DOEL dr.

Dyah Pratiwi Setyarini

[2009]

DOEL

Dyah Pratiwi Setyarini 5/12/2009

1

DOEL dr. Dyah Pratiwi Setyarini

[2009]

2

sal.DOEL dr. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif terhadap antibiotic β laktan (penisilin . mual. demam tinggi. anafilaksis. EFEK SAMPING: Takikardi. GO. 500 mg Sirup kering 25 mg/5ml INDIKASI: Infeksi kulit dan jaringan lunak. rasa tidak enak pada perut (oral) DOSIS :Dewasa: • 30 – 90 mg/hari oral terbagi dalam 3 dosis • 2 mL IM/SC (1 x/ hari) • 5 – 10 mL IV/infus (1 x/hari) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Alkohol 70% KOMPOSISI: Alkohol 70% INDIKASI: Desinfektan kulit KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN: Dioleskan pada bagian luar tubuh Aminophyllin (inj) KOMPOSISI: Teofilina etilendiamina SEDIAAN: Vial (24 mg/ml. diuresis meningkat. ggn fungsi hati. muntah. nafas. EFEK SAMPING: Ruam mukopapular eritomatosus. gagal jantung. 3 . pasien usia lanjut. kejang otot. KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Hipersensitifitas. sakit kepala. dan nyeri epigastrik DOSIS : Dewasa : 130-150 mg. epilepsi. kemih dan kelamin. 10 ml) INDIKASI: Anti asma akut berat. reaksi hematologi. sal. urtikaria. Anak : 65-150 mg.kejang koroner. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Adona KOMPOSISI: Karbozokrom natrium sulfonat SEDIAAN: Tablet 10 mg & 30 mg INDIKASI: Tendensi pendarahan yang disebabkan menurunnya resistensi kapiler dan meningkatnya permeabilitas kapiler (Hemostatikum). 3-4 x sehari sesudah makan Serangan hebat : IV 240 mg (1 vial) Amoxicillin KOMPOSISI: Amoksisilin trihidrat SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg. neonatus. sefalosporin). dan depresi pernafasan KONTRAINDIKASI: Tukak peptik aktif. serum sickness. Infeksi bakteri gram positif dan gram negatif. hipotensi. kehilangan nafsu makan. takipneu. ggn GI.

Penggunaan bersama klorpromazin. sistitis. cerna (disentri. nafas. ruam kulit. GO. kelainan darah. wamil trimester I & 6 mgg t’akhir. uretritis. Gonorrhea: 3 gram/hari (dosis tunggal) PO : Bersama atau tanpa makanan [2009] Ampicillin KOMPOSISI: Ampisilina trihidrat SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg & 500 mg INDIKASI: Infeksi bakteri gram (+) dan gram (-). Vial 8 ml (250 mg/ml). Antalgin. reaksi kulit.anak: 250-500 mg 3-4 x sehari (maks 1 gr) Parenteral: 500-1000 mg sekali suntik (jgn lebih 1 gr) PO : Sesudah makan 4 . sal.DOEL dr. pielonefritis. INDIKASI: Analgetik-antipiretik • Nyeri akut hebat. EFEK SAMPING: Agranolositosis.5 mg GO : 3. sepsis dan puerperal. Antalgin ≈ Novalgin ≈ Novamidon ≈ Adimidon ≈ Dellamidon ≈ Camidon KOMPOSISI: Metamhampyron (+klordiazepoksida) SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg. lidocaine. Ampul 2 ml (250 mg/ml). KONTRAINDIKASI: Infeksi mononukleosis EFEK SAMPING: Ggn GI. 500 mg . pyramidon. anafilaksis.dewasa: 500-1000 mg 3-4 x sehari (maks 3 gr) . infeksi sal. sesudah luka/ pembedahan. tifus dan paratifus). payah jantung. bayi < 3 bln. urtikaria.5 g + 1 g probenesid PO : Diberikan saat perut kosong (1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan). iritasi lambung DOSIS : Oral . serum sickness. tumor / kolik & jika analgesic lain tdk menolong (INJ) • Demam tinggi yang tdk dapat diatasi antipiretik lain KONTRAINDIKASI: Alergi dipiron atau AINS lainnya. basiler. pruritus. superinfeksi DOSIS : Dewasa : 250 mg 4 x sehari atau 500 mg 2 x/hr Anak 5-10 thn : 125 – 250 mg (4 x sehari) 2-5 thn : 125 mg <2 thn 62. prostalitis. Dyah Pratiwi Setyarini DOSIS : Dewasa & anak ≥ 20 kg: 250 – 500 mg tiap 8 jam Anak ≤ 20 kg: 20 – 40 mg (3 x sehari) Penderita dengen dialisa peritoneal maks 500 mg/hr.

DOSIS : Tablet : Dewasa 1 tab tiap 6-8 jam. nyeri reumatik. nyeri kolik KONTRAINDIKASI: Psikosis berat. sakit gigi. EFEK SAMPING: agranulositosis. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Antasida KOMPOSISI: Aluminium hidroksida & Magnesium hidroksida SEDIAAN: Tablet. Maks 3x/hr IM atau IV PO : Diberikan sesudah makan Aquadest / Aquabidest (INJ) KOMPOSISI: H2O SEDIAAN: vial 25 ml INDIKASI: Larutan pengencer KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Asam Mefenamat KOMPOSISI: Asam Mefenamat SEDIAAN: Tablet 250 mg.DOEL dr. porfiria. demam. 500 mg INDIKASI: Sakit kepala. iritasi lambung. dismenore. pusing-pusing & ggn penglihatan. konstipasi. pasca op. hipersensitif derifat pirazolon. refluks esophagus & hernia hiatus diafragma KONTRAINDIKASI: Gagal ginjal EFEK SAMPING: Diare. kecenderungan perdarahan. Maks 7 hari. muntah diare. suspensi INDIKASI: Hiperasiditas yg disebabkan oleh gastritis’ tukak lambung. EFEK SAMPING: Mual. DOSIS : 1 – 2 tablet atau 1 – 2 sendok 5 ml suspensi Sesudah makan & sebelum tidur PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Antrain KOMPOSISI: Metamizole Na SEDIAAN: Tablet 500 mg INDIKASI: Meredakan nyeri. DOSIS : Dewasa: Awal 500 mg kmdn 250 mg tiap 6 jam. PO : Berikan segera sesudah makan Atropin sulfat (INJ) KOMPOSISI: Atropin 5 . nyeri setelah melahirkan. KONTRAINDIKASI: Ulserasi sampai inflamasi saluran cerna. nyeri otot tulang . ginjal atau hati. hipermagnesia pd pasien gagal ginjal. nyeri tulang belakang. peny. Maks 4 tab/hr Injeksi: Dewasa 500 mg tiap 6-8 jam. reaksi alergi. tukak lambung. nyeri karena luka. nyeri setelah operasi. hipersensitif.

akne rosasea & dermatitis perioral EFEK SAMPING: Perubahan atrofi local (terapi jangka panjang & intensif). bronkokonstriksi paradoksikal. infeksi bakteri & jamur pd kulit. KONTRAINDIKASI: Kardiomiopati obstruksi hipertrofi. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] SEDIAAN: Ampul (1 ml.1% 5 mg INDIKASI: Meringankan inflamasi dermatosis yg responsif terhadap kortikosteroid KONTRAINDIKASI: Peny. iridosiblitis. penglihatan kabur. 1 ampul ≈ 0. Sangat jarang : iritasi setempat atau reaksi alergi. antispasmodik. erupsi acneformis. Hiperkortisisme. 6 . Kehilangan kolagen kulit. irama jantung tidak stabil EFEK SAMPING: Takikardi. luka garukan & lecet. takikardi. palpitasi.25 – 1 mg.25 mg Berotec (Salbutamol Inhaler) KOMPOSISI: Fenoterol hydrobromide SEDIAAN: Inhaler INDIKASI: Pengobatan gejala serangan asma akut. ulkus statis KONTRAINDIKASI: Iritasi lokal (hentikan pemakaian) EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Oleskan pada daerah yang sakit lalu ditutup dengan pembalut steril Betamethason KOMPOSISI: Bethamethasone valerat SEDIAAN: Krim 0. esofagitis refluks. folikulitis. pusing atau nyri kepala. Pencegahan pada asma yang timbul akibat berlatih atau bekerja. Gatal. Mengobati asma bronkial dan keadaan lain dengan penyempitan sal nafas yang reversible seperti bronkitis obstruksi kronis. hipertropi prostate. mulut kering. bronkodilator. kegelisahan. mungkin perlu ditambah lagi. luka sayat. konfusi DOSIS : 0. peny paru kronik. KONTRAINDIKASI: Glaukoma. Asma bronkial dan keadaan lain dengan penyempitan sal nafas yang reversible bila diperlukan pengulangan dosis. 0. Terapi dgn agonis β2 potensial menimbulkan hipokalemia serius DOSIS : Inhalasi Serangan asma akut 1 semprot. Betadine zalf KOMPOSISI: Povidone-iodine SEDIAAN: Tube 5 mg & 10 mg INDIKASI: Mencegah infeksi pd luka bakar minor. takiaritmia EFEK SAMPING: Tremor pd jari tangan. 2 – 4 mg (keracunan antikolinesterase spt baygon). maks 8 semprot. virus.DOEL dr. maks 8 semprot/hr. hipertrikosis. diare & disenteri.25 mg/ml) INDIKASI: Antimuskarinik. keracunan antikolinesterase. 1-2 seprot untuk tiap pemberian. batuk. Terapi utk infeksi kulit krn bakteri & jamur. Pencegahan asma karena latihan 1-2 seprot. jika tidak pulih dengan 2 semprot.

rickettsia. EFEK SAMPING: Anemia aplastik. infeksi meningeal & konjungtivitis bakteria KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas.5 mg 2 x/hr. infeksi berat oleh H. placenta extr 10% SEDIAAN: Tube 15 gr INDIKASI: Luka bakar. ruam. muntah. PENGGUNAAN : Oleskan 2 sampai 3 kali perhari. Chloramphenicol KOMPOSISI: Kloramfenikol SEDIAAN: Kapsul 250 mg.5 mg INDIKASI: Hipertensi ringan s/d sedang. dermatitis kontak alergi & perioral.3 mg/kgBB/hr sampai maks 6mg/kgBB/hr dalam 2-3 dosis. striae & miliaria. Gagagl jantung Awal 6. pasien dengan ggn fungsi hati & ginjal yang berat.5%. anemia. KONTRAINDIKASI: Perforasi membran timpani EFEK SAMPING: Ototoksik. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] hipopigmentasi. gagal ginjal. impetigo. eksim pioderma. luka yang lama sembuh.DOEL dr. stenosis aorta. 0. Salmonella. Pemeliharaan : 25 mg 2x/hr. PO : Diberikan pada saat perut kosong (satu jam sebelum atau 2 jam setelah makan). Hipertensi berat Awal 12. ampul 2 ml INDIKASI: Demam tifoid dan para tifoid. ulkus dekubitus.25 mg atau 12. Pemeliharaan : 25 mg 2-3 x/hr. Bioplacenton KOMPOSISI: Neomycin sulfate 0. Grey Sindrom. Gagal jantung kongestif. dalam kombinasi dengan diuretik dan digitalis. Influenzae. ulkus kronik. dan kreatinin. Hipertensi berat yang gagal dengan terapi standar. mual. Maks : 50 mg 2x/hr. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif terhadap kaptopril atau penghambat ACE lain. urtikaria. Reaksi idiosinkratik. pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak rentan (penggunaan jangka lama). Maks : 150 mg/hr.5 % kloramfenikol. EFEK SAMPING: Proteinuria.5 mg 2x/hr. nefrotoksik. DOSIS : Hipertensi ringan sampai sedang Awal 12. Laktasi. depresi DOSIS : Dewasa: >2 minggu 50 mg/kgBB sehari dlm dosis terbagi 3-4 7 . dpt ditingkatkan bertahap dengan selang waktu min 2 minggu. infeksi sekunder. Hamil. dapat ditingkatkan dengan selang waktu 2-4 minggu. terutama pruritus. peningkatan ureum darah. diare. Anak Awal 0. hipotensi.5 mg. laserasi kulit. PENGGUNAAN : Oleskan 4-6 x/hr Captopril KOMPOSISI: Captopril SEDIAAN: Tablet 12. furunkulosis & infeksi kulit lain. Neutropenia. dapat ditingkatkan bertahap sampai dengan maks 50 mg 3x/hr. trombositopenia.

ggn retina.35 mg/kgBB/hr terbagi dalam 4 dosis PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Chlorpromazine (KPZ/CPZ) KOMPOSISI: Klorpromazin SEDIAAN: Tablet 25 mg INDIKASI: Antipsikotik. serum sickness KONTRAINDIKASI: Epilepsi EFEK SAMPING: Mengantuk. mulut kering. kelelahan. DOSIS : Oral: 25 mg 3x1. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Bayi & bayi premature < 2 mgg 25 mg/kgBB sehari dengan dosis terbagi 4 PO : Diberikan pada saat perut kosong. urtikaria. sakit kepala ringan. urtikaria. satu jam sebelum atau 2 jam setelah makan. dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Cimetidine ≈ Ulsikur (INJ) KOMPOSISI: Cimetidine 8 .1 kapl 3-4 x/hr. EFEK SAMPING: Ggn sal cerna. hipotensi kardia. Anak 0. Hari 3 dst : 300 mg (dosis total 25 mg/kgBB) PO : Diberikan bersama makanan Chlorpheniramin maleat (CTM) KOMPOSISI: Klorfeniramin maleat (gol alkilamin) SEDIAAN: Tablet 4 mg INDIKASI: Pengobatan gejala alergi. mual. ggn pendengaran. edema angioneurotik. narkotik. ggn neurologik atau hematologik. Antiemetik : 25 mg 3x/hr. palpitasi. Parenteral: 25 mg (1 ml) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan. Chloroquine KOMPOSISI: Klorokina difosfat SEDIAAN: Tablet 250 mg INDIKASI: Anti malaria. dermatitis. pandangan kabur. mulut kering. barbiturate. pusing. tremor. spt bersin-bersin. dll) EFEK SAMPING: Mengantuk. DOSIS : Hari 1 & 2 : 600 mg. takikardi. ggn GI DOSIS : Dws ½. setelah 1 – 2 hari dosis ditingkatkan 20-50 mg 2x/mgg hingga pasien tenang.DOEL dr. amoebiasis KONTRAINDIKASI: Ggn fungsi hepar. antikolinergik KONTRAINDIKASI: Pasien koma atau yang diberi penghambat SSP dlm dosis besar (spt: alcohol. eksim. ikterus. antiemetik.

diare. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif. DOSIS : Anak & bayi >2mgg : 50 mg/kgBB/hr terbagi dlm 3-4 dosis Bayi prematur : 25 mg/kgBB/hr terbagi dlm 2 dosis Bayi <2 mgg : 25 mg/kgBB/hr terbagi dalam 4-6 dosis Dewasa : 250 – 500 mg 4x/hr Cotrimoxazole Co-Trim. tifoid. refluks esophagus. KONTRAINDIKASI: Ggn ginjal & hati. 2 – 6 bln: 20 mg T + 100 mg S. meningitis. Urogenital. & impotent. ggn kardiovaskuler. EFEK SAMPING: Nyeri kepala / malaise. paratifoid. kehamilan dan menyusui. sindroma Gray. hipersensitif. limfogranuloma. Empedu. ggn GI. neuritis optic dan perifer. sal. infeksi berat yg disebabkan gram (-). DOSIS : Oral: 100 mg (3 x sehari) bersama makanan & 400 mg sebelum tidur (maks 2400 mg/hari) Parenteral: 200 mg IM/IV Setiap 6 jam sekali tanpa pengenceran PO : Diberikan bersama makanan Corsafen KOMPOSISI : Thiamphenicol SEDIAAN: 250 mg. ricketsia. anemia aplastik. uretritis GO. 6 bln – 5 thn: 40 mg T + 200 mg S. ampul 2 ml (100 mg/ml) INDIKASI: Hambat sekresi cairan lambung. mual & muntah DOSIS : Dewasa: Umum: 2 x sehari 160 mg T + 800 mg S (2 dd 2 tab 480 mg kotrimoksazol) Radang kandung kemih tanpa koplikasi. tukak peptic. ggn hati berat EFEK SAMPING: Depresi sumsum tulang. 480 mg.DOEL dr. Cotrimoxazole Pediatrik: 120 mg INDIKASI: [anti bakteri: bakterisida] Infeksi sal napas. Fasiprim. Cerna. infeksi sal. mual. 500 mg INDIKASI: Infeksi sal. Licoprima. leukopenia. 6 – 12 thn: 80 mg T + 400 mg S Perhatian: penggunaan tidak lebih dari 2 minggu PO : Berikan segera setelah makan 9 . pencernaan. ruam kulit. diare KONTRAINDIKASI: Ggn fungsi hati. ginjal. kanker lambung. gagal ginjal. Fameprim. sal kemih. wamil & menyusui EFEK SAMPING: Anemia. Tifus & infeksi parah: 2 dd 3 tab 480 mg Anak: 2 x sehari. 2 dd 2 tab 480 mg selama 3 – 7 hari. Erphatrim. mialgia. Sultrimmix. konstipasi. Wiatrim KOMPOSISI: Trimetoprim & Sulfametoksazol ( T : S = 1 : 5) SEDIAAN : Tablet 240 mg. pruritus. Primadex. jar kulit & jar lunak. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] SEDIAAN: Tablet 200 mg. ruam kulit. trombositopenia.

pre dan post operasi. depresi napas (dosis yang sangat tinggi) DOSIS : Dewasa: 10 – 30 mg. udem serebral.DOEL dr. 4 x sehari Bayi > 1 thn: 3. nyeri sendi KONTRAINDIKASI: Hentikan bila nyeri atritik terjadi >10 hari atau bila terjadi kemerahan kulit. alergi dermatologis. tukak peptic. 3 – 4 x sehari Anak: (6 – 12 thn) : 6. Valium KOMPOSISI: Diazepam SEDIAAN: Tablet 5 mg. diabetes melitus EFEK SAMPING: Gggn cairan & elektrolit. Dosis > 9 mg/hari untuk peny berat. Mentol & Eugenol SEDIAAN: Tube krim INDIKASI: Nyeri otot. tetanus. tukak peptic. Jangan digunakan bila kulit luka dan teriritasi.5 mg ampul 2 ml (5 mg/ml) INDIKASI: Arthritis. peny. osteoprosis DOSIS : Oral: 0. insufisiensi pulmoner 10 . Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Counterpain KOMPOSISI: Metil Salisilat. antiansietas. INDIKASI: Antitusif non-opioid (baik untuk batuk kering) KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Kantuk. serangan asma akut.5 mg.5 – 9 mg/hari diikuti pengurangan dosis sampai dosis seminimal mungkin. antikonvulsi. 4 x sehari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Diazepam Valisanbe. ampul 2 ml (5 mg/ml) INDIKASI: Hipnotik. leukemia. PO : Berikan sesudah makan dan sebelum tidur malam Dextrometorfan (DMF / DMP) KOMPOSISI: Dextrometorphan SEDIAAN: Tablet 15 mg. status epileptikus (IV). mata. suntikan ke dalam sendi yang terinfeksi atau tidak stabil. anemia hemolitik autoimun. SLE. kelemahan otot. diikuti pengurangan dosis sampai dosis seminimal mungkin Parenteral: 0. ggn psikosis. alergi berat. karditis rematik. alkoholisme (terapi penunjang) KONTRAINDIKASI: Depresi pernafasan. psikoneurosis. syok kardiogenik KONTRAINDIKASI: Sensitifitas thd dexamethasone. wamil & menyusui. Hindari kontak dengan mata dan membran mukosa EFEK SAMPING: Rasa panas pada bagian tubuh tempat counterpain digosokkan PENGGUNAAN: Oleskan 1-3 kali sehari Dexamethasone KOMPOSISI: Dexamethasone SEDIAAN: Tablet 0.75 mg/hari.75 mg. peny.

3-4 x/hr.2 mg Status Epileptikus: IV: 0. ggn penglihatan. norkolepsi KONTRAINDIKASI: Sulit tidur.gelisah. kongesti nasal. Anak : 5 mg/kg BB/hr (maks 300 mg/hr) Parenteral : Dewasa : 10-50 mg . eneuresis nokturnal. mual. ataksia.5 mg/kgBB Bayi & anak < 5 th: 5 mg Anak > 5 th : 10 mg Diphenhydramine Adidryl (inj). ampul 1 ml (50 mg/ml) INDIKASI: Obstruksi saluran nafas reversibel. sakit kepala. 11 . Novadryl (inj).5 mg. rash. pengentalan sekresi bronkial. ketergantungan. penyakit jantung iskemik. edema neuropatik diabetik. Recodryl (inj) KOMPOSISI: Difenhidramin HCl SEDIAAN: Ampul 1 ml (10 mg/ml). tremor.15 – 0. diare.ansietas. ggn mental. Camidryl (inj).IM atau IV (maks 400 mg/hr0). DOSIS :Oral: Dewasa : 50 mg atau 20 mg. hipertensi. sakit kepala. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] akut. ggn penglihatan. EFEK SAMPING: Hipotensi. IM atau IV Anak kecil (1 bln – 5 thn): 0. EFEK SAMPING: Kantuk. Bayi (>6 bln): 1–2. myasthenia gravis. KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd difenhidramin.25 – 0.DOEL dr. diulangi 3 – 4 jam berikutnya bila diperlukan sesuai indikasi Anak (> 5 th): 5 – 10 mg. konjungtivitis alergika. DOSIS :Oral: Dewasa : 2 – 10 mg. Rhinitis alergika. hipertrofi prostat. Takikardi.IM atau IV terbagi 4 dosis ( maks 300 mg/ hr). Efedrine KOMPOSISI: Efedrin HCl SEDIAAN: Tablet 25 mg. Anak : 5 mg / kg BB/ hr atau 150 mg/ hr .2 . reaksi paradoksikal dalam alergi. EFEK SAMPING: Insomnia. ggn sal napas bagian bawah (termasuk asma) pengobatan bersama MAO-inhibitor.25 mg/kgBB. Parenteral: IM/IV. trimester I kehamilan. 2 – 4 x sehari. hipotensi. vial 15 ml (10 mg/ml) INDIKASI: Reaksi alergi. mabuk perjalanan. Dewasa : 5 – 10 mg dgn kecepatan 5 mg/menit. bila perlu diulang 10 – 15 menit (maks 3 mg/kgBB/hari). tirotoksikosis. anemia hemolitik. parkinsonisme. ggn hati berat. kolaps kartdiovasluler. Rectiole Usia > 5 thn : 10 mg Usia < 5 thn : 5 mg Kejang demam: Rectiole Anak-anak : 0. kelemahan otot. takikardi. tremor & sakit kepala. Paradryl (inj). 3 x sehari.

konstipasi spastic. kemih KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Peroral: 3 kali sehari 15 mg PO : Jika untuk hipermotibilitas sal cerna. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] DOSIS : Oral : Dewasa : 15 – 60 mg. hipertiroid. palpatasi DOSIS : Parenteral : 0. henti jantung.5 – 2 % Dlm tetes mata 3 -4 % PO : Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Ekstrak Beladona KOMPOSISI: Ekstrak Beladona SEDIAAN: Tablet 10 mg INDIKASI: Mengendalikan hipermotilitas dikaitkan dengan tukak usus. hipertiroid. KONTRAINDIKASI: Glaukoma sudut tertutup.3 – 0. sakit kepala. memperpanjang efek anestetik lokal. menghilangkan reaksi hipersensitivitas. EFEK SAMPING: Ansietas. atau tukak lambung & mengendalikan hiperiritabilitas atau spasmus pd pilorospasme.DOEL dr. duodenum.5 mg Ethil klorida KOMPOSISI: Ethil klorida SEDIAAN: spray INDIKASI: Anestetik pembekuan local pada pembedahan kecil (spray kulit) KONTRAINDIKASI: Luka terbuka dan selaput lendir EFEK SAMPING: Nyeri. aritmia ventrikel. rasa takut. 3x/ hr Asma: Dewasa : 3 – 6 mg dd 25 – 50 mg Anak : 2 – 3 mg mg/kgBB/hari dlm 4 – 6 dosis Tetes hidung lar sulfat 0. perdarahan lokal. kejang otot (dosis besar) PENGGUNAAN: Disemprotkan pada bagian yang nyeri Erythromycin KOMPOSISI: Eritromisin SEDIAAN: Tablet 250 mg INDIKASI: Antibiotik 12 . angina pectoris. syok anafilaktik. syok hemoragik krn traumatik atau kardiogenik. Ephinephrine (Adrenalin) KOMPOSISI: Epinefrin SEDIAAN: Ampul 1 ml (1 mg/ml) INDIKASI: Bronkokonstriksi. hipertensi. psikoneurotik. colitis bertukak & spasmus sal. biasanya diberikan 30-50 menit sebelum makan.

pneumonii. terapi bersama litium EFEK SAMPING: Rasa tidak enak diperut. ggn pendengaran DOSIS : Oral: Dewasa : 250 mg. muntah. talasemia. pd eklamsia & kehamilan. hiperkalsemia. penglihatan 13 . PO : Paling baik diberikan pada saat perut kosong 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. mual muntah. porfiria EFEK SAMPING: Mual. enteritis. anafilaktik. komplikasi pada kehamilan. urtikaria. Ferrous sulfat ≈ Folic acid. hipertensi. hipokalemia. aureus .25mg SEDIAAN: Tablet INDIKASI: Anemia. Asites. konstipasi. & heokromatis EFEK SAMPING: Iritasi. 2 x sehari (maks 4 gr/hr untuk infeksi berat) Anak : 30 – 50 mg/kg BB/hr dibagi dlm 4 dosis (maks 66 – 100 mg/kgBB sehari untuk infeksi berat) Parenteral : Dewasa = anak: 25 . S. H. Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI.Infeksi saluran pernapasan krn S. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] .DOEL dr. colitis. defisiensi besi KONTRAINDIKASI: Ulkus peptikum.Radang panggul akut krn N. Gonorrhea . anuria. 4 gr/hari IV untuk infeksi sangat berat. koma hepatik kehamilan muda. ggn GI. peny hati. INDIKASI: Edema pada jantung. KONTRAINDIKASI: Defisiensi elektrolit. ulseratif. pyogenes.50 mg/kgBB/hari IV untuk infeksi berat. paru. kolostoni ileostomi. 4 x sehari atau 500 mg. diare DOSIS :Pencegahan: Dewasa : 1 tablet per minggu (selama 16 minggu) Anak : 2 x ½ tablet per minggu (selama 90 hari) Pengobatan: Dewasa : 3 tablet per minggu (selama 16 minggu) Anak : 3 x ½ tablet 2 x per minggu (selama 90 hari) PO : Dapat diberikan bersama makanan agar diabsorbsi lebih baik atau jika timbul rasa tidak nyaman pada GI. influenza .Infeksi kulit krn S. hipotensi ortostatik. Ferrolat KOMPOSISI: Ferro sulfat. ginjal. Furosemide KOMPOSISI: Furosemide SEDIAAN: Tablet 40 mg. Ferro sulfat eksikatus 200mg + as folat 0.Pencegahan thd endocarditis bacterial KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd eritromisin. diare.

Dyah Pratiwi Setyarini [2009] kabur. 2 – 3x/ hr 14 . takikardi DOSIS : Oral Dewasa : Gejala sedang :0. T. porphyria. INDIKASI: Anti jamur: Tinea korporis. Ileus obstruksi EFEK SAMPING: Alergi kulit DOSIS : 1 x sehari. 2x /hr (maks 2. satu supositorium Griseofulvin KOMPOSISI: Griseofulvin SEDIAAN: Tablet 125 mg.400 mg) Anak 6 – 12 thn : 1 .200 mg) Anak 2 – 6 thn : ½ tab – 1 tab. ggn hepatoselular EFEK SAMPING: Sakit kepala. muntah. 2x/ hr (maks 1. T. diare. mual. 2x/ hr (maks 600 mg) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Glycerin suppositories KOMPOSISI: Gliserin SEDIAAN: Krim INDIKASI: Konstipasi KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. dll.DOEL dr.5 mg INDIKASI: Antipsikosis.barber. 1 g/hr) Anak 10 mg/kgBB/hr PO : Berikan segera sesudah makan Haloperidol (Butiorofenon) KOMPOSISI: Haloperidol SEDIAAN: Tablet 0. wamil EFEK SAMPING: Kantuk.2 tab. Skizofrenia KONTRAINDIKASI: Depresi SSP. pedis. pandangan kabur DOSIS :Dewasa : 500 mg/hr ( maks. pusing. cruris.mual & muntah (dosis besar) DOSIS :Oral: Dewasa : 2 – 4 tab. KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. 2-3x/ hr Gejala berat : 3 – 5 mg. insomnia. hipotensi. T. parkinson. Glyceryl Guaiakolate (GG) KOMPOSISI: Gliseril guaiakolat SEDIAAN: Tablet 100 mg INDIKASI: Ekspektoran (khususnya batuk berdahak) KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Kantuk.5 – 2 mg.1 tab/hr PO : Dapat diberikan bersama mkanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI. sakit kepala DOSIS : Dws ½ .urtikaria.

rheumatoid KONTRAINDIKASI: Asma. gangguan mental. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] PO : Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Hydrocortisone 2. depresi miokard berat.kulit kering DOSIS: Dioleskan 2. hipotensi. Lidokain HCl 20 mg + Epinefrin 0.0125 mg SEDIAAN: Ampul 2 ml INDIKASI: Anestesi lokal & aritmia ventrikel KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas.4x/ hr pd lesi secara tipis Ibuprofen KOMPOSISI: Ibuprofen SEDIAAN: Tablet 200 mg INDIKASI: Analgetik & antiinflamasi. hipotensi. muntah DOSIS :Oral: Awal: 2. 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Lidocaine (inj) Pehacain KOMPOSISI: Lidokain.5-5 mg. sublingual Terapi: 20-40 mg tiap 4-6 jam PO : Berikan pada saat perut kosong. rasa terbakar.DOEL dr. gangguan nodus SA. nyeri & rasa panas di epigastrum DOSIS :Oral: Dewasa : 1200 – 1800 mg/ hr Dibagi 3 – 4 (maks 2. ruam kulit. wamil trimester I. EFEK SAMPING: Kepala terasa ringan. antipruritus pd dermatitis KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Iritasi. konstipasi. pusing. diare.5% KOMPOSISI: Hidrokortison SEDIAAN: Tube 5 gr INDIKASI: Antiinflamasi. hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual. muntah. DOSIS : Anestesi lokal 15 . Tukak lambung. kantuk. rasa lemah.400 mg/hr) Anak > 30 Kg BB: 20 mg/ kg BB/ hr Anak < 30 kg BB : maks 500 mg/ hr PO : Berikan segera sesudah makan Isosorbide dinitrat KOMPOSISI: Isosorbid dinitrat SEDIAAN: Tablet 5 gr INDIKASI: Angina pectoris KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas atau idiosinkrasi terhadap nitrat atau nitrit EFEK SAMPING: Sakit kepala. parestesia. bradikardi. mual. blok AV.

gangguan GI. ruam kulit DOSIS : Dewasa: 1-2 tab 3 x/hr PO : Diberikan bersama makanan Metoclopramide KOMPOSISI: Metoklopramid SEDIAAN: Tablet 10 mg INDIKASI: Gangguang GI.7-1.5 mg/kg/BB (maks 200 mg) Aritmia ventrikel 0. lelah.4 mg/kg/BB IV (maks 200-300 mg dlm 1 jam) Mebendazole KOMPOSISI: Mebendazol SEDIAAN : Tablet 100 mg INDIKASI: Antelmintik (obat cacing) KONTRAINDIKASI: Wamil trimester I. sakit kepala. DOSIS : Dewasa 10 mg 3x/hr PO : Berikan ½ jam sebelum makan Metronidazole 16 . muntah pada kehamilan. ulkus peptik. mabuk perjalanan. Solium) 2 x 300 mg selama 3 – 4 hari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Mertigo KOMPOSISI: Betahistine mesylate SEDIAAN: tablet 6 mg INDIKASI: Vertigo dan pusing pd peny. endoskopi dan intubasi. vertigo perifer KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Ggn GI. Meniere. anoreksia.DOEL dr. depresi.Untuk kremi (Enterobiasis) Dewasa dan anak > 2 tahun 100 mg (dosis tunggal) . dispepsia. Tanpa epinefrin 4. pusing. dyspepsia pasca gastrektomi. stenosis pilorik(ringan). sakit perut ringan DOSIS :Oral . mual dan muntah yang diinduksi oleh obat. hipertensi. epigastralgia. alergi mebendazol EFEK SAMPING: Diare. feokromositoma. sindroma Meinere. mengantuk. epilepsi EFEK SAMPING: Reaksi ekstrapiramidal. gelisah. gastroduodenitis. KONTRAINDIKASI: Obstruksi intestinal.Untuk cacing pita (T.Untuk cacing gelang (Ascariasis) 2x100 mg/hari (selama 3 hari) . Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Dewasa :Dengan epinefrin 7 mg/kg/BB (maks 500 mg). aerofagi.

bursitis). kantuk. trikomoniasis. abses hati. Na Diklofenak KOMPOSISI: Diclofenac Na SEDIAAN: Tablet 25 mg & 50 mg INDIKASI: AR. corporis. Perdarahan sal. diare DOSIS: Oral: Amoebiasis: Dewasa : 750 mg. versicolor. infeksi bakteri anaerob KONTRAINDIKASI: Riwayat peny darah (diskrasia darah). sakit kepala.DOEL dr. & kandidiasis kulit selama 2 – 4 minggu). EFEK SAMPING:Iritasi kulit. serangan asma. muntah. peningkatan serum transaminase. sakit kepala. peny pirai akut (periartritis. 3 x sehari PO : Diberikan bersama makanan Miconazole 2 % KOMPOSISI: Miconazole SEDIAAN: Tube 10 mg INDIKASI: Antibiotic spectrum luas: Tinea pedis. ggn SSP. wamil EFEK SAMPING: Mual. retensi cairan. rasa terbakar.5 mg/kgBB. Amoebiasis: giardiasis. 17 . 3 x sehari. Spondilitis Ankilosa : 25 mg 4 x/hr. kandidiasis kulit KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas terhadap Miconazole. mulut kering. ikterus. selama 5 – 10 hari Anak : 35 – 50 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis Trichomoniasis: Dewasa : 250 mg. gagal ginjal. diare. kruris. urtikaria atau rhinitis akut yg dicetuskan oleh aspirin atau AINS lainnya EFEK SAMPING: Nyeri epigastrium. GI. mual. 1 x sehari untuk tinea versikolor. selama 7 – 10 hari Anak : 15 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis Giardiasis: Dewasa = anak: 15 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi selama 5 hari Infeksi anaerob: 7. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] KOMPOSISI: Metronidazole SEDIAAN: Tablet 500 mg INDIKASI: Infeksi protozoa. AR : 50 mg 2-3 x/hr atau 75 mg2x/hr. Dapat ditmbh 25 mg sesaat sblm tidur. hepatitis. OA. kemerahan & maserasi DOSIS : Dioleskan secukupnya. kruris corporis. sindrom nefrotik DOSIS OA : 50 mg 2-3 x/hr atau 75 mg2x/hr. kurangi nyeri dan inflamasi nonreumatik KONTRAINDIKASI: Tukak peptik atau perdarahan gastrointestinal. 3 x sehari. tendonitis. 2 x sehari untuk tinea pedis. tenosinovitis.

alcohol.000 IU INDIKASI: Terapi infeksi kulit dan selaput mukosa. EFEK SAMPING: DOSIS : 3 x sehari. rash. Nitrogliserin Nitrogliserin INDIKASI: Angina pectoris. PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Nistatin KOMPOSISI: Nystatin SEDIAAN: Tablet vaginal 100. termasuk kandidiasis & infeksi spesies kandida lain seperti pada sariawan. amfetamin. diulangi seperlunya 18 . Untuk hipertensi darurat: 5-100 μg Norit KOMPOSISI: Karbon aktif SEDIAAN: Tablet 125 mg (40 tablet/tube) INDIKASI: Diare. sindroma Steven-Johnson DOSIS : Dewasa. dan kandidiasis usus. KONTRAINDIKASI: Tdk boleh diberikan bersamaan dgn PCT. iritasi oral dan sensitasi.5 –9 mg. 6 – 9 tablet Keracunan: 20 tablet. Anak 6 – 12 thn : 1 tab setelah BAB (maks 6 tab). keracunan daging. KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap nystatin. perut kembung. mual karena alcohol. Dyah Pratiwi Setyarini PO : Berikan segera sesudah makan [2009] New diatabs KOMPOSISI DAN SEDIAAN: Atapulgit aktif 600 mg INDIKASI: Pengobatan simptomatik pada diare non spesifik KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap atapulgit EFEK SAMPING: Sembelit DOSIS :Oral : Dewasa & anak >12 thn : 2 tab setelah BAB(maks 12 tab).DOEL dr. jamur. ruam termasuk urtikaria. Lysol. TD > 200/140 mmHg) KONTRAINDIKASI: Kegagalan sirkulasi akut (syok. dan kandidiasis kulit. paronica. anak dan bayi : 1 mL (100000 iu) 4 x/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan. rasa lemah. vulvovaginal.hipertensi. digoxin. takikardi. EFEK SAMPING: Mual muntah diare pd dosis tinggi. hipertensi darurat (hipertensi maligna . 2-4x/ hr. kantuk DOSIS: Oral: Untuk angina : 2. fenobarbital. carbol. ggn lambung karena pencemaran terganggu. gagal jantung. syok kardiogenik EFEK SAMPING: Sakit kepala. hipotensi postural.kolaps). ferosulfat. Biarkan didalam rongga mulut selama mungkin sebelum ditelan.

susu atau antasida jika ada gangguan pada GI Paracetamol KOMPOSISI: Parasetamol SEDIAAN: Tablet 500 mg. muntah. dismenorrhea. migrain (emboli perifer dan mesenterik). Anak : 25-50 mg/ kg BB/ hr . Salep: oles pada bagian yang memerlukan Papaverin KOMPOSISI: Papaverine HCl SEDIAAN: Tablet 10 mg. ruam kulit makulopapular.IM Dibagi 2 dosis atau 10-20 mg/kg BB/ hr.80 mg. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Oralit KOMPOSISI: Glukose anhydrous 4 gr. 3x sehari Anak 6 – 12 th: 10 mg. berkeringat DOSIS : Oral Dewasa : 40 . eritematosus.anemia hemolitik DOSIS : Parenteral: Dewasa : 250-500 mg.salep mata 1 % . 4 x/hari PO : Berikan bersama makanan. 250 mg INDIKASI: Meringankan rasa sakit pada sakit kepala dan sakit gigi serta menurunkan demam 19 . NaCl 0. mual.salep kulit 3 % .3 g SEDIAAN: Serbuk INDIKASI : Pengganti elektrolit pd pasien muntah dan diare. kondisi yang memerlukan relaksasi dari otot polos KONTRAINDIKASI: Glaukoma EFEK SAMPING: Pandangan kabur. Na bicarbinate 0.5 g. mengantuk. diare. 4 x/hari Anak 2 – 6 th: 5 mg. 40 mg INDIKASI: Spasmolitik. kolera KONTRAINDIKASI: Obstruksi atau perforasi usus EFEK SAMPING: Hipernatremia DOSIS : Larutkan 1 bungkus ke dalam 200 ml atau 1 lt air PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Oxytetracyclin : KOMPOSISI: Oksitetrasiklin SEDIAAN: .injeksi ( vial 10 ml. kejang sal kemih. kejang perut.79 . sal empedu. 4x/ hr. 50 mg/ml) INDIKASI: Antimikroba KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual.DOEL dr. CaCl 0.

Sebagai obat anti inflamasi KONTRAINDIKASI: Ulkus gaster.aspirin & AINS. ggn hati & ginjal. demam rematik akut.1 kapl 3-4 x/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Piroxicam KOMPOSISI: Piroksikam SEDIAAN: Tablet 20 mg INDIKASI: Nyeri & inflamasi pd penyakit rematik (termasuk penyakit still). perubahan darah DOSIS : Oral. tukak peptik. asma bronkial. ggn neurologi. TB aktif. rectal. hipersensitvitas EFEK SAMPING: Metabolik asidosis pd luka bakar yg luas PENGGUNAAN : Dioleskan pd daerah yg luka Prednisone KOMPOSISI: Prednison SEDIAAN: Tablet 5 mg INDIKASI: RA. Hamil 20 . nyeri & ggn epigastrium. terapi jangka lama) reaksi hipersensitif terhadap paracetamol DOSIS : Oral Dewasa : 1 kapl 3-4 x/hr Anak 6-12 thn ½ . ruam kulit.tukak peptik. DM. selanjutnya 20 mg/hr (selama 1-14 hr) Gout akut: 20 mg/ hr (dosis tunggal) PO : Berikan segera sesudah makan Povidone iodine: Betadine KOMPOSISI: Povidon yodium SEDIAAN: Cair INDIKASI: Antiseptik KONTRAINDIKASI: Luka bakar yg luas. wamil EFEK SAMPING: Stomatitis. infeksi jamur sistemik.DOEL dr. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] KONTRAINDIKASI: Gangguan fungsi hati berat. hipertensi. SLE. osteoporosis. atau IM 20 mg /hari Anak lebih dari 6 thm 4 mg/hari (BB < 15 kg) 10 mg/hr (BB 16 – 25 kg) 15 mg/hr (BB 26 – 45 kg) 20 mg/hr (BB > 46 kg) Ggn muskuloskeletal: 40 mg/hr (dosis tunggal ). pusing. gout akut KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap piroksika. hipersensitif terhadap paracetamol EFEK SAMPING: Kerusakan hati (dosis besar. edema. ggn muskuloskeletal.

kegelisahan. mengantuk.DOEL dr. mual. KONTRAINDIKASI: Jika stimulasi motilitas GI dapat membahayakan seperti obstruksi intestinal. nyeri otot. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] EFEK SAMPING: Moonface. osteoporosis. Americanus sedang & berat : 3 hari berturut PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Rivanol KOMPOSISI: Etakridin laktat SEDIAAN: Cair 21 . epigastralgia. mual. riwayat peny hati EFEK SAMPING: Sakit kepala. hipernatremia. anorexia DOSIS : Oral: 10 mg/kgBB (dosis tunggal). DOSIS : Dws 1-4 tab/hr. cepat lelah. ulkus peptikum. kembung. hipertensi DOSIS : Dewasa tab 10 mg 3x/hr PO : Berikan ½ jam sebelum makan Propylthiouracil (PTU) KOMPOSISI: Propiltiourasil SEDIAAN: Tablet 100 mg INDIKASI : Antitiroid / hipertiroidism KONTRAINDIKASI: Wamil trimester III EFEK SAMPING: Purpura. stenosis piloris (ringan). anoreksia. PO : Diberikan sesudah makan dan sebelum tidur. hiperkalemia. morning sickness. dyspepsia. 3x/hr (maks 600 mg/hr) Permulaan 3 dd 70 – 200 mg selama 6 – 8 minggu Pemeliharaan 50 – 300 mg/hari Pyrantel KOMPOSISI: Pyrantel pamoat SEDIAAN: Tablet 125 mg. Anak 1-2 mg/kgBB/hr dalam 3-4 dosis terbagi. lesu. gastroduodenitis. rash. demam. Primperan KOMPOSISI: Metoclopramide HCl SEDIAAN : Tablet 5 mg INDIKASI: Gangguan GI. muntah. sakit kepala. anak < 2 thn. Maks : 12 tab/hr. 250 mg INDIKASI: Antielmentik (cacing gelang.dosis diulang setelah 2 mgg Pada inf N. feokromositoma EFEK SAMPING: Dosis tinggi : pusing. anoreksia.. mual dan muntah krn obat. travel sickness. ruam kulit. dyspepsia pasca gastrektomi. epilepsi. cacing kremi. nyeri. endoskopi dan intubasi. kaku sendi DOSIS : Oral : Dewasa : 100 mg. cacing tambang) KONTRAINDIKASI: Wamil. iritasi lambung. dapat diberikan setiap saat Enterobiasis. gejala ekstrapiramidal. gelisah. Ggn tidur (pd awal terapi).

bila perlu diulangi tiap 4 jam Inhalasi. gagal ginjal EFEK SAMPING: Anoreksia. membasni kuman pada luka dan mencegah infeksi. 4 mg INDIKASI: Anti asma ~ bronkospasme asma bronchial . potong rambut terlebih dahulu sblm terapi. mencuci dan mengompres luka bernanah atau terkontaminasi KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Kompres dengan kasa pada bagian yang memerlukan Salbutamol KOMPOSISI: Salbutamol SEDIAAN: Tablet 2 mg. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] INDIKASI: Anti radang. Pd pemakaian di kepala. wamil. dermatitis. Jgn mandi minimal 24 jam stlh dioleskan. infeksi bakteri campuran KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd tetrasiklin. 3 x sehari (maks 8 mg/hari) Anak 2 – 6 thn : 1 – 2 mg 3 x sehari Parenteral: IM / SC 0. mual. anak < 8 tahun. eksim.DOEL dr. 100 – 200 mcg (1 – 2 kali semprot) PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Salep 2-4 KOMPOSISI: Salicylic acid 2%. gigi tengguli DOSIS :Oral: Dewasa : 1 – 2 gr/hari. muntah. Anak > 8 thn : 22 .5 mg. dibagi dalam 2 – 4 kali pemberian. usnic acid 1% SEDIAAN: Krim 10 gr INDIKASI: Scabies dan infeksi sekunder karena kuman Gram (+). pedikulosis KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Oleskan sedikit pada area yang sakit 3-4 x/hr Scabicid cream KOMPOSISI: Lindane 1%. sulfur 4% SEDIAAN: Krim 30 gr INDIKASI: Scabies. hipertiroid EFEK SAMPING: Tremor. Tetracyclin KOMPOSISI: Tetrasiklin HCl SEDIAAN : Tablet 250 mg INDIKASI: Antimikroba. vasodilatasi perifer DOSIS : Oral: Dewasa : 2 – 4 mg. streph & staph KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Oleskan seminggu sekali. emfisema KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. hipokalemia.

obstipasi DOSIS : Dewasa & anak > 16 thn 50 mg dosis tunggal. dapat ditingkatkan 50 mg ssdh selang waktu 4-6 jam. diskrasia darah. Pernapasan. hipersensitif terhadap sulfonamide. infeksi bedah dan sistemik KONTRAINDIKASI: Hipersensitif thd tetrasiklin. kulit kemerahan. ruam eritomatosa & makulopapular. kulit & jar. PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Trisulfa KOMPOSISI: Sulfadiazina + Sulfamerazina + Sulfadiminda. sakit kepala pruritus. nyeri pasca op. infeksi GI. gram negative. lelah. hipnotik. Ketergantungan obat dan opium. lunak. maks : 200 mg/hr. dispepsia. Sirosis hati 50 mg/12 jam. muntah. GI. ggn GI. intoksikasi akut dengan alkohol.50 mg/kg. dibagi dalam 2 – 4 kali pemberian Sifilis: Dewasa : 30 – 40 gr dalam dosis terbagi selama 10 – 15 hari PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Pasien ggn hati dan ginjal (bersihan kreatin <30 mL/mnt) 50-100 mg tiap 12 jam . KONTRAINDIKASI: Tidak dianjurkan pada wanita hamil dan menyusui EFEK SAMPING: Pusing. sensitif terhadap tramadol atau opiat. sedasi. hamil. serebrospinal. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] 25 . mendapat terapi MAOI. berkeringat. laktasi. hipoplasia enamel DOSIS : Oral: 250 mg tiap 6 jam Dws: 100 mg tiap 8-12 jam Anak > 8 thn 12-25 mg/kgBB tiap 8-12jam PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Tramadol KOMPOSISI: Tramadol HCl SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: Pengobatan nyeri akut dan kronik yang berat. mulut kering. Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Terramycin KOMPOSISI: Oxytetracyclin HCl SEDIAAN: Tablet INDIKASI: Infeksi sal. genitourinaria. atau obat yang mempengaruhi SSP lain. Maks : 400 mg /hr. Fotosensitifitas. Reaksi hipersensitif. bayi <2thn EFEK SAMPING: Reaksi hipersensitifitas pada kulit. anoreksia. muntah. mual. hamil dan anak < 8 thn EFEK SAMPING: Superinfeksi. mata. dan kuman yang peka terhadap sulfonamid KONTRAINDIKASI: Penyakit hati dan ginjal. Sulfadimidine SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: ISK.DOEL dr. diare DOSIS : Oral: 23 . analgesik. infeksi nafas gram positif. mual.

diare & sakit kepala (pada pemakaian berlebih) DOSIS : Terapi : 20. Anemia Pernisiosa. Vial 10 ml INDIKASI: Mencegah & mengobati defisiensi vitamin B12. Jantung. neurasthenia. Dyah Pratiwi Setyarini Dewasa : 4-6 kapl/hr lalu 1-2 kapl/6jam Anak : 75-100 mg/kgBB/hr Diikuti dgn ¼ dosis pertama tiap6jam [2009] Vitamin A KOMPOSISI: Vitamin A acetate sintetik SEDIAAN: Tablet 6000 SI INDIKASI: Defisiensi vit A. pembentukan eritrosit KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Reaksi alergi lokal 24 .000 IU 2-3 x/hr PO : Diberikan bersama makanan Vitamin B1 ≈ Thiamin KOMPOSISI: Vitamin B1 . muntah. peny. peny. mual muntah selama kehamilan atau pasca op.000 – 50.DOEL dr. hemeralopia. keratomalasia. hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual. anoreksia. agranulositosis.SPP. polyneuritis. xerophthalmia KONTRAINDIKASI: Profilaksis kanker. Thiamine HCl SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: Defisiensi vit B1 (mis: beri-beri). hamil dan laktasi KONTRAINDIKASI: hipersensitifitas EFEK SAMPING: Reaksi anafilaktik (pasien sensitive) DOSIS : Tab : 25 – 100 mg/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Vitamin B6 ≈ Pyridoxine KOMPOSISI: Pyridoxine SEDIAAN : Tablet INDIKASI: Paralisis agigantia. dermatitis seboroik KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Dewasa: 20-100 mg/hr PO : Diberikan bersama makanan Vitamin B12 (inj) ≈ Cyanocobalamin KOMPOSISI: Sianocobalamin SEDIAAN: Ampul 1 ml. organik.

nicotinamide SEDIAAN: Tablet. Dyah Pratiwi Setyarini DOSIS :Dosis awal: 100 mcg/hari (5 – 10 hari) Dosis penunjang: 100 – 200 mcg/bln [2009] Vitamin B complex KOMPOSISI: B1. ikterus pada bayi prematur EFEK SAMPING: Iritasi pada kulit dan saluran napas DOSIS : Parenteral: 1 – 5 mg/hari IM/IV 25 . INDIKASI: Defisiensi vit C (mis: scorbut) KONTRAINDIKASI: Hiperkromatosis. anemia hemolitik.DOEL dr. PP fach. Ca pantothenate. Avitaminosis grup B KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Sedasi DOSIS :Terapi : 1-2 tablet 3 x sehari Pencegahan : 1-2 tab/hr Injeksi : 2 inj/mgg sampai 2 inj/hr IM PO : Dapat diberikan bersama makanan jika timbul rasa tidak nyaman pada GI Vitamin C ≈ asam askorbat KOMPOSISI: Vitamin C SEDIAAN: Tablet 50 mg. Vial 10 ml INDIKASI:Wamil dan menyusui. palegra. B2. hiperbilirubinemia. talasemia & anemia sideroblastik (dosis besar) EFEK SAMPING: Diare dan pembentukan batu ginjal DOSIS :Oral Pencegahan: 40 – 100 mg/hari Pengobatan : 200 – 600 mg/hari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Vitamin K3 (inj) ≈ menadion KOMPOSISI: Vitamin K3 SEDIAAN: Ampul 1 ml INDIKASI: Mencegah dan mengatasi perdarahan akibat defisiensi Vitamin K3 KONTRAINDIKASI: Peny hati berat. beri-beri. B6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful