P. 1
Rancangan Penelitian

Rancangan Penelitian

|Views: 1,272|Likes:
Dipublikasikan oleh La Ode Rinaldi
Blok 16 Metodologi Penelitian
Blok 16 Metodologi Penelitian

More info:

Published by: La Ode Rinaldi on Jul 22, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

MATERI SAN31

RANCANGAN PENELITIAN:
EXPERIMENTAL DESIGN (DESAIN PERCOBAAN/RANCANGAN PERCOBAAN)
FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG

Syaiful Anwar Pondok Bukit Agung Blok K-1 Semarang 50269 Telp./Fax (024) 7474904 / 7460806 HP. 081 22882358 Email: syaifulanwar@undip.ac.id; syaifulanwar06@yahoo.com

GARIS-GARIS BESAR PENYAJIAN MATERI
BAGIAN I. PENGERTIAN DAN RAGAM RANCANGAN PENELITIAN 1. Pengertian 2. Ragam Rancangan Penelitia BAGIAN II. RANCANGAN PENELITIAN NON EKSPERIMENGTAL 1. Percobaan Monofaktor & Faktorial serta Penamaannya 2. Konsep Penggunaan Rancangan Lingkungan 3. Contoh Kasus BAGIAN III. RANCANGAN PENELITIAN EKSPERIMENTAL (PERCOBAAN) 1. Konsep Dasar Rancangan Percobaan 2. Ragam Rancangan (Pra, True, Quasi) 3. Ragam Percobaan 3.1. Percobaan Monofaktor & Faktorial serta Penamaannya 3.2. Konsep Penggunaan Rancangan Lingkungan 3.3. Contoh Kasus

PENGERTIAN DAN RAGAM RANCANGAN Pengertian
1.

Strategi untuk memperoleh data yang dipakai untuk menguji hipotesis 2. Rencana, Struktur dan Strategi Penyelidikan yang Hendak Dilakukan Guna Mendapatkan Jawaban dari Pertanyaan atau Permasalahan Penelitian 3. Rencana Prosedural yang Menjadi Panduan Peneliti NON EKSPERIMENTAL EKSPERIMENTAL untuk Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Penelitian secara Valid, enelitian Deskriptif (survei, Objektif, Akurat dan studi kasus, retrospektif/ex post facto, Ekonomis prospektif/cohort,dll.)
1. Pra Eksperimental 2. True Eksperimental 3. Quasi Eksperimental

Penelitian Analitik (eksplanatif, komparatif, korelatif, dll.) Penelitian Evaluatif Penelitian Historis Penelitian Filsafat

PENELITIAN NON EKSPERIMENTAL
A. PENELITIAN DESKRIPTIF:
-Rancangan yang mendeskripsikan seperangkat peristiwa atau kondisi populasi saat itu. -Bertujuan untuk menerangkan/menggambarkan/potret tentang masalah penelitian yang terjadi berdasarkan karakteristik tempat, waktu, umur, 1. jenis kelamin, sosial PROFIL PEWARNA MAKANAN KUE DI PUJASERA RS TLOGOREJO SEMARANG ekonomi, pekerjaan status perkawinan, cara/pola hidup, dll. 2. PERILAKU PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI YANG MENDISKRIPSI TINGGAL DI DAERAH A KAN PENELITI MULAI DARI SINI 3. LAINNYA
PERILAKU, mis.: 1. Baik 2. Cukup MENENTUKAN MENENTUKAN MELAKUKAN MENDESKRIPSIKAN PERILAKU 3. Kurang SUBJEK VARIABEL PENGUKURAN/ PEMBERIAN ASI BERDASAR: PENELITIAN PENELITIAN PENGAMATAN1. Ekonomi (Ibu Menyusui) (Perilaku PADA 2. Pekerjaan o Populasi Pemberian ASI) VARIABEL 3. Umur o Sampel (tolok ukur) 4. Sosial o Sampling 5. Pengetahuan

PENELITIAN NON EKSPERIMENTAL
B. PENELITIAN ANALITIK KORELATIF:
-Rancangan yang bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antar variabel. 1. HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA URINE DENGAN GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES 2. HUBUNGAN ANTARA KADAR UREUM DENGAN Hb PADA PENDERITA GAGAL GINJAL 3. HUBUNGAN ANTARA ION Na, KADAR KOLESTROL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PENELITI MULAI DARI SINI HUBUNGAN ANTARA CARA PERAWATAN PAYUDARA ANALISIS ANTARA (CPP) DAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI (KPA) PADA MELAKUKAN CPP DENGAN IBU POST MENENTUKAN PARTUM PENGUKURAN/
SUBJEK PENGAMATAN PENELITIAN MENENTUKAN PADA (Ibu Post Partum) VARIABEL VARIABEL o Populasi PENELITIAN (tolok ukur) o Sampel (Independent-CPP o Sampling & Dependent-KPA)

KPA (UJI KORELASI HASIL SPEARMAN ANALISIS RANK ATAU χ 2): -Ada/Tidak Ada Hubungan

PENELITIAN NON EKSPERIMENTAL
C. PENELITIAN ANALITIK KOMPARATIF:
-Rancangan yang bertujuan untuk menguji ada tidaknya perbedaan antar variabel/kelompok/perlakuan. 1. KADAR TRIGLISERIDA DAN KOLESTEROL PADA PASIEN YANG MENDAPATKAN TERAPI TOTOK PERUT DIBANDINGKAN TANPA TERAPI 2. ANGKA KUMAN PADA RUANGAN BER-AC DAN TANPA AC 3. PERBEDAAN KECEPATAN SEMBUH DARI LUKA YANG DIBERI OBAT BETADINE DAN NEBACITINE 4.

PENELITIAN EKSPERIMENTAL/PERCOBAAN
BAGIAN I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN 1. Jenis Penelitian ~ Desain Penelitian 2. Unsur Penting Rancangan Percobaan 3. 3 in 1 dalam Rancangan Percobaan BAGIAN II. RAGAM PERCOBAAN 1. Percobaan Monofaktor & Faktorial serta Penamaannya 2. Konsep Penggunaan Rancangan Lingkungan 3. Contoh Kasus BAGIAN III. DATA BERMASALAH DAN UJI NILAI TENGAH 1. Penanganan Data Bermasalah 2. Uji Nilai Tengah (Uji Post Hoc)

I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN
I.1. Jenis Penelitian ~ Desain Penelitian

PENELITIAN (RESEARCH)

PENELITIAN PERCOBAAN (EXPERIMENTAL) Ada/Tidaknya Intervensi Treatment/ Perlakuan

DESAIN/RANCANGAN PERCOBAAN (EXPERIMENTAL DESIGN) o Ranc. Perlakuan o Ranc. Lingkungan o Ranc. Respon BEDA: SAMPEL & UKURANNYA db galat ≥ 15

DESAIN/RANCANGAN OBSERVASI PENELITIAN (NON EXPERIMENTAL DESIGN) OBSERVASI o Berbasis Pendekatan (NON EXPERIMENTAL) o Berbasis Tujuan o Berbasis Lokasi o Dll

I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN
I.2. Unsur Penting Rancangan Percobaan I.2.1. Tujuan/Hipotesis Percobaan Dalam merancang suatu percobaan, nyatakan tujuan/hipotesis secara jelas dalam bentuk: 1. Hipotesis yang hendak diuji melalui kajian/pengaruh perlakuan yang hendak diduga 2. Kelompokkan ke dalam tujuan major dan minor I.2.2. Istilah Perlakuan, Satuan dan Galat Percobaan A. PERLAKUAN (tunggal dan atau kombinasi) : Suatu prosedur (sekumpulan kondisi eksperimen yang dikenakan kepada unit/satuan percobaan) yang pengaruhnya hendak diukur dan dibandingkan dengan perlakuan lain. Misalnya: Jenis Penyakit, Jenis Pelayanan (tunggal)

I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN
I.2. Unsur Penting Rancangan Percobaan
I.2.2. Istilah Perlakuan, Satuan dan Galat Percobaan A. PERLAKUAN (tunggal dan atau kombinasi): Suatu prosedur (sekumpulan kondisi eksperimen yang dikenakan kepada unit/satuan percobaan) yang pengaruhnya hendak diukur dan dibandingkan dengan perlakuan lain. Misalnya: Jenis Penyakit, Jenis Pelayanan (tunggal) Jenis dan Cara Pemberian Obat (kombinasi) dsb, FAKTOR (monofaktor dan faktorial) : Klasifikasi dalam satu macam perlakuan (1 klas = monofaktor dan bila > 1 klas = faktorial). Misalnya: 1. Percobaan Jenis Pelayanan (P1, P2, dan P3) Merupakan Percobaan monofaktor(klasifikasi 1 macam: jenis pelayanan) dengan 3 perlakuan: P1, P2, P3 2. Percobaan Jenis Obat (O1, O2) dan Cara Pemberiannya (C1, C2, C3) Merupakan Percobaan faktorial (klasifikasi 2 macam: jenis &

I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN
I.2. Unsur Penting Rancangan Percobaan
I.2.2. Istilah Perlakuan, Satuan dan Galat Percobaan B. SATUAN PERCOBAAN : Unit (Satuan bahan tempat) terkecil yang dikenai satu perlakuan TUNGGAL (T) KOMBINASI dan A) (T
T13 T23 T31 T21 T12 T33 T34 T34 = Satuan24 Percobaan T T11 T22 T14 T32 T1 A2 T3 A2 T2 A1 T2 A2 T3 A1 T1 A1 T2 A4 T3 A4 T1 A2 T3 A3 = SatuanA3 Percobaan T2 A3 T1 T1 A4

satuan percobaan

C. GALAT PERCOBAAN ( ε ): Ukuran keragaman diantara semua pengamatan yang berasal dari satuan percobaan yang mendapat perlakuan sama
µ 2 µ µ 1 µ 3

1

2

3

Y1 = 1 Y1 2 =

µ+ ε 1 1 1 µ+ ε 1 1 2 µ+ ε 1 1 3 µ+ ε 1 1 4

Y2 = 1 Y2 2 =

µ+ ε 2 2 1 µ+ ε 2 2 2 µ+ ε 2 2 3 µ+ ε 2 2 4

Y3 = 1 Y3 2 =

µ+ ε 3 3 1 µ+ ε 3 3 2 µ+ ε 3 3 3 µ+ ε 3 3 4

Y1 = 3 Y1 = 4

Y2 = 3 Y2 = 4

Y3 = 3 Y3 = 4

I. KONSEP DASAR RANCANGAN PERCOBAAN
I.3. 3 in 1 dalam Rancangan Percobaan
PRNA A N A C NA PNL I N E C B A E E C NA / NA GN E E I A / R OA N R T P ( E I N E PE I E T L DS G XRR NA) M

Pl a u r s dryn d uaa ut k egm l a/m pr l h a yn o t p eu ag i nkn n m u p kn e e e dt ag a a o g u n u m o a m euis a tl i h a meet n e nh yr im dl pnl i m a a a ia

RS O E P N yn ag d ekn l h i r ao bi e OJE B K

P RA U N E L KA yn sna a g e g ja d ip k nu tu ic ta a n k m n b lk n e im u a RSO EP N

ttt

KAAN EDA L GUGN IN K N A dn KRGMN a EA A A B H N BE A A /O J K

R NA GN A C NA RS O EPN
P u a T ru u e bh e k r (P u a K a tita e b h u n tif) P u a T kT ru u e bh a e k r (P u a K a tif) e b h u lita

R NA GN A C NA PRA UN E L KA

R NA GN A C NA PR OA N E C BA L GUGN I K NA N
R L(R n .A a L n k p A a c ck e ga ) R K(R n .A a K lo p k A a c c k e mo ) R S (R n .A a B ju BL ac ck u r S n k rL a ga a ) tin Rn a g n acna

/

S tuF k r a a to >S tuF k r a a to 1 F k ria . a to l 2 S lit P t . p lo 3 S lit B k . p lo 4 T eS rie . im e s

L ttic a e

II. RANCANGAN PERCOBAAN

Klasifikasi Rancangan 2.1. Rancangan Perla 2.1.1. Faktor/M Satu 2.1.2. Dua Faktor

II. RANCANGAN PERCOBAAN
Dasar penggunaan dari RAL adalah: (a) kecuali perlakuan, semua bahan, satuan (unit) percobaan, media percobaan, dan lingkungan harus dibuat tetap atau sama atau homogen; dan (b) penempatan perlakuan ke dalam satuan (unit) percobaan dilakukan secara acak lengkap. Model matematikanya: Yij = µ + τ i + ε ij Yijk = µ + Ai + Bj + (AB)ij + ε ijk Kasus Faktorial Yijk= µ +Ai+Bj+(AB)ij+ε ijk
db JK 2 18 20
A1B2U A1B3U A1B1U 1 2 2 A2B2U A2B1U A1B4U 3 2 2 A2B3U A1B2U A2B3U 2 3 3 A1B3U A2B3U A2B2U 3 1 2 A2B4U A1B4U A1B2U 1 1 2

Kasus Monofaktor Yij = µ + τ i + ε ij
τ 1U τ 3U τ 2U SK 3 1 7 τ 3U τ 2U τ 1U Perlakuan 2 3 7 (τ ) τ 2U τ 1U τ 3U Galat (ε ) 3 2 7 Total τ 3U τ 2U τ 3U 3 5 4 τ 1U τ 3U τ 2U =3; U=7; SP=3x7=21 4 5 6 τ 2U τ Lay out 1U τ 2U

SK Perlaku an A B AB Galat (ε )

db JK 7 1 3 3 16

A=2;A1B1U A2B4U A1B4U Total B=4;U=3; SP=2x4x3=24

Anova

3

Lay out

2

3

23

Anova

II. RANCANGAN PERCOBAAN
Dasar penggunaan dari RAK adalah: (a) kecuali perlakuan dan kelompok, semua bahan, satuan (unit) percobaan, media percobaan, dan lingkungan harus sama atau homogen; dan (b) pengacakan, didahului pengacakan terhadap kelompok, selanjutnya penempatan perlakuan ke dalam satuan (unit) percobaan dilakukan secara acak lengkap; di setiap kelompok. Model matematikanya: Yij = µ + Kj + τ i + ε ij Yijk = µ + Kk + Ai + Bj + (AB)ij + ε ijk Kasus Faktorial Yijk= µ +Kk+Ai+Bj+(AB)ij+ε ijk
db JK 6 2 12
A1B2K A1B3K A1B1K 1 3 2 A2B2K A2B1K A1B4K 1 3 2

Kasus Monofaktor Yij = µ + Kj + τ i + ε ij
τ 1K τ 3K τ 2K SK 2 2 2 τ 3K τ 2K τ 1K Kelompok 7 7 7 (K) τ 2K τ 1K τ 3K Perlakuan (τ ) 4 4 4 Galat (ε ) τ 1K τ 2K τ 3K 6 6 6 Total τ 1K τ 3K τ 2K =3; K=7; SP=3x7=21 1 1 1 τ 3K τ Lay out 1K τ 2K

SK

db JK 2 7 1 3 3 14

Anova

Kelomp ok A2B3K A1B2K A2B3K Perlaku 1 3 2 an A1B3K A2B3K A2B2K A 1 3 2 B 20 A2B4K A1B4K A1B2K AB 1 3 2 A=2;A1B1K A2B4K A2B4K Galat B=4;K=3; SP=2x4x3=24 (ε ) 1 3 2

Lay out

Anova

II. RANCANGAN PERCOBAAN (Kasus 1)
Kandungan Antosianin dan Intensitas Warna Tepung “Uwi Ungu” (Dioscorea alata L.) pada jenis Perendam dan Lama Pengukusan Berbeda [Aplikasi pada Pembuatan Es Krim Ungu] Jenis Perendam:
P1=tanpa perendam P2=Na-bisulfit 1% P3=Kapur sirih 3%

Lama Pengukusan:
A1=20 menit A2=30 menit A3=40 menit

Tepung Uwi Ungu

Intensitas Warna

Aplikasi
Kadar Antosinin

Daya Mutu Es krim Terima Uwi Ungu (Hedonik)

1. Percobaan faktorial 3x3x3, dengan rancangan dasar RAK; dimana faktor 1: Jenis Perendam (P1=tanpa perendam, P2=Nabisulfit 1%, P3=Kapur sirih 3%) dan faktor 2: Lama Pengukusan (A1=20 menit, A2=30 menit, A3=40 menit); sehingga terdapat 9 JK SK db kombinasi perlakuan dalam 3 kelompok (sebut latar Kelompok belakang 2 pengelompokannya) Perlakuan 8 2. Model : Yijk= Respon : Intensitas warna dan kadar antosianin tepung uwi ungu p 2 A 2 3. µ +Kk+Pi+Aj+(PA)ij+ε dan Anova-nya Buat Model, Denah ijk

FAKTORIAL PA 4 Keterangan: Galat (ε ) 18 Yijk = µ = Kk = P1A1K2P3A2K2P2A1K2P1A3K2P2A2K2P1A2K2P3A1K2P2A3K2P3A3K2 K2 Pi = Total 28 Aj = K1 P3A3K1P2A2K1P3A1K1P1A3K1P3A2K1P1A1K1P2A1K1P2A3K1P1A2K1 (PA)ij = K3 ε ijk =

II. RANCANGAN PERCOBAAN (Kasus 2)
Analisis Mutu Kimia, Mikrobiologi dan Organoleptik Kefir Asal Jenis Susu Berbeda
Jenis Susu:
S1=Susu Sapi Segar S2=Susu Bubuk Full Cream S3=Susu Bubuk Skim Kefir Bening

KEFIR
Kefir Pekat

Respon/ Uji

Mutu Kimia (k.alkohol, pH, total asam) Mikrobiologi (daya anti & total bakteri) Organoleptik (a,r,w,t ~ hedonik)

1. Percobaan monofaktor 3x..6, dengan rancangan dasar RAL dan diulang sebanyak 6 kali. Perlakuannya adalah 3 Jenis Susu (S1=Susu Sapi Segar, S2=Susu Bubuk Full Cream, S3=Susu Bubuk Skim) 2. Respon : Mutu Kimia, Mikrobiologi, Organoleptik baik pada kefir bening Yij= µ kefir pekat S1U1 S2U4 S3U3 Model : maupun + SK db JK 3. Si+ ε Model, Denah dan Anova-nya Buat ij Perlakuan 2 S2U5 S3U6 S1U3 (S) 15 Keterangan: Galat (ε ) Yij = S3U1 S1U4 S2U2 Total 17

µ = Si = ε ij =

S3U2 S2U6 S2U1 S3U4 S1U2 S3U6

MONOFAKTOR BUKAN FAKTORIAL !!!

II. RANCANGAN PERCOBAAN (Kasus 3)
Uji Kelayakan Air Minum dalam Kemasan (AMDK) yang mengandung Natrium Flourida Selama Penyimpanan dengan Beda Paparan Sinar matahari
Lama Penyimpanan: Uji Kestabilan F P0=tanpa disimpan Uji Organoleptik AMDK P1=disimpan 1 mnggu Uji Std Mutu/Layak Alami Ungaran P2=disimpan 4 mnggu -Jumlah Bakteri + -TDS P3=disimpan 8 mnggu 0,7 ppm NaF -pH Paparan S.Matahari: -Kekeruhan M0=t ruang tanpa paparan M1=t langsung dengan paparan

Aplikasi

GIGI KARIES

1. Percobaan faktorial 4x2x..3, dengan rancangan dasar RAL; dimana faktor 1: Lama Penyimpanan (P0=tanpa disimpan, P1=disimpan 1 mnggu, P2=disimpan 4 mnggu, P3=disimpan 8 mnggu) dan SK db JK faktor 2: Paparan S.Matahari (M0=t ruang tanpa paparan, M1=t 7 Perlakuan langsung dengan paparan); p 3 sehingga terdapat 8 kombinasi perlakuan dalam 4 ulangan M 1 Model : Yijk= µ +Pi+Mj+ PM 3 2. Respon :ijk kestabilan F, Organoleptik, Kelayakan (PM)ij+ε Uji FAKTORIAL Galat (ε ) 17 Keterangan: 3. Buat Model, Denah dan Anova-nya
Yijk µ Pi Mj (PM)ij ε ijk = = = = = =
Total 24 P0M0U3P3M0U3P1M1U1P2M1U2P0M1U1P2M0U1P1M0U3P2M1U1 P3M0U2P1M0U1P0M0U2P2M0U3P1M0U2P3M1U3P2M1U3P1M1U2

II. RANCANGAN PERCOBAAN

(kasus model/protipe alat)

MODEL/ PROTOTIPE LAMA

ANALISIS FAKTOR

PENGEMBANGAN APLIKASI TERBAIK (1,2X) BERBAGAI MODEL/ BALIKAN PROTOTIPE

KELOMPOK SASARAN

 UJI COBA BERBAGAI MODEL melalui SIMULASI DAN/ATAU PERCOBAAN  UJI COBA BERBAGAI KOMPONEN ALAT melalui PERCOBAAN  UJI COBA BERBAGAI DESIGN ALAT melalui SIMULASI DAN/ATAU PERCOBAAN

MODEL/ PROTOTIPE BARU

II. RANCANGAN PERCOBAAN (Kasus 4)
Pengembangan Sistem Informasi Patient Safety sebagai Upaya Continous Quality Improvement Pengembangan Model Program P2 DBD di Wilayah Endemis Kota Semarang Berbasis SIG Perancangan Turbin Back Pressure Berkapasitas 250 KW untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Berskala kecil Pengembangan Material Penyimpan Energi Gas Hidrogen Berbasis Partikel Nano Karbon Aktif Rancang Bangun Pengering Hibrid Surya-Biomassa Hemat Energi untuk Produksi The Bunga Rosella Kualitas Tinggi Desain Tungku Gasifikasi Biomassa Multi Burner sebagai Teknologi Pemanfaatan Energi Alternatif Pengganti Minyak Tanah dan Kayu Bakar Pengembangan Model Pemantauan Faktor Resiko Terjadinya Foodborne Disease dengan Pengendalian Vektor dan Reservoir di Sekolah Rancang Bangun Pengendali Lengan Robot Menggunakan Kecerdasan Buatan

III. DATA BERMASALAH & UJI POST HOC
Penanganan Data Bermasalah 3.1. Data Hilang
Data hilang/rusak dapat dilakukan pendugaan/estimasi hanya pada penelitian yang menggunakan RAK dan atau RBSL

3.2. Data Tidak Normal dan Homogen (Transformasi Data)
Bentuk-bentuk Transformasi data: (1) Log y (kalau CV=± 100%); (2) akar pangkat 2 (kalau CV=antara 33-50%); (3) akar pangkat 3 (kalau CV= mak.33%) dan (4) Arc Sin √% (kalau data dalam bentuk persen dan berkisar antara 0-30 dan atau 70-100%)

3.3. Data Memencil (Outlier) …. BOLEH DIBUANG

III. DATA BERMASALAH & UJI POST HOC
Uji Post Hoc (Uji Nilai Tengah Antar Perlakuan) 1. Pengujian Nilai Tengah Perlakuan (Post Hoc)
(semua bentuk uji mensyaratkan lebih dahulu hasil uji F-nya harus signifikan, kecuali Uji Duncan boleh tidak signifikan) 2. Boleh pilih salah satru atau lebih ujiu 2.1. Uji BNT (beda nyata terkecil, atau LSD=least significant deference) 2.2. Uji BNJ (beda nyata jujur, atau HSD=honestly significance difference) 2.3. Uji Duncan atau DMRT=duncan multiple range test 2.4. Uji Kontras (kontras biasa, kontras orthogonal dan polinomial orthogonal) 2.5. Uji Korelasi/Hubungan 2.6. dsb

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->