Anda di halaman 1dari 15

1

A. JUDUL Peluang Usaha Es Krim Jamur Aneka Rasa Sebagai Jajanan Alternatif Yang Bergizi Tinggi dan Murah B. LATAR BELAKANG Selama manusia membutuhkan makanan, selama itu pula peluang untuk menggarap bisnis makanan senantiasa terbuka. Peluang bisnis yang tinggi di bidang makanan membuat banyak produsen menggunakan bahan pengawet, bahan pewarna sintetis, formalin atau bahan berbahaya lainnya di dalam makanannya untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Data terbaru dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2007 membuktikan bahwa sekitar 70,25 % jajanan yang beredar di masyarakat mengandung zat berbahaya. Lebih 80 % bakso mengandung boraks, 75 % mie dan nasi goreng mengandung formalin, 60 % permen dan makanan ringan mengandung zat pewarna berbahaya. Bahkan ada pula jajanan yang mengandung aspal, semen, detergen, dan kardus sisa (SCTV.co.id, 2007). Fakta inilah yang membuat konsumen sekarang harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Salah satu jenis makanan yang saat ini memiliki pangsa pasar yang luas ialah es krim karena disukai oleh semua kalangan mulai dari kalangan menengah ke bawah hingga menengah ke atas. Berdasarkan kelompok umur, es krim pun disukai dari anak kecil hingga orang dewasa. Rasa es krim yang ada di pasaran hampir sama semua. Kalau tidak rasa coklat, strawberi, vanila, durian dan moca. Tidak ada yang menunjukkan kekhasan rasa asli Indonesia. Selain itu, bahan pembuatnya pun bukan termasuk bahan yang bergizi tinggi dan meningkatkan kesehatan tubuh. Oleh karena itu diperlukan suatu inovasi baru terhadap rasa es krim dengan memanfaatkan bahanbahan yang selama ini kurang diminati oleh masyarakat dan bernilai gizi tinggi, salah satunya adalah jamur konsumsi. Jamur konsumsi adalah sebutan untuk berbagai jenis jamur yang biasa dijadikan bahan makanan dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Contoh jamur konsumsi yang di kenal masyarakat antara lain jamur kuping, jamur tiram, jamur kancing, jamur merang, dan lain-lain.

Jamur konsumsi memiliki nilai gizi yang tinggi. Rata-rata jamur mengandung 19-35 persen protein. Dibanding beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen), ia berkadar protein lebih tinggi. Asam amino esensial yang terdapat pada jamur, sekitar ada sembilan jenis dari 20 asam amino yang dikenal. Yang istimewa 72 persen lemaknya tidak jenuh, jamur juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboflavine), niasin dan biotin. Selain elemen mikro, jamur juga mengandung berbagai jenis mineral, antara lain K, P, Ca, Na, Mg, dan Cu. Kandungan serat mulai 7,4-24,6 persen sangat baik bagi pencernaan. Jamur mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet Maka melalui program ini, kami membuat inovasi baru dalam rasa es krim, yaitu es krim aneka rasa jamur. Pelajar dan mahasiswa yang terdapat di sekitar kampus Universitas Brawijaya merupakan pangsa pasar yang akan kami bidik dalam pemasaran produk es krim kami nantinya. Sekolah swasta dan negeri di sekitar kampus Universitas Brawijaya antara lain: TK, SD, MI, MTsN, MAN, SMKN, terutama yang berada di Jl. Bandung, adalah sasaran utama kami. Kami memilih daerah tersebut karena disana adalah tempat yang strategis untuk menjual produk kami, terdapat banyak sekolah seperti yang disebutkan di atas dan tidak terlalu jauh dari tempat produksi, sehingga harga produksi bisa ditekan. Alasan lain kami memilih jamur karena mudah diperoleh di Malang, jamur dipasok dari kota Batu yaitu sekitar 13-15 km dari tempat produksi. Selain jamur diperlukan juga bahan lainnya seperti cream, susu, dan telur. Bahan-bahan tersebut mudah diperoleh di pasar-pasar tradisional maupun modern dan jumlahnya pun cukup melimpah, sehingga kemungkinan kekurangan bahan untuk menjalankan usaha bisa dihidari. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dalam program kreatifitas mahasiswa ini kami membuat usaha di bidang pembuatan es krim dengan judul PKMK Peluang Usaha Es Krim Jamur Aneka Rasa Sebagai Jajanan Alternatif Yang Bergizi Tinggi dan Murah

C. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalahmasalah sebagai berikut: 1. Apa jajanan alternatif yang murah dan bergizi bagi pelajar dan mahasiswa? 2. Bagaimana membuat inovasi baru produk es krim yang murah dan bergizi? 3. Bagaimanakah strategi pemasaran es krim jamur agar dapat menjadi jajanan alternatif yang disukai masyarakat? D. TUJUAN PROGRAM Adapun tujuan yang ingin dicapai dengan adanya program kegiatan ini adalah: 1. Menciptakan produk jajanan alternatif yang murah, bergizi bagi pelajar dan mahasiswa khususnya. 2. Meningkatkan jiwa wirausaha pelaksana kegiatan. 3. Meningkatkan kreatifitas pelaksana kegiatan untuk menghasilkan produkproduk baru dari olahan jamur. 4. Memberikan penghasilan kepada pelaksana kegiatan. 5. Membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. E. LUARAN YANG DIHARAPKAN Adanya program ini diharapkan dapat dihasilkan produk jajanan baru, yang nantinya diharapkan dapat bersaing dengan produk makanan lain, karena es krim jamur merupakan jajanan yang enak, bergizi, bebas bahan pengawet atau bahan berbahaya lainnya dan disukai masyarakat. F. KEGUNAAN PROGRAM Manfaat yang kami dapatkan dan dirasakan konsumen es krim dengan hadirnya usaha es krim kami nanti sebagai berikut: 1. Terciptanya produk es krim yang tidak menguras kantong konsumen, karena harga produk yang murah dan terjangkau masyarakat.

2. Tercipta produk es krim dengan kualitas yang terjamin mutunya, sehingga tidak membahayakan konsumen karena tidak mengandung zat pengawet dan zat berbahaya lainnya. Adapun manfaat yang dapat kami peroleh selaku pelaksana kegiatan PKMK ini dilihat dari segi ekonomi adalah dapat memberikan penghasilan bagi kami selaku pelaksana kegiatan. Dari segi pembentukan kepribadian, PKMK ini dapat melatih kami untuk bekerja dalam satu tim (team work), melatih bidang menejerial serta untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Dari segi ilmu pengetahuan kami dapat menerapkan ilmu yang kami dapatkan di bangku kuliah untuk menyukseskan kegiatan kami. G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA Saat ini, semakin marak produk makanan atau jajanan yang tidak sehat bahkan berbahaya bagi manusia. Produk berbahaya itu antara lain dengan menggunakan bahan pengawet, bahan pewarna sintetis, formalin atau bahan berbahaya lainnya di dalam campuran makanannya. Untuk itu diperlukan inovasi jajanan baru yang bergizi dan bebas campuran bahan berbahaya. Salah satu inovasi jajanan tersebut yaitu es krim jamur. Daerah Malang sangat sesuai untuk membuka usaha dalam bidang pembuatan es krim jamur. Malang merupakan daerah pendidikan dan industri yang jumlah pelajar, mahasiswa dan masyarakatnya terbilang banyak, sehingga pangsa pasar usaha dibidang es krim jamur ini sangat menjanjikan. Malang juga merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur sehingga pasokan barag-barang (sembako, peralatan dapur, peralatan rumah tangga, dll) di kota Malang juga lancar. Oleh karena itu, kebutuhan akan bahan-bahan pokok, bahan-bahan penunjang maupun peralatan-peralatan untuk membuat es krim jamur relatif tidak sulit kami dapatkan di pasar-pasar kota Malang. Kota Batu sebagai kota terdekat dengan Malang memiliki potensi luar biasa sebagai penghasil jamur konsumsi karena kondisi geografis yang mendukung. Jarak yang dekat dan transportasi yang baik memudahkan hubungan perdagangan dan menghemat biaya usaha es krim jamur ini. Kegemaran membuat es krim, semangat pantang menyerah, pengalaman

dan pengetahuan tentang jamur yang didapat pada salah satu mata kuliah kami, merupakan modal kami dalam pembuatan es krim jamur nantinya. G.1 BIAYA PENGELUARAN Biaya pengeluaran merupakan biaya yang meliputi biaya penyusutan alat, biaya bahan-bahan dan upah tenaga kerja, serta biaya-biaya lainnya G.1.1 Biaya penyusutan alat Merupakan biaya penyusutan alat-alat investasi. Biaya penyusutan ini perhitungannya berdasarkan penyusutan tiap bulan. Tabel 1: Tabel biaya penyusutan alat Barang Lemari pendingin Blender Mixer Kompor gas Panci stenles Baskom Pisau Sendok besar Timbangan Satuan 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 5 unit 5 unit 15 unit 1 unit Total Harga 1 unit (RP) 2.000.000 200.000 200.000 300.000 100.000 10.000 5.000 4.000 200.000 Harga total (Rp) 2.000.000 200.000 200.000 300.000 100.000 50.000 25.000 60.000 200.000 3.135.000 Lama pemakaian 5 tahun 3 tahun 3 tahun 3 tahun 3 tahun 1 tahun 1 tahun 1 tahun 3 tahun Biaya penyusutan 200.000 17.000 18.000 22.000 7.000 5.000 2.500 5.500 23.000 300.000

G.1.2 Biaya bahan pembuat es krim Biaya bahan pembuat es krim aneka rasa jamur dialokasikan untuk pembelian bahan pokok dan bahan penunjang, analisis biaya bagian ini berdasarkan target luaran yang kami harapkan yaitu omset penjualan tiap hari 450 gelas. Perhitungannya berdasarkan waktu bulanan. Bahan-bahan yang diperlukan adalah ekstrak jamur, cream, susu, telur, gula, dan lain-lain. Kebutuhan barang diasumsikan untuk produksi selama satu bulan.

Tabel 2: Tabel biaya bahan pembuat es krim aneka rasa jamur

Bahan Jamur tiram Jamur kuping Jamur merang Cream Susu Telur Gula Vanili Sitrus Gelatin Gelas + sendok

Kebutuhan/hari 1 kg 1 kg 1 kg 12 liter 4,5 liter 120 butir 12 kg 2 botol 2 botol 2 bungkus 450 gelas Total

Kebutuhan/ bulan 20 kg 20 kg 20 kg 240 liter 90 liter 2400 butir 240 kg 40 botol 40 botol 40 bungkus 9.000 gelas

Harga satuan (Rp) 9.000 5.000 5.000 120.000 27.000 64.000 96.000 15.000 10.000 6.000 45.000 402.000

Harga/bulan (Rp) 180.000 100.000 100.000 2.400.000 540.000 1.280.000 1.920.000 300.000 200.000 120.000 900.000 8.040.000

G.1.3 Biaya lain-lain Biaya lain-lain merupakan biaya untuk pengeluaran upah tenaga kerja, sewa tempat dan biaya lain-lain. Tabel 3: Tabel biaya lain-lain Pengeluaran Bahan bakar Gaji tenaga kerja Publikasi Lain-lain Total Harga @ satuan 15.000/hari Total biaya/bulan (Rp) 200.000 300.000 100.000 150.000 750.000

Maka total biaya produksi selama sebulan adalah penjumlahan dari sewa tempat/bulan + biya penyusutan alat + biya bahan makanan + biya lain-lain, total biya produksi sebulan = Rp 960.000/12 + Rp 300.000 + Rp 8.040.000 + Rp 750.000 = Rp 9.170.000,G. 2 PENETAPAN HARGA JUAL Dalam menentukan harga jual es krim aneka rasa jamur nanti, kami melakukan dengan cara: menyesuaikan dengan biaya yang telah dikeluarkan. Harga produk kami akan kami jual dengan harga Rp 1.500/gelas.

G.3 PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN

BEP harga = BEP produksi =

= =

= Rp = 7.054 1.018,88 7

Dengan bahan baku cream 12 liter tiap hari, akan dihasilkan es krim 450 gelas tiap harinya Jika selama sebulan beroperasi terus (20 hari) maka akan dihasilkan 9000 gelas selama sebulan. Harga es krim sampai ditangan konsumen Rp 1.500. Jika diasumsikan pedagang atau pengecer memperoleh keuntungan Rp 200/gelas, maka keuntungan kotor dari penjualan satu buah es krim adalah Rp 585.000 Jadi pendapatan selama sebulan adalah 450 x 20 x Rp 1.300 = Rp 11.700.000 Keuntungan yang diperoleh dalam satu bulan merupakan selisih antara pendapatan dan biaya. Keuntungan selama 1 bulan adalah Rp Rp 11.700.000 - Rp 9.170.000 = Rp 2.530.000 Adapun keuntungan setiap produksi per hari adalah Rp 2.530.000 : 20 = Rp 126.500 G.4 KELAYAKAN USAHA Secara sederhana kelayakan usaha dapat diperkirakan dengan menghitung BEP (break event poin), ROI (Return of Investment)dan B/C ratio (benefit cost ratio). G.4.1 Break event point (BEP) Kegunaan dari menghitung BEP ini adalah untuk mengetahui kapan hasil usaha yang dilakukan mencapai titik impas, artinya perusahaan tidak untung dan juga tidak rugi. Nilai titik impas yang dihitung yaitu BEP harga dan BEP volume a. BEP harga Total biaya Produksi gelas Rp 1.018,88 b. BEP produksi Total biaya Harga akan mengalami titik impas. Rp 9.170.000 Rp 1.300 Rp 9.170.000 9.000

Artinya kami akan mencapai titik impas jika harga jual es krim per

Artinya pada produksi sebulan sebanyak 7.054 gelas es krim, usaha \kami

ROI = B/C = ROI =

x 100 0,276 = % x 100 % 8

G.4.2 Return of Invesment (ROI) ROI merupakan analisis untuk mengetahui efisiensi pengunaan modal untuk mengukur keuntungan usaah dalam kaitannya dengan investasi yang digunakan. Perhitungan ROI usaha kami sebagai berikut: Hasil penjualan total biaya produksi Rp 11.700.000 Rp 9.170.000 ROI = 127,58 % Nilai 127,58 % menunjukkan bahwa dengan modal 1,00 yang dikeluarkan, akan kembali sebasar 127,58 %. G.4.3 Benefit cost ratio (B/C) B/C ratio berguna untuk mengetahui perbandingan antar besarnya keuntungan dengan jumlah biaya yang telah dikeluarkan. Rumus yang digunakan dalam menghitung B/C ratio adalah: keuntungan Biaya produksi Rp 2.530.000 Rp 9.170.000 B/C sebesar 0,276 menunjukkan bahwa dari modal Rp. 1,00 akan diperoleh keuntungan sebesar 0,276 kalinya.

G.5 CASH FLOW (ALIRAN DANA TUNAI) Untuk memudahkan inventarisasi pendapatan dan pembiayaan rencana peaksanaan kami, maka dapat kami tabelkan sebagai berikut: No Bulan ke A. Pemasukan tunai 1 Penjualan produk 2 Pengembalian modal kerja 3 Nilai sisa Jumlah pemasukan tunai B Pengeluaran tunai Investasi (alat-alat) Modal kerja Promosi Pemeliharaan alat Gaji pegawai Listrik Jumlah pengeluaran tunai C D Dana tunai Kumulatif dana tunai 1 0 0 0 3.135.000 2.010.000 100.000 0 -5.245.000 -5.245.000 -5.245.000 0 0 0 0 300.000 200.000 500.000 3.500.000 -1.745.00 2 3 8.000.000
4.000.000

4 15.000.000 0 0 0

0
8.000.000 4.000.000

0 0 0 0 0 0 0 0 300.000 300.000 200.000 200.000 500.000 500.000 7.500.000 14.500.000 5.255.000 19.755.000

Dari tabel di atas, secara komulatif keuntungan usaha kami baru dapat diperoleh pada bulan ke 3 setelah beroperasi.

H. METODE PELAKSANAAN PROGRAM Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: Persiapan tempat produksi. Tempat produksi usaha pembuatan es krim aneka rasa jamur nanti kami rencanakan dengan menyewa tempat di daerah dekat kampus Universitas Brawijaya. Pengadaan alat-alat produksi. Alat produksi yang dibutuhkan untuk pembuatan es krim aneka rasa jamur antara lain: freezer, mixer, blender, timbangan dan lain sebagainya. Peralatan tersebut bisa didapatkan di pasar-pasar Kota Malang.

10

Pengadaan bahan-bahan. Jamur merang, jamur tiram, jamur kuping, cream, susu, telur, gula, vanili, sitrus dan gelatin merupakan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan es krim. Semua bahan-bahan tersebut mudah didapatkan di pasaran. Proses produksi. Taat asas merupakan syarat penting dalam produksi pembuatan es krim ini. Taat asas disini maksudnya komposisi antar bahan harus sesuai dan bahan-bahan tersebut harus baik, tidak berjamur atau mangkak. Tahapan-tahapan umum pembuatan es krim ini adalah seleksi bahan, penimbangan dan pembuatan adonan. Pengemasan. Setelah produk es krim dihasilkan, perlu penanganan selanjutnya agar es krim tersebut terjual dipasaran, seperti pengemasan. Pasalnya, tidak jarang konsumen lebih tertarik membeli produk dengan kemasan menarik. Pemasaran. Pemasaran merupakan suatu kegiatan manajemen yang berfungsi mempromosikan usaha. Perencanaan pemasaran yang akan dilakukan dalam mengenalkan produk ke konsumen antara lain yaitu: iklan, publisitas, dan promosi penjualan. Bentuk iklan yang direncanakan antara lain, menyebarkan selebaran, liflet dan brosur. Kegiatan yang bersifat publisitas direncanakan menjadi sponsor kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di kampus-kampus. Promosi penjualan direncanakan dengan pemberian bonus gratis satu buah jika membeli 10 es krim. Evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan merupakan kegiatan yang berfungsi untuk mengentrol dan menganalisa kegiatan kami. Kelemahan-kelemahan selama berjalannya usaha diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa dihilangkan. Evaluasi kegiatan direncanakan diadakan tiap minggu kedua dalam satu bulan.

11

I. JADWAL KEGIATAN PROGRAM No Uraian Kegiatan 1. 2. 3. 4. 5. 1 Persiapan tempat produksi V Pengadaan alat-alat produksi. V Pengadaan bahan-bahan Proses produksi Ulangan pembuatan es krim aneka rasa jamur sehingga didapatkan hasil yang sempurna Penetrasi pasar Evaluasi kegiatan. Bulan ke2 3 V V 4

V V

6. 7.

V V

J. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK

Ketua Pelaksana a. Nama Lengkap b. NIM c. Fakultas d. Jurusan Penyakit Tumbuhan e. Waktu untuk kegiatan PKM Anggota Kelompok a. 1) Nama Lengkap 2) NIM 3) Fakultas 4) Jurusan : Pertanian : Hama dan Penyakit Tunbuhan : 15 jam/ minggu : Estrada Gandhi Yahya : 0710730041-73 : Kedokteran : Gizi Kesehatan : 15 jam/ minggu : Restu Rizkyta Kusuma : Siti Hajar : 0610460040-46 : 15 jam/ minggu : Astri Sumiati : 0610460009-46 : Pertanian : Hama dan

5) Waktu untuk kegiatan PKM b. 1) Nama Lengkap 2) NIM 3) Fakultas 4) Jurusan c. 1) Nama Lengkap

5) Waktu untuk kegiatan PKM

12

2) NIM 3) Fakultas 4) Jurusan

: 0610460030-46 : Pertanian : Hama dan Penyakit Tumbuhan : 15 jam/ minggu

5) Waktu untuk kegiatan PKM

K. NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Nama Lengkap dan Gelar SP.MP NIP Golongan pangkat Jabatan Fungsional Jabatan Struktural Fakultas Jurusan Perguruan Tinggi Bidang keahlian : 132 310 390 : IIIa/ Asisten Ahli : Penata Muda : Dosen : Pertanian : Hama dan Penyakit Tumbuhan : Universitas Brawijaya : Hama dan Penyakit Tanaman : Dr. H. Anton Muhibuddin,

13

L. PERKIRAAN ANGGARAN BIAYA 1. Biaya Alat Barang Lemari pendingin Blender Mixer Kompor gas Panci stenles Baskom Pisau Sendok besar Timbangan Satuan 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit 2 unit 5 unit 5 unit 15 unit 1 unit Total Harga 1 unit (RP) 2.000.000 200.000 200.000 300.000 50.000 10.000 5.000 4.000 200.000 Harga total (Rp) 2.000.000 200.000 200.000 300.000 100.000 50.000 25.000 60.000 200.000 3.135.000

2. Biaya Bahan-Bahan (5x produksi) Bahan Jamur tiram Jamur kuping Jamur merang Cream Susu Telur Gula Vanili Sitrus Gelatin Gelas + sendok Harga satuan (Rp) 9.000 5.000 5.000 10.000 6.000 600 8.000 7.500 5.000 3.000 100 Total Kebutuhan/hari 1 kg 1 kg 1 kg 12 liter 4,5 liter 120 butir 12 kg 2 botol 2 botol 2 bungkus 450 gelas Harga total (Rp) 9.000 5.000 5.000 120.000 27.000 64.000 96.000 15.000 10.000 6.000 45.000 402.000 5x produksi (Rp) 45.000 25.000 25.000 600.000 135.000 320.000 480.000 75.000 50.000 30.000 225.000 2.010.000

3. Biaya lain-lain Rincian Satuan Promosi Penulisa laporan Fotokopi dan penjulidan Total Jumlah Jumlah total (Rp) 100.000 200.000 150.000 450.000

4. Rekapitulasi Biaya

14

No 1. 2. 3.

Rincian Biaya pengadaan alat Biaya pengadaan bahan-bahan Biaya lain-lain Total

Jumlah Rp 3.135.000 Rp 2.010.000 Rp 450.000 Rp 5.585.000

15

DAFTAR PUSTAKA

Anonimous. 2001. Hal Ihwal Jamur, Waspada Lebih Baik Daripada Keracunan. http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2001/edisi6/files/ulas.htm Diakses tanggal 14 September 2007. Anonimous. 2006. Menciptakan Resep Es Krim http://ncc.blogsome.com/2006/11/25/menciptakan-resep-es-krim/trackback/ Diakses tanggal 14 September 2007. Anonimous. 2007. Jamur Pangan. http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur_pangan Diakses tanggal 14 September 2007. Anonimous. 2007. Zat Berbahaya Dalam Makanan. http://www. SCTV.co.id. Diakses tanggal 23 September 2007 Effendy Firdaus. 2006. Menciptakan Resep Es Krim http://static.howstuffworks.com/gif/ice-cream-ch.jpg Diakses tanggal 14 September 2007. Widyastuti, Netty. 2002. Jamur Tiram untuk Antikolesterol..! http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid1030678870,22766, Diakses tanggal 14 September 2007.