P. 1
Modul Power Point 2007

Modul Power Point 2007

3.0

|Views: 16,984|Likes:
Dipublikasikan oleh ainurfiqly

More info:

Published by: ainurfiqly on Jul 22, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2015

pdf

text

original

MICROSOFT POWER POINT 2007

 PENGANTAR Microsoft Power Point adalah merupakan program office dari Microsoft, yang berfungsi untuk membuat presentasi, tentunya hasil presentasi tersebut biasanya sebuah PC harus dihubungkan dengan projector, agar tampilan lebih sempurna. Microsoft Power Point adalah suatu software yang akan membantu dalam menyusun sebuah presentasi yang efektif, professional, dan juga mudah. Microsoft Power Point akan membantu sebuah gagasan menjadi lebih menarik dan jelas tujuannya jika

dipresentasikan karena Microsoft Power Point akan membantu dalam pembuatan slide, outline presentasi, presentasi elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art yang menarik, yang semuanya itu mudah ditampilkan di layar monitor komputer.

 CARA MEMBUKA POWER POINT Klik Start, klik All Program, Klik Microsoft Office, Klik Microsoft Power Point. Jika sudah terdapat shortcut, maka double klik di shortcut Power Point. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Area kerja

Textbox

Slide pertama Normal view

Slide show Slide sorter

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

1

Di bawah kanan terdapat 3 icon : “Normal View” (seperti tampilan diatas) merupakan tampilan power point dalam slide dan view, “Slide Sorter View” (seperti tampilan bawah) merupakan tampilan dalam bentuk slide saja, dan “Slide Show” (seperti tampilan bawah) merupakan tampilan dalam bentuk view saja.

Tampilan Normal

Tampilan Slide Sorter

Tampilan View  MEMULAI MICROSOFT POWER POINT Untuk memulai Power Point tampilan Normal View, kemudian menulis pada view dengan text box atau wordart. Untuk text box tentukan font, size font, efek pencetakan (bold, italic, underline), font colour, line, fill color, line style, dan dash style yang dikehendaki. Posisikan text box pada tempat yang dikehendaki. Jika diperlukan gunakan variasi yang lain misalnya fasilitas autoshapes. Apabila menghendaki teks dengan insert wordart, maka pilihlah ”Wordart“ yang dikehendaki. Wordart juga dapat dipadukan dengan variasi yang lain misalnya dengan “Autoshapes”, fill color, dll. Berikut contoh tampilan yang dibuat dengan tekt box dan insert wordart :
Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif 2

Contoh Tampilan dengan Teks Box dan Wordart  MENAMBAHKAN SLIDE BARU (NEW) Menambahkan slide baru sebaiknya dilakukan sebelum slide sebelumnya dilengkapi dengan slide design maupun slide background. Caranya: Klik kanan di bawah slide sebelumnya (di sebelah kiri), Klik “New Slide”.

Themes dan Background  MEMBERI BACKGROUND Jika diperlukan bisa dikombinasi dengan : slide design atau background. Untuk memanfaatkan slide design Caranya : Klik “Design“, Maka di bawahnya akan muncul tampilan seperti disamping ini.

Tampilan Pilihan Themes
Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif 3

Pada pilihan “Design” dibagi 3 pilihan utama : “Themes” “Colors” “Background Style” Dari 3 menu utama pilihan salah satu atau lebih, kemudian tentukan themesnya, Klik kanan “Themes”, pilih “Apply to all slide” (untuk semua slide) “Apply to selected slide” (untuk slide yang ditunjuk).

Tampilan Design Setelah Dipilih/Ditentukan

Selain themes, juga dapat ditampilkan dengan background. Caranya: Klik “Design” “Background Style” Format background seperti dibawah ini

Tampilan Design Background Style

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

4

Setelah muncul seperti tampilan diatas, Klik “Solid Fill” Pilih “Color” Lihat tampilannya disamping ini:

Tampilan Solid Fill More Colors

Selain “Solid Fill”, Juga dapat memberi background Dengan cara: Klik “Gradient Fill” Pilih “Preset Colors” Lihat tampilan disamping ini:

Tampilan Background Gradient Fill(Preset Colors)

Selain “Gradient Fill”, juga bisa memberi background Dengan cara Klik “Picture” or “Texture Fill”.

Didalam Picture or texture fill terdiri dari : “Texture”, seperti tampilan bawah ini :

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

5

“Insert from File”, seperti tampilan dibawah ini :

“Insert ClipArt”, seperti tampilan dibawah ini :

Contoh Tampilan Power Point Setelah Diberi Background Picture

Keterangan : Pengambilan picture dapat dilakukan dari hardisk, floppy disk, cd, usb flash atau dari jaringan. Untuk itu harus tersedia file picture.

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

6

 TRANSITION TO THIS SLIDE Transition to This Slide adalah tampilan transition dari slide yang satu ke slide yang lain dengan memberikan efek transition yang dipilih Caranya: Klik “Animations”, Klik “Transition to This Slide”. Selanjutnya memilih jenis “Slide Transition”.

Tampilan Transitions To This Slide

 INSERT PICTURE Jika slide akan disisipkan atau dipadukan dengan picture yang berasal dari hardisk, floppy disk, usb flash atau jaringan, maka Caranya : Klik “Insert”, Klik Clipart, Picture, Shapes, Smartart, Chart, Wordart. Pada picture terdapat gambar tanpa animasi dan gambar dengan animasi. Jika gambar sudah dimasukkan dalam file Word atau Excel, maka cara menyisipkan tidak melalui insert picture, namun dengan cara yang lebih praktis yaitu : Membuka file “Word” atau “Excel” tersebut, kemudian Klik “Copy”, dan Dipindah pada slide, Klik “Paste”.

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

7

Tampilan Insert Picture Tampilan Slide Dengan Sisipan Picture Keterangan : Picture dalam bentuk animasi akan terlihat pada saat slide show  ANIMATION Animation adalah memberikan animasi terhadap text, maupun picture. Caranya: “Text” atau “Picture” yang akan dianimasikan harus di blok Klik “Animations” Klik “Custom Animation” Maka Muncul Tampilan Di Bawah Ini, Dilanjutkan; Klik “Add Effect” Effect pada custom animaton dibagi menjadi 4 bentuk/kelompok : Entrance, Emphasis, Exit dan Motion Path

Dari masing-masing kelompok tersebut masih ada beberapa jenis animasi yang dapat ditampilkan dengan klik “More Effect” Penentuan animasi yang akan dipakai dengan cara klik salah satu animasi, klik ok.

Tampilan Custom Animation

Tampilan Animasi Kelompok Entrance

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

8

Setelah dipilih animasi yang diinginkan, maka animasi yang pertama akan dimunculkan pada slide. Ini berarti animasi pertama (1) itu berjalan jika slide show pada klik pertama animasi baru muncul (tidak bersamaan dengan tampilan slide itu sendiri). Jika menghendaki animasi pertama muncul bersamaan dengan

kemunculan slidenya, maka animasi tersebut diposisikan pada posisi 0, dengan cara merubah melalui Modify:Magnify. Klik panah pada Title1, Klik Start Afer Previews. Dengan demikian akan ada perubahan title1 berubah menjadi title 0. Jika dalam satu slide sudah diberikan animasi lebih dari satu, maka animasi yang lain akan mengikuti perubahan title-nya. Pada setiap title tersedia speed (untuk waktu animasi) yang dapat dirubah menurut selera, misalkan slow atau atau fast. Dan Property sejenisnya

yang terkait dengan model animasi yang tersedia

dapat juga dirubah.

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

9

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

10

 INSERT MOVIES AND SOUND Untuk menyisipkan Movie atau Sound pada slide dengan cara : klik insert, klik movie atau klik sound, kemudian pilih salah satu (Movie from Organizer, Movie from file, Sound from Clip Organization, Sound from File, Record Sound)

tampilan insert movie and sound Movie adalah film yang berdurasi pendek, namun jika disisipkan yang berdurasi panjangpun juga bisa. Sedangkan, Sound ada beberapa bentuk: effect suara, lagu. Yang bersumber dari file sudah ada maupun dari recorder/rekaman.

tampilan insert sound  SLIDE SHOW DENGAN TIMER Dalam menampilkan slide dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas timer yang tersedia, tentunya tanpa melakukan klik mouse, maka tampilan dari slide yang satu dengan slide yang lain akan berjalan sendiri sesuai dengan setting timer yang telah ditentukan sebelumnya. Cara memulai seting timer adalah :
Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif 11

Klik Slide Show, Klik Rehearse Timings

Tampilan Rehearse Timings

Tombol untuk stop (mengakhiri timer)

tampilan seting timer Tombol digunakan untuk next, jika timer untuk masing-masing

animasi terhitung pada detik/menit/jam yang tersedia di sebelah kanannya.  HIDE SLIDE Hide slide merupakan fasilitas untuk tidak mengaktifkan salah satu slide yang tidak dikehendaki, tanpa menghapus slide tersebut. Caranya; Klik/sorot slide yang akan di hide, kemudian Klik slide show, Klik hide.
Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif 12

Tanda slide yang di hide

 MEMULAI PRESENTASI Bila slide yang dibuat sudah selesai, untuk memulai presentasi dari slide awal dengan Caranya; Klik slide show, Klik From Beginning.

Untuk memindahkan dari animasi yang satu dengan animasi yang lain dalam satu slide atau dari satu slide ke slide berikutnya cukup dengan cara; Klik kiri mouse atau Enter pada keyboard.  MENGEMBALIKAN PADA SLIDE SEBELUMNYA Jika slide yang dikehendaki sudah dilewati, maka untuk mengembalikan pada slide/animasi sebelumnya dengan cara: Klik kanan mouse, Klik previous

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

13

Sedangkan untuk menuju slide tertentu yang diinginkan dengan cara : Setelah klik kanan mouse, Klik go, Klik by title atau slide navigator, Klik slide yang diinginkan untuk ditampilkan.  Tombol Navigasi Tombol navigasi adalah tombol yang berguna untuk memandu Anda menjelajah slide-slide presentasi yang dibuat. Langkah-langkahny; Blok tulisan atau klik gambar yang akan dijadikan tombol navigasi, Klik slide show, lalu Klik action setting. Klik Hyperlink to, Lalu pilih slide, Pilih slide yang dituju jika obyek tersebut di klik. Run program, digunakan untuk menjalankan program .exe jika obyek tersebut diklik. Action button, adalah tombol default dari Microsoft Power Point yang mempunyai link masing-masing yang terdapat di Autoshapes. Contoh:

Beginning, previous slide, home, next slide, end slide  MENCETAK PRESENTASI Pencetakan ke kertas memang bukan merupakan tujuan utama aplikasi Power Point, karena kertas akan menghilangkan efek transisi, animasi, suara, dll. Namun untuk beberapa keperluan, pencetakan ke kertas diperlukan untuk memberikan handout ke audiens, untuk pengecekan teks di slide presentasi. Klik file, print.

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

14

Combo box Print What berguna untuk menentukan tipe pencetakan yang ingin dilakukan, Pilih slide untuk mencetak slide, Handots untuk mencetak handout, Note pages untuk mencetak teks yang ada di notepages, atau pilih Outline view untuk mencetak teks yang ada di jendela outliune. Kemudian, Combo box Color untuk mencetak warna, Grayscale untuk abu-abu, Black and white untuk hitam putih.

Selesai...

Selamat Berdjoeang!

Lembaga Kursus dan Pelatihan ESTE Pat i | Modul Dasar Intensif

15

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->