Anda di halaman 1dari 11

MK NEGERI 3 KUNINGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) F-IK-KUR-03-02 Jalan Raya Cirendang-Cigugur Kuningan RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP

) Mata Pelajaran : Kompetensi kejuruan Mekanik Otomotif Kelas/Semester : XII / 7 Pertemuan Ke : 1 sd 5 Alokasi Waktu : 36 jam Standar Kompetensi : Sistem Transmisi Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi transmisi manual dan komponen komponennya Indikator : 1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar di-akses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis transmisi manual I. Tujuan Pembelajaran : Setelah mempelajarari pemelajaran ini diharapkan siswa dapat : 1. Memahami prinsip kerja transmisi manual melalui penggalian infomasi pada buku manual. 2. Memahami konstruksi transmisi manual dan komponen -komponennya. 3. Memahami pelumasan pada sistem transmisi manual. 4. Memahami kerusakan yang terjadi pada transmisi man ual II. Materi Ajar : Pengertian Transmisi berfungsi untuk menjamin ketersediaan momen puntir yang dibutuhkan oleh kendaraan pada saat dijalankan. Dimana kerja transmisi akan menyesuaikan dengan kondisi jalan. Jika kendaraan tidak memiliki transmisi maka kopling akan cepat rusak dan aus karena kerja mesin akan bergantung pada kopling saja. Juga pada saat mundur tidak akan bisa karena mesin hanya bekerja pada satu arah putaran saja. Prinsip Kerja Transmisi Transmisi manual dan komponen-komponennya yang akan dibahas dalam modul ini adalah yang dipergunakan pada kendaraan bermotor. Transmisi manual dan komponenkomponennya merupakan bagian dari sistem pemindah tenaga dari sebuah kendaraan, yaitu sistem yang berfungsi mengatur tingkat kecepatan dalam proses pemi dahan tenaga dari sumber tenaga n (mesin) ke roda kendaraan (pemakai/penggunaan tenaga). Jenis transmisi Transmisi yang digunakan pada kendaraan pada umumnya terbagi atas : Rangkaian pemindahan tenaga berawal dari sumber tenaga (Engine) ke sistem pemindahtenaga, yaitu masuk ke unit kopling (Clutch) diteruskan ketransmisi (Gear Box) ke propeller shaft dan keroda melalui defrensial (Final Drive). Gambar Konsep pemindahan tenaga melalui roda gigi Gambar (a) menggambarkan lengan pengungkit sederhana. Pada kodi i seimbang persamaannya s M x l = m x 4l artinya massa m yang hanya M dapat mengangkat M. Hal ini menunjukan bahwa dengan gaya yang kecil dapat mengangka massa yang beratnya 4 kali lipat, karena digunakannya sistem lengan pengungkit. Gambar (b), menunjukkan bagaimana dua piringan dipergunakan sebagai lengan pengungkit. Pada contoh tersebut massa yang digantungkan pada poros C akan mengangkat beban yang ada pada poros D. Rangkaian ini mungkin dapat dipergunakan untuk memahami konsep kerja

transmisi, mesin dihubungkan ke poros C, dan yang ke roda dihubungkan ke D. Apabila diameter piringan B dibuat tiga kali piringan A, maka momen yang dihasilkan tiga kali lipat. Namun bila perbandingan giginya (gear ratio) 2 : 1, maka roda gigi A berputar dua kali, sedangkanroda gigi B berputar 1 kali. Momen pada roda gigi A dari roda gigi B, atau gaya angkatnya akan setengah dari beban yang diangkat. Konsep kerja transmisi Seperti telah dikemukakan di atas, transmisi pada kendaraan terdiri dari berbagai bentuk roda gigi, ada yang sistem tetap ada yang digeser (slidingmesh). Berikut ini akan dicoba dijelaskan konsep kerja masing-masing. 1. Transmisi dengan roda gigi geser (Slidingmesh) Transmisi ini menggunakan roda gigi jenis spur gear dan dibuat dengan tiga poros yang ter isah, p yaitu : a. Poros primer yaitu poros yang menerima gerak pertama dari kopling b. Poros perantara yaitu tempat gigi konter ditempatkan c. Poros utama yaitu poros keluar dari transmisi ke komponen system pemindahtenaga lainnya 2. Transmisi dengan roda gigi tetap Transmisi dengan roda gigi tetap pada prinsipnya sama dengan transmisi roda gigi geser tetapi perbedaannya adalah pemindahan gigi dengan menggunakan mekanisme garpu selector. Bagian bawah garpu selector berhubungan dengan roda gigi sedangkan bag ian atasnya berhubungan dengan handel transmisi yang digerakkan dari ruang kemudi. Setiap transmisi harus dilengkapi dengan peralatan untuk menempatkan selector untuk menghindari roda gigi bergerak sendiri dan untuk mencegah dua gigi terhubung secara bersa maan peralatan ini dinamakan pengunci. 3. Transmisi syncromesh Konsep transmisi ini hampir sama dengan konsep di atas tetapi transmisi ini tidak menggunakan system sliding gear kecuali untuk mundur (reserve). Kondisi ini memungkinkan transmisi menggunakan gigi selain spur baik itu helical maupun dobel helical sehingga selain kontak gigi lebih kuat karena lebih luar juga suara lebih halus. Kontruksi Transmisi Transmisi terdiri atas clutch housing, transmission case extension housing, gear shifter upper case, case-case gear-gear dari gear shifter lower case dan shaft, dll. Berikut dijelaskan beberapa fungsi dari bagian-bagian transmisi : 1. Main shaft Pada ujung depan main shaft ditahan oleh sebuah pilot bearing drive pinion dan bagian belakangnya ditahan oleh transmission case dan dan bearing-bearing pada bagian dalam extention housing. Pada main shaft terpasang 5 th (OD), 2 nd, 3 rd, 1 st dan reverse gear. Gear -gear pada counter shaft dan reverse gear saling berhubungan (sama -sama berputar) tetapi tidak bekerja. Di antara gear-gear tersebut dipasang syncronizer (reverse gear memakai constant mesh) 2. Counter shaft Counter shaft terbentuk dari sekelompok body gear yang terdiri dari constant mesh gear 5 th gear, 3rd gear, reverse gear dan 1st gear yang kedua uju shaftnya ditahan oleh bearing. ng 3. Reverse gear Pada bagian dalamnya terdapat bushing yang berfungsi untuk menahan reverse shaft. 4. Gear shaft lower case Pada gear shaft lower case ini dipasang 3 buah shift rail dan shift fork. Gerakan dari charge lever menggerakkan shift fork sehingga gear yang satu dan gear yang lain akan berhubungan. Pada shift rail yang dipasang steel ball untuk mengunci dan mencegah terjadi pemasukan gear secara bersamaan. Di antara shift rail dipasang interlock plunger. 5. Extention housing Pada extention housing terdapat pertemuan gigi worm speedometer. Pada main shaft dipasang sebuah speedometer gear dan pada bagian belakang housing terdapat hand brake assembly. Synchromesh Kontruksi synchromesh secara umum terdiri atas : 1. Syncronizer hub

2. Shifting key 3. Shifting key spring 4. Synchronizer ring 5. Synchronizer sleeve 6. Drive pinion 7. 5th (OD) gear Pemindah Gigi Pemindah gigi adalah pergeseran gigi dalam transmisi dengan bantuan tuas pemindah gigi (gear shift lever) untuk merubah hubungan gigi. Secara umum pemindah gigi ini terbagi atas dua macam yaitu : 1. Column shift Model ini terdiri atas tiga komponen yaitu shift lever (tangkai pemindah), control shaft, dan link. 2. Floor shift Model ini terdiri atas tiga komponen yaitu tangkai pemindah (shift lever), select lever shaft dan shift fork shaft III. Metode Pengajaran : 1. Ceramah 2. Tanya jawab Observasi / pengamatan 3. Praktikum 4. Penugasan IV. Langkah-langkah Pembelajaran : 1. Pertemuan ke 1 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Apresepsi pengertian transmisi 3. Menyiapkan contoh transmisi manual 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai transmisi manual, jenis dan perbedaannya 2. Penjelasan mengenai prinsip dan konsep kerja transmisi manual 3. Mengamati contoh transmisi manual 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan contoh transmisi 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 2. Pertemuan ke 2 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti

1. Penjelasan mengenai prinsip dan konsep kerja transmisi manual 2. Penjelasan mengenai kontruksi transmisi manual 3. Pengamatan kontruksi transmisi manual 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan contoh transmisi 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 3. Pertemuan ke 3 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai prinsip transmisi manual tipe sliding mesh 2. Penjelasan mengenai prinsip transmisi manual tipe constant mesh 3. Diskusi dan tanya jawab 4. Membuat kesimpulan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 4. Pertemuan ke 4 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai prinsip dan konsep kerja transmisi manual tipe synchromesh 2. Penjelasan mengenai kontruksi transmisi manual tipe synchromesh 3. Pengamatan kontruksi transmisi manual tipe synchromesh 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25

A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 5. Pertemuan ke 5 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai kontruksi transmisi manual tipe synchromesh 2. Praktek kontruksi transmisi manual tipe synchromesh 3. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan 4. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 3. Umpan balik dan tugas 4. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 V. Alat dan Sumber Belajar A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Alat tangan standar 3. Alat tangan khusus 4. Laptop 5. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. VI. Penilaian/Alat Evaluasi : 1. Penilaian proses dari hasil perkembangan pemahaman dan pekerjaan siswa 2. Penilaian afektif/sikap/non-instruksional 3. Test formatif tertulis bentuk pilihan ganda dan/atau essay No. Soal Uraian Soal Kunci Jawaban 1 2 3 4. Jelaskan fungsi transmisi pada kendaraan dan apa akibatnya jika kendaraan tidak memiliki transmisi ? Bagaimana konsep dasar cara kerja transmisi manual ? Mengapa transmisi menggunakan roda gigi ? Jelaskan konsep transmisi manual yang menggunakan prinsip sliding mesh.

Fungsi transmisi pada kendaraan yaitu untuk mereduksi putaran sehingga diperoleh kesesuaian antara tenaga mesin dengan beban kendaraan. Bila kendaraan tidak dilengkapi dengan transmisi maka kopling akan cepat aus dan jika terjadi beban lebih (over load) akan terjadi panas berlebih (over heating) Konsep dasar kerja transmisi adalah perbandingan momen. Roda gigi adalah benda yang paling mudah untuk mentransverkan atau memindahkan tenaga dari mesin ke komponen lainnya tanpa banyak energi yang hilang pada saat proses perpindahan tersebut. Transmisi ini menggunakan roda gigi jenis spur gear dan dibuat dengan tiga poros yang terpisah, yaitu : a. Poros primer yaitu poros yang menerima gerak pertama dari kopling b. Poros perantara yaitu tempat gigi konter ditempatkan c. Poros utama yaitu poros keluar dari transmisi ke komponen system pemindahtenaga lainnya Mengetahui : Kuningan, Juli 2009 Kepala SMK Negeri 3 Kuningan Guru Pengajar Drs. Asep Muh. Nuh Rosid, M.Pd Rudi Rudiana, ST NIP. 19580116 198603 1 009 NIP. 19760613 200902 1 001 SMK NEGERI 3 KUNINGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) F-IK-KUR-03-02 Jalan Raya Cirendang-Cigugur Kuningan RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Mata Pelajaran : Kompetensi kejuruan Mekanik Otomotif Kelas/Semester : XII / 7 Pertemuan Ke : 6 s. d. 10 Alokasi Waktu : 36 jam Standar Kompetensi : Sistem Transmisi Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi transmisi otomatis dan komponen-komponennya Indikator : 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. Seluruh kegiatan peme-liharaan/servis transmisi otomatis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang -undangan dan prosedur/ kebija kan perusahaan 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis transmisi otomatis. I. Tujuan Pembelajaran : Setelah mempelajarari pemelajaran ini diharapkan siswa dapat : 1. Mempelajari prinsip kerja transmisi otomatis melalui penggalian infomasi pada buku manual. 2. Mempelajari konstruksi transmisi otomatis dan komponen-komponennya melalui penggalian infomasi pada buku manual. 3. Mengidentifikasi peralatan pemeliharaan/servis transmisi otomatis sesuai spesifikasi pabrik. 4. Mempelajari prosedur pemeliharaan/servistransmisi otomatis melalui buku manual. II. Materi Ajar : Perbedaan dasar transmisi otomatis dengan transmisi manual adalah pada prinsip kerjanya, dimana pada transmisi otomatis tidak memerlukan kopling (synchromesh) pada saat perpin dahan gigi, begitu pula dengan jumlah gigi reduksi yang diperlukan tidak banyak hal ini dimungkinkan dengan penggunaan fluida sebagai pemindah putaran (momen). Pada dasarnya transmisi otomatis dapat dibedakan ke dalam dua type yaitu front wheel drive (FF) dan rear wheel drive (FR). Dimana transmisi jenis front wheel drive didesain untuk lebih kompak

dibandingkan dengan rear wheel drive, dimana pada rear wheel drive transmisi di simpan terpisah dari mesin. Tetapi pada dasarnya kedua type transmisi ini sama saja baik itu secara konstruksi maupun prinsip kerjanya. Kontruksi dari transmisi otomatis secara umum terdiri atas 3 (tiga) komponen utama, yaitu pengolah puntiran (torque converter), planetary gear unit dan hydraulic control unit. Torque Converter Torque converter berfungsi seperti kopling otomatis yang mentransverkan momen puntir mesin ke poros transmisi. Kontruksi dari torque converter terdiri atas tiga bagian utama, yaitu : a. Impeler pompa b. Turbin runner c. Stator. Impeler pompa disatukan dengan body torque converter, dimana di dalamnya terdapat banyak sudu-sudu yang berbentuk kurva dan dibatasi oleh ring pembatas (guide ring) yang berfungsi untuk membatasi aliran fluida. Pada saat impeler diputarkan oleh putaran mesin maka fluida yang ada di dalamnya akan ikut berputar, semakin cepat putaran impeler maka fluida tersebut akan mempunyai gaya sentrifugal yang besar dan mengalir ke luar menuju turbin. Turbin berada di bagian dalam torque converter dan dihubungkan dengan poros input transmisi melalui hub turbin. Di dalam turbin ini terdapat sudu-sudu yang memiliki arar berlawanan dengan impeler sehingga arah putarannya berlawanan arah tetapi akan searah dengan putaran mesin. Stator ditempatkan di antara impeler dan turbin. Dimana stator ini dipasangkan pada poros stator yang dipasangkan pada poros input transmisi. Di dalam stator ini juga terdapat sudu -sudu. Planetary Gear Unit Planetary gear unit berfungsi untuk merubah kecepatan mesin sesuai dengan rasio perbandingan gigi seperti pada transmisi manual. Tetapi lebih sederhana. Kontruksinya terdiri atas dua bagian gigi untuk percepatan dan satu bagian gigi untuk mundur yang mana dibuat dalam satu kesatuan atau kesatuan yang terpisah dengan dilengkapi oleh kopling dan rem pita (brake bands). Hydraulic Control Unit Hydraulic control unit berfungsi untuk mengatur tekanan cairan hydrolik dan tingkatan cairan hydrolik yang dimasukkan disesuaikan dengan tingkat kecepatan kendaraan dan putaran mesin. Hydraulic control unit ini dibuat dengan tingkat keakuratan yang ti ggi dimana dilengkapi pula n dengan katup spool yang diimbangi oleh dua buah pegas penekan dan pengatur tekanan. Secara umum hydraulic control unit ini terdiri atas 4 (empat) bagian utama yaitu : a. Pressure control valves b. Hydraulic control valves c. Timing (sequencing) valves d. Pressure modulating valves Cairan Hydraulik Cairan hydraulik untuk transmisi otomatis harus memenuhi kriteria sebagai berikut yaitu viscositas, kestabilan temperatur dan oksidasi, tidak berbusa, tidak menimbulkan korosi. Dimana cairan hidrolik ini akan bekerja pada kondisi tekanan tinggi, temperatur kerja tinggi dan berfungsi juga sebagai pelumas. Contoh cairan hydraulik yang digunakan adalah type T, Dexron II, Type F, dll.. III. Metode Pengajaran : 1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Observasi / pengamatan 4. Penugasan IV. Langkah-langkah Pembelajaran : 1. Pertemuan ke 1 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa

2. Apresepsi pengertian transmisi otomatis 3. Menyiapkan contoh transmisi otomatis 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai transmisiotomatis, jenis dan perbedaannya 2. Penjelasan mengenai prinsip dan konsep kerja transmisi otomatis 3. Mengamati contoh transmisi otomatis 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan contoh transmisi 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi otomatis 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 2. Pertemuan ke 2 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai prinsip dan konsep kerja transmisi otomatis 2. Penjelasan mengenai kontruksi transmisi otomatis 3. Pengamatan kontruksi transmisi manual 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan contoh transmisi 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi otomatis 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 3. Pertemuan ke 3 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai prinsip torque converter 2. Penjelasan mengenai prinsip planetary gear unit 3. Pengamatan mengenai torque converter dan planetary gear unit 4. Diskusi dan tanya jawab

5. Membuat kesimpulan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi otomatis 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 4. Pertemuan ke 4 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai prinsip hydraulic control unit 2. Penjelasan mengenai cairan transmisi 3. Pengamatan kontruksi hydraulic control unit dan identifikasi cairan hidraulik 4. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan 5. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. 5. Pertemuan ke 5 No Uraian Durasi Waktu (menit) A. Kegiatan Awal 1. Absensi siswa 2. Review kegiatan belajar yang lalu 15 B. Kegiatan Inti 1. Penjelasan mengenai valve body circuits 2. Identifikasi valve body circuits 3. Tanya jawab mengenai hasil pengamatan 4. Membuat kesimpulan hasil pengamatan 120 C. Kegiatan Akhir 1. Umpan balik dan tugas 2. Merapihkan kembali alat dan bahan peraga 25 V. Alat dan Sumber Belajar A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Alat tangan standar

3. Alat tangan khusus 4. Laptop 5. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. V. Alat dan Sumber Belajar A. Alat / Bahan. 1. Transmisi manual 2. Laptop 3. Projektor B. Sumber belajar 1. Modul Sistem Transmisi 2. Internet 3. Buku Manual SistemTransmisi new step 1 dan 2 Toyota Astra Motor, dll. VI. Penilaian/Alat Evaluasi : 1. Penilaian proses dari hasil perkembangan pemahaman dan pekerjaan siswa 2. Penilaian afektif/sikap/non-instruksional 3. Test formatif tertulis bentuk pilihan ganda dan/atau essay No. Soal Uraian Soal Kunci Jawaban 1 2 3 4. 5. Jelaskan 2 (dua) type transmisi otomatis! Jelaskan 2 (dua) bagian dari 3 (tiga) bagian utama dari transmisi otomatis . Jelaskan apa yang dimaksud dengan impeler pompa pada torque converter ? Tuliskan 3 (tiga) bagian-bagian utama dari hydraulic control unit Jelaskan 3 (tiga) kriteria cairan hydraulik Transmisi otomatis dapat dibedakan ke dalam dua type yaitu front wheel drive (FF) dan rear wheel drive (FR) Kontruksi dari transmisi otomatis secara umum terdiri atas 3 (tiga) komponen utama, yaitu pengolah puntiran (torque converter), planetary gear unit dan hydraulic control unit. Impeler pompa disatukan dengan body torque converter, dimana di dalamnya terdapat ba nyak sudu-sudu yang berbentuk kurva dan dibatasi oleh ring pembatas (guide ring) yang berfungsi untuk membatasi aliran fluida. Pada saat impeler diputarkan oleh putaran mesin maka fluida yang ada di dalamnya akan ikut berputar, semakin cepat putaran impele maka fluida tersebut akan r mempunyai gaya sentrifugal yang besar dan mengalir ke luar menuju turbin. Secara umum hydraulic control unit ini terdiri atas 4 (empat) bagian utama yaitu : a. Pressure control valves b. Hydraulic control valves c. Timing (sequencing) valves d. Pressure modulating valves

Cairan hydraulik untuk transmisi otomatis harus memenuhi kriteria sebagai berikut yaitu viscositas, kestabilan temperatur dan oksidasi, tidak berbusa, tidak menimbulkan korosi.