Anda di halaman 1dari 5

GAMBARAN UMUM PUSKESMAS TAMBUN TAHUN 2010

A. KEADAAN GEOGRAFI

1. Luas Wilayah dan Batas-batas Luas wilayah kerja Puskesmas Tambun adalah 7 km2. Desa wilayah kerja yang paling luas adalah Desa Tambun 2.97 km2 atau 42.4% dari luas seluruhnya dan desa wilayah kerja paling kecil adalah Desa Setia Darma 1.61 km2 atau 23% dari luas seluruhnya.

Batas-batas dari wilayah kerja Puskesmas Tambun adalah sebagai berikut :

Sebelah Utara Sebelah Selatan Sebelah Barat Sebelah Timur

: Desa Mekar Sari : Kecamatan Setu : Desa Jati Mulya : Desa Wanasari

2. Wilayah Administrasi Secara administratif Puskesmas Tambun terletak di wilayah Desa Setia Darma Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, dengan jumlah desa yang menjadi wilayah kerja dari Puskesmas Tambun adalah 3 desa meliputi 93 RT dan 22 RW. Ketiga desa tersebut adalah :

a. Desa Lambang Jaya

b. Desa Tambun

c. Desa Setia Darma

Jarak terjauh ke Puskesmas yaitu 8 km dan jarak terdekat yaitu 2 km dengan waktu tempuh terlama adalah 30 menit dan waktu tempuh tercepat 10 menit dengan demikian dapat dikatakan bahwa seluruh desa di wilayah kerja Puskesmas Tambun relatif terjangkau.

Gambar 1 Peta Wilayah Kerja Puskesmas Tambun Tahun 2010

Gambar 1 Peta Wilayah Kerja Puskesmas Tambun Tahun 2010 B. KEADAAN DEMOGRAFI Penduduk sebagai sumber daya

B. KEADAAN DEMOGRAFI

Penduduk sebagai sumber daya manusia merupakan potensi daerah yang

paling penting. Tentu saja hal ini perlu didukung dengan kualitas yang

memadai. Secara kuantitatif, jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas

Tambun pada tahun 2010 adalah 50.612 jiwa terdiri dari laki-laki 25.596

jiwa dan perempuan 25.016 jiwa, dengan kepadatan penduduk 7.089 jiwa

per km 2.

Tingkat kepadatan penduduk tertinggi yaitu di Desa Setia Darma dengan

rata-rata 11.778 jiwa/km 2, sedangkan Desa Lambang Jaya merupakan desa

terendah kepadatannya yaitu 2.760 jiwa/km 2. Meskipun tingkat kepadatan

penduduk mempunyai perbedaan tinggi, tetapi tingkat kepadatan hunian

rumah pada tiap desa hampir merata sebanyak 6 jiwa/rumah tangga.

C. KEADAAN SOSIAL EKONOMI

1. Mata Pencaharian

Sumber ekonomi keluarga sangat berpengaruh dengan derajat

kesehatan keluarga dan masyarakat, dengan daya beli yang baik maka

akan menambah pula kemampuan masyarakat untuk meningkatkan

derajat kesehatannya.

Gambar 2 Mata Pencaharian Penduduk di Puskesmas Tambun Tahun 2010

3% 7% 39% 51%
3%
7%
39%
51%
3% 7% 39% 51% Buruh Tani Petani Pekerja Industri Pekerja Bidang Jasa

Buruh Tani

3% 7% 39% 51% Buruh Tani Petani Pekerja Industri Pekerja Bidang Jasa

Petani

3% 7% 39% 51% Buruh Tani Petani Pekerja Industri Pekerja Bidang Jasa

Pekerja Industri

3% 7% 39% 51% Buruh Tani Petani Pekerja Industri Pekerja Bidang Jasa

Pekerja Bidang Jasa

Dari gambar diatas terlihat bahwa persentase mata pencaharian

penduduk di wilayah kerja Puskesmas Tambun, yang terbanyak adalah

pekerja industri 51% dan yang paling sedikit jumlahnya adalah buruh

tani 3%.

2. Tingkat Pendidikan

Dalam grafik dibawah ini terlihat bahwa tingkat pendidikan

penduduk umur 10 tahun keatas pada tahun 2010, yang tertinggi yaitu

pada klasifikasi pendidikan Tamat SLTA/MA 36%, untuk lebih jelas lihat

gambar dibawah ini:

Gambar. 3 Tingkat Pendidikan Penduduk di Puskesmas Tambun Tahun 2010

UNIVERSITAS

TIDAK/ BELUM

TIDAK/ BELUM

UNIVERSITAS TIDAK/ BELUM TIDAK/ BELUM 5% PERNAH TAMAT SD SEKOLAH 7% 7% SLTP/ MTs SLTA/ MA
5% PERNAH TAMAT SD SEKOLAH 7% 7% SLTP/ MTs SLTA/ MA 17% 36%
5%
PERNAH
TAMAT SD
SEKOLAH
7%
7%
SLTP/ MTs
SLTA/ MA
17%
36%

16%

AK/ DIPLO MA

SD/MI

12%

D. KEADAAN LINGKUNGAN

1. Rumah Sehat

Rumah sehat adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat

kesehatan, yaitu bangunan yang memiliki jamban yang sehat, sarana air

bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah,

ventilasi rumah yang baik, kepadatan hunian rumah yang sesuai dan

lantai rumah tidak terbuat dari tanah. Dari kompilasi data yang

terkumpul, prosentase rumah sehat sebesar 5,972 (82,01%) dari seluruh

rumah yang ada 8,313 rumah.

2. Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM)

Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM) merupakan suatu

sarana yang dikunjungi banyak orang dan berpotensi menjadi tempat

persebaran penyakit. TUPM meliputi terminal, pasar, tempat ibadah,

stasiun, tempat rekreasi, hotel, restoran, depot, dll. TUPM yang sehat

adalah yang memenuhi syarat kesehatan yaitu memiliki sarana air

bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah

(SPAL), ventilasi yang baik, luas lantai/ruangan yang sesuai dengan

banyaknya pengunjung dan memiliki pencahayaan ruang yang memadai.

191 TUPM yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tambun.

3. Akses Terhadap Air Bersih Sumber air bersih yang digunakan rumah tangga dibedakan menurut air kemasan, ledeng, pompa, sumur terlindung, sumur tidak terlindung,

air sungai, air hujan dan lainnya. Dari jumlah keluarga yang ada (8,313 KK) yang berhasil diperiksa sebanyak 7,282 (87,6 %) keluarga. Dari keluarga yang diperiksa tersebut, semuanya mendapat akses air bersih, dengan rincian berturut-turut menggunakan SGL 117 (1,61%), Ledeng

468 (6,43%), SPT 6,697 (91,97%), PAH, kemasan dan lainya tidak ada.

4. Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Kepemilikan sarana sanitasi dasar yang dimiliki oleh keluarga meliputi persediaan air bersih (PAB), jamban, tempat sampah, dan pengelolaan air limbah (PAL). Dari 8,313 KK yang ada hampir semuanya bisa diperiksa. Dari hasil pemeriksaan didapatkan data, bahwa kepemilikan air bersih adalah 100%, Jamban 99,89% dan Pengelolaan air limbah 98,57%.