Anda di halaman 1dari 3

Panjar Pamungkas 3A / 27

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Penghasilan Tidak Kena Pajak per tahun diberikan paling sedikit sebesar: a. Rp15.840.000,00 (lima belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi; b. Rp1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin; c. Rp15.840.000,00 (lima belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1); dan d. Rp1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga. Penerapan ketentuan PTKP ditentukan oleh keadaan pada awal tahun pajak atau awal bagian tahun pajak. Misalnya, pada tanggal 1 Januari 2009 Wajib Pajak B berstatus kawin dengan tanggungan 1 (sat u) orang anak. Apabila anak yang kedua lahir setelah tanggal 1 Januari 2009, besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak yang diberikan kepada Wajib Pajak B untuk tahun pajak 2009 tetap dihitung berdasarkan status kawin dengan 1 (satu) anak.

Tarif pasal 17 UU PPh 1. Tarif WP Orang Pribadi


y Tarif dan lapisan penghasilan

No 1 2 3 4

Lapisan Penghasilan Kena Pajak Sampai dengan Rp 50.000.000 Di atas Rp 50.000.000 sampai Rp 250.000.000 Di atas Rp 250.000.000 sampai Rp 500.000.000 Di atas Rp 500.000.000

Tarif Pajak 5% 15% 25% 30%

y Tarif tertinggi yaitu 30% dapat diturunkan menjadi paling rendah 25% yang diatur dengan

Peraturan Pemerintah

2.

Tarif WP Badan
y Tarif WP badan dalam negeri dan BUT adalah 28% y Mulai sejak tahun pajak 2010 menjadi 25% y Wajib Pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka yang paling sedikit 40%

dari jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan di bursa efek di Indonesia dan memenuhi persyaratan tertentu lainnya dapat memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah.

3.

Tarif yang dikenakan atas penghasilan berupa dividen yang dibagikan kepada Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri adalah paling tinggi sebesar 10% (sepuluh persen) dan bersifat final.

Perbedaan SPT 1770s dan 1770ss Bahwa sesuai dengan PER - 34/PJ/2010 tentang Bentuk Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Wajib Pajak Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya, ada 3 jenis SPT yang digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi sebagai sarana untuk melaporkan penghasilannya dalam tahun pajak 2010 yaitu SPT PPh OP 1770, 1770 S, dan 1770 SS. Perbedaan ketiga jenis SPT tersebut adalah sebagai berikut : 1. SPT PPh Orang Pribadi 1770
y

dari usaha/pekerjaan bebas yang menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto;

y y y

dari satu atau lebih pemberi kerja; yang dikenakan Pajak Penghasilan Final dan atau bersifat Final; dan/atau penghasilan lain.

2.

SPT PPh Orang Pribadi 1770 S


y y y

dari satu atau lebih pemberi kerja; dari dalam negeri lainnya; dan/atau yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final.

3.

SPT PPh Orang Pribadi 1770 SS


y

Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan tidak lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun; dan

tidak mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi

Soal dan Jawab PPh pasal 21 Cowez Prihartanto karyawan dengan status menikah dan mempunyai 4 orang anak bekerja pada PT MAJU GAK MUNDUR. Selama tahun 2010 menerima gaji Rp 6.000.000 dan memperoleh tunjangan jabatan Rp 2.000.000 per bulan. PT MAJU GAK MUNDUR telah mengikuti program jamsostek dan pensiun. Iuran Jaminan Hari Tua dibayarkan oleh perusahaan sebesar 3,70% dan sebesar 2,00% dari gaji oleh Cowez. Perusahaan membayar premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian sebesar 1,00% dan 0,30% dari gaji. Selain itu, perusahaan juga membayar iuran pension kepada dana pension yang pendiriannya telah disahkan Menteri Keuangan sebesar Rp 200.000 sebulan, sedangkan Cowez Prihartanto membayar iuran pension sebesar Rp 150.000 sebulan. Hitung PPh pasal 21 yang terutang tiap bulan!

Jawab
Gaji se bulan Tunjangan Jabatan Pre m i Jam inan Ke ce lakaan Ke rja Pre m i Jam inan Ke m atian Pe nghasilan bruto se bulan Pe ngurang i aya Jabatan 5% X iuran pe nsiun Iuran JHT 2% X Pe nghasilan ne to se bulan Pe nghasilan ne to se tahun PTKP se tahun untuk P se ndiri tam bahan P kaw in tanggungan 3 anak PKP PKP pe m bulatan PPh pasal 21 te rutang se tahun 6.000.000 2.000.000 60.000 1 .000 + .07 .000

PPh pasal 21 se bulan

42 . 4 6

5% X 50.000.000 15% X 17.72 . 000

2.500.000 2.65 . 350 + 5.15 . 350

15. 40.000 1.320.000 3. 6 0.000

21.120.000 67.72 . 200 67.72 . 000

12 X

7.404.100

. 4 . 200

6.000.000

.07 .000

403. 0 0 150.000 120.000

673. 0 0 7.404.100

1,00% X 0,30% X

6.000.000 6.000.000