Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN TUTORIAL VIII MODUL THT TRIGGER 1 : SAKIT MENELAN

FASILITATOR: dr. Desywar Sp.PK Tutorial Ketua Sekretaris Anggota : VIII : Devi Marthy K : Mutia Widianti : Ririn Ramajuati Denny Saputra Yuliana Saputri Desy Permata K Kiki Mainanda P Refis Monalisa Heru Fernando Bintang MP Syafrudin (0810070100071) (0810070100076) (0810070100072) (0810070100073) (0810070100074) (0810070100077) (0810070100075) (0810070100078) (0810070100079) (0810070100080)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH 2010

TRIGGER 1 SAKIT MENELAN Budi , 12 tahun , siswa SD kelas 6 , dibawa ibunya ke dokter keluarga dengan keluhan sakit menelan sejak 7 hari yang lalu. Budi juga mengeluh demam dan batuk-batuk. Sebelumnya Budi sudah sering mengeluhkan keluhan ini. Ibu pasien mengatakan anaknya tidur sering mengorok. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pasien tampak sakit , temperature 38o C. Pada pemeriksaan dinding posterior faring didapatkan hiperemis , granuler dan oedem. Tonsil palatine didapatkan T3-T3 , hiperemis , oedem , muara kripti melebar dan terisi eksudat , detritus , permukaan tidak rata , perlengketan dengan pilar anterior/posterior. Kemudian dokter memberikan terapi berupa antibiotic , antipyretic , analgetik , roborantia dan obat kumur. Dokter keluarga menganjurkan setelah habis obat untuk datang lagi dan kalau kondisi sudah membaik , dianjurkan konsul ke dokter spesialis THT.

STEP I

CLARIFY UNFAMILIAR TERMS 1. Tonsil Palatine 2. T3 garis median. 3. Detritus 4. Roborantia : tonsil berwarna putih seperti beras. : : organ limfoid pada faring. : stadium dimana tonsil palatine keluar dari pilar posterior melewati

STEP II DEFINE THE PROBLEMS 1. Mengapa pasien mengeluh sakit saat menelan ? 2. Mengapa pasien saat tidur sering mengorok ? 3. Mengapa muara kripti melebar ? 4. Apa penyebab dari penyakit pasien dalam trigger ? 5. Apa gejala klinis dari penyakit pasien dalam trigger ? 6. Apa diagnose penyakit pasien tersebut ? 7. Apa penatalaksanaan penyakit pasien tersebut ?

STEP III BRAINSTORMING POSSIBLE HYPOTHESIS OR EXPLANATION

1. Karena tonsil palatine mengalami pembengkakan. 2. Karena tonsil palatine membesar sehingga terjadi gangguan keluar masuknya udara. 3. 4. Streptococcus hemolitikus group A , S. pneumonia , H influenza. 5. Gejala : sakit menelan , batuk-batuk , demam , tidur sering mengorok. 6. Penatalaksanaan : antibiotic , analgetik , antipiretik , roborantia , obat kumur. 7. Diagnose : tonsillitis kronis.

STEP IV ARRANGE EXPLANATION INTO A TENTATIVE SOLUTION

Anak , 12 thn

Keluhan Sakit menelan Batuk Demam Tidur mengorok

pemeriksaan

Temperature : 38 oC

Dinding post faring : Hiperemis Granuler oedem

Tonsil palatine : T3-T3 Hiperemis Oedem Muara kripti melebar Terisi eksudat Detritus Permukaan tidak rata Pilar ant/post : lengket

diagnosa

penatalaksanaan

komplikasi

prognosa

STEP V LEARNING OBJECTIVE Mahasiswa/i mampu memahami & menjelaskan tentang :

1. Anatomi dan fisiologi faring. 2. Tonsillitis kronik Definisi dan klasifikasi Etiologi patofisiologi Gejala klinis Diagnose (anamnesa,pemeriksaan fisik,pemeriksaan penunjang) Differensial diagnose Penatalaksanaan Komplikasi\ prognosa STEP VI GATHER INFORMATION AND PRIVATE STUDY

Mencari bahan dari berbagai sumber. Seperti: Kuliah pakar Buku sumber Internet

STEP VII SHARE THE RESULT INFORMATION INTO TENTATIVE SOLUTION