Anda di halaman 1dari 5

PERKEMBANGAN LOGISTIK DI INDONESIA, BESERTA SMC (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) Supply chain adalah sebuah sistem yang melibatkan

proses produksi , pengiriman, penyimpanan , distribusi dan penjualan produk dalam rangka memenuhi permintaan akan produk tersebut . Supply chain didalamnya termasuk seluruh proses dan kegiatan yang terlibat didalam penyampaian produk tersebut sampai ketangan pemakai (konsumen). Semua itu termasuk proses produksi pada manufaktur , sistem transportasi yang menggerakkan produk dari manufaktur sampai ke outlet retailer , gudang tempat penyimpanan produk tersebut , pusat distribusi tempat dimana pengiriman dalam party besar dibagi kedalam party kecil untuk dikirim kembali ke toko-toko dan akhirnya sampai ke retailer yang menjual produk-produk tersebut. Tujuan dari supply chain adalah untuk memastikan sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan. Sebuah operasi yang effisien dari supply chain tergantung pada lengkap dan akuratnya aliran data yang berhubungan dengan produk yang diminta dari retailer kepada buyer , sistem transportasi dan kembali ke manufaktur. Komponen Manajemen Lima prinsip dasar yang menjadi bagian penting pada manajemen supply chain adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Planning / perencanaan Sourcing / sumber barang Manufacturing Pengiriman Pengembalian

Planning / Perencanaan, adalah pengembangan sebuah strategi untuk Mengatur seluruh sumber alam yang dibutuhkan untuk memuaskan kebutuhan customer akan produk dan service. Perencanaan yang terbesar dibicarakan adalah meningkatkan sebuah standar ukuran untuk memantau supply chain sehingga menjadi effisien , biaya berkurang dan memberikan kualitas dan nilai yang tinggi kepada customer. Sourcing, adalah proses memilih supplier yang akan mengirim barang dan jasa yang dibutuhkan untuk menciptakan produk atau service kita. Ini juga melibatkan masalah penentuan harga , pengiriman dan proses pembayaran dengan supplier dan menciptakan tolak ukur untuk memantau dan meningkatkan hubungan baik. Manufacturing, termasuk didalamnya jadwal yang memungkinkan untuk kegiatan produksi, tes produk , pengemasan dan persiapan untuk pengiriman. Sebagai tolak ukur terbesar yang menjadi bagian intensif pada supply chain adalah tingkat ukuran kwalitas ,

hasil produksi dan tenaga kerja produktif. Proses manufacturing meliputi:


Produksi Testing Packaging/pengemasan Persiapan untuk pengiriman Tingkat kwalitas Hasil produksi dan tenaga produktif.

Delivery / pengiriman, kadang-kadang disebut juga logistik dan ini adalah sebuah proses bisnis yang melibatkan pergerakan fisik dari barang yang berada dijalur supply chain. Didalam supply chain seringkali muncul seperti bahan mentah berpindah ke proses manufaktur dan produk yang sudah jadi berjalan kearah konsumen. Beberapa penyedia jasa logistik memberi tambahan service seperti pergudangan, persiapan untuk promosi produk dan pengepakan kembali dari barang-barang yang rusak pada saat transit. Pengiriman ( logistik ): 1. Proses bisnis yang melibatkan pergerakan barang/item di jalur supply chain. 2. Seringkali muncul pengiriman bahan mentah dan produk jadi. 3. Penyedia jasa logistik mungkin menyediakan beberapa service tambahan. Pengembalian, walaupun merupakan sebuah bagian utuh dari beberapa supply chain, pengembalian seperti botol beer yang dapat digunakan kembali , dapat menjadi problem dari supply chain. Pengembalian membutuhkan sebuah jaringan kerja untuk penerimaan barang dari customer untuk barang berlebih atau cacat dan memberi dukungan kepada customer yang mempunyai masalah dengan mengirimkan produk pengganti. Sebagai kesimpulan, keseluruhan sasaran dari supply chain adalah untuk meyakinkan produk yang tepat berada pada tempat dan waktu yang tepat. Semua itu dikenal sebagai 3 P's dari supply chain. 3 P's supply chain adalah:

Product / produk Price / harga Place / tempat

DI INDONESIA Di Indonesia perkembangan SMC telah dirasakan semenjak mulai orde baru. Perkembangan tersebut lebih signifikan dirasakan setelah Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama di bidang industri dan perdagangan. Hal ini lebih di dukung lagi dengan adanya operasi Freight Forwarding dengan multi moda. namun hal tersebut tidak selamanya berjalan lancer.

Contoh kasus penggunaan kapal Ro-Ro untuk angkutan Truk. Sempat dilakukan di pulau Jawa. Saat itu sekitar tahun 80- 90 an sempat di rilis. Yaitu dikarenakan jalur pantura dianggap tidak lagi efektif, sebab alur barang amat lambat, sehingga muncul ide untuk mengangkut truk dari Jatim ke Jabar. Dengan demikian alur barang akan lebih cepat. Namun akhirnya tidak berhasil karena dianggap menggangu pendapatan para supir truk. Akhirnya para supir tersebut melambatkan truk dan mengacaukan arus. Sehingga operasi kapal tidak efektif. Akhirnya pemerintah terpaksa menghapus program tersebut. Contoh lagi kasus di tanjung Priok:
Pelni protes pembongkaran gudang di Tanjung Priok

sysadmin, 22 Agustus 2008, 15:56:15 JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyatakan keberatan atas rencana pembongkaran gudang logistik oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Tanjung Priok sebelum akhir tahun ini. Kepala Humas PT Pelni Edi Haryadi mengatakan pihaknya melihat gudang tersebut sudah digunakan dengan optimal, tidak seperti apa yang dikemukakan oleh Pelindo II. Pelindo mengatakan penggunaan gudang ini tidak maksimal, padahal selama ini semua suku cadang dan oli untuk kapal Pelni yang melayani angkutan penumpang ditaruh di sana. Sadi sisi mana tidak optimalnya? tegasnya, kemarin. Dia menjelaskan selama ini gudang tersebut menjadi bagian penting dari operasional kapal penumpang, sehingga tidak mungkin penggunaannya menjadi tidak optimal. Seharunya, tutur Edi, Pelindo II mendukung Pelni untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut dia, penggusuran gudang logistik akan mengganggu operasional kapal penumpang dan tidak menunjang efisiensi kegiatan pelayanan di pelabuhan. Sebaliknya, justru menambah kemacetan karena ada tambahan kegiatan lalu lintas angkutan barang dari pusat logistik Pelni yang jauh dari kapal. Dia menjelaskan konsep kapal Pelni adalah adalah multiport di mana sebuah kapal berputas dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Ketika terjadi keterlambatan selama enam jam dari jadwal, di pelabuhan selanjutnya keterlambatan bisa mencapai satu hari. Edi menambahkan lokasi gudang tersebut sudah sangat strategis dan membantu Pelni dalam menjaga kualitas layananannya kepada penumpang. Ketika dipindahkan ke lokasi yang lebih jauh dari pelabuhan, dibutuhkan waktu tambahan untuk mengambil oli atau suku cadang.

Hal tersebut tentu akan merugikan banyak pihak, khususnya penumpang, ujarnya. Ajukan Izin Rencana relokasi itu keluar menyusun pengajuan izin pembongkaran gudang logistik milik BUMN pelayaran tersebut kepada Meneg BUMN untuk mengubah peruntukan lahan gudang itu sebagai areal penumpukan peti kemas. Saat ini perizinan untuk pembongkaran gudang logistik Pelni di Pelabuhan Tanjung Priok itu sedang diproses. Edi menambahkan pihaknya juga keberatan dengan rencana relokasi gudang tersebut yang masuk dalam rencana jangka menengah yang dimulai 2013-2017 dan jangka panjang periode 2018-2150, yaitu pembangunan area logistik pelabuhan di Kali Baru. Sebelumnya Pelindo II menyatakan selama ini fasilitas pergudangan yang dioperasikan Pelni itu tidak termanfaatkan secara optimal. Apalagi sesuai dengan rencana induk atau master plan Pelabuhan Tanjung Priok, seluruh fasilitas pergudangan dan perkantoran yang berada di areal lini 1 dan lini 2 harus direlokasi ke luar pelabuhan. Pelindo II sendiri tetap akan melanjutkan penataan Pelabuhan Tanjung Priok sesuai dengan master plan yang telah disetujui oleh Departemen Perhubungan dan merujuk pada Tata Ruang Wilayah dari Pemprov DKI Jakarta. Berdasarkan rencana induk, Pelabuhan Tanjung Priok akan dijadikan pusat layanan logistik terpadu atau logistic centre dan distribusi berstandar internasional. Kami berkomitmen menjadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama bagi pengguna jasa di Indonesia dan seluruh dunia, kata Cipto Pramono, General Manager Pelabuhan Tanjung Priok, didampingi Kepala Humas Hambar Wiyadi kepada Bisnis. (Bisnis, 20 Agustus). Oleh: Fita Indah Maulani Bisnis Indonesia Namun hal tersebut juga sebagian dari kegagalan SMC di Indonesia. Keberhasilan SMC di Indonesia juga banyak diberitakan, meski tanpa sadar saat kita menerima barang tepet waktu , maka SMC itu telah sukses.

Sumber: ^ "Definition of Terms". A Management Consultant @ Large. Retrieved on 2008-0227. , 22 Agustus 2008, 15:56:15 , Bisnis Indonesia www.google.com/wikipedia/ Supply_chain_management.htm#searchInput