Anda di halaman 1dari 26

MODUL PRAKTIKUM TIK

CorelDRAW 12
SMA NEGERI 1 SEKARAN

Modul Praktikum TIK SMANSKA 1

DASAR-DASAR CorelDRAW

Mengenal Sekaligus Memulai CorelDRAW 12 Area Kerja CorelDRAW 12 Menentukan satuan dan ukuran Halaman Kerja Membuat Garis dan Kurva

Modul Praktikum TIK SMANSKA 2

Memulai Corel Draw


Merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai oleh pengguna PC, untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual. Program Corel Draw banyak digunakan di industri desain grafis selain Adobe Illustarator maupun Macromedia Freehand. Corel Draw ini banyak digunakan untuk mendesain berbagai macam media publikasi mulai dari majalah, tabloid hingga situs diinternet dimulai dengan Corel Draw. Untuk memulai program Corel Draw, ikuti langkah-langkah sebagai berikut: 1. Klik Start 2. Pilih Program>Corel Graphic Suite 12>Corel Draw 12, maka akan muncul kotak dialog Welcome To Corel Draw.

Gambar 1.1 kotak Dialog Welcome to CorelDraw

3. Klik Icon New Graphic

untuk memulai menggambar baru

Modul Praktikum TIK SMANSKA 3

Area Kerja CorelDRAW


Sebelum kita mulai menggambar, ada baiknya kalau kita mengenal terlebih dahulu area kerja yang ada CoreDRAW 12.

1. Title bar

2. Menu bar

3. Standart bar

4. Property bar

5. Ruler 7. Drawing Window 6. Tool box

8. Colour Palette

9. Scrol bar

10. Page Flipper

11. Status bar

Keterangan : 1. Title bar. Menampilkan nama program, lokasi dan nama file yang sedang aktif. 2. Menu bar. Berisi 11 kelompok menu untuk mengakses perintah, sub menu dan kotak diaolg.

File: meliputi pilihan untuk membuat dokumen baru (New, New from template), membuka dokumen yang sudah ada (Open), atau menutup dokumen yang sedang terbuka (Close).Teradapat pilihan untuk mencetak dokumen yang sudah kita buat melalui pilihan print. Edit: meliputi pilihan untuk melakukan Undo (kembali satu langkah proses kebelakang) dan redo (kembali satu langkah proses kedepan), kemudian pilihan cut, copy dan paste yang berfungsi untuk menggandakan obyek

Modul Praktikum TIK SMANSKA 4

View: berhubungan dengan tampilan dari workspace (Full screen view), jenis tampilan obyek diatas workspace (Simple wireframe enhanced) serta reaksi obyek atas obyek lain (Snap to), untuk menampilkan penggaris dan garis penunjuk serta grid (Ruler Enable rollover) Layout: berhubungan dengan pengaturan workspace, seperti tipe layout apakah landscape atau portrait (switch layout), mengganti warna background (Page background), menambah/mengurangi halaman (Insert, rename, delete page), serta untuk merubah jenis kertas yang dipakai (page setup) Arrange: berhubungan dengan obyek yang dibuat, seperti posisi atas obyek lain (Align and distribute dan order), penggabungan obyek (group, ungroup, dan ungroup all), merubah bentuk obyek (transformation dan clear transformation), serta untuk mengunci posisi obyek (Lock, unlock, unlock all obyeks) Effects: Sesuai dengan artinya, menu ini untuk memberikan efek kepada obyek yang terpilih, seperti gelap terang, merubah warna obyek, dan efek efek lainnya. Bitmap: dikhususkan untukk memberikan efek pada obyek berbasis bitmap. Text: menu untuk pengaturan obyek tekx pada corel draw, seperti menempatkan teks pada jalurnya (Fit text to path), mengatur format teks, atau merubah tipe huruf teks (Change case) Tools: pilihan untuk mengatur tampilan keseluruhan aplikasi corel draw. 3. Standard menu. Berisi perintah-perintah standar window seperti new, open, copy, paste, print dll. Juga beberapa perintah CorelDRAW seperti import, exsport, zoom level dll.

4. Property bar. Berisi icon untuk mengatur parameter suatu perintah atau obyek yang sedanga aktif. 5. Ruler. Digunakan sebagai alat ukur saat membuat obyek pada halaman kerja.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 5

6. Toolbox. Berisi kumpulan tool untuk mengedit dan menggambar obyek. Ikon Shortcut Keterangan Pick tools: Berfungsi untuk menseleksi, memutar, memperbesar/memperkecil objek. Selalu gunakan tool ini untuk memindah posisi objek. Shape tool : berfungsi untuk merubah objek yang bertipe curve, dimana objek ini memiliki nodes (titik) yang berhubungan. Zoom tool: berfungsi untuk memperbesar dan memperkecil tampilan objek di workspace. Memiliki sub pilihan hand tool (H), berguna untuk menggeser tampilan objek di workspace Freehand tool: digunakan untuk membuat objek dari garis secara manual. Rectangle Tool: untuk membuat objek persegi Ellipse Tool: untuk membuat objek berbentuk lingkaran Poligon Tool: Untuk membuat objek berbasis polygon, membuat table sederhana dan spiral Basic Shape: untu membuat objek sederhana seperti panah, bintang, serta objek acak F8 Text Tool: untuk membaut objek text Interactive Blend Tool: untuk membuat satu objek berdasarkan penggabungan dari dua objek Eyedropper Tool: alat untuk memilih warna dari objek yang ada di workspace, serta paintbucket Tool untuk memberikan warna pada objek berdasarkan warna yang tadi dipilih Outline Tool: untuk mengatur jenis, ukuran, bentuk, dan warna dari garis yang mengelilingi obejk Fill Tool: Untuk mengatur warna dan jenis dari fill objek Interactive Tool: sama seperti Fill Tool, namun memiliki property yang lebih mudah diakses

F10

Z H

F6

F7

Y A

Modul Praktikum TIK SMANSKA 6

7. Drawing window. Area untuk menggambar, apabila kita menggambar diluar area maka ketika kita print obyek tidak akan tercetak. 8. Colour Palette. Digunakan untuk memberi warna pada obyek yang diseleksi. 9. Scroolbar. Digunakan untuk melihat area sekitar area kerja kita. Kita bisa melihat area sebelah kanan, atas, kiri, bawah dengan cara menekan dan menahan scrollbar ini. 10. Page flipper. Dipakai untuk menambah halaman, untuk berpindah dari satu halaman ke halaman lain. 11. Status bar. Menampilkan posisi mouse, daftar shortcut, serta informasi seperti warna,ukuran, posisi.

Setting Ukuran dan menyiapkan halaman kerja


Ukuran yang tersedia di CorelDRAW antara lain millimeter, picas, point, pixel, dan centimeter yang bisa dirubah melalui property bar. Nah berikut ini kita akan mencoba merubah satuan menjadi millimeter dan menyiapkan ukuran kertas A4. 1. Pada property bar, klik drop-down unit, ubah dari inches menjadi millimeter.

2. Untuk menyiapkan ukuran kertas, pada proprty bar klik dropdown paper size dari letter menjadi A4 Kita juga bisa membuat ukuran kertas sesuai
dengan keinginan kita dg cara merubah page size dengan setting custom, kemudian tentukan kurannya.

3. Klik lanscape untuk merubah kertas supaya mendatar, klik portrait untuk setting kertas berdiri.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 7

Atau hal ini dapat kita lakukan dengan memilih menu Layout kemudian memilih page setup. Disini kita dapat memilih arah kertas, apakah berdiri atau tiduran, ukuran dan jenis kertas, dan tipe kertas, apakah kertas biasa (normal paper) atau kertas label (Labels)

Modul Praktikum TIK SMANSKA 8

Membuat Garis dan kurva


Untuk membuat garus dan kurva kita pergunakan Freehand tool, bezier tool, Pen tool, dan 3 Point Curve tool.

a. Freehand Tool
Untuk membuat garis sesuai dengan keinginan kita klik dan drag kemudian buat pola sesuai dg keinginan anda.

Untuk membuat pola garis lurus, klik kemudian tarik ke area yang lain, klik lagi. klik tarik klik

1. klik freehand tool seperti dibawah ini

, kemudian klik dan drag membuat pola lengkung

2. Lanjutkan anda menggambar pemandangan gunung seperti diatas.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 9

b. Bezier Tool
Tool ini dipakai untuk membuat garis lengkung atau kurva dengan bantuan titik-titik (node) dan control point.

1. Klik Bezier Tool membuat garis lurus.

, klik 1, kemudian tarik, klik 2 untuk

2. Klik 3 sambil melakukan drag control point kearah kiri

3. Klik 4, klik 5

4. Lanjutkan untuk menghasilkan obyek pisau seperti diatas.

c. Pen Tool
Cara kerja pen tool sebenarnya hampir sama dengan bezier tool yaitu sama-sama melalui pengaturan node dan control point untuk membentuk garis atau kurva. Bedanya penggunaan pen tool jauh lebih mudah dan praktis karena terus berhubungan ketika melakukan proses klik dan drag untuk menempatkan titik kurva berikutnya pergerakan garis selalu tampil dan mengikuti arah pointer mouse.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 10

a. Pada toolbox, klik dan tahan freehand tool b. Mulailah menggambar seperti dibawah ini

, kemudian pilih pen tool

c. Lanjutkan sampai membentuk obyek seperti dibawah ini

Apabila bentuk yang kita buat belum


menyerupai obyek diatas, gunakan shape tool , untuk mengatur nude.

d. 3 point curve tool


3 point curve tool merupakan fasilitas baru yang ada di CorelDRAW 11 yang digunakan untuk membuat obyek kurva dengan metode tiga titik dan Anda haya perlu dua kali klik mouse. Cara kerja tool inipun tidak seperti Pen Tool yang dapat membuat obyek kurva bersambung, 3 Point Curve Tool hanya dapat membuat satu obyek kurve berikutnya bila

Modul Praktikum TIK SMANSKA 11

Anda ingin membuat sambungan kurva Anda harus mulai dari ujung control kurva sebelumnya.

1. Klik dan tahan freehand tool tool

, untuk menampilkan flyout 3 point curve

, kemudian klik 3 point curve tool tersebut.

2. Klik 1, drag ke posisi kanan, lepas kemudian drag kearah atas.

3. Klik 2, drag ke posisi bawah, lepas kemudian drag kearah atas.

4. Lanjutkan sampai menghasilkan seperti obyek diatas


Pada standard toolbox, klik Icon Save

untuk menyimpan dokument gambar. Tentukan dimana kita akan menyimpan gambar tersebut

Klik Icon Open

untuk membuka

gambar yang pernah kita simpan.

Klik Print

untuk mencetak document

Modul Praktikum TIK SMANSKA 12

MODIFIKASI OBYEK DASAR

Shape tool Modifikasi Obyek Dasar Smudge dan Roughen brush

Modul Praktikum TIK SMANSKA 13

Shape Tool
Shape tool digunakan untuk emodifikasi path atau bentuk dengan cara mengatur titik nodes dan control point pada obyek. Dengan shape tool Anda cukup menempatkan titik nodes pada segment garis atau kurva yang akan dimodifikasi kemudian drag control point untuk membentuk segment garis sesuai keinginan Anda.

1. Klik pen tool

, kemudian buatlah bentuk seperti dibawah ini.

2. Dengan menggunakan shape tool

, klik segment garis seperti dibawah ini

4. Pada property bar klik icon convert line to curve control point seperti dibawah ini.

, sehingga akan muncul

Modul Praktikum TIK SMANSKA 14

4. Klik bagian tengah segment lalu drag keatas seperti dibawah ini

5. Gunakan langkah yang sama untuk memodifikasi segment yang lain untuk menghasilkan gambar seperti dibawah ini.

6. Lanjutkan langkah-langkah diatas untuk menghasilkan bentuk gambar lonceng.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 15

Modifikasi Obyek Dasar


a. Rectangle Tool
Rectangle Tool digunakan untuk membuat obyek kotak. Dengan bantuan Shape tool Anda dapat menciptakan berbagai macam bentuk baru dengan obyek dasar kotak. 1. Pada toolbox, klik Rectangle Tool 2. Klik pada halaman kerja lalu lakukan drag diagonal seperti dibawah ini.

3. Klik obyek kotak, arange>convert to curves 4. Klik Shape tool , lalu klik segment vertikal sebelah kanan untuk menempatkan untuk menampilkan control

node, pada property bar klik convert line to curve point

5. Lakukan drag control point untuk membentuk gambar seperti dibawah ini.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 16

Lakukan juga pada segment sebelah kiri sehingga menghasilkan gambar seperti dibawah ini.

b. Elliptical Tool
Elliptical tool digunakan untuk membuat obyek ellips dan lingkaran. Sama seperti

sebelumnya dengan bantuan Shape tool Anda akan memodifikasi obyek dasar elips dan lingkaran menjadi bentuk-bentuk lain yang lebih kompleks.

c. Polygon tool
Polygon tool digunakan untuk membuat obyek persegi banyak atau polygon. Melalui option yang ada diproperty bar, Anda juga dapat memilih bentuk polygon lain seperti star atau obyek bintang.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 17

Modul Praktikum TIK SMANSKA 18

Knife Tool dan Erase Tool


Knife tool dipakai untuk memotong obyek path sedangkan eraser tool untuk menghapus bagian dari obyek path baik yang terbuka maupun tertutup.

a. Knife tool
1. Buatlah gambar seperti dibawah ini

2. Klik Pick Tool

lalu pilih obyek diatas untuk menampilkan kotak handle , lalu pilih knife tool

3. klik dan tahan shape tool

4. Klik 1, kemudian drag klik 2, maka obyek sudah terbagi 2.

5. Drag salah satu obyek kemudian lepas, tampak obyek sudah terpisah.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 19

b. Eraser Tool
1. Buatlah gambar seperti dibawah ini

2. Klik Pick Tool 3.

lalu pilih obyek diatas untuk menampilkan kotak handle , lalu pilih eraser tool

klik dan tahan shape tool eraser tool akan terhapus.

4. Drag klik dan tahan, gerakkan diatas obyek tersebut, maka obyek yang dilewati oleh

Smudge dan Roughen Brush


Cara penggunaan Smudge dan Roughen Brush hampir sama yaitu untuk memodifikasi garis outline pada obyek. Bedanya efek yang dihasilkan oleh hasil penggunaan smudge brush lebih halus dibandingkan dengan roughen brushyang lebih besar dan tidak beraturan.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 20

Transformasi DASAR

Size dan position Rotation Free Angle Reflection Scale Skewing

Modul Praktikum TIK SMANSKA 21

Size dan Position


Size artinya ukuran, sedangkan Position adalah posisi. Menggunakan tool-tool transformasi pada toolbox Anda dapat mengatur ukuran dan posisi suatu obyek secara cepat dan akurat. Meskipun anda dapat melakukan hal tersebut dengan cara klik dan drag namun untuk desain tertentu yang butuh ketelitian penggunaan tool-tool transformasi jauh lebih praktis dan lebih mudah. 1. Gunakan Rectangle tool untuk membuat obyek kotak.

2. Klik menu Arrange> Transformation>Size untuk menampilkan docker transformation.

3. Angka-angka pada size adalah ukuran obyek kotak yang kita buat. Kita bisa merubahnya dengan mengganti parameternya, baik untuk size, position, rotation, termasuk kita bisa menduplikat obyek tersebut.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 22

Skewing
Skewing pada dasarnya hampir sama dengan scale yaitu untuk mengubah bentuk obyek, bedanya skewing memungkinkan Anda mengatur ukuran dengan sudut.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 23

Transformasi LANJUTAN

Weld Trim Intersect Group dan Ungroup

Modul Praktikum TIK SMANSKA 24

Weld
Weld digunakan untuk menggabung beberapa obyek menjadi satu obyek tunggal. Saat penggabungan, beberapa bagian obyek yang bersentuhan akan berubah menjadi satu obyek kurva tertutup.

1. Buat obyek lingkaran dengan menggunakan ellipse tool

, lalu atur posisinya

2. Pilih manu Arrange >> Shaping >> Weld, untuk menggabungkan obyek tersebut.

Trim
Fungsi trim adalah untuk memotong bidang obyek yang saling bersentuhan. Dengan kombinasi fungsi weld Anda dapat menciptakan berbagai bntuk obyek kurva tertutup secara cepat dan mudah.

Modul Praktikum TIK SMANSKA 25

Intersect
Fungsi intersect hampir sama dengan trim yaitu untuk memotong, bedanya intersect akan membuat potongan dari bagian yang bersentuhan.

Group dan Ungroup


Group digunakan untuk mengelompokan beberapa obyek menjadi satu. Sebaliknya Ungroup digunakan untuk memisahkan kembali obyek yang telah dikelompokan menjadi satu..

Modul Praktikum TIK SMANSKA 26