DOEL dr.

Dyah Pratiwi Setyarini

[2009]

DOEL

Dyah Pratiwi Setyarini 5/12/2009

1

DOEL dr. Dyah Pratiwi Setyarini

[2009]

2

3-4 x sehari sesudah makan Serangan hebat : IV 240 mg (1 vial) Amoxicillin KOMPOSISI: Amoksisilin trihidrat SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg. sal. gagal jantung. demam tinggi. anafilaksis. rasa tidak enak pada perut (oral) DOSIS :Dewasa: • 30 – 90 mg/hari oral terbagi dalam 3 dosis • 2 mL IM/SC (1 x/ hari) • 5 – 10 mL IV/infus (1 x/hari) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Alkohol 70% KOMPOSISI: Alkohol 70% INDIKASI: Desinfektan kulit KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN: Dioleskan pada bagian luar tubuh Aminophyllin (inj) KOMPOSISI: Teofilina etilendiamina SEDIAAN: Vial (24 mg/ml. 10 ml) INDIKASI: Anti asma akut berat. EFEK SAMPING: Ruam mukopapular eritomatosus. sefalosporin). Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Adona KOMPOSISI: Karbozokrom natrium sulfonat SEDIAAN: Tablet 10 mg & 30 mg INDIKASI: Tendensi pendarahan yang disebabkan menurunnya resistensi kapiler dan meningkatnya permeabilitas kapiler (Hemostatikum).kejang koroner. 3 . urtikaria. 500 mg Sirup kering 25 mg/5ml INDIKASI: Infeksi kulit dan jaringan lunak. neonatus. nafas.DOEL dr. ggn fungsi hati. EFEK SAMPING: Takikardi. kejang otot. epilepsi. KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Hipersensitifitas. sakit kepala. Anak : 65-150 mg. sal. pasien usia lanjut. hipotensi. ggn GI. takipneu. kemih dan kelamin. GO. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif terhadap antibiotic β laktan (penisilin . kehilangan nafsu makan. dan nyeri epigastrik DOSIS : Dewasa : 130-150 mg. diuresis meningkat. reaksi hematologi. dan depresi pernafasan KONTRAINDIKASI: Tukak peptik aktif. serum sickness. mual. Infeksi bakteri gram positif dan gram negatif. muntah.

Vial 8 ml (250 mg/ml). Ampul 2 ml (250 mg/ml). superinfeksi DOSIS : Dewasa : 250 mg 4 x sehari atau 500 mg 2 x/hr Anak 5-10 thn : 125 – 250 mg (4 x sehari) 2-5 thn : 125 mg <2 thn 62.anak: 250-500 mg 3-4 x sehari (maks 1 gr) Parenteral: 500-1000 mg sekali suntik (jgn lebih 1 gr) PO : Sesudah makan 4 . GO. kelainan darah. basiler. Antalgin ≈ Novalgin ≈ Novamidon ≈ Adimidon ≈ Dellamidon ≈ Camidon KOMPOSISI: Metamhampyron (+klordiazepoksida) SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg. Antalgin. sal. INDIKASI: Analgetik-antipiretik • Nyeri akut hebat. tumor / kolik & jika analgesic lain tdk menolong (INJ) • Demam tinggi yang tdk dapat diatasi antipiretik lain KONTRAINDIKASI: Alergi dipiron atau AINS lainnya. sepsis dan puerperal.DOEL dr. nafas. Gonorrhea: 3 gram/hari (dosis tunggal) PO : Bersama atau tanpa makanan [2009] Ampicillin KOMPOSISI: Ampisilina trihidrat SEDIAAN: Tablet/kapsul 250 mg & 500 mg INDIKASI: Infeksi bakteri gram (+) dan gram (-). pruritus. reaksi kulit. sistitis. sesudah luka/ pembedahan. EFEK SAMPING: Agranolositosis. KONTRAINDIKASI: Infeksi mononukleosis EFEK SAMPING: Ggn GI. serum sickness. 500 mg .5 g + 1 g probenesid PO : Diberikan saat perut kosong (1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan). bayi < 3 bln. anafilaksis. tifus dan paratifus). cerna (disentri. pielonefritis. urtikaria. uretritis. Dyah Pratiwi Setyarini DOSIS : Dewasa & anak ≥ 20 kg: 250 – 500 mg tiap 8 jam Anak ≤ 20 kg: 20 – 40 mg (3 x sehari) Penderita dengen dialisa peritoneal maks 500 mg/hr. iritasi lambung DOSIS : Oral . pyramidon.dewasa: 500-1000 mg 3-4 x sehari (maks 3 gr) . wamil trimester I & 6 mgg t’akhir. Penggunaan bersama klorpromazin. infeksi sal. prostalitis.5 mg GO : 3. lidocaine. payah jantung. ruam kulit.

tukak lambung. 500 mg INDIKASI: Sakit kepala. refluks esophagus & hernia hiatus diafragma KONTRAINDIKASI: Gagal ginjal EFEK SAMPING: Diare. muntah diare. konstipasi. sakit gigi. KONTRAINDIKASI: Ulserasi sampai inflamasi saluran cerna. EFEK SAMPING: Mual. iritasi lambung. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Antasida KOMPOSISI: Aluminium hidroksida & Magnesium hidroksida SEDIAAN: Tablet. demam. nyeri setelah melahirkan. ginjal atau hati. EFEK SAMPING: agranulositosis. porfiria. peny. PO : Berikan segera sesudah makan Atropin sulfat (INJ) KOMPOSISI: Atropin 5 . DOSIS : Tablet : Dewasa 1 tab tiap 6-8 jam. pasca op. suspensi INDIKASI: Hiperasiditas yg disebabkan oleh gastritis’ tukak lambung. Maks 3x/hr IM atau IV PO : Diberikan sesudah makan Aquadest / Aquabidest (INJ) KOMPOSISI: H2O SEDIAAN: vial 25 ml INDIKASI: Larutan pengencer KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Asam Mefenamat KOMPOSISI: Asam Mefenamat SEDIAAN: Tablet 250 mg. nyeri tulang belakang. dismenore. nyeri karena luka. hipersensitif. reaksi alergi. DOSIS : 1 – 2 tablet atau 1 – 2 sendok 5 ml suspensi Sesudah makan & sebelum tidur PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Antrain KOMPOSISI: Metamizole Na SEDIAAN: Tablet 500 mg INDIKASI: Meredakan nyeri. Maks 4 tab/hr Injeksi: Dewasa 500 mg tiap 6-8 jam. DOSIS : Dewasa: Awal 500 mg kmdn 250 mg tiap 6 jam. nyeri otot tulang . pusing-pusing & ggn penglihatan. hipermagnesia pd pasien gagal ginjal. nyeri setelah operasi. hipersensitif derifat pirazolon. Maks 7 hari. nyeri kolik KONTRAINDIKASI: Psikosis berat. nyeri reumatik.DOEL dr. kecenderungan perdarahan.

25 mg Berotec (Salbutamol Inhaler) KOMPOSISI: Fenoterol hydrobromide SEDIAAN: Inhaler INDIKASI: Pengobatan gejala serangan asma akut. konfusi DOSIS : 0. batuk. kegelisahan. Betadine zalf KOMPOSISI: Povidone-iodine SEDIAAN: Tube 5 mg & 10 mg INDIKASI: Mencegah infeksi pd luka bakar minor. maks 8 semprot. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] SEDIAAN: Ampul (1 ml. palpitasi. Terapi dgn agonis β2 potensial menimbulkan hipokalemia serius DOSIS : Inhalasi Serangan asma akut 1 semprot. erupsi acneformis. takikardi. Hiperkortisisme. mungkin perlu ditambah lagi. hipertropi prostate. Terapi utk infeksi kulit krn bakteri & jamur. irama jantung tidak stabil EFEK SAMPING: Takikardi. diare & disenteri. 1 ampul ≈ 0. Asma bronkial dan keadaan lain dengan penyempitan sal nafas yang reversible bila diperlukan pengulangan dosis. penglihatan kabur. luka garukan & lecet. virus.25 mg/ml) INDIKASI: Antimuskarinik. Pencegahan asma karena latihan 1-2 seprot. takiaritmia EFEK SAMPING: Tremor pd jari tangan. maks 8 semprot/hr. 0. akne rosasea & dermatitis perioral EFEK SAMPING: Perubahan atrofi local (terapi jangka panjang & intensif).25 – 1 mg. keracunan antikolinesterase. Kehilangan kolagen kulit. luka sayat. KONTRAINDIKASI: Kardiomiopati obstruksi hipertrofi. Pencegahan pada asma yang timbul akibat berlatih atau bekerja. Mengobati asma bronkial dan keadaan lain dengan penyempitan sal nafas yang reversible seperti bronkitis obstruksi kronis. KONTRAINDIKASI: Glaukoma. Gatal. jika tidak pulih dengan 2 semprot. hipertrikosis. bronkodilator. peny paru kronik. 2 – 4 mg (keracunan antikolinesterase spt baygon). folikulitis. mulut kering. bronkokonstriksi paradoksikal. Sangat jarang : iritasi setempat atau reaksi alergi. iridosiblitis. infeksi bakteri & jamur pd kulit.DOEL dr. 6 .1% 5 mg INDIKASI: Meringankan inflamasi dermatosis yg responsif terhadap kortikosteroid KONTRAINDIKASI: Peny. pusing atau nyri kepala. ulkus statis KONTRAINDIKASI: Iritasi lokal (hentikan pemakaian) EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Oleskan pada daerah yang sakit lalu ditutup dengan pembalut steril Betamethason KOMPOSISI: Bethamethasone valerat SEDIAAN: Krim 0. 1-2 seprot untuk tiap pemberian. esofagitis refluks. antispasmodik.

Laktasi. ulkus kronik. Salmonella. ulkus dekubitus.5%. luka yang lama sembuh. Maks : 150 mg/hr. Reaksi idiosinkratik. Pemeliharaan : 25 mg 2-3 x/hr. Neutropenia. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] hipopigmentasi. furunkulosis & infeksi kulit lain.3 mg/kgBB/hr sampai maks 6mg/kgBB/hr dalam 2-3 dosis. dapat ditingkatkan bertahap sampai dengan maks 50 mg 3x/hr. trombositopenia. Pemeliharaan : 25 mg 2x/hr. Anak Awal 0. hipotensi. PENGGUNAAN : Oleskan 4-6 x/hr Captopril KOMPOSISI: Captopril SEDIAAN: Tablet 12. dpt ditingkatkan bertahap dengan selang waktu min 2 minggu.5 mg. PENGGUNAAN : Oleskan 2 sampai 3 kali perhari. peningkatan ureum darah. gagal ginjal. dapat ditingkatkan dengan selang waktu 2-4 minggu. depresi DOSIS : Dewasa: >2 minggu 50 mg/kgBB sehari dlm dosis terbagi 3-4 7 . Hipertensi berat Awal 12. Hamil. infeksi berat oleh H. 0. stenosis aorta. EFEK SAMPING: Proteinuria. dermatitis kontak alergi & perioral. mual. rickettsia. dalam kombinasi dengan diuretik dan digitalis. Bioplacenton KOMPOSISI: Neomycin sulfate 0. DOSIS : Hipertensi ringan sampai sedang Awal 12. infeksi sekunder.25 mg atau 12. PO : Diberikan pada saat perut kosong (satu jam sebelum atau 2 jam setelah makan). nefrotoksik. laserasi kulit.5 % kloramfenikol.5 mg 2x/hr. Maks : 50 mg 2x/hr. KONTRAINDIKASI: Perforasi membran timpani EFEK SAMPING: Ototoksik.5 mg INDIKASI: Hipertensi ringan s/d sedang. anemia. Hipertensi berat yang gagal dengan terapi standar. terutama pruritus. striae & miliaria. placenta extr 10% SEDIAAN: Tube 15 gr INDIKASI: Luka bakar. diare. Influenzae. ampul 2 ml INDIKASI: Demam tifoid dan para tifoid.DOEL dr. EFEK SAMPING: Anemia aplastik. muntah. dan kreatinin. Grey Sindrom. eksim pioderma. ruam. Gagal jantung kongestif. pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak rentan (penggunaan jangka lama).5 mg 2 x/hr. infeksi meningeal & konjungtivitis bakteria KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas. Chloramphenicol KOMPOSISI: Kloramfenikol SEDIAAN: Kapsul 250 mg. impetigo. Gagagl jantung Awal 6. pasien dengan ggn fungsi hati & ginjal yang berat. urtikaria. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif terhadap kaptopril atau penghambat ACE lain.

kelelahan. serum sickness KONTRAINDIKASI: Epilepsi EFEK SAMPING: Mengantuk. narkotik. mulut kering. satu jam sebelum atau 2 jam setelah makan. Hari 3 dst : 300 mg (dosis total 25 mg/kgBB) PO : Diberikan bersama makanan Chlorpheniramin maleat (CTM) KOMPOSISI: Klorfeniramin maleat (gol alkilamin) SEDIAAN: Tablet 4 mg INDIKASI: Pengobatan gejala alergi. mual. dermatitis. ggn GI DOSIS : Dws ½.1 kapl 3-4 x/hr. DOSIS : Oral: 25 mg 3x1. palpitasi. spt bersin-bersin. antikolinergik KONTRAINDIKASI: Pasien koma atau yang diberi penghambat SSP dlm dosis besar (spt: alcohol. urtikaria. setelah 1 – 2 hari dosis ditingkatkan 20-50 mg 2x/mgg hingga pasien tenang. urtikaria. sakit kepala ringan. DOSIS : Hari 1 & 2 : 600 mg. barbiturate. antiemetik.DOEL dr. eksim. ggn pendengaran. pusing. pandangan kabur. ggn neurologik atau hematologik. hipotensi kardia. Chloroquine KOMPOSISI: Klorokina difosfat SEDIAAN: Tablet 250 mg INDIKASI: Anti malaria. takikardi. amoebiasis KONTRAINDIKASI: Ggn fungsi hepar. EFEK SAMPING: Ggn sal cerna. tremor. ggn retina. edema angioneurotik.35 mg/kgBB/hr terbagi dalam 4 dosis PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Chlorpromazine (KPZ/CPZ) KOMPOSISI: Klorpromazin SEDIAAN: Tablet 25 mg INDIKASI: Antipsikotik. ikterus. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Bayi & bayi premature < 2 mgg 25 mg/kgBB sehari dengan dosis terbagi 4 PO : Diberikan pada saat perut kosong. Parenteral: 25 mg (1 ml) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan. Anak 0. dll) EFEK SAMPING: Mengantuk. Antiemetik : 25 mg 3x/hr. mulut kering. dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Cimetidine ≈ Ulsikur (INJ) KOMPOSISI: Cimetidine 8 .

konstipasi. infeksi berat yg disebabkan gram (-). 500 mg INDIKASI: Infeksi sal. ginjal. EFEK SAMPING: Nyeri kepala / malaise. Wiatrim KOMPOSISI: Trimetoprim & Sulfametoksazol ( T : S = 1 : 5) SEDIAAN : Tablet 240 mg. Fasiprim. ggn kardiovaskuler. infeksi sal. Urogenital. ricketsia. hipersensitif. Erphatrim. Cotrimoxazole Pediatrik: 120 mg INDIKASI: [anti bakteri: bakterisida] Infeksi sal napas. ggn GI. kanker lambung. gagal ginjal. 480 mg. DOSIS : Oral: 100 mg (3 x sehari) bersama makanan & 400 mg sebelum tidur (maks 2400 mg/hari) Parenteral: 200 mg IM/IV Setiap 6 jam sekali tanpa pengenceran PO : Diberikan bersama makanan Corsafen KOMPOSISI : Thiamphenicol SEDIAAN: 250 mg. 2 – 6 bln: 20 mg T + 100 mg S. wamil & menyusui EFEK SAMPING: Anemia. KONTRAINDIKASI: Hipersensitif. sal. Primadex. sal kemih. tifoid. diare KONTRAINDIKASI: Ggn fungsi hati. 2 dd 2 tab 480 mg selama 3 – 7 hari. mual & muntah DOSIS : Dewasa: Umum: 2 x sehari 160 mg T + 800 mg S (2 dd 2 tab 480 mg kotrimoksazol) Radang kandung kemih tanpa koplikasi. pruritus. paratifoid. mialgia. DOSIS : Anak & bayi >2mgg : 50 mg/kgBB/hr terbagi dlm 3-4 dosis Bayi prematur : 25 mg/kgBB/hr terbagi dlm 2 dosis Bayi <2 mgg : 25 mg/kgBB/hr terbagi dalam 4-6 dosis Dewasa : 250 – 500 mg 4x/hr Cotrimoxazole Co-Trim. Tifus & infeksi parah: 2 dd 3 tab 480 mg Anak: 2 x sehari. jar kulit & jar lunak. limfogranuloma. anemia aplastik.DOEL dr. KONTRAINDIKASI: Ggn ginjal & hati. tukak peptic. kehamilan dan menyusui. sindroma Gray. diare. & impotent. meningitis. trombositopenia. ruam kulit. leukopenia. ggn hati berat EFEK SAMPING: Depresi sumsum tulang. Fameprim. Licoprima. Cerna. Empedu. mual. ruam kulit. Sultrimmix. pencernaan. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] SEDIAAN: Tablet 200 mg. uretritis GO. ampul 2 ml (100 mg/ml) INDIKASI: Hambat sekresi cairan lambung. refluks esophagus. 6 – 12 thn: 80 mg T + 400 mg S Perhatian: penggunaan tidak lebih dari 2 minggu PO : Berikan segera setelah makan 9 . neuritis optic dan perifer. 6 bln – 5 thn: 40 mg T + 200 mg S.

osteoprosis DOSIS : Oral: 0. serangan asma akut. alkoholisme (terapi penunjang) KONTRAINDIKASI: Depresi pernafasan. 4 x sehari Bayi > 1 thn: 3. wamil & menyusui. Jangan digunakan bila kulit luka dan teriritasi. udem serebral. tukak peptic. diabetes melitus EFEK SAMPING: Gggn cairan & elektrolit.DOEL dr. PO : Berikan sesudah makan dan sebelum tidur malam Dextrometorfan (DMF / DMP) KOMPOSISI: Dextrometorphan SEDIAAN: Tablet 15 mg. karditis rematik. Hindari kontak dengan mata dan membran mukosa EFEK SAMPING: Rasa panas pada bagian tubuh tempat counterpain digosokkan PENGGUNAAN: Oleskan 1-3 kali sehari Dexamethasone KOMPOSISI: Dexamethasone SEDIAAN: Tablet 0. ggn psikosis. alergi berat. peny.75 mg/hari. diikuti pengurangan dosis sampai dosis seminimal mungkin Parenteral: 0. INDIKASI: Antitusif non-opioid (baik untuk batuk kering) KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Kantuk. nyeri sendi KONTRAINDIKASI: Hentikan bila nyeri atritik terjadi >10 hari atau bila terjadi kemerahan kulit. kelemahan otot. 4 x sehari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Diazepam Valisanbe. 3 – 4 x sehari Anak: (6 – 12 thn) : 6. syok kardiogenik KONTRAINDIKASI: Sensitifitas thd dexamethasone. status epileptikus (IV). antikonvulsi. antiansietas. tetanus. anemia hemolitik autoimun.5 – 9 mg/hari diikuti pengurangan dosis sampai dosis seminimal mungkin. suntikan ke dalam sendi yang terinfeksi atau tidak stabil. ampul 2 ml (5 mg/ml) INDIKASI: Hipnotik. Dosis > 9 mg/hari untuk peny berat.5 mg ampul 2 ml (5 mg/ml) INDIKASI: Arthritis.75 mg.5 mg. psikoneurosis. Mentol & Eugenol SEDIAAN: Tube krim INDIKASI: Nyeri otot. SLE. tukak peptic. insufisiensi pulmoner 10 . peny. leukemia. depresi napas (dosis yang sangat tinggi) DOSIS : Dewasa: 10 – 30 mg. alergi dermatologis. mata. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Counterpain KOMPOSISI: Metil Salisilat. Valium KOMPOSISI: Diazepam SEDIAAN: Tablet 5 mg. pre dan post operasi.

hipotensi. kelemahan otot. tirotoksikosis. Efedrine KOMPOSISI: Efedrin HCl SEDIAAN: Tablet 25 mg. KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd difenhidramin.DOEL dr. Parenteral: IM/IV. ampul 1 ml (50 mg/ml) INDIKASI: Obstruksi saluran nafas reversibel. myasthenia gravis. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] akut. ketergantungan. IM atau IV Anak kecil (1 bln – 5 thn): 0. parkinsonisme. 3 x sehari. EFEK SAMPING: Insomnia. ataksia. DOSIS :Oral: Dewasa : 50 mg atau 20 mg. konjungtivitis alergika. ggn penglihatan.IM atau IV terbagi 4 dosis ( maks 300 mg/ hr). 2 – 4 x sehari. Rhinitis alergika. diare. tremor. Rectiole Usia > 5 thn : 10 mg Usia < 5 thn : 5 mg Kejang demam: Rectiole Anak-anak : 0. mabuk perjalanan. rash. sakit kepala. diulangi 3 – 4 jam berikutnya bila diperlukan sesuai indikasi Anak (> 5 th): 5 – 10 mg. eneuresis nokturnal.5 mg/kgBB Bayi & anak < 5 th: 5 mg Anak > 5 th : 10 mg Diphenhydramine Adidryl (inj). tremor & sakit kepala. ggn sal napas bagian bawah (termasuk asma) pengobatan bersama MAO-inhibitor. reaksi paradoksikal dalam alergi.5 mg. Anak : 5 mg / kg BB/ hr atau 150 mg/ hr . anemia hemolitik. ggn hati berat. edema neuropatik diabetik. trimester I kehamilan.25 – 0. Recodryl (inj) KOMPOSISI: Difenhidramin HCl SEDIAAN: Ampul 1 ml (10 mg/ml). hipertrofi prostat. penyakit jantung iskemik. EFEK SAMPING: Kantuk.15 – 0. Camidryl (inj).ansietas. ggn penglihatan. Paradryl (inj). bila perlu diulang 10 – 15 menit (maks 3 mg/kgBB/hari).2 . ggn mental. norkolepsi KONTRAINDIKASI: Sulit tidur. Takikardi. 3-4 x/hr.2 mg Status Epileptikus: IV: 0. vial 15 ml (10 mg/ml) INDIKASI: Reaksi alergi. EFEK SAMPING: Hipotensi. kolaps kartdiovasluler.IM atau IV (maks 400 mg/hr0). pengentalan sekresi bronkial. hipertensi. sakit kepala.25 mg/kgBB. kongesti nasal.gelisah. Bayi (>6 bln): 1–2. mual. DOSIS :Oral: Dewasa : 2 – 10 mg. Novadryl (inj). Anak : 5 mg/kg BB/hr (maks 300 mg/hr) Parenteral : Dewasa : 10-50 mg . 11 . takikardi. Dewasa : 5 – 10 mg dgn kecepatan 5 mg/menit.

kemih KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Peroral: 3 kali sehari 15 mg PO : Jika untuk hipermotibilitas sal cerna. 3x/ hr Asma: Dewasa : 3 – 6 mg dd 25 – 50 mg Anak : 2 – 3 mg mg/kgBB/hari dlm 4 – 6 dosis Tetes hidung lar sulfat 0. konstipasi spastic. atau tukak lambung & mengendalikan hiperiritabilitas atau spasmus pd pilorospasme.5 – 2 % Dlm tetes mata 3 -4 % PO : Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Ekstrak Beladona KOMPOSISI: Ekstrak Beladona SEDIAAN: Tablet 10 mg INDIKASI: Mengendalikan hipermotilitas dikaitkan dengan tukak usus. syok hemoragik krn traumatik atau kardiogenik. hipertiroid.5 mg Ethil klorida KOMPOSISI: Ethil klorida SEDIAAN: spray INDIKASI: Anestetik pembekuan local pada pembedahan kecil (spray kulit) KONTRAINDIKASI: Luka terbuka dan selaput lendir EFEK SAMPING: Nyeri. syok anafilaktik. duodenum. henti jantung. hipertensi. EFEK SAMPING: Ansietas. palpatasi DOSIS : Parenteral : 0. Ephinephrine (Adrenalin) KOMPOSISI: Epinefrin SEDIAAN: Ampul 1 ml (1 mg/ml) INDIKASI: Bronkokonstriksi. perdarahan lokal. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] DOSIS : Oral : Dewasa : 15 – 60 mg. aritmia ventrikel. memperpanjang efek anestetik lokal. angina pectoris.DOEL dr. psikoneurotik. hipertiroid. colitis bertukak & spasmus sal. kejang otot (dosis besar) PENGGUNAAN: Disemprotkan pada bagian yang nyeri Erythromycin KOMPOSISI: Eritromisin SEDIAAN: Tablet 250 mg INDIKASI: Antibiotik 12 . biasanya diberikan 30-50 menit sebelum makan. rasa takut. KONTRAINDIKASI: Glaukoma sudut tertutup.3 – 0. menghilangkan reaksi hipersensitivitas. sakit kepala.

hipotensi ortostatik. penglihatan 13 . hipokalemia. talasemia. porfiria EFEK SAMPING: Mual. Furosemide KOMPOSISI: Furosemide SEDIAAN: Tablet 40 mg. paru. colitis. PO : Paling baik diberikan pada saat perut kosong 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. kolostoni ileostomi. konstipasi.50 mg/kgBB/hari IV untuk infeksi berat. anafilaktik. ginjal. terapi bersama litium EFEK SAMPING: Rasa tidak enak diperut. Gonorrhea . Asites. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] . Ferrous sulfat ≈ Folic acid. ggn GI. peny hati. Ferrolat KOMPOSISI: Ferro sulfat. 4 x sehari atau 500 mg. diare. ulseratif. Ferro sulfat eksikatus 200mg + as folat 0. & heokromatis EFEK SAMPING: Iritasi. INDIKASI: Edema pada jantung. urtikaria. mual muntah. defisiensi besi KONTRAINDIKASI: Ulkus peptikum. H. 2 x sehari (maks 4 gr/hr untuk infeksi berat) Anak : 30 – 50 mg/kg BB/hr dibagi dlm 4 dosis (maks 66 – 100 mg/kgBB sehari untuk infeksi berat) Parenteral : Dewasa = anak: 25 .Pencegahan thd endocarditis bacterial KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd eritromisin.Infeksi kulit krn S. hiperkalsemia. pd eklamsia & kehamilan. koma hepatik kehamilan muda.Radang panggul akut krn N. KONTRAINDIKASI: Defisiensi elektrolit. pneumonii. hipertensi. influenza . komplikasi pada kehamilan. anuria. ggn pendengaran DOSIS : Oral: Dewasa : 250 mg. Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI. 4 gr/hari IV untuk infeksi sangat berat. muntah. diare DOSIS :Pencegahan: Dewasa : 1 tablet per minggu (selama 16 minggu) Anak : 2 x ½ tablet per minggu (selama 90 hari) Pengobatan: Dewasa : 3 tablet per minggu (selama 16 minggu) Anak : 3 x ½ tablet 2 x per minggu (selama 90 hari) PO : Dapat diberikan bersama makanan agar diabsorbsi lebih baik atau jika timbul rasa tidak nyaman pada GI. S. pyogenes. aureus .Infeksi saluran pernapasan krn S.DOEL dr.25mg SEDIAAN: Tablet INDIKASI: Anemia. enteritis.

T. insomnia. 2 – 3x/ hr 14 .5 – 2 mg. Skizofrenia KONTRAINDIKASI: Depresi SSP.1 tab/hr PO : Dapat diberikan bersama mkanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI. takikardi DOSIS : Oral Dewasa : Gejala sedang :0. diare. INDIKASI: Anti jamur: Tinea korporis. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] kabur. sakit kepala DOSIS : Dws ½ .400 mg) Anak 6 – 12 thn : 1 . dll. KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. 2x/ hr (maks 1. T.DOEL dr.5 mg INDIKASI: Antipsikosis. pusing.mual & muntah (dosis besar) DOSIS :Oral: Dewasa : 2 – 4 tab. cruris.200 mg) Anak 2 – 6 thn : ½ tab – 1 tab. Ileus obstruksi EFEK SAMPING: Alergi kulit DOSIS : 1 x sehari. 2-3x/ hr Gejala berat : 3 – 5 mg. ggn hepatoselular EFEK SAMPING: Sakit kepala. 2x/ hr (maks 600 mg) PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Glycerin suppositories KOMPOSISI: Gliserin SEDIAAN: Krim INDIKASI: Konstipasi KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. 1 g/hr) Anak 10 mg/kgBB/hr PO : Berikan segera sesudah makan Haloperidol (Butiorofenon) KOMPOSISI: Haloperidol SEDIAAN: Tablet 0. hipotensi. muntah. satu supositorium Griseofulvin KOMPOSISI: Griseofulvin SEDIAAN: Tablet 125 mg. parkinson. T.2 tab. pandangan kabur DOSIS :Dewasa : 500 mg/hr ( maks. Glyceryl Guaiakolate (GG) KOMPOSISI: Gliseril guaiakolat SEDIAAN: Tablet 100 mg INDIKASI: Ekspektoran (khususnya batuk berdahak) KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Kantuk. pedis. mual. wamil EFEK SAMPING: Kantuk.urtikaria. 2x /hr (maks 2.barber. porphyria.

Lidokain HCl 20 mg + Epinefrin 0. mual. pusing. sublingual Terapi: 20-40 mg tiap 4-6 jam PO : Berikan pada saat perut kosong.0125 mg SEDIAAN: Ampul 2 ml INDIKASI: Anestesi lokal & aritmia ventrikel KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual. gangguan nodus SA. EFEK SAMPING: Kepala terasa ringan. kantuk. muntah DOSIS :Oral: Awal: 2. DOSIS : Anestesi lokal 15 .5-5 mg.400 mg/hr) Anak > 30 Kg BB: 20 mg/ kg BB/ hr Anak < 30 kg BB : maks 500 mg/ hr PO : Berikan segera sesudah makan Isosorbide dinitrat KOMPOSISI: Isosorbid dinitrat SEDIAAN: Tablet 5 gr INDIKASI: Angina pectoris KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas atau idiosinkrasi terhadap nitrat atau nitrit EFEK SAMPING: Sakit kepala. blok AV.4x/ hr pd lesi secara tipis Ibuprofen KOMPOSISI: Ibuprofen SEDIAAN: Tablet 200 mg INDIKASI: Analgetik & antiinflamasi. hipotensi. diare. wamil trimester I. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] PO : Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Hydrocortisone 2. bradikardi. rheumatoid KONTRAINDIKASI: Asma. depresi miokard berat. rasa terbakar. parestesia.kulit kering DOSIS: Dioleskan 2. ruam kulit. muntah. 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Lidocaine (inj) Pehacain KOMPOSISI: Lidokain. gangguan mental. nyeri & rasa panas di epigastrum DOSIS :Oral: Dewasa : 1200 – 1800 mg/ hr Dibagi 3 – 4 (maks 2.5% KOMPOSISI: Hidrokortison SEDIAAN: Tube 5 gr INDIKASI: Antiinflamasi. Tukak lambung. antipruritus pd dermatitis KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Iritasi. konstipasi.DOEL dr. hipotensi. rasa lemah.

Solium) 2 x 300 mg selama 3 – 4 hari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Mertigo KOMPOSISI: Betahistine mesylate SEDIAAN: tablet 6 mg INDIKASI: Vertigo dan pusing pd peny. pusing. Tanpa epinefrin 4. sakit kepala. anoreksia. alergi mebendazol EFEK SAMPING: Diare.7-1. mual dan muntah yang diinduksi oleh obat. lelah. sindroma Meinere. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Dewasa :Dengan epinefrin 7 mg/kg/BB (maks 500 mg). feokromositoma. mabuk perjalanan. ulkus peptik. stenosis pilorik(ringan). mengantuk. gelisah.DOEL dr. depresi. KONTRAINDIKASI: Obstruksi intestinal. sakit perut ringan DOSIS :Oral .Untuk cacing pita (T. aerofagi. vertigo perifer KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Ggn GI.Untuk cacing gelang (Ascariasis) 2x100 mg/hari (selama 3 hari) . endoskopi dan intubasi. ruam kulit DOSIS : Dewasa: 1-2 tab 3 x/hr PO : Diberikan bersama makanan Metoclopramide KOMPOSISI: Metoklopramid SEDIAAN: Tablet 10 mg INDIKASI: Gangguang GI. gastroduodenitis. gangguan GI. muntah pada kehamilan.4 mg/kg/BB IV (maks 200-300 mg dlm 1 jam) Mebendazole KOMPOSISI: Mebendazol SEDIAAN : Tablet 100 mg INDIKASI: Antelmintik (obat cacing) KONTRAINDIKASI: Wamil trimester I. hipertensi. dispepsia.Untuk kremi (Enterobiasis) Dewasa dan anak > 2 tahun 100 mg (dosis tunggal) . dyspepsia pasca gastrektomi. DOSIS : Dewasa 10 mg 3x/hr PO : Berikan ½ jam sebelum makan Metronidazole 16 . epigastralgia.5 mg/kg/BB (maks 200 mg) Aritmia ventrikel 0. epilepsi EFEK SAMPING: Reaksi ekstrapiramidal. Meniere.

urtikaria atau rhinitis akut yg dicetuskan oleh aspirin atau AINS lainnya EFEK SAMPING: Nyeri epigastrium. 3 x sehari. wamil EFEK SAMPING: Mual. kantuk. Dapat ditmbh 25 mg sesaat sblm tidur.DOEL dr. kemerahan & maserasi DOSIS : Dioleskan secukupnya. 2 x sehari untuk tinea pedis. ikterus. infeksi bakteri anaerob KONTRAINDIKASI: Riwayat peny darah (diskrasia darah). muntah. rasa terbakar. retensi cairan. sakit kepala. peningkatan serum transaminase. tendonitis. sindrom nefrotik DOSIS OA : 50 mg 2-3 x/hr atau 75 mg2x/hr. 3 x sehari. kruris. Na Diklofenak KOMPOSISI: Diclofenac Na SEDIAAN: Tablet 25 mg & 50 mg INDIKASI: AR. OA.5 mg/kgBB. abses hati. & kandidiasis kulit selama 2 – 4 minggu). gagal ginjal. AR : 50 mg 2-3 x/hr atau 75 mg2x/hr. kandidiasis kulit KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas terhadap Miconazole. EFEK SAMPING:Iritasi kulit. serangan asma. mulut kering. mual. kruris corporis. diare. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] KOMPOSISI: Metronidazole SEDIAAN: Tablet 500 mg INDIKASI: Infeksi protozoa. selama 7 – 10 hari Anak : 15 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis Giardiasis: Dewasa = anak: 15 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi selama 5 hari Infeksi anaerob: 7. sakit kepala. kurangi nyeri dan inflamasi nonreumatik KONTRAINDIKASI: Tukak peptik atau perdarahan gastrointestinal. 1 x sehari untuk tinea versikolor. hepatitis. versicolor. corporis. selama 5 – 10 hari Anak : 35 – 50 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis Trichomoniasis: Dewasa : 250 mg. GI. Spondilitis Ankilosa : 25 mg 4 x/hr. trikomoniasis. ggn SSP. bursitis). 3 x sehari PO : Diberikan bersama makanan Miconazole 2 % KOMPOSISI: Miconazole SEDIAAN: Tube 10 mg INDIKASI: Antibiotic spectrum luas: Tinea pedis. Amoebiasis: giardiasis. peny pirai akut (periartritis. tenosinovitis. Perdarahan sal. diare DOSIS: Oral: Amoebiasis: Dewasa : 750 mg. 17 .

sindroma Steven-Johnson DOSIS : Dewasa. Untuk hipertensi darurat: 5-100 μg Norit KOMPOSISI: Karbon aktif SEDIAAN: Tablet 125 mg (40 tablet/tube) INDIKASI: Diare. dan kandidiasis usus. gagal jantung. EFEK SAMPING: Mual muntah diare pd dosis tinggi. amfetamin. diulangi seperlunya 18 . 6 – 9 tablet Keracunan: 20 tablet. EFEK SAMPING: DOSIS : 3 x sehari. TD > 200/140 mmHg) KONTRAINDIKASI: Kegagalan sirkulasi akut (syok. Dyah Pratiwi Setyarini PO : Berikan segera sesudah makan [2009] New diatabs KOMPOSISI DAN SEDIAAN: Atapulgit aktif 600 mg INDIKASI: Pengobatan simptomatik pada diare non spesifik KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap atapulgit EFEK SAMPING: Sembelit DOSIS :Oral : Dewasa & anak >12 thn : 2 tab setelah BAB(maks 12 tab). mual karena alcohol. carbol. kantuk DOSIS: Oral: Untuk angina : 2.000 IU INDIKASI: Terapi infeksi kulit dan selaput mukosa. Anak 6 – 12 thn : 1 tab setelah BAB (maks 6 tab). fenobarbital. perut kembung. syok kardiogenik EFEK SAMPING: Sakit kepala. keracunan daging. ggn lambung karena pencemaran terganggu. paronica. Lysol. rash. dan kandidiasis kulit.DOEL dr. Biarkan didalam rongga mulut selama mungkin sebelum ditelan. 2-4x/ hr. ferosulfat.kolaps). anak dan bayi : 1 mL (100000 iu) 4 x/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan. digoxin. vulvovaginal. hipertensi darurat (hipertensi maligna . iritasi oral dan sensitasi.5 –9 mg. termasuk kandidiasis & infeksi spesies kandida lain seperti pada sariawan. takikardi. jamur.hipertensi. KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap nystatin. ruam termasuk urtikaria. KONTRAINDIKASI: Tdk boleh diberikan bersamaan dgn PCT. hipotensi postural. Nitrogliserin Nitrogliserin INDIKASI: Angina pectoris. rasa lemah. PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Nistatin KOMPOSISI: Nystatin SEDIAAN: Tablet vaginal 100. alcohol.

ruam kulit makulopapular.salep kulit 3 % . 3x sehari Anak 6 – 12 th: 10 mg. mengantuk. sal empedu.injeksi ( vial 10 ml.salep mata 1 % . Anak : 25-50 mg/ kg BB/ hr . susu atau antasida jika ada gangguan pada GI Paracetamol KOMPOSISI: Parasetamol SEDIAAN: Tablet 500 mg. eritematosus.DOEL dr. 4 x/hari Anak 2 – 6 th: 5 mg.IM Dibagi 2 dosis atau 10-20 mg/kg BB/ hr.80 mg. kejang sal kemih. kondisi yang memerlukan relaksasi dari otot polos KONTRAINDIKASI: Glaukoma EFEK SAMPING: Pandangan kabur. NaCl 0. migrain (emboli perifer dan mesenterik). 50 mg/ml) INDIKASI: Antimikroba KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual.anemia hemolitik DOSIS : Parenteral: Dewasa : 250-500 mg.5 g. berkeringat DOSIS : Oral Dewasa : 40 . kejang perut. kolera KONTRAINDIKASI: Obstruksi atau perforasi usus EFEK SAMPING: Hipernatremia DOSIS : Larutkan 1 bungkus ke dalam 200 ml atau 1 lt air PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Oxytetracyclin : KOMPOSISI: Oksitetrasiklin SEDIAAN: . muntah. CaCl 0. diare. 4x/ hr. mual.3 g SEDIAAN: Serbuk INDIKASI : Pengganti elektrolit pd pasien muntah dan diare.79 . Salep: oles pada bagian yang memerlukan Papaverin KOMPOSISI: Papaverine HCl SEDIAAN: Tablet 10 mg. 250 mg INDIKASI: Meringankan rasa sakit pada sakit kepala dan sakit gigi serta menurunkan demam 19 . 40 mg INDIKASI: Spasmolitik. 4 x/hari PO : Berikan bersama makanan. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] Oralit KOMPOSISI: Glukose anhydrous 4 gr. dismenorrhea. Na bicarbinate 0.

ggn muskuloskeletal. edema.tukak peptik.1 kapl 3-4 x/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Piroxicam KOMPOSISI: Piroksikam SEDIAAN: Tablet 20 mg INDIKASI: Nyeri & inflamasi pd penyakit rematik (termasuk penyakit still). TB aktif. asma bronkial. tukak peptik. gout akut KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas terhadap piroksika. Sebagai obat anti inflamasi KONTRAINDIKASI: Ulkus gaster. rectal. pusing.aspirin & AINS. wamil EFEK SAMPING: Stomatitis. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] KONTRAINDIKASI: Gangguan fungsi hati berat. osteoporosis. nyeri & ggn epigastrium. atau IM 20 mg /hari Anak lebih dari 6 thm 4 mg/hari (BB < 15 kg) 10 mg/hr (BB 16 – 25 kg) 15 mg/hr (BB 26 – 45 kg) 20 mg/hr (BB > 46 kg) Ggn muskuloskeletal: 40 mg/hr (dosis tunggal ). ggn hati & ginjal. selanjutnya 20 mg/hr (selama 1-14 hr) Gout akut: 20 mg/ hr (dosis tunggal) PO : Berikan segera sesudah makan Povidone iodine: Betadine KOMPOSISI: Povidon yodium SEDIAAN: Cair INDIKASI: Antiseptik KONTRAINDIKASI: Luka bakar yg luas. hipersensitvitas EFEK SAMPING: Metabolik asidosis pd luka bakar yg luas PENGGUNAAN : Dioleskan pd daerah yg luka Prednisone KOMPOSISI: Prednison SEDIAAN: Tablet 5 mg INDIKASI: RA.DOEL dr. ruam kulit. terapi jangka lama) reaksi hipersensitif terhadap paracetamol DOSIS : Oral Dewasa : 1 kapl 3-4 x/hr Anak 6-12 thn ½ . ggn neurologi. infeksi jamur sistemik. hipertensi. DM. hipersensitif terhadap paracetamol EFEK SAMPING: Kerusakan hati (dosis besar. perubahan darah DOSIS : Oral. demam rematik akut. Hamil 20 . SLE.

iritasi lambung. anoreksia. dyspepsia. hipernatremia. anorexia DOSIS : Oral: 10 mg/kgBB (dosis tunggal). hipertensi DOSIS : Dewasa tab 10 mg 3x/hr PO : Berikan ½ jam sebelum makan Propylthiouracil (PTU) KOMPOSISI: Propiltiourasil SEDIAAN: Tablet 100 mg INDIKASI : Antitiroid / hipertiroidism KONTRAINDIKASI: Wamil trimester III EFEK SAMPING: Purpura. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] EFEK SAMPING: Moonface. ulkus peptikum. kegelisahan. nyeri otot. anak < 2 thn. Americanus sedang & berat : 3 hari berturut PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Rivanol KOMPOSISI: Etakridin laktat SEDIAAN: Cair 21 . gejala ekstrapiramidal. osteoporosis. kaku sendi DOSIS : Oral : Dewasa : 100 mg. gelisah.dosis diulang setelah 2 mgg Pada inf N. cepat lelah. rash. hiperkalemia. gastroduodenitis. muntah. 3x/hr (maks 600 mg/hr) Permulaan 3 dd 70 – 200 mg selama 6 – 8 minggu Pemeliharaan 50 – 300 mg/hari Pyrantel KOMPOSISI: Pyrantel pamoat SEDIAAN: Tablet 125 mg. mengantuk. Maks : 12 tab/hr. KONTRAINDIKASI: Jika stimulasi motilitas GI dapat membahayakan seperti obstruksi intestinal. endoskopi dan intubasi. DOSIS : Dws 1-4 tab/hr. Primperan KOMPOSISI: Metoclopramide HCl SEDIAAN : Tablet 5 mg INDIKASI: Gangguan GI. Ggn tidur (pd awal terapi). mual dan muntah krn obat. ruam kulit. epilepsi. dyspepsia pasca gastrektomi. stenosis piloris (ringan)..DOEL dr. sakit kepala. demam. anoreksia. 250 mg INDIKASI: Antielmentik (cacing gelang. feokromositoma EFEK SAMPING: Dosis tinggi : pusing. kembung. Anak 1-2 mg/kgBB/hr dalam 3-4 dosis terbagi. mual. dapat diberikan setiap saat Enterobiasis. PO : Diberikan sesudah makan dan sebelum tidur. cacing tambang) KONTRAINDIKASI: Wamil. morning sickness. lesu. travel sickness. cacing kremi. mual. epigastralgia. nyeri. riwayat peny hati EFEK SAMPING: Sakit kepala.

Pd pemakaian di kepala. Tetracyclin KOMPOSISI: Tetrasiklin HCl SEDIAAN : Tablet 250 mg INDIKASI: Antimikroba. gagal ginjal EFEK SAMPING: Anoreksia. wamil. sulfur 4% SEDIAAN: Krim 30 gr INDIKASI: Scabies. pedikulosis KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Oleskan sedikit pada area yang sakit 3-4 x/hr Scabicid cream KOMPOSISI: Lindane 1%. membasni kuman pada luka dan mencegah infeksi. hipokalemia. usnic acid 1% SEDIAAN: Krim 10 gr INDIKASI: Scabies dan infeksi sekunder karena kuman Gram (+). potong rambut terlebih dahulu sblm terapi. vasodilatasi perifer DOSIS : Oral: Dewasa : 2 – 4 mg. muntah. infeksi bakteri campuran KONTRAINDIKASI: Hipersensitifitas thd tetrasiklin. anak < 8 tahun. mencuci dan mengompres luka bernanah atau terkontaminasi KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: PENGGUNAAN : Kompres dengan kasa pada bagian yang memerlukan Salbutamol KOMPOSISI: Salbutamol SEDIAAN: Tablet 2 mg. 100 – 200 mcg (1 – 2 kali semprot) PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Salep 2-4 KOMPOSISI: Salicylic acid 2%. bila perlu diulangi tiap 4 jam Inhalasi. mual.DOEL dr. dermatitis. eksim.5 mg. hipertiroid EFEK SAMPING: Tremor. streph & staph KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Oleskan seminggu sekali. 4 mg INDIKASI: Anti asma ~ bronkospasme asma bronchial . Dyah Pratiwi Setyarini [2009] INDIKASI: Anti radang. Jgn mandi minimal 24 jam stlh dioleskan. 3 x sehari (maks 8 mg/hari) Anak 2 – 6 thn : 1 – 2 mg 3 x sehari Parenteral: IM / SC 0. Anak > 8 thn : 22 . emfisema KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas. gigi tengguli DOSIS :Oral: Dewasa : 1 – 2 gr/hari. dibagi dalam 2 – 4 kali pemberian.

dibagi dalam 2 – 4 kali pemberian Sifilis: Dewasa : 30 – 40 gr dalam dosis terbagi selama 10 – 15 hari PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. mulut kering. diare DOSIS : Oral: 23 .DOEL dr. nyeri pasca op. sakit kepala pruritus. dapat ditingkatkan 50 mg ssdh selang waktu 4-6 jam. mata. mendapat terapi MAOI. serebrospinal. GI. dispepsia. sedasi. genitourinaria. infeksi nafas gram positif. diskrasia darah. intoksikasi akut dengan alkohol. KONTRAINDIKASI: Tidak dianjurkan pada wanita hamil dan menyusui EFEK SAMPING: Pusing. anoreksia. Ketergantungan obat dan opium. hipnotik. bayi <2thn EFEK SAMPING: Reaksi hipersensitifitas pada kulit. muntah. Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Terramycin KOMPOSISI: Oxytetracyclin HCl SEDIAAN: Tablet INDIKASI: Infeksi sal. PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Trisulfa KOMPOSISI: Sulfadiazina + Sulfamerazina + Sulfadiminda. Sulfadimidine SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: ISK. Pasien ggn hati dan ginjal (bersihan kreatin <30 mL/mnt) 50-100 mg tiap 12 jam . hipoplasia enamel DOSIS : Oral: 250 mg tiap 6 jam Dws: 100 mg tiap 8-12 jam Anak > 8 thn 12-25 mg/kgBB tiap 8-12jam PO : Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan Tramadol KOMPOSISI: Tramadol HCl SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: Pengobatan nyeri akut dan kronik yang berat. hipersensitif terhadap sulfonamide. lelah. Dyah Pratiwi Setyarini [2009] 25 . infeksi bedah dan sistemik KONTRAINDIKASI: Hipersensitif thd tetrasiklin. Maks : 400 mg /hr. Reaksi hipersensitif. gram negative. Sirosis hati 50 mg/12 jam. dan kuman yang peka terhadap sulfonamid KONTRAINDIKASI: Penyakit hati dan ginjal. ruam eritomatosa & makulopapular. ggn GI. analgesik. lunak. atau obat yang mempengaruhi SSP lain. kulit kemerahan. maks : 200 mg/hr. Fotosensitifitas. obstipasi DOSIS : Dewasa & anak > 16 thn 50 mg dosis tunggal. kulit & jar. muntah. laktasi. hamil. Pernapasan. mual. sensitif terhadap tramadol atau opiat. hamil dan anak < 8 thn EFEK SAMPING: Superinfeksi. berkeringat. mual. infeksi GI.50 mg/kg.

Thiamine HCl SEDIAAN: Tablet 50 mg INDIKASI: Defisiensi vit B1 (mis: beri-beri). Jantung. neurasthenia. dermatitis seboroik KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: DOSIS : Dewasa: 20-100 mg/hr PO : Diberikan bersama makanan Vitamin B12 (inj) ≈ Cyanocobalamin KOMPOSISI: Sianocobalamin SEDIAAN: Ampul 1 ml. agranulositosis. diare & sakit kepala (pada pemakaian berlebih) DOSIS : Terapi : 20. Vial 10 ml INDIKASI: Mencegah & mengobati defisiensi vitamin B12. hipersensitivitas EFEK SAMPING: Mual. Dyah Pratiwi Setyarini Dewasa : 4-6 kapl/hr lalu 1-2 kapl/6jam Anak : 75-100 mg/kgBB/hr Diikuti dgn ¼ dosis pertama tiap6jam [2009] Vitamin A KOMPOSISI: Vitamin A acetate sintetik SEDIAAN: Tablet 6000 SI INDIKASI: Defisiensi vit A. organik. pembentukan eritrosit KONTRAINDIKASI: EFEK SAMPING: Reaksi alergi lokal 24 . anoreksia.DOEL dr.000 IU 2-3 x/hr PO : Diberikan bersama makanan Vitamin B1 ≈ Thiamin KOMPOSISI: Vitamin B1 . peny. hamil dan laktasi KONTRAINDIKASI: hipersensitifitas EFEK SAMPING: Reaksi anafilaktik (pasien sensitive) DOSIS : Tab : 25 – 100 mg/hr PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Vitamin B6 ≈ Pyridoxine KOMPOSISI: Pyridoxine SEDIAAN : Tablet INDIKASI: Paralisis agigantia.000 – 50. Anemia Pernisiosa. keratomalasia. polyneuritis. mual muntah selama kehamilan atau pasca op.SPP. muntah. peny. xerophthalmia KONTRAINDIKASI: Profilaksis kanker. hemeralopia.

Vial 10 ml INDIKASI:Wamil dan menyusui. Dyah Pratiwi Setyarini DOSIS :Dosis awal: 100 mcg/hari (5 – 10 hari) Dosis penunjang: 100 – 200 mcg/bln [2009] Vitamin B complex KOMPOSISI: B1. talasemia & anemia sideroblastik (dosis besar) EFEK SAMPING: Diare dan pembentukan batu ginjal DOSIS :Oral Pencegahan: 40 – 100 mg/hari Pengobatan : 200 – 600 mg/hari PO : Diberikan bersama atau tanpa makanan Vitamin K3 (inj) ≈ menadion KOMPOSISI: Vitamin K3 SEDIAAN: Ampul 1 ml INDIKASI: Mencegah dan mengatasi perdarahan akibat defisiensi Vitamin K3 KONTRAINDIKASI: Peny hati berat.DOEL dr. B2. INDIKASI: Defisiensi vit C (mis: scorbut) KONTRAINDIKASI: Hiperkromatosis. anemia hemolitik. PP fach. hiperbilirubinemia. Avitaminosis grup B KONTRAINDIKASI: Hipersensitivitas EFEK SAMPING: Sedasi DOSIS :Terapi : 1-2 tablet 3 x sehari Pencegahan : 1-2 tab/hr Injeksi : 2 inj/mgg sampai 2 inj/hr IM PO : Dapat diberikan bersama makanan jika timbul rasa tidak nyaman pada GI Vitamin C ≈ asam askorbat KOMPOSISI: Vitamin C SEDIAAN: Tablet 50 mg. palegra. ikterus pada bayi prematur EFEK SAMPING: Iritasi pada kulit dan saluran napas DOSIS : Parenteral: 1 – 5 mg/hari IM/IV 25 . B6. Ca pantothenate. beri-beri. nicotinamide SEDIAAN: Tablet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful