KLASIFIKASI TES

Klasifikasi tes berdasarkan cara mengerjakan : 1. Tes Tulis (written Test) 2. Tes Lisan (oral test) 3. Tes Perbuatan (Performance test) Tes tulis ada 2 : 1. Tes obyektif 2. Tes subyektif (tes essai/tes uraian) Tes obyektif ada 5 : 1. Tes benar salah 2. Tes menjodohkan 3. Tes pilihan ganda 4. Tes melengkapi 5. Tes jawaban singkat Tes subyektif ada 2 : 1. Tes uraian bebas 2. Tes uraian terikat
Diposkan oleh Alimudin S.Pd.Idi 18:460 komentar

TES TULIS
Tes tulis terdiri dari 2 bentuk 1. Tes objektif adalah tes tulis yang menuntut siswa siswi memilih jawaban yang telah disediakan atau memberikan jawaban singkat terbatas. Bentuk-bentuknye berupa : * Tes benar salah (true false) * Tes pilihan ganda (multiple choice) * Tes menjodohkan (matching) * Tes melengkapi (completion) * Tes jawaba singkat 2. Tes essai adalah tes tulis yang meminta siswa siswi memberikan jawaban berupa uraian. Bentuk-bentuknya berupa -essai bebas -essai terbatas.
Diposkan oleh Alimudin S.Pd.Idi 18:340 komentar KAMIS, 03 JANUARI 2008

SISTEM PENILAIAN HASIL BELAJAR
SISTEM PENILAIAN HASIL BELAJAR Oleh : Alimudin* A. ISTILAH DAN PENGERTIAN 1. Pengukuran (measurement)= Kegiatan sistematik u menentukan angka pada obyek. berhubungan dengan kuantitatif 2. Penilaian (assessment) = Penafsiran hasil pengukuran & pencapaian hasil belajar. 3. Evaluasi = Kegiatan identifikasi program tercapai atau belum, berharga atau tidak, efisien atau tidak. Evaluasi berhubungan dengan keputusan nilai (value judgement) 4. Hasil Penilaian bisa kualitatif (pernyataan naratif dg kata-kata), bisa kuantitatif (berupa angka) Penilaian hasil belajar (PP No. 19 tahun 2005), Standar penilaian ada 3 : 1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik 2. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan 3. Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah Bentuk penilaian hasil belajar oleh pendidik : 1. Ulangan harian

Asumsi tersebut mengindikasikan perlunya program perbaikan atau remedial. 1. Menentukan strategi pembelajaran 6.2. Sesuai dengan pengalaman belajar Aspek yang diujikan : 1. Prinsip mastery learning : * Belajar tuntas (mastery learning) = siswa tak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar dan hasil baik. Mengetahui kemajuan dan kesulitan beajar siswa 2. Menggunakan berbagai ukuran. Krathwohl¶ 56) . Menentukan kebutuhan pembelajaran 3. Proses belajar. Menerapkan system penilaian acuan criteria (criterion-referenced assessment) dan standar pencapaian (performance standard) yang konsisten. baik kognitif. Menggunakan berbagai teknik 2. yaitu seluruh pengalaman belajar siswa 2. Penilaian merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran 2.Prinsif : 1. Furst.Pengetahuan (recalling). 6. Memotivasi siswa belajar lebih giat C. Meningkatkan kualitas pendidikan * Selain indikator kamampuan dasar. kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu koota. Agar sistem penilaian memenuhi prinsip kesahihan dan keandalan.Pendekatan : 1. Ulangan kenaikan kelas B. TUJUAN DAN FUNGSI PENILAIAN : * Seberapa banyak indikator kompetensi dasar suatu mata pelajaran tercapai. Menyeluruh 2. Hanya kecepatan dan waktu yang berbeda. Memberikan umpan balik 3. Mencerminkan masalah dunia nyata 3. rumus) . ACUAN PENILAIAN Acuan pada pengujian berbasis kompetensi adalah acuan kriteria. maka hendaknya memperhatikan : 1. Membantu dan mendorong siswa 4. mencakup semua aspek dari tujuan pembelajaran D. Hill. Melihat dari perspektif taksonomi tujuan pendidikan. juga berfungsi : 1. ketercapaian setiap kompetensi dasar. Menerapkan penilaian otenrtik untuk menjamin pencapaian kompetensi . Kognitif (Menurut Bloom. dengan memperhatiokan input dan proses 3. afektif dan psikomotor sesuai karakteristik mata pelajaran 4. Sebagai criteria digunakan asumsi bahwa hampir semua orang belajar apapun akan mampu. teknik dan criteria sesuai dengan karakteristik dan esensi opengalaman belajar 4. Memotivasi guru mengajar lebih baik 5. Melakukan perbaikan kegiatan pembelajaran 4. Bersipat holistic. Akuntabilitas lembaga 7. PENDEKATAN DAN PRINSIP PENILAIAN . Berorientasi pada indicator ketercapaian 4. Membantu danmenolong guru ngajar lebih baik 5. Berkelanjutan 3. Englehart. ASPEK YANG DIUKUR DALAM PENILAIAN 1. Menilai kebutuhan individual 2. Menerapkan standar kompetensi lulusan (exit outcomes) 5. Ulangan tengah semester 3. menilai perkembangan : kognitif. metode. afektif maupun psikomotor. E. Ulangan akhir semester 4. Hasil belajar. Menekankan hasil (outcomes).

Analisis (Analysis). . Psikomotor Psikomotor merupakan tindakan seseorang yang dilandasi penjiwaan atas dasar teori yang dipahami dalam suatu mata pelajaran. kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf) . Pengayaan. . 2. Melalui hasil kerja (Product) 5. keinginan untuk menerima stimulus.Fungsi Penilaian Kelas : 1.Aplikasi (application). . hasil karya (products).Melakukan tindakan secara alami (naturalization) F.Sintesis (syntesis).Meniru (perception) . penguatan dengan memberi tugas membaca. b. ketuntasan belajar. Sebagai bimbingan 3. SISTEM PENILAIAN 1. . . Ranah psikomotor : .Melakukan dengan baik dan tepat (articulation) . . cheking-up (mencek kelemahan dalam proses pembelajaran) 3. .Tujuan Penilaian Kelas : 1.Evaluasi (Evaluation). memantau kemajuan. respon. keeping-track (proses pembelajaran sesuai dengan rencana) 2.Menerima (receiving) termasuk kesadaran.Menanggapi (responding): reaksi yang diberiokan: ketepatan aksi. mengacu pada patokan. system nilai dll. Melalui Portofolio 2. jenis atau arti suatu puisi). Melalui penugasan (project) 4.Menilai (evaluating):kesadaran menerima norma. penugasan (projects).Menyususn (Manipulating) . remedial. bagi siswa yang belum mencapai batas ketuntasan minimal. Sebagai alat prediksi 5. Sebagai alat diagnosis 4. Sebagai alat seleksi . Berorientasi pada kompetensi. Unjuk kerja (performances) dan tes tulis (paper & pen).Pemahaman (Comprehension). siswa yang telah mencapai ketuntasan minimal.Membentuk watak (characterization): system nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku 3. Sebagai grading 6. PENILAIAN BERBASIS KELAS Penilaian kelas = pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk memberikan keputusan (nilai) hasil belajar siswa berdasarkan tahapan belajarnya. kemampuan menganalisa suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (misalnya : menganalisis bentuk. summing-up (menyimpulkan pencapaian kompetensi peserta didik) Manfaat : informasi. control dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar. . tutor sebaya. informasi kepada orang tua dan komite sekolah. Melalui tes tertulis ()paper & pen) G. Sistem penilaian berkelanjutan Tindak lanjut hasil pengujian : a. Afektif . finding-out(menemukan kelemahan & keslahan dalam pembelajaran) 4..Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai organisasi system nilai . umpan balik. dilakukan dengan berbagai cara. Melalui unjuk kerja (performance) 3.Melakukan dengan prosedur (precision) . perasaan. Alat menetapkan siswa dalam penguasaan kompetensi 2. umpan balik bagi guru. kemampuan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang burukl dan memutuskan untuk mengambil tindakan tertentu. Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya : memformulasikan hasil penelitian di laboratorium) . Dilakukanmelalui kumpulan kerja siswa (portopolio). kepuasan dll.Jenis-jenis penilaian kelas : 1. kemampuan penerapan (misalnya : menggunakan suatu informasi / pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah).

pertanyaan lisan di kelas 3. c. mengerjakan soal namun tidak mempengaruhi nilai hanya diungkapkan dalam keterangan profil hasil belajar. Non tes : . ulangan semester 7.dokumentasi (melihat karya siswa baik individu maupun kelompok) . Sistem pengujian akhir Batas lulus biasanya 75% mengasai materi ujian. pekerjaan siswa yang disusun berdasarkan urutan kategori kegiatan. . tugas kelompok 6. yakni bagi siswa yang telah mencapai ketuntasan maksimum 2. ulangan harian 4. H. Kuis 2. perbuatan. strategi belajar. minat. Teknik yang digunakan : tes dan non tes Tes : lisan.Pengamatan(motivasi.diskusi. uraian non obyektif (uraian bebas). pilihan ganda. serta kegiatan dalam praktek lapangan) . jawaban singkat atau lisan singkat. ulangan harian Bentuk instrument : lisan. kesulitan yang dihadapi. benar salah. tuigas individu 5. Percepatan. tugas. performans dan portofolio. uraian obyektif. JENIS TAGIHAN DAN BENTUK INSTRUMEN Jenis Tagihan : 1.dan portofolio (kumpulan hasil karya. kuis. tertulis. menjodohkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful