Anda di halaman 1dari 24

PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS

A.Pengambilan Keputusan Taktis Pengambilan keputusan taktis terdiri atas pemilihan diantara berbagai alternatif dengan hasil yang langsung atau terbatas. Ada 2 contoh yang dapat dipertimbangkan ; Contoh pertama, meneria pesanan khusus dengan harga yang lebih rendah dari harga jual normal untuk memanfaatkan kapasitas menganggur dan meningkatkan laba tahun ini. Jadi beberapa keputusan taktis cenderung bersifat jangka pendek. Contoh kedua, misalkan suatu perusahaan sedang mempertimbangkan untuk memproduksi suatu komponen daripada membelinya dari pemasok. Tujuannya adalah menekan biaya pembuat produk utama dengan keseluruhan strategi perusahaan dalam meraih keunggulan biaya. Tujuan keseluruhan pengambilan keputusan strategis adalah memilih strategi alternatif sehingga keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai. Pengambilan keputusan taktis harus mendukung tujuan keseluruhan ini meskipun tujuan langsungnya berjangka pendek atau berskala kecil. Jadi, pengambilan keputusan taktis yang tepat berarti keputusan yang dibuat tidak hanya mencapai tujuan terbatas, tetapi juga berguna untuk jangka panjang. Sesungguhnya, tidak ada keputusan taktis yang harus dibuat jika keputusan tersebut tidak mendukung sasaran strategis perusahaan secara keseluruhan. 1.Model Pengambilan Keputusan Taktis Model keputusan (decision model) adalah serangkaian prosedur yang jika diikuti akan mengarah pada suatu keputusan. Perusahaan membuat keputusan taktis yang baik ada 6 pendekatan umum yang mendiskripsikan proses pengambilan keputusan yang direkomendasikan adalah sbb; 1.Kenali dan definisikan masalah. 2.Identifikasi setiap alternatif sebagai solusi yang layak atas masalah tersebut; eliminasi alternatif yang secara nyata tidak layak. 3.Identifikasi biaya dan manfaat yang berkaitan dengan setiap alternatif yang layak. 4.Hitung total biaya dan manfaat yang relevan dari setiap alternatif. 5.Nilai factor-faktor kualitatif. 6.Pilih alternatif yang menawarkan manfaat terbesar secara keseluruhan.
1

Dibawah ini menggambarkan urutan dari ke-6 langkah tersebut. Model Pengambilan Keputusan Taktis Untuk Masalah Ruangan Tidwell Products
Langkah 1 Definisikan masalah. Langkah 2 Indentifikasi beberapa alternatif. Meningkatkan kapasitas gudang dan produksi. 1. Membangun fasilitas baru. 2.Menyewa fasilitas yang lebih besar;mengalihkan sewa fasilitas saat ini kepada pihak ketiga. 3.Menyewa fasilitas tambahan. 4.Menyewa ruang untuk gudang. 5.Membeli barang dan alat pengukur;mengosongkan ruangan yang diperlukan Langkah 3 Identifikasi biaya dan manfaat yang berkaitan dengan setiap alternatif yang layak. Langkah 4 Hitung total biaya dan manfaat yang relevan untuk setiap alternatif yang layak. Alternatif 4: Biaya produksi Sewa gudang Alternatif 5: Harga beli Alternatif 4 Alternatif 5 Perbedaan biaya (differential cost) Langkah 5 Nilai faktor-faktor kualitatif. 1.Kualitas pemasok eksternal. 2.Keandalan pemasok eksternal. 3.Stabilitas harga. 4.Hubungan ketenagakerjaan dan citra masyarakat. Langkah 6 Buat keputusan Terus memproduksi batang dan alat pengukur secara internal;menyewa gudang. $20.000 460.000 480.000 460.000 $345.000 135.000

2. Definisi Biaya Relevan Pendekatan pengambilan keputusan taktis yang baru dijelaskan menekankan pentingnya pengidentifikasi dan penggunaan biaya yang relevan. Biaya relevan merupakan biaya masa depan yang berbeda pada setiap alternatif. Dibawah ini dibagi beberapa ilustrasi biaya relevan :

Ilustrasi Biaya Relevan.


2

Diketahui bahwa biaya tenaga kerja langsung yang digunakan untuk memproduksi batang dan alat pengukur adalah $150.000 per tahun (menurut volume normal). Untuk memproduksi batang dan alat pengukur selama tahun berikutnya, dibutuhkan jasa tenaga kerja langsung yang harus dibayar. Pemakaian tenaga kerja langsung dapat dieliminasi sehingga biaya tenaga kerja langsung untuk batang dan alat pengukur adalah nol. Jadi, biaya tenaga kerja langsung berbeda di antara kedua alternative ($150.000 untuk alternative memproduksi dan $0 untuk alternative membeli). Oleh karena itu, biaya ini termasuk biaya relevan Secara implisit, analisis ini menggunakan biaya masa lalu untuk mengestimasi biaya masa depan. Biaya tenaga kerja langsung terbaru untuk aktivitas normal adalah $150.000. biaya masa lalu ini dimanfaatkan sebagai estimasi biaya tahun berikutnya. Ilustrasi Biaya Masa Lalu Yang Tidak Relevan Tidwell Products menggunakan mesin untuk memproduksi batang dan alat pengukur. Mesin dibeli 5 tahun lalu dan telah disusutkan dengan tariff $125.000 per tahun. Penyusutan adalah biaya tertanam (sunk cost) yaitu biaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh tindakan apa pun di masa depan. Meskipun biaya tertanam dialokasikan ke periode mendatang dan menyebut alokasi sebagai penyusutan, tidak satu pun biaya perolehan yang dapat dihindari. Biaya tertanam adalah biaya masa lalu. Biaya-biaya tersebut akan selalu sama pada setiap alternatif sehingga tidak relevan. Ilustrasi Biaya Masa Depan yang Tidak Relevan Anggaplah biaya untuk menyewa seluruh pabrik yaitu $340.000, dialokasikan ke Departemen Produksi yang berbeda,termasuk departemen yang memproduksi barang dan alat pengukur yang menerima $12.000 dari biaya. Apakah biaya $12000 relevan dengan keputusan membuat atau membeli yang dihadapi Tidwell? Pembayaran sewa merupakan biaya masa depan karena sewa harus dibayar selama setiap lima tahun berikutnya. Alternatif apapun yang dipilih Tidwell, pembayaran sewa pabrik harus dilakukan-jumlahnya sama untuk kedua alternatif. Jumlah pembayaran yang dialokasikan ke departemen lainnya mungkin berubah jika produksi batang dan alat pengukur dihentikan, tetapi besarnya total pembayaran tidak dipengaruhi oleh keputusan yang dibuat. Contoh di atas menggambarkan pentingnya pengidentifikasian alokasi biaya tetap umum yang secara tepat dapat diklasifikasikan sebagai tidak relevan karena setiap pilihan biasanya tidak mempengaruhi tingkat biaya.
3

Sekarang mengamati ketiga contoh biaya produksi barang dan alat pengukur untuk melihat contoh yang relevan dalam mengambil keputusan meneruskan atau menghentikan produksi. Dari ketiga contoh tsb, hanya biaya tenaga kerja langsung yang relevan karena biaya muncul jika produksi diteruskan, tetapi tidak muncul jika produksi dihentikan. Biaya Tenaga kerja langsung Penyusutan Alokasi sewa Total Membuat $150.000 125.000 12.000 $287.000 Biaya Tidak Membuat $125.000 12.000 $137.000 = Perbedaan Biaya $150.000 $150.000

Etika dalam pengambilan keputusan taktis Dalam pengambilan keputusan taktis, masalah etika selalu berkaitan dengan cara keputusan diimplementasikan dan kemungkinan pengorbanan sasaran jangka panjang untuk hasil jangka pendek. Biaya relevan berguna dalam pengambilan keputusan taktis-keputusan yang memiliki gambaran langsung atau sasaran terbatas dalam pikiran. Namun pengambilan keputusan harus selalu mempertahankan kerangka kerja etis. Pencapaian sasaran adalah penting tetapi bagaimana cara mencapainya adalah hal yang lebih penting. Relevansi, perilaku biaya dan model - Penggunaan sumber daya aktivitas Sebagian besar keputusan taktis membutuhkan analisis yang lebih rumit, khususnya keputusan yang membutuhkan pertimbangan lebih ekstensif mengenai perilaku biaya. Perhitungan biaya relevan pada awalnya menekankan pentingnya biaya relevan versus biaya tetap. Biaya variabel biasanya relevan sedangkan biaya tetap tidak. Sebagai contoh, biaya variable produksi adalah relevan untuk keputusan membeli atau membuat Tidwell. Beban penyusutan dan sewa pabrik tidak relevan. Namun perhitungan biaya berdasarkan aktivitas (ABC) memungkinkan bergerak lebih jauh ketika mempertimbangkan biaya variabel yang berhubungan dengan penggerak biaya berdasarkan unit dan nonunit. Kuncinya adalah perubahan pada penawaran dan permintaan sumber daya aktivitas harus dipertimbangkan ketika menilai relevansi. Jika perubahan permintaan dan penawaran
4

sumber daya diaantara alternatif menciptakan perubahan pengeluaran atau belanja sumber daya, maka perubahan belanja sumber daya merupakan biaya relevan yang harus digunakan dalam menilai keunggulan relatif dari kedua alternatif. Model penggunaan sumber daya aktivitas dapat dipertimbangkan baik melalui sumber daya fleksibel maupun tetap. Kategori-kategori ini dapat menolong untuk mengidentifikasi biaya-biaya yang relevan kemudian memfasilitasi analisis biaya yang relevan. Sumber daya fleksibel Sumber daya yang bisa dibeli seperlunya dengan mudah dan saat dibutuhkan disebut sumber daya fleksibel (flexible resources). Sebagai contoh listrik yang digunakan sebagai pemanas yang merebus buah dalam produksi selai merupakan sumber daya yang diperoleh karena digunakan dan dibutuhkan. Untuk kategori sumber daya ini, jika permintaan suatu aktivitas berubah diantara alternatif maka belanja sumber daya akan berubah dan biaya aktivitas tersebut adalah relevan terhadap keputusan yang dimaksud. Jenis pengeluaran atau belanja sumber daya ini biasanya disebut biaya variabel. Kuncinya adalah sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan sama dengan jumlah sumber daya yang ditawarkan. Sumber daya terikat Sumber daya terikat (commited resources) dibeli sebelum digunakan. Oleh karena itu mungkin ada kapasitas yang tidak digunakan yang akan memengaruhi pembuat keputusan taktis. Berikut akan dipertimbangkan dua tipe sumber daya terikat yang dapat digunakan pada jangka pendek dan yang menyediakan kapasitas untuk beberapa periode. Sumber daya terikat untuk jangka pendek Sumber daya yang diperoleh sebelum penggunaan melalui kontrak implisit biasanya diperoleh dalam jumlah kasar. (secara grafis, biaya ini biasanya dianggap sebagai step variabel atau step fixed). Kategori ini sering menggambarkan pengeluaran atau belanja sumber daya yang berkaitan dengan penggajian organisasi dan tenaga kerja yang dibayar per jam. Pengertian implisitnya adalah organisasi akan mempertahankan tingkat tenaga kerja meskipun mungkin terdapat penurunan sementara atas kuantitas dari aktivitas yang digunakan. Hal ini berarti suatu aktivitas dapat memiliki kapasitas tidak terpakai. Jadi, kenaikan permintaan aktivitas diantara berbagai alternatif tidak berarti biaya aktivitas akan meningkat ( karena kenaikan permintaan diserap oleh kapasitas aktivitas yang tidak terpakai).
5

Akan tetapi, jika perubahan permintaan diantara aktivitas mengakibatkan perubahan penawaran sumber daya maka biaya aktivitas akan berubah. Dengan demikian akan menjadi relevan terhadap keputusan. Perubahan penawaran sumber daya berarti perubahan pengeluaran sumber daya. Sebagai konsekuensinya terjadi perubahan biaya aktivitas. Perubahan pengeluaran atau belanja sumber daya bisa terjadi dengan dua cara : 1. Permintaan sumber daya melebihi penawaran (meningkatkan pengeluaran sumber daya)
2. Permintaan sumber daya turun secara permanen dan penawaran melebihi permintaan

sehingga kapasitas aktivitas berkurang (menurunkan pengeluaran sumber daya) Sumber daya terikat untuk beberapa periode Sumber daya kerap diperoleh dimuka untuk kebutuhan produksi selama beberapa periode, sebelum tingkat kebutuhan sumber daya diketahui. Contohnya adalah menyewa atau membeli gedung. Pembelian kapasitas aktivitas untuk beberapa periode sering dilakukan melalui pembayaran tunai di muka. Pengeluaran sumber daya di muka merupakan biaya tertanam sehingga tidak akan pernah menjadi biaya relevan. Pengeluaran sumber daya periodik seperti menyewa pada dasarnya tidak tergantung pada penggunaan sumber daya. Bahkan jika pengurangan permanen atas penggunaan aktivitas terjadi mengurangi pengeluaran sumber daya karena komitmen kontraktual formal bukanlah hal yang mudah. Jadi pada kategori sumber daya untuk beberapa periode perubahan permintaan aktivitas diantara alternatif jarang memengaruhi pengeluaran atau belanja sumber daya sehingga tidak relevan bagi pengambilan keputusan taktis. Ketika belanja sumber daya berubah hal tersebut berarti penilaian prospek komitmen untuk beberapa periode yang disajikan secara tepat dengan menggunakan model keputusan investasi modal.

Contoh aplikasi biaya relevan Perhitungan biaya relevan merupakan nilai dalam perusahaan berbagai jenis masalah. Secara tradisional aplikasi ini mencakup keputusan untuk membuat atau membeli komponen; meneruskan atau menghentikan segmen atau lini produk; menerima pesanan khusus dibawah harga normal; dan memproses produk gabungan lebih jauh atau menjualnya pada titik
6

pemisahan. Keputusan-keputusan diatas tentu masih dapat ditambah lagi. Namun sebagian besar prinsip pengambilan keputusan serupa berlaku untuk berbagai masalah. Keputusan membuat atau membeli Manajer sering dihadapkan dengan keputusan apakah harus membuat atau membeli komponen yang digunakan dalam produksi. Sesungguhnya manajemen harus mengevaluasi keputusan masa lalu yang berkaitan dengan produksi secara berkala. Kondisi-kondisi yang menjadi dasar pembuatan keputusan sebelumnya mungkin tidak berubah. Akibatnya pendekatan yang berbeda mungkin diperlukan. Tentu saja evaluasi periodik bukanlah satusatunya sumber dari keputusan membuat atau membeli (make or buy decision) ini. Kategori sumber daya Sumber fleksibel daya Penawaran = permintaan a. Permintaan berubah b. Permintaan tetap Diperoleh dimuka (jangka pendek) Penawaran permintaan = kapasitas tidak terpakai a. Kenaikan permintaan < kapasitas tidak terpakai b. Kenaikan permintaan > kapasitas tidak terpakai c. Kenaikan permintaan (permanen) 1. Kapasitas aktivitas berkurang 2. Kapasitas aktivitas tidak berubah Diperoleh muka (kapasitas untuk beberapa periode) di Penawaran-permintaan = kapasitas tidak terpakai a. Kenaikan permintaan < kapasitas tidak terpakai b. Kenaikan permintaan (permanen) c. Kenaikan permintaan > kapasitas tidak terpakai MODEL PENGGUNAAN SUMBER DAYA a. Tidak relevan b. Tidak relevan c. Keputusan modal 1. Relevan 2. Tidak relevan a. Tidak relevan b. Relevan a. Relevan b. Tidak relevan Hubungan permintaan Relevansi

AKTIVITAS DAN PENILAIAN RELEVANSI

Masalah dan alternatif yang layak telah dapat diidentifikasikan. Karena jangkauan keputusan hanya satu periode, tidak diperlukan perhatian terhadap biaya yang muncul secara periodik. Perhitungan biaya relevan secara khusus dapat berguna untuk analisis jangka pendek. Hal yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi biaya relevan, menjumlahkannya dan menetapkan pilihan (dengan asumsi tidak ada masalah kuantitatif) Dari pos biaya, penyusutan dapat dieliminasi; pos itu merupakan biaya tertanam. Karena bahan baku langsung yang telah dibeli tidak memiliki penggunaan alternatif, setengah dari total biaya bahan baku langsung juga merupakan biaya tertanam. Overhead umum juga bukan merupakan biaya relevan. Semua biaya adalah relevan. Biaya sewa peralatan adalah relevan karena biaya tersebut tidak akan diperlukan jika komponen dibeli secara internal. Tenaga kerja langsung, bahan baku langsung dan overhead variabel juga relevan. Biaya-biaya tersebut tidak akan terjadi jika komponen dibeli secara eksternal. Selanjutnya biaya pembelian komponen. Biaya pembelian tentu merupakan biaya relevan. Jika komponen diproduksi sendiri, biaya ini tidak akan terjadi. Departemen pembelian memiliki kapasitas berlebih yang cukup untuk menangani pembelian komponen sehingga tidak ada biaya tambahan yang akan terjadi. Keputusan meneruskan atau menghentikan Seorang manajer harus memutuskan apakah suatu segmen seperti lini produk, harus dipertahankan atau dihapus. Laporan segmen yang disusun atas dasar perhitungan biaya variabel menyediakan informasi yang berharga bagi keputusan meneruskan atau menghentikan, biaya relevan menggambarkan bagaimana informasi tersebut harus digunakan agar sampai pada suatu keputusan. Norton Materials,Inc perusahaan yang memproduksi balok beton, bata dan genteng akan digunakan sebagai ilustrasi. Pengontrol perusahaan telah menyusun estimasi laporan rugi laba berikut tahun 2008 (dalam ribuan dolar) Balok Penjualan Dikurangi :beban variabel $500 250 Bata $800 480 Genteng $150 140 Total $1.450 870
8

Margin kontribusi Dikurangi beban tetap langsung : Iklan Gaji Penyusutan Total Margin segmen Dikurangi beban tetap umum Laba operasi

250

320

10

580

10 37 53 100 150

10 40 40 90 230

10 35 10 55 (45)

30 112 103 245 335 125 210

Proyeksi kinerja ini genteng menunjukan margin segmen yang negatif. Hal ini mencerminkan kinerja lini genteng yang buruk selama tiga tahun berturut-turut. Direktur utama Norton Materials, Tom Blackburn, prihatin dengan kinerja buruk ini dan berusaha memutuskan apakah meneruskan atau menghentikan lini genteng ini. Reaksi pertamanya adalah berusaha meningkatkan pendapatan penjualan genteng. Ia sedang mempertimbangkan promosi penjualan agresif yang diiringi dengan kenaikan harga jual. Namun manajer pemasaran menganggap pendekatan ini akan sia-sia; pasar sedang jenuh dan tingkat persaingan terlalu tajam sehingga sulit mengharapkan kenaikan pangsa pasar perusahaan. Kenaikan harga jual kemungkinan besar hanya akan menghasilkan penurunan pendapatan penjualan. Meningkatkan probabilitas lini produk tersebut melalui penghematan biaya juga tidak memungkinkan. Biaya-biaya sebelumnya telah ditekan selama 2 tahun terakhir untuk mengurangi kerugian sampai tingkat yang diantisipasi saat ini. Pengurangan lebih lanjut akan menurunkan kualitas produk dan merusak penjualan. Meneruskan atau Menghentikan dengan Berbagai Pengaruh Komplementer Manajer pemasaran mengatakan penghapusan lini genteng akan menurunkan penjualan balok sebesar 10% dan bata sebesar 8%. Mendengar itu Tom Blackburn memutuskan melakukan analisis. Ia memutukan menggunakan total penjualan perusahaan
9

dan total biaya setiap alternative. Penyusutan dan biaya tetap umum dieluarkan dari analisis Karen adianggap tidak relevan. Penghapusan lini produk akan mengurangi total penjualan sebesar $264.000 yaitu : Balok sebesar $50.000 (0,10 x $500.000), bata sebesar $64.000 (0,08 x $800.000), dan genteng sebesar $150.000. Total beban variable juga berkurang sebesar $203.400 yaitu : balok sebesar $25.000 (0,10 x $250.000), bata sebesar $38.400 (0,08 x $480.000), dan genteng sebesar $140.000. Jadi, total margin kontribusi berkurang sebesar $60.600 ($264.000 - $203.400). Karena penghapusan lini genteng hanya menghemat $45.000 pada biaya penyediaan dan iklan, pengaruh bersihnya adalah kerugian sebesar $15.600 ($45.000 $60.600). Berikut adalah iktisar dari analisis yang menggunakan informasi baru tersebut. Meneruskan Penjualan Dikurangi: $1.450 Beban $ 580 (30) (112) $ 438 870 Menghentikan $1.186,0 666,6 519,4 (20,0) (77,0) $ 422,4 Perbedaan Jumlah Jika Meneruskan $264,0 203,4 $ 60,6 (10,0) (35,0) $ 15,6

Variabel Margin Kontribusi Dikurangi Iklan Biaya Pengawasan Total

Meneruskan produksi ternyata lebih baik dari pada menghentikan. Namun ketika Tom Blackburn (Direktur utama) hendak menyiapkan memo ke-2 k epada Karen Gutierrez (Pemasaran) dan Larry Olsen (Produksi), mengenai Keputusan Tentatif Berkenaan dengan Produksi Genteng yang mengatakan bahwa Tom Blackburn akan menghentikan produksi lini genteng analisis berikut Meneruskan Penjualan Dikurangi: $ 150 Beban 140 Menghentikan $ Perbedaan Jumlah Jika Meneruskan $ 150 140 $ 10 (10) (35)
10

karena dengan penghapusan tersebut akan dapat memperbaiki posisi kas

perusahaan sebesar $35.000 per tahun. Dan untuk mendukung keputusannya disertakan

Variabel Margin Kontribusi $ 10 Dikurangi Iklan (10) Biaya Pengawasan (35) Total keuntungan

(kerugian) relevan

(35)

(35)

Meneruskan atau Menghentikan dengan Penggunaan Alternatif dari Fasilitas Tanggapan pengawas produksi agak berbeda. Ia setuju bahwa produksi genteng harus dihentikan, tetapi menyarankan menggantinya dengan produksi tegel. Estimasi laporan keuangan untuk tegel berikut juga dilampirkan (dalam ribuan dollar) Penjualan Dikurangi: Beban Variabel Margin Kontribusi Dikurangi: Beban tetap langsung Margin Segmen $ $ 100 40 $ 60 55 5

Tom Blackburn dihadapkan dengan alternative ketiga : mengganti genteng dengan tegel. Dari analisis sebelumnya , Tom tahu prnghapusan lini genteng akan mengurangi margin kontribusi perusahaan sebesar $60.600. Memproduksi tegel akan menghasilkan bersih $600 pada total margin kontribusi tambahan $60.000 pada margin kontribusi. Menghentikan lini genteng dan menggantinya dengan tegel akan menyebabkan penurunan ($60.600-$60.000) Meneruskan Penjualan Dikurangi: Variabel Margin Kontribusi $1.450 Beban $ 580 870 Menghentikan Mengganti $ 1.286,0 706,0 $ 579,4 dan Perbedaan Jumlah Jika Meneruskan $ 164,0 163,4 $ 0,6

*$1.450-$150-$50-$64+$100 *$870-$140-$25-$38,4+$40

Contoh Norton Material mengilustrasikan proses pengambilan keputusan taktis. Pertama, masalahnya diidentifiksi dan didefinisikan (kinerja buruk lini produk genteng). Kemudian solusi yang mungkin didaftar dan solusi yang tidak layak dieleminasi. Sebagai contoh, kenaikan penjualan atau penurunan biaya lebih lanjut ditolak karena tidak layak. Tiga
11

solusi yang layak sedang dipelajari : mempertahankan lini produk, menghentikannya serta menghentikan lini produk dan menggantinya dengan produk lain. Analisis terhadap biaya dan manfaat alternative yang layak menuntun pada pemilihan alternative yang terbaik (mempertahankan lini produk). Para manajer kerap tidak memiliki seluruh informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan terbaik. Informasi yang terbatas dapat menghasilkan keputusan yang buruk. Manajer dapat mengambil manfaat dari input-input yang diberikan orang lain yang memahami masalah tersebut. Denagn demikian, rangkaian informasi dan solusi layak dapat dikembangkan. Hasilnya adalah pengambilan keputusan yang lebih baik.

Keputusan Pesanan Khusus Keputusan pesanan khusus (special-order decision) berfokus pada pertanyaan: apakah pesanan harga khusus harus diterima atau ditolak. Pesanan-pesanan seperti ini biasanya menarik, khususnya ketika perusahaan sedang beroperasi di bawah kapasitas produktif mnimumnya. Sebagai contoh, sebuah perusahaan es krim sedang beroperasi pada 80% dari kapasitas produktifnya. Perusahaan tersebut memiliki kapasitas 20 juta unit ukuran sebagai galon. Perusahaan hanya memproduksi es krim premium. Berikut total biaya yang berkaitan dengan pembuatan dan penjualan 16 juta unit (dalam ribuan dollar). Biaya Total Biaya variable: Bahan-bahan susu Gula Penyedap Tenaga Kerja Langsung Pengemasan Komisi Distribusi Lain-lain Total biaya variable Biaya tetap: $ 11.200 1.600 2.400 4.000 3.200 320 480 800 $ 24.000 $ 0,70 0,10 0,15 0,25 0,20 0,02 0,03 0,05 $ 1,50 Biaya per unit

12

Gaji Penyusutan Utilitas Pajak Lain-lain Total biaya tetap Total biaya Harga jual grosir

$ 960 320 80 32 160 $ 1.552 $ 25.552 $ 32.000

$ 0,060 0,020 0,005 0,002 0,010 $ 0,097 $ 1,597 $ 2,00

Sebuah distributor es krim dari wilayah lain yang biasanya tidak dilayani oleh perusahaan, ingin membeli 2juta unit sehargaa $1,55 per unit asalkan distributor tersebut dapat memasang mereknya pada es krim tersebut. Distributor juga setuju untuk membayar biaya transportasi. Karena distributor berhubungan langsung dengan perusahaan, tidak ada komisi penjualan. Sebagai manajer perusahaan es krim tersebut, Apkah Anda akan menerima pesanan ini atau menolaknya? Penawaran harga sebesar $1,55 ini berada di bawah harga jual normal sebear $2,00. Bahkan harga tersebut berda di bawah total biaya per unit. Meskipun demikian, merima pesanan tersebut mungkin menguntungkan. Perusahaan memiliki kapasitas menganggur dan pesanan tersebut tidak akan mengganti unit-unit lain yang sedang diproduksi untuk dijual dengann harga normal. Selain itu. Harga tersebut baanyak yang tidak relevan. Biaya tetap akan selalu muncul tanpa memperhatikan apakah pesanan diterima atau ditolak. Jika pesanan tersebut diterima, manfaat sebesar $1,55 per unit akan direalisasikan . Namun seluruh biaya variable- kecuali untuk distribusi ($0,03) dan komisi ($0,02) juga akan terjadi, sehingga menghasilkan biaya $1,45 per unit. Analisi biaya relevan dapat diringkas sebagai berikut. Menerima Menolak Perbedaan Keuntungan Pendapatan Bahan-bahan susu Gula Penyedap Tenaga kerja langsung Pengemasan $ 3.100.000 (1.400.000) (200.000) (300.000) (500.000) (400.000) $ Menerima $ 3.100.000 (1.400.000) (200.000) (300.000) (500.000) (400.000)
13

Jika

Lain-lain Total

(100.000) $ 200.00

$ 0

(100.000) $ 200.00

Dapat dilihat bahwa perusahaan ini menerima pesanan khusus sehingga menaikkan pesanan sebesar $200.000 (010 x 2.000.000)

Keputusan Menjual atau memproses Lebih Lanjut Produk gabungan (joint product) memiliki proses yang umum dan biaya produksi sampai pada titik pemisahan. Pada titik tersebut, kedua produk dapat dibedakan. Produk gabungan sering dijual pada titik pemisahan. Pemrosesan suatu produk gabungan lebih lanjut setelah titik pemisahan dan sebelum menjualnya terkadang lebih menguntungkan. Penentuan akan menjual atau memproses lebih lanjut merupakan suatu keputusan penting yang harus dibuat para manajer. Sebagai ilustrasi, Appletime Corporation, sebuah perusahaan besar

menspesialisasikan bisnisnya pada penanaman apel. Saat apel matang, pekerja disewa untuk memetiknya kemudian dikirim ke gudang untuk dicuci dan disortir. Perkiraan semua biaya dari aktivitas tersebut adalah $300 per ton per tahun. Apel disortir menjadi 3 jenis (A, B, C) menurut ukuran dan kerusakan. Setiap ton apel memproduksi 800 pon jenis A, 600 pon jenis B, dan 600 pon jenis C. Apel A dijual ke supermarket besar seharga $0,40 per pon. Apel B dikemas dalam kantong ukuran 5 pon dan dijual seharga $1,30 per kantong. Biaya setiap kantong kemasn adalah $0,05. Apel C diproses lebih lanjut untuk pembuatan saus apel yang akan dijual dalam kaleng ukuran 16 ons seharga $0,75 per kaleng. Biaya pemrosesan adalah $0,10 per pon apel. Output akhirnya adalah 500 kaleng. Baru-baru ini suatu jaringan supermarket besar meminta agar Appletime memasok isi pai apel kaleng ukuran 16 ons seharga $0,90 per kaleng. Appletime menetapkn apel jenis B cocok untuk memenuhi pesanan ini dan mengestimasi biaya $0,20 perpon diperlukan untuk memproses apel menjadi isi pai apel. Outputnya adalah 500 kaleng. Ketika memutuskan akan menjual apel jenis B pada titik pemisahan atau memprosesnya lebih lanjut dan menjualnya dalam bentuk isi pai apel , biaya umum
14

penyemprotan , pemangkasan dan setrusnya adalah tidak relevan. Perusahan harus membayar $300 per ton untuk aktivitas tersebut. Tetapi pendapatan dari pemisahan kemungkinan berbeda oleh karena itu pendapatan merupakan pertimbangan yang relevan. Biaya pemrosesan juga termasuk relevan. Karena terdapat 600 pon apel B pada titik pemisahan, Appletime menjual 120 kantong ukuran 5 pon dengan harga per unit bersih $1,25 ($130-$0,05). Dengan demikian total pendapatan bersih pada titik pemisahan adalah $150($1,25 x 120) . Jika apel diproses menjadi isi pai apel maka total pendapatan adalah $450 ($0,90 x 500). Oleh karena itu tambahan pendapatan dari proses lebih lanjut adalah $300 ($450-$150). Biaya tambahan pemrosesan adalah $120 ($0,20 x 600 pon) . karena pendapatan naiak sebesar $300 dan biaya naik $120 manfaat bersih dari pemrosesan lebih lanjut adalah $180. Denagn demikaian Appletime harus memproses apel B menjadi isi pai apel. Memproses Lanjut Penjualan Biaya Pemrosesan Total Keputusan Bauran Produk Pada contoh Appletime, meskipun jumlah setiap jenis apel dapat dipengaruhi oleh prosedur penyemprotan, penyiraman, pemupukan dan seterusnya, bauran apel tersebut kemungkinan besar berada di luar kendali Appletime. Banyak orgnisasi memiliki keleuasaan dalam memilih bauran produk mereka. Setiap bauran produk mencerminkan suatu alternative yang mengandung tingkat laba terkait. Seorang manajer harus memilih alternative yang akan memaksimalkan laba. Hasil pada Titik Pemisahan
Biaya gabungan $300

Lebih Menjual

Perbedaan Jumlah Jika Memproses Lebih Lanjut $ 300 120 $ 180

$ 450 120 $ 330

150 $ 150

Pemrosesan Lebih lanjut

Jenis A (800 pon) Dijual Jenis B (600pon) Jenis C (600pon) Kantongan, 120 kantong, Biaya $0,05/kantong, Dijual $130/kantong Saus apel 500 kaleng, ukuran 16 ons, Biaya $0,10/pon, Dijual $0,75/kaleng 15

Sebagai contoh , anggaplah Jorgenson Company memproduksi 2 jenis perseneling X dn Y dengan margin kontribusi per unit masing-masing sebesar $25 dan $10. Jika perusahaan memiliki sumber daya yang tidak terbatas dan permintaan atas tiap-tiap produk tidak terbatas maka keputusan bauran produk mudah dibuat. Sayangnya setiap perusahaan selalu mengahdapi sumber daya dan permintn yang terbatas. Keterbatasan ini disebut kendala (constraints). Seorang manajer harus memilih bauran optimal dengan berbagai kendala yang terdapat pada perusahaan. Dengan asumsi bahwa Jorgenson mampu menjual semua produknya, mungkin ada yang menyarankan agar perusahaan hanya memproduksi dan menjual perseneling X karena memiliki margin kontribusi terbesar.Pemilihan bauran optimal dapat dipengaruhi secara signifikan oleh hubungan antara sumber daya yang berkendala dengan produk individual. Sumber daya dengan satu kendala Contoh: Perusahaan memiliki delapan mesin yang secara bersama menyediakan 40.000 jam waktu mesin per tahun. Perseneling X membutuhkan 2 jam waktu mesin, sedangkan perseneling Y membutuhkan 0,5 jam waktu mesin. Dengan asumsi tidak ada kendala lainnya, berapakah bauran optimal perseneling tersebut? Karena setiap unit X membutuhkan 2 jam waktu mesin, 20.000 unit (40.000/2) dapat diproduksi setiap tahun. Dengan harga $25 per unit, jorgenson menghasilkan total margin kontribusi sebesar $ 500.000. di lain pihak, perseneling Y hanya membutuhkan 0,5 jam waktu mesin per unit. Jadi, jumlah yang mampu diproduksi adalah 80.000 unit (40.000/0,5). Dengan harga $10 per unit, total margin kontribusi perseneling Y adalah $800.000. dengan hanya memproduksi perseneling Y, perusahaan menghasilkan tingkat laba yang lebih tinggidaripada hanya memproduksi perseneling X meskipun margin kontribusi per unit X adalah 2,5 kali lebih besar dari margin kontribusi per unit Y. Sumber Daya dengan banyak kendala Semua organisasi akan menghadapi banyak kendala : keterbatasan bahan baku, keterbatasan input tenaga kerja, keterbatasan permintaan akan setiap produk, dan seterusnya. Solusi dari masalah bauran produk dengan banyak kendala jauh lebih rumit dan mensyaratkan penggunaan teknik matematika khusus yang dikenal sebagai pemrograman linier.
16

Penetapan Harga Penetapan Harga Berdasarkan Biaya Permintaan adalah salah satu sisi dari persamaan penetapan harga, sedangkan penawaran adalah sisi lainnya. Karena pendapatan harus menutup biaya perusahaan untuk menghasilkan laba, banyak perusahaan menetapkan biaya dalam menentukan harga terlebih dahulu. Sebagian biaya biasanya merupakan biaya dasar dan markup. Markup adalah persentase yang dibebankan pada biaya dasar, termasuk diantaranya laba yang diinginkan dan setiap biaya yang tidak termasuk dalam biaya dasar. Contoh : Elvin Company-perusahaan yang dimilki dan dikelola Clare Elvin-merakit dan meng-instal computer menurut spesifikasi pelanggan. Perakit menerima rata-rata $5 perjam. Tahun lalu, total biaya tenaga kerja langsung Elvin Company adalah $140000. Overhead yang terdiri atas utilitas, peralatan kecil, ruangan, dan seterusnya berjumlah $84000. Berikut laporan laba rugi Elvin Company untuk tahun lalu: Pendapatan Harga pokok penjualan: Bahan baku langsung Tenaga kerja langsung Overhead Laba kotor Beban administrasi dan penjualan Laba operasi $489.750 140.000 84.000 713.750 $142.750 25.000 $117.750 $856.500

Misalkan, Clare ingin memperoleh jumlah laba yang sama untuk setiap pekerjaan dengan laba yang diterima tahun lalu. Ia dapat menghitung mark up pada harga pokok penjualan :

17

Markup harga pokok penjualan =(beban penjualan dan administrasi + laba operasi)/ harga pokok penjualan

=($25.000 + $117.750)$713.750 =0,20 Markup pada harga pkok penjualan adalah 20 persen. Markup tersebut bukanlah laba murni Markup bahan baku langsung =(tenaga kerja langsung +overhead+beban penjualan dan administrasi +laba operasi)/ bahan baku langsung =($140.000+$84.000+$25.000+$117.750)/$489.750 =0,749 Untuk mengetahui cara markup menggunakannya dalam penawaran, anggaplah Claire memiliki kesempatan untuk menawar suatu pekerjaan dari perusahaan asuransi local. Pekerjaan tersebut adalah merakit 100 unit computer. Ia mengestimasi biaya sebagai berikut: Bahan baku langsung(komponen computer, peranti lunak, kabel) Tenaga kerja langsung(100 x 6 jam x $15) Overhead (@60 persen dari biaya tenaga kerja langsung) Estimasi harga pokok penjualan Ditambah 20 persen markup pada harga pokok penjualan Harga penawaran =$100.000 = = 9.000 5.400

=$114.400 = 22.880

=$137.280

Keunggulan utama penetapan harga markup adalah markup standar mudah digunakan Perhitungan biaya target dan penetapan harga Perhitungan biaya target adalah suatu metode penentuan biaya produk atau jasa berdasarkan harga (harga target) yang bersedia dibayar pelanggan. Hal tersebut juga sering disebut perhitungan biaya berdasarkan harga. Perhitungan biaya target merupakan metode pengerjaan terbalih dari harga untuk menentukan biaya. Departemen pemasaran menetapkan karakteristik dan harga produk yang paling dapat diterima pelanggan. Selanjutynya teknisi perusahaan bertugas mendesain dan mengembangkan produk sedemikian rupa sehingga biaya
18

dan laba dapat ditutupi oleh harga. Perhitungan biaya dapat digunakan paling efektif pada tahap desain dan pengembangan siklus hidup produk. Aspek Hukum dari penetapan harga Penetapan harga predator Praktik pengaturan harga yang lebih rendah dari biaya dengan tujuan merugikan pesaing dan mengeliminasi persaingan disebut penetapan harga predator. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah penetapan harga dibawah biaya tidak selalu merupakan harga predator. Harga predator dalam pasar internasional disebut dumping. Hal itu terjadi ketika perusahaan menjual produknya di negara lain dengan harga di bawah biaya. Diskrimasi harga Diskriminasi harga adalah pengenaan harga yang berbeda kepada beberapa pelanggan atas produk-produk yang pada dasarnya sama. Robinson-Patman Act memungkinkan diskriminasi harga pada kondisi tertentu : (1) jika kondisi persaingan memang menuntut demikian dan(2) jika biaya memungkinkan harga yang lebih rendah. Dalam menghitung perbedaan biaya, perusahaan harus membuat klasifikasi pelanggan berdasarkan biaya ratarata penjualan kepada pelanggan, kemudian mengenakan seluruh pelanggan dalam setiap kelompok suatu harga yang dapat dijustifikasi dengan biayanya. Keadilan dan penetapan harga Standar masyarakat mengenai keadilan memiliki dampak penting terhadap harga. Para pelanggan percaya bahwa kenaikan harga pada saat seperti itu tidaklah adil. Tidak peduli apakah keengganan toko-toko tersebut menaikkan harga dalam situasi ini karena rasa keadilan atau pertimbangan kepentingan jangka panjang; akibatnya sama. Eksploitasi harga (price grouping) dikatakan terjadi ketika perusahaan dengan kekuatan pasar menghargai produknya sangat tinggi. Jika harga yang dikenakan hanya untuk menutup biaya, maka eksploitasi harga tidak terjadi. Mudah untuk melihat apakah biaya sebagai justifikasi harga menjadi dasar bagi standar masyarakat mengenai keadilan. Etika dibangun di atas rasa keadilan. Jadi, perilaku yang tidak etis dalam penetapan harga berkaitan dengan usaha mendapatkan keuntungan

19

secara adil dari pelanggan. Kenaikan harga yang berkaitan dengan biaya merupakan pembelaan terbaik terhadap pemberontakan pelanggan. Lampiran: pemrograman linier Pemrograman linier adalah metode untuk mencari solusi optimal dari berbagai solusi yang layak. Teori pemrograman linier boleh mengabaikan banyak solusi. Kecuali sejumlah solusi yang terbatas, semua solusi dieliminasi oleh teori tersebut. Pemrograman linier dalam memecahkan masalah sumber daya dengan banyak kendala, contohnya: Bauran produk pada Jongenson Company akan digunakan dianggap terdapat kendala permintaan untuk perseneling X dan Y. untuk perseneling X, hanya dapat dijual tidak lebih dari 15.000 unit dan untuk perseneling Y tidak lebih dari 40.000 unit. Tujuannya adalah memaksimalkan total margin kontribusi jongerson dengan berbagai kendala yang dihadapi perusahaan. Karena margin kontribusi per unit X dan Y masing-masing adalah $25 dan $10, total margin kontribusinya (z) dapat dinyatakan sebagai berikut: Z=$25 X + $10 Y Persamaan diatas disebut fungsi tujuan, fungsi tujuan adalah fungsi yang akan dioptimasikan. Dalam hal ini, tujuannya adalah memaksimumkan margin kontribusi total. Kendala jam mesin yang dihadapi Jorgenson Dua jam mesin digunakan untuk memproduksi setiap unit perseneling X dan 0,5 jam mesin digunakan untuk memproduksi setiap unit perseneling Y. dengan demikian, total jam mesin yang digunakan dinyatakan sebagai 2X + 0,5Y. ketersediaan jam mesin maksimum 40.000 yang dapat dinyatakan secara matematis sebagai berikut: 2X + 0,5Y 40.000 (10.2)

Dua keterbatasan kendala permintaan lainnya juga dapat dinyatakan secara matematis X15.000 Y40.000 (10.3) (10.4)

Masalah yang dihadapi jorgenson adalah memilih jumlah X dan Y yang akan memaksimalkan total margin kontribusi dengan kendala persamaan 10,2, 10,3, 10,4. Masalah
20

ini dapat dinyatakan dengan cara berikut yang merupakan rumus standar pada masalah pemrograman linier( sering disebut pemrograman linier).

Titik sudut A B C D E

Nilai X 0 15 15 15 0

Nilai Y 0 0 20 40 40

Z = $25 X+ $10Y $0 375 575 650*solusi optimal 400

Zmaks = $25 X + $10 Y Dengan ketentuan 2X + 0,5Y 40.000 X 15.000 Y 40.000 X0 Y0 Solusi yang layak adalah solusi yang memenuhi kendala yang terdapat dalam model
Dua kendala terakhir disebut kendala nonnegativitas dan hanya mencerminkan kenyataan bahwa produk dalam jumlah negative tidak mungkin diproduksi. Semua kendala secara bersama-sama disebut

pemrograman linier. Kumpulan dari semua solusi yang layak ini disebut seperangkat solusi yang layak. Jika hanya terdapat dua produk, maka solusi optimal dapat diidentifikasi melaui grafik. Berikut empat langkah untuk pemecahan masalah secara grafis 1. Buat grafik setiap kendala 2. Identifikasi seperangkat solusi yang layak 3. Identifikasi semua nilai titik sudut dalam seperangkat solusi yang layak 4. Pilih titik sudut yang menghasilkan nilai terbesar untuk fungsi tujuan.

21

Terdapat lima titik sudut A,B,C,D dan E. nilai kelima titik yang diperoleh langsung dari grafik adalah (0,0) pada A,(15,0) pada B,(15,20) pada C,(10,40) pada D, dan (0,40) pada E. dampak nilai ini terhadap fungsi tujuan adalah sebagai berikut Model pemrograman linier merupakan alat yang penting dalam pengambilan keputusan tentang bauran produk meskipun model ini mensyaratkan pengambilan keputusan manajerial independen yang sangat kecil.
80
Kendala jam mesin 2x+0,5y 40,000

E 40
Bidan g yang layak

Kendala permintaan X 15,000

C Kendala permintaan Y B 40,000 15 20

SOLI SOLUSI GRAFIK (titik kooordinat dalam ribuan

Daftar Pustaka

22

PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS


(Tugas Akuntansi Manajemen)
23

Di susun oleh: Vici Cynara Hening Winda (0810320416) (0810320277)

Widya Kusumaningtyas (0810323195) Retno Damara. V (0810320368)

JURUSAN ILMU ADMINISTRASI BISNIS FAKUTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

24