Anda di halaman 1dari 5

Aku tulis sajak ini untuk menghibur hatimu Sementara kau kenangkan encokmu kenangkanlah pula masa remaja

kita yang gemilang Dan juga masa depan kita yang hampir rampung dan dengan lega akan kita lunaskan.

Kita tidaklah sendiri dan terasing dengan nasib kita Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan. Suka duka kita bukanlah istimewa kerna setiap orang mengalaminya.

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh Hidup adalah untuk mengolah hidup

bekerja membalik tanah memasuki rahasia langit dan samodra, serta mencipta dan mengukir dunia. Kita menyandang tugas, kerna tugas adalah tugas. Bukannya demi sorga atau neraka. Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu. Kita adalah kepribadian dan harga kita adalah kehormatan kita. Tolehlah lagi ke belakang ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna. Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita. Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda. Dan kenangkanlah pula

bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara. Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok. Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap. Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama, nasib, dan kehidupan.

Dan seterusnya...

Betapa makna mendalam dan luar biasa bisa kita dapatkan dalam puisi romantis karya Rendra di atas. Penyair mengajak pada nuansa romantic pasangan tua untuk bernostalgia pada masa lalunya yang tidak mudah. Kebersamaan hingga usia renta untuk menakhlukkan kehidupan.

Kita juga bisa menemukan puisi romantis karya Zurinah. Pada puisi ini, perempuan yang menyatakan perasaannya kepada lelakinya. Ada pesan terkandung didalamnya bahwa tidak perlu menjadi terbaik dan istimewa untuk bisa bahagia

Puisi Romantis II
Kau mungkin bukan lelaki terbaik Tapi buat perempuan sepertiku Mungkin tidak ada yang lebih Darimu

Aku mungkin tidak mendapat segala-galanya Tapi dengan keadaan begini Aku tidak meminta Yang lebih baik

Usahlah bertanya apakah aku bahagia Aku juga tidak menyoal perasaanmu Kerana kadang-kadang bila terlalu mau memasti Orang jadi semakin ragu Terlalu berbicara dan banyak menganalisa Orang jadi semakin tidak tahu

Aku mungkin kurang pasti Tentang apa yang telah kukatakan Tapi yang pasti Kita tidak perlu terlalu pasti

Anda pun bisa membuat puisi romantis ketika suasana hati Anda sedang berbunga. Seperti yang diciptakan oleh Sapardi dalam puisinya yang pendek namun mudah dicerna berikut :

Puisi Romantis III

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya tiada

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada