Anda di halaman 1dari 3

Nama Kelas Perihal

: Khoirul Umam : 2A PBB : Tugas membuat soal PPTU

1. Jelaskan yang anda pahami tentang penilaian bandara menggunakan metoda cost ! 2. PT Mahoni Mahonita Jaya mempunyai jalan tol sepanjang 100 km membentang dari Gunung kidul sampai boyolali. Berdasarkan survey pasar diketahui nilai tanah DEMIJA dengan lebar 20 m, setiap 20 km nilai tanah sekitar mengalami perbedaan yang signifikan. Jika anda diminta menilai DEMIJA tersebut, apa yang anda lakukan? Jelaskan dengan contoh. Asumsikan nilai tanah berdasarkan naluri penilai anda. Jawab 1. Tata Cara Penilaian Bandara Dengan Pendekatan Biaya Penilaian a. Tanah : 1) Penggunaan Tanah : a) b) Tanah Komersil yaitu : - Terminal, tempat Parkir, Tanah Non Komersil : Tanah utk bangunan teknis : tanah utk gudang cargo, gd. Operasional , Workshop, Tower, Pemadam kebakaran dll. Tanah Landasan dan Pengamanan : Landasan Pacu , Taxiway, Over run, Paved Sholder, Apron , Helipad, Inspection Road, Tanah Pengaman. Tanah Cadangan : Tanah yg digunakan utk pengembangan. 2) Nilai Tanah :Sesuai dengan pemanfaatannya nilai tanah pada umumnya dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu : a) Tanah Komersil, Pendekatan Data Pasar, dibandingkan dng komersil sekitarnya. b) Tanah non Komersil , meliputi dua jenis : Tanah yg digunakan utk gudang cargo, dan bangunan teknis; Nilai Tanah membandingkan dng tanah industri sekitarnya. Tanah yg digunakan utk landasan dan pengamanan ; tanah

Nilai Tanah investasi .

harga dasar tanah (harga tanah sekitarnya) + biaya

Tanah Cadangan: Membandingkan dng tanah sekitarnya.

b.

Bangunan dan Fasilitas Kelengkapan Lainnya : 1) Bangunan Komersil. Meliputi : Perkantoran, Terminal, Pertokoan.

Penilaian menggunakan pendekatan harga satuan. Sedangkan untuk tujuan perpajakan dengan menggunakan DBKB standar 2) Bangunan Teknis :Meliputi : Menara Kontrol, Hanggar, Fire Station, Ruang Genset / Pompa, Gardu listrik, Bangunan Radar, Markers, Bangunan Meteo, Tangki Minyak, Bengkel, Water Treatment ,-Kantor Operasional. Nilai menggunakan pendekatan harga satuan. Sedangkan untuk tujuan perpajakan dengan menggunakan DBKB non standar

3) Bangunan Khusus : Meliputi : a) Landasan Pacu / Taxiway : landasan pacu dilengkapi dng over run, turning area dan bahu landasan pacu ( paved shoulders ). Konstruksi tergantung pada : Kapasitas pesawat, dan Struktur Tanah. b) Lapangan Parkir utk Pesawat ( Apron ): Konstruksi = Runway / taxiway, sebagian ada yg lebih ringan. Penilaian termasuk tiang lampu, Floodlight dan switch c) panel.

Jalan Inspeksi : Konstruksi bangunan khusus nilai dengan pendekatan harga satuan.

4) Fasilitas Bangunan : Nilai ditentukan sesuai dengan Penilaian Individual / DBKB.

Penyusutan

c.

Runway, Taxiway, dan Apron pada umumnya untuk tanah tak ada penyusutan, Penyusutan hanya dilakukan untuk bangunan atau lapisan atas saja, 2 % per tahun dan max 40 %.

d.

Bangunan dan Fasilitas: Penyusutan berdasarkan tabel yang telah disusun sesuai dengan SK DJP N0.KEP - 533/ PJ / 2000 Tgl. 20 Desember 2000. Namun, bila untuk tujuan mencari nilai wajar dari bandara tersebut, maka penyusutan dapat diperhitungkan dengan melihat kondisi fisik bangunan, fungsi dan aspek ekonomi bandara tersebut.

Kurangkan RCN bangunan dengan penyusutan untuk mendapatkan nilai bangunan selanjutnya ditambahkan dengan nilai tanah. Sekian. 2. Saya akan membobot nilai tanah tersebut terhadap jaraknya. Hal ini akan memberikan nilai yang lebih akurat. Contoh dalam kasus di atas:

NO 1 2 3 4 5

JARAK (KM) 1 s.d. 20 21 s.d. 40 41 s.d. 60 61 s.d. 80 81 s.d. 100

NILAI ( per m2) LUAS Nilai 200000 400000 80.000.000.000 500000 400000 200.000.000.000 1100000 400000 440.000.000.000 700000 400000 280.000.000.000 1250000 400000 500.000.000.000 Nilai demija 1.500.000.000.000