Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL KEWIRAUSAAN

Oleh : KADEK NANDA NUGRAHA KAMASWARA 0815313024 I GEDE ARSADI PAGER YASA 0815313005

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI DENPASAR 2010


1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Suatu usaha yang besar pasti selalu diawali dari usaha dengan skala yang kecil. Tidak salah jika banyak usaha kecil menengah atau wiraswasta berkembang menjadi usaha berskala besar yang pangsa pasar dan konsumennya bertambah seiring perjalanan usaha tersebut. Tidak sedikit dari usaha itu yang membantu mengurangi pengangguran dan membantu taraf hidup orang banyak.

Banyak orang yang berlomba untuk mencari pekerjaan pada jaman sekarang ini. Padahal hal itu yang menambah banyaknya pengangguran di negeri ini. Di dunia kerja yang semakin ketat dan penuh persaingan ini seharusnya kita mulai berpikir lebih realistis karena memang tidak mungkin terus bergantung pada lapangan kerja yang ada saat ini. Pola pikir untuk mencari pekerjaan musti dikurangi sedikit demi sedikit karena kita bisa menciptakan lapangan kerja itu sendiri dengan memulai suatu usaha atau bisnis.

Di jaman serba susah seperti sekarang ini, apapun yang ada di sekitar kita pasti akan muncul sebuah peluang bisnis jika ada kemauan yang kuat. Termasuk bisnis printing dan service komputer. Banyak orang yang menganggap remeh bisnis yang satu ini, karena seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa bisnis sejenis ini sudah hamper menjamur disetiap daerah. Namun jika dikelola dengan 2

benar uang akan terus mengalir karena pembeli yang datang tidak akan 'putus mata rantainya'. Bisnis ini hanya membutuhkan modal yang tidak terlalu besar dan pengelolaan yang tidak rumit. Apalagi jika kita mempunyai tempat sendiri atau kerja sama dengan pemilik tempat atau lahan melalui sistem bagi hasil.

Pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan

1. Standar penjualan bed cover 2. Mengetahui standar bahan yang dijual , baik kualitas kelas atas maupun kelas bawah. 3. Pembukuan sederhana, menyangkut pencatatan modal awal, operasional bulanan, dan pendapatan. 4. Akses untuk mendapatkan tenaga yang bisa membantu meningkatkan penjualan motor.

Profil usaha Rencana nama perusahaan Bidang usaha Lokasi Calon pendiri

: : : :

MANIES MANDJA Usaha Barang (Industri kecil penjualan bed cover) Jl Gn rinjani, Denpasar Barat-Bali Kadek Nanda Nugraha Kamaswara I Gede Arsadi Pager Yasa

B. Visi, Misi, Dan Tujuan 1. Visi Menjadikan usaha MANIES MANDJA mampu bersaing dan berkualitas dengan memperhatikan pelayanan dan kenyamanan konsumen. 3

2. Misi a. Memperluas usaha dengan membuka cabang baru di tempat atau wilayah lain seperti kabupaten lain atau bahkan di daerah lain. b. Memperkenalkan usaha penjualan bed cover yang baru kepada pasar nasional. c. Memasarkan usaha melalui berbagai media teknologi yang canggih atau internet. d. memberikan pelayanan penjualan bed cover kepada konsumen yang pada dasarnya konsumen yang memperhatikan kerapian dan kebersihan tempat tidur. 3. Tujuan a. Membuat usaha jasa penjualan bed cover buatan nasional tapi berstandar internasional kualitas yang bagus. b. Menciptakan peluang kerja baru bagi anak putus sekolah dan pengangguran. c. Memanfaatkan waktu senggang yang cukup banyak dan modal yang dimiliki. d. Mengurangi tuna karya atau pengangguran yang ada di daerah sekitar produksi, Perumnas khususnya dan bahkan Denpasar secara umum.

C. Struktur Organisasi Usaha Usaha penjualan bed cover ini berskala kecil jadi para pemodal langsung menjadi pemilik sekaligus sumber daya kunci yang memproduksi dan memasarkan hasil pelayanannya.

Rekanan bisnis

Pemilik

Karyawan

Karyawan

Penjualan ditempat

Penjualan door to 4 door

BAB II ISI

A. Aspek Manajemen, Ekonomi & Lingkungan Sosial 1. Skema value chain : Pembelian bahan baku-----Produksi pelayanan dan Pengerjaan Kegiatan usaha ini akan dimulai dari pembelian bahan-bahan serta peralatan yang dibutuhkan untuk penjualan bed cover. Dalam pembelian ini para pemilik modal atau kami sebagai penyusun akan membatasi pembelian bahan dan alat untuk satu kali pelayanan sesuai dengan jumlah atau target produksi setiap hari karena harus menyesuaikan dengan modal yang ada. Pembelian bahan akan dilakukan di pasar terdekat dengan tidak mengabaikan kualitas dari bahan yang akan dibeli. Produksi jasa dikerjakan oleh para pendiri yang saling bekerja sama dengan para rekanan untuk mengolah penjualan bed cover. Pengerjaan pada pagi jam 08.30 sampai 15.00 dikerjakan oleh karyawan. Sedangkan pemilik akan mengambil alih mulai jam 15.00 sampai 21.00 berlaku juga pada hari 5

sabtu dan minggu usaha ini buka dari pagi jam 08.00 dengan jam tutup sama pada jam 22.00 Proses pemasaran dilakukan oleh pendiri dengan membuat selebaran dan brosur- brosur yang memperkenalkan dan mampu meyakinkan serta menarik perhatian konsumen yang ingin membeli bed cover tersebut. Brosur akan disebarkan di tempat-tempat umum. warung / kantin terdekat, serta usaha lain yang berbeda jasa dengan harga sudah yang ditentukan. Dimana akan diberlakukan harga promosi dan diskon biaya pembelian dimana jika melakukan pembelian diatas rp 500.000 maka akan mendapatkan potongan harga sebesar 5%(tidak berlaku untuk kelipatan). 2. Jumlah tenaga kerja Industri rumah tangga ini hanya membutuhkan 4 orang pekerja yang langsung mengerjakan proses produksi yang terdiri dari pendiri dua orang sekaligus sebagai tenaga penjualdan administrasi sedangkan dua orang karyawan akan menjual bed cover secara door to dooor. Gaji dihitung dan dibayar per bulan secara tetap karena jam kerjanya 9-11 jam setiap hari, dimulai dari pukul 09.00 hingga pukul 20.00 WITA. Peningkatan gaji akan dilakukan sesuai dengan memperhatikan pesanan yang datang dari konsumen atau banyaknya pelanggan. Jika makin banyak pembeli yang datang, jumlah tenaga kerja bisa ditambah. Mencari dan melatih tenaga kerja tentang cara dan standar marketing/penjualan. Pilih pekerja yang mau bekerja keras dan tidak malas. Gaji mereka berdasarkan jumlahbed cover yang berhasil dijual. Ini dapat merangsang mereka agar giat bekerja dan mengurangi resiko jika jumlah konsumen sedikit. Penambahan tenaga kerja akan dilakukan seiring perluasan usaha dan produksi yang akan berlangsung baik satu tahun mendatang ataupun beberapa tahun lagi.

3. Teknologi proses produksi Pengadaaan bahan dan alat dilakukan dengan membeli secara langsung ke Rekanan bisnis dengan memanfaatkan Kendaraan atau dalam hal ini sepeda motor yang dimiliki atau lewat telepon. Untuk proses pelayanan dilakukan dengan menggunakan pompa air, Hidrolik Motor, kompresor, dan peralatan cuci, seperti sabun, sampo motor, sikat, kain lap (kanebo), dan pengkilap cat motor. Modal ini termasuk untuk perbaikan tempat sesuai dengan kebutuhan, seperti kran dan saluran air. Untuk tahun pertama promosi dikerjakan dengan membuat brosur yang menjelaskan keunggulan pelayanan dari usaha MANIS MANDJA ini dan menyebarkannya langsung kepada konsumen melalui tempat penitipan atau 6

pendistribusian dan akan dilakukan promosi lewat internet untuk tahun -tahun berikutnya.

4. Infrastruktur/ sarana dan prasarana Usaha ini akan dijalankan di sebuah bangunan yang berukuran 3 m x 4 m tepatnya berada di Jl Gn Rinjani, Denpasar Barat-Bali yang merupakan salah satu ruangan dari salah satu rumah pendiri dan diperhitungkan sebagai sewa untuk memudahkan proyeksi biaya sewa jika terjadi perluasan usaha di tahun-tahun mendatang. Lokasi tersebut dianggap cocok sebagai tempat usaha untuk menggaet banyak konsumen, karena lokasi usaha yang banyak peminatnya. Namun kami selalu mempertimbangkan persaingan dan lingkungan yang banyak penduduk. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam proses pelayanan, yaitu : a. Satu Setrika dimana telah terdapat sumber listrik di tempat usaha b. Satu meja etalase untuk memamerkan barang yang akan dijual c. Satu unit d. Peralatan cuci, seperti sabun, sampo motor, sikat, kain lap (kanebo) e. Kursi-kursi +/- 4 buah sebagai tempat duduk dan tunggu konsumen f. Alat transportasi seperti sepeda motor maupun mobil, untuk memudahkan pengiriman pesanan. g. Satu unit telepon dan buku administrasi beserta alat tulis h. Listrik Adapun produk yaitu : No. Nama Produk 1 Bed Cover 2 Bed Cover Standart Hotel 5. Aspek Sosial Ekonomi Perusahaan ini dimaksudkan untuk membantu mengembangkan jenis usaha potensial yang ada di masyarakat yang nantinya mampu berkembang dan memperluas lokasi pelayanan sesuai permintaan dan kebutuhan konsumen. Hal ini akan mendorong perekrutan tenaga kerja yang lebih banyak terutama dari masyarakat sekitar sehingga mampu menciptakan lahan kerja yang baru. Selain itu usaha ini akan berdampak positif bagi masyarakat dalam menemukan usaha-usaha lain yang sesuai dengan peluang dan kemampuan yang dimiliki. Sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk membuka 7

kisaran Harga Jual Rp 50.000,Rp 300.000,-

bisnis yang nantinya menyerap tenaga kerja yang lebih dan daerah di sekitar lokasi produksi juga akan mendapat imbas dari usaha yang akan dibangun ini.

B. Aspek Pasar 1. Peluang pasar/ target pasar a. Segmenting Target pasar yang ingin disasar adalah konsumen secara keseluruhan yang pada dasarnya sangat banyak bahkan seluruh masyarakat mempunyai Tempat tidur dirumahnya masing-masing. Kami menekankan seluruh bisa menjadi pangsa pasar yang tepat karena pelayanan penjualan dilakukan ditempat umum dan penjualan secara rumah ke rumah dan tidak menutup kemungkinan kami tetap mencari tempat-tempat potensial lainnya untuk pengembangan dan penjualan produk barang kami ini. Administrasi yang rapi, yaitu mencatat setiap pengeluaran (listrik, air, gaji pegawai, iuran warga) dan pemasukan.

b. Targeting Usaha ini memiliki peluang yang cukup bagus karena rata-rata setiap rumah tangga memiliki 2 sampai 4 buah ranjang, lalu pada smk kejuruan ( khususnya jurusan pariwisata) selalu mengajarkan siswanya ubtuk memperhatikan bed cover yg baik digunakan. Selain itu lokasi produksi juga dekat dengan jalan raya atau tempat umum yang pasti dilewati oleh para Ibu-Ibu rumah tangga yang merupakan sasaran produksi/konsumen. Konsep pemasaran yang dilakukan berkaitan dengan Marketing Mix, yaitu 4P ditambah dengan 3P yang meliputi : a. Product :Produk yang dihasilkan harus mampu memberikan kepuasan kepada para konsumen karena produk berupa makanan yang sangat tergantung dari kenyamanan atau kepuasan konsumen. b. Price :Harga yang diberikan merupakan harga yang sangat terjangkau dan sesuai dengan pelayanan yang diterima. 8

c.

d.

e.

f.

g.

:Tempat usaha strategis yaitu dekat dengan jalan raya yang menjadi jalur yang cukup strategis untuk menjadi sasaran konsumen. Promotion :Promosi dilakukan melalui brosur yang dibuat dan ditempatkan di tempat-tempat umum jadi konsumen yang melihat tertarik untuk melihat-lihat maupun membeli ini. People :Proses produksi harus dilakukan oleh tenaga yang berkompeten agar hasil produksi dapat benar-benar berkualitas dan memuaskan pihak konsumen. Process :Dalam proses produksi harus memperhatikan kebersihan baik bahan maupun lingkungan sehingga produk yang dijual dapat bernilai maksimal. Physical Evidence :Produk pelayanan yang dijual harus disajiakan dengan menarik dan bersih tanpa mengabaikan biaya yang harus dikeluarkan sehingga konsumen tertarik untuk mencoba terus pelayanan ini. Place

c. Positioning Dalam menjual produk atau memberikan pelayanan perusahaan, Perusahaan ini memposisikan diri sebagai pesaing pasar yang patut diberikan perhatian karena beberapa keunggulan yang dimiliki, seperti : a. Harga :Produk hasil pelayanan yang akan dihasilkan memiliki harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan dengan memperhatikan daya beli konsumen. b. Tampilan :Perusahaan juga sangat memperhatikan penampilan produk sehingga sedemikian rupa agar konsumen puas dan selalu menjaga higiene dan kebersihan tempat usaha.

2. Analisis pasar Berdasarkan pengamatan yang dilakukan dapat dianalisa market didaerah lingkungan anda, bila dalam satu lingkungan kelurahan wilayah anda terdapat sedikitnya 300 tempat tidur dengan asumsi mereka membeli 1 bed cover maka perhitungan akan menjadi:

Jumlah helm yang bisa dicuci adalah 300 x 1 = 300 bed cover dalam sebulan maka dalam satu hari menjadi 300 helm : 30 hari = 10 bed cover perhari. 3. Analisis SWOT a. Strenghts ( kekuatan kekuatan )

1) Terdapat variasi pelayanan yang yang tidak hanya menjual bed cover ditempat, namun juga penjualan secara rumah ke rumah. 2) Sistem promosi yang baik walaupun target market dalam ruang lingkup kecil. 3) Hasil pelayanan yang ditawarkan memiliki kualitas pelayanan yang bagus dan memuaskan. 4) Memiliki saluran pelayanan yang mudah dijangkau konsumen. b. Weakness ( kelemahan - kelemahan )

1) Modal kerja yang terbatas ketika diperlukan penambahan barang seiring dengan penambahan konsumen. 2) Waktu untuk proses produksi sedikit karena terbatas oleh waktu kuliah. 3) Terjadi kewalahan dalam proses produksi pelayanan saat pelanggan disaat menjual secara bersamaan. c. Opportunities ( kesempatan kesempatan ) 1) Mengembangkan keterampilan yang dimiliki.. 2) Pertumbuhan minat konsumen akan pelayanan yang diberikan. 3) Memanfaatkan waktu luang yang dimiliki terutama hari libur.

d.

Threaths ( ancaman ancaman )

1) Perubahan-perubahan keinginan konsumen yang berubah cepat terhadap produk merek lain. 2) Semakin banyakya permintaan yang ada, sehingga tidak mampu untuk melayani semua permintaan tersebut. 3) Naiknya harga bahan tidak sebanding dengan harga penjualan. 4) Ongkos produksi yang selalu meningkat. 5) Masuknya pesaing baru yang menawarkan harga lebih murah.

4. Proyeksi kapasitas produksi 10

Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan barang karena memproduksi atau menghasilkan produk bed cover sehingga memperhitungkan biaya bahan baku. Adapun rancangan anggaran biaya dari bahan-bahan yang diperlukan dari setiap produk yang dihasilkan, yaitu :

RANCANGAN ANGGARAN BIAYA

HUMAS
brosur pamflet Foto Copy Print Biaya Operasional Rp. 500.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 300.000,Rp. 200.000,-

Rp. 1.650.000,-

PERLENGKAPAN DAN DEKORASI


Spanduk Biaya Operasional transport bed cover Rp. 200.000,Rp. 500.000,Rp. 500.000,Rp. 5.500.000,-

Rp. 6.700.000,-

11

KEROHANIAN
Pejati (Rp. 40.000 x 3) Banten Sodan Dupa Sesari Canang Rarapan Rokok Banten + Korek Segahan Biaya Operasional Rp. 120.000,Rp. 40.000,Rp. 20.000,Rp. 30.000,Rp. 30.000,Rp. 5.000,-

Rp. 10.000,Rp. 10.000,Rp. 200.000,-

Rp. 435.000,-

DANA TAK TEDUGA

Rp 4.000.000

TOTAL BIAYA Rp.12.785.000,

12

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penghitungan penjualan dan biaya yang dikeluarkan, usaha Toko kami ini layak untuk didirikan. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu : a. Perlunya penangan biaya operasional sekecil mungkin, terutama yang berkaitan dengan biaya selimut dan bed cover b. Peninjauan lokasi yang sesuai dengan target c. Penanganan biaya asset sekecil mungkin d. Peningkatan kualitas dari produk yang dihasilkan

13