Anda di halaman 1dari 13

Kontrol Aktivitas Enzim Untuk mencapai keadaan transisi dan berubah menjadi produk, substrat memerlukan tenaga yang

sangat besar. Tanpa campur tangan enzim, proses tersebut memakan waktu yang sangat lama. Enzim menangkap substrat dan menekan energi aktivasi sehingga mempercepat reaksi kimia dalam sel. Dalam aktivitasnya, enzim menciptakan lingkungan dengan transisi terstabilisasi, terdistribusi muatan berlawanan, membentuk lintasan alternatif, dan menggiring substrat pada orientasi yang tepat untuk bereaksi. Untuk mencapai aktivitas optimal, beberapa enzim bekerja sendiri dan sebagian lagi memerlukan komponen tambahan berupa molekul nonprotein yang disebut kofaktor. Bentuknya bisa berupa gugus prostetik yang mengikat kuat atau berupa koenzim melepaskan diri saat reaksi kimia terjadi. Dalam satu detik, melakukan reaksi hingga jutaan kali supaya bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Reaksi tersebut dipengaruhi oleh temperatur, asam basa, kadar garam, dan inhibitor, yaitu senyawa kompetitif yang menghalangi pengikatan substrat oleh enzim. Aktivitas enzim di dalam tubuh makhluk hidup dikontrol sel dengan cara sebagai berikut. Produksi enzim dikontrol berkaitan dengan respon sel terhadap lingkungan, dengan cara transkripsi dan translasi gen enzim, dan bentuk regulasinya disebut induksi atau inhibisi. Pada kasus penggunaan penisilin sebagai antibiotik, enzim beta-laktamase menginduksi hidrolis cincin beta-laktam pada penisilin dan membuat bakteri resistan terhadap penisilin. Membuat lintasan metabolisme beragan dalam kompartemen sel yang berbeda bisa mengkompartemenkan enzim. Misalnya, lintasan majemuk pada sitosol, retikulum endoplasma, dan aparat golgi, sekelompok enzim lainnya dalam mensintesis asam lemak. Inhibitor dan aktivator meregulasi enzim dengan mekanisme umpan balik untuk efisiensi dalam alokasi zat dan energi dan menghindari pembuaran produk secara berlebihan. Regulasi enzim juga dapat dilakukan melalui modifikasi pascatranslasional, meliputi fosforilasi, miristoilasi, dan glikosilasi. Contohnya, polipeptida yang melakukan pembelahan rantai. Regulasi juga dipengaruhi oleh beberapa enzim yang teraktivasi saat beradap di lingkungan lain. Kontrol aktivitas tersebut diperlukan untuk menjaga homeostasis dan malfungsi enzim yang bisa menimbulkan penyakit dan penyimpangan genetika.
Top of Form

2 detik yang lalu Like Berlangganan


Bottom of Form

KomaLa Dewi Pertanyaan 1. Apa sebabnya glutaraldehid lebih banyak digunakan ? ( Kelompok 9 ; Maimunnah) 2. Jelaskan mengenai aktivitas enzim, control enzim dan enzim apa yang paling banyak digunakan? ( kelompok 8 ; Oky Pratama Yustisia ) 3. Berikan alas an mengapa enzim aktif ketika berada pada lingkungan yang berbeda dan apa perbedaan tiga metode pada imobilisasai enzim ? ( Kelompok 7 ; Empayus ) 4. Jelaskan mengenai inhibitor ? ( Kelompok 3 ; Aser Riyadi ) 5. Apa itu cross linking ? ( Kelompok 1 ; Yolanda Destriani ) 6. Apa itu imobilisasi, homeostasis, miristoilasi ? ( Kelompok 2 ; Ari Revita sari ) 7. Jelaskan maksud dari stabilitas enzim dapat diperbaiki dan berikan alas an mengapa reaksi membutuhkan ruangan yang lebih kecil ? ( Kelompok 5 ; Dewita Indah Rahayu ) Jawaban : 1) Glantalegin lebih banyak digunakan karena laebif efisien, lebih efektif dalam penggunaanya dan mudah didapat 2) Cara Aktivitas enzim : Enzim bekerja di dalam dan hanya sebagian kecil yang bekerja di luar sel. Enzim menekan energi

aktivai dengan mengatalisir reaksi dan meningkatkan kecepatan proses metabolisme. Contoh : reaksi fosfat dekarboksilase, jika tidak dikatalisir oleh enzim orotidina 5, memerlukan waktu 78 juta tahun untuk mengubah 50% substrat menjadi produk. Namun dengan adanya enzim tersebut, proses hanya berlangsung 25 milidetik. Enzim yang bekerja di dalam sel disebut enzim intraseluler, misalnya enzim katalase yang berfungsi memecah senyawa-senyawa berbahaya. Sementara enzim yang bekerja di luar sel, disebut enzim ekstra seluler. Enzim-enzim tersebut mengendalikan reaksi biokimia, seperti respirasi, pertumbuhan, perkecambahan, fotosintesis, pencemaran, dan lain-lain. Jenis Enzim dan Aktivitasnya Ada beberapa jenis enzim yang dikenal, diantaranya sebagai berikut : 1. Hidrolase Hidrolase adalah enzim yang memerlukan bantuan air dalam prose menguraikan zat. Enzi mini biasa dikelompokkan menjadi beberapa jenis. a. karbohidrase adalah enzim yang menuraikan karbohidrat. Misalnya : Enzim amylase yang menguraikan amilum menjadi maltosa Enzim maltase yang menguraikan maltosa menjadi glukosa Enzim ukrase yang mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa Enzim lactase yang mengubah lactase menjadi glukosa dan galaktosa Enzim selulase yang menguraikan selulosa menjadi selibiosa Enzim paktinase yang menguraikan pectin menjadi asam pectin b. Esterase adalah golongan enzim yang berfungsi memecah ester: Enzim lipase yang menguraikan lemak menjadi asam lemak, dan Enzim fosfatase yang menguraikan ester menjadi asam fosfat. c. Protease adalah enzim yang berfungsi menguraikan protein, misalnya: Enzim peptidase yang menguraikan peptida menjadi asam amino, Enzim gelatinase yang berfungsi menguraikan gelatin, dan Enzim renin yang berfungsi menguraikan kasein susu. 2. Oksidase dan Reduktase Oksidase dan reduktase adalah enzim yang berperan aktif membantu proses oksidasi dan reduksi. Enzim ini bisa dikelompokkan menjadi dua. Dehidrogenase adalah enzim yang mengubah zat-zat organik menjadi hasil-hasil oksidasi. Katalase adalah enzim yang menguraikan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen. 3. Desmolase Desmolase adalah enzim yang memutuskan ikatan C-C, C-N, dan dapat dikelompokkan menjadi dua. Karboksilase, adalah enzim yang mengubah asam piruyat menjadi asetaldehida. Transaminase adalah enzim yang mengubah amine menjadi asam amino.
Top of Form

2 menit yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form
KIRIMAN TERDAHULU

Fhiya Ratna P Pertanyaan: 1. Mengapa pada konstanta Kla disarankan agar koefesien transfer volumetric oksigen Kla di jaga konstan? 2. Saat kapan digunakan estimasi Po, estimasi Pg dan estimasi Kla? 3. Apa yang dimaksud bilangan nRe? 4. Sifat relogi nRe yang bagaimana? 5. Perbedaan agitator dan komponen dan yang dimaksud dengan impeller? 6. Fungsi macam metode dasar dan metode semi dasar? 7. Jelaskan teknologi penggandaan skala? 8. Jelaskan metode ibu jari dan coba-coba? Jawab: 1. Konstanta fermentasi antibiotika membutuhkan O2 yang banyak, maka disarankan agar kofisien

transfer volumetric O2 Kla dijaga konstan sepanjang Kla dipertahankan diatas suatu nilai tertentu, maka hasil yang baik akan diperoleh. 2. - Estimasi Po : untuk mengestimasi kebutuhan tenaga gas maka dibutuhkan data tenaga nin gas dan untuk mengestimasi penarikan tenaga maksimum pada saat sterilisasi - Estimasi Pg : kaena selama ada aerasi, kebutuhan tenaga pengadukan dapat menurun 60-65% dari kebutuhan tenaga pada operasi non-gas. - Estimasi KLa : nilai KLa diestimasi dari beberapa kesetimbangan untuk peralatan berukuran beragam, yang umumnya menggunakan metode uptake. 3. putaran agitator dihitung Rpm. 4. Dari nilai NRe tersebut dapat ditarik garis besar kurva karakteristik untuk jenis pengaduk yang sesuai sehingga didapat nilai Np (bilangan daya). Dari nilai Np tersebut maka tenaga agitasi dapat dihitung dari rumus berikut : Np = P / ( N3 da5) Dimana P adalah konsumsi power (tenaga yang dibutuhkan untuk agitasi). 5. * agitator: Dari ke empat agitator bentuknya berbeda, tetapi mempunyai fungsi yang sama yaitu pengaduk. * impeller : sistem pengaduk 6. -Metoda Dasar Pemecahan neraca mikro untuk perpindahan momentum, massa, dan panas. Rumit karena: Harus menggunakan komponen perpindahan dalam 3 arah Neraca bersifat ganda, pemecahan neraca momentum menghasilkan komponen alir yang harus digunakan dalam neraca massa dan panas Neraca momentum untuk zat alir homogeny Metoda ini hanya digunakan untuk: Sistem sederhana Kondisi aliran jelas Tidak ada aliran -Metoda Semi Dasar Pemecahan neraca disederhanakan: didasarkan pada penggunaan persamaan aliran yang disederhanakan. Model aliran yang banyak digunakan: Aliran curah (bulk flow) Aliran piston (plug flow) Aliran piston dengan disperse Aliran tercampur baik ( dalam 1 tangki/seri beberapa tangki) 7. Penggandaan skala umumnya digunakan untuk perancangan dan penyusunan sistem yang lebih besar (prototype) berdasarkan hasil percobaan dengan menggunakan model berukuran lebih kecil. proses-proses microbial umumnya dilaksanakan dengan tiga skala, yakni (1) skala laboratorium, merupakan tahap penyeleksian mikroorganisme, (2) skala pilot plant saat kondisi-kondisi operasi optimal mulai diterapkan, (3) skala industri yaitu pelaksanaan proses-proses dengan mempertimbangkan perhitungan ekonomi, industri, fermentasi tersebut. Dalam penggandaan skala, kondisi lingkungan yang optimal harus diutamakan. Kondisi lingkungan melibatkan faktor-faktor kimiawi, misalnya konsentrasi subtract, konsentrasi precursor, dan faktorfaktor fisik, misalnya kemampuan pindah masa, kemampuan percampuran, disipasi tenaga, gaya gunting dan lain-lain. Faktor-faktor kimiawi umumnya dapat dijaga 8. * Kaidah Ibu Jari (rules of thumb) Menggunakan patokan perpindahan oksigen (pO2) adalah fungsi dari Kla yang merupakan fungsi dari P/V. % Penggunaan patokan untuk peningkatan skala: Tetapan P/V (30%), tetapan Kla (30%), tetapan Vip (20%), tetapan pO2 (20%). Pada bejana berpengaduk : Kla = e(Pg/v)a.(vs)b *Coba-Coba (trial and error) Metoda coba-coba merupakan metoda lama yang sudah jarang digunakan dalam peningkatan skala, karena banyak kelemahan. Metoda ini diterapkan secara bertahap pada sejumlah bioreaktor yang ukurannya meningkat.

Kondisi proses ditentukan, misal laju pengadukan, susunan media/nutrisi, dan kondisi lingkungan lain.
Top of Form

sekitar sejam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

E-uz Freshia batas buatan batas negara pkn Di Merauke, tugu kembar ini terletak di wilayah Sota, terletak 500 meter dari tugu perbatasan yang memiliki posisi geografis yang lebih akurat yaitu 80 25 45 LS dan 1410 01 10 BT. Denmark, di Samping perbatasan dengan Jerman, secara Teknis juga mem...Lihat Selengkapnya Oleh: E-uz Freshia
Top of Form

sekitar sejam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

Asef Riadi kawan" itu notulen RB baru dikit, ado klompok yang belum ngumpul.
Top of Form

8 jam yang lalu Suka Berlangganan

Lihat ke-6 komentar

Asef Riadi asef_ryadi@ymail.com 8 jam yang lalu Suka

Qurnia Almusyaddah Prasetya kateg lagi yoh sep notulen ny... 4 jam yang lalu Suka

Bottom of Form

E-uz Freshia kawand-kawand seperjuanganqu... memorendum darurat.... 1. tugas mtk 2. tugas PKN 3. mid TPL 4. mid RBP besog galo nag digaweke... semangat tehhh
Top of Form

7 jam yang lalu Suka Berlangganan

Lihat ke-12 komentar

Dewi Dewii Dewii Beeeww.. Mtk bsk? 5 jam yang lalu Suka

Qurnia Almusyaddah Prasetya nag nanyo mid rb dari bab 4 kan.. 4 jam yang lalu Suka

Bottom of Form

E-uz Freshia batas negara alam batas negara buatan cara membagi wilayah suatu negara yang kurang dr std.internasional
Top of Form

7 jam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

Asef Riadi PERTANYAAN 1. sdri. Maimunah( kelompok 9) a. Sumber energi apa yang terdapat pada factor-faktor optimasi pertumbuhan biokatalis? b. Sebutkan prinsip kerja dari bioreactor semi sinambung ? jawab: a.sumber energi yang terdapat dalam faktor faktor optrimasi pertumbuhan biokatalis adalah: senyawa kimia (untuk organism kemotrof), sinar matahari (untuk organism fototrof). b. prinsip kerja dari bioreactor semi sinambung adalah substrat dan biokatalis dimasukkan pada awal pengerjaan kedalam bioreactor yang teraduk secara baik. pada proses,ditambahkan aliran cairan kedalam bioreactor curah untuk menambah precursor produk yang diinginkan. 2. sdri Ari Revitasari (kelompok 2) a. sebutkan perbedaan dari bioreactor aseptic dengan bioreactor nonaseptik,dan berikan contohnya secara gambar? b. sebutkan nutrisi/hara yang penting untuk memenuhi semua kebutuhan biokatalis? c.apa yang dimaksud dengan penambahan separator sel pada CSTR pendaur-ulangan? Jawab: a. perbedaan antara bioreactor aseptic dengan non aseptic yaitu: Kalau bioreactor aseptic, merupakan bioreactor yang digunakan untuk menghasilkan produk yang steril komersial dalam suatu wadah yang bebas dari spora hidup pada bioreactor tersebut. Bioreactor aseptic banyak digunakan dalam pembuatan ragi roti dan pembuangan cairan limbah. Sedangkan bioreactor non-aseptik adalah bioreaktor untuk produksi antibiotik, asam amino, polisakarida dan protein sel tunggal . 9 Sistem non-aseptik Sistem aseptik: b. nutrisi/hara yang penting untuk memenuhi keutuhan biokatalis yaitu: Mineral dan vitamin (factor pertumbuhan),glukosa,asam amino,purin,pirimidin( sumber nutrient organic). c. penambahan separator sel pada CSTR pendaur-ulangan adalah penambahan alat pemisahan untuk memisahkan antara suspensi satu dengan suspense lainnya untuk mendapatkan hasil suspensi yang diinginkan. 3. Sdri. Dewita Indah Rahayu Wijaya a.apa yang dimaksud dengan aerasi dan agitasi? b. apa yang dimaksud dengan segregasi total? Jawab: a.Aerasi adalah penambahan oksigen ke dalam air dengan memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dalam air. Agitasi adalah proses pengadukan di dalam fermentor(bioreactor). 4.sdr. Asef Riadi (kelompok 1) Bioreactor jenis apakah yang memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan dengan bioreactor jenis lain? Jawab: Pada umumnya,bioreactor memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri pada masingmasing bioreactor. Tidak semua bioreactor memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan bioreactor yang lainnya. Karena setiap masing-masing bioreactor memiliki fungsi dan aplikasi tersendiri. 10 Misal, pada bioreactor sinambung (CSTR) digunakan untuk membuat enzim,sedangkan pada bioreactor tubular piston digunakan untuk proses produksi protein sel tunggal (PST),sehingga tidak ada yang saling menggungguli satu sama lain. Setiap bioreactor saling melengkapi antara satu dengan yang lain.
Top of Form

8 jam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

Asef Riadi Pertanyaan 1. Apa sebabnya glutaraldehid lebih banyak digunakan ? ( Kelompok 9 ; Maimunnah) 2. Jelaskan mengenai aktivitas enzim, control enzim dan enzim apa yang paling banyak digunakan? ( kelompok 8 ; Oky Pratama Yustisia ) 3. Berikan alas an mengapa enzim aktif ketika berada pada lingkungan yang berbeda dan apa perbedaan tiga metode pada imobilisasai enzim ? ( Kelompok 7 ; Empayus ) 4. Jelaskan mengenai inhibitor ? ( Kelompok 3 ; Aser Riyadi ) 5. Apa itu cross linking ? ( Kelompok 1 ; Yolanda Destriani ) 6. Apa itu imobilisasi, homeostasis, miristoilasi ? ( Kelompok 2 ; Ari Revita sari ) 7. Jelaskan maksud dari stabilitas enzim dapat diperbaiki dan berikan alas an mengapa reaksi membutuhkan ruangan yang lebih kecil ? ( Kelompok 5 ; Dewita Indah Rahayu ) Jawaban : 1) Glantalegin lebih banyak digunakan karena laebif efisien, lebih efektif dalam penggunaanya dan mudah didapat 2) Cara Aktivitas enzim : Enzim bekerja di dalam dan hanya sebagian kecil yang bekerja di luar sel. Enzim menekan energi aktivai dengan mengatalisir reaksi dan meningkatkan kecepatan proses metabolisme. Contoh : reaksi fosfat dekarboksilase, jika tidak dikatalisir oleh enzim orotidina 5, memerlukan waktu 78 juta tahun untuk mengubah 50% substrat menjadi produk. Namun dengan adanya enzim tersebut, proses hanya berlangsung 25 milidetik. Enzim yang bekerja di dalam sel disebut enzim intraseluler, misalnya enzim katalase yang berfungsi memecah senyawa-senyawa berbahaya. Sementara enzim yang bekerja di luar sel, disebut enzim ekstra seluler. Enzim-enzim tersebut mengendalikan reaksi biokimia, seperti respirasi, pertumbuhan, perkecambahan, fotosintesis, pencemaran, dan lain-lain. Jenis Enzim dan Aktivitasnya Ada beberapa jenis enzim yang dikenal, diantaranya sebagai berikut : 1. Hidrolase Hidrolase adalah enzim yang memerlukan bantuan air dalam prose menguraikan zat. Enzi mini biasa dikelompokkan menjadi beberapa jenis. a. karbohidrase adalah enzim yang menuraikan karbohidrat. Misalnya : Enzim amylase yang menguraikan amilum menjadi maltosa Enzim maltase yang menguraikan maltosa menjadi glukosa Enzim ukrase yang mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa Enzim lactase yang mengubah lactase menjadi glukosa dan galaktosa Enzim selulase yang menguraikan selulosa menjadi selibiosa Enzim paktinase yang menguraikan pectin menjadi asam pectin b. Esterase adalah golongan enzim yang berfungsi memecah ester: Enzim lipase yang menguraikan lemak menjadi asam lemak, dan Enzim fosfatase yang menguraikan ester menjadi asam fosfat. c. Protease adalah enzim yang berfungsi menguraikan protein, misalnya: Enzim peptidase yang menguraikan peptida menjadi asam amino, Enzim gelatinase yang berfungsi menguraikan gelatin, dan Enzim renin yang berfungsi menguraikan kasein susu. 2. Oksidase dan Reduktase Oksidase dan reduktase adalah enzim yang berperan aktif membantu proses oksidasi dan reduksi. Enzim ini bisa dikelompokkan menjadi dua. Dehidrogenase adalah enzim yang mengubah zat-zat organik menjadi hasil-hasil oksidasi. Katalase adalah enzim yang menguraikan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen. 3. Desmolase

Desmolase adalah enzim yang memutuskan ikatan C-C, C-N, dan dapat dikelompokkan menjadi dua. Karboksilase, adalah enzim yang mengubah asam piruyat menjadi asetaldehida. Transaminase adalah enzim yang mengubah amine menjadi asam amino. Kontrol Aktivitas Enzim Untuk mencapai keadaan transisi dan berubah menjadi produk, substrat memerlukan tenaga yang sangat besar. Tanpa campur tangan enzim, proses tersebut memakan waktu yang sangat lama. Enzim menangkap substrat dan menekan energi aktivasi sehingga mempercepat reaksi kimia dalam sel. Dalam aktivitasnya, enzim menciptakan lingkungan dengan transisi terstabilisasi, terdistribusi muatan berlawanan, membentuk lintasan alternatif, dan menggiring substrat pada orientasi yang tepat untuk bereaksi. Untuk mencapai aktivitas optimal, beberapa enzim bekerja sendiri dan sebagian lagi memerlukan komponen tambahan berupa molekul nonprotein yang disebut kofaktor. Bentuknya bisa berupa gugus prostetik yang mengikat kuat atau berupa koenzim melepaskan diri saat reaksi kimia terjadi. Dalam satu detik, melakukan reaksi hingga jutaan kali supaya bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Reaksi tersebut dipengaruhi oleh temperatur, asam basa, kadar garam, dan inhibitor, yaitu senyawa kompetitif yang menghalangi pengikatan substrat oleh enzim. Aktivitas enzim di dalam tubuh makhluk hidup dikontrol sel dengan cara sebagai berikut. Produksi enzim dikontrol berkaitan dengan respon sel terhadap lingkungan, dengan cara transkripsi dan translasi gen enzim, dan bentuk regulasinya disebut induksi atau inhibisi. Pada kasus penggunaan penisilin sebagai antibiotik, enzim beta-laktamase menginduksi hidrolis cincin beta-laktam pada penisilin dan membuat bakteri resistan terhadap penisilin. Membuat lintasan metabolisme beragan dalam kompartemen sel yang berbeda bisa mengkompartemenkan enzim. Misalnya, lintasan majemuk pada sitosol, retikulum endoplasma, dan aparat golgi, sekelompok enzim lainnya dalam mensintesis asam lemak. Inhibitor dan aktivator meregulasi enzim dengan mekanisme umpan balik untuk efisiensi dalam alokasi zat dan energi dan menghindari pembuaran produk secara berlebihan. Regulasi enzim juga dapat dilakukan melalui modifikasi pascatranslasional, meliputi fosforilasi, miristoilasi, dan glikosilasi. Contohnya, polipeptida yang melakukan pembelahan rantai. Regulasi juga dipengaruhi oleh beberapa enzim yang teraktivasi saat beradap di lingkungan lain. Kontrol aktivitas tersebut diperlukan untuk menjaga homeostasis dan malfungsi enzim yang bisa menimbulkan penyakit dan penyimpangan genetika. Enzim yang paing banyak digunakan Semua enzim banyak digunakan tetapi tergantung jenis enzim dan aktivitas dari enzim tersebut. Jadi, dalam hal ini sedikit atau banyaknya enzim tergantung dari aktivitas apa yang akan cocok dengan enzim yang digunakan. 3) Alasan enzim aktif ketika berada pada lingkungan berbeda: Contoh : hemaglutinin pada virus influenza menjadi aktif dikarenakan kondisi asam lingkungan. Hal ini terjadi ketika virus terbawa ke dalam sel inang dan memasuki lisosom. Dari contoh diatas maka enzim bekerja dipengaruhi oleh keadaan lingkungan yang berdasrkan dengan PH nya. Enzim dapat bekerja secara aktif pad setiap lingkungan yang berbeda. Yang tergantung pada PH lingkungannya. Perbedaan tiga metode imobilisasi enzim : Metode carrier binding diikatkan pada suatu matriks yang tidak bersifat tidak larut dalam air sehingga matriks dapat digunakan bahan organic maupun anorganik. Dalam pemilihan matriks perlu diperhatikan ukuran partikel dan luas permukaan. Tidak sembarang matriks yang dapat digunakan. Metode cross inking berdasarkan pad pembentukan ikatan intermolekul antara molekul-molekul enzim. Dalam metode ini matriks yang digunakan yaitu matriks yang bukan matriks gugus fungsional dalam. Molekul enzim yang digunakan untuk pembentukan ikatan intermolekuler adalah gugus amino, pada as. Amino ujung (terminal) Metode Entrapping pada metode ini, imobilisasi enzim didasrkan pada penetapan enzim di dalam kisi dari suatu polimer. Didalam membrane yang bersifat semipermiabel. Jika enzim ditempatkan dalam kisi, maka metodenya digolongkan ke dalam jenis kisi, sedangkan bila tempatnya dalam membrane yang bersifat semipermiabel, maka metodenya digolongkan ke dalam jenis mikapsul. 4) Inhibitor adalah zat yang menghambat atau menurunkan laju reaksi kimia. Sifat inhibitor berlawanan dengan katalis, yang mempercepat laju reaksi. 5) Imobilisasi enzim cross linking merupakan imobilisasi dimana terjadi ikatan kimia, tetapi tidak digunakn carier yang todak larut air dan pembentukan iketan melintang inter molekuler antara molekul enzim dengan pereaksi fungsional atau multifungsional seperti gultarldehid, diazobendine, etilkhloroformat, atupun N-N-hexamethilene bisidioasetat 6) -Immobilisasi enzim merupakan suatu metode pelumpuhan enzim, dimana enzim dipasangkan pada suatu bahan inert, materi tak larut seperti sodium alginat. Hal ini dapat meningkatkan ketahanan enzim terhadap perubahan lingkungan seperti perubahan pH atau perubahan temperatur. Hal ini juga memperbolehkan enzim untuk diletakkan pada suatu tempat dengan

reaksi, dimana nantinya enzim tersebut dapat dipisahkan dengan mudah dari produk dan dapat digunakan kembali. - Homeostasis merujuk pada ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan kesetimbangan dinamis dalam (badan organisme) yang konstan. Homeostasis merupakan salah satu konsep yang paling penting dalam biologi. Bidang fisiologi dapat mengklasifkasikan mekanisme homeostasis pengaturan dalam organisme. Umpan balik homeostasis terjadi pada setiap organisme. - Miristoilasi ini merupakan sifat dari enzim. Dimana enzim itu sendiri merupakan senyawa protein yang dapat mengatalisi reaksi-reaksi kimia dalam sel dan jaringan makhluk hidup. Enzim merupakan biokatalisator artinya senyawa organic yang mempercepat reaksi kimia. 7) -Mengapa stabilitas enzim diperbaiki karena emzim dapat digunakan berulang dan dapat digunakan pada proses kontinyu sehingga sebelum pemakian berulang stabilitas enzim terlebih dahulu diperbaiki -Seperti halnya pada parktikum bioproses, untuk mengembanbiakan mikroorganisme harus dibtuhkannya ruangan yang lebih kecil. Sama halnya seperti ini reaksi membutuhkan ruangan yang lebih kecil agar pembiakan terhadap mikroorganismenya dapat terbentuk dan berkembang biak dengan sempurna
Top of Form

8 jam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

Asef Riadi 1. Sdra. Asef Riyadi Mengapa mulut botol saat pengambilan sampel air harus dibakar sebelumnya ? Bagaimana jika sampel yang diambil air yang kotor ? Cara isolasi apa yang banyak digunakan. Mengapa ? Jawab : Untuk minghindari mikroba yang ada di udara Tidak apa-apa, karena itu terserah pada peneliti sampel apa yang akan dianalisa Cara isolasi yang paling banyak digunakan ialah cara konvensial, karena lebih mudah hanya melalui pengenceran bertingkat dibanding cara isolasi yang lain 2. Sdri. Maimunah Apa maksud dari Isolasi merupakan kegiatan pemisahan kultur mikroorganisme dari campuran biakan beberapa jenis mikroba yang terdapat di alam ? Pada suhu berapa penyimpanan kultur mikroba ? Salah satu criteria dalam pemilihan mikroorganisme untuk industri ialah kemampuan untuk mengkonversi substrak ( produktivitas ) tinggi. Jelaskan ! Jawab : Maksud pemisahan kultur mikroorganisme dari campuran biakan ialah penanaman mikroba dari sampel. Contohnya sampel air tanah, dimana akan dikembangbiakan mikroba yang ada di dalam air tanah tersebut dalam media pembiakan. Pada suhu 37o C Maksud dari mengkonversi substrak ( produktivitas ) tinggi adalah mikroorganisme harus mampu meningkatkan metabolismenya sehingga produk yang dihasilkan suatu industri meningkat. Cara untuk meningkatkan metabolismenya, dilakukan transformasi lisogeni, rekombinasi dan mutan auxotroph. 3. Sdra. Adip Brilyan P Tujuan dari teknik preparasi suspensi, teknik pengenceran bertingkat, dan teknik penanaman ? Jawab : Tujuan dari setiap teknik itu ialah hanya untuk memberi informasi kepada peneliti, bahwa dalam teknik-teknik preparasi suspensi, pengenceran bertingkat dan penanaman tidak hanya ada satu cara bahkan ada cara yang lain . 4. Sdri. Indasil Isin Addala Apakah dalam tahap-tahap isolasi, saat pengenceran sampel harus dengan air steril ? Jawab : Saebaiknya air steril yang digunakan, namun pakai air aquadest pun sudah cukup karena air aquadest adalah air demineral yang telah melalui tahap penyulingan . 5. Sdri. Yolanda Desriani Apa itu aktinomicetes ? Jawab :

Aktinomicetes adalah kelompok bakteri berfilamen yang jumlahnya melimpah di tanah 6. Sdri. Nyimas Nurkomala Dewi Apakah penggolongan karakteristik mikroorganisme itu hanya untuk satu mikroorganisme atau seluruh mikroorganisme ? Jelaskan maksud dari tabel antar prosedur dan mikroorganisme yang diinginkan ! Jawab : Penggolongan karakteristik mikroorganisme itu berlaku untuk semua mikroorganisme Maksud dari tabel itu adalah bila kita ingin mengembangbiakan suatu mikroorganisme, media yang digunakan harus sesuai agar mikroorganisme itu tumbuh . Misalnya, kita ingin menembangbiakan Mikromonospora, Arthobacter, bakteri akuatik dan bakteri oligotrofik, kita harus menggunakan media organic encer.
Top of Form

8 jam yang lalu Suka Berlangganan


Bottom of Form

Asef Riadi 1. Pertanyaan: Jelaskan cara sterilisasi pada Sterilisasi produk pangan dari kaleng,botol dan kemasan lain. Sterilisasi media cair dan nutrien untuk industri bioteknologi misalnya : obat-obatan dan enzim. Sterilisasi bioreaktor Jawaban: Cara sterilisasi (Processing) pada produk pangan dari kaleng yaitu melakukan proses pemanasan wadah serta isinya pada suhu dan jangka waktu tertentu untuk menghilangkan atau mengurangi faktor-faktor penyebab kerusakan makanan,tanpa menimbulkan gejala lewat pemasakan (overcooking) pada makanannya. Waktu dan suhu yangdiperlukan untuk proses sterilisasi biasanya tergantung pada konsistensi atau ukuran partikel bahan, derajat keasaman isi kaleng, ukuran headspace, besar dan menentukan kombinasi suhu dan waktu selama pemanasan yang dapat memenuhi kriteria keamanan pangan dan mutu. Cara sterilisasi pada media cair yaitu sama halnya dengan cara sterilisasi pada pengalengan yaitu melakukan pemanasan wadah serta isinya pada suhu dan jangka waktu tertentu untuk menghilangkan atau mengurangi faktor-faktor penyebab kerusakan pada media cair dan nutrient tersebut, Waktu dan suhu yangdiperlukan untuk proses sterilisasi biasanya tergantung pada konsistensi atau ukuran partikel bahan, derajat keasaman pada media cair dan nutrien, ukuran headspace dan menentukan kombinasi suhu dan waktu selama pemanasan yang dapat memenuhi kriteria mutu media cair dan nutrient tersebut. Cara sterilisasi bioreactor yaitu dilakukan dengan alat pengendali dan pemonitor 1. Pertanyaan Jelaskan proses sterilisasi pada: Sterilisasi Radiasi Ionisasi Sterilisasi Secara Kimia Sterilisasi Secara Mekanik Sterilisasi gas secara mikrosidal Jawaban: Sterilisasi radiasi ionisasi proses sterilisasi ini jarang di gunakan pada taknologi fermentasi. Prinsipnya adalah radiasi menembus dinding sel dengan langsung mengenai DNA dari inti sel sehingga mikroba mengalami mutasi. Digunakan untuk sterilisasi bahan atau produk yang peka terhadap panas (termolabil). Ada dua macam radiasi yang digunakan yakni gelombang elektromagnetik (sinar x, sinar ) dan arus partikel kecil (sinar dan ). Sterilisasi Secara Kimia Digunakan untuk sterilisasi bahan yang termolabil seperti bahan biologi, makanan, plastik, antibiotik. Aksi antimikrobialnya adalah gas etilen oksida mengadisi gugus SH, -OH, -COOH,-NH2 dari protein dan membentuk ikatan alkilasi sehingga protein mengalami kerusakan dan mikroba mati Sterilisasi Secara Mekanik ,apabila nutrien dan subtrat sangat dipengaruhi oleh suhu tinggi dan tekanan, maka slah satu cara sterilisasi adalah filtrasi. Filtrasi ini digunakan untuk sterilisasi

larutan yang termolabil. Penyaringan ini menggunakan filter bakteri. Metode ini tidak dapat membunuh mikroba, mikroba hanya akan tertahan oleh pori-pori filter dan terpisah dari filtratnya. Dibutuhkan penguasaan teknik aseptik yang baik dalam melakukan metode ini. Filter biasanya terbuat dari asbes, porselen. Filtrat bebas dari bakteri tetapi tidak bebas dari virus Sterilisasi gas secara mikrosidal Metode ini jarang di gunakan untuk bioproses, tapi bnyak di gunakan untuk instalasi mesin dan alat tangki, sistem pemipaan dan filtrasi, karena pada prose ini sangat dipengaruhi oleh konsentrasi, relatif humidifity, suhu dan waktu kontak. 2. Pertanyaan: Berapa lama daya awet dari sterilisasi? Jelaskan bagaimana proses sterilisasi sinambung? Jawaban : Daya awet dari sterilisasi tergantung pada produk apa yang di sterilisasi pada metode ini, pemanasan medium secara sinambung dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu pemanasan secara tidak langung dalam penukaran panas (heat exchanger ) tipe tubular atau tipe bingkai (plate and frame). Pada produk pangan sterilisasi kontinyu dilakukan dengan menggunakan pelat pemindah panas (plate heat exchanger). Proses berlangsung tanpa terputus: bahan yang telah dipasteurisasi langsung dibawa ke tahap pendinginan dan langsung dikemas. Cara kontinyu menggunakan suhu yang lebih tinggi dengan waktu proses yang lebih singkat dibandingkan metode batch. 3. Pertanyaan : Sterilisasi panas di bagi menjadi 2 yaitu sterilisasi panas kering dan sterilisasi panas panas basah.Jelaskan cara kerja alat yang digunakan pada sterilisasi panas kering dan panas basah? Jawaban: Sterilisasi panas kering dilakukan pada oven,sebelum dimasukan ke oven peralatan yang akan di sterilisasi terlebih dahulu di cuci bersih,lalu di semprot dengan alkohol 10%,lalu dimasukan ke dalam oven,umumny dilakukan pada suu 160-170OC selama 2 jam. Sterilisasi panas basah dilakukan pada autoclave,sebelum dimasukkan ke dalam autoclave peralatan yang akan disterilisasi terlebih dahulu dicuci samapai bersih lalu dikeringkan,lalu menyumbat mulut peralatan yang akan di sterilisasi dengan pitalan kapas agar mikroba tidak dapat membusnya,lalu ditutup dengan alumunium foil dan diikat dengan tali.Lalu masukan ke dalam autoclave seseuai yang dibutuhkan,misalnya selma 20 menit pada suhu 110oC.Memutar kenop autoclave pada sebelah kanan bila yang disterilisasi adalah peralatan kosong,sedankan bila peralatan tersebut berisi media maka kenop harus diputar ke posisi sebelah kiri.Setelah disterilisasi lalu mengeluarkan peralatan gelas tadi dan mendinginkan pada suhu ruang 4. Pertanyaan : Jelskan bagaimana sterilisasi dan asepik dapat saling berhubungan? Apa yang membedakan sterilisasi dan aseptik? Jawaban: Hubungan sterilisasi dan aseptik dan terlihat pada gambar dibawah ini Berikut ini merupakan gambar yang menjelaskan tentang berbagai prosedur umum kerja dalam mikrobiologi yang membutuhkan teknik aseptis,dapat terlihat pada saat mensterilkan meja kerja

Yang membedakan sterilisasi dan aseptik yaitu kalu sterilisasi lebih kepada perosesnya,sedangkan aseptik lebih kepada teknik yang digunakan 5. Pertanyaan: Bagaimana getaran sonic dapat melakukan perusakan mikroba kontaminan dan apa getaran sonic itu sendiri? Jawaban: Getaran sonic merupakan merupakan getaran suara dengan frekuensi di atas 100 KHz getaran ini dapat didengar oleh manusia sehingga menggangu manusia ataupun hewan di dalam penggunaannya. Karena frekuensinya yang sangat besar inilah getaran sonic ini dapat melakukan perusakan mikroba kontaminan Sesion 3 6. Pertanyaan Mengapa sterilisasi denagn metode tyndalisasi lebih sukar digunakan dengan metode lainnya? Jawaban:

Hal ini disebabkan karena tyndalisasi adalah pemanasan yang dilakukan biasanya pada makanan dan minuman kaleng.Tyndalisasi dapat membunuh sel vegetatif sekaligus spora mikroba tanpa merusak zat-zat yang terkandung di dalam makanan dan minuman yang diproses. Suhu pemanasan adalah 65oC selama 30 menit dalam waktu tiga hari berturut-turut.Tyndalisasi yang bersifat komersial. Seperti yang telah disebutkan, yaitu untuk sterilisasi produk makanan. Suhu 65oC menit adalah kondisi operasi agar bahan makanan tidak ikut rusak. Namun,Kecuali endospora mikroba, seluruh sel vegetatif mikroba serta spora akan mati.Oleh karena itu, proses Tyndalisasi yang umumnya dilakukan adalah pada suhu 100oC selama 1 jam setiap hari selama 3hari berturut-turut yang selama itu sel vegetatif akan di hancurkan.sterilisasi dengan menggunakan metode ini lebih sukar jika dibandingkan dengan metode lain, karena tidak dapat diketahui pasti kapan spora itu kan menetas. Maimunah : 1. Bagaimana cara meningkatkan mikroorganisme untuk produk? 2. apa yang dimaksud dengan elevasi dan koloni ? Oky Pratama : 1. Apa itu kosmopolid pada cirri mikroorganisme ? 2. Apa itu preparat ulas ? 3. mengapa kultur yang digunakan tidak boleh lebih dari 24 jam? 4. jelaskan 4 cara perkembangbiakan khamir ? SESI 2 Ari revita : 1.bagaimana menentukan koloni yang baik atau tidak ? 2. apa itu tetes eksudat dan warna balik koloni ? Yolanda Desriani : 1. Jelaskan apa itu kapang dan bentuk gambarnya? 2.kapang yang merugikan apa saja ?

Di Merauke, tugu kembar ini terletak di wilayah Sota, terletak 500 meter dari tugu perbatasan yang memiliki posisi geografis yang lebih akurat yaitu 80 25 45 LS dan 1410 01 10 BT.

Denmark, di Samping perbatasan dengan Jerman, secara Teknis juga memiliki perbatasan Yang sangat pendek dengan Swedia di Jembatan resund. Qatar-Bahrain Jembatan Persahabatan menghubungkannya ke Qatar Britania Raya, di samping perbatasan dengan Irlandia, memiliki perbatasan dengan Prancis diTerowongan Channel. .Batas di Azerbaijan diberi kawat berduri. Tugu batas Denmark-Jerman Garis kuning adalah garis batas antar negara yang ada di tengah jalan raya. Garis batas antara Nederland-Belgia masuk memotong sebuah cafe.

Garis batas antara Austria dan Jerman.

Garis batas antara Portugis dan Spanyol. tugu/pilar batas. Batas Mexico-Texas dan tanda "welcome"

Tanda penunjuk jarak ke garis/lintas batas.Last Updated