Anda di halaman 1dari 3

Dahsyatnya Bersyukur

by Tazkiah an Nafs on Saturday, 04 December 2010 at 15:34 Salah satu akhlaq yang sangat tinggi nilainya dalam Islam adalah bersyukur. Demikian tinggi nilainya sehingga tidaklah salah kalau kita mengatakan bahwa syukur itu mempunyai keagungan dan kedahsyatan yang mengagumkan. Marilah kita lihat beberapa ayat Al-Quran yang mengungkapkan keagungan dan kedahsyatan syukur. Al-Quran menginformasikan, sekurang kurangnya ada 4 keutamaan syukur:

1. Menyebabkan Terhindarnya Siksaan Mengapa Allah akan menyiksamu. Jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Syukur lagi Maha Mengetahui. (Surat An-Nisa; 04 : 147).

Antara syukur dan iman itu saling melengkapi. Bersyukur dalam keadaan beriman, dan beriman dalam keadaan bersyukur. Bersyukur saja tidak cukup kalau belum beriman, dan beriman saja belumlah sempurna kalau tidak bersyukur. Dan bagi hambaNya yang beriman dan bersyukur, Allah tidak akan menyiksa mereka. Subhanallaah

2. Menyebabkan Bertambahnya Nikmat Dan ingatlah juga tatkala Tuhan-mu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. ( QS. Ibrahim :7)

Dalam ayat diatas, Allah menyatakan pasti akan menambah nikmat apabila hambaNya bersyukur. Janji Allah tersebut diatas dikuatkan dengan kata kata pasti, dan tidak ada syarat apapun setelahnya. Artinya, secara absolut orang orang yang bersyukur akan diberi oleh Allah tambahan nikmatnya. Pernyataan dalam ayat tersebut diatas diperkuat lagi dengan ayat lain yang menyatakan bahwa syukur seorang hamba itu adalah untuk dirinya sendiri, sedangkan Allah sama sekali tidak memerlukan syukur itu:

Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa tidak bersyukur, sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji (Luqman; 31 : 12)

3. Balasan Syukur Adalah Mutlak Tanpa Syarat Balasan bagi hamba yang bersyukur itu mutlak, tanpa batasan dan tanpa syarat. Hal ini dinyatakan oleh Allah dalam akhir ayat 145 Surat Ali Imran: Dan Kami akan memberi balasan kepada orang orang yang bersyukur (Ali Imran; 03 : 145).

4. Dibenci Oleh Iblis Karena demikian agung dan dahsyatnya syukur itu, maka iblis sangat membenci orang orang yang bersyukur. Ketika iblis mengetahui keagungan dan kedahsyatan syukur, iblis langsung menyusun strategi dan proyeknya :

Kemudian aku akan mendatangi mereka dari hadapan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (Al-Araaf; 07 : 17)

itu adalah karena godaan syetan, yang memang sangat tidak menyukai melihat manusia menjadiabdan syakura Akhirnya marilah kita selalu ingat akan sebuah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada sahabat Muadz r.a.

Allahumma ainnii ala zikrika wa syukrika, wahusni ibaadatika Ya Allah tolonglah kami untuk selalu ingat kepada Mu, untuk selalu bersyukur kepada Mu, dan untuk selalu memperbaiki ibadah kepada Mu. Aamiin.

Mudah-mudahan kita termemotivasi untuk senantiasa mensyukuri semua nikmat Allah dengan syukur yang sebanyak banyaknya. Wallahu Alam