Anda di halaman 1dari 5

PRO JUSTITIA

VISUM ET REPERTUM No: 01 / VRJ / II/ 2011

Atas permintaan tertulis dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Tengah Resor Kota Besar Semarang, melalui suratnya tanggal 4 Juni 2011, Nomor Polisi : R/80/VER/II/2011/RESKRIM , yang ditandatangani oleh Ferdy Sandra, SH, MH, pangkat AKP, NRP. 74120041, dan diterima tanggal 5 Juni 2011, pukul 03:20 WIB, maka dengan ini saya dr. Aaron, sebagai dokter yang bekerja pada Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi Semarang, menerangkan bahwa telah dilakukan pemeriksaan luar dan dalam pada tanggal 25 Februari 2011 pukul 03:45 WIB di Instalasi Kedokteran Forensik dan Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariyadi, atas jenazah, yang berdasarkan surat permintaan tersebut di atas nama Daniel, umur 24 tahun, jenis kelamin laki-laki, pekerjaan sebelum meninggal dunia Mahasiswa, alamat Jalan Kuburan 4 no.2 RT 004 RW 002, Meruya Selatan, Jakarta Barat. Jenazah tersebut ditemukan di Jalan Melanglang Buana, Semarang, diduga meninggal dunia akibat pembunuhan. HASIL PEMERIKSAAN : Dari pemeriksaan luar dan dalam atas tubuh jenazah tersebut diatas ditemukan fakta-fakta sebagai berikut: A. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN IDENTITAS JENAZAH : 1. Identitas Umum Jenazah : a. Jenis kelamin : Laki-laki. b. Umur : Kurang lebih dua puluh lima tahun c. Berat badan : Tujuh puluh koma lima kilogram. d. Panjang badan : Seratus tujuh puluh delapan sentimeter. e. Warna kulit : Putih f. Ciri rambut : Warna hitam, lurus, pendek g. Keadaan gizi : Gizi cukup, indeks masa tubuh dua puluh dua koma nol sembilan 2. Identitas Khusus Jenazah : a. Tato : Terdapat sebuah tato di lengan kanan sebelah luar, sepuluh sentimeter di atas lipat siku dengan bentuk sebuah hati yang retak di tengah gambar hati tersebut, ukuran panjang sepuluh sentimeter, lebar sepuluh sentimeter berwarna merah tua. b. Jaringan parut : Tidak ada c. Tahi lalat : Tidak ada d. Tanda lahir : Tidak ada e. Cacat fisik : Tidak ada f. Penutup jenazah : kain berwarna putih berbahan katun tanpa merk g. Pakaian : Kemeja berwarna ungu muda dengan motif kotak-kotak merk "Polo. Terdapat bercak darah kecil pada bahu kiri dan kanan atas. Celana panjang bahan berwarna abu-abu, dengan kantong empat buah di paha atas kanan dan kiri, serta di kanan dan kiri bokong, keempat kantong tidak ada isinya. Jenazah tidak memakai celana dalam. h. Benda disamping jenazah : - Terdapat seutas tali berwarna putih melingkari kepala dan dagu - Terdapat seutas tali berwarna putih melingkari pergelangan kaki

- Terdapat seutas tali berwarna putih melingkari kedua ibu jari kaki i. Perhiasan : terdapat sebuah jam tangan merk ellesse yang terpasang pada pergelangan tangan kiri B. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN WAKTU TERJADINYA KEMATIAN : 1. Lebam mayat : Terdapat di tengkuk, pinggang, dan bokong berwarna biru keunguan, tidak hilang dengan penekanan. 2. Kaku mayat : Terdapat di kelopak mata, rahang, anggota gerak atas, anggota gerak bawah, sukar dilawan. 3. Pembusukan : Tidak ada. C . FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR: 1. Permukaan kulit tubuh : a. Kepala: y Daerah berambut : terdapat sebuah luka terbuka pada bagian belakang kepala, dengan lokasi tepat pada garis tengah tubuh, dan seratus tujuh puluh tiga sentimeter dari tumit kaki kiri. Luka berbentuk tidak teratur dengan diameter terbesar satu sentimeter. Garis batas lubang tidak teratur, tepi tidak rata. Tebing luka tidak rata, terdiri dari kulit, tulang tengkorak, dan jaringan otak. Dasr luka tidak bisa ditentukan. y Wajah: Pada dahi terdapat sebuah luka dengan lokasi tepat pada garis tengah tubuh, dan seratus tujuh puluh lima sentimeter dari tumit. Luka berbentuk bintang, dengan sebuah lubang pada pusat luka. Panjang luka berbentuk bintang tujuh sentimeter, lebar lima sentimeter, dan diameter lubang satu koma dua sentimeter. Tepi luka berbentuk bintang, tepi tidak rata berwarna kemerahan, tebingnya tidak rata terdiri dari kulit, dan jaringan otot. Garis batas lubang bentuknya teratur, tepi tidak rata. Tepi lubang berbentuk bulat, tidak rata, tebing lubang terdiri dari kulit, otot, dan tulang. Dasar luka tidak dapat ditentukan. Daerah di sekitar lubang terlihat memar berwarna merah kebiruan, dan terlihat jelaga di sekitar lubang pada pusat luka. b. Leher : Tidak ada kelainan c. Bahu : y Bahu kanan : Tidak ada kelainan y Bahu kiri : Tidak ada kelainan d. Dada : Tidak ada kelainan e. Punggung : Tidak ada kelainan g. Bokong : Tidak ada kelainan h. Dubur : - Lingkar dubur : Tidak ada kelainan - Liang dubur : Tidak ada kelainan i. Anggota gerak - Anggota gerak atas : o Kanan : Tidak ada kelainan. o Kiri : Tidak ada kelainan - Anggota gerak bawah : o Kanan : Tidak ada kelainan o Kiri : Tidak ada kelainan 2. Bagian tubuh tertentu

a. Mata : o Alis mata : Warna hitam, tidak ada kelainan. o Bulu mata : Warna hitam, tidak ada kelainan. o Kelopak mata : Tidak ada kelainan o Selaput kelopak mata : Tidak ada kelainan o Selaput biji mata : Tidak ada kelainan o Selaput bening mata : Tidak ada kelainan o Pupil mata : Bentuk bulat, ukuran garis tengah nol koma enam sentimeter, kanan dan kiri sama. o Pelangi mata : Warna hitam b. Hidung : o Bentuk hidung : Tidak ada kelainan o Permukaan kulit hidung : Tidak ada kelainan. o Lubang hidung : Tidak ada kelainan c. Telinga : o Bentuk telinga : Tidak ada kelainan. o Permukaan daun telinga : Tidak ada kelainan. o Lubang telinga : Tidak ada kelainan d. Mulut : o Bibir atas : Tidak ada kelainan. o Bibir bawah : Tidak ada kelainan. o Selaput lendir mulut : Tidak ada kelainan. o Lidah : Tidak ada kelainan o Gigi geligi :  Gigi rahang atas: Gigi lengkap, gigi seri pertama sebelah kanan patah, geraham belakang ketiga kanan dan kiri sudah tumbuh o Gigi rahang bawah: Gigi lengkap, geraham belakang ketiga kanan dan kiri sudah tumbuh o Langit-langit mulut : tidak ada kelainan f. Alat kelamin :Laki-laki o Pelir : Belum disunat. Tidak ada kelainan o Kantung buah pelir : Tidak ada kelainan o Lain-lain : Tidak ada kelainan. 2. Tulang - Tulang : a. Tulang tengkorak : terdapat sebuah lubang pada bagian belakang tengkorak dengan lokasi tepat pada garis tengah tubuh dan seratus tujuh puluh tiga sentimeter dari tumit. Bentuk lubang tidak teratur, dengan diameter lubang satu sentimeter, dengan tepi tidak teratur b. Tulang wajah : terdapat sebuah lubang pada daerah dahi dengan lokasi tepat pada titik tengah tubuh dan seratus tujuh puluh lima sentimeter dari tumit. Bentuk lubang bulat dengan diameter satu koma dua sentimeter, tepi rata berbentuk bulat. c. Tulang belakang : Tidak ada kelainan d. Tulang-tulang dada : Tidak ada kelainan e. Tulang-tulang punggung :Tidak ada kelainan f. Tulang-tulang panggul : Tidak ada kelainan g. Tulang anggota gerak : Tidak ada kelainan. D . FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN DALAM: 1. Kepala bagian dalam :

a. Kulit kepala bagian dalam : terdapat resapan darah di kulit kepala sebelah dalam, terutama bagian dahi dan belakang kepala b. Tulang Tengkorak : pada bagian dahi terdapat lubang berdiameter satu koma dua sentimeter berbentuk bulat, dengan tebing berbentuk corong yang membuka mengarah ke bagian dalam kepala, dan pada bagian belakang tengkorak terdapat sebuah lubang berdiameter satu sentimeter berbentuk bulat, dengan tebing berbentuk corong yang membuka ke arah luar. c. Selaput keras otak : terdapat sebuah lubang berdiameter satu sentimeter pada bagian belakang selaput otak d. Selaput lunak otak : terdapat sebuah lubang berdiameter satu sentimeter pada bagian belakang selaput otak, lokasi sama dengan lubang pada selaput keras e. Otak besar : Panjang delapan belas sentimeter, lebar tiga belas sentimeter, tinggi enam koma sentimeter. Berat seribu delapan ratus gram. Terdapat lubang berupa liang yang menembus dari depan otak sampai belakang, terdapat jelaga dan resapan darah di sepanjang liang tersebut. f. Otak kecil : panjang enam koma lima sentimeter, lebar delapan sentimeter. Tinggi empat sentimeter, berat seratus sepuluh gram. Pada penampang dan permukaan tidak ada kelainan. g. Dasar tengkorak : tidak ada kelainan. 2. Leher bagian dalam a. Lidah : Tidak ada kelainan. b. Pada kulit leher bagian dalam tidak ada kelainan. c. Kerongkongan : tidak ada kelainan. d. Tulang rawan cincin, tulang pangkal lidah, rawan gondok tidak ada kelainan. 3. Rongga Dada : Kulit bagian dalam : Tidak ada kelainan. Otot dinding dada : Tidak ada resapan darah. Tulang dada : Tidak ada kelainan. Tulang-tulang Iga : Tidak ada kelainan. Paru kanan : Terdiri dari tiga baga, permukaan licin, tepi tumpul, warna merah gelap, berat empat ratus gram, ukuran panjang dua puluh satu sentimeter, lebar empat belas sentimeter dan tinggi dua sentimeter. Pada perabaan terasa seperti spons f. Paru kiri : Terdiri dari dua baga, permukaan licin, tepi tumpul, warna merah gelap, berat tiga ratus lima puluh gram, ukuran, panjang dua puluh dua sentimeter, lebar empat belas koma lima sentimeter dan tinggi dua koma lima sentimeter. Pada perabaan terasa seperti spons. g. Jantung : Kandung jantung terdapat cairan berwarna kuning jernih sebanyak dua puluh mililiter, ukuran jantung, panjang, tiga belas sentimeter, lebar sepuluh sentimeter dan tinggi empat koma dua sentimeter. Berat jantung tiga ratus gram. - Katup antara serambi dan bilik kanan ukuran lingkar katup dua belas sentimeter, ukuran katup pembuluh nadi paru lima sentimeter, tebal otot jantung kanan nol koma lima sentimeter. - Katup antara serambi dan bilik kiri ukuran lingkar katup sebelas koma dua sentimeter, ukuran katup pembuluh nadi lima sentimeter, terdapat resapan darah pada pembuluh darah besar, tebal otot jantung kiri satu koma lima sentimeter. 4.Rongga Perut : a. Kulit perut bagian dalam : Tidak ada kelainan b. Tirai usus menutupi sebagian besar usus c. Rongga perut : Tidak ada perlengketan a. b. c. d. e.

d. Lambung : Terdapat pelebaran pembuluh darah lambung, ukuran panjang, dua puluh sentimeter, lebar sembilan koma delapan sentimeter. e. Usus : Usus besar dan usus kecil tidak ada kelainan. f. Hati : Permukaan licin, perabaan kenyal keras, warna merah kecoklatan, tepi lancip, berat seribu dua ratus lima puluh gram, ukuran, panjang dua puluh lima koma lima sentimeter, lebar empat belas koma lima sentimeter, dan tinggi, tujuh sentimeter, pada pengirisan tidak ada kelainan. g. Limpa : Permukaan tidak ada kelainan, warna merah kebiruan, berat empat puluh gram, ukuran, panjang sepuluh sentimeter, lebar tuju koma delapan sentimeter dan tinggi dua sentimeter, pada pengirisan tidak ada kelainan. h. Ginjal kanan : Kapsul ginjal mudah dilepas, permukaan licin, warna merah gelap, berat dua ratus gram, ukuran panjang sebelas sentimeter, lebar enam koma tiga sentimeter dan tinggi, dua koma delapan sentimeter. Pada pengirisan tidak ada kelainan. i. Ginjal Kiri : Kapsul ginjal mudah dilepas, permukaan licin, berat dua ratus gram, ukuran, panjang dua belas sentimeter, lebar enam sentimeter dan tinggi tiga koma lima sentimeter, permukaan licin, warna merah gelap, pada pengirisan tidak ada kelainan. 5. Rongga Panggul : a. Kandung kemih kosong, tidak ada kelainan. b. Prostat tidak ada kelainan. KESIMPULAN : Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dari pemeriksaan atas jenazah tersebut, maka saya simpulkan bahwa telah diperiksa jenazah seorang, laki-laki, umur kurang lebih dua puluh lima tahun, warna kulit putih, kesan gizi cukup. Dari hasil pemeriksaan didapatkan bekas luka akibat kekerasan senjata api. Berupa sebuah luka tembak masuk di dahi dengan jarak menempel pada dahi, dengan arah tembakan miring ke bawah, dan luka tembak keluar pada bagian belakang kepala, posisi lebih rendah lima sentimeter dari luka tembak masuk. Terdapat tanda- tanda perdarahan dan kerusakan sebagian besar jaringan otak berupa sebuah lubang yang menembus otak besar dari arah dahi ke arah belakang kepala dengan arah sedikit miring kebawah, perbedaan lubang masuk dan lubang keluar sebesar tiga sentimeter. Sebab kematian adalah luka tembak di dahi yang mengakibatkan kerusakan sebagian besar jaringan otak. PENUTUP : Demikianlah keterangan tertulis ini saya buat dengan sesungguhnya, dengan mengingat sumpah sewaktu menerima jabatan sebagai dokter.

Semarang, 5 Juni 2011 Dokter Yang Memeriksa,

dr. Aaron Benedict. A