemakaian air di gedung milik publik.2. air (l/dtk) 14 . dll.2. 2003 :9) 4. misalnya pembersihan jalan. panti jompo. • Perkotaan. Air (l/org/hr) Keb. pengglontoran saluran kota.1 Proyeksi kebutuhan Air di Perkantoran Menurut sumber / literature konsumsi air di perkantoran adalah 20 l/orang/hari.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 4.1 Proyeksi Kebutuhan Air di Perkantoran 2006 Lokasi Jml. kantor sarana kota. Pegawai 2015 Konsumsi. air (l/dtk ) Jml. sekolah serta untuk sarana sosial lainnya seperti rumah sakit. Tabel 4. seperti kantor pemerintahan. Pegawai Jml. pemadaman kebakaran. yaitu air yang dipakai untuk pemeliharaan kota. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di perkantoran tetap 20 l/orang/hari karena tidak adanya penambahan fasilitas / ruangan di perkantoran tersebut. dll. penyiraman tanaman.2 Kebutuhan Air Non Domestik Kebutuhan non domestik adalah air yang digunakan untuk keperluan publik dan dapat dikelompokkan untuk : • Institusi. Pegawai 2025 Konsumsi Air (l/org/hr) Keb. (Winarni. panti asuhan. air mancur.

124 0. air (l/dtk ) 0.408 0.2 Proyeksi Kebutuhan Air di Sekolah Menurut sumber / literature konsumsi air di sekolah adalah 20 l/orang/hari.104 0.364 0.338 1761 2642 503 1635 20 20 20 20 0.221 Jml murid 82 535 1069 2025 Konsumsi Air (l/org/hr) 20 20 20 Keb.379 4.546 0.116 0.019 0.2. air (l/dtk) 0.2.3 Proyeksi Kebutuhan Air di Rumah Sakit Menurut sumber / literature konsumsi air di rumah sakit adalah 500-650 l/bed /hari. Tabel 4.110 0. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di perkantoran tetap 20 l/orang/hari karena tidak adanya penambahan fasilitas / kelas di gedung sekolah tersebut.2.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 K1 K1 K3 K4 (Sumber :) 1400 2100 400 1300 1571 2357 449 1459 20 20 20 20 0.017 0.612 0.2 Proyeksi Kebutuhan Air di Sekolah 2006 Lokasi Jml murid 65 425 850 Jml murid 73 477 954 2015 Konsumsi Air (l/org/hr) Keb. Kita asumsikan pada tahun 2015 konsumsi air di rumah sakit adalah 600 l/bed/hari dan pada tahun 2025 konsumsi air bertambah menjadi 650 l/bed /hari 15 .248 S1 S2 S3 (Sumber :) 20 20 20 4.

16 .2. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di hotel tetap 150 l/orang/hari karena tidak adanya penambahan fasilitas di hotel tersebut. Tabel 4. air (l/dtk ) 0.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 karena adanya penambahan fasilitas berupa penambahan laboratorium dan ruang operasi di rumah sakit tersebut.194 Jml Tmp tdr 31 2025 Konsumsi Air (l/bed/hr) 650 Keb.165 Jml Bed 88 107 2025 Konumsi Air (l/bed/hr) 150 150 Keb. Tabel 4.186 H1 H2 (Sumber :) 4. Jml.153 0. 2015 Konsumsi Keb. Jml.230 RS (Sumber :) 600 4. air (l/dtk) 0. air (l/dtk) 0.3 Proyeksi Kebutuhan Air di Rumah Sakit 2006 Lokasi Jml Bed 25 Jml Bed 28 2015 Konsumsi Air (l/bed/hr) Keb.137 0. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di mesjid tetap 40 l/orang/hari karena tidak adanya penambahan fasilitas di mesjid tersebut.2. Tabel 4. air (l/dtk ) 0.5 Proyeksi Kebutuhan Air di Mesjid Menurut sumber / literature konsumsi air di mesjid adalah 40 l/orang/hari.2.4 Proyeksi Kebutuhan Air di Hotel 2006 Lokasi Jml Bed 70 85 Jml Bed 79 95 2015 Konsumsi Air (l/bed /hr) 150 150 Keb.2.5 Proyeksi Kebutuhan Air di Mesjid Lokasi 2006 Jml. 2025 Konsumsi Keb.4 Proyeksi Kebutuhan Air di Hotel Menurut sumber / literature konsumsi air di hotel adalah 150 l/orang/hari.2.

6 Proyeksi Kebutuhan Air di Pertokoan 2006 Lokasi Jml Toko 120 95 Jml Toko 135 107 2015 Konsumsi Air (l/toko /hr) 225 225 Keb.2. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di pertokoan tetap 45 l/orang/hari dengan asumsi setiap toko terdiri dari 5 orang pegawai maka kebutuhan air di tiap toko adalah 225 l/toko/hari.052 0. Tidak ada peningkatan konsumsi dari tahun 2015 ke 2025 karena tidak adanya penambahan bangunan/fasilitas. air (l/dtk) 0.078 Air Orang 125 157 189 air (l/dtk) 0.2.393 0. air (l/dtk ) 0. Tabel 4.065 0.058 0.351 0.2.277 T1 T2 (Sumber :) 4. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di pasar tetap 100 17 .278 Jml Toko 151 106 2025 Konsumsi Air (l/toko/hr) 225 225 Keb.088 (l/org/hr) 40 40 40 100 125 150 4.073 0.6 Proyeksi Kebutuhan Air di Pertokoan Menurut sumber / literature konsumsi air di pertokoan adalah 45 l/orang/hari. konsumsi air di pasar tradisional adalah 100 l/ha/hari.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Air Orang M1 510 M3 (Sumber :) Orang 112 140 168 (l/org/hr) 40 40 40 air (l/dtk ) 0.7 Proyeksi Kebutuhan Air di Pasar Tradisional Berdasarkan sumber/literature.

4 Ha 17.1 0. Kita asumsikan pada tahun 2015 dan 2025 konsumsi air di kawasan industri adalah 0.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 l/ha/hari dengan asumsi setiap pasar tidak mengalami perluasan daerah sehingga tidak ada kenaikan jumlah konsumsi air l/ha/hari dari tahun 2015 ke 2025. 6 22.1 l/ha/detik dengan asumsi setiap toko tidak mengalami perluasan daerah sehingga tidak ada kenaikan jumlah konsumsi air l/ha/detik dari tahun 2015 ke 2025.7 Proyeksi Kebutuhan Air di Pasar Tradisional 2006 Lokasi Ha 17. air (l/dtk) 22.1 0. air (l/dtk) 0.020 0.8 Proyeksi kebutuhan Air di Kawasan Industri 2006 Lokasi I1 I2 (Sumber :) ha 224 200 ha 224 200 2015 Konsumsi Air (l/ha/detik) 0. air (l/dtk) 0.1 Keb. 4 2025 Konsumsi Air (l/Ha/hr) 100 100 Keb.026 Ha 17.2.1 Keb.6 22.4 20 ha 224 200 2025 Konsumsi Air (l/ha/detik) 0.9 Rekapitulasi Kebutuhan Air Non-Domestik 18 .4 20 4.2. 4 2015 Konsumsi Air (l/Ha/hr) 100 100 Keb. air (l/dtk) 22.020 0.8 Proyeksi Kebutuhan Air di Kawasan Industri Berdasarkan sumber/literature. 6 22. Tabel 4.2. Tabel 4.2. konsumsi air di kawasan industri adalah 1-2 l/ha/detik.026 P1 P2 (Sumber :) 4.

218 Pertokoan 0.514 Sekolah 0.9 di bawah ini Tabel 4.Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 Setelah dilakukan perhitungan satu persatu akan kebutuhan air non-domestik per sarana.2. Maka dilakukan rekapiltulasi atas semua hasil perhitungan tersebut seperti tabel 4.4 Industri Jumlah 45.302 0.339 Mesjid 0.390 Rumah Sakit 0.670 Pasar 0.230 Hotel 0.194 0.464 45.351 1.2.046 Tradisional Kawasan 42.808 19 .348 0.194 0.046 0.4 42.628 0.9 Rrekapitulasi Kebutuhan Air Non-Domestik dalam satuan l/dtk Deskripsi 2015 2025 Perkantoran 1.

Sistem Penyediaan Air Minum / Nisa Noor Fadhila Soeseno / 08205019 20 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful