P. 1
Air Dan Kesehatan

Air Dan Kesehatan

|Views: 106|Likes:
Dipublikasikan oleh Jonathan Savero

More info:

Published by: Jonathan Savero on Jul 18, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2012

pdf

text

original

KUALITAS AIR MINUM/ AIR BERSIH

SEKSI PENYEHATAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN KERJA

SUBDIN KESMAS DINAS KESEHATAN PROPINSI DKI JAKARTA

Definisi 
Air Minum: adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum (Kepmenkes 907/2002): Meliputi: a. Air yang distribusikan ke RT dengan perpipaan b. Air yang distribusikan ke RT dengan tanki air c. Air Kemasan d. Air yang digunakan untu roduksi makanan/mnuman yg disajikan kepada nasyarakat  Air Bersih: adalah air yang digunakan untuk keperluan sehariseharihari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak (Permenkes 416/1990)
Meliputi:

a. Air perpipaan tanpa proses pengolahan b. Air Nonperpipaan

³You can survive longer without food than without water««. but some must be lost every day. In Comparison: Death from starvation can take as long as 50 or more days in an adult . Why ? The body can conserve water. severe dehidration and death can result from lack of water intake. Thus after only a few days.

Air dari Makanan .urine -feces TOTAL :550 .2800 ml : 450 .1500 ml : 700 -1000 ml : 200 .Minum .2800 ml .pernafasan .300 ml : 1450 .900 ml : 350 ml : 500 .1400 ml : 150 ml : 1450 .produksi metabolisme TOTAL Water output: output: .penguapan dari kulit/keringat .Berapa banyak kebutuhan air tubuh ? Dewasa butuh 1 .5 ml air/Kcal dikeluarkan WATER BALANCE Water Intake: Intake: .1.

b. c. d. Air Minum Liter/orang/hari Memasak makanan Liter/orang/hari Keperluan sanitasi Liter/orang/hari Higiene perorangan/mandi 5 10 20 15 Liter/orang/hari Jumlah kebutuhan dasar air minum/air bersih disarankan minimal sebanyak 50 Liter/orang/hari .KEBUTUHAN DASAR AIR MINUM (Konfrensi Air PBB di Mar del Plata Argentina 1977) a.

PERSYARATAN KUALITAS AIR MINUM/AIR BERSIH     persyaratan bakteriologis persyaratan kimiawi persyaratan radio aktif persyaratan fisik .

Coli atau Fecal Coli : adalah 0 dari 100 ml sampel  Total Coliforms : adalah 0 dari 100 ml sampel Air yang akan masuk pada sistem distribusi: distribusi:  E. PERSYARATAN BAKTERIOLOGIS KEPMENKES 907/2002: 907/2002: Air Minum :  E. Coli atau Fecal Coli: adalah 0 per 100 ml sampel Coli:  Total Coliforms : adalah 0 per 100 ml sampel  ( Bila jumlah sampel yg diperiksa pertahun memenuhi standar. maka minimal 95%dari jumlah sampel tersebut hasilnya harus 0 per 100 ml sampel) .I. Coli ata Fecal Coli: adalah 0 per 100 ml sampel Coli:  Total Coliforms : adalah 0 per 100 ml sampel Air pada jaringan distribusi:  E.

PERMENKES 416/1990 (Persyaratan bakteriologis) Air Bersih  Total Coliforms: Air perpipaan : maksimum 10 per 100 ml sampel Air non perpipaan: maksimum 50 per 100 ml sampel perpipaan: Air Kolam Renang  Total Coliforms : maksimum 0 per 100 ml sampel  Jumalh koloni kuman maksimum 200 per 1 ml sampel Air Pemandian Umum  Total Coliforms : maksimum 200 per 100 ml sampel .

18% (2002) .55% (2002) Air Bersih: Sampel bakteriologis yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 54.Bagaimana Kondisi Kualitas bakteriologis Air minum/Air bersih di Indonesia ? Berdasarkan Laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten /Kota (Indikator Kinerja Propenas) tahun 2001 (laporan dari 109 Kabupaten/Kota) : Air Minum : Sampel bakteriologis yang memenuhi syarat sebesar 72.

Disinfektan dan hasil sampingannya (4 parameter) Notes: PERMKES 416/1990. Bahan Kimia Organik (24 parameter) c. PERSYARATAN KIMIAWI 1. terdapat 41 parameter KEPMENKES 907/2002. Bahan Kimia anorganik (13 parameter) b. Disinfektan dan hasil sampingannya (17 parameter) 2. Bahan Kimia yang berpengaruh langsung pada kesehatan: kesehatan: a. Pestisida (33 parameter) d. terdapat 116 parameter .II. Bahan Kimia yang menimbulkan keluhan konsumen : a. Bahan Kimia organik (9 parameter) c. Bahan Kimia Anorganik (16 parameter) b.

1 Bq/liter 1. PERSYARATAN RADIOAKTIVITAS Parameter nya: nya: 1. Warna.III. IV. 4. 2. 3. Gama beta activity: maximum diperbolehkan adalah 1 Bq/liter Gama alfa activity: maximum diperbolehkan adalah 0. PERSYARATAN FISIK Parameternya: 1. maximum diperbolehkan 15 TCU Rasa dan Bau: harus tidak berasa dan tidak berbau Temperatur: Suhu udara + 3 0 C Kekeruhan: maximum 5 NTU .

PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM EKSTERNAL: EKSTERNAL: Dilaksanakan oleh : Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota 2.PENGAWASAN/MONITORING KUALITAS AIR MINUM/AIR BERSIH 1. PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM INTERNAL: INTERNAL: Dilaksanakan oleh : Pengelola Penyedia Air Minum (PDAM dan Perusahaan Air Kemasan/Isi ulang) .

6. Pengamatan lapangan /Inspeksi Sanitasi Pengambilan sampel Pemeriksaan kualitas air sampel di lapangan dan di Laboratoriium Analisa hasil pemeriksaankualitas air di lapangan. 7. 2.Kegiatan Pengawasan Kualitas Air Minum/ /Air Bersih 1. 5. 3. Laboratorium dan pengamatan lapangan/IS Memberikan rekomendasi Tindak lanjut upaya perbaikan Penyuluhan kepada masyarakat . 4.

000 Jiwa > 100.Jumlah dan frekuensi sampling Asfek persyaratan bakteriologis: Jumlah dan frekuehsi pengambilan sampel disesuaikan dengan kebutuhan dengan ketentuan sbb: 1) UntukAir Minum Perpipaan: Jumlah Penduduk Jumlah minimal Yang dilayani sampel perbulan < 5000 Jiwa 5000 s/d 100.000 jiwa. ditambah 10 sampel tambahan .000 Jiwa 1 sampel 1 Sampel per 5000 Jiwa 1 sampel per 10.

minimal 2 sampel per bulan   . minimal 1 sampel per bulan Air dalam kemasan/botol.2) Air Minum Kemasan dan atau Air Minum Isi Ulang Jumlah dan frekuensi sampel air minum yang diperiksa minmal sbb :  Air baku diperiksa minimal 1 sampel per tiga bulan Air yang siap dimasukkan kedalam kemasan/botol isi ulang .

dan Pemeriksaan kimiawi terbatas (paket C) sebanyak 101 kabupaten/Kota.Sarana Laboratorium pemeriksaan kualitas air minum/air bersih Pemeriksaan kualitas air : dapat dilakukan dilapangan dan di laboratorium:  Pemeriksaan dilapangan : dilakukan dengan Water Test Kit (WTK) yang tersedia di beberapa Puskesmas tertentu/terpencil  Di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sebagian besar (321 Kab/Kota) tersedia Laboratorium pemeriksaan air secara bakteriologis (Paket A). .

3. Water borne diseases: diseases: Penyakit yang langsung ditularkan melalui air minum. DHF. Water Based Diseases: Diseases: Penyakit yang disebabkan oleh bibit penyakit yg sebagian siklus hidupnya hidup di air. dll. misalnya Malaria. typhus. Diare. misalnya Scabies. misalnya Schistosiamiasis Water Related Diseases: Diseases: Penyakit yg ditularkan oleh vektor yang perindukannya berada di air.dll Water Washed Diseases : Penyakit yang berkatan dengan kekurangan air. dll.DAMPAK KESEHATAN Secara Umum: Umum: Penyakit yang berkaitan dengan air ada 4 golongan : 1. Disenteri. Lepra. misalnya Kolera.Trachoma. Filariasis. . 2. 4. shg kekurangan untuk kebutuhan hygiene perorangan.

. Parameter Kimiawi: Kimiawi: a. menimbulkan gejala muntaber diseratai darah. perdarahan pada ginjal. ikterus.Pengaruh Kesehatan akibat penyimpangan terhadap standard kualitas air minum/air bersih 1. sedangkan Hg-anorganik. terutama merusak susunan syaraf (methylpusat (tremor. 2. bau. ataxia. Kimia Anorganik: Anorganik: 1) Air Raksa (Hg): Hg organik (methyl-mercury. bila terjadi penyimpangan. Secara kronis menimbulkan anoreksia. dan kekeruhan. Parameter fisik: Warna. suhu. rasa. kanker kulit. Arsenic (As): (As): Keracunan akut. dll). Hgmengakibatkan kerusakan ginjal 2). menunjkkan bahwa air tersebut sudah terkontaminasi ole bahan lain yang mungkin berbahaya bagi kesehatan manusia.

8) Chromium valensi 6: 6: Kemungkinan mengakibatkan kanker kulit an alat pernafasan . 5) Fuorida (F): Bila berlebihan dapat menyebabkan fluorosis pada gigi. diare dan gangguan pada sistem syaraf pusat.3) Barium (Ba): Mengganggu saluran pencernaan. bau besi pada minuman. kerak besi pada pipa air minum. menimbulkan rasa mual. dan fluorosis pada tulang 6) Kesadahan (CaCO3): Menyebabkan sabun pembersih tidak efektif (tak berbuih) 7) Cadmium (Cd): Keracunan akut menyebabkan mennyebabkan gejala gasto intestinal. secara kronis menyebabkan kerusakan ginjal. 4) Besi (Fe): Menimbulkan warna kuning/coklat pada pakaian.

bersifat carcinogenic. volume 1. gangguan mental. sakit kepala.9) Mangan (Mn): Menyebebkan rasa pahit pada minumandan meninggalkan noda coklat pada pakaian. NO2) Keracunan akut menyebabkan diare dengan darahh. Merupakan racun sistemik. iritasi cerebral. shock. 12) Parameter lainnya««. gangguan syaraf. WHO 1993 . Second Edition. Guideline for drinking water Quality. 10) Nitrat. Dapat dibaca pada buku lainnya««. Nitrit (NO3. keracunan kronis menyebabkan depresi. haemethomoglobinea pada bayi (blue baby) 11) Selenium (Se) Menimbulkan gejala munta dan diare.

volume 1 tahun 1993 3. warna atau bau tidak normal 3) Chlordane. mata rantai makanan).b. Pwerubahan genetik dapat menimbulkan penyakit. perubahan komposisi genetik. DDT. seperti kanker dan mutasi. Heptachlor dan Heptachlor epixide.dll. Terjadi biokumulasi pada organisme air (sebagai epixide. Kimia Organik: Organik: 1) Aldrine dan Dieldrine Terjadi biokumulasi pada organisme air yang dimakan manusia dan bersifat carcinogenic 2) Benzen: Benzen: Menimbulkan asa. Parameter Radioaktif: Menimbulkan kerusakan pada sel yang terpapar. kerusakan dapat berupa kematian. . dan bersifat carcinogenic Selengkapnya dapat dibaca dari WHO Guideline for drinking water quality.

Coli atau Fecal Coli merupakan indikator bahwa air minum tersebut telah tercemar oleh tinja manusia. menunjukkan bahwa air minum tersebut tercemar yang juga dapat menimbulkan penyakitpenyakit-penyakit pencernaan. . Coli atau Fecal Coli: Air yang mengandung E. Kondisi ini sangat potensial untuk menularkan penyakit Water Borne Diseases 2) Total Coliforms: Keberadaan bakteri Coliforms ini.4. Parameter Mikrobiologis: Mikrobiologis: 1) E.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->