KISAH TOM DAN JERRY

Cerita bermula di sebuah kilang di Jalan Kampung Jawa, 3 ekor tikus bersembang di lubang tersorok di sudut dapur. Masing-masing jual temberang. Tikus Sawah : Ahad lepas, ketika aku berjalan di kebun bunga di belakang dapur, aku terjumpa perangkap tikus. Ceh! Pekerja maintenance nak perangkap aku konon. Sekali aku tendang perangkap itu, terus terbang ke Pulau Jerejak. Padan muka perangkap bodoh itu. Tikus Parit : Aku pula, ketika menyelongkar di almari kayu dalam bilik kantin, aku terjumpa setin racun tikus yang masih baru. Apa lagi, terus aku makan hampir habis. Bakinya aku tabur dalam beras bawah almari tu. Padan muka mereka, tengok la siapa mati. Akuokey lagi ni, malah rasa makin sihat selepas makan racun tikus itu. Tikus paling montel di antara 3 ekor tersebut yang hanya mendengar tadi terus menyampuk. Tikus Sampah : Kamu berdua nampak tak kucing mengandung yang baring bawa kusyen sana tu? Hah! Tengah sarat tu. Dah 2 bulan. Kalau kamu berdua nak tau, anak yang dikandungnya itu adalah zuriat aku.

namun ingat. kukukukuruyuuuuuuk«. ³Oh «. dia juga akan membunuhmu jika ayam jago tadi tidak dating menolongmu.Ibu!´ katanya.´Yang satu cantik dan berekor panjang memakai pakaian bludru seperti kita. Ketika ibunya mendengar tangis sang tikus kecil itu.´ Apakah mereka mencoba menangkapmu?´ ³Tidakbu. makhluk yang memakai pakaian bludru itu namanya kucing.´ceritakan saja padaku apa yang kamu lihat di kebun . makhluk kedua itu kelihatannya sangat menakutkan.. kamu tidak perlu malu.´ Oh sayangku. Selanjutnya. sama sekali tidak!´ jawab tikus kecil itu. tetapi dia sebetulnya sangat kejam.Kucing dan Tikus Suatu hari . kelihatan gagah. Mendengar cerita sang tikus kecil itu.ibu.¶ kata ibunya dengan cemas. ³ Mengapa kamu menangis ? Apakah kamu lapar atau diganggu temanmu?´ Tanya ibunya. dia itu pembunuh keluarga kita. tikus kecil itu melanjutkan ceritanya.´ . ³ Ibu!.! Aku ketakutan sekali dan lari pulang. Ibunya berkata. ibunya menyela. aku sangat malu«.´ ibu tikus itu menerangkan.´ Namun. Katanya µDia ingin menjadi temanku¶.´ Semua akan baik-baik saja sayang. matanya hijau. dia jadi cemas dan ketakutan. kadang kita tidak dapat menilai seseorang dari rupanya. ibu tikus hanya tersenyum.´ Selanjutnya. meskipun kelihatannya menakutkan. ia mempunyai mulut runcing. ³¶Aku melihat dua mahluk aneh yang belum pernah kulihat sebelumnya.. kakinya berwarna kuning dan memakai topi merah dikepalanya. ia kelihatan sangat baik dan bersahabat.! Aku berfikir ia makhluk baik!´ Selanjutnya. makhluk berkaki kuning itu namanya ayam jago. ia tidak akan melukaimu. aku melihat seekor makhluk lain. ia selalu menggerakkan matanya dan satu hal yang menakutkan bagiku. Selanjutnya.ada seekor tikus kecil berlari sambil menangis. dia sering mengepak-ngepakkan sayapnya dan membuka mulutnya sambil berteriak dengan keras.