P. 1
Dinamika Politik

Dinamika Politik

|Views: 218|Likes:
Dipublikasikan oleh liverpool24

More info:

Published by: liverpool24 on Jul 19, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2015

pdf

text

original

PENDAHULUAN Sejarah dan masa depan demokratisasi daerah di berbagai belahan dunia selalu berkaitan.

Proses sejarah berliku di negara-negara Eropa Barat menuju demokrasi ternyata bersumber dari politik lokal kaum aristoktrat, para tuan tanah, yang berjuang melawan kesewenang-wenangan kekuasaan mutlak raja mereka. Negara-negara lainnya, seperti Eropa Timur pasca perang dunia II memproklamirkan diri menjadi negara demokratis. menyusul upaya pemisahan negara-negara bagian dengan memerdekakan dirinya sendiri (negara-negara Balkan, negara bagian Uni Soviet, dan sebagainya). Artinya sejarah perkembangan demokratisasi di negara-negara yang diklaim sebagai sumber lahirnya demokrasi berpangkal dari politik lokal. Tidak berbeda jauh dengan sejarah demokratisasi masyarakat barat, negara berkembang yang bergulat memperjuangkan diri lepas dari cengkeraman penjajah kolonial seperti Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis, dan Belanda di negara-negara semenanjung Iberia (Amerika Selatan), selalu penuh dengan gejolak politik lokal mempertentangkan antara kekuasaan kapitalis milik para latifundista (tuan tanah) dengan kaum sosialis revolusioner berjuang atas nama rakyat. Sedangkan di negara-negara di Afrika, dan Asia Timur, perjalanan menuju demokrasi masyarakat merekap un penuh dengan perjuangan kelompok-kelompok etnis memperebutkan sumber-sumber penghidupan yang tersebar luas di wilayahnya. Di Indonesia, sejarah politik lokal hampir setua umur penjajahan kolonial, desentralisasi kekuasaan, dan administrasi pemerintahan itu sendiri. Bahkan apabila kita menelusuri jauh ke belakang, ke jaman kerajaan yang pernah berdiri dengan megahnya seantero nusantara, para bangsawan mempergunakan politik lokal untuk memperluas wilayah dan kekuasaannya. Sehingga politik lokal dapat dikatakan bukanlah barang baru dalam sejarah pembentukan karakter bangsa dan negara sampai saat ini.

1

pasir putih. memang dikenal memiliki keinginan kuat dan kepedulian besar terhadap kesejahteraan rakyat. Nathania (2001) dan Daud Albeenner (2006). Ahok. Masyarakat di provinsi Bangka-Belitung menyapa putra pertama dari Alm. hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Di Belitong. 6 September tahun 1977) dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas (1998). Sebagian waktunya banyak difokuskan untuk membela kepentingan rakyat. terutama dalam wisata. Teman-teman terdekatnya menjulukinya ³minoritas ganda´. yaitu Belitung (induk) dengan ibu kota di Tanjung Pandan. setelah menyelesaikan studi mereka pulang untuk berbakti dan berkarya di kampung halamannya. Harry Basuki MBA (praktisi dan konsultan bidang pariwisata dan perhotelan). 2 . salah satu kecamatan di Kabupaten Belitung Timur bersama kedua orang tua dan ketiga adiknya. yaitu Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Tanjung Kelayang. Semangat nasionalisme warga negara Indonesia keturunan Tionghoa (berdialek Hakka/Kejia) ini bertumbuh seiring didikan keluarga yang ditanamkan sejak kecil. dan bebatuan granit yang membingkai sudut-sudut pesisir. Kecamatan Gantung. ada dua pantai terkenal yang bersisian. wilayah ini secara alami memiliki potensi menarik. Basuki Tjahaja Purnama.M. LLM (praktisi hukum). Masa Kecil Masa kecil Ahok lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung. Dua pantai ini dikaruniai keindahan alami: air laut jernih dengan dasar karang. demikian ia biasa disapa. (lahir di Manggar. misalnya. Sekalipun demikian. Basuri T Purnama (dokter PNS di Kabupaten Belitung Timur). Ahok melanjutkan sekolahnya di Jakarta. Basuki Tjahaya Purnama (Pejabat) Ir. Pulau Belitong telah dikembangkan menjadi dua kabupaten. Karena itu. Setamat dari sekolah menengah pertama. Ahok selalu berlibur ke kampung halaman sesuai pesan almarhum ayahnya. 29 Juni 1966. Meski masih kabupaten baru. Ia merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur. dan Belitung Timur yang berpusat di Manggar. Nasihat ini diikuti oleh Ahok dan adik-adiknya Dr. M.MENJADI BUPATI DI KOMUNITAS MUSLIM Sejak tahun 2000. Sumatera Utara. Belitung Timur. Zhong Wan Xie ini memiliki seorang istri bernama Veronica ST (kelahiran Medan. Pria beragama Kristen Protestan yang memiliki nama Tionghoa. umur 43 tahun) adalah Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Indra Tjahaja Purnama (Zhong Kim Nam) dan Buniarti Ningsing (Bun Nen Caw) dengan panggilan ³Koh Ahok´. Fifi Lety SH.

³Kamu orang kafir dak (tidak) boleh masuk ke sini (mushola). Basuki menceritakan visi dan misinya dalam berpolitik di mana ia ingin ikut andil menyejahterahkan rakyat. selalu mendidiknya untuk mencintai rakyat. Namun setelah menggeluti dunia kontraktor selama dua tahun. Menjadi Bupati di Komunitas Muslim Jika selama ini warga Tionghoa memilih wirausaha sebagai jalan hidupnya. Perintah dari sang guru pun diikuti dengan berkunjung ke sebuah TPA (yang kebetulan adalah sebuah mushola) yang tidak jauh dari tempat tinggalnya pada suatu sore. Namun apa yang didapatnya bukanlah ilmu. Salah satunya adala Basuki Tjahaja Purnama yang sukses menjadi pengusaha sekaligus menduduki jabatan sebagai bupati Tionghoa pertama di Kabupaten Belitung Timur yang 93% penduduknya beragama islam. 3 . yang menyebut dirinya kafir. Oleh gurunya. Menurut Basuki. Kedua orangtuanya. ia pun disarankan untuk mengikuti TPA (Taman Pendidikan Agama). karena untuk menjadi pengelola mineral selain diperlukan modal (investor) juga dibutuhkan manajemen yang professional. sejak reformasi tak jarang politisi muda Tionghoa menunjukkan kemampuannya. Basuki menyadari betul hal ini tidak akan mampu mewjudkan visi pembangunan yang ia miliki. Di sana ia mendirikan perusahaan bernama CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. kesan itu langsung terekam pertama kali bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama. ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. masa kecilnya. Menurut Basuki ayahnya. Selepas SMA Basuki melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti. tapi suatu hinaan dari seorang guru TPA saat itu. tidak ada pengecualian bagi yang non muslim.Banyak kisah lucu maupun sedih melekat dibenaknya hingga sampai sekarang yang tak akan pernah dilupakannya. Indra Tjahaja Purnama menyekolahkannya agar bisa membantu rakyat. dari SD hingga SMU dihabiskan di Pulau Belitung. Ia pun menemui kesulitan saat belajar membaca dan menulis ayat suci Al quran. Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelas Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989. Guru agama di sekolahnya lalu membebaskannya dari pelajaran membaca dan menulis Al Quran. Terutama saat jam pelajaran agama Islam semua siswa wajib mengikuti. Energik dan smart. terutama sang ayah. Ia pulang dengan sedih karena tidak bisa mengikuti pelajaran di TPA. Basuki pulang kampong dan menetap di Belitung. dan seolah ³alergi´ pada dunia politik. Dengan gamblang. Ini hanya untuk orang Islam´. Ia pun diusir dan tidak boleh belajar membaca dan menulis Al Quran. karena ia seorang non muslim.

Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. PPIB adalah partai politik yang didirikan oleh Alm. Nurindra Ekapersada memiliki visi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh. Namun pekerjaannya di Jakarta ini tak diteruskannya karena pada tahun 1995 Basuki memilih untuk membangun usaha sendiri di kampung halamannya.13 persen pasangan ini terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati 4 . Pada tahun 2004 ia tertarik terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah Partai PIB sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. tak membuat Ahok puas akan kariernya. Pembangunan pabrik ini diharapkan juga memberikan harapan besar menjadi cikal bakal tumbuhnya suatu kawasan industry dan pelabuhan samudra dengan nama KIAK (Kawasan Industri Air Kelik). Berangkat dari visi seperti itulah pada tahun 1994. Desa Mengkubang Kecamatan Manggar. karyawan dan rakyat) dan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah Belitung Timur dengan memberdayakan sumber daya mineral yang ada. Setelah lulus S2. Ahok lalu mengikuti saran ayahnya. ternyata gelar Master in Business Administrasi (MBA) atau Magister Manajemen (MM) membawa Basuki diterima di PT Simaxindo Primadaya di Jakarta. Bagi Basuki. Ya. PERJUANGAN POLITIK Sukses menjadi pengusaha. ia pun kemudian masuk DPRD melalui Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB). Belitung Timur ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagaimana menyejahterakan stakeholder (pemegang saham. itu tidak mungkin. Dengan mengantongi suara 37. di sela-sela pekerjaannya tersebut Basuki telah mendirikan PT. Sjahrir. Basuki berpasangan dengan Khairul Effendi. Basuki didukung seseorang tokoh pejuang kemerdekaan (almarhum Wasidewo) memulai pembangunan pabrik pengolahan pasir kwarsa pertama di Pulau Belitung dengan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman. Masuknya Ahok ke dunia politik didasari oleh pesan sang ayah (Zhong Kim Nam) yang pernah berkata ³Kamu cocoknya jadi pejabat. Yaitu perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek.´ demikian pesan ayahnya. Tidak berhenti disitu saja.Untuk itu Basuki memutuskan kuliah S2 dan mengamb il bidang Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya. Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2005. BSc dari Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Jakarta. Karena pengusaha mau pikirkan rakyat banyak. Di sisi lain diyakini PT. ternyata. pabrik yang berlokasi di Dusun Burung Mandi.

´ ujar Gus Dur.´ Ujarnya. Ketika tampil menyampaikan orasinya. pasangan Basuki-Khairul unggul di Kabupaten Belitung Timur yang menjadi lumbung suara Partai Bulan Bintang (PBB) pada pemilu legislatif tahun 2004 lalu.Kabupaten Belitung Timur Definitif Pertama. Purnama (Ahok) menjadi Gubernur Bangka Belitung dan ikut berkampanye untuknya. Saat itu.´ Yang bersih. Ahok mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur yang di dukung juga oleh Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Basuki T. Menurutnya ada tiga hal yang tidak boleh dilupakan dalam demokrasi di Indonesia. Padahal. 5 . jika ia terpilih menjadi gubernur Bangka Belitung. Antara lain ia membebaskan biaya pendidikan dan biaya kesehatan bagi warganya. Basuki mendapat tawaran untuk masuk dalam pemilihan gubernur. Gus Dur yang tampil sekitar 15 menit itu menilai Ahok cukup tepat memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. ³Ahok sudah melaksanakan program terbaik ketika memimpin Kabupaten Belitung Timur dengan membebaskan biaya kesehatan kepada seluruh warganya. demokrasi tidak boleh menyengsarakan rakyat. di Manggar-ibukota Kabupaten Belitung Timur. dengan cita-cita untuk menyejahterahkan rakyat yang membuncah. Pertama. Namun toh Basuki meyakini bahwa bagaimanapun posisinya sekarang ia masih bisa membantu masyarakat di sekitarnya terutama dengan memberikan lapangan pekerjaan yang layak melalui perusahaan yang dimilikinya. Data hasil pilkada menggambarkan. jangan menghianati Pancasila sebagai dasar Negara. nasib belum berpihak kepadanya sehingga Basuki harus rela tak melanjutkan ambisinya. Bahkan. Menurutnya generasi Tionghoa saat ini diharapkan bisa terjun ke politik. Bahkan ia memotong anggaran perjalan dinasnya hanya menjadi seperlima agar bisa membantu masyarakat kecil. Manggar kampung halaman mantan Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra. Namun sayang. Dan Ketiga.´Kebhinekaan Indonesia juga harus dijaga. yang menjadi basis utama PBB saat itu. cagub keturunan etnis Tionghoa itu memiliki program strategis yang cukup bagus dengan membebaskan biaya pendidikan dan kesehatan. NKRI sudah final. Menurut Gus Dur. Kedua. aspirasi masyarakat di daerah yang banyak dihuni kelompok Melayu -Muslim itu beralih drastis. Masalah pendidikan dan kesehatan sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan. Ia banyak melakukan terobosan.´ ujarnya. Hanya dalam waktu sekitar dua tahun. transparan dan professional. Dalam masa kejayaannya di dunia politik tersebut. pasangan yang diajukan PBB juga dikalahkan Basuki-Khairul. Basuki tertarik mengikuti pemilihan gubernur tersebut dan rela meninggalkan jabatannya sebagai Bupati sebelum masa jabatannya habis.

6 . Gerakan ini berdiri sejak tahun 2002 yang memiliki tujuan memberantas korupsi di Indonesia. Di babel sebelumnya memang sudah ada warga tionghoa yg duduk di kursi DPR periode 1950-1953 yaitu Mr Tjung Tin Jan (Jani Arsadjaja) yang dikenal sebagai jaksa dan pengacara. dunia usaha dan masyarakat madani. Ahok mengalihkan tunjangan bagi pejabat pemerintah untuk kepentingan rakyat. ada juga warga Tionghoa yang duduk di lembaga dewan terhormat Tiga orang yang mewakili Babel untuk kursi DPR RI yaitu Rudianto Tjen (PDIP). Gerakan Tiga Pilar memiliki slogan ³Bersih. Gerakan Tiga Pilar Kemitraan adalah kemitraan antara unsur pemerintah. yang terdiri dari Masyarakat Transparansi In donesia. Ahok di nobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari unsur penyelenggara Negara. Kamis (1/2/2007). Kejujuran dan ketulusannya dalam mengabdikan diri untuk kesejahteraan rakyat dan Republik Indonesia juga menghantarkan Ahok menjadi salah seorang dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia oleh Tempo. Sedangkan untuk DPD suku Tionghoa yang meraih suara terbanyak masing-masing Tellie Ghozali dan Bahar Buhasan (Bong Tjai Bun) keduanya didampingi suku Melayu Rosman Djohan dan Noorhari Astuti. Ini ditandai dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat Belitung Timur. KADIN dan Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara.Penghargaan Gerakan Tiga Pilar Kemitraan. memberikan penganugerahan kepada para pribadi yang memberikan sumbangan terhadap upaya memberantas korupsi. Ahok dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah. Selain Ahok. Basuki Tjahja Purnama (Partai Golkar) yang mewakili masyarakat Babel di DPR RI periode 2009-2014 dan Paiman dari Partai Demokrat. Mereka adalah mantan guru SMPN 56 Jakarta Nurlaila dan Bupati Belitung Timur Basuki T Purnama (Ahok). Transparan dan Profesional´ (BTP).

Karena HA Ramli Sutanegara juga mengakui bahwa dirinya merupakan keluarga campuran Tionghoa. tetap dalam politik hingga bisa sampai masuk Akabri. Disamping itu belakangan ini warga Tionghoa sangat berminat di bidang politik kekuasaan baik di legislatif dan eksekutif.Gerakan Tali Persaudaraan Tionghoa Dan Melayu HA Ramli Sutanegara mengamati masalah sosial ekonomi. Apalagi dalam hadits yang artinya µTuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina¶. sosial politik. Bahkan bila orang Tionghoa itu lebih karena suatu kemampuannya. karena isterinya adalah seorang Tionghoa. Seperti peristiwa di Tiongkok. Karena mereka sudah konsisten dengan keadaan µDimana bumi dipijak disitu langit dijunjung¶. Ramli berkeinginan agar warga Tionghoa tetap berkiprah dalam bisnis.Melayu. Sedangkan prosentase penduduk Tionghoa di Bangka Belitung tidak mencapai 40 persen. Ini menandakan telah terjadi pertemuan adat budaya. yang di identikkan dengan anti Cina. seperti warga Tionghoa di Singapura menjadi Singapurian dan di Amerika Amerikanien. tapi jangan besar kepala. Ramli juga mengingatkan kepada warga Tionghoa harus berbesar hati. bahwa saat sekarang ini warga Tionghoa banyak berdagang dan sukses semua. akibat terjadinya over acting dari penduduk setempat. Ketika orang-orang Tionghoa merasa tertekan dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30 S) Partai Komunis Indonesia (PKI). Ramli juga mengamati ke negara-negara lain. 7 . Sehingga mereka (warga Tionghoa) ini menjadi warga negara orang tempatan. untuk masalah pembauran patut untuk menjadi contoh. Dalam buku bukunya yang berjudul ³Geliat Politik Marga Tionghoa Bangka Belitung´ Ramli mengajak masyarakat Tionghoa dan Melayu untuk bersama-sama mengeratkan tali persaudaraan yang sudah ada selama ini. namun di Bangka Belitung tidak seperti itu. sosial budaya serta prilaku warga masyarakat warga Tionghoa di Babel. Hal ini terbukti dengan kemampuan masyarakat Tionghoa yang lebih sedikit dari warga Melayu tapi di bidang politik warga Tionghoa memiliki suara yang terbanyak. Sedangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. sejak dari dulu sampai sekarang tidak pernah terjadi benturan-benturan Suku Melayu dan Tionghoa yang mempunyai hubungan harmonis. Seperti untuk calon legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Bangka Belitung maupun calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merupakan dari warga Tionghoa. Namun berdasarkan penglihatan Ramli. Belum lagi untuk di DPRD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota.

Bahkan pada pemilihan calon legislatif tahun 2009 ini belakanganbermunculan wajah-wajah Tionghoa. jauh lebih baik kurang sejahtera tapi bebas daripada sejahtera tapi tidak bebas. keadaan Tionghoa Bangka Belitung jauh lebih baik daripada Tionghoa di RRC.Kita belajar dengan dia. Apalagi sudah ada pembauran antar keluarga Melayu dan Tionghoa. Persaingan antara etnis tionghoa dan melayu di Bangka Belitung. Karena siapa yang akan memberikan peringatan kalau bukan kita sendiri. Sehingga terjadi persaingan. antara Marga Tionghoa dan Melayu terjun ke bidang politik dan diantara para calon legislatif perwakilan DPR dan DPD RI. 8 . diantaranya tiga buah buku Reformasi Pembauran. Selama ini Ramli sudah menerbitkan sebanyak 21 buku.´ ujar Ramli. Sehingga keberadaan suku Tionghoa mulai diperhitungkan dalam bidang politik. untuk duduk di lembaga dewan terhormat. dimana warga Melayu ada yang melakukan perkawinan dengan Tionghoa. dimana mewujudkan kesejahteraan dan kebebasan. Namun sebagian lagi memilih partai politik ke Partai Bulan Bintang (PBB). Problematika Pembauran dan Geliat Politik Marga Tionghoa Bangka Belitung. Pembauran antara Melayu dan Tionghoa Patut sebagai contoh. Karena jika harus memilih sejahtera tapi tidak bebas layaknya hidup di RRC atau memilih sejahtera tapi bebas layaknya hidup di Bangka Belitung. tapi yang mengajar jangan samapi lupa diri. kendatipun tidak berada di bawah partai berbasis etnis Tionghoa namun partai politik berbasis nasional lebih banyak diminati mereka sebagai penampung aspirasi. karena pembauran masyarakat Melayu maupun Tionghoa memiliki hubungan yang harmonis. Kebebasan berekspresi warga Tionghoa di Babel Menjadi tugas dan kewajiban setiap suku Tionghoa Bangka Belitung dengan kebebasan berekspresinya dalam demokrasi untuk terjun menekuni profesinya masing-masing serta bertanggungjawab. Yang jelas orang akan memilih yang ke dua. Tionghoa Dalam Demokrasi Bangka Belitung Kalau di lihat dari sisi Demokrasi. Partisipasi politik Marga Tionghoa di Babel Partisipasi politik marga Tionghoa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup meningkat.

Namun pembauran kedua etnis yang telah berjalan wajar selama ini dapat menghilangkan dan mengurangi prasangka buruk terhadap suku Tionghoa.Mengenai perbedaan asal-usul tionghoa dan melayu di babel Di Pulau Bangka Belitung. Bahkan perbedaannya seringkali lenyap di telan kemiripan dalam pembauran dan pergaulan serta kehidupan. perbandingan wakil rakyat Babel di DPD dan DPR RI kurang signifikan. Presentasi jumlah penduduk Melayu dan Tionghoa di Babel Kalau dilihat dari sisi etnis. Dapatlah saya katakan. dan warga Tionghoa memiliki hal yang sama dalam memilih profesi dan pekerjaan. Karena suku Tionghoa sekitar 30 persen dibandingkan dengan suku Melayu berkisar 70 persen. perbedaan yang ada tidak sampai membedakan jenis pekerjaan secara menyolok. Apapun keturunannya terlibat dalam perdagangan dan juga bukan perdagangan. 9 . baik keturunan melayu maupun keturunan Tionghoa tidak bisa lagi dibedakan asal usulnya. Kemiripan fisik dan prilaku sosial sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) jauh lebih banyak dari perbedaannya.

Bagi masyarakat babel sendiri. Seperti di Belitung Timur. 10 . Basuki Tjahaya Purnama. sekarang sudah tidak jamannya lagi memilih seorang pemimpin karena memiliki massa yang banyak tanpa mengetahui visi dan misi yang jelas apalagi hanya karena money politic. Masing-masing suku senantiasa menghormati dan mengakui perbedaan sekaligus memperkuat persamaan yang ada sebagai bawaan. Pembauran antara suku Tionghoa dan penduduk Indonesia (Melayu) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pembahasannya dimulai berdasarkan penemuan Prasasti Kota Kapur berangka tahun 686 masehi. MM sebagai Bupati Beltim membuktikan itu. agama.PENUTUP Kerajaan suku melayu dan kekaisaran di Tiongkok memungkinkan kedua suku hidup dalam keadaan damai dan tentram dan saling menguntungkan. padalah jumlah warga keturunan hanya sekitar 4. Dimana kekuasaan Kerajaan Sriwijaya dari suku Melayu pada masa-masa kejayaannya di abad ke 7. Semoga rakyat Babel selalu dapat jernih hati dan pikiran dalam memilih seorang pemimpin. Kemenangan Ir.7% dari 89.000 penduduk. materi. Raja dan masyarakatnya beragama Budha. Bahkan tidak pernah terjadi gesekan antara suku karena perbedaan etnis. kebudayaan dan peradaban. rakyat sudah jeli dan tidak memikirkan etnis atau partai tertentu dalam memilih Bupati.

php?id=2157 11 .org Bangkapos. http://www. Politik Lokal di Indonesia (Jakarta: KITLV Jakarta dan Yayasan Obor Indonesia.gemari. dan Gerry vanKlinken (eds.DAFTAR PUSTAKA Nordholt. 12 Desember 2010 http://www.edu/govdocs/redistricting. Henk S.id/cetakartikel.html sumber: id.).libpurdue. edisi: 09/Aug/2009 wib Kompas . 2007. Minggu.wikipedia. Editor Aniew Baswedan.or.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->