Anda di halaman 1dari 9

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Diagram alur (flowchart) penelitian digunakan untuk mempermudah menentukan langkah-langkah perencanaan dalam

melakukan suatu penelitian. Gambar 3.1 menggambarkan proses awal hingga akhir dari penelitian yang dilakukan.

27

Mulai Studi Pendahuluan Studi Pustaka Studi Lapangan

Perumusan Masalah Tujuan Penelitian

Infrastrukt ur Jaringan

IP & MAC Address

Hardware Software

Jadwal KBM

Instalasi Router Konfigurasi DHCP Server jar. kabel maksimal 62 klien Pembagian IP berdasarkan MAC address Setting IP Obtain pada PC klien jalur kabel Cek Pembagian IP Apakah IP klien jalur kabel menggunakan sesuai alokasi IP ? Ya A Tidak

26

28

A Konfigurasi Hotspot Maksimal 14 Klien Setting Broadcast Access Point Filtering Pengaksesan Access Point Berdasarkan MAC Address Cek Jaringan Hotspot

Apakah WLAN dapat diakses klien dengan kec 10-54 MBps?

Tidak

Ya Konfigurasi Routing Cek Koneksi Internet Apakah klien dapat mengakses internet? Ya Konfigurasi Proxy Server Konfigurasi Transparan Proxy Server Cek Proxy Server Tidak

Apakah Proxy dapat menyimpan chache dari internet? Ya B

Tidak

29

Konfigurasi Pembatasan Bandwidth : 1. Ketika KBM masih berlangsung Download 64 kbps dan Upload 32 kbps 2. Ketika KBM sudah selesai Download 96 kbps dan Upload 48 kbps Cek Pembagian Bandwidth

Apakah kecepatan transfer data klien tidak melebihi alokasi bandwidth?

Tidak

Ya Mengintegrasikan Router dan Server Kesimpulan dan Saran Selesai

Gambar 3.1. Flowchart Tahapan Penelitian A. Studi Pendahuluan Studi pendahuluan dilakukan untuk mendapatkan masukan-masukan terhadap masalah-masalah yang akan diteliti. Studi pendahuluan merupakan langkah awal dalam proses penelitian yang meliputi penentuan bidang yang diteliti dan tempat diadakannya penelitian. Penelitian ini dimulai tanggal 1 November 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 di jaringan LAN SMA Muhammadiyah 1 Magelang. Studi pendahuluan meliputi : 1. Studi literatur Studi literatur dilakukan dengan mengkaji buku-buku yang relevan dan mendukung terhadap pelaksanaan penelitian yang dilakukan, ditambah

30

dengan mengunduh materi-materi dari internet tentang penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. 2. Studi Lapangan Studi lapangan dilaksanakan dengan melakukan wawancara langsung kepada narasumber dan terhadap objek yang akan diteliti. Observasi yang baik perlu dilakukan untuk mendapatkan data dengan nilai yang akurat, karena nantinya hasil observasi akan berpengaruh terhadap hasil dari penelitian yang akan dilakukan. Data yang diperlukan yaitu data infrastruktur jaringan, hardware, software, IP address, dan MAC address. B. Perumusan Masalah Perumusan masalah merupakan garis pembatas terhadap pembahasan yang nantinya akan dilakukan untuk dicarikan solusinya. Dalam penelitian ini, perumusan masalahnya yaitu bagaimana cara membangun sistem manajemen jaringan LAN yang telah dihubungkan ke internet menggunakan router dan server. C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan hasil yang hendak dicapai dari penelitian yang dilakukan. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah membangun dan mengintegrasikan router dan server untuk mengontrol jaringan LAN dan mengatasi beberapa masalah yang sering terjadi ketika terhubung dengan internet. D. Pengumpulan Data Pengumpulan data adalah mengumpulkan beberapa elemen data yang dibutuhkan dalam pelaksanaan penelitian, dimana data-data tersebut bersifat obyektif. Data tersebut berupa data hardware yang digunakan, software yang sudah dipakai, dan pengaturan konektifitas dengan jaringan yang telah terhubung dengan internet. Semua perangkat-perangkat tersebut nantinya akan saling berinteraksi satu sama lain dan mempunyai peranan masing-masing

31

dalam membangun sebuah jaringan komputer. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu : 1. Infrastruktur Jaringan Infrastruktur jaringan merupakan gambaran instalasi jaringan komputer di SMA Muhammadiyah 1 Magelang yang nantinya akan diintegrasikan dengan router. Infrastruktur jaringan tersebut menggunakan topologi star dengan menggunakan media penyebaran berupa kabel UTP dan gelombang radio. 2. IP address dan MAC address IP address yang digunakan adalah IP kelas C dengan jumlah maksimal klien 254 IP, 254 IP tersebut dibagikan dalam jaringan kabel dan hotspot. Pendataan MAC address akan digunakan untuk membagikan IP address bagi jaringan kabel dan hotspot yang dialokasikan oleh DHCP server. 3. Hardware & Software Data perangkat keras dan lunak yang akan digunakan untuk membangun PC Router adalah : a. Hardware PC router jaringan komputer SMA Muhammadiyah 1 menggunakan spesifikasi perangkat keras sebagai berikut : Tabel 3.1. Spesifikasi PC Router Jaringan LAN Perangkat Processor Memory Hardisk VGA LAN Card CD-Room b. Software Spesifikasi Intel Pentium IV 3,00 GHz 256 MB 30 GB Onboard 8 MB 1 buah LAN card onboard 2 buah LAN card external DVD-RW

Sumber Admin Lab Komputer SMA Muhi

Software yang digunakan untuk membangun PC router adalah MikroTik OS versi 2.9.7. MikroTik versi ini sudah disediakan secara full version tanpa harus membeli lisensinya.

32

4.

Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Kegiatan belajar mengajar berlangsung selama 6 hari dalam satu minggu, pulang awal diberikan kepada siswa setiap hari selasa dan jumat. Penggunaan laboratorium komputer ketika jam KBM tidak hanya digunakan untuk kegiatan praktik pelajaran TIK saja tapi juga digunakan untuk mengakses internet ketika jam istirahat oleh siswa, mengisi jam-jam pelajaran kosong, dan pencarian informasi oleh guru-guru. Pembagian bandwidth akan dibagi berdasarkan jam kegiatan belajar mengajar masih berlangsung, karena pada jam-jam tersebut penggunaan akses internet akan berada di traffic yang tinggi. E. Instalasi Router Data-data yang telah diperoleh akan diolah kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Pengolahan data ini menjelaskan tentang gambaran instalasi MikroTik sebagai DHCP server, gateway server, transparent proxy server, limit bandwidth, dan pengelolaan untuk jaringan hotspot. 1. Instalasi MikroTik Melakukan proses instalasi awal pada PC router menggunakan sistem operasi MikroTik Router OS versi 2.9.7. 2. Konfigurasi DHCP Server Jaringan Kabel Jaringan LAN yang ada akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu jalur kabel dan jalur wireless. Untuk jaringan kabel alokasi IP address akan dibatasi menjadi 62 klien, karena alokasi IP address yang sebelumnya diterapkan kurang efektif sehingga banyak IP yang tidak digunakan. IP jaringan kabel akan dibagikan berdasarkan alamat MAC address agar ketika proses binding (mengikat IP) klien tidak memakan waktu yang lama, alamat IP tersebut bersifat statis dan akan tetap dari waktu ke waktu. 3. Konfigurasi DHCP Server Jaringan Wireless Jaringan wireless yang ada masih menjadi satu kelas dengan jaringan kabel sehingga data-data yang di share dalam jaringan kabel dapat diakses

33

oleh orang luar pengguna hostpot. Oleh karena itu jaringan wireless akan dipisah dari jaringan kabel dengan cara memberikan kelas yang berbeda dan jalur tersendiri yang berasal dari router. Penggunaan area hotspot akan dibatasi menjadi 14 klien agar kecepatan lalu lintas data dapat meningkat. Kemudian untuk keamanan, area hotspot akan dibangun sistem yang mengharuskan seorang klien untuk melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum terhubung ke jaringan. Proses registrasi adalah dengan mendaftarkan MAC address perangkat keras kepada admin jaringan yang kemudian oleh admin akan diberi user name dan password untuk login. 4. Konfigurasi Routing Pengaturan router agar dapat menghubungkan klien jaringan kabel dan jaringan wireless ke internet merupakan tahap yang akan dilakukan dalam konfigurasi routing. Konfigurasi ini meliputi pemberian alamat IP address, alamat gateway, IP primary-dns, dan IP secondary-dns yang dimasukkan ke LAN card yang menuju modem. Sedangkan LAN card yang masuk ke switch yang dikonfigurasi adalah pengaktifan NAT agar host dapat berkomunikasi dengan jaringan luar menggunakan IP address public. 5. Konfigurasi Proxy Server Konfigurasi untuk mengaktifkan proxy server pada MikroTik adalah dengan mengubah parameter default web-proxy bawaannya yang bernilai no menjadi bernilai yes. Untuk membuat klien agar otomatis menggunakan proxy maka pada atribut transparent-proxy akan dirubah menjadi yes, port yang akan digunakan untuk memaksa koneksi klien ke proxy (redirecting) adalah port 80. 6. Konfigurasi Limit Bandwidth Pembagian alokasi bandwidth akan dibagi berdasarkan jam kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Total bandwidth yang diterima dari ISP adalah sebesar 1024 kbps untuk donwload dan 256 kbps untuk upload, bandwidth tersebut akan dibagikan ke jaringan kabel dan jaringan wireless dengan perincian kecepatan download 64 kbps dan upload 32 kbps ketika KBM berlangsung, sedang ketika KBM sudah berakhir maka kecepatan

34

download berada di angka 96 kbps dan upload 48 kbps. Perubahan penjadwalan proses untuk membagi bandwidth akan dilakukan secara otomatis selama enam hari mulai hari senin sampai sabtu, sedang setiap harinya limit bandwidth akan bekerja selama 9 jam mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 04.00 sore. F. Pengujian Jaringan Pengujian jaringan dilakukan dengan melakukan tes koneksi dari klien ke MikroTik dan klien ke internet. Mulai dari mendapatkan IP DHCP yang sudah disediakan, login jaringan hotspot berdasar MAC address dan user, koneksinya ke internet, layanan proxy server yang dapat menangani permintaan klien, sampai yang terakhir adalah klien mendapatkan maksimal bandwidth sesuai dengan batas yang ditentukan. G. Mengintegrasikan Router dan Server Mengintegrasikan router dan server merupakan tahap implementasi dimana perancangan siap dioperasikan, sehingga akan diketahui apakah sistem perancangan PC router yang dibuat benar-benar dapat menghasilkan jaringan yang lebih baik daripada yang sebelumnya. H. Kesimpulan dan Saran Dengan melihat hasil penelitan yang dilakukan maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan dan saran yang dapat diberikan kepada kepala laboratorium komputer SMA Muhammadiyah 1 Magelang sehingga jaringan komputer yang ada menjadi lebih baik dan aman guna mempersiapkan pengembangan jaringan komputer di SMA Muhammadiyah.