Anda di halaman 1dari 1

CARA MEMBUAT: 1. Buang plastik tanda kemasan dan tutup botol air mineral.

Keterangan: - Dibuangnya plastik tanda kemasan botol air mineral adalah karena alasan aerodi namis. Apabila plastik masih dibiarkan seperti semula, maka lubang-lubang yang m enganga pada plastik akan menghambat laju udara pada botol. - Dibuangnya tutup botol & bekas segel kemasan adalah agar botol dapat dimasukka n ke dalam nozzle. 2. Buat 4 buah sirip (fins) untuk satu botol/roket. Bahan yang digunakan adalah polyfoam dengan membentuk persegi panjang berukuran masing-masing 9x4.5 cm dan dipotong secara diagonal. 3. Rangkaikan sirip (fins) dengan double tape dan gunting. 4. Tempelkan sirip (fins) ke botol. Beruntung, pada botol telah tersedia 2 garis sambungan botol yang jaraknya sama. Untuk itu, dapat dimanfaatkan untuk menempelkan 2 buah sirip (fins) pada 2 gari s tersebut. Lalu bagaimana dengan 2 buah sirip lainnya? Anda perlu mengukur jarak tengah antara kedua sirip yang telah tertempel untuk k emudian menempelkan 2 buah sirip lainnya. 5. Buat moncong roket (nose cone) dengan karton manila. Siapkan bahan karton manila, jangka ukur, penggaris dan alat tulis. Lalu, buat d esain dan gunting mengikuti pola yang ada. 6. Tempelkan salah satu sisi karton manila dengan double tape. 7. Bentuk karton manila menjadi kerucut dan sesuaikan ukurannya dengan bagian bawah botol. Apabila telah menemukan posisi yang tepat antara pola kerucut dengan bagian bawa h botol, buka double tape dan kemudian rekatkan sehingga karton manila benar-ben ar membentuk sebuah kerucut. 8. Isi kerucut dengan kertas bekas/sampah. Kertas bekas yang digunakan sekitar 3-6 lembar. Namun hal ini bisa berubah, sila hkan disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin berat isi moncong akan semakin baik, tapi harus tetap memperhatikan ruang di dalam kerucut agar tidak terlalu penuh s ehingga menghambat proses berikutnya. 9. Posisikan moncong (nose cone) ke bagian bawah botol dan lekatkan dengan selot ip besar. Setelah menemukan posisi yang sesuai, lekatkan kerucut dengan selotip besar ke b otol. Usahakan untuk meminimalisir kerutan-kerutan yang terdapat pada bekas leka tan selotip untuk mengurangi gangguan aerodinamis pada roket di udara. 10. Selesai. Berikut adalah hasil akhir dari roket yang sudah kita buat: