Anda di halaman 1dari 2

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Program Studi Keperawatan Bogor

Ellyna Pratiwi P17320308021

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK TODDLER (1-3 TAHUN) DI POSYANDU SEKAR WANGI RW 11 BOJONG MENTENG KELURAHAN PASIR KUDA KECAMATAN BOGOR BARAT

4 Bab + 34 Halaman + 2 Tabel + 2 Skema + 3 Lampiran

ABSTRAK

Perkembangan usia toddler adalah kemampuan batita mempelajari segala keahlian atau kemampuan dasar yang diperlukannya dalam kehidupannya. Stimulasi adalah perangsangan yang datang dari lingkungan luar anak antara lain berupa latihan atau bermain. Kemampuan dan tumbuh kembang anak perlu dirangsang dengan stimulasi yang tepat sesuai tahap perkembangannya oleh orang tua agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Usia anak 1-3 tahun merupakan golden years (masa emas), tentunya dengan pemberian stimulasi pada anak akan membuat menjadi lebih cerdas. Dengan adanya stimulasi, perkembangan anak tidak akan terhambat dan tercapai sesuai tahap perkembangannya. Kurangnya stimulasi dari orang tua dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan anak, karena itu para orang tua atau pengasuh harus diberi penjelasan cara-cara melakukan stimulasi kepada anak-anak (Dinkes,2009). Berdasarkan hasil penelitian Asari Saiful (2010) mengenai survei perkembangan dasar anak berdasarkan denver developmental screening tes DDST II di Paud Kartikasari Dusun Purwodadi Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar menunjukan bahwa dari 16 responden sejumlah 7 responden (43,75%) megalami abnormalitas, sejumlah 6 anak (37,50%) mengalami perkembangan normal dan sebanyak 3 anak (18,75%) mengalami perkembangan yang meragukan. Hal ini menunjukkan bahwa masih cukup besar angka kejadian keterlambatan perkembangan anak. Stimulasi rang tua pada perkembangan motorik anak toddler (1-3 tahun) dipengaruhi oleh umur, pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan. Penelitian yang berjudul Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Motorik Anak Usia Toddler ( 1 3 Tahun ) di Posyandu Sekar Wangi RW 11 Bojong Menteng Kelurahan Pasir Kuda Bogor Barat tahun 2011. Peneliti berharap penelitian ini dapat membawa
manfaat bagi berbagai pihak, diantaranya menambah wawasan dan pengalaman peneliti tentang penelitian keperawatan anak, wilayah kerja Posyandu Sekar Wangi RW 11 Bojong Menteng Kelurahan Pasir Kuda Kecamatan Bogor Barat dapat mengetahui tingkat pengetahuan

keluarga untuk dijadikan sebagai acuan tindakan peningkatan kesehatan masyarakat dan lingkungan, serta pihak pendidikan dapat menggunakan penelitian ini sebagai penelitian dasar untuk penelitian selanjutnya.