P. 1
MR Edisi 245

MR Edisi 245

|Views: 462|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Jul 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

e-mail : mediarakyat_new@yahoo.

com Contact Person : 0812 9936 977 08787 66 999 09

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 4
Mendiknas Dapat Rapor Merah

website : www.mediarakyatonline.com

Hal. 5
Jembatan Ambrol Tunggu Proses Perbaikan

Pembawa Suara Pembangunan
Edisi 245 Tahun XI, 23 - 30 Juli 2011

Bangsa

Hal. 6
LSM Tidak Jelas Tidak Akan Dilayani

Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Baca Juga
Presiden Perintahkan Hemat Energi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Hal 2)

Demi Tiket Calon Pemudik Rela Begadang
Beberapa calon pemudik yang belum mendapatkan tiket kereta api untuk mudik, terlihat memenuhi beberapa (Hal 3)

Wali Kota Medan : Stop Studi Banding ke Luar Negeri
Medan (MR) Wali kota Medan Rahud-man Harahap akan menghentikan sementara program studi banding ke luar negeri bagi pejabat di daerah tersebut. Alasannya, berdasarkan penilaian selama ini kunjungan ke negara-negara tetangga tidak memberikan hasil signifikan bagi kemajuan. "Saya lebih setuju studi banding diprioritaskan mengunjungi daerah-daerah yang ada baca hal 11 di Indonesia karena telah banyak kemajuan diraih daerah tersebut yang

Rahudman Harahap

Tarekat Naqsyabandiyyah Tetapkan Awal Puasa 31 Juli

Calon Hakim Agung Siap Masuk Neraka
"Siap, saya siap masuk neraka kalau tidak amanah,"
Jakarta (MR) Siap masuk neraka jika dirinya tidak menjalankan amanahnya apabila nanti terpilih, itulah yang dikatakan Mahdi Syahbandir, seorang calon Hakim Agung. Hal tersebut diungkapkan Mahdi dalam menjawab pertanyaan dari anggota Tim Ahli KY, Prof Abdul Muktie Fajar, untuk menyeleksi calon Hakim Agung, pada saat tes wawancara terbuka di hadapan para komisioner Komisi Yudisial, yang dihadiri oleh para awak media, yang berlangsung di lantai 4, Gedung Komisi Yudisial, baca hal 11

Pdang (MR) Jamaah tarekat Naqsyabandiyyah Sumatra Barat, menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1432 Hijriah jatuh pada 30 Juli 2011. Hal ini diungkapkan Mursyid atau guru tarekat Naqsyabandiyyah Padang Syafrie Malin Mudo, Senin (18/7). Menurutnya, penghitungan dilakukan dengan mengcocokkan hisab dengan ruqyat atau melihat bulan. "Delapan hari dilihat bulan separuh awal. Kalau awal melihatnya pada saat magrib, sedangkan kalau bulan separuh akhir melihatnya dikala shubuh," tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Tarekat Naqsyabandiyyah Sumbar Edizon Revindo mengatakan penanggalan ini dijadikan panutan bagi tarekat Islam Naqsabandi di Sumbar bahkan sebagai panutan hingga akhir zaman. "Penghitungan seperti ini, dipakai sampai kiamat, kecuali pada nisfu sya'ban saat bulan terlihat sumbing," jelasnya. (Marqian)

Proyek Speed Boat Senilai 700 Juta, Molor

Kinerja Kemenhub Dinilai Memprihatinkan
Ternate Maluku Utara (MR) Pada tahun angaran 2009/2010, Pemerintah Kabupaten Halmahera timur melalui Dinas perhubungan Halmahera timur,mengalokasikan anggaran ber sumber dari APBD senilai 700 juta untuk pengadaan dua speed boat lengkap dengan 4 buah mesin 40Pk. Namun Hingga bulan juli 2011 proyek tersebut belum di realisasi oleh pelaksana proyek yang dimenangkan oleh CV. Gamalputra di Ternate . Direktur CV. Gamalputra Hidayat Sjah saat di temui Media Rakyat beberapa waktu lalu di tempat kerjanya di Jl.raya Mangga Dua mengatakan “kedua speed boat yang baca hal 11 saya tangani itu salah satunya sudah

Jakarta (MR) Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hakim menyayangkan kinerja kementerian perhubungan (Kemenhub) selama 2010 sangat memprihatinkan, di mana dari 82 indikator kinerja yang ditetapkan kementerian sebanyak 59 indikator kinerja (71,59 persen) tidak mencapai target. Menurut Hakim, di Jakarta, Senin, salah satu indikator kinerja Kemenhub yang mendapat nilai merah adalah indikator kinerja

di bidang keselamatan, keamanan dan pelayanan sarana dan prasarana transportasi. Dikemukakannya bahwa dari pengawasan DPR selama 2010, angka kecelakaan khususnya untuk moda transportasi kereta api dan kapal laut semakin meningkat dengan tingkat fatalitas kecelakaan yang tinggi. "Belum lagi kemacetan di penyeberangan Merak-Bakauheni yang semakin akut dan menjadi rutinitas, menunjukkan ketidakmampuan Kemenhub baca hal 11 dalam memperbaiki pelayanan

Antrian kendaraan di jalan tol Merak menuju pelabuhan

KPK Akan Telusuri Perusahaan yang Nunggak Pajak
Jakarta (MR) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mendesak Direktorat Jenderal Pajak segera menindaklanjuti 14 perusahaan asing di sektor minyak dan gas (migas) yang tak membayar pajak pada negara. Ini mengingat jumlahnya cukup besar hingga mencapai Rp 1,6 triliun. "Kalau untuk urusan ekonominya kita desak kepada Direktorat Jendral Pajak untuk menagih utang pajak mereka, tapi kalau ada indikasi masalah hukumnya tentu KPK yang akan menelusurinya," kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan baca hal 11

RSU di Garut Nyaris Bangkrut
Akibat Orang Miskin Berobat
Garut (MR) Aneh Rumah Sakit Umum dr.Selamet Garut yang menjadi kebanggaan orang Garut sekarang nyaris bangkrut, sampai penyediaan obat-obat yang tersedia semakin habis seperti yang di khawatirkan di ruang UGD. Bethadin, Alkohol, perban, suntikan anti titanus habis, bahkan kertas untuk membuat kegiatan kantor pun sampai tidak ada. Penyebab nya semua ini adalah JAMKESDA yang belum di bayar dari PEMDA ke RSU dari tahun 2010 s/d 2011 mencapai Rp.21 miliyar. Dengan penuh percaya diri SEKDA Iman Ali Rahman membuat pernyataan kepada Kepala Desa dan Camat meminta agar menghentikan mengeluarkan surat keterangan kurang mampu (SKTM) untuk berobat ke RSU dr.Selamet Garut. Tindakan SEKDA yang kontropersi dan tidak populer ini mencerminkan logika panik mengurus Kab.Garut dengan cara-cara emosional atau tidak terpuji pada stitmen SEKDA ini bisa dikatakana refresentasi dari ucapan Bupati. Menurut SEKJEN Serikat Petani Pasundan (SPP) baca hal 11

Kebaikan yang Pernah Dilakukan
Seorang pria yang tampak kumuh duduk di barisan depan dan mencemooh Walikota ketika ia menyampaikan pidato panjang. Akhirnya walikota menunjuk ke pria tersebut dan berkata, "Dibandingkan dengan saya, silahkan Anda berdiri dan katakan kepada para hadirin apa yang pernah Anda lakukan untuk kebaikan kota ini?" "Nah, Pak Walikota," kata pria itu dengan suara tegas. "Yang pernah saya lakukan untuk kebaikan kota ini adalah satu, yaitu saya tidak memilih Anda dalam pilkada kemarin."

I nvestigasi

Puluhan Pejabat Tebo Minta Pindah, Ada Apa..?
TEBO (MR) Ini mungkin pertama kali terjadi dinegeri ini Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Tebo rame-rame mengajukan pindah, luar biasa ada Sekitar 26 (dua puluh enam) Pejabat dilingkungan Pemkab Tebo baik Kepala SKPD, Camat, kepala bagian (Kabag) maupun Kabid. Beberapa waktu yang lalu sempat beredar kabar bahwa beberapa orang pejabat yang pasca pemilukada yang mengajukan pindah keluar dari Kabupaten Tebo, namun, ketika dikonfirmasikan ke pihak terkait mereka menyatakan bahwa itu hanya sekedar isu, bahkan ditanya kepada Kadis yang bersangkutan mereka menyatakan tidak pernah berniat untuk mengajukan pindah. Namun, setelah beredarnya copy-an nama-nama pejabat yang mengajukan pindah baik yang sudah disetujui oleh Bupati Tebo maupun yang belum mereka tidak bisa untuk mengelak dan membantah baca hal 11 lagi tentang kebenaran informasi ini.

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Mari Kita Berantas Korupsi
Pengaduan Masyarakat
Telp. (021) - 25578389 Fax. (021) - 52892454 Humas KPK : (021) - 25578439 PO.BOX : Laskar Anti Korupsi Indonesia Candra, Ketua LSM 575 Jakarta 10120 email : pengaduan@kpk.go.id

Bupati Tebo saat melantik Pejabat eselon II dan II dilingkungan Pemkab Tebo beberapa waktu yang lalu

2
ICW: Sengketa Kasus Bukan Alasan Tidak Bayar Pajak
Jakarta (MR) Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta pemerintah tegas terkait penunggak pajak di sektor minyak dan gas (migas) karena sengketa (dispute) kasus perhitungan pajak bukan alasan tidak membayar pajak. Hal tersebut disampaikan peneliti ICW, Firdaus Ilyas, usai membeberkan 33 perusahan migas yang menunggak pajak di Jakarta, Senin. Kerja sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), BP Migas, Direktorat Jenderal Pajak, dan Direktorat Jenderal Anggaran dalam pembahasan pembayaran pajak bermasalah perusahaan-perusahaan asing berkesimpulan bahwa terdapat sengketa kasus perhitungan pajak antara perusahan asing dengan pemerintah. Menurut Firdaus Ilyas, jika memang terdapat sengketa kasus, maka segera selesaikan, lakukan perubahan pada kontrak pembagian produksi (Production Sharing Contract/ PSC). Tapi, setelah bertahun-tahun nyatanya tidak ada niatan melakukan perubahan PSC. Pajak migas merupakan hal yang berlaku khusus (lex spesialis) dari Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), di mana yang menjadi acuan adalah PSC, dan pajak migas baru berlaku jika sebuah wilayah kerja sudah berproduksi dan komersial. Berdasarkan PSC yang menjadi kewajiban pajak migas adalah pajak penghasilan badan (PPh Badan) dan pajak deviden, sedangkan pajak lainnya menjadi beban negara, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), yang dibayarkan dari penerimaan migas negara. Oleh karena itu, ia mengemukakan bahwa penting bagi pemerintah melalui Ditjen Pajak untuk segera mengirimkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) atau menyelesaikan masalah ini ke hukum. (Eka Lesmana)

Berita Utama
Jakarta (MR) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh, agar menyiapkan langkah-langkah penghematan energi, termasuk penggunaan BBM bersubsidi sehingga tidak terjadi lonjakan subsidi. Demikian dikatakan Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Yudhoyono di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/7). "Presiden akan keluarkan Keppres penghematan energi listrik ,maka kita lakukan gerakan penghematan BBM. Perlu gerakkan penghematan subsidi BBM, dengan melibatkan pemerintah daerah menjaga kuota agar tepat sasaran," kata Hatta. Hatta menjelaskan, prosedur dan mekanisme penghematan saat ini masih disusun oleh Menteri ESDM dan dalam waktu dekat segera disampaikan kepada Kepala Negara dan dituangkan dalam Keppres. "Pengalaman kita masa lalu pada instansi pemerintah (dalam program penghematan) listrik hemat 7-10 persen, dan di kantor Mensesneg lebih dari 10 persen. Bila kita dulu bisa lakukan itu, maka kita sekarang bisa lakukan itu," tegasnya. Hatta mengatakan, program penghematan energi tersebut akan dimulai dari instansi pemerintah sehingga nantinya dapat diikuti oleh masyarakat. "Menteri ESDM akan rumuskan bagaimana di instansi pemerintah melakukan penghematan tersebut. Segera Menteri ESDM merumuskan inpres tersebut dan sesegera mungkin akan diberlakukan," katanya. Sejumlah menteri hadir dalam rapat terbatas itu, antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mentan Suswono, Mesesneg Sudi Silalahi, dan sejumlah pejabat lainnya. Usai rapat, Presiden Yudhoyono langsung bertolak menuju Bali, untuk menghadiri pembukaan rangkaian pertemuan menteri tingkat ASEAN. (Tedy S)

Tahun Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Presiden Perintahkan Hemat Energi

Tak Layak Jadi Polisi
Banyuwangi (MR) Adalah Briptu AH, oknum anggota polsek Pesanggaran, Banyuwangi telah diciduk satuan brimob dan tim inteljen polres Banyuwangi, Minggu dini hari (17/7). Pasalnya, oknum berbaju coklat itu diduga kuat telah melakukan penambangan liar di petak 78 kawasan Gunung Tumpang Pitu, Sumberagung, Pesangaran, Banyuwangi. Kronologinya, tersangka yang oknum anggota Polsek Pesanggaran itu bersama empat penambang liar lainnya diciduk satuan gabungan sekitar pukul 01.00 dini hari. Kini, kelima tersangka penambang liar itu sudah diamankan di polres Banyuwangi untuk menjalani proses penyidikan. Atas penangkapan oknum anggota polisi tersebut diakui oleh Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi. Akunya, kasus penangkapan anak buahnya tersebut akan tetap dilanjutkan sesuai dengan proses hukum yang berlaku. “Sesuai ketentuan, dia (AH ) akan tetap diproses,” ujarnya saat dikonfirmasi Media Rakyat, pekan lalu. Ternyata, selama ini kapolsek tidak pernah mengetahui kalau salah satu anak buahnya telah terlibat penambangan liar di tambang emas Tumpang Pitu tersebut. Lanjutnya, andai dia mengetahui atas keterlibatan salah satu oknum anggotanya pasti sudah diciduknya sendiri. Pekan lalu (18/7), saat Media Rakyat konfirmasi dengan Wakapolres Banyuwangi Kompol Heru Prasetyo, salah satu petinggi polres Banyuwangi itu membenarkan atas penangkapan Briptu AH yang dilakukan oleh satuan gabungan tersebut. “ Akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Lanjut Heru, pihaknya dengan tegas tetap akan menindak ulah anggotanya sesuai dengan hukum yang berlaku dan setimpal. Masih menurutnya, bahwa oknum polisi tersebut terancam hukuman pidana dan sekaligus telah melanggar kode etik profesi. “Oknum itu tak layak menjadi anggota polisi,” ucapnya. Heru juga menegaskan bahwa oknum tersebut bisa diberhentikan dengan tidak hormat dari keanggotaan polri. Lanjutnya, dalam perkara ini pihaknya tidak akan main-main dan selalu berpegang pada komitmen awal bahwa tidak pernah ada perlakuan tebang pilih dalam persoalan hukum biar pun faktanya adalah anakbuahnya sendiri. “Tak ada istilah tebang pilih,” tegasnya. Heru menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat khususnya penambangan liar di Gunung Tumpang Pitu tersebut akan ditindak tegas baik anggota polri mau pun warga sipil. Tambahnya, penambangan harus memiliki surat ijin resmi dan yang tanpa memiliki perijinan dari pemerintah. Disamping kerugian materi milyaran rupiah, penambangan tanpa ijin tersebut juga sangat merusak ekosistem hutan. “ Itu illegal,” jelasnya. Wakapolres mengaku bahwa dirinya sudah kali ke tiga ini turun langsung dilokasi penambangan liar itu dan menyebutnya telah terjadi kerusakan yang parah di kawasan tersebut. “ Tambang illegal itu kami tutup,” tegasnya. Tegasnya lagi, bahwa meskipun banyak penambang liar dengan alasan itu urusan perut tapi tetap saja melanggar hukum. (Arif)

Ketua MK: Tidak Ada Motif Politik Soal Andi Nurpati
Jakarta (MR) Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan tidak ada motif politik dalam langkah MK melaporkan mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Andi Nurpati ke polisi. "Saya sudah melaporkan ini jauh sebelum Andi Nurpati itu masuk Partai Demokrat sehingga kasus ini tidak ada motif politik apa pun karena mencuatnya ini diawali karena kasus Nazar (M Nazaruddin)," kata Mahfud di Jakarta, Senin. Menurut dia, kasus pemalsuan dokumen negara yang melibatkan kader partai Demokrat ini bukan sebuah tindakan politik, namun merupakan pelajaran berharga bagi MK untuk tidak memberikan celah bagi kejahatan. "Sekarang kami tidak boleh membiarkan kejahatan terhadap konstitusi dan perampokan terhadap demokrasi. Oleh sebab itu (kasus ini) jangan dipolitisir mari kita tegakkan hukum semata-mata tanpa motif politik apa pun," katanya. Mahfud juga mengatakan jika kasus tersebut tidak dilaporkan ke polisi, maka itu berarti membiarkan hukum tidak

Pasca Pengeroyokan Anggota TNI

Dua Desa Memanas
BUNGO (MR) Pasca pengeroyokan yang dialami oleh Mansyur (32) anggota TNI Kodim 0416/Bute, yang terjadi di Dusun Baru Pusat Jalo, Kecamatan Muko-muko Bathin VII Kabupaten Bungo, situasi di dusun tersebut kini mencekam. Isu yang berkembang, warga Desa Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, tidak terima dengan kejadian tersebut, dan berniat akan menyerang ke Dusun Baru Pusat Jalo, tempat tinggal para pelaku. Kini, dusun Baru Pusat Jalo, dijaga ketat aparat, baik dari Polisi Militer (PM), TNI maupun dari Polres Bungo. Penjagaan tersebut sudah dilakukan selama 2 hari, Sabtu dan Minggu lalu. Dan kabarnya, Senin kemarin penjagaan masih dilakukan. Sejak kejadian pengeroyokan tersebut, tak satupun pelaku pengeroyokan yang menyerahkan diri. Bahkan pelaku utama yang bernama Atok dikabarkan sudah kabur dari Bungo. Untuk menghindari terjadinya bentrokan yang besar, PM melakukan pengamanan terhadap orang tua Atok, yakni H. Bakar. Kini orang tua pelaku utama ini, diamankan di markas CPM Bungo, hingga Atok menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pengamanan H. Bakar, dibenarkan oleh Komandan Sub POM CPM Bungo Nasrudin. Menurutnya, ini dilakukan untuk menghindari terjadinya pergolakan yang lebih besar, dan ditakutkan, nanti ada yang melakukan penyerangan terhadap orang tua Atok dengan membawa-bawa nama TNI. Untuk itulah, CPM mengamankan orang tua pelaku. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan takutnya nama TNI yang dibawa-bawa. Pengamanan ini dilakukan hingga pelaku utama, Atok menyerahkan diri,” terang Nasrudin, di markasnya, Senin (17/7) lalu. Selain itu, dimarkas CPM Bungo, juga terlihat korban pengeroyokan Mansyur, korban terlihat sudah cukup pulih dan bisa memberikan keterangan. Sekedar informasi, pengeroyokan yang menimpa korban Mansyur, anggota TNI 0416 Bute ini, terjadi hari Jum’at (15/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban mendapat kabar kalau mobil miliknya ditahan oleh beberapa warga di sekitar arah dusun Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII Kabupaten Bungo. Korban lalu mendatangi lokasi tersebut, namun mobil yang ditahan sudah dilepas, namun saat itu, korban sempat menantang orang sekitar TKP. Akhirnya, Atok anak H.Bakar, merasa kesal dan langsung mengambil golok dan melakukan penyerangan terhadap korban. Penyerangan ini juga diikuti oleh beberapa orang teman-teman Atok. Akibat kejadian tersebut, korban Mansyur mengalami luka-luka. Bahkan, baju loreng yang dikenakannya sobek. Para pelaku baru berhenti menghajar korban, setelah melihat korban terkapar bersimbah darah, korban saat itu langsung dilarikan kerumah sakit oleh beberapa warga. Kini kasus yang menimpa Mansyur ini, membuat warga Lubuk Landai tempat kelahiran korban, merasa sakit hati dan sempat beredar kabar bakal ada penyerangan terhadap para pelaku. Kini, Dusun Baru Pusat Jalo masih dalam pengamanan aparat hukum, CPM, TNI dan polisi terus melakukan patroli di dusun tersebut, juga dusun Lubuk Landai. Sementara itu, TNI dan polisi masih memburu Atok dan rekanrekannya yang kabur setelah menghajar Mansyur. (Yono)

ditegakkan oleh pihak-pihak yang melanggar konstitusi dan perampok demokrasi. Mahfud juga mengapresiasi tindakan polisi yang sudah menangani laporannya secara serius dan menyebutkan sejumlah nama yang terindikasi kuat ikut terlibat dalam pemalsuan dokumen MK. "Saya gembira polisi sudah menangani ini secara cukup serius sehingga perngerucutan terhadap pelaku yang layak menjadi tersangka itu sudah sesuai dengan yang ditemukan oleh tim investigasi MK dan Panja DPR. Ini menunjukkan kesinkronan, semuanya sudah mengerucutlah pelakunya siapa, yang menggunakan siapa," kata Mahfud.

Meskipun dalam laporannya ke polisi hanya Andi Nurpati, lanjutnya, berdasarkan hasil tim investigasi MK telah menyeret nama lain yang terkait tersebut. "Andi Nurpati yang pertama diketahui menggunakan suurat palsu didalam rapat resmi dan sekaligus dia tidak menyampaikan surat resmi yang didapat dari MK. Oleh karena itu MK hanya melaporkan Andi Nurpati, tidak melaporkan Arsyad (mantan hakim konstitusi), tidak melaporkan Dewi Yasin Limpo, tidak melaporkan Masyhuri Hasan ke polisi karena seperti yang kita ketahui secara pidana akan hal itu akan ditemukan oleh polisi," kata Mahfud. (Nokipa)

Nganjuk (MR) Pertarungan antar atlet muda di Jawa Timur, Jumat malam, 15 Juli 2011 mulai ditabuh dengan dibukanya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di Stadion Brawijaya Kediri. Acara pembukaan sendiri berlangsung sangat meriah. Sekitar 20.000 masyarakat Kediri tumpah ruah memadati stadion kebanggaan mereka, untuk menyaksikan acara pembukaan yang juga menampilkan grup band Letto itu. Tampak hadir juga beberapa kepala daerah yang didaulat menjadi “tuan rumah” pendamping Kota Kediri antara lain Bupati Nganjuk Drs H Taufiqur-

Pembukaan Meriah ’PORPROV’Cetak Rekor
rahman, Bupati Tulungagung, Bupati Trenggalek, Bupati Kediri, Bupati Blitar dan Walikota Blitar. Mereka berada di pangung kehormatan bersama Gubernur Jatim, Wakil Gubernur, Walikota Kediri, Forum Pimpinan Daerah Jatim, Petinggi TNI/Polri dan beberapa tokoh serta pejabat lainnya. Dalam sambutan pembukaannya, Pak De, panggilan akrab Soekarwo, berharap Porprov III bisa mencetak rekor sebanyakbanyaknya. “Tidak hanya acara pembukaannya saja yang meriah, tapi juga harus ada peningkatan prestasi dan pemecahan rekor,” tegas Soekarwo. Ia juga sempat memuji persipan panitia Porprov III

sehingga acara pembukaan bisa berlangsung meriah. Soekarwo juga minta para wasit dan atlet yang bertanding untuk berlaku sportif. Karena dengan menjunjung sportifitas, maka prestasi atlet Jatim bisa ditingkatkan, tidak hanya untuk tingkat nasional tapi juga internasional. Sementara itu, Ketua KONI Jatim Syaifullah Yusuf mengatakan, Porprov III ini diikuti oleh 6.319 atlet dari berbagai daerah di Jatim, serta jumlah perangkat pertandingan mencapai 1000 orang lebih. Karena itu, semua hotel dan penginapan di Kediri penuh. “Hanya masjid dan mushola, yang belum terisi,” canda Syaifullah Yusuf yang

akrab dipanggil Gus Ipul, yang juga Wagum Jatim itu. Gus Ipul mengatakan, para atlet yang bertarung di Porprov III adalah atlet harapan masa depan Jatim karena mereka masih berusia muda, di bawah 21 tahun. “Mereka akan jadi tumpuan Jatim untuk PON-PON yang akan datang,” ujarnya. Ditambahkan, atlet yang sudah tergabung dalam Puslatda atau Pelatnas tida boleh ikut serta, karena Porprov memang untuk pembibitan atlet. Ketua PB Porprov Jatim Dhimam Abror mengatakan, Porprov melibatkan banyak atlet karena mempertandingan 26

cabang olahraga. Untuk Porprov IV yang rencananya digelar di Madiun 2013, jumlah atlet akan lebih banyak karena ada tambahan beberapa cabang olahraga. Ia juga gembira melihat antusiame masyakarat Kediri di acara pembukaan Porprov IIIstadion dibuat terpana dengan gebyar kembang api. Dilanjut atraksi seni beladiri militer, Yong Moodo oleh 500 prajurit dari Kodam V Brawijaya. Kembali, penonton dibuat kagum dengan atraksi Yong Moodo yang dengan kompaknya menampilkan gerakan beladiri secara bersama-sama. (Team)

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Drs. H. Ilyas Sabli, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Kusmayanto, Ujang, Irwan Hamid, Litbang : Drs. Bendra Suryana, Manager Iklan : Heni Astuti, Manager Distribusi : Taharlin, SH, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Hanif Manaf.
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif H, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu W, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi, Bogor : Ida, Depok : Ali, Ruslan, Kota Bekasi : Edi Rusdianto, Kab. Bekasi : S. Wahyudi, Amir Kebo, A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Maulana Yusup, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Iman, Biro Kota Bandung : Dodi Sulaeman (Kepala), Marion, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Biro Indramayu : Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir, Baharudin, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Rohmat, Biro Cianjur : Ruslan AG, Jaenudin, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R, Biro Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Biro Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Cilegon : Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kepala), Jainuddin, Lampung Barat : Asmidan, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi (Kepala), Kota Palembang, Edi Rudianto (Kepala), Kota Prabumulih : Alex Effendi (Kepala), Biro Batu Raja : Sahmi (Kepala), OKU Selatan : Ani Kurniawati, Erlangga Sadam, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Biro Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Perwakilan Jambi : Deman, (Kepala), Albert, Muara Bungo : Suyono, Kab. Tebo : Heri Zaldi, Musirawas/ Lubuk Linggau : Iman Koesnadi, Agus Saliem, Biro Sarolangon : Leni Hartati, Biro Bangko : Zainal Arifin, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjungpinang : Zul Ali, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, English Simaremare, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto (Kepala) Kab. Bintan : Defran, Edi Ishak, Amdiman, Biro Natuna : Roy S. (Kepala), Biro Kab. Anambas : S. Edwar. S (Kepala), Arthur Simatupang, Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Perwakilan Jawa Timur : Gandung Cornelius (Kepala), Huala Simanjuntak (Wakil), Fika Laurina Hartono, Mojokerto : Moh. Lutfi, Biro Lamongan : Adi Sugiarto (Kepala), , Julian Tri, Prayitno, Biro Banyuwangi : M. Arif Afandi, Biro Jombang : Moh Sabit (Kepala), Rohimah, Nganjuk : Mujiono Fren, Joko Bambang, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Perwakilan Sumatera Utara : Torang Sihite (Kepala), Anggiat Sihombing, Bincar Royven Tamba, Sampang Manik, Deli Serdang : Sopian Indris Simanullang, Sidik Mahadi, Serdang Gegadai : Erikson Gultom, Biro Samosir : Pardingotan Sitanggang (Kepala), Ekomario S. Malau, Gaya Malau, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman AP, Putu Artha. Makassar : Darwis S, Ternate Maluku Utara : M Guntur Budiawan, Wahyudi Kiat, Yusmiyati Abdullah

Redaksi : Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri) Blok B No. 7 Kec. Pondok Gede Kel. Jatiwaringin Bekasi 17411 Telp. (021) 8461157 Contact Person : 0812 9936 977, 0878 66 999 09 E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com Website : WWW.mediarakyatonline.com Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala

Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 245 Tahun XI Tahun 23 - 30 Juli 2011

Berita Utama
Jakarta (MR) Beberapa calon pemudik yang belum mendapatkan tiket kereta api untuk mudik, terlihat memenuhi beberapa stasiun kereta api. Mereka bertekad kembali mendatangi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/7). "Tiket mudik, sudah menjadi keharusan bagi saya. Karena tadi, saya tidak bisa dapat tiket, besok saya akan datang lagi," kata Ahmad Basuki, warga Pertukangan Selatan, Jakarta Selatan. Agar bisa mendapatkan tiket, Basuki janji akan datang lebih pagi lagi pada Selasa. "Tadi saya sampai di Gambir sekitar jam 06.00, dan nggak dapat tiket, jadi besok saya harus datang lebih pagi lagi," ungkapnya. Sirajudin, warga Pluit, Jakarta Utara menjelaskan ia akan datang ke Stasiun Gambir, Senin malam dan bergadang untuk mendapatkan tiket. "Katanya sudah ada yang bergadang, jadi kemungkinan saya juga akan bergadang, untuk mendapatkan tiket," jelasnya. Manager Humas PT Kereta Api, Mateta Rizalulhaq mengatakan tiket mudik lebaran untuk kelas bisnis dan eksekutif cepat habis terjual, karena bisa dibeli di mana saja, jadi tidak perlu datang ke stasiun keberangkatan. Sistem jual beli tiket sudah dilakukan secara online. Walau demikian, Mateta tidak membantah kalau masih banyak saja warga yang datang ke stasiun keberangkatan seperti Gambir, Jatinegara, Senen untuk membeli tiket mudik lebaran secara langsung. "Mereka bahkan sudah ada membentuk antrean panjang sebelum loket dibuka, jadi maklum saja kalau dalam waktu singkat tiket habis terjual," tambah Mateta. Dijelaskan Mateta sepanjang Senin 18 Juli jajaran menjual 13.000 tiket mudik lebaran untuk kereta bisnis dan eksekutif. Dengan kata lain dalam tiga hari ini sejak loket tiket mudik lebaran dibuka sudah terjual sedikitnya 39 ribu tiket. Ditanya kereta api yang paling banyak diminati, Mateta mengatakan, tiket untuk semua jurusan terjual rata dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Atau dengan kata lain semua perjalanan diminati oleh calon pemudik dari berbagai daerah. (Sukron)

3

Walikota Dilantik, Warga Gelar Syukuran

Demi Tiket Calon Pemudik Rela Begadang

Pasangan AJB -Ardinal walikota dan wakil walikota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH (MR) Warga Kecamatan Tanah Kampung yang terdiri dari 13 desa menggelar acara syukuran menyambut kemenangan dan pelantikan Prof. Dr. H. Asyafri Jaya Bakri, MA dan Ardinal Salim, SE, (AJB – Ardinal) sebagai walikota dan wakil walikota Sungai Penuh periode 2011-2016. Acara tersebut digelar di lapangan KONI Tanah Kampung, Minggu (16/7) lalu. “Kita bersyukur kepada Allah SWT karena putra terbaik Kota Sungai Penuh yang notabenenya adalah putra Tanah Kampung telah terpilih dan dilantik menjadi walikota Sungaipenuh,” ungkap Bomber, ketua panitia pelaksana, dihadapan ribuan warga yang mengikuti acara syukuran itu. Ia berharap pasangan ini mampu bekerja dan melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. “Kita yakin kedua pemimpin Kota Sungaipenuh ini mampu bekerja secara professional, intelektual, dan agamis,” harapnya. Disamping itu, kedepan pihaknya juga berharap kepada masyarakat Kota Sungaipenuh, khususnya masyarakat Tanah Kampung, untuk mendukung program pemerintah Kota Sungai Penuh. “Perselisihan dan perbedaan pendapat telah berakhir, untuk kemajuan dan peningkatan perekonomian masyarakat Kota Sungaipenuh, mari kita satukan visi dan misi untuk mendukung program pemerintah,” tegasnya. Walikota Sungai Penuh AJB saat memberikan sambutannya, mengungkapkan tekadnya untuk membangun kota Sungai Penuh kedepan. Namun, maju mundurnya pembangunan dalam kota sungaipenuh, tidak terlepas dari dukungan semua pihak. “Mari kita satukan tekad untuk memajukan pembangunan pada semua sektor dalam Kota Sungaipenuh. Tidak cukup hanya walikota dan wakil walikota yang membangun Kota Sungaipenuh,” sebutnya. Selain itu, menurut dia, dalam menjalankan roda pemerintahan, dirinya akan memprioritaskan peningkatan pembangunan infrastruktur. “Peningkatan infrastruktur jalan merupakan program utama kita, hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan SKPD terkait dan masyarakat kota Sungai Penuh,” sebut AJB. Pada kesempatan yang sama dirinya juga menyinggung persoalan aset daerah Kota Sungai Penuh yang belum dikembalikan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci pasca pemekaran. “Menyangkut dengan aset daerah yang belum dikembalikan, perlu kebersamaan masyarakat, terutama pihak legislatif,” tandasnya. (her)

Pelayanan Kesehatan di RSUD Karawang Meningkat

Asisten II Tebo Serahkan Diri 3 Mantan Dewan Masih Buron
LSM Minta Tersangka Kasus Besar Lainnya Segera dieksekusi
dengan Nomor 1620/Pidsus/ 2010 dan terakhir atas nama Buswan dan Tjarmo dengan Nomor 1644/Pidsus/2010. “Memang benar MA telah menurunkan kasasi tersebut, kasasi sampai ke PN Tebo pada tanggal 16 Juni lalu, “ ujarnya. Ia menambahkan, Untuk Bukhari Usman, dalam Kasasi tersebut diputuskan bahwa ia telah sah dan terbukti bersalah melakukan korupsi yang berlanjut dan dijatuhkan hukuman selama satu tahun penjara dan diperintahkan kepada Kejaksaan Negeri Tebo agar segera menahannya. Dan menetapkan uang tunai RP 129 Juta yang dijadikan barang bukti sewaktu di persidangan yang diketuai hakim HM Saharudin Utama SH, MH disita untuk Negara sebagai bukti pengganti. “Dalam putusannya, ia (Bukhari Usman-red) telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara menyeluruh, dan diputuskan dihukum selama satu tahun penjara, “tegasnya. Sementara itu, untuk tiga mantan Dewan yakni, Bambang Waluyo, Buswan dan Tjarmo dengan putusan yang sama yaitu terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersamasama dan berlanjut dan divonis hukuman penjara selama satu tahun enam bulan ditambah dengan denda Rp 50 Juta. Tanpa Dijemput Pasca keluarnya putusan MA tersebut, Asisten II Setda Tebo H. Bukhari Usman sesuai dengan janjinya bahwa dirinya tidak perlu dijemput dan dia akan datang sendiri untuk mengabulkan panggilan dari pihak kejaksaan. Sebagaimana dijelaskan Kajari Muara Tebo Rahman Dwi Saputra, SH melalui Romi Azriyanto selaku Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Muara tebo, “Bukhari Usman, Asisten II Setda Tebo yang tersangkut kasus korupsi pengadaan alat kontrasepsi di Dinas KB, dipastikan telah mendekam di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Muara Tebo, tanpa perlawanan dan penjemputan paksa. Sejak turunnya kasasi MA atas kasus itu, kejaksaan selaku eksekutor sudah melakukan koordinasi”. “Bukhari minta, agar pihak kejaksaan agar tidak melakukan penjemputan secara paksa. Dia berjanji akan datang sendiri ke LP untuk menyerahkan diri. Janji itu pun ditepati, selasa (12/ 7) lalu, Bukhari Usman mulai menjalani hukuman pidananya”. Ungkap Romy Arizyanto. Sementara itu, Kalapas Tebo Gunawan, membenarkan, Bukhari Usman telah mendekam di tahanan Lapas Muaratebo. Bukhari masuk sekitar pukul 15.30 didampingi Kasi Pidsus Kejari Tebo. “Kini sudah berada dikamar VII A bersama dengan sembilan orang penghuni (warga binaan) Lapas lainnya,” katanya singkat. Terkait eksekusi terhadap mantan dewan H.Nasrun Nasir, H.Fauzi, A Roni, Bambang Waluyo, Buswan, dan Tjarmo yang belum dilakukan, Romy menjelaskan, keenam mantan dewan tersebut masih diburu. “Tiga mantan dewan yang kini masih buron yakni Nasrun Nasir, Fauzi dan A Roni. Kini, kami juga sedang melacak keberadaan Bambang Waluyo, Buswan dan Tjarmo,” katanya. Menurut Romi, Nasrun Nasir, Fauzi, dan A Roni, belum dapat dieksekusi karena telah berpindah tempat tinggal. “Kini tim sudah diturunkan ke lokasi yang diduga menjadi tempat mereka bersembunyi. Insya Allah dalam waktu dekat mereka akan segera kita eksekusi,” tegasnya. Sementara itu, pihak LSM TOPPAN Kabupaten Tebo menilai, Kendati H. Bukhari Usman sudah ditahan di Lapas muara Tebo, namun, masih ada kasus lain yang menjadi PR berat bagi pihak Kejari Muara

H Bukhari Usman Asisten II Setda Tebo

PTT dan GTT Ikuti Orientasi
Anambas (MR) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengadakan pelatihan dan orientasi bagi pegawai tidak tetap (PTT) dan guru tidak tetap (GTT) di lingkungan Pemkab. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh PTT dan GTT se-KKA dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati KKA, Abdul Haris,SH,Sabtu (16/07) di Gedung BPMS. Materi pendidikan dan orientasi diberikan oleh pegawai BKD Kepri, BKD Bintan, UPI Bandung dan jajaran Pemkab Anambas. Abdul Haris menyampaikan bahwa untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Pemkab berupaya memberikan peningkatan sumberdaya aparatur pemerintah baik itu PTT dan GTT serta PNS, supaya menjadi pelayan masyarakat yang baik sebagai abdi negara. “Peningkatan SDM aparatur terus kita lakukan, baik itu pada PNS maupun pada GTT dan PTT,” kata Haris dalam sambutannya. Dikatakan, dalam struktur pemerintahan terdapat unsur pimpinan, pembantu pimpinan dan staf yang akan membantu dalam pelaksanaan tugas. Semua pejabat pemerintah selaku pimpinan dalam unit kerja membutuhkan dukungan dari unsur tetap sebagai pelaksana tugas. “Dengan keterbatasan kualitas dan kuantitas PNS yang ada, maka Pemkab mengambil kebijakan untuk merekrut tenaga PTT. Pemkab berkomitmen untuk mendapatkan PTT berkualitas, baik moral dan mental yang dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kebutuhan SKPD yang ada,” ungkap Haris. Haris juga menyampaikan bahwa Pemkab menjalani rekruitmen selektif dalam merekrut PTT agar nantinya memperoleh PTT berkualitas dalam aspek intelektual dan mentalitas secara terbuka untuk putra dan putri Anambas. Mengenai PTT yang baru saja diterima dari alumni mahasiswa Anambas, kebijakan tersebut semata-mata untuk mengoptimalisasikan kinerja SKPD yang ada. Manfaatkanlah masa pendidikan dan orientasi ini dalam mendapatkan ilmu pada kerja nantinya. “Saya himbau pejabat eselon II, III dan IV agar membantu PTT dalam mengenal lingkungan kerjanya. Pembinaan tersebut penting untuk memudahkan adaptasi bagi PTT di unit kerja masing-masing. PTT adalah pegawai yang diangkat dalam jangka waktu tertentu untuk menunjang kinerja pemerintah, yang bersifat teknis profesional dan dengan demikian PTT harus memiliki keahlian, kemampuan dan menguasai pekerjaan secara teknis sesuai dengan ilmu yang dimilikinya,” harap Haris. Lebih jauh Haris mengharapkan, disamping kemampuan teknis PTT juga mampu secara administrasi sesuai latar belakang pendidikan yang dimiliki oleh PPT. “Seluruh elemen PTT adalah pelengkap dalam pemerintah, namun PTT/GTT dan PNS merupakan satu tim kerja yang harus berperan bersama menunjukan kinerja kepada SKPD sesuai dengan peran masing-masing,” jelas Haris. PTT yang masa kerjanya dibatasi dalam satu tahun dapat diperpanjang apabila perilaku baik dan keuangan daerah yang masih mendukung. PTT harus memperhatikan dengan menunjukan loyalitas dalam memenuhi segala peraturan yang ada, dan mengoptimalkan kinerja sehingga terciptanya perangkat kinerja daerah. PTT/GTT hendaknya menjaga etika dan menghormati PNS dari unit kerja manapun serta menjaga nama baik didalam dan diluar kantor. Pandai menempatkan diri dalam wilayah kerja aparat pemerintah. “Setelah berada dilingkungan masyarakat, aparat pemerintah harus bersedia ditempatkan pada instansi atau tempat manapun diseluruh KKA. PTT/GTT hendaknya memahami keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi Pemkab dan tidak memandangnya sebagai kendala yang melemahkan produktifitas kerjanya,” jelas Haris. Dalam tugasnya, PTT/GTT harus menanamkan sikap sebagai pelayan masyarakat dengan ikhlas dalam melayani masyarakat dengan upaya mempermudah dan tidak mempersulit setiap urusan masyarakat yang didasari ketentuan yang berlaku.(Arthur)

TEBO (MR) Putusan banding atas putusan bebas yang divonis hakim yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum atas Kasus Korupsi Pengadaan Alat Kontrasepsi yang menyeret nama Kepala Dinas KB dan PKS pada saat itu yakni Drs. H. Bukhary Usman telah diputus oleh Mahkamah Agung dan memutuskan Drs. H Bukhary Usman terbukti melakukan tindak pidana Korupsi secara menyeluruh. Turunnya Kasasi dari Mahkamah Agung (MA) yang memvonis H. Bukhari Usman tersebut, bersamaan dengan turunnya kasasi dari Tiga Mantan Anggota DPRD Tebo yang tersangkut kasus Korupsi APBD Tebo tahun 2004 nilainya 4,7 Milyar, yakni Bambang Waluyo, Buswan dan Tjarmo. Kepastian turunnya Kasasi dari Mahkamah Agung itu dibeberkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Tebo L Sormin SH,MH melalui Bagian Humas PN Tebo, Bertha Arry Wahyuni SH Mkn kepada Wartawan di ruang kerjanya Senin (11/07) lalu. Dikatakannya, berdasarkan surat Kasasi yang turun dari MA tertanggal 16 Juni 2011, ada tiga berkas yang turun. yang pertama surat putusan No 87K/ Pidsus/2010 atas nama Bukhari Usman yang kini menjabat Asisten II Setda Tebo, Kedua, atas nama Bambang Waluyo

Karawang (MR) Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Karawang adalah salah satu rumah sakit terbesar di Asia Tenggara. Dengan bangunan yang megah juga tata ruang yang rapih rumah sakit tersebut kerap dikunjungi pejabat dalam dan luar negeri. Kunjungan hanya untuk mengambil gambar buat dijadikan contoh di masing-masing daerahnya. Dengan adanya kunjungan dari berbagai daerah, pelayanan kesehatan di RSUD Karawang meningkat, terlebih di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang Rawat Inap telukjambe, tanpa melihat golongan para perawat juga dokter selalu siaga dan sikap dalam melayani masyarakat, hal tersebut patut mendapat acungan jempol juga dapat memotifasi para perawat yang bertugas di ruangan lain, agar pelayanan kesehatan di RSUD Karawang dapat dikatakan prima. Seperti yang dikatakan Dirut RSUD Karawang. H.V. Deddy Leto. Dr. Mars, mengatakan pada MR bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Karawang harus selalu ditingkatkan dengan tidak melihat golongan miskin atau kaya.agar kepercayaan masyarakat karawang tetap ada di RSUD. Kendatipun demikian kesalah pahaman antara keluarga pasien dan perawat IGD tetap terjadi setiap saat. Pasalnya, keluarga pasien masih banyak yang belum mengerti ruangan mana yang harus merawat penyakit yang di derita pasien, sementara ruangan yang khusus untuk merawat pasien tersebut penuh. Pasien kedua, lebih awal masuk ruangan rawat inap karena penyakit yang di deritanya lain dan ruangannya pun lain dengan pasien yang tadi, itulah yang menjadi kesalah pahaman. (Cece / W)

Tebo. Sebagimana diungkapkan oleh M. Harahap selaku Direktur Eksecutive LSM TOPPAN Kabupaten Tebo, “Kita memberikan applause dan acung jempol terhadap pihak penegak hukum khususnya Kejaksaan Muara Tebo atas ditahannya Asisten II Setda Tebo pada kasus korupsi senilai 129 Juta, namun, disisi lain kita juga mempertanyakan mengapa kasus lain seperti kasus Pengadaan Pakan Ternak di dinas peternakan perikanan tahun 20072008 yang nilainya 700 juta lebih itu belum juga dieksekusi pelaku atau tersangkanya”. Dilanjutkannya, “Padahal tersangka atas kasus pakan tersebut sudah ditetapkan beberapa waktu yang lalu, tiap kita tanyakan kepada pihak kejaksaan, jawabannya akan segera diproses, tapi kenyata-

annya dari tahun 2009 lalu hingga sekarang masih belum juga terbukti, jadi, jangan sampai ada persepsi buruklah dari masyarakat tentang penegakan hukum di Tebo ini seolah-olah pilih kasih,” Kata aktivis peduli masyarakat ini. Untuk diketahui, bahwa kasus pengadaan pakan ikan di dinas peternakan perikanan kabupaten Tebo sudah sejak lama mencuat, dan sudah ada yang ditahan beberapa waktu yang lalu yaitu Kepala Dinas yang bersangkutan dan salah seorang stafnya, namun, pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka a/n H. Eka Wijaya selaku PPTK belum juga ditahan hingga sekarang. Bahkan meskipun statusnya sebagai tersangka namun dirinya dipromosikan sebagai Kadis Perindagkop dan UKM hingga sekarang. (HER)

4
Kadisdikpora Kota Banjar Pantau Pelaksanaan MOPD
Banjar (MR) Dengan pelaksanaan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) pada hari pertama serentak dilaksanakan di seluruh sekolah se-Kota Banjar berjalan aman dan tertib, lancar serta kondusif. Pada acara MOPD tersebut Drs. Ade Setiana Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banjar meminta seluruh elemen pendidikan berkarakter menjadi salah satu dasar yang harus diterapkan di sekolah pada tahun ajaran baru sesuai dengan yang direncanakan oleh pemerintah Kota Banjar. Saat melaksanakan pembukaan kegiatan MOPD di beberapa sekolah tersebut Senin (18-7). Ade mengatakan selain melaksanakan pembukaan MOPD tersebut pihaknya melaksanakan monitoring dan mengevaluasi seluruh kegiatan-kegiatan disekolah tersebut untuk itu pada intinya terlebih memberikan pedoman-pedoman sebagai acuan dan mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti halnya berbentuk perpeloncoan kepada para pelaksanaan MOPD. Serangkaian dengan pelaksanaan monitoring pelaksanaan MOPD tersebut Ade Setian sekaligus melaksanakan sidak dihari pertama masuk para kepala sekolah dan para guru “setelah hari libur tersebut untuk itu agar kedisiplinan para kepala sekolah dan para digma guru dilaksanakan terjalin dengan kebersamaan sesuai dengan kinerja mengacu sesuai dengan PP No. 53 Tahun 2010”. Ungkapnya. (A-S)

Beasiswa Lambat, Mendiknas Dapat Rapor Merah
dapatkan rapor merah dari UKP4 lantaran belum memberi beasiswa kepada para peserta olimpiade pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA) dalam kejuaraan ilmiah di tingkat Internasional. "Yang merah di Kemendiknas itu pemberian beasiswa untuk adik-adik kita yang ikut olimpiade, nah itu merah. Tapi penyebabnya itu karena lombalomba olimpiade itu belum selesai. Terus kalau belum selesai itu mau dikasihkan siapa?" ungkapnya dengan penuh tanya. Karena itu, ia berjanji akan menyelesaikan semua permasalahan yang berkaitan dengan program beasiswa para peserta olimpiade di tingkat Internasional ini dalam satu hingga dua bulan ke depan. "Kalau beasiswanya belum disampaikan berartikan belum terealisir. Ya artinya merah. Tetapi kami yakin satu hingga dua bulan ke depan semuanya sudah rampung," pungkasnya. (Ediatmo)

Pendidikan

Tahun Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Kegiatan Peringati HUT RI, Dimajukan

Pembina Pramuka Anjatan, Ikuti KMD

Jakarta (MR) Terkait pemberian rapor merah oleh Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto kepada para menteri yang belum melaksanakan instruksi presiden (inpres) dibenarkan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh. "Ya terus terang saya sam-

paikan ada juga yang merah, kan programnya banyak. Yang biru juga ada. Yang kuning ada, semuanya juga ada. Ya artinya banyakan hijaunya dan birunya ya. Biru itu kan di atas 100 persen," ungkapnya saat menghadiri peringatan Hari Lahir atau Harlah ke-85 Nahdlatul Ulama di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (17/ 7). Menurut Nuh, ia juga men-

UPTD Pendidikan Kecamatan Panjalu Tingkatkan kualitas pendidikan
Ciamis (MR) Dari tahun ketahun berbicara soal pendidikan tidak pernah ada selesainya di republik ini, karena semua pihak selalu menginginkan kualitas pendidikan yang tinggi. Terlebih orang tua yang menyekolahkan anaknya yang selalu mencari sekolah yang paforit dengan kata lain yang kualitas tinggi. Untuk mewujudkan harapan pemerintah dan seluruh orang tua murid bukanlah suatu hal yang mudah karena harus membutuhkan dukungan semua pihak terlebih pada jaman sekarang ini sebagai suatu perwujudan harapan orang tua murid. UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) Disdik di panjalu yang dijabat oleh Miming Mujamil S,Pd. MM membuat program untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Panjalu Ciamis. Menurutnya, yang utama adalah mengoptimalkan peran lembaga, UPTD TK di dukung dengan pembinaan organisasi UPTD yang terdiri atas kesekretariatan pengawas pendidikan dan kepala sekolah serta guru. Namun untuk membangun system kinerja di lingkungan UPTD yang mempunyai tujuan untuk masing-masing stoke holder dapat dioptimalkan sesuai poksinya selanjutnya mengenai, bangunan gedung PGRI yang sekaligus juga merupakan kantor UPTD Kecamatan panjalu. “Alhamdulillah saat ini sudah terlearisasi walau pun belum tuntas

Para Pembina Pramuka Anjatan tampak serius mengikuti kegiatan KMD
(Foto : Maskin)

Indramayu, (MR) Sukanto, S. Pd. Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Anjatan, menginformasikan para Pembina Pramuka SD/SMP/SMA di Anjatan, baru saja mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Indrmayu. Menurutnya, Pembina Pramuka yang sudah mengikuti KMD di Indramayu beberapa waktu silam, diharapkan dapat menerapkan kualitas profesinya sebagaimana pengetahuan yang diperoleh dalam KMD, baik Pembina Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Batara. Mudah-mudahan saja kegiatan latihan Kepramukaan di Wilayah Kwarran Anjatan ini semakin baik melahirkan adikadik Pramuka yang cakap, terampil, cerdas, tangkas dan berbakat, mengingat para pembinanya sudah mengikuti KMD selama 1 Minggu, kata Sukanto, S. Pd. (Maskin/Mukromin)

Tampak Bangunan rehab baru selesai UPTD Pendidikan Kecmamatan Panjalu

Jombang (MR) Sehubungan dengan bulan rhomadhon tahun 2011 yang jatuh di awal bulan Agustus, maka kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kec. Bareng sebagian besar pelaksanaannya dimajukan di bulan Juli termasuk kegiatan lomba/pertandingan. Kegiatan Lomba/Pertandingan telah dimulai sejak tanggal 18 Juli 2011 dengan Cabang Olah Raga Atletik yaitu Lomba Lari dengan jarak mulai 60 m sampai dengan 3000 m yang bertempat di Lapangan Olah Raga Desa Bareng mulai pukul 08.00 WIB. Untuk Tingkat SD/MI nomor lari yang dilombakan adalah 60 m pi, 80 m pa, 800 m pi dan 800 m pa. sedangkan untuk tingkat SMP/MTs adalah 100 m pa, 100 m pi, 1500 m pa, 1500 m pi, 3000 m pa dan 3000 m pi. Sedangkan di hari ke dua yaitu tanggal 19 Juli 2011 dilanjutkan dengan kegiatan lomba masih di Cabang Olah Raga Atletik yaitu Nomor Tolak Peluru tingkat SD/MI Putra Putri dan tingkat SMP/MTs Putra Putri. Pelaksanaannya tetap di lapangan Olah Raga Desa Bareng mulai pukul 08.00. Untuk jadwal selanjutnya tanggal 20 Juli 2011 Lomba Lompat Jauh Putra dan Putri Tingkat SD/MI dan Tingkat SMP/ MTs, bertempat halaman di SDN Bareng III mulai pukul 08.00. Tanggal 21 Juli 2011 mulai pukul 08.00 WIB Lomba Tartil Qur’an Putra dan Putri Tingkat SD/MI dan Lomba Qiro’ah Tingkat SMP/MTs Putra dan Putri, keduanya bertempat di Musholla SDN Bareng II. Tanggal 22, 23 dan 25 Juli 2011 Pertandingan Bola Voli Tingkat SD/MI Putra dan Putri, yang dilaksanakan di Lapangan Olah Raga Desa Bareng mulai pukul 08.00 WIB. Tanggal 26 dan 27 Juli 2011 Pertandingan Bola Voli Tingkat SMP/MTs Putra dan Putri bertempat di Lapangan Olah Raga SMP Negeri 1 Bareng mulai pukul 08.00 WIB. Tanggal 28 Juli 2011 Lomba Baca Puisi Putra dan Putri untuk Tingkat SD/MI dan Tingkat SMP/MTs, bertempat di Aula UPTD Dinas Pendidikan Kec. Bareng mulai pukul 08.00 WIB. Tanggal 29 Juli 2011 Lomba Koor/Nyanyi Bersama Tingkat SD/MI dan Tingkat SMP/MTs/SMA/MA/SMK bertempat di Aula UPTD Dinas Pendidikan Kec. Bareng. Tanggal 30 Juli kegiatan lomba Gerak Jalan putra dan putri, untuk tingkat SD/MI Start pukul 07.00 WIB di Lapangan Desa Bareng dan Finish di SDN Bareng III, sedangkan untuk Tingkat SMP/MTs dan Tingkat SMA/UMUM Start pukul 13.00 WIB di SDN Mojotengah I dan Finish di MII Mojoanyar. (team)

LATIHAN BERSAMA : Para Anggota Pramuka Penggalang dari Gugus Depan (Gudep) 59-60 SDN Cipaat 01 dan Gudep 65-66 SDN Cipaat 04, Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Bongas, Kwartir Cabang (Kwrcab) Kabupaten Indramayu Jawa Barat, menggelar latihan bersama Pelantikan Perkemahan Jum’at Sabtu Minggu (Perjusami) di areal Bumi Perkemahan Kwarran Bongas, baru-baru ini. (Foto : Doc. Maskin)

diperkirakan, bangunan ini baru 70%, karena memang ruangannya masih harus digarap, jadi kita mengatur posisi yang layak untuk ditempati, dengan anggaran menurut RAB mencapai 380 juta rupiah, selebihnya mempergunakan dana stimulant dari dewan DPRD sebesar 200 juta rupiah baru terlearisasi saat ini 50%, dan juga swadaya masyarakat. Harapannya, dengan terwujudnya gedung baru ini memberikan pelayanan yang lebih baik lebih optimal sehingga tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya UPTD pendidikan Kecamatan Panjalu terlearisasi dengan baik, karena dengan

ditunjang sarana-prasarana yang layak alhasil memberikan yang ter-baik, lanjut Miming “kemudian pihak kita UPTD perlu mela-kukan pembinaan peningkatan indek kepuasan konsumen (IKK) yaitu masyarakat atau orang tua yang ada di kecama-tan panjalu khususnya keluarga tidak mampu harapannya tidak ada yang putus sekolah dengan kata lain dapat terselesaikan wajar diknas, harapannya. (HR)

Edisi 245 Tahun XI Tahun 23 - 30 Juli 2011

Nusantara
Banjar (MR) Sepekan warga Pamongkoran Kecamatan Banjar merasa waswas dengan terjadinya ambrol coran beton jembatan jalan di RT. 01/19 Pintu Singa Kecamatan Banjar Kota Banjar. Dengan ambrolnya jembatan jalan tersebut kontruksi betonnya masuk saluran air hingga mengganggu para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat bahkan pengguna jalan kaki terlebih menyumbat saluran air. Untuk mengatisipasi hal yang tidak diinginkan dan membahayakan para pengguna jalan, kemudian diamankan warga dengan dikasih plang bertanda hati-hati serta pot bunga dan beberapa warga bergiliran melaksanakan tugas buka tutup untuk diarahkan satu jalur ke jalur sebelah yang masih utuh. Menurut salah satu warga yang tak disebutkan namanya. Selasa(19/7) kemarin. Jalan yang ambrol tersebut sangat membahayakan warga yang melintas terutama ketika menggunakan kendaraan bermotor. “Motor banyak yang terperosok maka dari itu kami melaksanakan antisipasi ini dengan sukarela setelah bermusyawarah para warga dan RT dilingkungan Pamongkoran. Akan tetapi kami berharap kepada pihak terkait segera di perbaiki jembatan jalan yang ambrol tersebut.” Jelasnya kepada Media ini. Sementara itu kepala dinas PU Kota Banajr Ir. H. Ojat Sudrajat melalui KABID Bina Marga Achmad Hidayat, S.Pd., M.M. Saat di kompirmasi pihaknya mengatakan perbaikan jalan pamongkoran memang sudah masuk dalam proses lelang sedangkan terkait dengan ambrolnya jembatan Beton jalan yang ada sekarang merupakan pekerjaan yang sifatnya sementara dan juga sifatnya penyelamatan sebelum priodik dilaksanakan akhir Juli 2011 mendatang. “Akan tetapi untuk penyelamatan kami sudah survey kelokasi tersebut akan segera melaksanakan penanggulangan sementara dengan pemasangan plat beton,” katanya. Selasa (19/7) kemarin. Lebih lanjut Achmad menjelaskan untuk pengerjaan jalan tersebut sementara tinggal menunggu SPPJJ, SPMK, SPL-nya turun pada saat ini masih dalam proses diperkirakan kedepan pada akhir Juli atau awal Agustus 2011 mendatang priodik pengerjaannya akan dilaksanakan bahkan seluruh jalan yang rusak tersebut di lingkungan pemerintah Kota Banjar diperkirakan akan selesai sebelum akhir 2011 mendatang, pungkasnya. (A-S)

5

Jalan Desa Sindangsari Butuh Rehab

Jembatan Ambrol, Tunggu Proses Perbaikan

Karawang (MR) Jalan Desa Sindangsari yang terletak di Wilayah Kecamatan Kutawaluya, jalan yang dilalui warga sebagai jalan penghubung kurang lebih 3 Km mengalami rusak berat, dan keberadan jalan sangat memprihatinkan sebagai jalan yang selalu dilalui warga untuk beraktifitas para petani, pedagang dan anak sekolah. Bahkan jalan ini belum pernah tersentuh oleh pemerintah, dengan rusaknya jalan tersebut menimbulkan rawan kecelakaan di saat cuaca musim hujan lincin dan berbahaya, aktivitas warga tidak lancar mengundang banyak bahaya. Pernah dialami warga saat membawa kendaraan jatuh dari motor, kata Masnin warga dusun Tegal Asem Desa Sindangsari Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat. Saat ditemui kediamannya oleh wartawan MR dia mengatakan, “kapan pemerintah mau memperhatikan jalan di Desa Kami, kapan Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) berkunjung ke wilayah kami untuk melihat jalan yang rusak, agar keluhan warga bisa terobati karena memang sudah lama jalan di Desa kami belum ada perbaikan.” tuturnya. Kepala Desa Sindangsari Aying. K. Karta memohon kepada Pemerintah Pemda Karawang agar jalan tersebut untuk secepatnya di perhatikan sebelum datangnya musim hujan kembali, agar aktivitas warga terutama desa Sindangsari menjadi lancar khusunya Roda Perekonomian Masyarakat. (Warsian)

Tampak Jalan Beton yang ambrol di Jl. Pamongkoran Kecamatan Kota Banjar sedang di amankan oleh warga

Ciamis Gelar Puncak HUT Koperasi Ke-64
Ciamis (MR) Puncak acara peringatan(HUT) Koperasi yang ke-64 tahun Tingkat Kabupaten Ciamis di gelar bertempat di gedung Dekopinda kabupaten Ciamis dihadiri oleh Bupati Ciamis H. Engkon Komara beserta unsure Muspida serta tamu undangan. Drs. H. Sumarno selaku ketua Dekopinda tidak sempat hadir dalam acara tersebut, dikarenakan, menghadiri RAPIMNAS di Dekopinda Pusat, walau demikian acara tersebut berjalan lancar. Toto Tobari selaku anggota Bidang Advokasi dalam sambutannya mengatakan, “pada peringatan hari koperasi sekarang ini bertemakan “ Optimalisasi peran pemerintah kabupaten Ciamis dalam mewujudkan kabupaten Ciamis sebagai kabupaten penggerak koperasi: pada peringatan HUT Koperasi ke-60 tahun 2007. Pemerintah pusat/menteri Negara Koperasi dan UKM RI telah menetapkan Kabupaten Ciamis sebagai kabupaten penggerak koperasi salah satu dari 15 kabupaten/kota yang termasuk di dalam daftar nominasi kabupaten/kota se-jawa barat. Tujuan saresehan untuk mengevaluasi bagaimana perkembangan pembangunan perkoperasian di kabupaten Ciamis setelah mempunyai predikat kabupaten/penggerak koperasi, karena kriteria kabupaten koperasi adalah kabupaten yang pemerintahannya berhasil melakukan pembinaan dan pengembangan koperasi melalui peran dan keberpihakan kepada koperasi secara berkesinambungan. Dengan jumlah koperasi di kabupaten ciamis pada tahun 2010 berdasarkan data dari dinas Perindagkop dan UKM sebanyak 832 buah koperasi yang tersebar di 36 kecamatan dari jumlah tersebut termasuk koperasi yang aktif dan tidak aktif, maka perlu adanya pendataan koperasi untuk mengetahui yang sebenarnya berapa koperasi yang aktif dan berapa koperasi yang tidak aktif. Uju Kusmana selaku sekretaris Dekopinda menambahkan” tema peringatan hari koperasi ke -64 tahun 2011 adalah” koperasi kuat, Rakyat sejahtera” peringatan hari koperasi ke-64 merupakan sejarah lahirnya Gerakan Koperasi yaitu Kongres ke 1 di Tasikmalaya pada tanggal 12 Juli 1947 menghasilkan keputusan, dibentuknya sentral organisasi koperasi rakyat Indonesia (SOKRI) lanjut UJU. Kegiatan tersebut di mulai pada tanggal 22 juni kegiatan sosialisasi KUR Bank BJB kepada koperasi bertempat KPRI Mukti Banjarsari tanggal 07 s/d 09 juli kegiatan pelatihan perkoperasian bagi generasi muda bertempat gedung diklat dekopinda kabupaten ciamis, tanggal 9 juli Rapinmas Dekopinda di Jakarta, tanggal 12 Juli Puncak acara hari koperasi tingkat kabupaten ciamis tanggal 14 juli menghadiri acara puncak peringatan hari koperasi tingkat Provinsi Jawa Barat serta membuka gelar produk UKM se-Jawa Barat di lapangan merdeka kota sukabumi dan terakhir nanti, 21 Juli 2011 kegiatan Rakerda Dekopinda Kabupaten Ciamis bertempat di gedung diklat Dekopinda Kabupaten Ciamis Paparnya. (HR)

Jalan Way Bulan Rantau Panjang Mulai Dikerjakan
OKU Selatan (MR) Pembangunan jalan Way Bulan-Rantau Panjang yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat akhir nya terwujud juga,dimana pembangunan nya sudah berjalan. Ini merupakan program Pemerintah Oku Selatan untuk menjangkau daerah-daerah masih terisolir, dimana selama ini daerah way bulan akses jalan menuju ke rantau panjang masih jalan tikus (jalan kecil-red) yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Namun sebentar lagi masyarakat way bulan dan sekitar nya tidak akan merasakan lagi jalan yang sempit dan berlumpur kalau dimusim hujan,dikarnakan jalan way bulan menuju rantau panjang sudah mulai dikerjakan dimana dalam pengerjaan nya dikerjakan oleh PT. SEMARANG JAYA PRIMA. Dengan panjang lima kilo meter,lebar empat meter dan pembukaan badan jalan 9 meter. Margamulya-Cipedang. Pengerasan sepanjang 2 kilo meter,dan cor beton sepanjang 3kilo meter. Menurut pelaksana liang yang berada dilapangan dia berjanji akan melaksanakan

Pemdes Cilandak Siap Cairkan Dana Pilwu 2011
Indramayu, (MR) Pemerintah Desa (Pemdes) Cilandak Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, siap mencairkan dana Pemilihan Kuwu (Pilwu) tahun 2011. Hal itu ditegaskan Kaur Keuangan Desa Cilandak, Rawinta, diruang kerjanya Senin lalu. Dana pelaksanaan Pilwu sebesar Rp 20 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Cilandak ini, sudah siap diserahkan bila diminta Panitia Pilwu, untuk mengurangu beban biaya yang harus ditanggung para peserta Pesta Demokrasi rakyat desa setempat, papar Rawinta. Menurutnya, alangkah lebih baik bila pelaksana Pilwu bukan hanya dibiayai dari APBDes saja, tetapi juga dibiayai dari APBD II, APBD I dan APBN, sehingga warga desa yang status ekonominya tidak mampu bisa menjadi peserta Pilwu, karena terbebas dari beban biaya Pilwu yang mencapai puluhan juta rupiah. Ketua BPD Kedungwungu, Ismail Azry, menjelaskan desa yang hendak melaksanakan Pilwu di Kecamatan Anjatan : Desa Wanguk, Kedungwungu, Cilandak dan Salamdarma. “ Kami menghimbau Pemdes terkait menyiapkan anggaran Pilwu seperti Pemdes Cilandak, untuk meringankan biaya Pilwu didesa setempat, “ cetus Ismail Azry via ponsel. (Abdullah/Mukromin)

Pembanguan Jala Way Bulan - Rantau panjang

pekerjaan jalan tersebut dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat Oku selatan umum nya “saya selaku pelaksana berjanji dalam pengerjaan jalan way bulanrantau panjang ini akan kita kerjakan dengan baik,saya juga berharap kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam bentuk saran dan pengawasan.” ujar nya dengan ramah. Dan menurut pantauan MR dilapangan pengerjaan jalan way bulan-rantau panjang ini sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharap kan. Menurut salah satu

Bupati Jombang Minta Pemusnahan Bom Seismik Tak Resahkan Warga
Jombang (MR) Bupati Suyanto Minta Pemusnahan Bom Seismik Tak Resahkan Warga. Masih adanya 174 bahan peledak (handak) sisa survei seismik di Blok Gunting Jombang terus menuai perdebatan. Akhirnya, Pemkab Jombang membentuk tim kecil untuk membahas masalah tersebut. “Tim kecil itu diketuai oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan Jombang. Tim itu juga melibatkan seluruh elemen yang tempatnya masih ada sisa handak. Mulai dari Kades, BPD, serta camat. Hasil dari tim tersebut akan dibawa oleh BP Migas di Jakarta,” kata bupati Jombang Suyanto saat meninggalkan ruang rapat, Selasa (19/ 7/2011). Bupati menjelaskan, tim tersebut akan membahas secara teknis peledakan sisa handak survei seismik. Pasalnya, selama ini warga merasa ketakutan dengan adanya handak aktif yang masih tertanam. Bukan hanya itu, warga juga punya kesan buruk terhadap petugas survei dari PT Saripari Geosains. Maklum saja, dalam melakukan sosialisasi Saripari tidak pernah terbuka. Sudah begitu, tanpa permisi mereka melakukan peledakan di pekarangan warga. “Hal-hal seperti itulah akhirnya warga Jombang menolak survei seismik tersebut. Kegiatan itu dilakukan di pemukiman warga, bukan di hutan. Pihak surveyor keluar masuk seenaknya,” kata bupati menyayangkan. Hingga saat ini tim kecil yang baru saja dibentuk itu masih melakukan koordinasi. Hadir dalam rapat tersebut Fasta Husein, Exploration Public Affair, PT Exxon Mobil Indonesia, dan Kepala Operasional BP Migas, Roesmardani Meski belum ada jadwal secara pasti kapan pelaksanaannya, namun Bupati Jombang Suyanto meminta agar pemusnahan 174 sisa bom seismik yang masih tertanam di beberapa titik di Kabupaten Jombang dilakukan secara hati-hati. Dengan kata lain, upaya peledakan tersebut jangan sampai merugikan warga setempat. “Untuk jadwal pelaksanaannya masih dibahas oleh tim kecil. Kemungkinan besar setelah lebaran. Namun kita berharap agar proses peledakan tersebut berjalan secara kondusif, jangan sampai membuat keresahan. Karena warga saya masih trauma,” kata Suyanto Bupati Suyanto menandaskan, pemusnahan bahan peledak (handak) yang tersebar di 12 desa tersebut paling realistis dilakukan dengan cara peledakan. Karena dengan meledaknya bom yang dipasang PT Exxon Mobil tersebut maka lingkungan bekas tertanamnya bom termasuk aman. Hal itu sangat berbeda jika pemusnahan dilakukan dengan cara penggaraman. “Kalau dengan metode penggaraman, masih ada resiko. Sama artinya kita memelihara bom waktu,” tambahnya. Lagi-lagi Suyanto meminta agar dalam proses pemusnahan nantinya PT Exxon bertanggung jawab dalam segala hal. Semisal, jika ada rumah warga yang mengalami retak-retak karena getaran ledakan, maka Exxon harus bertanggung jawab. “Ya kita evaluasi dari peledakan sebelumnya. Warga resah dan akhirnya menolak seismik,” ujar bupati dua periode ini. Apakah eksplorasi di Blok Gunting, utamanya Jombang tetap dilakukan? Suyanto memastikan bahwa nasib PT Exxon Mobil sudah tamat di Jombang. “Sudah tidak ada lagi. Kegiatan yang terakhir dilakukan hanya pemusnahan sisa bom seismik. Exxon tidak melakukan ekplorasi,” pungkasnya. (TEAM)

masyarakat way bulan Barjo dia sangat berterima kasih dengan pemerintah Kabupaten Oku Selatan dimana jalan way bulan sudah dibangun. “Kami sudah lama menanti kapan jalan kami ini akan dibangun karna selama ini kami masyarakat way bulan sangat kesulitan untuk mengangkut hasil pertanian kami dimana mayoritas masyarakat way bulan adalah petani sawah.” tuturnta. Masih menurut salah satu masyarakat Cuncun dia sangat yakin dalam pengerjaan jalan tersebut akan dikerjakan sesuai dengan ketentuan, karna dia tau pelaksana proyek tersebut merupakan asli putra daerah Oku Selatan dimana mereka sudah berpengalaman dalam pekerjaan jalan maupun jembatan, harapnya dengan optimis. (Ani/Sadam)

SURAT KABAR UMUM

Nusantara
Maaf !! LSM Tidak Jelas, Tidak Akan Dilayani
Ternate (MR) Kepala badan kesa-tuan bangsa dan politik kota ternate Drs H.Barham H. Daiyan.MM kepada media rakyat (15/7) mengatakan bahwa “LSM yang beroperasi di wilayah hukum kota ternate wajib mengikuti ketentuan dan persyaratan, sebagai-mana yang di amanatkan UU No 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan” . Regulasi yang di buat pemerintah ini merupakan prosedur yang harus di patuhi oleh seluruh organisasi kemasyarakatan dalam melakukan aktivitas ataupun program kegiatan di seluruh wilayah kota Ternate Maluku Utara sebagaimana yang di isyaratkan juga pada Peraturan Pemerintah No 18 tahun 1985 . Kepada media Rakyat Barham juga mengatakan “LSM local yang akan melakukan aktivitas wajib mendaftarkan lembaganya ke badan kesatuan bangsa dan politik “ini harus melengkapi persyaratan seperti Akte Notaris ,AD/RT,NPWP,KTP pengurus ,dan jika sekretariatnya masih dalam status kontrak, maka harus ada surat perjanjian sewa menyewa dan jika secara administrasi sudah jelas maka petugas akan melakukan visilidasi agar diterbitkannya SKT (surat keterangan terdaftar) “ dan dikatakan Legal. Jika belum maka LSM tersebut dapat dikatakan Ilegal dan akan di kenai sanksi sesuai dengan ketentuan. Lanjut Barham “bagi LSM dengan produk Nasional maka wajib memberitahu keberadaanya dan melengkapi persyaratan sebagaimana yang dilakukan LSM Lokal” . Ditanya mengenai LSM tidak jelas yang akhir-akhir ini meresahkan sejumlah instansi di kota Ternate ia (H.Barham H.Daiayan-red) mengatakan “beberapa waktu lalu Polda Malut telah menciduk oknum LSM LP2 three yang diduga telah melakukan aksi penipuan di sejumlah oknum pejabat “ .Dan untuk mejaga stabilitas daerah ini. Maka kami tidak akan layani LSM yang tidak jelas keberadaanya secara administrasi maupun legitimasi. jelasnya (BAYU)

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

6

Mengemas Kota Ternate Sebagai Kota Bahari
(Prospek kota kecil, menjanjikan potensi wisata skala besar)
Ternate dengan melihat berbagai aspek, selain itu pemerintah kota harus melibatkan para ahli dalam melakukan perencanaan revitalisasi “dan tidak terkesan jalan sendiri karena seluruh stakeholder saling relevant. Sementara itu Kamran R Lossen sekjen kementrian perhubungan pada media rakyat beberapa waktu lalu di Ternate memaparkan bahwa kota ternate adalah kota pantai dan sudah memiliki pelabuhan laut kelas II yang di kelola pelindo X dan juga memiliki pelabuhan udara babullah yang selalu mengalami peningkatan penumpang. “Ini adalah potensi besar apalagi nanti Kota Ternate sebagai pintu masuk dalam ajang Internasional Sail Indonesia di Morotai pada 2012 maka pemerintah kota harus memiliki prospek penataan kota yang menarik dan lahan peluang menjanjikan sesuai dengan regulasi hukum, maka ternate kedepan semakin di depan”, ujarnya. Pemerintah kota Ternate di bawah kepemimpinan walikota ternate “Drs.H. Burhan Abdurahman” dan Ir.Arifin Djafar tentunya telah memiliki agenda kedepan sebagaimana yang di ungkapkan Husen Alting.SE.MM sebagai kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada media rakyat (14/7) di ruang kerjanya, “sesuai dengan arahan pak wali maka pada 2012 nanti sector kepariwisataan akan bangkit di imbangi dengan sektor lainya “ mengenai revitalisasi kawasan bangunan tua atau cagar budaya akhir 2011 nanti akan di selesaikan sebagaimana pembahasan kami dengan pihak yang menduduki bangunan tersebut, dan untuk wisata pantai pemerintahan sebelumya semasa pak Syamsir Andili sudah di bahas soal pembebasan lahan tapi sampai sekarang belum ada nota kesepakatan dengan pemilik lahan, kami tinggal menunggu arahan pak walikota” jelasnya. (M.Guntur Budiawan)

H. Burhan Abdurahman, SH., MM. Walikota Ternate

Ir. Arifin Djafar, MBA Wakil Walikota Ternate

Ternate Maluku Utara (MR) Predikat sebagai barometer Provinsi Maluku Utara, tentunya riskan sekali jika pemerintah kota Ternate tidak mampu menata kotanya dengan baik. Kota Ternate yang saat ini mengandalkan retribusi pajak sebagai penggenjot PAD kemungkinan, mengalami banyak kendala dalam melakukan pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat melalui visi-misi “Bahari Berkesan” Indicator ini muncul ketika tim Media Rakyat di Ternate mengunjungi tempat

wisata pantai di kastela, tobololo, sulamadaha,akerica dan wisata sejarah benteng toloko, kalamata, kastel dan kota janji yang mana potensi besar ini tidak di kembangkan secara serius oleh pemerintah kota Ternate padahal boleh dikatakan ini adalah lahan penggenjot PAD kota Ternate. Dosen Arsitektur universitas khairun Ternate Maualana Ibrahim kepada media rakyat (16/7) mengatakan “Pemerintah Kota harus melakukan revitalisasi benteng-benteng dan bangunan tua di ternate sebagai nilai tambah kota

Museum dan Taman Budaya

Awal Kebangkitan Sektor Kepariwisataan Kota Ternate

Bupati Karawang Resmikan Kantor Desa Medankarya

Proyek Multi Years Jalan dan Jembatan Okus Berjalan Lancar
OKU Selatan (MR) Pembangunan Di Kabupaten Oku Selatan sudah mulai dipokuskan didaerah pedesaan khusus nya pada jalan dan jembatan. Ini dikarnakan masih banyak akses jalan maupun jembatan yang belum tersentuh pembangunan, sedangkan akses utama untuk menuju satu daerah lain ke daerah lain di Oku Selatan masih banyak yang belum dibangun. Sedangkan penghasilan masyarakat Oku Selatan mayoritas hasil perkebunan dimana selama ini yang menjadi kendala untuk menggapai suatu daerah tersebut terkendala oleh jalan dan jembatan. Melalui Kepemimpinan H.Muhtadin Sera’I Kabupaten Oku Selatan sangat menggiatkan dalam sektor Pembangunan jalan maupun jembatan dengan tujuan agar dapat membuka akses bagi DaerahDaerah yang terisolir ini. Sudah terbukti sudah banyak jalan maupun jembatan yang sudah dibangun.Yang lebih membanggakan lagi Pada Tahun 2011 ini Kabupaten Oku Selatan mengucurkan dana melalui Mega Proyek melalui program Tahun Jamak (MULTI YEARS) Yang menelan Dana ratusan Miliar Rupiah yang khusus untuk membangunan Jalan dan Jembatan. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Oku Selatan,dimana nanti akses jalan dari suatu Daerah lain yang selama ini terisolir

Foto by : Guntur budiawan MR

Jalan Simpag Sender - Banding Agung

Karawang (MR) Kantor desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya, yang merupakan salah satu kantor desa yang dibangun prototype (serupa), penggunaannya diresmikan oleh Bupati Karawang, H. Ade Swara. Kamis (14/7). Ade Swara mengatakan, dengan program pembangunan kantor desa prototype ini, maka ke depan seluruh kantor desa yang ada di Karawang akan memiliki gedung kantor yang serupa dan seragam. “Akan tetapi, pelaksanaannya tentu akan disesuaikan dengan kemampuan dan anggaran yang ada,” katanya. Kemudian Ade Swara menjelaskan, APBD Karawang saat ini mencapai Rp.1,7 trilyun dan belanja mencapai Rp. 2 trilyun. Jumlah tersebut tentunya tidak mencukupi, terlebih masih terdapat permasalahan lain yang harus diselesaikan, seperti jalan maupun pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan. Acara peresmian bangunan yang dipadukan dengan dengan penyelenggaraan Peringatan Isra Miraj tersebut, Bupati mengingatkan, kegiatan peringatan ini hendaknya tidak sebatas kegiatan seremonial saja. “Akan tetapi kegiatan ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengkaji tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Islam dan mengimplementasikannya dalam keseharian kita,” tambahnya. Sedangkan Kepala Desa Medankarya, Nosim Umbara menjelaskan, pelaksanaan pembangunan kantor desa dimulai setelah pencairan tahap pertama tanggal 8 Juli 2010 untuk pekerjaan selama tiga bulan dua puluh hari. Tahap kedua pencairan dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2010 untuk capaian pembangunan 60 persen untuk pekerjaan selama tiga bulan dua puluh hari. Sedangkan termin ketiga pencairan dilakukan pada tanggal 17 Januari 2011 dengan lama pekerjaan 1 tahun lima hari. (Warsiyan)

dapat teratasi sehingga Roda Pemerintahan dapat berjalan dengan baik,tak lepas dari itu peran serta masyarakat sangat diharapkan guna untuk mengawasi agar Pembangunan ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Menurut pantauan MR dilapangan Proyek Multi Years ini sudah mulai dikerjakan salah satu nya Peningkatan J a l a n S i m p a n g S e n d e rBanding Agung dengan panjang 12 Kilo Meter dengan nomor kontrak: 02/SPP/APBD /MY/DPU/PPK/11.1/2010 Dengan nilai kontrak Rp93.282.021.000 pelaksana PT.ARTHA INDO PERKASA Dengan limit waktu 20112014. Dimana pelaksanaan nya sudah dimulai pada Tanggal 22 Desember 2010 yang lalu dimana dalam pengerjaan nya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat jalan yang dulu

berlubang sekarang sudah tidak lagi, sebelum nya masyarakat yang ingin menyeberang sungai yang dulu menggunakan perahu kecil sekarang sudah dapat melalui jembatan dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan akses untuk menuju satu desa ke desa lain sudah mudah untuk dijangkau. Menurut salah satu pelaksana PT.ARTHA INDO PERKASA Marlan kepada MR mengungkapkan “kami akan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan paket Multi Years Jalan Dan Jembatan ini demi untuk masyarakat Oku Selatan” dan dia berharap kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam bentuk kritikan atau pun pengawasan “kami selaku pelaksana akan mengerjakan

Ternate Maluku Utara (MR) TIDAK dipungkiri, sektor kepariwisataan merupakan satu dari sekian banyak sektor yang dianggap mampu menopang pembangunan di daerah, langkah inilah yang diambil pemerintah kota ternate sebagaimana visi bahari berkesan. Ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan museum dan taman budaya yang di lakukan walikota ternate Drs.Hi.Burhan Abdurrahman di keraton kesultanan ternate (11/7) lalu . Pembangunan museum di kota Ternate, merupakan yang pertama di Maluku Utara. Bermula dari diskusi Walikota Ternate dengan Sultan Ternate Hi.Mudaffar syah ,yang saat itu mengatakan bahwa “kota ternate perlu dibangun museum yang bisa menampung benda-benda peninggalan sejarah mengingat sejarah panjang kesultanan ternate pertama dan seterusnya, maka ini harus di kenang untuk memperlihatkan bukti peninggalan kepada penerus”. Sementara itu kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata kota Ternate Husen alting saat di konfirmasi media rakyat (14/7) mengatakan bahwa “Pembangunan museum ini merupakan awal dari kebangkitan sector kepariwisataan kota Ternate pada 2012” lanjut Husen Alting kepada media rakyat. “Pembangunan museum ini direncanakan dua lantai dan dikerjakan dua tahap, tahap pertama di anggarkan Rp.895.000.000,- dengan sumber anggaran dari APBD kota Ternate tahun 201. Sedangkan tahap ke dua masih di pertimbangkan anggarannya. Ditanya mengenai kontroversi seputar pembangunan museum di kalangan akademik, dia mengatakan hal itu hanya persoalan dinamika dan perbedaan presepsi, namun sudah diselesaikan secara persuasive. Terpisah, penggiat pusaka ternate dari Universitas Khairun Ternate Maulana Ibrahim pada Media Rakyat (16/7) mengungkapkan “pembangunan museum ini harus melibatkan tenaga ahli, Jika suatu pekerjaan diserahkan bukan pada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya; pemerintah harus belajar dari kejadian pemugaran bentengbenteng dan bangunan tua lainnya di Ternate serta Revitalisasi Kawasan Kadaton Sultan dan Benteng Oranje pada 2008 yang telah menghilangkan bentuk asli. Maka harapannya pembangunan museum ini harus memperhatikan kearifan local demi kemajuan kepariwisataan kota ternate kedepan. (Gun)

proyek ini dengan baik dan sesuai dengan apa yang sudah ditentukan oleh dinas PU,Dan saya juga mengajak seluruh masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam bentuk saran atau pun kritikan” harapnya. Menurut salah satu pengguna jalan Yudi dia sangat berterima kasih karna jalan

raya simpang sender-banding agung sudah diperbaiki dimana dulu jalan ini banyak sekali yang sudah berlubang dan hancur, tapi sekarang sudah mulus dan hitam “sekarang jalan ini mulus semua tidak lagi berlubang dan hancur kami sangat berterima kasih pak”ujar nya bangga. (Ani/Sadam)

Jalan Desa Rusak Parah, Warga Protes

KLH Sosialisasikan LH
Anambas (MR) Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengadakan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang lingkungan hidup dan penegakan sanksi. Sosialisasi diikuti sebanyak 71 orang peserta berasal dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat se KKA di Aula Tarempa Beach, 13-15 Juli 2011 ini. Kepala KLH KKA, Eko Sutarso, MP mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menumbuhkan kesadaran dalam menjaga lingkungan sehingga terciptanya lingkungan yang bersih, asri dan indah. “Perlu adanya pemberdayaan pada masyarakat agar bisa mengadakan kegiatan dalam menjaga lingkungan seperti pencemaran, penebangan liar dan pencemaran lingkungan lainnya yang dapat merusak lingkungan diAnambas ini,” kata Eko. Sementara Wakil Bupati KKA, Abdul Haris dalam sambutannya mengatakan, ketersediaan sumber daya alam secara kuantitas maupun kualitas tidak merata, sedangkan kegiatan pembangunan membutuhkan sumber daya alam yang semakin meningkat. Tingginya sumber daya alam yang dibutuhkan untuk pembangunan ini mengandung banyak resiko. “Kegiatan pembangunan juga mengandung resiko terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kondisi ini dapat mengakibatkan daya dukung, daya tampung dan produktifitas lingkungan hidup menurun, yang pada akhirnya menjadi beban sosial,” kata Haris. Selanjutnya Haris menyampaikan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut dikembangkannya suatu sistem yang terpadu, berupa kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang dilaksanakan secara taat azas dan konsekuensi dari pusat sampai daerah. “Pengelolaan lingkungan baik dalam pencegahan, penanggulangan pencemaran atau kerusakan serta pemulihan kualitas lingkungan hidup, menuntut ada dan bekerjanya perangkat kelembagaan yang handal dari pusat sampai ke daerah,” kata Haris “Diharapkan dengan adanya perangkat kelembagaaan itu kebijakan dan program pengelolaan lingkungan hidup dapat mencapai sasaran, pengelolaan lingkungan hidup secara berhasil guna dan berdaya guna,” imbuhnya. Haris mengatakan, diperlukan kesadaran yang tinggi dari semua pihak untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan lingkungan, yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Masalah peraturan perundang-undangan dan penegakan sanksi merupakan masalah serius yang perlu perhatian pemerintah dan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnnya. Sebab menurut pengamatannya, setiap tahun masalah pelanggaran dalam hal pencemaran lingkungan kian meningkat. Tendensi itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor tempat pembuangan sampah, penebangan hutan secara liar serta faktor kelalaian manusia. “Masalah tempat pembuangan sampah sangat terkait dengan teknologi yang digunakan serta perawatan yang dilakukan terhadap tempat pembuangan tersebut. Sedangkan dalam faktor penebangan hutan, hal ini sering terjadi di daerah kita. Untuk menghindari hal tersebut kita sudah mulai melakukan pengawasan di daerah yang sering kali terjadi penebangan hutan secara liar,” jelas Haris. Haris mengatakan faktor disebabkan oleh manusia merupakan faktor dominan dalam penyebab pencemaran lingkungan, karena hampir semua pencemaran lingkungan yang terjadi karena pelanggaran disebabkan oleh manusia itu sendiri. Untuk itu, diperlukan kesadaran, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang undang-undang lingkungan demi terwujudnya kelestarian lingkungan hidup yang tertib dalam hal pencemaran lingkungan. “Dengan meningkatnya kesadaran, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang peraturan yang berlaku, diharapkan angka pelanggaran pencemaran lingkungan di KKA dapat dicegah atau dikurangi. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat, prioritaskan keselamatan diri dan orang lain dengan selalu waspada serta mematuhi ketentuan dalam hal pencemaran lingkungan,” harap Haris. (Arthur)

Cilacap (MR) Warga Desa Bunton, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/7), berunjuk rasa memprotes kerusakan jalan di desa mereka akibat dilalui kendaraan berat menuju proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU. Awalnya, warga melakukan unjuk rasa di Kantor Desa Bunton untuk berdialog dengan kepala desa tentang tuntutannya. Mereka pun melanjutkan aksi dengan memblokade jalan raya menuju lokasi proyek PLTU. Mereka menuntut pengelola proyek PLTU segera memperbaiki jalan desa sebelum hari raya Idul Fitri tiba. Jalur menuju ke PLTU Bunton merupakan jalur utama untuk berlebaran ke sejumlah desa lainnya. Selain itu, akibat kerusakan badan jalan tersebut aktivitas keseharian warga ikut terganggu. (Murtaqin)

7

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Galery Photo

Natuna

Sambut Puasa, Berbagi Bersama Kaum Duafa
Natuna (MR) Suasana di gedung pertemuan kantor Camat Bunguran Barat, dipadati oleh Kaum adam dan hawa. Gedung berukuran 12x20 meter itupun penuh seketika. Terik matahari disore hari itu sangat menyengat. Meski demikian tak terlihat rasa lelah bagi mereka yang hadir dalam acara penyerahan bantuan bagi kaum Duafa,serta bantuan bagi anak-anak berprestasi disekolah. Tidak berapa lama, Ketua Komisi II DPRD Natuna hadir bersama istri tercinta. Rupanya Politisi dari Partai PAN ini, ingin menyaksikan acara rutinitas yang selalu dilakukan. Sambil bersalam, salaman Abil hanafi bersama istri tercinta memasuki ruangan.Acara pun dimulai. Dalam sambutannya, ketua PUAN dari partai PAN,Mirayu menegaskan, agar tetap solid dan kompak dalam organisasi.Jika ada suatu hal yang mau dibicarakan , kiranya dapat dimusyawarahkan bersama, jangan berbicara dibelakang.Hari ini kita, bersama-sama mau berbuat kebaikan dengan menyantuni orang tua kita yang tidak dapat bekerja, karena lanjut usia.Saya berharap jangan ada cemburu social dalam Diri kita karena belum dapat bagian. “Seperti yang dikatakan Pak Dewan, menjelang puasa ataupun lebaran, akan ada bantuan dari beliau untuk semua pengurus dan anggota, untuk itu agar segera mendata dan melaporkan anggotanya. Jadi tolong bersabar,kita utamakan dulu orang Tua kita.” pinta Miraya. Tak lupa Dia berpesan juga, agar kelak menjaga anak-anak didik yang berprestasi. “Saya bangga, ternyata banyak anak-anak PUAN, berprestasi. Ini sangat mengangetkan. Untuk itu bagi mereka, hendaklah lebih giat lagi belajar jangan banyak keluyuran.Gunakanlah waktumu untuk belajar.Kegiatan ini merupakan rutinitas, Saya berharap kedepan, anak berprestasi dapat bertambah lagi.Hari ini ada hadiah dari Pak Dewan kita, sekaligus uang sagu hati bagi mereka berprestasi,” paparnya. Di tempat sama, ketua Komisi II DPRD Natuna Abil Hanafi dalam sambutannya sangat berterima kasih atas kehadiran seluruh pengurus Puan. Hari ini, akan memberikan santunan kepada orang tua kita yakni kaum Duafa, untuk itu jangan berkecil hati, ada saatnya untuk kita. Nanti menjelang puasa atau lebaran, akan kita usahakan memberi bantuan kepada seluruh pengurus PUAN. Untuk itu Dia berharap agar semua pengurus mendata anggotanya, biar tidak ada yang ketinggalan.”Tak lupa juga Saya bersama keluarga, serta seluruh pengurus PAN mengucapkan selamat menyambut ibadah puasa mohon maaf lahir dan batin.” katanya. Selanjutnya acara penyaluran bantuan pun dilakukan.Meski sederhana, namun acara itu penuh hikmat dan terkesan.Sesekali ketua komisi itu menyengat keringat dari pipinya.Meski melelahkan, namun tak pernah dinampakkan.Antusias pengurus Puan sangat tinggi, rasa kebersamaan masih kuat . Terbukti ketika acara selesai, mereka bergotong royong membersihkan ruangan . Ini patut dicontoh. (Roy)

Didampingi pengurus PUAN, Abil Hanafi beserta istri tercinta Ernita, memberikan bantuan kepada orang tua lanjut usia

Abil Hanafi dari Praksi PAN, didampingi istri tercinta Ernita, saat memberikan bantuan sembako kepada kaum Duafa

Berbagi Rezeki menjelang bulan puasa

Ketua Komisi II Abil Hanafi, sedang memberikan hadiah dan bantuan uang kepada puluhan pelajar yang berprestasi

Bersendagurau bersama orang tua dan tim medis saat melakukan khitanan masal

Ketua Komisi II Abil Hanafi memberikan semangat kepada anak yang sedang di Sunat

Abil Hanafi memberikan bantuan kepada anak-anak yang sudah selesai disunat

Tampak keakraban Sosok Abil Hanafi Ditengah masyarakat

Nyonya Ernita (baju biru) duduk bersama dengan kaum Duafa

Ibu Ernita Bersalaman dan bermaafan bersama masyarakat dipenghujung acara

Sejumlah masyarakat menyambut antusias acara tersebut dengan memadati gedung pertemuan kantor camat Sedanau

Photo bersama Abil Hanafi beserta istri dan sejumlah pengurus PUAN

Bantuan sembako yang dibagikan kepada orang tua lanjut usia

8

Nusantara

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Tak Sesuai Bestek, Kantor Camat Bunguran Selatan Disidak
Natuna (MR) Mobil kijang warna hijau itu, meluncur kearah Cemaga 11 juli 2011. Disebelah supir, terlihat sosok lelaki setengah baya, duduk tenang , sambil memakai kaca mata hitam. Diapun berkata, meski mobil sudah tua, namun alat-alatnya baru semua, jadi tak usah takut. Kata sekretaris Komisi II DPRD Natuna Dwitra Gunawan. Cuma AC alami, tuturnya, Terik matahari disiang itu sangat menyengat kulit.Jam telah menunjukkan pukul 12.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan ±30 menit, Dwitra pun turun dari mobil.Suasana di kantor Camat bunguran selatan, terlihat sepi, hanya beberapa pegawai yang tampak di lokasi. Tanpa dikomando, salah satu staf kantor Camat menghampiri, dan berkata Bapak sedang keluar ada acara di hotel Kaisar kata Indra, salah satu staf kecamatan. Dwitra gunawan pun mengelilingi lokasi kantor Camat. Sesekali Ia, mengecek laporan masyarakat tentang pintu kantor terbuat dari triplek tipis. Bahkan beberapa plapon kantor dan lantai tidak luput dari pengecekan. Ini tidak benar, bangunan sebesar ini pintu dari triplek, “Saya pastikan proyek ini belum selesai seratus persen. Cat dinding, tak memakai cat dasar.Kita minta pintu semua diganti, masa proyek milliyaran pintu dari triplek” katanya. Jika dilihat dari hasil pekerjaan, dapat dipastikan tukangnya tidak profesional, kita mau pertanyakkan ini kepada Kadis PU. Proyek , tahun 2010, pasti sudah dibanyar 100 persen. Sementara pekerjaannya dapat dipastikan belum selesai finishing. Oleh karena itu diminta kontraktor segera menyelesaikan pekerjaan, jika tidak akan kita serahkan kepada aparat hukum untuk di pemeriksa. Indra sebagai staf kantor camat, ketika hendak dikomfirmasi ia tidak dapat berkomentar. Menurutnya, semua petinggi kantor Camat sedang berangkat ada

Nampak Salah satu pintu bangunan sudah mulai rusak saat di cek oleh Sekretaris Komisi II DPRD Natuna

Sekretaris komisi II DPRD Natuna saat tiba di kantor camat Bunguran selatan dan saat itu kantor nampak sepi

Dwitra Gunawan beserta staf kantor camat saat melakukan sidak di kecamatan Bunguran Selatan

Dwitra Gunawan sedang menunjuk plapon kantor camat bunguran selatan yang rusak

Sekretaris Komisi II Dwitra Gunawan saat melakukan Sidak di kantor Camat Bunguran Selatan

Salah satu saluran air yang dasarnya belum di finishing (disemen)

Dwitra Gunawan menunjuk salah satu lantai bangunan tidak diplester

tugas.Saya tak dapat berkomentar, Kantor camat sudah diserahterimakan, Ya beginilah kenyataannya. Sementara itu, PPTK pembangunan Puskesmas Bunguran Selatan, Erzan ST, mengatakan pembangunan Puskesmas tidak ada masalah memang itulah speknya. Buktinya sudah kita serahterima, tak ada yang komplin, tidak ada masalah soal itu kata nya mengulangi. Seperti dilansir dari salah satu mingguan lokal. Lain halnya dengan Marka. Camat Bunguran Selatan itu mengatakan, mau tak mau terima tak terima harus kita ambil. Mengingat kebutuhan kantor sangat perlu maka, tidak ada jalan kita harus mau saat kantor mau diserahkan. Beda dengan kecamatan lain, mereka ada kantor. Hasil penelusuran di lapangan bersama sekretaris komisi II, membenarkan bagunan kantor camat pintu

terbuat dari triplek, sementara lantai dasar masih ada belum diplester.Plapon sudah ada yang rusak, usut punya usut, ternyata proyek 1,2 millyar lebih ini, pekerjaan disubkontrakkan. Artinya pemenang tender menjual lagi proyek kepada pihak ketiga.Dengan demikian pekerjaan proyek tidak maksimal. Usai melakukan sidak Dwitra Gunawan pulang ke kantor. Ia berencana akan memanggil Kadis dan PPTK, untuk memastikan apakah spek pintu bangunan memang demikian, kata Dwitra. Mengenai isu beredar, tentang bahasa kita tidak berani melakukan sidak itu tidak benar, permasalahan belum ada waktu yang tepat untuk melakukannya.Benar salahnya pekerjaan, tergantung penyelidikan aparat hukum,tutur Dwitra. (Roy)

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Nusantara

9

Ketua Komisi II Peduli Kaum Duafa
Usai melakukan sunat massal, kita berencana akan membagi-bagikan sembako diantaranya: beras, gula, minyak sayur, sabun mandi, indomie dan garam bagi kaum Duafa (orang tua lanjut usia), ditambah bantuan berupa uang, baik pada yang ikut sunatan massal, maupun bagi orang tua lanjut usia.Kemudian akan ada pembagian hadiah dan uang bagi anak-anak berprestasi disekolah. Gunanya untuk memberikan semangat dan motipasi agar lebih giat belajar. Hidup sebagai istri nelayan tradisional mata pencaharian pas-pasan.Dengan adanya bantuan gratis Sunatan massal, diselenggarakan oleh Pak Dewan dari praksi PAN, kami masyarakat kecil merasa tertolong. Jarang lo ada orang mau berbagi rezki dengan masyarakat kecil seperti kami.” tutur Faridah bersemangat. Sepanjang hidupnya, sosok Abil hanafi, dikenal sangat dermawan.Meski belum jadi anggota Dewan Anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Johari Simok dengan jainab ini, dikenal suka membantu. Hal inilah membuat Dirinya berjalan mulus menduduki kursi di legislative Natuna. Kalau memang ada rizeki, tak pernah orang kosong jika menghadapnya minta tolong. “Kalau bapak tak percaya, lihat aja nanti dikediamannya , Pasti banyak masyarakat datang kerumah untuk mengadu, kata Faridah Ketua Komisi II DPRD Natuna Abil Hanafi memastikan. Lain halnya dengan Sakum. Nelayan yang tinggal di air batu, mengucapkan Natuna (MR) Mobil Toyota Fortuner E 1 EY warna hitam terimakasih tak terhingga kepada Abil Hanafi.Terus meluncur cepat, jumat 08/07. Tidak kurang dari 25 terang, jika mengharapkan uang dari hasil nelayan, menyunatkan anak. menit, Perjalanan dari Kota Ranai, akhirnya sampai di takkan mungkin dapat Sebelumnya, ada juga sunat massal dari PNPM, pelabuhan Binjai. Sosok lelaki separuh baya itupun turun bersama rombongan.Beberapa warga langsung dengan cara pinjaman,Cuma kita tak dapat. Karena menyapa dan bersalaman, pertanda Ketua Komisi II yang dapat anggota PNPM saja. keluh Sakum. Sekarangkan beda, biaya semua ditanggung Pak DPRD Natuna Abil Hanafi, akrab dan bersahabat Abil, anak dikasih uang untuk beli susu, pulang juga dengan masyarakat. Sambil menunggu kapal , Ia menikmati minuman diantar pakai mobil. Mudah mudahan rezki beliau di sebuah warung, beberapa masyarakat, bertutur sapa bertambah banyak, sehingga makin banyak dengannya. Sesekali terdegar tawa dan canda,tertanda masyarakat tak mampu, dapat terbantu.Sebagai ada kegembiraan saat berjumpa dengan wakil rakyat masyarakat biasa, kita ingin kegiatan ini merupakan ini. Tak lama menunggu, Kapal cepat SB Mitra rutinitas baginya, kalau dapat dilakukan 2 kali dalam Bahari tiba. Beberapa penumpang keluar berdesakan. setahun. Mengenai pembangunan di Kecamatan Sedanau, Singkat cerita Kapalpun berangkat menuju Sedanau. meningkat tajam. Cuma kita sebagai Nelayan, adanya Ternyata Wakil Rakyat ini, sedang pulang kampung. Perjalanan menuju sedanau tidaklah lama, peningkatan perekonomian dan pendidikan serta sepanjang perjalanan, hanya suara gemuruh mesin kesehatan. Inilah harapan kita kepada Wakil rakyat ini. Sakum juga mengakui, ada beberapa bantuan dari kapal, disertai desiran air yang terdengar. Tiba di pelabuhan Sedanau, beberapa masyarakat telah DKP untuk nelayan,Namun selama ini, penyalurannya menanti kedatangannya .Dengan memakai Honda tidak tepat sasaran. Saya selaku nelayan tradisional Supra, Dia menuju tempat tinggalnya. Sepanjang belum pernah mendapatkan bantuan, seperti jarring , alat pancing, dan radar , malah yang dapat Petani, jalan, terlihat warga melambaian tangan . Tak pernah ada kata lelah menyapa warga.Meski inikan tak masuk akal. Untuk itu Dia berharap kiranya hari libur, berbagai kegiatan terus dilakukan, demi Wakil rakyat dari Sedanau itu, dapat memantau jika kepentingan masyarakat. Wajar saja sosok yang satu ada bantuan untuk masyarakat agar penempatannya ini selalu di puja dan dinanti masyarakat.Tiba tepat sasaran.Banyak bantuan dari Dinas Kelautan, dikediaman, bukan berarti dapat berleha-leha, Cuma yang seharusnya berhak mendapat tidak sepanjang malam masyarakat datang, untuk mengadu kebagian. Saya percaya Pak Dewan kita, peduli bagi dan mengeluarkan unek-unek. Semua aspirasi warga ditampung, sebagai PR baginya, untuk peningkatan masayarakat kurang mampu. Lihat aja penampilanpembangunan dan perekonomian masyarakat nya, biasa-biasa saja, dan tetap tampil sederhana. Meski sudah berkecukupun dan matang dalam Natuna. Tanpa disadari warga, Abil Hanafi diantar ke ekonomi, sipat dan keramahannya tetap saja.Kita Dokter untuk berobat.Sebab besok pagi akan ada senang melihat Abil Hanafi, bukan karena beliau kegiatan Sunatan massal dan pemberian bantuan dermawan , tapi senyum dan keramahannya, membuat bagi kaum Duafa (Orang Tua lanjut usia) serta orang selalu terkesan, dan tak bosan untuk berjumpa. Masyarakat Sedanau umumnya Nelayan, hanya pemberian hadiah bagi anak berprestasi disekolah. segelintir saja petani. Sulitnya kami menangkap ikan, Hasil pemeriksaan dari dokter, Abil dinyatakan kecapean, butuh istirahat.” Pak Abil kecapean saja dan dikarenakan ulah nelayan dari tegal.Meski sudah ada butuh istirahat”.Analisa dokter memang benar, habis aturan jarak tangkap, namun mereka sering melakukan kunjungan kerja, Ketua Komisi II DPRD melanggarnya. Imbasnya kami nelayan tempatan. Ada Natuna ini, tidak ada istirahatnya. Meski Sabtu sekitar 200 san kapal Tegal beroperasi di daerah Selaut merupakan hari libur, Dia tetap bekerja dan berbuat dan tolong moro. Pada hal daerah ini termasuk tempat nelayan tradisional menangkap ikan.Dengan untuk masyarakat. Sabtu pagi, pekan lalu, sejumlah anak-anak dari beroperasinya nelayan tegal di daerah ini, penghasilan usia 8 tahun hingga 16 tahun ramai berkumpul di kami terancam. Untuk itu kiranya Pak Dewan dapat Puskesmas Sedanau.Mereka didampingi orang mencari solusinya nanti. Mengingat perkembangan pembangunan di tuanya. Sesekali mereka bertanya, mana Pak Dewan kita kok belum muncul, celetuk warga.Waktu baru Sedanau semakin pesat, air bersih perlu diwaspadai. menunjukkan pukul 08,00wib sementara kegiatan Jika musim kemarau tiba, air bersih di Sedanau sangat sulit didapat. Memang ada pengelola air bersih dari baru dimulai pukul 8,30 wib. Tak lama kemudian Ketua komisi II itu pun pihak swasta, harganya agak mahal. Kalau dapat di muncul. Dengan pakaian batik warna coklat, cukup Sedanau ada PDAM, sehingga harga terjangkau. Sementara itu Ketua KOMISI II DPRD Natuna sederhana. Dia langsung menyapa warga.Puluhan dari Praksi PAN (Partai Amanat Nasional) saat anak-anak mau di sunat, turut disalami. Setelah masuk didalam ruangan salah satu Puskesmas, dijumpai disela-sela kesibukannya, saat menyaksikan Acarapun dimulai, dalam sambutannya, Abil hanafi sunat massal, dengan senyum Ia berkata, apa yang berkata, kegiatan ini dilakukan untuk membantu dapat saya bantu, kata politikus muda itu, sambil warga yang tidak mampu menyunatkan anaknya.Ini menuju sebuah kursi. Dengan sikap ramah dan merupakan wujud kepedulian Dia, sebagai wakil bersahaja, Ia mempersilahkan wartawan untuk rakyat, paparnya.”Saya ingin berbagi rezki kepada bertanya. orang yang membutuhkan”, Sementara anak-anak disuguhi makanan, acara Ikuti wawancara khusus dengan Ketua Komisi II sunat massalpun dimulai. Tidak sedikit yang takut DPRD Natuna, Abil Hanafi. dalam acara itu. Bahkan ada peserta menangis saat Boleh tau kegiatan ini dalam rangka apa Bang? disunat. Kegiatan ini adalah sunat massal.Mengingat Abil Hanafi, turut menyaksikan anak-anak saat sebentar lagi kita menyambut bulan suci romadhon, disunat. Sambil memberikan suffort, Ketua Komisi II dari Praksi PAN itu, tak henti-henti memberi maka Saya mau berbagi rasa, berbagi rezki, bagi semangat. Sesekali Dia menyengat keringat dari mereka yang tidak mampu.Dengan dilakukannya dahinya. Tak kenal lelah merupakan motto dalam kegiatan ini, beban orang tua untuk menyunat anaknya dapat terlunasi. hidupnya. Faridah salah satu orang tua yang disunat, Apakah kegiatan ini merupakan rutinitas ? Ia, Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah lama kita mengatakan. “Kami sangat berterima kasih banyak kepada Pak Dewan kita, dengan ekonomi saat ini lakukan, Cuma caranya saja yang berbeda.Artinya, saya belum tentu dapat menyunatkan anak saya. jika sebelumnya, kita langsung mendatangi mereka, dengan cara memberikan langsung biaya kepada orang tua masing-masing.Tapi kali ini kita ingin tampil beda, membuat kegiatan langsung terbuka. Ada berapa orang yang ikut sunat massal, serta dari kalangan dan warga mana ? Dari jumlah yang telah didata, ada puluhan orang mau ikut sunat gratis.Mereka semua termasuk dari golongan tidak mampu dan dari RT atau desa yang berbeda.Artinya bukan satu tempat. Selain melakukan Sunat massal, apa saja kegiatan hari ini. Usai melakukan sunat massal, kita berencana akan membagi-bagikan sembako diantaranya: beras, gula, minyak sayur,sabun mandi, indomie dan garam bagi kaum Duafa( orang tua lanjut usia),ditambah bantuan berupa uang, baik pada yang ikut sunatan massal, maupun bagi orang tua lanjut usia.Kemudian akan ada pembagian hadiah dan uang bagi anak-anak berprestasi disekolah. Gunanya untuk memberikan semangat dan motipasi agar lebih giat belajar. Kami dengar, Anda tadi malam sakit, tapi masih berusaha hadir dalam kegiatan sosial Benar, Tadi malam Saya memang kurang sehat, kata dokter terlalu kecapean. Walaupun begitu, namanya tamu jika sudah datang kerumah, tak mungkin ditinggalkan, Saya sebagai wakil rakyat harus dapat menampung apa aspirasi mereka. Sebab, bukan setiap hari saya dapat berjumpa dengan mereka.Ini sudah merupakan tugas dan kewajiban kita. Sebagai wakil rakyat terpilih, bagaimana anda melihat perkembangan Kecamatan Sedanau? Hampir dua tahun menjabat jadi anggota dewan, perkembangan Sedanau maju pesat. Ini bukan hanya omongan saja, mungkin anda juga sudah melihat sendiri serta mendengar dari masyarakat.Untuk tahun ini saja,ada beberapa paket proyek pisik kita plot di sini. Selain pisik apa lagi program anda? Untuk tahun 2012 mendatang, melalui aspirasi masyarakat, proyek pisik akan kita kurangi, kecuali proyek penting. Kita berencana pokus kepada ekonomi kerakyatan. Peningkatan ekonomi kerakyatan dinilai sangat perlu, oleh karena itu pisik akan dikurangi dan dananya dialihkan kepada ekonomi kerakyatan.Untuk nelayan, nanti akan kita lakukan pemberian jarring atau bubu serta radar tangkap ikan, sehingga penghasilan nelayan meningkat.Dengan demikian, ada peningkatan tarap hidup dalam keluarganya. Menurut beberapa nelayan, selama ini banyak bantuan dari DKP tapi tak tepat sasaran Memang benar, sayapun sudah dengar beritanya. Untuk mengantisipasi hal itu,diperlukan data akurat dan jelas siapa saja mereka yang benar-benar bekerja jadi nelayan. Artinya bukan nelayanan musiman. Penyalurannya juga harus kita pantau agar tidak ada cemburu social. Pokoknya tepat sasaran. kata peraih suara terbanyak pada pemilihan legislative tahun 2009 lalu itu. Bagaimana dengan Petani Petani juga termasuk program 2012 ujar ketua umum PPA (Persatuan Pemuda Arjuna) dari dulu hingga sekarang.Tahun 2012 kita akan memberikan bantuan berupa sapi produktif 1 pasang, ditambah bibit karet. Sapi produktif , prosesnya cepat, sebab dalam hitungan 2-3 tahun sudah beranak.Dengan demikian, petani sudah bisa menikmati hasilnya. Untuk karet, nanti akan diberikan bibit unggul. Karet prospeknya cepat, jika dirawat dengan baik, dalam awaktu 4-5 tahun sudah dapat diaret. Harganya juga lumayan. Program ini akan kita utamakan, dan jadi program unggulan. Untuk ekonomi kerakyatan Sesuai dengan program Bupati terpilih, pedagang akan dapat pinjaman lunak dari Bank, diambil dari APBD daerah.Kita tinggal melaksanakan saja, mudah mudahan tidak ada kendala, dan kawan-kawan di Dewan dapat menyetujuinya.”Pemerintah daerah akan menyerahkan uang di Bank untuk dipinjamkan kemasyarakat, tanpa bunga,dan ini sudah pernah diutarakan oleh Bupati lewat media. Apa resepnya, anda selalu dipuja masyarakat? Secara pribadi, kita tidak punya resep apa-apa. Pembawaan saya dari dulu sampai sekarang begini saja, tidak ada yang beda.Mungkin karena saya suka menyapa dan murah seyum membuat mereka senang melihatnya. Tidak ada resep khusus. Bagaimana dengan air bersih, dan bak air milik Pemkab yang tak berpungsi? Air memang sangat penting bagi kehidupan, Disedanau ada 3 pengusaha swasta untuk air bersih, saya rasa masih cukuplah. Mengenai proyek bak air bersih yang dibangun tahun 2007 belum dipungsikan, sudah salah dari awalnya. “Perencanaannya sudah salah”. Seharusnya dari awal, mau dicari sumber air dulu bukan bak penampungan.Kalau air sudah ada barulah bak penampungan kita pikirkan. Apa solusinya? Mengingat ini untuk kepentingan masyarakat banyak, nanti akan kita rapatkan dulu dengan beberapa rekan anggota dewan.Bagaimana caranya mencari sumber air bersih agar bak penampungan dapat dipungsikan dengan baik, katanya. Untuk Penerangan? Untuk pasilitas penerangan saya rasa tidak ada masalah, listrik sudah 24 jam hidup, kalau adapun pemadaman, wajar saja, mungkin ada perawatan mesin atau ada trable.Saya berharap selama jadi anggota dewan akan berusaha untuk mewujudkan jalan lingkar kota Sedanau terbuat dari beton, tidak ada dari kayu lagi.Paparnya. (Roy)

Abil Hanafi bersama Istri Ernita photo bersama dengan anak berprestasi di sekolah

10

Advertorial

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

Pimpinan Beserta Staf

KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

BAPPEDA
Mengucapkan

KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

DISPENDA
Mengucapkan

Pimpinan Beserta Staf

Selamat dan Sukses
Kepada

Selamat dan Sukses
Kepada

Drs. TENGKU MUKHTARUDDIN
(Bupati Kepulauan Anambas)

Drs. TENGKU MUKHTARUDDIN
(Bupati Kepulauan Anambas)

ATAS Dilantiknya Sebagai MABICAB Pramuka Anambas
Oleh Gubernur Kepulauan Riau H.M. SANI, Selaku KAMABICAB Kepulauan Riau Hari Senin, Tanggal 18 Juli 2011 di Tanjungpinang
“Semoga Pramuka Kabupaten Anambas lebih Sukses dalam pimpinannya, sehingga dapat menciptakan prestasi yang membanggakan”

ATAS Dilantiknya Sebagai MABICAB Pramuka Anambas
Oleh Gubernur Kepulauan Riau H.M. SANI, Selaku KAMABICAB Kepulauan Riau Hari Senin, Tanggal 18 Juli 2011 di Tanjungpinang
“Semoga Pramuka Kabupaten Anambas lebih Sukses dalam pimpinannya, sehingga dapat menciptakan prestasi yang membanggakan”

Ir. SYARIFUDDIN Kepala

AMRIL A GANI, S.Sos, Msi. Kepala Dinas

SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan

Selamat dan Sukses
Kepada

Drs. TENGKU MUKHTARUDDIN
(Bupati Kepulauan Anambas)

ATAS Dilantiknya Sebagai MABICAB Pramuka Anambas
Oleh Gubernur Kepulauan Riau H.M. SANI, Selaku KAMABICAB Kepulauan Riau Hari Senin, Tanggal 18 Juli 2011 di Tanjungpinang
“Semoga Pramuka Kabupaten Anambas lebih Sukses dalam pimpinannya, sehingga dapat menciptakan prestasi yang membanggakan”
Tertanda,

AMAT YANI, SE. Pimpinan

Drs. AUGUS RAJA UNGGUL, M,Si Sekretaris

Edisi 245 Tahun XI Tahun 23 - 30 Juli 2011

Nusantara
Prabumulih (MR) Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kota Prabumulih Selasa (19/07) sekitar pukul 10.WIB , menggelar acara selamatan berdirinya gedung DPRD kota Prabumulih di jalan Jenderal Sudirman depan Pengadilan Negeri kota Prabumulih, dan sekaligus mengadakan Sedekah ruah dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan yang jatuh pada tanggal 1/08/ 2001. Acara tersebut diisi dengan nuansa ibadah islami yakni baca Qur,an, Tahlillan dan lainnya, dan di akhir acara diadakan santap Siang bersama. Hadir dalam acara tersebut Walikota Prabumulih Drs H Rachman Djalili MM. beserta rombongan dan tamu undangan. Dalam sambutanya Rachman Djalili mengucapkan selamat atas selamatan (syukuran) dan sedekah ruahan yang di gelar oleh DPRD, dan semoga kedepannya dapat meningkatkan kinerja lebih baik lagi selaku wakil rakyat kota Prabumulih Dan masalah meninggalnya Dua anggota DPRD baru baru ini, Rachman mengatakan “ yaa namanya umur manusia kalau sudah habis kontrak dengan yang maha kuasa (ajalnya tiba red ), pasti meninggal jadi kita pasrah saja selaku mahluknya tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri untuk mencari amal sebanyak banyaknya untuk bekal di alam kubur.

11
Rachman menghimbau kepada yang hadir” sebentar lagi bulan suci ramadhan akan tiba, selaku umat islam di harapkan kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, sempurna dan semoga amaliah kita di terima di sisi Allah Swt. ungkapnya Sementara itu,Ketua DPRD, kota Prabumulih Andriansyah Fikri SH, mengatakan “ terlaksananya acara selamatan dan sekaligus sedekah ruah, atas inisiatif rekan rekan sesama anggota dewan, dan tidak ada hubunganya dengan meninggalnya Dua anggota dewan baru baru ini. Sebab kita sempat di beritakan di media sebelumnya yang mengatakan bahwa DPRD akan menggelar Syukuran dan Sedekah ruah karena ada hubungan meninggalnya anggota dewan yakni Dewi Kuryani dari partai Gerindra dan Salkasih dari PPRN . Pemberitaan itu tidak benar elaknya, bahkan niat kita sesama rekan anggota dewan untuk selamatan berdirinya Gedung DPRD ini rencananya akan di gelar pada waktu HUT kota Prabumulih yang lalu. (Alex)

IBI Gelar Seminar Pasca Salin Gunakan Misoprostrol

DPRD Kota Prabumulih Adakan Syukuran Gedung Baru

Ciamis (MR) Dalam Rangka Hari Ulang tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ciamis menggelar seminar dengan tema tentang pencegahan dan penanganan pendarahan pasca salin dengan menggunakan Misoprostrol HJ. Leti selaku Ketua IBI dalam sambutannya mengatakan “Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dan strategis terutama dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Bidan memberikan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan paripurna, berfokus pada pencegahan, promosi dengan berlandaskan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat bersama dengan tenaga kesehatan lainnya untuk senantiasa siap melayani siapa saja yang membutuhkannya, kapan dimanapun berada lanjut HJ. Bidan diakui sebagai tenaga propesional yang bertanggung jawab dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi asuhan ini mencakup upaya pencegahan, promosi persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, dan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai, serta melaksanakan tindakan ke gawat darurat. Bidan sebagai anggota IBI memberikan pelayanan kesehatan primer, sekunder dan tersier , dalam memberikan pelayanan kebidanan, bidan dituntut untuk tetap menjaga kualitas pelayanan kebidanan, bidan dituntut untuk tetap menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan IPTEK. Pada tahun 2010 di kabupaten Ciamis terjadi 27 kasus kematian Ibu dengan penyebab terbanyak adalah pendarahan yaitu 7 kasus sedangkan pada tahun 2011 sampai bulan mei terdapat 13 kasus kematian Ibu yang salah satunya disebabkan oleh pendarahan pasca salin dengan menggunakan Misoprostrol katanya. Rahmat Jumawan SKm selaku Kabid Bina Kesehatan Masyarakat (BINKES) menambahkan “dalam rangka upaya penanganan pendarahan pada waktu melahirkan, dengan jumlah anggota IBI sebanyak 559 orang, kita coba ini menyediakan menjadi dua angkatan, diharapkan semua bidan mengikutinya, dengan harapan semua bidan di kabupaten Ciamis tercatat dan bagaimana penanggulangan bagi ibu yang melahirkan supaya tidak terjadi pendarahan pada waktu melahirkan dan juga, mudah-mudahan menambah wawasan, pengetahuan buat bidan khususnya di kabupaten Ciamis, paparnya. (HR)

Bekasi (MR) Dalam rangka membantu aparat kepolisian juga menciptakan suasana yang kondusip ditengah masyarakat. Kelompok sadar keamanan tertib masyarakat (kamtibmas) wilayah Kec. Kedung waringin Kab. Bekasi terapkan melayani/ membantu masyarakat tanpa pamrih. Hal tersebut dsampaikan anggota Pokdar Kamtibmas Desa Kedungwaringin / Kedunggede atau Jaringan jalur gede 203, Kiwil sabtu ( 16/7). Menurut Kiwil Pokdar kamtibnas terbentuk belum lama ini pada bulan januari yang terhitung sudah berjalan 6 Bulan sampai saat ini. Atas kerjasama

Pokdar Kamtibmas Siap Bantu Masyarakat Tanpa Pamrih
Polres & Polsek serta dukungan dari masyarakat alhamdulilah Pokdar kamtibmas se wilayah Kec kedung waringin berjalan sesuai Visi &Misi, tutur Kiwil. Adapun Visi Misi Pokdar Kamtibmas adalah : 1. Memberikan Infomasi Kejadian yang akurat dengan cepat kepada pihak Polres, Polsek jajaran maupun Pospol yang terdekat dengan kejadian perkara. 2. Membantu aparat kepolisian, mencipatakam suasana yang kondusip ditengah masyarakat 3. Menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. 4. Ikut serta membantu mensosialisasikan program pemerintahan. Lebih lanjut kiwil mengatakan dengan menggunakan alat bantu Halong Timur (hate) menurut nya dapat menjangkau kabar Informasi disektor Jaringan yang ada ditiap wilayah Kec. Kedungwaringin. Jajaran sector jaringan ditiap wilayah yang diketuai Ujid Daryudana yang juga menjabat sebagai Kepala desa Waringin Jaya dengan jumlah anggota sementara 38 Orang, terbukti hanya baru berjalan 6 bulan Pokdar telah berhasil menjalankan visi-misinya seperti mengagalkan curanmor di wilayah kedung waringin Kp. Keramat Belum lama ini. “ Mudah Mudahan dengan kerjasama yang baik antar jaringan & dukungan serta kerjasama masyarakat Pokdar Kamtibmas Kec. Kedungwaringin berjalan sesuai Visi Misi kami “ tuturnya. Kiwil juga menambahkan adanya kopdar diwilayah kec. Kedungwaringin mempermudah dan membantu Polsek kedung Waringin dalam kinerjanya seperti membantu kecelakaan, Keamanan Hiburan dan acara acara lainnya, “ itu semua berkat kerjasama & laporan dari masyarakat serta kerjasama yang baik antar jaringan “ menurutnya POkdar sedang merekrut anggota yang lebih banyak lagi seperti, Tukang Ojek , pemuda dengan itu juga Pokdar

mempunyai kesadaran diri dari masyarakat itu sendiri. Ia berharap agar untuk anggota & pengurus tolong diperhatikan & mudah –mudahan ada gajinya karena Pokdar itu kesadaran untuk membantu tanpa pamrih “ Pungkas Rt Kiwil Tokoh masyarakat Kedung Waringin Johari sangat berterimakasih dengan adanya Pokdar diwilayah Kec. Kedungwaringin dirinya berharap agar Pokdar tetap Exist dan terus membantu masyarakat tanpa pamrih. “saya sangat berterima kasih kepada jajaran sektor Pokdar karena dengan adanya Pokdar masyarakat terasa nyaman “, Imbuhnya ( NANA)

Siap Masuk Neraka ........................................................ (Sambungan dari Hal 1) Studi Banding .................... (Sambungan dari Hal 1)
Salemba, Jakarta, Rabu (20/7). "Siap, saya siap masuk neraka kalau tidak amanah," ucapnya menegaskan bahwa dirinya berjanji akan menjalankan amanah hakim agung ketika dirinya terpilih. Mahdi sendiri diwawancarai oleh ketujuh Komisioner KY yaitu, Eman Suparman, Imam Anshori Saleh, Ibrahim, Suparman Marzuki, Taufiqurrahman Syahuri, Abbas Said, Jaja Ahmad Jayus, serta dua orang Tim Ahli KY, yaitu, Prof Dr Muktie Fajar, dan Prof Dr Arief Sidharta. KY juga mewawancarai lima orang calon Hakim Agung lainnya selain Mahdi dari 45 orang yang tersisa pasca-seleksi sebelumnya yang dilakukan oleh KY. Lima orang calon Hakim Agung tersebut adalah, Taqwaddin, H Syafrinaldi, H Mohammad Yamin Awie, I Putu Widnya, dan Made Rawa Aryawan. KY memulai seleksi wawancara terhadap 45 calon Hakim Agung, mulai Rabu (20/7) hingga tanggal 29 Juli 2011. Pada tes wawancara terbuka ini KY menghadirkan enam orang calon Hakim Agung dari 45 orang calon Hakim Agung setiap harinya. Proses tersebut merupakan bagian dari rangkaian seleksi yang dilakukan KY, untuk mendapatkan 30 nama calon Hakim Agung yang akan direkomendasikan ke DPR. (Ediatmo/Sahrial)

tentunya bisa dipelajari untuk diterapkan di kota ini," katanya di Medan, Selasa (19/7), ketika menerima rombongan camat dan lurah yang akan studi banding ke Kota Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, studi banding yang dilakukan aparaturnya harus benar-benar bermanfaat, sehingga dapat mendukung pembangunan Kota Medan. Oleh karena itu, studi banding yang dilakukan harus disikapi dengan serius. "Saya ingin setiap studi banding yang dilakukan harus bermanfaat untuk kemajuan kota ini.Saya tidak mau studi banding yang dilakukan itu tidak membawa hasil sama sekali," katanya. Pemerintah Kota Medan menetapkan Semarang sebagai daerah tujuan studi banding bagi pejabat daerah tersebut. Menurut Rahudman, dipilihnya Semarang sebagai daerah tujuan studi banding karena sudah maju dan berkembang pesat. (Torang S)

Proyek Speed Boat ........................................................... (Sambungan dari Hal 1) Kemenhub ................................ (Sambungan dari Hal 1)
dikirim ke Halmahera Timur dengan kondisi tanpa mesin pada akhir 2010. Dan yang satu lagi masih berada di lokasi pembuatan yang bertempat di Kayu merah, Ternate selatan. Mengapa belum selesai, karena problem produksi mesin di Jepang yang masih terlambat hingga kini. Sudah ada beberapa orang dari Kejaksaan dan LSM yang datang menanyakan masalah ini, namun saya katakan tolong kasih saya waktu hingga bulan depan 2011 ini,” jelasnya Sementara itu Informasi yang di himpun Media Rakyat (16/7) melalui Emi Husen selaku pemilik perusahaan produksi speed boat yang berlokasi di Kayu Merah,Ternate selatan mengaku bahwa “kedua speed boat yang di beli Dayat (direksi CV. Gamalputra-red) pada 2009 memang telah rampung akhir 2010 kemarin, satunya telah di kirim ke Halmahera Timur tanpa mesin namun yang satunya tidak dibayar jadi kami tahan dan sekarang sudah dijual. Karena saat dikoordinasi Dayat janji akan memesan lagi jadi jual aja dulu” kepada Media Rakyat Emi Husen juga mengatakan kedua speed boat yang dibeli itu seharga Rp 157.200.000,- karena satu Speedboat kami jual Rp 78.600.000,- dengan panjag 7 meter .Ujarnya Di tempat terpisah, Ketua program pengadaan speed boat dinas perhubungan Halmahera Timur, Jufry saat dihubungi Media Rakyat melalui handphone beberapa waktu lalu memberikan informasi “proyek tersebut penanggung jawabnya adalah kontraktor pemenang tender yaitu CV.Gamalputra di Ternate”. Jufry juga membantah “ persoalan ini tidak ada kaitanya dengan saya, saya hanya selaku ketua program dan pemeriksa kelengkapan administrasi. Hanya sebatas itu saja, jangan hubung-hubungkan dengan saya,” kata Jufry . (Gun) transportasi," kata Hakim yang juga merupakan Sekretaris dari Fraksi PKS DPR RI. Hakim menambahkan bahwa moda transportasi udara juga mendapat rapor merah dari Komisi V. Sepanjang 2010 catatan pelayanan transportasi udara yang menjadi sorotan DPR adalah kacaunya sistem penerbangan Garuda dan maskapai nasional lainnya. "Tingkat kecelakaan transportasi udara juga mengalami peningkatan dari target hanya 0,27 injured/1 juta pnp dan yang terealisasi 0,6 injured/1 juta pnp," jelas Hakim. Buruknya kinerja Kemenhub yang diperkuat dengan hasil pemeriksaan BPK, kata legislator asal Daerah Lampung II ini, menunjukkan bahwa kelalaian pemerintah dalam penyelenggaraan transportasi, khususnya transportasi publik. "Kemenhub masih setengah hati menjalankan paket UU Transportasi. Program `road map to zero accident` yang digadang-gadang pemerintah juga masih sebatas rencana, belum sampai pada aksi konkrit. Kinerja Kemenhub masih jauh dari memuaskan," Jelas Hakim. (Sarif)

Warga Sambut Baik Rehabilitasi Jalan

Indramayu, (MR) Beberapa pengemudi kendaraan bermotor di Kecamatan Bongas, menyatakan menyambut baik pekerjaan rehabilitasi peningkatan ruas jalan raya jurusan Margamulya – Cipedang, yang dilaksanakan UPTD Bina Marga Wilayah Kandanghaur Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Pasalnya, sarana inprastruktur transportasi darat yang baik sangat mendukung aktivitas masyarakat dibidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan sesuai dengan Program Peningkatan Percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), ungkap seorang pengendaraan kendaraan bermotor roda 4 model terkeni. Jaenal Aripin, selaku Petugas Lapangan UPTD Bina Marga Kandanghaur, dilokasi pekerjaan menerangkan, ruas jalan raya jurusan Margamulya – Cipedang yang direhabilitasi sepanjang 6,4 KM dananya bersumber dari Pemerintah dikerjakan secara Swakelola. “ Kami menghimbau kepada para pengemudi Truk supaya membatasi tonase muatan kendaraan sesuai dengan ketentuan untuk mencegah kerusakan jalan, “ tukasnya. (Abdullah/Baharudin)

KPK .................................................... (Sambungan dari Hal 1)
Haryono Umar di Jakarta, Senin (18/7). Haryono mengatakan masalah pengemplangan pajak perusahaan asing di sektor migas saat ini tengah menjadi perhatian serius KPK. Sehingga harus diselesaikan pada tahun ini. Karena, menurut Haryono jika praktik pengemplangan pajak dibiarkan, dikhawatirkan kerugian keuangan negara akan terus terjadi. "Jelas KPK akan bertindak, karena ini menyangkut kepentingan negara."(Nugraha/Tedy)

Minta Pindah ............................................................................ (Sambungan dari Hal 1)
Adapun nama-nama Pejabat yang telah mengajukan pindah secara resmi adalah sebagai berikut, Ir. Rahansi (Kadis Pertanian Tanaman Pangan) Ir. H. Indones, MTP (Kadis PPKAD), Drs. H. Haflin, Apt, M.Kes (Kadis Kesehatan), Ir. H. Sri Sapto Eddy, MTP (Mantan Kadis PU), Ir. H. M. Eka Wijaya, M.Si (Kadis Perindagkop dan UKM), Ir. Islahudin (Kadis Perkebunan), Drs. RM Ali (Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan), Drs. Abu Bakar, M.Si (Kadis Dikbudpora), H. Bajuri, S.Pd, MM (Kakan Kesbangpolinmas dan PB), Ir.Jalaluddin (Kadis Dukcapil), Taufik Hidayat, SE (Camat Rimbo Bujang), M. Zaki Hassan, SP, ME (Camat Tebo Ilir), M. Ziadi, SP (Camat Rimbo Ulu), Drs. Abdullah Yunus, MPdI (Sekretaris KPUD Tebo). Kemudian, M. Ridwan, MPH (Kabid Kesga Promkes Dinkes), Salvita Fitrianti, MKM (Kabid Evaluasi dan Pengembangan di Dinkes), Afriansyah, S.IP, M.Si (Sekretaris Badan Kesbangpollinmas dan Penanggulangan Bencana), Mohd. Romi Marantika, SE, M.Si (Kabag Adm. Pembangunan), Drs. Eryanto, MM (Kabag Umum), Novri Hasan, SH, MP (Kabid Geologi dan Sumber Daya Mineral Dinas ESDM), Thamrin, ST (Kabid Bintek Dinas PU), Hendry Nora, ST (Kabid Cipta Karya Dinas PU), Noor Yosept Zaath, ST, MT (Kabid Bina Marga Dinas PU), Sulaiman, S.Ag (Sekretaris Dinas Perindagkop dan UKM), Bunyamin, SE (Kasi Pendapatan dan lain-lain Dinas PPKAD), Doni Sumatriadi, S.STP (Kasubbag Protokol pada Bagian Humas dan Protokol setda Tebo). Selain dua nama yaitu Ir. H. Indones, MTP dan Doni Sumatriadi, S.STP semuanya sudah disetujui oleh Bupati Tebo H. Madjid Mu’az pada saat masih menjabat. Adapun daerah yang menjadi tujuan pindahnya beberapa pejabat tersebut ada berbagai macam tempat seperti ke Provinsi Jambi, Provinsi Sumsel, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batanghari dan paling banyak ke Kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Bungo. Berdasarkan data dan informasi yang berhasil dihimpun Koran ini, rata-rata pengajuan pindah para pejabat tersebut berkisar antara akhir bulan Mei hingga awal-awal bulan juni atau beberapa hari setelah pelaksanaan PSU (Pemungutan Suara Ulang) Pemilukada Kabupaten Tebo yang digelar pada tanggal 5 Juni yang lalu. Hal ini tentunya akan memperkuat dugaan bahwa ini ada kaitannya dengan politik terutama beberapa bulan terakhir sehubungan dengan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Tebo. Sementara itu, Pejabat Bupati Tebo Ir. H. Havis Husaini, MP beberapa waktu yang lalu, atau pada awal-awal masa jabatannya sudah mengingatkan kepada para pejabat jangan mengajukan pindah dan dirinya menghimbau agar semuanya fokus untuk membangun Tebo serta melupakan segala hal yang berhubungan dengan politik atau pemilukada. Dilain tempat, Bupati Muaro Jambi juga telah menegaskan bahwa Pemkab Muaro Jambi untuk saat ini tidak menerima mutasi PNS, apalagi para PNS atau pejabat ‘buangan’ dari daerah lain. Selain itu, dengan kondisi Kabupaten Tebo saat ini yang sangat banyak masalah yang melilit, salah satunya terjadinya defisit anggaran yang mencapai 40 Milyar beberapa kalangan menilai bahwa mereka yang mengajukan pindah tersebut terkesan tidak bertanggung jawab, dan ingin lari dari kenyataan. “selama ini enak-enakan dia jadi pejabat, nah, sekarang kok malah mau lari dan meninggalkan tanggung jawab, bahkan ada diantaranya yang masih tersangkut masalah hukum, selesaikan dulu baru kalau mau ngajukan pindah”. Celoteh salah seorang aktivis Tebo yang tidak ingin disebutkan namanya. (HER)

RSU Garut .............................. (Sambungan dari Hal 1)
Agustiana di beberapa media yang terbit di Garut. Kegagalan Bupati Aceng HM. Fikri menjalankan roda pemerintahan. Bagaimana pun kata Agus jaminan kesehatan orang miskin dijamin oleh UUD 1945, UU, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden juga keputusan Mentri dan ini sudah di pahami bersama bahkan menjadi program unggulan SBY yang bisa mengantarkan terpilihnya dua priode. Reaksi keras ini datang dari Kepala Desa, Masyarakat, dan tokoh alim ulama. “sebaiknya pemerintah jangan cepat menyalahkan orang miskin dulu. Management di RSU sendiri ada kebocoran-kebocoran hampir miliyaran rupiah. Tapi kenyataan nya ini hanya satu orang yang sedang diproses hukum kenapa yang lain nya sampai saat ini belum di priksa. Aparat Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan segera bongkar yang menjarah uang rakyat sehingga ini salah satu penyebab kemiskinan.”Ucap Al Ustadz Ujang Tongtong pengurus POMPRES di Garut! Salah urus pemerintahan PEMKAB Garut terutama kemampuan Bupati Garut sebagai Top Manager akan di uji kinerjanya selama ini. Banyak masalah yang tidak bisa di minimalisir.Masalah RSU yang sangat mendasar. Kedua masalah pendidikan di sana-sini banyak pungutan dan memberatkan para orang tua murid. Ketiga masalah kemiskinan semakin menjadi-jadi. Selama hampir dua tahun tidak ada perubahan yang cukup dirasakan oleh masyarakat Garut sebaiknya mundur saja sebagai Bupati Garut itu lebih terhormat dari pada di paksakan hanya membuang-buang waktu dan pemborosan uang rakyat ini semua menjadi salah satu solusi yang terbaik menurut salah satu mantan tim suksesnya, yang tidak mau di sebut namanya. (Undang/Ali)

Diduga Anggaran Macet Pemeliharaan Jalan Terhenti
Indramayu, (MR) SKY seorang Petugas Lapangan UPTD Pendidikan Wilayah Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengeluhkan akibat anggaran Swakelola macet, maka pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Jurusan Patrol – Haurgeulis terhenti untuk beberapa hari ini. Namun, bila dana Swakelola dicairkan lagi kami siap melaksanakan tugas sesuai dengan Juknis dan Juklat Dinas Bina Marga, sehingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2011, ruas jalan di Haurgeulis sudah baik untuk dilewati kendaraan umum, kata SKY didepan Kantor Bank BRI Anjatan, Rabu siang (13/7) lalu. Warhadi, ST. Kepala UPTD Bina Marga Haurgeulis, ketika hendak diminta keterangannya terkait dugaan kemacetan anggaran Swakelola sarana perhubungan darat tersebut, yang bersangkutan sedang tidak ada dikantornya, meskipun ruang kerjanya terbuka tetapi yang ada hanya para Mandornya saja. (Abdullah/Mukromin)

SURAT KABAR UMUM

Ragam
Jelang Ramadhan, Kepolisian Diminta Tertibkan Petasan
Kembang Api Boleh, Petasan Dilarang
TEBO (MR) Menjelang Ramadhan, pedagang kembang api mulai bermunculan. Tidak hanya itu, aktivitas anak-anak maupun orang dewasa menyalakan kembang api dan mercon terdengar setiap malam. Kondisi seperti itu dimaklumi oleh aparat Kepolisian Kabupaten Tebo. Kapolres Tebo AKBP M. Arifin, S.IK melalui Kapolsek Rimbo Bujang AKP. Chairul Anam, mengatakan, hal seperti itu telah menjadi tradisi yang terjadi setiap tahun. Kendati telah dilakukan penertiban berupa razia, namun menurut Chairul, pedagang akan kembali menggelar dagangannya setelah tidak ada razia. Selain itu penertiban juga terkendala rasa kasihan kepada pedagang, karena pada dasarnya mereka adalah pedagang kecil yang ingin mengais rejeki menjelang lebaran. Namun demikian, pihaknya menghimbau kepada para pedagang kembang api agar tidak menjual petasan atau mercon. Dikhawatirkan petasan menimbulkan celaka. Terlebih lagi yang berukuran besar, itu sifatnya seperti dinamit yang dapat merusak sesuatu yang ada didekatnya. “Kalau kembang api yang dapat terbang itu tidak apa-apa,” kata Chairul. Selain himbauan, pihaknya juga mengaku akan melakukan razia. Jika ditemui pedagang menjual petasan atau mercon akan disita. Kembang api masih boleh untuk dijual. “Dihimbau kepada warga agar mengawasi anak-anak saat bermain kembang api agar tidak membahayakan,” tambahnya. Pernyataan pihak Kepolisian tersebut sangat didukung oleh masyarakat Kabupaten Tebo pada umumnya, sebab, menjelang ramadhan memang kembang api dan petasan menjadi dagangan musiman yang laris manis, akan tetapi, jika dilihat dari segi manfaatnya sama sekali tidak ada, bahkan, petasan yang seringkali di ledakkan keudara bagi sebagian orang sangat mengganggu bagi orang lain yang mendengarnya, tidak jarang terdengar sumpah serapah akibat terkejut mendengar bunyi ledakan petasan yang cukup kencang. Joni STR, Selaku Wakil Direktur LSM PPK (Peduli Pekerja dan Konsumen) Kabupaten Tebo menyebutkan bahwa, pada prinsipnya atraksi kembang api tidak menjadi masalah bagi masyarakat, namun, jika mercon (petasan) yang suaranya sangat menggema apalagi mercon yang ditem-bakkan keudara sungguh sangat membuat masyarakat resah, sebab, dengan suara letusannya yang cukup kencang membuat warga menjadi kaget, dan tidak jarang warga yang mengeluarkan sumpah serapah bagi pelaku peledakan mercon terutama dimalam hari disaat warga sedang ingin beristirahat. “Kami menghimbau pihak Polres Tebo agar bisa menertibkan para penjual mercon, kalau perlu dilarang, sebab, jika memasuki bulan ramadhan, maka dikhawatirkan mercon akan mengganggu aktivitas warga yang ingin shalat taraweh”. Ungkap Joni. (HER)

Edisi 245 Tahun XI 23 - 30 Juli 2011

12

Lampung Barat Luncurkan Layanan Pengobatan Gratis
“Setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, karena itu setiap individu keluarga dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatannya“ Lampung Barat (MR) Pemerintah Daerah kabupaten Lampung Barat meluncurkan program layanan berobat gratis pada sejumlah fasilitas kesehatan yang dibangun oleh pemerintah. Sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam melindungi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat utamanya terhadap masyarakat masyarakat miskin dan tidak mampu. Hal itu disampaikan oleh Bupati Drs. H. Mukhlis Basri, MM dalam berbagai kesempatan dijelaskan, “ Guna menjamin akses penduduk terhadap pelayanan kesehatan, maka melalui pelaksanaan kebijakan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) diluncurkan pelayanan berobat gratis di daerah ini,”tandasnya. lebih lanjut dikatan ,”Dengan tujuan meningkatkan akses serta mutu pelayanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat miskin dan keluarga tidak mampu sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien,” Katanya. “Setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, karena itu setiap individu keluarga dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatannya sehingga, terpenuhinya derajat hidup sehat bagi setiap penduduk termasuk bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, “ jelasnya. Ditambahkan agar program dan kegiatan layanan berobat gratis dapat berjalan

sesuai ketentuan dan tepat sasaran maka diharapkan instansi terkait harus bisa mengelola dengan baik dan benar, meliputi unsur perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi,”Pungkasnya. Diketahui layanan berobat gratis di bidang kesehatan masyarakat ada sebelas program yang dilaksanakan. Meliputi: Tindakan Medik/

Gawat darurat, Rawat inap maksimal empat hari, Persalinan normal dan penyulit serta pelayanan pasca persalinan bagi ibu dan anak, Visum et Repertum, Rawat jalan, Kesehatan gigi, Pelayanan obat, Konsultasi kesehatan, Pemeriksaan laboratarium sederhana, Surat keterangan kesehatan, TransfortasiAmbulance ke RSUD Liwa. (AY)

PEMERINTAH KABUPATEN

DEWAN PERWAKILAN EAKYAT DAERAH (DPRD)

LAMPUNG BARAT
Mengucapkan

KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Mengucapkan

Selamat Ulang Tahun ADHYAKSA ke-51
"Semoga Tetap Jaya" Drs. H. Mukhlis Basri, MM Bupati Nirlan, SH Sekda Drs. H. Dimyati Amin Wakil Bupati

Selamat Ulang Tahun ADHYAKSA ke-51
"Semoga Tetap Jaya"

Dadang Sumpena, SP Ketua

H. Irhan Zailan, SH Sekwan

Heri Gunawan, ST Wakil Ketua I

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan

Selamat dan Sukses
Kepada

Drs. TENGKU MUKHTARUDDIN
(Bupati Kepulauan Anambas) ATAS Dilantiknya Sebagai MABICAB Pramuka Anambas
Oleh Gubernur Kepulauan Riau H.M. SANI, Selaku KAMABICAB Kepulauan Riau Hari Senin, Tanggal 18 Juli 2011 di Tanjungpinang
“Semoga Pramuka Kabupaten Anambas lebih Sukses dalam pimpinannya, sehingga dapat menciptakan prestasi yang membanggakan” Tertanda,

ABDUL HARIS, SH. Wakil Bupati Anambas

RADJA TJELAK NUR DJALAL, S.Sos, M.Si Sekretaris Daerah

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->