KERANGKA ACUAN KERJA

PAKET PEKERJAAN Perencanaan Jalan II Paket 9 TAHUN ANGGARAN 2010

Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II

konstruksi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan serta dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat khususnya masyarakat Balikpapan.A. serta waktu pelaksanaan yang sesuai dengan persyaratan teknis maupun peraturan lainnya yang telah ditetapkan. Isu strategis yang dihadapi dalam penyelenggaraan jalan. 2. Untuk itu. Salah satu keberhasilan pembangunan kota adalah tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang baik didaerah tersebut. baik pertumbuhan penduduknya maupun sarana dan prasarana perkotaan yang dimilikinya. 3. Untuk mendukung visi dan misi tersebut maka Pemerintah Kota Balikpapan selalu berupaya untuk memberikan layanan yang terbaik kepada warga kotanya yang salah satu diantaranya pada sarana dan prasarana transportasi. Kota Balikpapan dengan visi kota sebagai kota perdagangan dan jasa mengalami perkembangan yang sangat pesat. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) 1. nasional bahkan internasional yang menyebabkan biaya ekonomi dan sosial yang semakin tinggi. investasi jalan dan atau jembatan memiliki pengaruh yang luas baik bagi pengguna jalan dan/atau jembatan maupun bagi wilayah secara keseluruhan. SASARAN Dengan adanya perencanaan ini diharapkan adanya hasil perencanaan teknis yang baik agar dapat diaplikasikan dengan baik dan tepat guna sehingga mendukung tercapainya pelaksanaan fisik yang tepat waktu. rincian dan rencana anggaran biaya. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dari pekerjaan Perencanaan Jalan II Paket 9 ini adalah melaksanakan pekerjaan perencanaan teknis Jalan sehingga didapat hasil perencanaan Jalan yang mencakup perencanaan teknik konstruksi. dengan harapan agar didapat hasil perencanaan matang yang memenuhi persyaratan dan kaidah-kaidah teknis dan dapat diaplikasikan di lapangan sebagai bagian dari kegiatan pembangunan transportasi yang berkualitas untuk mendukung geliat dan mobiliasi perekonomian masyarakat Balikpapan. LATAR BELAKANG Sektor prasarana jalan merupakan salah satu urat nadi dalam pertumbuhan ekonomi wilayah. sehingga ketepatan penyediaannya melalui besarnya investasi adalah suatu hal yang sangat penting. diperlukan kebijakan yang tepat dalam penyelenggaraan jalan sehingga dapat mendukung pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonominya. Berkaitan dengan perkembangan ekonomi. Untuk lebih mengoptimalkan kegiatan baik pembangunan. terutama jalan nasional dan atau jalan perkotaan diantaranya adalah kurang memadainya sistem jaringan jalan primer dan atau kolektor dalam melayani arus lalu-lintas menerus dan atau arus lalu-lintas perkotaan. Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II . peningkatan serta pemeliharaan jalan maka Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum memandang perlu adanya perencanaan yang sistematis dan tepat guna pada kegiatan tersebut di atas. Selain berperan dalam menunjang kelancaran kegiatan sosial ekonomi juga akan menunjang perkembangan fisik didaerah yang bersangkutan. Tujuan utamanya adalah didapatkan hasil perencanaan / DED yang dapat diaplikasikan dengan baik di lapangan sehingga pekerjaan teknis dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan serta tercapainya umur rencana sesuai yang diharapkan. Hal ini telah menyebabkan terhambatnya arus barang / jasa dan manusia tingkat regional.

Lokasi Kegiatan Lokasi pekerjaan ini di Kota Balikpapan. 01/T/BNKT/1990 b. No. 07/T/BNKT/1990 e. alat ukur.Jalan Poros Poka Tembus BDS Kelurahan Gunung Bahagia . Tata Cara Survey Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota. Petunjuk Perencanaan Trotoar.42 Kelurahan Damai .Jalan RT. a.000. LOKASI KEGIATAN. berupa laporan hasil survey dan laporan lainnya dengan ukuran kertas format A4 serta A3. Dalam hal melaksanakan kegiatan perencanaan/desain konstruksi fisik rehabilitasi/pembangunan jalan. 16/T/BNKT/1990 d. No.00 (seratus sepuluh juta enam ratus empat puluh Ribu Rupiah ) termasuk PPN dibiayai APBD Kota Balikpapan Tahun Anggaran 2010. 2. NAMA DAN ORGANISASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 5. Pelaporan. daftar referensi seperti tersebut di bawah ini ditetapkan dan dipakai sebagai dasar pelaksanaan. kendaraan. No.640. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan.4. SUMBER PENDANAAN Kegiatan Pekerjaan Satuan Kerja : Perencanaan Jalan II : Perencanaan Jalan II Paket 9 : Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan Untuk pelaksanaan kegiatan ini diperlukan biaya kurang lebih Rp. computer. kursus singkat. juga soft copy dalam bentuk CD dan diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen. DATA & FASILITAS PENUNJANG SERTA ALIH PENGETAHUAN.39 Kelurahan Damai .Jalan RT. dan waktu pelaksanaan sesuai syarat-syarat yang ditetapkan dalam Dokumen Kontrak serta Standar-standar yang berlaku. Alih Pengetahuan Apabila dipandang perlu oleh Pejabat Pembuat Komitmen. perencanaan teknik konstruksi. rincian dan rencana anggaran biaya.49 Kelurahan Sumber Rejo . 8.010 Rawa Mangun Kelurahan Lamaru 6. referensi dimaksud adalah : a. LINGKUP. Penyediaan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Pejabat Pembuat Komitmen menyiapkan Tenaga Pendamping untuk kelancaran pekerjaan 2.Jalan RT. b. No. b. STANDAR TEKNIS a. maka penyedia jasa harus mengadakan pelatihan. Sk. 05/T/BNKT/1991 c. Tata Cara Pelaksanaan Survey Lalu Lintas.Jalan RT. 7. diskusi dan seminar terkait dengan substansi pelaksanaan pekerjaan dalam rangka alih pengetahuan kepada staf dilingkungan organisasi Pejabat Pembuat Komitmen. tepatnya : . Keluaran yang akan dihasilkan dari pekerjaan ini berupa dokumen kegiatan. SNI T-22-1991-03 Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II . 110. dll yang dibutuhkan konsultan merupakan kelengkapan standar yang dimiliki oleh penyedia jasa dan jika diperlukan pada masa pelaksanaan pekerjaan bisa diusulkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen. Penyediaan oleh penyedia jasa Semua fasilitas penunjang seperti alat kantor. Data dan Fasilitas Penunjang 1. Lingkup Kegiatan Bagian-bagian pekerjaan yang tercakup dalam kegiatan ini meliputi : 1. Tata Cara Survey Kondisi Jalan Kota. Kegiatan perencanaan teknik / struktur terhadap ruas jalan yang bersangkutan yang mencakup bidang survey kondisi tanah/wilayah.

033/T/BM/1996 m.26. 10. pemeliharaan dan perencanaan pekerjaan jalan dan jembatan. struktur organisasi. Tata Cara Perencanaan Pemisah Jalan Kota. Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah sebagai berikut : 1. matriks tanggung jawab. harus cukup luwes dan cukup berpengetahuan praktis agar mencapai hasil yang efektif dilapangan sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun. No. 010/T/BNKT/1990 k.3. material.28. pemeliharaan dan perencanaan pekerjaan jalan dan jembatan. No. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan. Standar Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan. administrasi kontrak yang standart. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen . Maret 1992 j. 9.f. Team Leader harus seorang Sarjana Tehnik Strata Satu (S1) Jurusan Tehnik Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi dan memiliki sertifikat keahlian serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan dibidang konstruksi Jalan dan Jembatan. administrasi kontrak yang standart. SNI – 1732 – 1989 – F(SK BI – 2. No. kontrak. harus cukup luwes dan cukup berpengetahuan praktis agar mencapai hasil yang efektif dilapangan sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun. PENDEKATAN & METODOLOGI Konsultan harus menyampaikan pemahaman secara sistematis tentang lingkup pekerjaan. SNI-17251989 F (SK BI-1. Team Leader. KUALIFIKASI TENAGA AHLI Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II . 2. 14/T/BNKT/1990 g. Road Engineer. Petunjuk / Tata Cara Standar lainnya yang berhubungan. Tata Cara Perencanaan Teknis Landscape Jalan. Road Engineer akan bertanggung jawab kepada Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan. Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di Wilayah Perkotaan. tanggapan terhadap kerangka acuan kerja. bagan alur kegiatan.1987) n. 002/T/BNKT/1991 i. material. Tema Leader / Team Leader akan bertanggung jawab atas koordinasi lapangan Pekerjaan. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini diperkirakan 2 (dua) bulan.1987) l. No. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. 21/T/BNKT/1990 h. identifikasi masalah dan solusi. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 11.Tata Cara Perencanaan Pembebanan Jembatan/Jalan Raya. No. uraian tugas. kontrak. jadwal penugasan dan alih pengetahuan. Road Engineer harus seorang Sarjana Tehnik Strata Satu (S1) Jurusan Tehnik Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi dan memiliki sertifikat keahlian serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan dibidang konstruksi Jalan dan Jembatan. Dia akan bertanggung jawab langsung kepada Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan pekerjaan.3.

mekanisme koordinasi dan rencana kerja. dan analisis kondisi fisik dan non fisik wilayah perencanaan. Selain hal tersebut diatas juga mencakup Laporan Fakta dan Analisa. 2. pemeliharaan dan perencanaan pekerjaan jalan dan jembatan. LAPORAN Keluaran yang akan dihasilkan dari pekerjaan ini berupa dokumen kegiatan. Tenaga Pendukung yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah yang terdiri dari sebagai berikut : 1. Surveyor : Tenaga yang disyaratkan seorang Sarjana Muda (D3 atau D4) Jurusan Tehnik Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi yang berpengalaman dibidangnya. Computer Operator 12. 3. Estimator Engineer. harus cukup luwes dan cukup berpengetahuan praktis agar mencapai hasil yang efektif dilapangan sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun. metodologi pendekatan. Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II . Laporan tersebut meliputi : . juga soft copy dalam bentuk CD dan diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen. material. kontrak.Laporan Pendahuluan. administrasi kontrak yang standart. strategi penanganan proyek. disain riset. berpengalaman minimal 5 (lima) tahun. alat survey lainnya. berupa laporan hasil survey dan laporan lainnya dengan ukuran kertas format A4 serta A3 untuk gambar rencana. . Laporan ini diperbanyak dengan jumlah 5 (lima) eksemplar. alokasi personil. berpengalaman minimal 5 (lima) tahun. Estimator Engineer akan bertanggung jawab kepada Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan. Format buku adalah A4 / Kuarto. deskripsi wilayah / pra-analisis wilayah perencanaan. identifikasi.3. Laporan ini berisi latar belakang proyek.Presentasi Konsultan Perencana harus dapat memaparkan hasil pekerjaannya (expose) dihadapan tim teknis atau pihak terkait agar perencanaan yang dihasilkan dapat dipahami dan diterima baik secara teknis ataupun non teknis. yang berisi hasil – hasil survei lapangan. Estimator harus seorang Sarjana Tehnik Strata Satu (S1) Jurusan Tehnik Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi dan memiliki sertifikat keahlian serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan dibidang konstruksi Jalan dan Jembatan. Cad Operator : Tenaga yang disyaratkan seorang Sarjana Muda (D3 atau D4) Jurusan Tehnik Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi yang berpengalaman dibidangnya.

Laporan Final. RAB.2. Pejabat Pembuat Komitmen IRMA PERTIWI NIP.200003. Format Buku adalah A4 / A3 serta Soft Copy yang disimpan dalam bentuk CD atau Media lainnya. 19701121. Jumlah buku adalah sebanyak 5 (lima) eksemplar.. yang merupakan laporan akhir dari seluruh kegiatan yang berisi seluruh muatan dari awal pekerjaan hingga akhir pekerjaan setelah dilakukan revisi dan penyempurnaan laporan sebelumnya (gambar hasil perencanaan. dan laporan lainnya yang terkait).004 Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Jalan II . Spesifikasi teknis.