Anda di halaman 1dari 3

GAMBARAN UMUM PUSKESMAS BABELAN I TAHUN 2010

Puskesmas Babelan I merupakan puskesmas yang dibangun diatas tanah milik negara pada tahun 1937 dengan luas tanah 1.419,49 m 2 dan luas bangunan 570 m 2 . Pada tahun 2005, Puskesmas Babelan I menjadi puskesmas dengan rawat inap, memiliki ruang perawatan dengan luas 72 m 2 dan saat ini memiliki 9 (sembilan) tempat tidur. Puskesmas Babelan I telah mengalami perbaikan terakhir dalam kondisi fisik bangunan yaitu pada tahun 2007 dan sekarang berada dalam kondisi baik.

A. Situasi Geografis

1. Luas Wilayah dan Batas-batas

Wilayah kerja Puskesmas Babelan I merupakan daerah dataran rendah dengan luas wilayah kerja Puskesmas Babelan I yaitu 22,36 km 2 . Desa/ kelurahan paling luas yaitu Kelurahan Bahagia (6,18 km 2 ) dan desa/kelurahan dengan luas terkecil yaitu Kelurahan Kebalen (4,17 km 2 ). Sedangkan dua desa lainnya yaitu Babelan Kota dan Kedung Pengawas memiliki luas masing-masing yaitu 6,04 km 2 dan 5,973 km 2 . Batas-batas wilayah kerja Puskesmas Babelan I adalah sebagai berikut :

Sebelah Utara : Desa Pondok Dua Kecamatan Tarumajaya

Sebelah Selatan : Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara Sebelah Barat : Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan Sebelah Timur : Desa Sri Amur Kecamatan Tambun Utara

2.

Wilayah Administrasi

Secara administratif Puskesmas Babelan I termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Babelan terdiri dari 2 desa dan 2 kelurahan, yaitu :

a. Desa Babelan Kota

b. Kelurahan Kebalen

c. Desa Kedung Pengawas

d. Kelurahan Bahagia

Jarak terjauh ke puskesmas yaitu 15 km dengan waktu tempuh 30 menit menggunakan motor. Sedangkan jarak terdekat yaitu 100 m dengan waktu tempuh 10 menit berjalan kaki. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa akses pelayanan kesehatan ke puskesmas relatif terjangkau.

B. Situasi Demografis Penduduk sebagai sumber daya manusia merupakan potensi daerah yang paling penting. Tentu saja hal ini perlu didukung dengan kualitas yang memadai. Secara kuantitatif, jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Babelan I pada tahun 2010 adalah 173.177 jiwa dengan laki-laki berjumlah 87.729 jiwa dan perempuan berjumlah 85.448 jiwa, dengan kepadatan rata-rata 7.745 jiwa per km 2 . Desa / kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu Kelurahan Bahagia (80.097 jiwa) dengan kepadatan penduduk 12.961 jiwa / km 2 . Sedangkan desa / kelurahan dengan jumlah penduduk paling sedikit yaitu Desa Kedung Pengawas (12.640 jiwa) dengan kepadatan peduduk 2.117 jiwa / km 2 .

C. Sosial Ekonomi

1. Tingkat Pendidikan

Pendidikan merupakan elemen penting pembangunan dan perkembangan sosial ekonomi masyarakat. Pendidikan juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu, masyarakat, dan bangsa. Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, semakin baik kualitas sumber dayanya.

Sebagian besar penduduk yang berusia 10 tahun ke atas (96,5% laki-laki dan 94,6% wanita) di wilayah kerja Puskesmas Babelan I telah melek huruf. Hal ini diperlihatkan dengan sebagian besar penduduk yang merupakan tamatan SMA dengan proporsi laki-laki rendah (34,9%) daripada perempuan (35,4%). Hanya sebagian kecil penduduk yang mengenyam pendidikan sebagai tamatan perguruan tinggi, yaitu sebesar 2,6% baik pada laki-laki maupun perempuan. Sedangkan proporsi jumlah penduduk yang tidak/belum pernah sekolah, yaitu sebesar 3,5% pada laki-laki dan 5,4% pada perempuan.

2. Tingkat Pekerjaan

Sebagian besar geografis wilayah kerja Puskesmas Babelan I merupakan dataran rendah. Kebanyakan masyarakatnya bekerja sebagai buruh tani atau petani penggarap padi dan kebun sayur. Selain itu banyak juga dari mereka yang bekerja sebagai buruh dan pedagang.